p-Index From 2021 - 2026
5.391
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penyuluhan Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development Jurnal Riset Kimia Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Jurnal Kimia Riset AKSIOMA Padjadjaran Journal of Dentistry BIOPROSPEK Journal Of Vocational Health Studies JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Jurnal Surya Masyarakat AgriHumanis: Journal of Agriculture and Human Resource Development Studies Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kirana: Jurnal Komunikasi dan Penyuluhan Pertanian Indonesian Journal of Health Science Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Prosiding Sesiomadika Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Journal of Learning Improvement and Lesson Study Hippocampus: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Teknik Terapan (J-TETA) Info Abdi Cendekia JIASEE Journal of Integrated Agricultural Socio-Economics and Entrepreneurial Research Jurnal Kesehatan Terpadu Innovative: Journal Of Social Science Research Molekul: Jurnal Ilmiah Kimia Journal of Agrosociology and Sustainability Karimah Tauhid Jurnal Sahabat Keperawatan CONVERSE Journal Communication Science E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL REKAYASA KIMIA & LINGKUNGAN Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan Al Jabiri: Jurnal Ilmiah Studi Islam Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Pembayaran Iuran JKN pada Peserta Mandiri di Kota Depok Tahun 2019 Adani, Jihan; Permatasari, Putri; Pulungan, Rafiah Maharani; Setiawati, Marina Ery
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 4 (2019): JIKM Vol. 11, Edisi 4, November 2019
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.268 KB) | DOI: 10.52022/jikm.v11i4.41

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan salah satu sumber pembiayan untuk keberlangsungan suatu program JKN. Salah satu peserta program JKN adalah Peserta Mandiri. Peserta mandiri atau peserta pekerja informal memiliki potensi yang lebih besar untuk tidak patuh untuk membayar iuran JKN. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui faktor apa saja yang berhubungan dengan kepatuhan pembayaran iuran JKN pada peserta mandiri di Kota Depok. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Peserta Mandiri di Kota Depok dengan sampel 110 responden. Penarikan sampel dilakukan dengan cara accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi-square dengan α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan pengetahuan (p value=0,019), mutu pelayanan kesehatan (p value= 0,033), tarif iuran (p value=0,040), cara pembayaran (p value=0,022), dan dukungan keluarga (p value=0,035) dengan kepatuhan pembayaran iuran JKN. Sedangkan tidak ada hubungan umur (p value=0,348), jenis kelamin (p value=0,708), pendidikan (p value=0,733), dan kemudahan informasi (p value=0,1489) dengan kepatuhan pembayaran iuran JKN. Kesimpulan: Untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran iuran JKN maka dibutuhkan peningkatan sosialisasi terkait program JKN oleh BPJS Kesehatan. Kata Kunci: Kepatuhan, Iuran JKN, Peserta Mandiri Factors Related to Compliance with NHI Contribution Payments to Independent Participants in Depok City in 2019 Abstract Background: National Health Insurance (NHI) contributions are a source of funding for the continuation of a National Health Insurance program. One of its participants is an Independent Participant. Independent participants or informal worker participants have a greater potential not to comply to pay National Health Insurance contributions. The purpose of this study is to find out what factors are related to National Health Insurance contribution payments to independent participants in Depok City. Methods: The method that was used on this study was quantitative with cross sectional research. The population in this study was independent participant in Depok City with a sample of 110 respondents. Sampling is done by accidental sampling. The instrument used was a questionnaire. Data analysis using chi-square test with α = 0.05. Result: The results showed a correlation between knowledge (p value = 0.019), health service quality (p value = 0.033), contribution rate (p value = 0.040), method of payment (p value = 0.022), and family support (p value = 0.035) with the approval of National Health Insurance contribution payments. Whereas there is no age relationship (p value = 0.348), gender (p value = 0.708), education (p value = 0.733), and ease of information (p value = 0.1489) with the benefits of National Health Insurance contribution payments. Conclusion: To increase the payment of National Health Insurance contribution payments, an increase in the National Health Insurance program is needed by "BPJS Kesehatan". Keyword : Compliance, NHI Contributions, Independent Participants
ANALISIS IMPLEMENTASI PENYELENGGARAAN PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT DI ERA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL Febrian, Muhammad Rae; Permatasari, Putri; Nurrizka, Rahmah Hida; Hardy, Fathinah Ranggauni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 1 (2020): JIKM Vol. 12, Edisi 1, Februari 2020
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.164 KB) | DOI: 10.52022/jikm.v12i1.49

