Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Faktor Cuaca dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Wonogiri Tahun 2014-2018 Endah Nur Latifah; Yusniar Hanani Darundiati; Nur Endah Wahyuningsih
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 1 (2021): January-June
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v7i1.1187

Abstract

Background: Wonogiri Regency is one of the dengue endemic areas in Central Java with a fluctuating number of cases during 2014-2018. The number of dengue cases drastically increased nearly 4 times amounting 52 cases in 2016 to 207 cases in 2017. Weather factors such as rainfall, humidity, temperature, and wind velocity can affect the reproduction and spread of DHF vectors. Objectives: This study was aimed to analyze the association between weather factors (rainfall, humidity, temperature and wind velocity) with the incidence of dengue fever in Wonogiri Regency in 2014-2018. Research Metodes: This research was an analytic observational study using cross sectional approach. The type of data used was secondary data about the weather (rainfall, humidity, temperature and wind velocity) in Wonogiri Regency which was obtained from the Wonogiri Meteorological Station and data on the number of dengue incidents in Wonogiri Regency which were obtained from the Health Office of Central Java Province. The data were used each month for 5 years, from January 2014 to December 2018. Data were analyzed by using univariate and bivariate analysis (Rank Spearman correlation test), because only the humidity variable is normally distributed. Results: The highest number of dengue cases during 2014-2018 as many as 30 cases in November 2018 with an average of 6 cases, the highest rainfall was 887 mm with an average 191.05 mm, the highest humidity was 91.55% with an average of 86.77%, the highest temperature was 28.75oC with an average of 27.50oC and the highest wind velocity was 7.86 knots with an average of 0.89 knots. The results of the Spearman Rank correlation statistical test showed that there was a significant association with moderate strength and a positive direction between rainfall and the incidence of DHF (p = 0.001 and r = 0.420), which means that the increasing of rainfall, the more the number of DHF incidents. There was no significant association between humidity and the incidence of dengue fever (p = 0.925 and r = 0.012). There is a significant association with moderate strength and a negative direction between temperature and the incident of DHF (p = 0.001 and r = -0.415), which means that the increasing the temperature, the number of dengue cases decreases. There is no significant association between wind velocity and the incident of dengue (p = 0.577 and r = -0.073). Conclusion: Rainfall causes the breeding place of Aedes mosquitoes to increase, as a result it has an effect on the increase of the mosquito population. Temperature affects the number of eggs produced by Aedes mosquitoes, so that the density of adult mosquitoes increases.
Environmental and Behavioral Factors of “3M Plus” Practices (Cover, Drain and Recycle) Associated with Dengue Fever Incidence in Cilongok District, Banyumas Regency Lailatul Mardhiyah; Suhartono Suhartono; Mursid Raharjo; Nur Endah Wahyuningsih; Sulistiyani Sulistiyani
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 8, No 1 (2026): CONTAGION
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v8i1.27790

Abstract

Dengue hemorrhagic fever has been a public health concern in Cilongok District evident by a sharp increase in its cases in the last two years. This study aims to analyze the relationship between physical, biological, and social environmental factors, as well as the behavior of 3M Plus, with the incidence of dengue hemorrhagic fever in Cilongok District, Banyumas Regency. The research followed a quantitative approach of observational analytics with a case-control design. A total of 60 respondents were involved, consisting of 30 cases and 30 controls that were selected using neighborhood-matched controls based on a residential distance of less than 100 meters. Data analysis was carried out using chi square test and logistic regression. The results of the study show a cumulative increase in dengue cases from 26 cases in 2023 to 126 cases in 2024. Spatial analysis showed an uneven distribution of cases with high concentrations in densely populated areas, especially Langgongsari Village, Pageraji Village, and Panusupan Village. Indoor temperature was significantly associated with the incidence of dengue (p = 0.038; OR = 3.500), as well as air humidity (p = 0.039; OR = 3.455). Biological factors measured through the House Index (p = 0.398; OR = 1.902) and Container Index (p = 0.398; OR = 1.902) do not indicate a meaningful relationship. In social environmental factors, the habit of hanging clothes was significantly related to the incidence of dengue (p = 0.004; OR = 5.675), as well as the absence of gauze wire in house ventilation (p = 0.008; OR = 5,231). The other 3M Plus behavioral variables did not show a significant relationship. This study shows that the incidence of dengue fever in Cilongok District is influenced by microclimatic conditions in the house and specific behaviors that increase the chances of human-vector contact. Efforts to control dengue need to integrate ventilation and humidity management of the house with targeted behavior change interventions, especially reducing clothing storage in the room and increasing household physical protection Keyword: dengue hemorrhagic fever, environmental factors, 3M Plus behavior
SURVEI KEPADATAN LALAT DI KKP KELAS II BANDUNG WILAYAH KERJA PELABUHAN INDRAMAYU PADA AGUSTUS - NOVEMBER 2022 Marina Makbul; Martini Martini; Nur Endah Wahyuningsih
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i2.506

