p-Index From 2021 - 2026
5.725
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Jurnal Penjaminan Mutu Jurnal Ilmiah POTENSIA ORBITA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Jurnal Elementary : Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Purwadita : Jurnal Agama dan Budaya International Journal of Natural Science and Engineering Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Yavana Bhasha : Journal of English Language Education JURNAL PENDIDIKAN MIPA GUNA WIDYA: JURNAL PENDIDIKAN HINDU PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Lampuhyang Widyacarya : Jurnal Pendidikan, Agama, dan Budaya Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang UTAMAX : Journal of Ultimate Research and Trends in Education Jurnal Penelitian Agama Hindu Cokroaminoto Journal of Primary Education SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Dharmas Education Journal (DE_Journal) Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Journal of Childhood Development Guna Widya : Jurnal Pendidikan Hindu Panthera : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan Indonesian Journal of Elementary Education and Teaching Innovation Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN KOMPETENSI 4C DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS CATUR PRAMANA Wijaya, I Komang Wisnu Budi
GUNA WIDYA: JURNAL PENDIDIKAN HINDU Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/gw.v7i1.1263

Abstract

Era revolusi industri 4.0 menuntut setiap individu memiliki kompetensi berpikir kritis (critical thinking), berpikir kreatif (creative), berkomunikasi (communication) dan bekerjasama (collaboration). Keempat kompetensi itu dikenal dengan kompetensi 4C. Selain itu penguasaan sains juga mutlak dilakukan sebab sains adalah pijakan untuk menjadi negara maju. Penguasaan sains akan mudah dilakukan jika setiap siswa memiliki keterampilan proses sains. Pengembangan kompetensi 4C dan keterampilan proses sains dapat dilakukan dengan pembelajaran berbasis Catur Pramana. Catur Pramana adalah empat cara memperoleh pengetahuan yaitu Sabda Pramana (mendengarkan), Praktyasa Pramana (mengamati), Anumana Pramana (bernalar) dan Upamana Pramana (membandingkan). Setiap kegiatan pembelajaran pada masing-masing aspek Catur Pramana mendorong siswa untuk mengembangkan kompetensi 4C dan keterampilan proses sains.Kata Kunci : kompetensi 4C, keterampilan, proses, sains, Catur Pramana
PEMBERIAN TUGAS PRA-PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KESIAPAN BELAJAR SISWA Budi Wijaya, I Komang Wisnu; Windayani, Ni Wayan Krisna
Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpk.v4i1.23231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mendeskripsikan efektivitas pemberian tugas pra-pembelajaran untuk meningkatkan kesiapan belajar siswa kelas XI IPA1 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016 dan 2) meningkatkan kesiapan belajar siswa melalui pemberian tugas pra-pembelajaran di kelas XI IPA1 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini tergolong dalam penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi/evaluasi, dan (4) refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah yaitu peneliti itu sendiri dan juga menggunakan lembar observasi kesiapan belajar dan lembar pemberian tugas. Hasil penelitiannya adalah sebagai berikut : 1) Penerapan metode pemberian tugas pra-pembelajaran dapat meningkatkan kesiapan belajar Kimia pada siswa kelas XI IPA1 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja. Hal ini dapat dilihat dari nilai tugas siswa dan persentase nilai observasi kesiapan belajar siswa, 2) Penerapan metode pemberian tugas pra-pembelajaran dapat meningkatkan aktivitas siswa kelas XI IPA1 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja dan 3) Penerapan metode pemberian tugas pra-pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar Kimia pada siswa kelas XI IPA1 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja.ABSTRACTThis research is aimed to (1) know the effectiveness of giving assignments before the lesson in increasing the readiness of students in learning chemistry at grade XI IPA 1 SMA Lab Undiksha, (2) improve the readiness of students in leaening chemistry by giving assignment before the lesson at grade XI IPA 1 SMA Lab Undiksha. This research is classroom action research. This research is conducted two cycles and each cycle consists of planning, implementing, observing/evaluating and reflecting. The instruments used during the research is the reasearcher itself, learning readiness observation sheet, and assigment sheet. The result of experiment shows that giving assignment before the lesson can improve (1) students readiness in learning chemistry, (2) students participation during the class, and (3) students achievement in learning chemistry at grade XI IPA 1 SMA Lab Undiksha.
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN HIDUP DAN KARIR SISWA SEKOLAH DASAR DALAM RANGKA PENINGKATAN MUTU LULUSAN SEKOLAH DASAR Budi Wijaya, I Komang Wisnu; Darmayanti, Ni Wayan Sri; Muliani, Ni Made
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : LPM IHDN Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jpm.v6i2.1384

