Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN APLIKASI ”MENDELIK” (MENJADI DETEKTIF CILIK) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI KERAJAAN-KERAJAAN DI INDONESIA KELAS IV SEKOLAH DASAR Feronika, Ranti; Hanifah, Nurdinah; Nugraha, Rana Gustian
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.41070

Abstract

Penelitian ini didasari oleh keterbatasan penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi khususnya di mata pelajaran ilmu pengetahuan alam dan sosial (IPAS) materi kerajaan di kelas IV Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Research and Develpoment (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari tahap analysis, development, implementation, dan evaluation. Adapun perolehan dari kelengkapan bahan desain dalam merancang aplikasi ini sebesar 100%. Kemudian pada tahapan pengembangan menggunakan standar ISO 9126 guna mengetahui kelayakan aplikasi sebagai bagian dari perangkat lunak, diambil beberapa kriteria diantaranya, (1) suitability, mendapatkan kelayakan materi sebesar 96,92%, kelayakan media mendapatkan sebesar 96%, kelayakan bahasa mendapatkan sebesar 98,33% (2 &3) instability dan adaptability mendapatkan 100% dari keseluruhan 21 smartphone yang digunakan; dan (4) time behavior mendapatkan durasi tercepat pada 0.9 detik. Dilanjutkan implementasi dengan pengujian terbatas yang memperoleh beberapa hasil respon pengguna atau siswa diantaranya: (1) uji peorangan sebesar 80%; (2) uji kelompok kecil sebesar 84,71%; dan (3) uji kelompok besar sebesar 94,01%. Selain itu respon pengguna lainnya yaitu guru didapatkan respon sebesar 95,71%. Dan pada tahap akhir kesesuaian evaluasi antara perbaikan akhir yang dilakukan dengan saran dan masukan pengguna didapatkan sebesar 100%. Berdasarkan hasil tersebut, Aplikasi MENDELIK (Menjadi Detektif Cilik) yang telah dikembangkan layak dan mendapatkan respon sangat baik dari pengguna sehingga dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
PENGARUH TEKNIK BINTANG TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS V SEKOLAH DASAR Ahmad, Dhona Nurpratiwi Rafik; Nugraha, Rana Gustian
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.41361

Abstract

Pada penelitian ini meiliki tujuan menyelidiki pengaruh teknik bintang terhadap hasil dan motivasi belajar Peserta didikpada pembelajaran IPAS di kelas 5 di sekolah dasar. Populasi penelitian adalah Peserta didik di SD Negeri Cinangka 2, Kota Depok. Pretest-posttest dan angket adalah alat yang digunakan pada peelitian . Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) teknik bintang memiliki dampak pada pemahaman mengenai materi  pada pembelajaran IPAS kelas V di SD Negeri Cinangka 2 tahun ajaran 2024/2025, dengan rata-rata nilai uji N-Gain 0,74, yang merupakan kategori tinggi; (2) teknik bintang memiliki dampak pada pemahaman meganai materi pada pembelajaran IPAS kelas V di SD Negeri Cinangka 2 tahun ajaran 2024/2025. (2) Penemuan ini menunjukkan bahwa teknik bintang merupakan strategi belajar  yang inovatif dalam meningkatkan pemahaman dan keinginan Peserta didikuntuk belajar tentang IPAS di sekolah dasar, dengan nilai uji N-Gain sebesar 0,40, yang tergolong ke dalam kategori sedang. Hasil ini menunjukkan bahwa teknik bintang dapat diterapkan pada kegiatan belajar, khususnya pada materi geografi pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS).
Development of the Android-based “PEPOKI” application to enhance learning motivation among fifth-grade students Febrianty, Hana; Nugraha, Rana Gustian; Saputra, Yudha Munajat
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol. 12 No. 1 (2024): June
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppfa.v12i1.64485

Abstract

The limited use of technology-based learning media often results in monotonous classroom activities, which can negatively affect students’ learning motivation. This study aims to develop an Android-based learning application called PEPOKI, assess its feasibility, and examine its effectiveness in improving students’ motivation in Social Studies, particularly on the topic of Indonesia’s Proclamation of Independence. Employing a Research and Development (R&D) design using the ADDIE model, data were collected through expert validation instruments and student questionnaires. The developed application was evaluated by material experts and media experts, yielding feasibility scores of 82.5% and 91%, respectively—both categorized as “highly feasible.” The effectiveness test involving experimental and control groups showed that the use of PEPOKI significantly increased students’ motivation, as reflected in the N-gain score of 0.35 (moderate category) in the experimental class, compared to 0.22 (low category) in the control class. These findings indicate that the PEPOKI application is both feasible and effective as a learning medium and can serve as an innovative tool to foster greater motivation among fifth-grade students in primary schools.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Digital Terintegrasi Berbasis Google Sites untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Sekolah Dasar terhadap Kegiatan Ekonomi: The Use of Google Sites-Based Integrated Digital Learning Media to Improve Elementary Students’ Understanding of Economic Activities Sita Desviana; Muna, Siti Maemunah Nurul; Wahyuni, Ghina Aulia Rohmah; Nayla, Naya; Shafarina, Raisha Gysella; Nugraha, Rana Gustian
Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (TIPS) UIN Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/moderasi.Vol6.Iss2.566