Abstract

Vektor yang dapat menjadi penyebab diare adalah lalat. Lalat termasuk serangga yang mempunyai banyak peran seperti dalam pembusukan, sebagai predator, parasit dan beberapa berperan sebagai pembawa agen penyakit. PPI Karangsong adalah pelabuhan ikan di wilayah kerja Indramayu yang memberi kontribusi tingginya kepadatan lalat hal ini dikarenakan kondisi sanitasi yang belum sesuai persyaratan seperti pengelolaan bangkai ikan, sampah belum terolah sesuai standar sehingga menjadi tempat perindukan lalat dan adanya TPI yang baunya disenangi lalat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepadatan lalat di area Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Indramayu. Kegiatan tersebut meliputi kegiatan survey kepadatan lalat dan kegiatan pengendalian lalat (spraying) serta kegiatan evaluasi hasil pengendalian lalat di pelabuhan. Hasil pengukuran kepadatan lalat rata-rata di area Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Indramayu pada bulan Agustus sebesar 1.9, bulan September sebesar 1.9, bulan Oktober sebesar 1.7 dan pada bulan November sebesar 1.5. Tingginya kepadatan lalat di TPS disebabkan selain karena sampah yang dibuang terdapat sampah sisa makanan juga karena lingkungan sekitar TPS yang kotor dan kurang terawat. Upaya pengendalian terhadap lalat yang terus menerus dilakukan selama ini menggunakan penyemprotan dengan insektisida serta menjaga TPS dalam keadaan tertutup dan senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sekitar TPS.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Kelurahan Sampangan Kota Semarang Melalui Edukasi Ecoenzym Skala Rumah Tangga Nur Endah Wahyuningsih; Suhartono Suhartono; Tri Joko; Budiyono Budiyono; Nikie Astorina; Puteri Inandin Nabiha
Jurnal LINK Vol 20 No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.12229