Abstract

Abad ke-21 disebut sebagai abad pengetahuan karena pada abad tersebut pengetahuan memegang peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan hidup manusia. Berbagai keterampilan harus dimiliki oleh individu untuk beradaptasi di abad ke-21. Salah satu keterampilan yang dimaksud adalah keterampilan hidup dan karir. Keterampilan hidup dan karir terdiri dari lima aspek yaitu adaptabilitas dan fleksibilitas ; inisiatif dan pengaturan diri ; interaksi sosial dan budaya ; produktivitas dan akuntabilitas serta kepemimpinan dan tanggung jawab. Pengembangan keterampilan hidup dan karir sudah dilakukan sejak individu berada di bangku sekolah dasar. Hal itu dikarenakan pada usia sekolah dasar, anak sedang mengalami perkembangan kognitif, afektif dan psikomotor yang pesat. Pengembangan keterampilan hidup dan karir dilakukan di tiga pusat pendidikan yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat. Selain itu, pengembangan keterampilan hidup dan karir dilakukan dengan mengacu pada masing-masing aspek keterampilan serta karaktersitik dari setiap pusat pendidikan.
PENGEMBANGAN LITERASI EKOLOGI SISWA SEKOLAH DASAR Wijaya, Wisnu Budi; Prathiwi, Kadek Jayanthi Riva; Muliani, Ni Made
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/aw.v6i1.2115

Abstract

Manusia hendaknya senantiasa menjalin hubungan yang harmonis dengan lingkungan mengingat peran lingkungan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Namun, faktanya hubungan itu belum terjadi secara harmonis. Hal itu dapat dilihat dari tingginya angka kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh ulah manusia. Kerusakan itu tentunya akan mengancam kelangsungan hidup manusia. Oleh karena itu, perlu dilakukan perubahan pola pikir generasi muda agar lebih bersahabat dengan lingkungan. Salah satunya adalah dengan menanamkan literasi ekologi. Literasi ekologi merupakan sebuah keadaan dimana individu sudah memiliki pengetahuan dan sikap yang baik tentang lingkungan hidup serta mampu bertindak yang memiliki dampak positif untuk lingkungan. Komponen literasi ekologi terdari dari enam komponen yaitu implikasi, pengetahuan ekologis, pengetahuan sosial politik, pengetahuan tentang masalah lingkungan, kemampuan kognitif dan perilaku bertanggung jawab terhadap lingkungan. Literasi ekologi dapat dikembangkan sejak sekolah dasar dengan memperhatikan perkembangan kognitif, afektif dan psikomotor anak usia dini. Pengembangan literasi ekologi dilakukan di seluruh Tri Pusat Pendidikan yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat.
PENGELOLAAN PASRAMAN DI SD NO.1 DARMASABA DALAM MENINGKATKAN SRADHA DAN BAKTI SISWA Supadmini, Ni Kadek; Budi Wijaya, I Komang Wisnu
GUNA WIDYA: JURNAL PENDIDIKAN HINDU Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/gw.v8i1.1917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola pengelolaan pasraman di SD No.1 Darmasaba dalam rangka meningkatkan Sradha dan Bakti Siswa. Penelitian ini tergolong dalam penelitian kualitatif. Sumber data penelitian berasal dari pihak pengelola pasraman, dokumen kegiatan pasraman serta teks literatur hindu. Metode pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan kepustakaan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan pedoman wawancara. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa pengelolaan pasraman di SD No.1 Darmasaba menggunakan pola POAC yaitu Planning (Perencanaan), Organizing (Organisasi), Actuating (Pelaksanaan) dan Controlling (Pengawasan). Dalam menerapkan pola itu, berbagai pihak ikut terlibat misalnya pengelola pasraman, pengajar, komite sekolah dan orang tua siswa.
PEMBELAJARAN SAINS ANAK USIA DINI DENGAN KONSEP EMPAT PILAR PENDIDIKAN Wijaya, I Komang Wisnu Budi; Darmayanti, Ni Wayan Sri; Jayadiningrat, Made Gautama
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/pw.v6i1.2085

