Claim Missing Document
Check
Articles

Potensi Plant Growth Promoting Rhizobacteria Akar Putri Malu sebagai Pupuk Hayati dalam Meningkatkan Produktifitas Kacang Hijau Ridha Ayumnuazmi; M. Taufik Fauzi; Suwardji; A.A. Ketut Sudharmawan; Taslim Sjah; Wayan Wangiyana; Mulyati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.7284

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan komoditas pangan strategis yang kaya protein dan berperan penting dalam ketahanan pangan nasional. Namun, produksi dalam negeri belum mampu untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat. Salah satu pendekatan untuk meningkatkan produktivitas kacang hijau adalah melalui pemanfaatan pupuk hayati berbasis Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR). PGPR merupakan kelompok bakteri rizosfer yang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman melalui beberapa mekanisme seperti fiksasi nitrogen, pelarutan fosfat, produksi hormon pertumbuhan, serta peningkatan ketahanan tanaman terhadap cekaman lingkungan. Putri malu (Mimosa pudica) merupakan tumbuhan yang berasosiasi dengan mikroba rizosfer potensial seperti Rhizobium, Azospirillum, dan Pseudomonas yang efektif sebagai PGPR. Studi ini menggunakan metode tinjauan pustaka untuk mengevaluasi efektivitas isolat PGPR dari akar M. pudica dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kacang hijau. Hasil studi menunjukkan bahwa aplikasi PGPR dari M. pudica, terutama dengan dosis 25 ml/liter yang dikombinasikan dengan pupuk NPK, mampu meningkatkan tinggi tanaman, jumlah polong, dan bobot biji secara signifikan. Penggunaan PGPR tidak hanya mendukung produktivitas tanaman tetapi juga mendorong pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Potensi Biochar Limbah Rumput Laut dalam Meningkatkan Kesehatan Tanah di Lahan Kering dan Implikasinya terhadap Pendapatan Petani Sulfaida Pratami; M. Taufik Fauzi; Suwardji; Taslim Sjah; A.A Sudharmawan; Mulyati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.7395

Abstract

Lahan kering memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan nasional, namun produktivitasnya rendah akibat kesehatan tanah yang buruk dan dampak perubahan iklim. Salah satu solusi yang menjanjikan adalah penggunaan biochar dari limbah rumput laut yang kaya unsur hara dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi biochar limbah rumput laut dalam meningkatkan kesehatan tanah di lahan kering dan implikasinya terhadap pendapatan petani. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis literatur ilmiah terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa biochar rumput laut dapat meningkatkan kapasitas tukar kation, ketersediaan hara, retensi air, serta aktivitas mikroba tanah. Hal ini berdampak pada peningkatan produktivitas tanaman dan efisiensi penggunaan pupuk, yang pada akhirnya meningkatkan pendapatan petani. Oleh karena itu, biochar limbah rumput laut berpotensi sebagai solusi berkelanjutan untuk rehabilitasi lahan kering di Indonesia.
Produksi Nanoselulosa Berkelanjutan dari Tongkol Jagung untuk Adsorpsi Logam Berat yang Efisien: Sebuah Tinjauan Firman Abadi Saputra; M. Taufik Fauzi; I Wayan Sudika; A.A. Ketut Sudharmawan; Taslim Sjah; Suwardji; Mulyati; Diah Miftahul Aini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.7418