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of Google Sites–based digital learning media in improving fifth-grade students’ understanding of economic activities, including production, distribution, and consumption. The research employed Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart model, implemented in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection. In Cycle I, the Inquiry Learning Model was applied to facilitate student exploration through images, videos, and interactive tasks integrated into Google Sites. The results of the first cycle indicated an improvement in comprehension; however, several students still faced difficulties in connecting the roles of economic actors. Improvements were made in Cycle II by implementing the Role-Playing model to provide concrete learning experiences through dramatization of economic processes. The findings showed a consistent increase in learning outcomes from pre-test to post-test in both cycles, along with higher participation and engagement. Overall, the integration of Google Sites with appropriate learning models proved effective in enhancing elementary students’ conceptual understanding of economic activities.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPAS KOMPONEN BIOTIK DAN ABIOTIK MELALUI MODEL CTL BERBANTU CANVA Fauzan, Mochamad Fadhillah Yusup; Kamila, Shafa Tasya; Sanjaya, Siti Novelinda; Sudrajat, Dina Marlina; Santoso, Aam Amalia; Nugraha, Rana Gustian
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.8922

Abstract

ABSTRACT This study was conducted to improve students’ learning outcomes on the topic of biotic and abiotic components in IPAS (Integrated Science and Social Studies) learning by integrating the Contextual Teaching and Learning (CTL) model with Canva media. The research employed Classroom Action Research (CAR), which was implemented in two learning cycles involving third-grade students at SDN Sindangpalay. Data collection techniques included learning outcome tests, observations of learning activities, and documentation. The implementation of the CTL model focused on integrating learning concepts with students’ real-life experiences through discussion, exploration, and problem-solving activities, strengthened by the use of Canva as a visual medium for presenting learning materials. The results showed that the application of the CTL model supported by Canva media significantly improved students’ learning outcomes and increased active student engagement during the learning process. Students demonstrated better conceptual understanding and higher levels of participation in learning activities presented in a contextual and visual manner. Canva media helped teachers deliver learning materials more clearly and attractively and played an important role in visualizing abstract concepts to make them easier to understand. Based on these findings, it can be concluded that the application of the CTL model assisted by Canva media is effective in improving the quality of meaningful IPAS learning and has a positive impact on enhancing elementary school students’ learning outcomes on the topic of biotic and abiotic components. ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan capaian hasil belajar peserta didik pada materi komponen biotik dan abiotik dalam pembelajaran IPAS dengan mengintegrasikan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dan media Canva dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran pada siswa kelas III SDN Sindangpalay. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi tes hasil belajar, observasi aktivitas pembelajaran, dan dokumentasi. Penerapan model CTL difokuskan pada pengintegrasian konsep pembelajaran dengan pengalaman kehidupan sehari-hari siswa melalui kegiatan diskusi, eksplorasi, dan pemecahan masalah yang diperkuat dengan penggunaan media Canva sebagai sarana visualisasi materi pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan model CTL yang didukung oleh media Canva terbukti mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan serta meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung. Siswa memperlihatkan pemahaman konsep yang lebih baik serta keterlibatan yang lebih tinggi dalam pembelajaran yang disajikan secara kontekstual dan visual. Media Canva membantu guru dalam menyajikan materi pembelajaran secara lebih jelas dan menarik dan berperan dalam memvisualisasikan konsep-konsep abstrak agar lebih mudah dipahami. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model CTL berbantu media Canva efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS yang bermakna dan berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik sekolah dasar pada materi komponen biotik dan abiotik.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS MATERI EKOSISTEM MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE LEARNING BERBANTU CANVA PADA SISWA KELAS V SDN CIJELER III Maulianni, Eka; Tarida, Pratiwi; So’adah, Hadissah Jamiatus; Fauzan, Muhamad Riva; Nurizki, Nita; Nugraha, Rana Gustian
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.9222