Abstract

Latar Belakang: Promosi kesehatan rumah sakit (PKRS) merupakan kewajiban yang sangat penting pada era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam melindungi dan meningkatkan status kesehatan masyarakat. Namun saat ini perkembangan PKRS masih berjalan lambat di Indonesia karena belum terjaga prosesnya. Hal tersebut juga terjadi pada salah satu rumah sakit swasta di Tangerang Selatan, dimana berdasarkan studi pendahuluan secara garis besar masih belum optimal seperti standar di Permenkes No. 44 Tahun 2018 tentang PKRS. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dan analitik dengan tujuan untuk meninjau faktor yang dapat mempengaruhi implementasi PKRS. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen pendukung penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan konsep triangulasi sumber, metode maupun teori. Informan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang, yang terdiri dari petugas struktural, fungsional maupun keluarga pasien. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penyelenggaraan PKRS masih belum optimal pelaksanaannya. Meskipun telah adanya dukungan dan komitmen pelaksana yang baik, namun ada faktor lain yang bisa mempengaruhi implementasi konsep tersebut seperti masih belum lengkapnya sumber daya yang dimiliki, komunikasi yang terjalin antar petugas masih kurang terkait aktivitas PKRS, dan masih adanya hambatan sikap pelaksana terkait konsep ini. Diharapkan pihak rumah sakit agar merealisasikan dukungan dan komitmen menjadi suatu kebutuhan untuk mengimplementasikan PKRS dengan optimal. Kata Kunci : Promosi Kesehatan, Rumah Sakit, Kebijakan Analysis of Implementation of Hospital Health Promotion Implementation in the Era of National Health Insurance Background: Health promotion hospital (HPH) is an obligation that very important in national health insurance (NHI) era for protecting and improving public health status. But nowadays, HPH development is still low in Indonesia because the process is not maintained. The same thing comes from one of private hospital in South Tangerang, where based on early studied in general, it’s still not optimal yet as the standards in ministry of health regulation number 44/2018 about HPH. Method: This is descriptive and analitical from qualitative study with the aim of reviewing factors that can affect implementation of HPH. Data retrieval is done from indepth interview, observation, and document review that support this research. Data analysis is done with triangulation concept (source, methods, theory). Informants in this research were 8 people, comes from structural officer, functional officer and patient family. Results: Results from this study is showing that implementation of organizing HPH is still not good. Even there are good supports and commitments, but there are still another factors that could affect it concepts such as lack of resources, lack of communication between stakeholders about HPH, and there is barrier attitudes about this concept. Expected the hospital have to realization their supports and commitments into their needs for implementing optimal HPH. Keywords : Health Promotion, Hospital, Policy
Perbedaan Pengetahuan Dan Sikap Deteksi Dini Diabetes Melitus Sebelum Dan Sesudah Diberikan Promosi Kesehatan Di Wilayah Kerja Puskesmas Pasar Rebo Permatasari, Putri; Fajrin, Nuril
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 2 (2020): JIKM Vol. 12, Edisi 2, Mei 2020
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v12i2.61