Abstract

Kontaminasi logam berat pada tanah pertanian merupakan ancaman signifikan terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah dengan aktivitas industri dan pertanian yang intensif. Meskipun teknik remediasi konvensional banyak digunakan, seringkali terkendala oleh biaya operasional yang tinggi, munculnya polutan sekunder serta efisiensi yang rendah pada konsentrasi kontaminan yang rendah. Menanggapi keterbatasan tersebut, tinjauan ini membahas potensi pemanfaatan limbah tongkol jagung sebagai adsorben logam berat dengan menyajikan sumber informasi yang komprehensif bagi para peneliti dan profesional industri. Metodologi yang digunakan mencakup tinjauan literatur ilmiah secara ekstensif terkait produksi nanocellulose dan adsorpsi logam berat melalui Google Scholar, Mendeley, dan basis data ilmiah lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa tongkol jagung kaya akan selulosa dan sangat ideal sebagai bahan baku sintesis nanoselulosa. Teknik karakterisasi seperti Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), Scanning Electron Microscopy (SEM), dan X-Ray Diffraction (XRD) mengonfirmasi kesesuaian struktur kimia bahan tersebut. Studi adsorpsi menunjukkan kemampuan yang efektif dalam menghilangkan ion logam berat melalui mekanisme ikatan ionik, kompleksasi, dan pertukaran ion. Temuan ini menyoroti dua manfaat utama dari pendekatan ini: mengubah limbah pertanian menjadi material bernilai tambah dan menyediakan alternatif yang ramah lingkungan serta hemat biaya untuk dekontaminasi tanah. Tinjauan ini menjadi referensi penting bagi peneliti, pelaku agribisnis, dan praktisi yang tertarik pada strategi berkelanjutan untuk remediasi lingkungan, serta menunjukkan arah pengembangan yang menjanjikan di masa depan.
Pemanfaatan IoT dan GIS dalam Pemantauan dan Identifikasi Hama pada Ubi Jalar (Ipomoea batatas) di Lahan Kering M Zul Qurnain; M. Taufik Fauzi; A.A. Ketut Sudharmawan; Suwardji
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.7425

Abstract

Ubi jalar (Ipomoea batatas) merupakan tanaman pangan penting yang memiliki nilai ekonomis dan sosial tinggi, terutama di daerah tropis. Namun, produktivitasnya sering kali terpengaruh oleh serangan hama, yang seringkali tidak terdeteksi secara dini akibat terbatasnya sistem pemantauan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pemantauan hama pada ubi jalar dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) dan Sistem Informasi Geografis (GIS). IoT memungkinkan pemantauan kondisi lingkungan seperti suhu, kelembapan, dan cahaya secara real-time, sementara GIS digunakan untuk memetakan persebaran hama secara spasial. Dengan integrasi kedua teknologi ini, diharapkan pengendalian hama dapat dilakukan secaralebih efisien, tepat sasaran, dan ramah lingkungan. Sistem ini dapat memberikan notifikasi dini kepada petani terkait serangan hama, sehingga pengambilan keputusan untuk tindakan pengendalian dapat dilakukan secara cepat dan efektif. Selain itu, penggunaan IoT dan GIS diharapkan dapat mengurangi penggunaan pestisida berlebihan dan meningkatkan keberlanjutan produksi ubi jalar. Tulisan ini menawarkan solusi inovatif untuk pengelolaan hama berbasis data spasial-temporal dalam konteks agroekosistem lahan kering.
Potensi Cover Crop dalam Meningkatkan Kesuburan Tanah di Lahan Kering M. Fahed Ramadhan; Suwardji; Mulyati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.7442

Abstract

Lahan kering merupakan wilayah yang memiliki keterbatasan air, kandungan bahan organik rendah, dan tingkat erosi tinggi, sehingga memerlukan strategi pengelolaan yang berkelanjutan. Salah satu pendekatan yang potensial untuk meningkatkan kesuburan tanah di lahan kering adalah melalui pemanfaatan tanaman penutup tanah (cover crop). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan potensi cover crop dalam memperbaiki kesuburan tanah pada sistem pertanian lahan kering. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka (literature review) dengan menelaah berbagai sumber ilmiah seperti artikel jurnal, laporan penelitian, dan publikasi akademik yang relevan. Literatur yang dikaji dipilih berdasarkan kriteria lokasi (lahan kering), jenis tanaman cover crop, serta kontribusinya terhadap aspek fisik, kimia, dan biologi tanah. Hasil kajian menunjukkan bahwa cover crop berperan dalam meningkatkan kandungan bahan organik, fiksasi nitrogen, menjaga kelembaban tanah, serta menekan erosi. Jenis tanaman seperti Lablab purpureus, Centrosema pubescens, dan Setaria sphacelata terbukti adaptif terhadap cekaman kekeringan dan memberikan kontribusi nyata terhadap pemulihan kesuburan tanah. Namun, tantangan implementasi seperti keterbatasan benih dan pengetahuan petani masih perlu diatasi melalui dukungan teknis dan kebijakan. Penggunaan cover crop berpotensi besar untuk diintegrasikan ke dalam sistem pertanian berkelanjutan di wilayah lahan kering.
Peningkatan Produktivitas Ubi Jalar: Review Tentang Peranan Parasitoid Encarsia formosa sebagai Agen Pengendali Hayati Kutu Kebul (Bemisia tabaci) di Lahan Kering Firda Widya Sari; M. Taufik Fauzi; A.A. Ketut Sudharmawan; Suwardji; Mulyati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/4yjagn51