Abstract

Pengelolaan sampah organik skala rumah tangga merupakan tantangan di Kelurahan Sampangan, Kota Semarang. Kegiatan bertujuan memperkenalkan metode ecoenzym sebagai pendekatan inovatif untuk mengatasi masalah tersebut, sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik. Metode pengabdian ini menggunakan pre-post test one group design dengan pendidikan infrastruktur pengolahan sampah meliputi identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan, implementasi, diskusi, dan evaluasi dengan partisipan terdiri dari 42 orang. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, dengan perbedaan nilai pre-test dan post-test yang bermakna (t=-11,562; p<0,001). Meskipun demikian, hanya 40% responden menyatakan kesiapan masyarakat untuk mengadopsi metode ini secara mandiri. Evaluasi menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah organik, namun partisipasi masyarakat secara luas masih perlu ditingkatkan. Kesimpulannya, penerapan ecoenzym sebagai metode pengelolaan sampah organik terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Diperlukan upaya lanjutan untuk pengembangan program agar dapat diimplementasikan secara berkelanjutan di seluruh kelurahan.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sudharmawan, AA Abdul Hadi Hanif, Abdul Achadi Nugraheni, Sri Achmad Ian Rudiyansyah Afgrianti, Yuni Agus Iskandar Agustina Ratri Maharani Anak Agung Gede Sugianthara Andika Rizki Khabibimuna Anisfi Choirunnisa Anto Budiharjo Antono Suryoputro Arief Nugroho Arief Nugroho Aris Sulistiawan Astorina, Nikie Audini Fathia Rizki Ayun Sriatmi Bagoes Widjanarko Bambang Setiyobudi Banu Ardi Hidayat, Banu Bekti Kusuma Wijayanti Budiyono Budiyono Budiyono Budiyono Budiyono Budiyono Budiyono Budiyono Cahya Tri Purnami Chintya Paramitha Anisa Putri Choirunissa, Risza Christina Tri Restuti David Laksamana Caesar, David Laksamana Delfina Benga Devi Nurfayanti Devi Nurfayanti Deviandhoko Deviandhoko Dharminto Dharminto Dwi Sutiningsih Dyah Ayu Riani Edi Dharmana Edy Purwanto Elsa Christiana Hutajulu Elzha Af’idatul Himmah Endah Nur Latifah Endang Kusnawati Endang Kusumanti Erna Sari Estri Irawati, Estri Evika Prilian P., Evika Febita Resatika, Febita Ferawati, Nour Baeti Hansen Hapsari Hapsari Hardiko Hardiko, Hardiko Harmendo Haryati Boimau, Curniasti Duhitantia Haryudi Okta Sofiyanto Hepi Prihati Hayu Laturohmi Ida Rofida Indira Casheila Anindityo Indriyanti Agustina Putri Jayawarsa, A.A. Ketut Jeany Rahma Nafizar Juliana Purdianingrum Juvita Ayu Puspitaloka Khairunnisa, Shafira Mutia Khiki Purnawati Kasim Khoirunnisa Dyah Kartikasari Kintan Arifa Shafirin Laila Kamilla Lailatul Mardhiyah Latifah, Endah Nur Lidya Alvira, Lidya Lina Nur Qolifah Linda Triana Linda Yanti Julian Noya Luluk Masruroh Mahalul Azam Mardhiyah, Lailatul Marina Makbul Marina Makbul Martini Martini Martini Martini Mas Henny Dewi Sartika Mateus Sakundarno Adi, Mateus Sakundarno Maulidiyah Salim Mawaddah Salwa Mifbakhuddin Mifbakhuddin, Mifbakhuddin Muamilatul Mahmudah Mudiyono Mudiyono Muh Fauzi, Muh Muhammad Adib Mubarok Muhammad Fadli Ramadhansyah Muhammad Nur Muntoha Muntoha Mursid Rahardjo Mursid Rahardjo Mursid Raharjo Nadira Esthevyani Nafifah Rahmayanti Netti Juita, Netti Nikie Astorina Nikie Astorina Yunita Nikie Astorina Yunita Dewanti Nugroho, Aldo Arta Nur Latifah, Endah Nur Siyam Nurjazuli Nurjazuli Nurjazuli Nurjazuli Nurul Fitria Onny Setiani Onny Setyani Praba Ginandjar Praba Ginandjar Prasetyo, Anastasya Ferronica Putri Prasti Widyorini Pudjaningrum Pudjaningrum PURNAMA, LUBIS BAMBANG Pusaka, Semerdanta Puteri Inandin Nabiha Rahayuningtyas, Indah Rahmah Putri Sunarno Ramauli Agustina Sihit Ramlah, Muhammad Rudi Asyari Ratna Dian Kurniawati Raynaldi Raynaldi Resa Ana Dina Retno Murwani Rifka Fuazia Bilqis Rina Indah Dianawati Riza Dwi Utami Riza Nurul Husna Rosa Faradila Sekar Putranti Widantari Shabrina Riskya Madjid Soedjono Soedjono Sofia Sofia Sri Achadi Nugraheni Subekhi, Tatag Fajar Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono, Suhartono Sukamto Sukamto Sulistiyani Sulistiyani SULISTIYANI SULISTIYANI Sunarti Sus Setyabudi, Sus Sutopo Patria Jati Sutriyawan, Agung Taufik Hidayat Tri Joko Tri Joko Tri Purnamic, Cahya Ufairoh, Azum Ummi Khairunnisa Wiarisa, Hesty Wiarisa, Hesty Widya Gian Argintha Windy Cintya Dewi Windy Cintya Dewi Yulhaimi Febriantoro, Yulhaimi Yulia Nur Hasanah Yundari, Yundari Yunisa Ratna R., Yunisa Yusniar Hanani Yusniar Hanani D. Yusniar Hanani Darundiati Yusniar Hanani Darundiati Yusniar Hanani Darundiati Yusuf Afif Zahra, Nabilah