Abstract

Latar belakang: Diabetes Melitus merupakan suatu kondisi kronis yang terjadi ketika ada peningkatan kadar glukosa dalam darah karena tubuh tidak dapat menghasilkan hormon insulin yang cukup atau menggunakan insulin secara efektif. Diabetes Melitus dapat dicegah dengan Deteksi Dini Diabetes Melitus. Studi pendahuluan di wilayah kerja Puskesmas Pasar Rebo diperoleh masih rendahnya pengetahuan masyarakat tentang Diabetes Melitus dan presepsi yang salah tentang tanda- tanda awal Diabetes Melitus. Tujuan penelitian untuk melihat perbedaan pengetahuan dan sikap tentang Deteksi Dini Diabetes Melitus sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Pasar Rebo. Metode: Desain penelitian menggunakan desain pre experiment dengan rancangan one group pretest posttest. Sampel pada penelitian sebanyak 42 sampel dan menggunakan instrumen berupa kuesioner mengenai pengetahuan dan sikap tentang Deteksi Dini Diabetes Melitus. Media yang digunakan adalah powerpoint dan leaflet. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian diketahui p-value pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan 0,000 ( < 0,05). Dan p-value sikap sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan 0,000 ( < 0,05). Kesimpulan: Terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap tentang Deteksi Dini Diabetes Melitus sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Pasar Rebo. Saran peneliti yaitu promosi kesehatan tentang Deteksi Dini Diabetes Melitus perlu dilakukan pada masyarakat yang berisiko. Kata Kunci: Deteksi Dini, Diabetes Melitus, Promosi Kesehatan Pre-post Health Promotion to Knowledge ad Attitude in Diabetes Melitus Early Detection in Pasar Rebo Health Center Abstract Background: Diabetes Melitus is one of the problems that occurs when there is an increase in insulin levels in the body that cannot produce enough insulin or use insulin effectively. Diabetes Melitus can be prevented by Early Detection of Diabetes Melitus. A preliminary study in the work area of Pasar Rebo Health Center found that there was still a low level of public knowledge about Diabetes Melitus and a wrong perception about the early signs of Diabetes Melitus. The purpose of the study was to see differences in knowledge and attitudes about Early Detection of Diabetes Melitus before and after being given health promotion in the work area of Pasar Rebo Health Center. Methods: The study design used a pre-experimental design by designing one group of posttest pretest. The samples in the study were 42 samples and used an instrument containing a questionnaire about the knowledge and attitudes about Early Detection of Diabetes Melitus. The media used are powerpoint and leaflets. Data analysis using the Wilcoxon Test. Result: The results of the study revealed p-value knowledge before and after being given a health promotion was 0,000 (<0.05). And the p-value attitude before and after being given a health promotion was 0,000 (<0.05). Conclusion: There are differences in knowledge and attitudes about Early Detection of Diabetes Mellitus before and after being given health promotion in the work area of Pasar Rebo Health Center. Researcher's suggestion is that health promotion about Early Detection of Diabetes Mellitus is necessary for people at risk. Keywords: Early Detection, Diabetes Melitus, Health Promotion
Hubungan Pengetahuan dan Karakteristik Ibu Baduta dengan Pemberian Asi Eksklusif di Wilayah Kelurahan Meruya Utara Tahun 2020 Rahma, Septia Nur; Wenny, Dwi Mutia; Agustina, Agustina; Permatasari, Putri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 3 (2021): JIKM Vol. 13, Edisi 3, Agustus 2021
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v13i3.203

