This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Jurnal Penjaminan Mutu Jurnal Ilmiah POTENSIA ORBITA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Jurnal Elementary : Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Purwadita : Jurnal Agama dan Budaya International Journal of Natural Science and Engineering Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Yavana Bhasha : Journal of English Language Education JURNAL PENDIDIKAN MIPA GUNA WIDYA: JURNAL PENDIDIKAN HINDU PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Lampuhyang Widyacarya : Jurnal Pendidikan, Agama, dan Budaya Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang UTAMAX : Journal of Ultimate Research and Trends in Education Journal of Computer Networks, Architecture and High Performance Computing Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Jurnal Penelitian Agama Hindu Cokroaminoto Journal of Primary Education SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Dharmas Education Journal (DE_Journal) Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Journal of Childhood Development Guna Widya : Jurnal Pendidikan Hindu Panthera : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan Indonesian Journal of Elementary Education and Teaching Innovation Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Melalui Pendekatan Open-Ended I Wayan Januariawan; I Komang Wisnu Budi Wijaya; Ni Kadek Supadmini; Diah Nirmala Dewi
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v3i2.444

Abstract

Nowadays industrial revolution era, High Order Thinking Skills (HOTS) is part of skills needed to face global rivalry and complex life challenges. However, these skills incline to be little-mastered. It seems to be necessary to develop Higher Order Thinking Skills from the early-ages, especially for students which are integrated in the learning process. This study is a kind of library research. The result of this study showed is the advancement of HOTS can be done through an open-ended approach. The open-ended approach is able to stimulate the students in getting used to think critically, logically, creatively, collusively, argumentating, until decision making in the form of problem solving which contains analyzing, evaluating, and creating activities. Thus, the open-ended approach is well done in the learning process that can support the development of Higher Order Thinking Skills (HOTS)
Motivasi Berprestasi Guru Agama Hindu Jenjang SMP Yang Sudah Bersertifikat Pendidik I Made Wiguna Yasa; I Komang Wisnu Budi Wijaya; Gusti Ayu Agung Riesa Mahendradhani; Ni Kadek Supadmini
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 3 No 3 (2020)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to describe the level of achievement motivation Hindu religious teachers are certified educators. This research belongs to qualitative research. The population of this study were teachers of Hindu religious subjects at Junior High School who were certified educators in Tabanan Regency. Samples were taken using saturated sampling techniques. The research instrument used was achievement motivation questionnaire. The questionnaire was tested for validity and reliability. Data were analyzed descriptively. The results showed that 8.7% of teachers had very high achievement motivation; 76.1% had high achievement motivation and 15.2% had achievement motivation level in the sufficient category. The achievement motivation of these teachers is influenced by factors such as job satisfaction, appreciation, physical and social environment and the existence of career paths.
Kompetensi Guru Agama Hindu Yang Belum Bersertifikat Pendidik I Made Wiguna Yasa; I Komang Wisnu Budi Wijaya
Purwadita : Jurnal Agama dan Budaya Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/purwadita.v4i2.775

Abstract

This research aims to describe the competence of Hinduism teachers at the Elementary Schools level in Penebel sub-district who do not have educator certificate. This research is classified into qualitative research. The method that used is a survey method. The population of this research were Hinduism teachers at Elementary Schools level in Penebel sub-district who do not have educator certificate. The sampling technique that used is saturated sampling technique. The research instrument used was a teacher competency questionnaire. The teacher competency data analysis was conducted descriptively. The results of this research stated that the competence of Hinduism teachers at the Elementary Schools level in Penebel sub-district who do not have educator certificate was classified as high (average score 73.00). Keywords: Competence; Hinduism Teacher; Elementary School; do not have Educator Certificate
The Implementation Profile of The Science Literacy Movement in Elementary Schools I Made Wiguna Yasa; I Komang Wisnu Budi Wijaya; I Putu Oktap Indrawan; Ni Made Muliani; Ni Wayan Sri Darmayanti
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v6i2.45174