Abstract

Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) merupakan tanaman pangan strategis di lahan kering karena toleransinya terhadap kondisi lingkungan yang ekstrem. Namun, serangan kutu kebul (Bemisia tabaci) menjadi kendala utama dalam budidayanya, terutama karena hama ini juga berperan sebagai vektor penyakit. Review ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi, mekanisme kerja, tantangan, dan strategi penerapan Encarsia formosa sebagai agen pengendali hayati kutu kebul pada ubi jalar di lahan kering, serta implikasinya terhadap peningkatan produktivitas dan keberlanjutan sistem pertanian. Penggunaan parasitoid E. formosa sebagai agen pengendali hayati menawarkan solusi ramah lingkungan untuk mengendalikan kutu kebul, mengurangi ketergantungan pada insektisida kimia, serta mendukung prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Parasitoid ini efektif menyerang stadium nimfa hama dan memiliki potensi meningkatkan hasil ubi jalar hingga 30%. Meskipun demikian, efektivitas E. formosa sangat dipengaruhi oleh kondisi agroekosistem, termasuk suhu, kelembapan, dan ketersediaan tanaman inang.
Pemanfaatan Pupuk Kandang Berbasis Kearifan Lokal Sasak “Ngatar Gumi” Sebagai Pembenah Tanah Mendukung Pertanian Berkelanjutan Ibrahim; Suwardji; Mulyati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.7527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan dan penggunaan pupuk kandang berbasis kearifan lokal sasak “ngatar gumi” sebagai pembenahan tanah serta dampaknya terhadap penggunaan input pupuk dan produktivitas tanaman padi pada petani di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini dirancang secara kuantitatif menggunakan metode survei. Responden penelitian terdiri dari petani yang sudah mendapatkan penyuluhan dan mengaplikasi pemanfaatan pupuk kadang berbasis kearifan lokal “ngatar gumi” dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Variabel yang diukur dalam dalam penelitian ini terdiri dari dampak penggunaan pupuk kandang terhadap perubahan penggunaan input produksi pupuk dan peningkatan produktivitas tanaman padi. Data yang telah terkumpul dilakukan pengolahan dan dianalisis secara dekriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan pupuk kandang sebagai pembenahan tanah melalui pendekatan kearifan lokal sasak “ngatar gumi” dapat diterima dan diterapkan dengan baik oleh petani di Kecamatan Pujut. Penerapan praktek pemanfaatan pupuk kandang melalui kerarifan lokal “ngatar gumi” berdampak pada penurunan penggunaan input pupuk kimia sebanyak 50% pupuk Urea, dan 25 % pupuk NPK, serta meningkatkan produktivitas gabah kering panen (GKP) sebesar 24% dari sebelumnya 63,8 kw/ha meningkat menjadi 79,4 kw/ha.
Peningkatan Produktivitas dan Nilai Ekonomi Pertanian: Tinjauan Keuntungan Penerapan Tumpangsari Tanaman Serealia dengan Kacang-kacangan Abdus Syakur Assopi; A.A. Ketut Sudharmawan; M. Taufik Fauzi; Suwardji; Wayan Wangiyana; Mulyati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.7556

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis manfaat integrasi antara padi gogo (Oryza sativa L.) dan jagung (Zea mays L.) dengan tanaman kacang-kacangan seperti kacang tanah (Arachis hypogaea L.), kedelai (Glycine max L.), dan kacang hijau (Vigna radiata L.) dalam sistem tumpangsari. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai publikasi ilmiah nasional dan internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa tumpangsari serealia dan legum dapat meningkatkan produktivitas lahan, efisiensi penggunaan sumberdaya (air, cahaya, dan hara), aktivitas mikroba dan memperbaiki kesuburan tanah melalui fiksasi nitrogen, serta menekan populasi hama melalui peningkatan keanekaragaman tanaman dan keberadaan musuh alami. Selain itu, aplikasi pupuk hayati mikoriza dan inokulan Rhizobium pada sistem tumpangsari terbukti meningkatkan hasil gabah padi dan biji jagung secara signifikan meskipun dengan pengurangan dosis pupuk anorganik. Dari sisi ekonomi, tumpangsari meningkatkan nilai B/C ratio dan dapat menstabilkan pendapatan petani. Oleh karena itu, sistem tumpangsari serealia dan kacang-kacangan merupakan solusi yang potensial dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di lahan kering secara berkelanjutan.
OPTIMALISASI POLA TANAM LAHAN KERING PADA KAWASAN EKONOMI MASYARAKAT (KEM) DI KECAMATAN KAYANGAN KABUPATEN LOMBOK UTARA Fadli, Fadli; Suwardji, Suwardji
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 4 (2024): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i4.4859