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Data WHO menunjukkan bahwa bayi 0 sampai dengan 6 bulan di dunia yang mendapatkan ASI Eksklusif hanyalah sebesar 38%. Pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh beberapa hal, termasuk faktor sosio demografi ibu seperti usia, pendidikan, pengetahuan, dan pekerjaan ibu. Di Meruya Utara, perilaku ibu untuk melaksanakan ASI Eksklusif masih dipengaruhi dengan mitos atau tabu yang berpengaruh pada kurangnya pemahaman ibu sehingga menghambat pemberian ASI. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan karakteristik ibu baduta di Wilayah Kelurahan Meruya Utara dengan pemberian ASI Eksklusif. Metode: Studi ini ialah studi kuantitatif dengan desain studi Cross Sectional. Sebanyak 194 ibu dengan baduta di wilayah Kelurahan Meruya Utara menjadi sampel studi yang diperoleh menggunakan metode purposive sampling. Studi ini menggunakan pengetahuan dan karakteristik ibu berupa usia, pendidikan, status pekerjaan, dan tingkat penghasilan sebagai variabel independen. Sementara variabel dependennya adalah ASI Eksklusif. Uji statistik dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Hasil studi menunjukkan 46,9% ibu dengan baduta telah memberikan ASI Eksklusif. Hasil analisis bivariat menujukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu (p-value = 0,030), usia ibu (p-value = 0,022), dan tingkat pendidikan ibu (p-value = 0,017) dengan pemberian ASI Eksklusif. Sedangkan status pekerjaan (p-value = 0,250) dan tingkat penghasilan (p-value = 0,673) tidak memiliki hubungan signifikan. Kesimpulan: Ibu dengan baduta disarankan untuk rutin mengakses informasi kesehatan secara mandiri melalui internet guna memperoleh informasi terkait Kesehatan Ibu dan Anak sebagai upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kata Kunci: ASI Eksklusif, Pendidikan, Pengetahuan, Usia Ibu Baduta, Abstract Background: There are only 38% of infants aged 0 to 6 months worldwide who are exclusively breastfed. Various kinds of things that can influence mothers in giving exclusive breastfeeding are mother’s age, education, knowledge, and occupation. In North Meruya, the behavior of exclusive breastfeeding is still influenced by myths or taboos that affect the lack of understanding of mothers about exclusive breastfeeding. The purpose of this study was to analyze the relationship between knowledge and characteristics of mothers with exclusive breastfeeding in the North Meruya Village. Methods: This was a cross sectional study. The sample of this study was 194 mothers who have children aged 6-24 months in North Meruya Village. The sampling technique was purposive sampling. This study uses knowledge and characteristics of mothers such as age, education, employment status, and income level as independent variables and exclusive breastfeeding as the dependent variable. The statistical test used was the Chi-Square test with a significance level of 0.05. Result: The results confirmed that 46.9% mothers had given an exclusive breastfeed. The bivariate analysis confirmed that there has been significant relationship among mother’s knowledge (p-value = 0.030), mother’s age (p-value = 0.022), and mother’s education level (p-value = 0.017) with the giving of exclusive breastfeed. Meanwhile, the variables that did not have significant relationship had been job status (p-value = 0.250) and profits level (p-value = 0.673). Conclusion: Mothers who have children aged 6-24 months are encouraged to regularly access health information independently through the internet to obtain information related to Maternal and Child Health as an effort to improve public health status. Keywords: Exclusive Breastfeeding, Education, Knowledge, Mother’s Age
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DENGAN MEDIA KARTU SOAL DAN MODEL PEMBELAJARAN ROTATING TRIO EXCHANGE DENGAN MEDIA MODUL PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN MATRIKS KELAS X SEMESTER II SMK NEGERI 1 DEMAK TAHUN AJARAN 2012/2013 Permatasari, Putri; Wijonarko, Wijonarko; Handayanto, Agung
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2016): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v7i2.1419

Abstract

Proses belajar mengajar yang bertujuan untuk mentransfer ilmu pengetahuan dari guru kepada siswa akan mengalami hambatan bila siswa merasa segan terhadap mata pelajaran terutama matematika. Untuk mengatasi hambatan tersebut sekaligus untuk meningkatkan hasil belajar matematika, pendidik harus menerapkan stategi pembelajaran yang menyenangkan, salah satunya dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif. Salah satu model yang dapat dimanfaatkan adalah model pembelajaran Make a Match dan Rotating Trio Exchange.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada dan tidaknya perbedaan hasil belajar matematika siswa yang mendapat pembelajaran dengan model pembelajaran Make a Match dengan media kartu soal dan model pembelajaran Rotating Trio Exchange dengan media modul pembelajaran pada materi pokok Matriks pada siswa kelas X semester II SMK Negeri 1 Demak Tahun Pelajaran 2012/2013.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan populasinya adalah semua siswa kelas X SMK N 1 Demak tahun pelajaran 2012/2013. Sedangkan yang dijadikan sampel penelitian yaitu kelas X AP 1, X AP 2, dan X AP 3. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode cluster random sampling.Berdasarkan hasil perhitungan uji anava diperoleh Fhitung Ftabel sehingga Ho ditolak. Jadi, terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas dengan model pembelajaran Make a Match dengan media kartu soal, kelas dengan model pembelajaran Rotating Trio Exchange dengan media modul pembelajaran dan kelas kontrol. Kemudian dilanjutkan dengan uji-t dan diperoleh hasil: hasil belajar siswa kelas dengan model Make a Match dengan media kartu soal lebih baik dari kelas kontrol, hasil belajar siswa kelas dengan model pembelajaran Rotating Trio Exchange dengan media modul pembelajaran lebih baik dari hasil belajar siswa kelas kontrol. Dan tidak ada perbedaan hasil belajar siswa kelas dengan model pembelajaran Make a Match dengan media kartu soal dan kelas dengan model pembelajaran Rotating Trio Exchange dengan media modul pembelajaran.Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil simpulan bahwa hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Make a Match dengan media kartu soal dan Rotating Trio Exchange dengan media modul pembelajaran lebih baik dari pembelajaran konvensional pada pokok bahasan matriks kelas X semester II SMK Negeri 1 Demak tahun ajaran 2012/2013.
Penerapan Sistem Pencatatan dan Transaksi Daily Report pada MotoGallery Indonesia Permatasari, Putri; Didi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21372