Abstract

AbstractScience has great benefits in the technological development and human welfare. Besides that, every day and around us we are always exposed to scientific phenomena. Therefore, the concept of science should be instilled in children from early childhood, moreover that is the golden age where children are experiencing optimal development. Learning science can be done using the concept of the four pillars of education, namely learn to know, learn to do, learn to be and learn to live together. The application of the concept of the four pillars of education is carried out specifically and adapts to the concept of science and does not ignore the character of early childhood. The role of parents and teachers in science learning for early childhood is as a learning resource, learning planner, motivator, facilitator and evaluator.
Analisis Motivasi Belajar Siswa SD Bidang Studi IPA Di Tengah Pandemi Covid-19 Melalui Praktikum Berorientasikan Lingkungan Sekitar Rumah Darmayanti, N W.S; Wisnu Budi Wijaya, I. K.M.; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah
Jurnal Elementary : Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4, No 2: Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/elementary.v4i2.5344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar siswa SD bidang studi IPA di tengah pandemi covid-19 dengan pembelajaran daring melalui praktikum berorientasikan lingkungan sekitar rumah. Penelitian ini berjenis penelitian deskriptif, di mana kelas V SD Negeri 1 Tampaksiring sebagai subyek penelitian. Data motivasi belajar IPA siswa dikumpulkan dengan teknik non-tes menggunakan angket ssebanyak 30 item pernyataan. Teknik analisis data menggunakan skala likert dengan gradulasi penilaian, yaitu sangat baik (5), baik (4), kurang baik (3), tidak baik (2) dan sangat tidak baik (1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Motivasi belajar siswa SD pada bidang studi IPA secara keseluruhan berkreteria cukup baik. Dari 30 orang siswa SD kelas V, 8 orang siswa memiliki motivasi belajar IPA berkriteria baik dengan persentase 27% dan 22 orang siswa memiliki motivasi belajar IPA berkriteria cukup baik dengan persentase 73%.
Peningkatan Kesiapan Belajar Fisik Siswa Sekolah Dasar Dengan Metode Penapisan Yoga Asanas Perbowosari, Heny; Prima Dewi PF, Kadek Aria; Sudarsana, I Ketut; Budi Wijaya, I Komang Wisnu
Jurnal Penelitian Agama Hindu Vol 5 No 4 (2021)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.42 KB) | DOI: 10.37329/jpah.v5i4.1403

Abstract

The purpose of this study is to describe the ability of the Yoga Asanas screening method in improving students' physical learning readiness. This research used a pre-experimental design with One Group Pretest-Posttest Design. The population were the elementary school students (SD) in Bali. Simple random sampling was used in collecting the samples. Learning readiness observation sheets were used as the research instruments. Further, the data were analyzed descriptively using a normalized score gain technique. The results showed that Yoga Asanas screening method was able to improve children's physical readiness to learn (g = 0.87 (height)).
Mengembangkan Kecerdasan Majemuk Siswa Sekolah Dasar (SD) Melalui Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Mutu Lulusan Sekolah Dasar Wisnu Budi Wijaya, I Komang
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : LPM IHDN Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jpm.v4i2.568

Abstract

The progress of a nation is determined by the quality of Human Resources (HR). One characteristic of qualified human resources is to have multiple intelligences. Multiple intelligences consisting of linguistic, logical-reasoning, bodily kinesthetic, interpersonal, intrapersonal, musical, naturalist, and spatial. Development of multiple intelligences can be done since primary school, one of which is using science learning. The characteristics of the science learning process can allows the growth of multiple intelligences in primary school students.The development of multiple intelligences in primary schools requires important roles of teachers and schools. Multiple intelligences will help students to achieve the specified competency standards.
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN HIDUP DAN KARIR SISWA SEKOLAH DASAR DALAM RANGKA PENINGKATAN MUTU LULUSAN SEKOLAH DASAR Budi Wijaya, I Komang Wisnu; Darmayanti, Ni Wayan Sri; Muliani, Ni Made
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : LPM IHDN Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jpm.v6i2.1384