Abstract

The aim of this research ware: (1) Analyzing the income from each farming pattern of the Community Economic Area in Gumantar Village, Kayangan District, North Lombok Regency; (2) Analyzing the planting pattern of the Community Economic Area in a year that maximizes profits; (3) Knowing the problems of Community Economic Area farmers in carrying out crop farming, both technical cultivation, economic, and institutional issues. The method used in this study is a descriptive method, while the data collection process is carried out using survey techniques. The results of the study ware: (1). The highest amount of income obtained by farmers with a planting pattern was (Melon-Tomato-Chili) of Rp. 243,497,507 per Ha, and the lowest with a planting pattern (Corn-Bero-Bero) of Rp. 8,750,325 per Ha. (2). The optimal planting pattern in the Community Economic Area is Melon-Tomato-Chili, and (3). The problems faced by farmers are the use of irrigation water that was difficult to anough of the land area, technical plant cultivation includes: pests and diseases, the availability of production facilities, seeds, and subsidized fertilizers that are not evenly distributed.
The Sosialisasi dan Pelatihan Pemanfaatan Sampah Organik Rumah Tangga Menggunakan Komposter di Gili Air Sukartono, Sukartono; Bakti, Lalu Arifin Aria; Suwardji, Suwardji; Kusumo, Bambang Hari; Selvia, Siska Ita
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2024): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.10.2.207-216