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan sistem pencatatan dan transaksi daily report pada   MotoGallery   Indonesia   dengan   fokus   pada   aspek   keperilakuan   dalam pelaksanaannya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku kerja,  etika  profesional,  serta  akuntabilitas  staf  memengaruhi proses  pencatatan, penyimpanan, dan pelaporan transaksi harian perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, serta analisis dokumen perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek keperilakuan, seperti  kedisiplinan,  tanggung  jawab,  dan  integritas,  berperan  signifikan  dalam menjaga ketepatan serta keandalan data laporan harian. Selain itu, pemahaman staf terhadap  prosedur  teknis  didukung  oleh  sikap  profesional  yang  meningkatkan efektivitas  sistem  pencatatan.  Dengan  demikian,  penerapan  aspek  keperilakuan dalam  proses  pencatatan  tidak  hanya  mendukung  akurasi  data,  tetapi  juga memperkuat kepercayaan internal maupun eksternal terhadap laporan perusahaan.
Peranan Internal Audit dalam International Standars Audit Permatasari, Putri; Edeniah, Siti; Rahman, Julia Fitria; Didi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.21979

Abstract

Akselerasi digital serta munculnya risiko baru seperti siber, AI, dan tuntutan ESG pada periode 2020–2025 telah mengubah ekspektasi pemangku kepentingan terhadap fungsi auditor. Standar audit global, International Standards on Auditing (ISA), yang bertujuan meningkatkan kualitas audit, harus diimplementasikan dalam konteks risiko yang terus berkembang ini. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis peran strategis audit internal (IA) dalam mendukung efektivitas ISA di tengah tantangan digital dan dinamika bisnis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan telaah literatur (literature review), berfokus pada analisis isi dan sintesis literatur ilmiah serta profesional yang diterbitkan antara tahun 2015 hingga 2025. Unit analisis penelitian adalah konsep dan standar dalam literatur, tanpa melibatkan partisipan individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran IA dalam ISA terbagi menjadi tiga domain utama, yaitu penilaian risiko tingkat awal yang mendukung ISA 315 (Risks of Material Misstatement), penguatan pengendalian internal yang hasilnya dapat diandalkan auditor eksternal sesuai ISA 610 (Using the Work of Internal Auditors), serta adaptasi terhadap risiko dan teknologi baru (siber, ESG, AI) guna memperkuat kualitas bukti audit. Penelitian ini terbatas pada kajian teoretis-konseptual, dan disimpulkan bahwa IA merupakan mitra strategis yang penting dalam menjaga relevansi serta kualitas ISA di era digital. Penelitian berikutnya disarankan melakukan studi empiris untuk mengukur dampak kuantitatif peran IA, khususnya terkait AI dan ESG, terhadap efisiensi audit eksternal.
ANALISIS FITOKONSTITUEN EKSTRAK ETANOL MAKROALGA MERAH (Euchema cottonii) YANG DIKOLEKSI DARI PETANI RUMPUT LAUT DI PULAU SERANGAN, DENPASAR-BALI Yanti, Suri; Permatasari, Putri; Sari, Yunita; Wiradana, Angga; sandhika; Rosiana
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Terpadu
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jkt.v8i1.2988