Abstract

The Science Literacy Movement was programmed by the Ministry of Education and Culture in 2017. In fact, the scientific literacy of Indonesian students is still in the low category, still below the average PISA completeness score. Based on these problems, it is important to understand the Science Literacy Movement in schools, especially elementary schools. This study aims to analyze the process, quality, and constraints of the implementation of the Science Literacy Movement in Elementary Schools. This research is classified as a mixed method. The mixed research design used by the researcher is an explanatory design. The subject of this research is the Science Literacy Movement program in each educational unit in the research location. The research instrument used was an evaluation questionnaire on the implementation of the Science Literacy Movement and interview guidelines. Data were analyzed descriptively. The results of the study stated that all schools had implemented the Science Literacy Movement but had not touched all aspects of the Science Literacy Movement; the quality of the implementation of the scientific literacy movement in schools as a whole is good; and the constraints experienced related to the Covid-19 pandemic situation, limited budget, limited infrastructure, low learning motivation, and lack of guidance from various parties. The implication of this research is that the Science Literacy Movement needs to be done holistically and creatively so that it can be implemented in offline and online learning.
Pembelajaran Sains Anak Usia Dini dengan Model Pembelajaran Children Learning In Science Komang Wisnu Budi Wijaya; Putu Ayu Septiari Dewi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2021): January - April
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.4.1.2021.554

Abstract

Sains memberikan manfaat besar dalam kehidupan manusia dan bahkan setiap hari manusia tidak luput dari fenomena sains. Oleh karena itu pembelajaran sains hendaknya diberikan sejak anak usia dini. Namun, fakta di lapangan menyatakan bahwa pembelajaran sains anak usia dini belum optimal karena guru hanya mengandalkan teks dan penugasan. Dengan demikian diperlukan sebuah model pembelajaran yang inovatif yaitu model pembelajaran Children Learning in Science. Penelitian ini mencoba mengkaji cara melaksanakan pembelajaran sains bagi anak usia dini menggunakan model Children Learning in Science. Penelitian ini termasuk dalam penelitian studi literature. Data didapatkan dari berbagai sumber berupa buku, jurnal dan karya ilmiah lainnya. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menyatakan bahwa model pembelajaran Children Learning in Science layak digunakan dalam pembelajaran sains anak usia dini karena memungkinkan anak berinteraksi langsung dengan fenomena sains yang konkret dan belajar sains dengan menyenangkan. Model pembelajaran Children Learning in Science juga sesuai dengan ruang lingkup pembelajaran sains yaitu sebagai produk, proses dan sikap.
Pengembangan Kecerdasan Naturalis Anak Usia Dini melalui Model Pendidikan Lingkungan Unesco I Komang Wisnu Budi Wijaya; Putu Ayu Septiari Dewi
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 3 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i3.449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengembangan kecerdasan naturalis anak usia dini melalui model pendidikan lingkungan UNESCO. Penelitian ini tergolong dalam penelitian studi literatur. Sumber data penelitian berasal dari buku, jurnal, makalah, dan karya ilmiah lainnya yang berkaitan dengan kecerdasan naturalis dan model pendidikan lingkungan UNESCO. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menyatakan bahwa model pendidikan lingkungan UNESCO dapat digunakan untuk mengembangkan kecerdasan naturalis anak usia dini, yaitu melalui kegiatan membaca, menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar, mengelola lingkungan dan budaya peduli lingkungan. Dalam pengembangan kecerdasan naturalis, peran guru dan orang tua adalah sebagai pengawas, motivator, dan fasilitator. This study aims to describe strategies for developing naturalist intelligence for early childhood through the UNESCO Environmental Education Model. This research belongs to the literature research. Sources of research data are from books, journals, papers and other scientific works related to naturalist intelligence and the UNESCO Environmental Education Model. The collected data was analyzed using content analysis techniques. The results of the study state that the UNESCO Environmental Education Model can be used to develop naturalist intelligence for early childhood, namely through reading activities, using the environment as a learning resource, managing the environment and a culture of environmental care. In developing naturalist intelligence, the roles of teachers and parents are as supervisors, motivators and facilitators.
PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA SEKOLAH DASAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN CATUR PRAMANA Ida Ayu Gde Wulandari; Komang Wisnu Budi Wijaya
Widyacarya: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/widyacarya.v6i1.1511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengembangan kecerdasan emosional anak usia sekolah dasar melalui model pembelajaran berbasis Catur Pramana. Penelitian ini tergolong dalam penelitian studi kepustakaan. Sumber data dari penelitian ini adalah berupa buku, jurnal, makalah dan berbagai sumber lainnya yang memuat tentang kecerdasan emosional dan model pembelajaran Catur Pramana. Data ini kemudian dianalisis dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menyatakan bahwa model pembelajaran Catur Pramana dapat digunakan untuk mengembangkan kecerdasan emosional siswa sekolah dasar melalui berbagai kegiatan misalnya diskusi, konflik kognitif dan kegiatan pembelajaran lainnya.Kata Kunci : kecerdasan emosional, sekolah dasar, model pembelajaran, Catur Pramana
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM PROSES BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI SD NEGERI 2 TONJA DENPASAR BALI I Komang Wisnu Budi Wijaya; Ni Made Purniasih; Made Redana
Widyacarya: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/widyacarya.v5i2.1143

Abstract

Salah satu mata pelajaran yang penting dan wajib ada dalam Ujian Nasional adalah mata pelajaran matematika. Matematika memiliki peranan penting dalam berbagai aspek kehidupan, banyak kegiatan yang dapat di selesaikan dengan ilmu matematika seperti menghitung, mengukur dan menganalisa. Sesuai dengan tujuan matematika yaitu melatih siswa berpikir dan bernalar dalam menarik kesimpulan dan mengembangkan kemampuan memecahkan suatu masalah. Faktanya matematika di sekolah masih dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit dan menakutkan bagi siswa. Hal itu disebabkan oleh pembelajaran masih berpusat pada guru dan penggunaan metode mengajar yang kurang tepat. Oleh karena itu, untuk menjadikan matematika sebagai mata pelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi siswa, maka guru semestinya mengunakan media pembelajaran matematika dalam setiap proses belajar matematika yang dilaksanakan oleh guru di kelas. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah adalah adalah yaitu, (1) Teori dual codding menurut Paivio, (2) Teori kontruktivisme menurut Vygotsky. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data data adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan.Teknik penentuan informan yang digunakan adalah Purposive Sampling. Data yang terkumpul di analisis dengan menggunakan teknik analisis data flow model, Aktivitas dalam analisis data, yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification.Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) jenis media pembelajaran matematika yang digunakan media visual dan media audio visual, (2) langkah penggunaan media pembelajaran matematika yakni tahap persiapan, pelaksanaan dan tindak lanjut, (3) kendala dalam penggunaan media pembelajaran matematika ada pada siswa dan waktu, (4) upaya yang dilakukan guru adalah dengan menjelaskan kembali materi dan memberikan tugas rumah, (5) penggunaan media pembelajaran matematika dapat mempengaruhi motivasi belajar, hasil belajar, dan aktivitas belajar siswa.
Profil Kinerja Guru Agama Hindu Yang Sudah Bersertifikat Pendidik I Made Wiguna Yasa; I Komang Wisnu Budi Wijaya
Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Vol 3 No 3 (2020)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.573 KB)

Abstract

This research aims to describe the performance of educator certified Hinduism teachers at the junior high schools in Tabanan Regency. This research is descriptive research. The population of this study were all educator certified Hinduism teachers at the junior high schools in Tabanan Regency. Sampling was done by using saturated sampling technique. The research instrument that used was a teacher performance sheet questionnaire consisting of 33 (thirty three) items. The instrument has been tested for validity and reliability before use. The research data were analyzed descriptively. The results of the reaserch indicate that: 1) the performance of educator certified Hinduism teachers at the junior high schools in Tabanan Regency is high with an average score of 72.00 and 2) as many as 2.16% of Hinduism teachers have very high performance; 82.61% are in the high criteria and 15.21% are in the sufficient category.
Pengembangan Akhlak Terhadap Alam Kepada Anak Usia Dini I Komang Wisnu Budi Wijaya; Kadek Jayanthi Riva Prathiwi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.522022.2109