Abstract

Gili Air is part of a group of small islands without waste problems. Efforts to reduce and manage waste in Gili Air, Gili Indah Village, still need to be improved, considering that the potential for waste generation is still significant, especially organic waste, which is 55% of the total potential for waste generation. The potential for recycling waste on Gili Air shows a waste-carrying capacity index value of 0.20, which means it is lower than the generation potential. It impacts Gili Air's relatively low level of waste support. As a tourist destination, Gili Air produces solid waste from local communities and tourism activities. This community service activity aims to increase awareness of the community and business owners in the tourism sector in Gili Air to reduce the rate of daily waste generation by reducing and utilizing organic waste to be processed into solid or liquid compost. The method applied for community service on Gili Air is in the form of outreach and training, demonstrating the stages of composting using a simple process that is easy for local communities to implement. Based on the results of monitoring and evaluation of community service activities, there was an increase in understanding of community service participants. It is indicated by a decrease in the percentage of wrong answers from the questionnaire announced after the service activity (post-test). In the pre-test before receiving community service, it was discovered that 59% of people still answered the statement on the questionnaire wrong. However, wrong answers decreased to only 12% after socialization and training. Increasing understanding of the pre-and post-test statements shows that socialization and training can positively impact community empowerment in managing household waste into solid and liquid fertilizer.
Co-Authors A. A. Ketut Sudharmawan A. A. Ketut Sudharmawan A. Farid Hemon 2) A.A Sudharmawan A.A. Ketut Sudharmawan AA Sudharmawan, AA AB, Baharuddin Abdul Syukur Abdus Syakur Assopi Agil Al Idrus Agus Suroso Ahmad Raksun Ahmad Suriadi Al Majid, Aqshaldi Azayaka Alkhairi, Muhammad Alvin Janitera Amri, Amarrusli Ali Amuddin -, Amuddin Amuddin Amuddin, Amuddin Anbary, Yasmin Afra Anggereni, Tara Gita Anggreny Dewatary, Dhea Anisah Resty U Annisa Suryanti Apriadi, Apriadi Aprianti, Irma Ardianti, Risma Arum Dewi, Pervitara Aryabakti, Lalu Arifin Aryadi, Irwin Auliya Safitri Aziz, Muhamad Darul Amimi Baharuddin Baharuddin Baharuddin Baharuddin Bakti, Lalu Arifin Aria Bambang Dipo Kusumo Bambang Hari Kusumo Bangkit Maulana, Bangkit Caesario Susmadi M Diah Miftahul Aini Dita Apliza Edwin, Pratama Eko Basuki, Eko Endah - Herlina Eviani, Sri Fadli Fadli fahrudin Fahrudin Fahrudin Fajriani, Nurdani Fauzi, M Taufik Fauzi, Taufik Febriana Sri Wahyuni Feby Umaroh I Firda Salzabilla Syehan Firda Widya Sari Firman Abadi Saputra Hadromy Hawari Hamkary Salam, Riza Hanipah Hapsari Hurum, Puji Huda, Ahlul Fikri Amrul Husni Idris Husni, Ika Rauhul I Dewa Gede Jaya Negara I Gusti Made Kusnarta I Gusti Putu Muliarta Aryana I Made Sudantha I Wayan Sudika Ibrahim Ilmi , Lalu Bahrul Ilwati, Uun Irmayani Irmayani Irniatun Hasanah Irwin Aryadi Islami, Muhammad Dinul Ismail Yasin Isnaniar Rahmatul Azizah Iswara , Baiq Sagia Febrina Izomil Fathoni Jayus Kharisma Hendra Joko Priyono Joko Sumarsono Kusman, Hardi Kusnarta, IGM. Lalu Arifin Aria Bakti Lalu Kurniawan Larassaty Octaprama Lestari Ujianto, Lestari Lolita Endang Susilowati Lukmanul Hakim Luxanti, Sifa Rajasmin M Thoriq Panji A M Zul Qurnain M. Fahed Ramadhan M. Sarjan, M. M. Taufik Fauzi M. Taufik Fauzi M. Taufik Fauzi, M. Taufik Mahardhika, Baiq Eliza Prizma Mansur Ma’shum Mariani Mariani Mariani Mariatul Quro Maulidyasari Maya Rizki A Mimi Atiatun R Muh Hayatullah Muhammad Dinul Islami Muhammad Khiorul A Muhammad Sarjan Muhammad Syaihul Ahzami Mulyati Mulyati Mulyati Mulyati Mulyati Mulyati Mulyati mulyati mulyati Nadira Nahendra, Yusrisal Nani Herawati Nggolo, Baghdad Cahyo Nisa, Khaerun Nopiana Fitri Nurfaizah Nurlina Nurrachman Nurul Putri P Padusung Padusung Padusung Padusung, Padusung parman parman Parta Tanaya Pramadya Sudantha Puji Hapsari Hurum Putri, Fadila Rahmatika Putri, Mega Utami Regina Rachmat Agumdhana Raodatul Putri Rasyda, Riezka Zuhriatika Rengga Astrada Ria Rustiana Rida Olina C Ridha Ayumnuazmi Riezka Zuhriatika Rasyda Rinda Astri Vianti Rindu Salsabila Ulayya Rismawati Sudarsih Rudy Fermana Rusdiani, Rusdiani Sabaniartha, Ni Nengah Anatasya Sabariyah Sadmaka 1) Safira Mawaddah Safitri, Rifani Aulia Safta, Laila Salta, Legina Aldaeska Saputra, Andika Nellsen Sartika, Luwy Satya, M. Erik Panji Dwi Selvia, Siska Ita Siska Ita Selvia Siti Raihanun Siti Rohmaniati, Baiq Sofia Dianti Y Sopia Hidayati Sri Tejowulan Sudarmawan, AA Ketut Sudharmawan, A. A. Ketut Sudharmawan, A.A. Ketut Sukartno Sukartono Sukartono Sukartono Sukartono Sukartono Sukartono Sulfaida Pratami Suparman Tamimi, M. Harjiman Taslim Sjah Taufik Fauzi Tejo Wulan Tejo Wulan Tribhuana Tungga Dewi Ulayya, Rindu Salsabila U’ul Efriyanti Prayoba Verina Januati Wargadalam W.H. Utomo Wayan Wangiyana Welmy Soumena Yudi Apriyan Yunita, Mira Yusrisal Nahendra Zaenal Arifin Zahratul Aeni Zakaria, Abdul Wahid Zubaidi, Akhmad Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah