Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

The Impact of the Ĥalāqah Method in Improving the Religious Character of Students Nasir, Muhamad; Hartati, Zainap; Syahmidi, Syahmidi
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 1 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i1.6998

Abstract

The aim of this research is to describe the impact of the Ĥalāqah method in improving the religious character of students at the Darul Amin Islamic boarding school in Palangka Raya. This research was carried out at the Darul Amin Palangka Raya Islamic boarding school in the form of qualitative research. Therefore, the approach taken was through a qualitative approach using the form of a case study. The source of data for this study is the teachers at Darul Amin Islamic Boarding School in Palangka Raya. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data dilakukan melalui empat tahap, yaitu pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. The results of this research show that. The Ĥalāqah method at the Darul Amin Palangkaraya Islamic boarding school is used as an effort to improve the religious character of the students and to form positive interactions between the ustaz and the students, thus providing a positive impact in improving the religious character of the students.
Strategi Pembelajaran Guru Al-Qur’an Hadits dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa di MTs An-Nur Palangka Raya Noterisa, Siti; Hartati, Zainap; Mahmudah, Istiyati
Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Vol 8 No 3 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/kamaya.v8i3.4574

Abstract

There are still many students in the madrasah who do not possess the ability to read the Al-Qur’an well and correctly. Therefore, appropriate teaching strategies from Al-Qur’an Hadith teachers are needed to develop this skill. This study aims to describe the strategies used by Al-Qur’an Hadith teachers in improving the reading skills of the Al-Qur’an among seventh-grade students at MTs An-Nur Palangka Raya. The method used is qualitative descriptive, with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results show that teachers apply the Iqra’ method with a direct, individual, modular, CBSA (Active Student Learning) approach, and peer assistance. This strategy has proven effective in enhancing students' reading fluency. However, there are obstacles such as a lack of motivation, minimal parental support, and limited learning time. To address these challenges, teachers implement personal and collaborative approaches. In conclusion, the learning strategy using the Iqra’ method contributes positively and gradually to the improvement of students' Al-Qur’an reading abilities. This research is expected to serve as a reference for the development of more effective Al-Qur’an teaching methods in madrasahs.
Mu’tazilah di Era Modern: Kajian Konsep Keadilan, Kebebasan, dan Rasionalitas dalam Pemikiran Islam Riduan, Ahmad; Hartati, Zainap; Nasir, Muhammad
Jurnal Studi Islam dan Kemuhammadiyahan (JASIKA) Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jasika.v5i1.155

Abstract

The lack of comprehensive studies discussing the relevance of Mu'tazilah thought in the context of contemporary Islamic social, political, and theological contexts is a major problem in Islamic studies today. In fact, the main values ​​of Mu'tazilah, namely justice, freedom, and rationality, have great potential to respond to various modern challenges, such as social injustice, restrictions on individual freedom, and the weak use of reason in religious and state life. This study aims to review the key concepts of Mu'tazilah and assess their relevance in answering contemporary issues of Muslims. The method used is literature study, through a critical review of classical and contemporary works that discuss Mu'tazilah thought. The results of the study show that Mu'tazilah thought remains relevant in the modern era. Their concept of justice supports the principles of social justice and the supremacy of law in a plural society. The view of freedom is in line with human rights values, although it must still consider local norms and ethics. The rationality they promote opens up space for constructive dialogue between religion and science. Thus, Mu'tazilah thought can be an important foundation in building a more just, rational, and civilized Islamic society, although it still requires reinterpretation to be in line with the dynamics of the times.
POLA GURU PAI DALAM IMPLEMENTASI PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA BERBASIS KEARIFAN PESISIR DI SMP NEGERI 4 KUMAI Rizkia, Putri Nurjanah Assyfa; Erlinawati; Hartati, Zainap
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i2.5289

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa integrasi nilai – nilai pancasila dan nilai – nilai keagamaan dengan kearifan lokal sangat penting untuk membentuk karakter peserta didik. Sehingga guru PAI berperan dalam pembentukan karakter peserta didik melalui rancangan yang dibuat oleh kementerian pendidikan kebudayaan riset dan teknologi (Kemendikbudristek) berupa proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5).Diharapkan adanya P5 dapat berintegrasi dengan kearifan lokal upaya menginternalisasikan nilai – nilai positif pada peserta didik dalam kehidupan sehari -hari. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pola guru PAI dalam implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila berbasis kearifan pesisir di SMP Negeri 4 Kumai, dan implikasi implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila berbasis kearifan pesisir di SMP Negeri 4 Kumai, Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan jenis penelitian field research. Subjek penelitian adalah Guru PAI. Informan nya kepala sekolah, waka kurikulum dan peserta didik SMP Negeri 4 Kumai yang terlibat dalam implementasi P5 berbasis kearifan pesisir. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti berupa teknik triangulasi yaitu observasi, wawancara dan dokumetasi. Selanjutnya, analisis data yang digunakan oleh peneliti berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian bahwa P5 diterapkan melalui pembelajaran berbasis proyek, diskusi dan refleksi, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi dengan masyarakat pesisir upaya guru PAI dapat membentuk karakter peserta didik sesuai dengan nilai – nilai pancasila dan nilai – nilai keagamaan berbasis kearifan pesisir. Adapun tantangan seperti keterbatasan waktu dan sumber daya dalam pelaksanaan P5 dapat diatasi dengan dukungan dari kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum sehingga program dapat berjalan dengan baik.
Efforts to Improve Student Learning Outcomes through the True or False Strategy Using Index Card Media Pristianti, Agustina Dwi; Hartati, Zainap; Syabrina, Muhammad
At- Ta'lim : Jurnal Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2025): June
Publisher : LP3M Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/attalim.v11i2.2166

Abstract

This study uses the Classroom Action Research (CAR) method to improve student learning outcomes in Fiqh learning. The subjects of the study were 25 students of class V MI Al-Jihad, Palangka Raya City. The object of the study was the application of the True Or False strategy using index card media. This study was conducted from March 2025 to May 2025. The location of this research was at MI Al Jihad, Palangka Raya City. Based on the results of class V Fiqh learning, it was found that the problem of learning achievement in the Fiqh subject was still low, this was proven by the percentage of daily test results, namely 50% of 25 students had not reached the KKM. The true or false learning strategy using index cards has been proven to improve student learning outcomes because the final result of the strategy application in cycle 1 was that 52% of 25 students got scores above the KKM and the percentage of KKM achievement in cycle 2 was 88%. The result of the N-Gain calculation is 3, which means that the increase is categorized as high and significant.
Implementasi Religious Habituation dalam Membentuk Karakter Disiplin Siswa Kelas X di SMK Al-Ishlah Palangka Raya Widia Sukmah, Erika; Hartati, Zainap; Redha Anshari, Muhammad
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 8 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i8.8535

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penerapan pembiasaan keagamaan (religious habituation) dalam membentuk karakter disiplin siswa kelas X di SMK Al-Ishlah Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Fenomena seperti tawuran, penggunaan bahasa kasar, perilaku mencontek, hingga kecanduan gadget menunjukkan perlunya upaya pembentukan karakter melalui pendidikan agama Islam yang aplikatif. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi pembentukan karakter disiplin melalui pembiasaan keagamaan (religious habituation) yang tidak hanya bersifat teori, namun juga praktik rutin. Kegiatan pembiasaan keagamaan dilatih dan dibiasakan setiap hari Selasa sampai hari Kamis sebelum pembelajaran dimulai, dilaksanakan diruangan aula sekolah. Kegiatan ini merupakan salah satu faktor penting dalam membentuk karakter religious peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk pembiasaan keagamaan yang diterapkan serta menganalisis dampaknya terhadap kedisiplinan siswa. Hasil dari pembiasaan keagamaan yang dilakukan setiap hari serta diulang-ulang ini, akan senantiasa tertanam dan dapat diingat oleh siswa sehingga mudah untuk melakukannya tanpa harus diperingatkan lagi oleh guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan rutin seperti sholat berjamaah, literasi keagamaan, dan aktivitas sosial efektif dalam membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan perilaku positif pada siswa. Peran aktif kepala sekolah dan guru dalam memberikan motivasi, pengawasan, serta bimbingan personal sangat mendukung keberhasilan program. Penelitian ini menegaskan bahwa pembiasaan keagamaan yang terstruktur dan konsisten menjadi strategi efektif dalam membentuk karakter disiplin siswa di lingkungan sekolah berbasis agama Islam.
Pola Guru PAI dalam Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Berbasis Kearifan Pesisir di SMP Negeri 4 Kumai Nurjanah Assyfa Rizkia, Putri; Erlinawati, Erlinawati; Hartati, Zainap
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 3 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i3.3090

Abstract

This study aims to find out the pattern of PAI teachers in the implementation of the project to strengthen the Pancasila student profile based on coastal wisdom at SMP Negeri 4 Kumai, Central Kalimantan. The method used is a descriptive qualitative approach with the type of field research. The subjects of the study are Teachers, Principals, Curriculum Administrators and Students of SMP Negeri 4 Kumai who are involved in the implementation of P5 based on coastal wisdom. The results show that P5 is implemented through project-based learning, discussion and reflection, technology utilization, and collaboration with coastal communities. Students are involved in making coastal specialties such as kerbas, which teach skills while instilling Pancasila values such as mutual cooperation and creativity. Despite facing obstacles such as time and resource limitations, the program is effective in shaping the character of learners and preserving the local culture. With the right pattern, the implementation of P5 based on coastal wisdom can be a relevant and contextual learning model. In conclusion, the implementation of P5 based on coastal wisdom requires an active role of teachers as facilitators and innovators in integrating the values of Pancasila with local culture. Through exploration, discussion, and collaboration, this program instills mutual cooperation, independence, and environmental sustainability. Support from various parties is needed so that P5 is effective in shaping the character of students while preserving coastal culture.
The Leadership of Tuan Guru H. Abdurrasyid in Initiating the Birth of Arabische School and Early Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai Malisi, M. Ali Sibram; Hartati, Zainap; Rizki, Satria; Rahmawati, Laila
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 15 No. 1 (2023): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v15i1.4109