Abstract

Makroalga merah, Euchema cottonii secara tradisional telah dimanfaatkan sebagai makanan fungsional dan kesehatan, seperti menjaga imunitas tubuh dan kesehatan saluran pencernaan. Di sisi lain, makroalga merah ini banyak dimanfaatkan sebagai makanan tradisional pembuatan “rujak bulung” (makanan tradisional khas Bali). Dalam penelitian ini, ekstrak etanol makroalga merah ini dianalisis dan diidentifikasi kandungan senyawa aktifnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis senyawa aktif yang dapat diaplikasikan sebagai sumber obat yang terkandung dalam makroalga merah yang dikoleksi dari petani makroalga merah di Pulau Serangan, Denpasar-Bali. Analisis profil senyawa aktif secara kuantitatif ditentukan dengan menerapkan instrument GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 14 senyawa aktif diperoleh dari ekstrak etanol makroalga merah ini. Hexadecanoic acid, ethyl ester teridentifikasi sebesar 29.81% pada retention time (RT) 15.380. Profil senyawa dengan area peak terendah ditunjukkan oleh Cyclotrisiloxane, hexamethyl yaitu sebesar 0.82% dengan nilai RT sebesar 18.339. Senyawa Hexadecanoic acid dilaporkan memiliki potensi sebagai aktivitas anti-kanker, antimikroba patogen makanan, dan sumber antioksidan. Kata kunci: Eucheuma cottonii, GCMS, senyawa aktif, Hexadecanoic acid, makanan tradisional
Efektivitas penilaian kinerja dan penggajian berbasis kinerja dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan Anggraini, Mela Ratri; Permatasari, Putri; Azahra, Sabrina; Astuti, Winda Dwi
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6s (2024): Mewujudkan Indonesia Sehat: Transformasi Sistem Kesehatan di Era Baru
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6s.1260

Abstract

Sistem penggajian berbasis kinerja dan penilaian kinerja memegang peran penting dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Meskipun keduanya menghadapi masalah seperti ketidakjelasan indikator dan subjektivitas, tetapi implementasi kedua sistem tersebut mampu meningkatkan produktivitas dan efektivitas pegawai. Studi ini bertujuan untuk menganalisis sistem penilaian kinerja dan penggajian berbasis hasil yang berkontribusi mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Desain penelitian menggunakan studi literature review dari literatur internasional maupun nasional yang didapat melalui database Google Scholar dan Pubmed. Pencarian artikel difokuskan pada artikel yang terbit sejak 2019 hingga 2024. Hasil menunjukkan kualitas layanan kesehatan dapat meningkat dengan menerapkan sistem penilaian kinerja dan penggajian berbasis hasil. Meskipun dalam beberapa indikator terdapat peningkatan, kurangnya sumber daya dan komunikasi masih menjadi penghambat. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penilaian kinerja dan penggajian berbasis hasil memberikan pengaruh positif terhadap mutu pelayanan kesehatan dan kepuasan kerja. peneliti Diharapkan kedepannya dapat memperdalam permasalahan kedua sistem, serta melakukan evaluasi dan monitoring rutin untuk keberlanjutan sistem.
Peningkatan Minat Kelompok Tani dalam Budidaya Kopi Arabika Berbasis Konservasi untuk Mendukung Agroedutourism di Desa Bansari, Kecamatan Bansari, Temanggung Permatasari, Putri; Anjani, Adela Rolis; Wulandari, Ade Tika; Ferdiansyah, Aditya Punta; Ardan, Adyuta; Putra, Andhika Dwi Armana; Buwana, Bangkit Satria; Anandyra, Devina Alyssa; Wibowo, Faletehan Razhade; Ferdiansyah, Firman Azza; Pratama, Gana Wendy; Sekarraya, Indira Cahya; Iqbal, Maulana Ahnaf; Utami, Nisabela Dian; Melani, Wahyu; Anggraini, Nur Tyas; Ratnasari, Raden Roro Hesti; Ramadhan, Raja Syahrul; Azzahra, Reyna Zulieta; Pratiwi, Rizma Citra; Fadhilah, Said
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 2 (2025): JPMII - April 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.732