Abstract

Situasi alam yang belakangan ini semakin kritis akibat ulah manusia tentunya membuat kita prihatin. Oleh karena itu penyelamatan alam harus segera dilakukan salah satunya dengan pengembangan akhlak pada alam anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengembangan akhlak terhadap alam anak usia dini. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Sumber data berupa buku, jurnal, makalah dan sumber ilmiah lainnya yang memuat atau mendukung topik yang dibahas. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menyatakan bahwa pengembangan akhlak terhadap alam anak usia dini dapat dilakukan pada seluruh indikator dan jenjang tertentu yaitu perasaan menyatu dengan alam pada jenjang terkoneksi, minat terhadap alam pada jenjang minat yang perlu dikembangkan dan partisipasi pada penyelamatan alam pada jenjang reaktif. Temuan dalam penelitian ini adalah Peran orang tua dan guru dalam pengembangan akhlak terhadap alam anak usia dini adalah sebagai teladan, pembimbing dan motivator.
Co-Authors Abdul Malik Fajar Andari, Ni Wayan Putri Kusuma Aryana, I Made Putra Astawa, I Nyoman Temon CHRISTIANI ENDAH POERWATI . Darmayanti, Ni Wayan Sri Darmayanti, Ni Wayan Sri Diah Nirmala Dewi Dsk. Pt. Anom Jana Wati Gede Arna Jude Saskara Giri, I Putu Agus Aryatnaya Gusti Ayu Agung Riesa Mahendradhani Haifaturrahmah, Haifaturrahmah Hana, Nina D I Dewa Ayu Made Budhyani I Gede Ratnaya I Gede Sudha Cahyana I Gst Lanang Agung Parwata I Gusti Agung Jatiariska I Gusti Ngurah Triyana I Kadek Suartama I Ketut Sudarsana I Made Candiasa I Made Kirna I Made Kirna I Made Putra Aryana I Made Putra Aryana I Made Sutajaya I Made Wiguna Yasa I Made Wiguna Yasa I Made Yoga Parwata I Nyoman Jampel I Nyoman Suardana I Putu Oktap Indrawan I Wayan Januariawan I Wayan Muderawan I Wayan Suastra I Wayan Suja I. Nym. Sudirman Ida Ayu Diah Larashanti Ida Bagus Made Astawa Jayadiningrat, Made Gautama Kadek Aria Prima Dewi PF, Kadek Kadek Ayu Astiti Kadek Jayanthi Riva Prathiwi Kadek Yudista Witraguna Ketut Suma L Virginayoga Hignasari Linda Sekar Utami Luh Gede Surya Kartika, Luh Gede Surya Luh Nitra Aryani M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Hery Santosa Made Redana Mariani, Ni Nyoman Milinia, I Gst Ayu Krisma N.P.A. H. Sanjayanti Nanduq, Ferdinandus Nasar, Ismail Ni Kadek Supadmini Ni Kadek Supadmini Ni Kadek Supadmini Ni Made Ayu Suryaningsih Ni Made Muliani Ni Made Muliani, Ni Made Ni Made Purniasih Ni Nyoman Tri Wahyuni Ni Nyoman Tri Wahyuni Ni Putu Juni Artini Ni Wayan Krisna Windayani Ni Wayan Satri Adnyani Ni Wayan Sri Darmayanti Nina D Hana Perbowosari, Heny Prathiwi, Kadek Jayanthi Riva Prathiwi, Kadek Jayanthi Riva Pratiwi, Ni Made Shintya Yuli Putri, Gusti Ayu Made Arna Putu Ayu Septiari Dewi Rani Darmayanti Rustiawati, Ni Luh Kade Santi, Ening Manika Sri Darmayanti Ni Wayan Suastini, Ni Nyoman Sudariasih, Ni Ketut Ayu Sueca, I Nyoman Sugeng Santoso Supadmini, Ni Kadek Supadmini, Ni Kadek Suparya, I Ketut Wahyuni, Ni Nyoman Tri Wiguna, I Gusti Ngurah Dwi Candra Windayani, Ni Wayan Krisna Wiranata, I Gusti Lanang Agung Wulandari, Gusti Ayu Sri Wulandari, Ida Ayu Gde Yasa, I Made Wiguna Yasa, I Made Wiguna Yundari, Yundari