Abstract

This study aims to explore the role of historiography in initiating the birth of the Arbische School (Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah Awal) by examining the process and meaning behind history-making related to the pioneer leadership and influence of Tuan Guru H. Abdurrasyid in the religious community. Historical/historiographic research (descriptive qualitative) uses primary data sources, namely information from direct observation of the research location by observation and oral history interviews. The secondary source is data from documentation or literature studies to complete primary data. Data collection is carried out through field research. The results showed that the character of Mr. Guru H. Abdurrasyid as the first alumnus of al-Azhar Cairo Egypt at the Khalidiyah Rashidiya Islamic Boarding School is the capital of the international network of Rakha Pesantren towards the development of institutions and alumni who will continue their studies to the Middle East, especially Al-Azhar University in the future. In the early days of the establishment of the Arabische School, it was an educational institution with the function of broadcasting and purifying religion. Various religious approaches were carried out with politeness, and Tuan Guru H. Abdurrasyid tried to change these deviant behaviors. On the other hand, there is a strong desire of some Muslims themselves to study Islam so that their lives are by the Qur'an and al-Sunnah and avoid heresy and cheese.
POLA GURU PAI DALAM IMPLEMENTASI PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA BERBASIS KEARIFAN PESISIR DI SMP NEGERI 4 KUMAI Rizkia, Putri Nurjanah Assyfa; Erlinawati; Hartati, Zainap
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i2.5289

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa integrasi nilai – nilai pancasila dan nilai – nilai keagamaan dengan kearifan lokal sangat penting untuk membentuk karakter peserta didik. Sehingga guru PAI berperan dalam pembentukan karakter peserta didik melalui rancangan yang dibuat oleh kementerian pendidikan kebudayaan riset dan teknologi (Kemendikbudristek) berupa proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5).Diharapkan adanya P5 dapat berintegrasi dengan kearifan lokal upaya menginternalisasikan nilai – nilai positif pada peserta didik dalam kehidupan sehari -hari. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pola guru PAI dalam implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila berbasis kearifan pesisir di SMP Negeri 4 Kumai, dan implikasi implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila berbasis kearifan pesisir di SMP Negeri 4 Kumai, Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan jenis penelitian field research. Subjek penelitian adalah Guru PAI. Informan nya kepala sekolah, waka kurikulum dan peserta didik SMP Negeri 4 Kumai yang terlibat dalam implementasi P5 berbasis kearifan pesisir. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti berupa teknik triangulasi yaitu observasi, wawancara dan dokumetasi. Selanjutnya, analisis data yang digunakan oleh peneliti berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian bahwa P5 diterapkan melalui pembelajaran berbasis proyek, diskusi dan refleksi, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi dengan masyarakat pesisir upaya guru PAI dapat membentuk karakter peserta didik sesuai dengan nilai – nilai pancasila dan nilai – nilai keagamaan berbasis kearifan pesisir. Adapun tantangan seperti keterbatasan waktu dan sumber daya dalam pelaksanaan P5 dapat diatasi dengan dukungan dari kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum sehingga program dapat berjalan dengan baik.
Agama Sebagai Kebutuhan Manusia Dalam Masyarakat Majemuk: Kajian QS. Al-Hujarat [49]: 13 Anggraini, Puspita Ais; Hamdanah, Hamdanah; Hartati, Zainap
Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tazkir.v11i2.16319

Abstract

AbstrakArtikel ini mengkaji peran agama sebagai kebutuhan fundamental manusia dalam masyarakat yang majemuk, berdasarkan tafsir QS. Al-Hujurat [49]:13. Ayat tersebut menegaskan bahwa keberagaman suku dan bangsa merupakan kehendak Tuhan untuk mendorong saling pengakuan dan bukan perpecahan. Dengan menggunakan metode kajian pustaka, artikel ini menganalisis bagaimana agama berfungsi sebagai kebutuhan manusia dalam masyarakat yang majemuk. Temuan penelitian menunjukkan bahwa agama dapat memenuhi kebutuhan manusia secara holistik apabila dipahami secara inklusif dan substantif. Dengan menjadikan ketakwaan sebagai tolok ukur utama, ayat ini mendorong terciptanya masyarakat yang adil, rukun, dan saling menghormati. Integrasi teks-teks agama dengan teori-teori kebutuhan manusia modern dapat menjadi solusi untuk membangun masyarakat yang damai dan beradab, sekaligus mengatasi permasalahan identitas dan disintegrasi dalam masyarakat yang majemuk.Kata Kunci : Agama, Kebutuhan Manusia, Masyarakat Pluralistik.