Abstract

Abad ke-21 disebut sebagai abad pengetahuan karena pada abad tersebut pengetahuan memegang peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan hidup manusia. Berbagai keterampilan harus dimiliki oleh individu untuk beradaptasi di abad ke-21. Salah satu keterampilan yang dimaksud adalah keterampilan hidup dan karir. Keterampilan hidup dan karir terdiri dari lima aspek yaitu adaptabilitas dan fleksibilitas ; inisiatif dan pengaturan diri ; interaksi sosial dan budaya ; produktivitas dan akuntabilitas serta kepemimpinan dan tanggung jawab. Pengembangan keterampilan hidup dan karir sudah dilakukan sejak individu berada di bangku sekolah dasar. Hal itu dikarenakan pada usia sekolah dasar, anak sedang mengalami perkembangan kognitif, afektif dan psikomotor yang pesat. Pengembangan keterampilan hidup dan karir dilakukan di tiga pusat pendidikan yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat. Selain itu, pengembangan keterampilan hidup dan karir dilakukan dengan mengacu pada masing-masing aspek keterampilan serta karaktersitik dari setiap pusat pendidikan.
Co-Authors Abdul Malik Fajar Andari, Ni Wayan Putri Kusuma Aryana, I Made Putra Astawa, I Nyoman Temon CHRISTIANI ENDAH POERWATI . Darmayanti, Ni Wayan Sri Darmayanti, Ni Wayan Sri Diah Nirmala Dewi Dsk. Pt. Anom Jana Wati Gede Arna Jude Saskara Gusti Ayu Agung Riesa Mahendradhani Haifaturrahmah, Haifaturrahmah Hana, Nina D I Gede Sudha Cahyana I Gusti Agung Jatiariska I Gusti Ngurah Triyana I Kadek Suartama I Ketut Sudarsana I Made Candiasa I Made Kirna I Made Kirna I Made Putra Aryana I Made Putra Aryana I Made Sutajaya I Made Wiguna Yasa I Made Wiguna Yasa I Made Yoga Parwata I Nyoman Jampel I Nyoman Suardana I Putu Oktap Indrawan I Wayan Januariawan I Wayan Muderawan I Wayan Suastra I Wayan Suja I. Nym. Sudirman Ida Ayu Diah Larashanti Ida Bagus Made Astawa Jayadiningrat, Made Gautama Kadek Aria Prima Dewi PF, Kadek Kadek Ayu Astiti Kadek Jayanthi Riva Prathiwi Kadek Yudista Witraguna Ketut Suma L Virginayoga Hignasari Linda Sekar Utami Luh Nitra Aryani M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Hery Santosa Made Redana Mariani, Ni Nyoman Milinia, I Gst Ayu Krisma N.P.A. H. Sanjayanti Nanduq, Ferdinandus Nasar, Ismail Ni Kadek Supadmini Ni Kadek Supadmini Ni Kadek Supadmini Ni Made Ayu Suryaningsih Ni Made Muliani Ni Made Purniasih Ni Nyoman Tri Wahyuni Ni Nyoman Tri Wahyuni Ni Putu Juni Artini Ni Wayan Krisna Windayani Ni Wayan Satri Adnyani Ni Wayan Sri Darmayanti Nina D Hana Perbowosari, Heny Prathiwi, Kadek Jayanthi Riva Prathiwi, Kadek Jayanthi Riva Pratiwi, Ni Made Shintya Yuli Putri, Gusti Ayu Made Arna Putu Ayu Septiari Dewi Rani Darmayanti Rustiawati, Ni Luh Kade Santi, Ening Manika Sri Darmayanti Ni Wayan Suastini, Ni Nyoman Sudariasih, Ni Ketut Ayu Sueca, I Nyoman Sugeng Santoso Supadmini, Ni Kadek Supadmini, Ni Kadek Suparya, I Ketut Wahyuni, Ni Nyoman Tri Windayani, Ni Wayan Krisna Wiranata, I Gusti Lanang Agung Wulandari, Gusti Ayu Sri Wulandari, Ida Ayu Gde Yasa, I Made Wiguna Yasa, I Made Wiguna Yundari, Yundari