Abstract

Kopi Arabika memiliki potensi ekonomi tinggi dan berperan dalam konservasi tanah, terutama di wilayah lereng seperti Desa Bansari, Temanggung. Namun, minat petani masih rendah karena preferensi terhadap tanaman semusim seperti tembakau dan hortikultura yang lebih menguntungkan dalam jangka pendek, meskipun berkontribusi terhadap erosi tanah hingga 108,12 ton/ha/tahun. Program KKN Tematik UNS 2025 bertujuan meningkatkan minat petani melalui penyuluhan dan praktik lapang berbasis konservasi, mencakup teknik bedengan kontur, sistem multi-strata, penggunaan pupuk organik, pemangkasan optimal, serta pengendalian hama terpadu. Hasilnya menunjukkan peningkatan kepercayaan dan antusiasme petani, terlihat dari diskusi aktif serta meningkatnya permintaan bibit kopi Arabika. Implementasi sistem ini berpotensi mengurangi erosi hingga 30%, meningkatkan tutupan vegetasi alami, serta memperluas lahan kopi dari 5% saat ini. Keberlanjutan program memerlukan sinergi antara petani, pemerintah Kabupaten Temanggung, dan akademisi dalam memperkuat akses pasar, pendampingan teknis, serta kelembagaan perkebunan kopi.
Co-Authors Adani, Jihan Ade Budi Setiawan Ade Putri, Anisa Ade Putri, Annisa Agdisti, Nurul Fadilah Agung Handayanto Agung Wibowo Agus Faisal, Vava Imam Agustina Aibah Ain, Qurratul Alfia, Nurul Alifah, Farah Anandyra, Devina Alyssa Anggraini, Mela Ratri Anggraini, Nur Tyas Anjani, Adela Rolis Apriyani, Desi Ardan, Adyuta Astari, Rizka Dwi Astuti, Winda Dwi ATHIA, PUTRI Aulia, Mifta Azahra, Sabrina Azzahra, Reyna Zulieta Budhi Oktavia Buwana, Bangkit Satria Cahya, Meyga Damayanti, Putri Dewi, Sri Eka Dwi Agustini, Dwi Dwi Susanto Edeniah, Siti Eksa Rusdiyana, Eksa Eny Lestari Erny Amriani Asmin Fadhilah, Said Faiz, Imaduddin Muhammad Fajrin, Nuril Fe, Didi Febrian, Muhammad Rae Febriyanti, M.Med.Kom, Syafrida Nurrachmi Ferdiansyah, Aditya Punta Ferdiansyah, Firman Azza Feronika, Widi Gilang Yubiliana, Gilang Gusmar Lina, Resi Hambani, Susy Hanafi, Hamzah Harahap, Riri Indah Nitami Hardeli Hardeli Hardeli Hardy, Fathinah Ranggauni Hary Sanjaya Hasanalita, Hasanalita Hendra, H Iqbal, Maulana Ahnaf Iskandarsyah, Aulia Joko Winarno Kambuaya, Gideon Ezra Khilda, Isna Noor Komar Sutriah Liany, Lusy Lukman Hakim, Dori Luli, Rahmaneta Luviansyah, Daffa Marina Ery Setyawati Maulana, Iman Melani, Wahyu Mohammad Khotib Muhammad Ismail Musthofa, Muhammad Safrudin Nawandini, Silvia Novita, Indri Panca Nugroho, Cahyo Bagus Tri Nugroho, Feberian Oktaviani, Amalia Dwi Pratama, Gana Wendy Pratiwi, Rizma Citra Pulungan, Rafiah Maharani Purnamasari, Juni Putra, Andhika Dwi Armana Putri , Siti Nuralfina Putri, Desinta Yulyana Rachmavianti, Nafiza Radianto, Syifa Auladina Rahma, Septia Nur Rahmah Hida Nurrizka Rahman, Julia Fitria Ramadhan, Raja Syahrul Ratna Kusuma, Ratna Ratnasari, Raden Roro Hesti Rayhani, Wulida Retno Martanti Endah Lestari Rizki Alfajri Rosiana Saepul Anwar Sakinah Alora, Bundani sandhika Sapja Anantanyu, Sapja Satria, Epi Sekarraya, Indira Cahya Shakila, Puteri Sharadea, Sharadea Sharadea, Sharadea Shidiq, Ngarifin Shintya, Dini Sindi Siroj, Fadhlurrohman Siti Solehah, Siti Sofyah, Siti Sri Mulyani Sri Vandayuli Riorini Sugihardjo Sugihardjo Sugihardjo Suminah Suminah, Suminah Suryono Suryono Suwarto Suwarto Totok Wahyu Abadi Utami, Nisabela Dian Utami, Oktavia Reza Uzer, Amrina Wibowo, Faletehan Razhade Wijonarko, Wijonarko Wilda Dwi Apriliyani Wiradana, Angga Wulandari, Ade Tika Yanti, Suri Yunita Sari Yunita, Fitrin Yunita, Lasmi Zayyan, Evan Zonalia Fitriza