Abstract

The limited utilization of interactive learning media in the IPAS subject serves as the foundation for this research. The study seeks to elucidate the use of the Cooperative Learning model facilitated by Canva media to enhance the academic performance of fifth-grade students in IPAS content concerning ecosystems, as well as to assess the advancement in learning outcomes post-intervention. The employed methodology is Classroom Action Research (CAR) utilizing the Kemmis and McTaggart model, encompassing the steps of preparation, execution, observation, and reflection. The research participants comprised 15 fifth-grade children from SDN Cijeler III who engaged in two cycles of activity. The research findings indicate a progression in learning mastery from the pre-test to cycle I and subsequently to cycle II. The percentage of learning mastery rose from an initial 0% to 26.6% in cycle I, and subsequently reached 86.6% in cycle II. The attainment of mastery in cycle II has surpassed the predetermined success markers, so the research was deemed successful in cycle II. Consequently, it can be inferred that the implementation of the Canva-assisted Cooperative Learning approach is successful in enhancing the learning outcomes of IPAS material on ecosystems among fifth-grade students at SDN Cijeler III. ABSTRAK Pemanfaatan media pembelajaran interaktif yang terbatas dalam mata pelajaran IPAS menjadi dasar penelitian ini. Studi ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan model Cooperative Learning yang difasilitasi oleh media Canva untuk meningkatkan prestasi akademik siswa kelas V pada materi IPAS tentang ekosistem, serta untuk menilai peningkatan hasil belajar pasca intervensi. Metodologi yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Kemmis dan McTaggart, yang mencakup langkah-langkah persiapan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Peserta penelitian terdiri dari 15 siswa kelas V dari SDN Cijeler III yang mengikuti 2 siklus kegiatan. Temuan penelitian menunjukkan peningkatan penguasaan pembelajaran dari pre-test ke siklus I dan selanjutnya ke siklus II. Persentase penguasaan belajar meningkat dari 0% pada awalnya menjadi 26,6% pada siklus I, dan selanjutnya mencapai 86,6% pada siklus II. Pencapaian penguasaan dalam siklus II telah melampaui penanda keberhasilan yang telah ditentukan sebelumnya, sehingga penelitian dianggap berhasil dalam siklus II. Akibatnya, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Pembelajaran Kooperatif berbantu Canva berhasil meningkatkan hasil belajar materi IPAS tentang ekosistem pada siswa kelas V di SDN Cijeler III.  
Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Materi Ciri-Ciri Khusus Makhluk Hidup Menggunakan Model Inquiry Berbantu Media Digital Febriani, Sri Dhini; Imanillah, Anisa Lutfiah; Mutiara, Anisha; Sugiharti, Nisa; Ullum, Moh Hafidhull; Nugraha, Rana Gustian
JURNAL PENA EDUKASI Vol 12, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v12i2.2575

Abstract

Abstract: Learning Natural and Social Sciences (IPAS) on the topic of special characteristics of living things requires students’ active involvement through inquiry and direct experience. However, classroom practices are often dominated by lecture-based instruction with limited use of engaging learning media, resulting in low student achievement. This study aimed to improve IPAS learning outcomes through the implementation of an inquiry learning model supported by digital media for sixth-grade students at MI Babakan Kondang. The research employed a quantitative approach using a Classroom Action Research design conducted in two cycles. The participants were 11 students. Data were collected through pre-tests, post-tests, observations, and questionnaires, and analyzed using descriptive statistical techniques. The results indicated that the mean pre-test score of 56.36 increased to 90.9 in Cycle I and 88.18 in Cycle II. Learning mastery improved from 0% at the initial stage to 90.91% in Cycle I and reached 100% in Cycle II. These findings demonstrate that inquiry-based learning supported by digital media is effective in improving IPAS learning outcomes and enhancing student engagement.Keywords: digital media; inquiry; learning outcomes Abstrak: Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada materi ciri-ciri khusus makhluk hidup menuntut keterlibatan aktif siswa melalui proses penyelidikan dan pengalaman langsung. Praktik pembelajaran di sekolah dasar masih didominasi metode ceramah dan minim pemanfaatan media pembelajaran yang menarik sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS melalui penerapan model pembelajaran inkuiri berbantu media digital pada siswa kelas VI MI Babakan Kondang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 11 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi, dan kuesioner, sedangkan analisis data dilakukan secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test sebesar 56,36 meningkat menjadi 90,9 pada siklus I dan 88,18 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 0% pada tahap awal menjadi 90,91% pada siklus I dan mencapai 100% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri yang didukung media digital efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS serta mendorong keterlibatan aktif siswa.Kata Kunci: media digital; inkuiri; hasil belajar 
Peningkatan Literasi Menggunakan Teknologi Deep Learning Terhadap Guru TK dan SD di Pulau Tidung Nugraha, Rana Gustian; Julia, J.; Iswara, Prana Dwija; Gusrayani, Diah; Panjaitan, Regina Lichteria
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/parta.v6i2.6947

Abstract

The problems in the world of education today show the importance of literacy that is not only limited to reading and writing, but also digital literacy and based on artificial intelligence (AI). However, there are significant challenges because many teachers are not yet good at interpreting this technology into learning. The purpose of the pinu research is to increase literacy with deep learning technology among teachers on Tidung Island. This study uses a seminar method of presentation techniques, independent assignments and peer tutors accompanied by the Pre-Test and Post-Test stages and a recapitulation of the results of various aspects of the activity. The results show a substantial increase in understanding and are evidenced by an increase in the average score of 32.1%. In addition, teachers realize that AI can accelerate the work of teacher needs. In conclusion, the method used can bridge the gap in access to technological information and successfully increase the capacity of human resources in the field of education. The implication is that this study emphasizes the need for ongoing efforts to improve teacher technology literacy for better professionalism.
Penerapan Model PjBL dalam Meningkatkan Pemahaman IPAS pada Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Eliza, Risma; Pratomo, Acef Jupiter Desrizqki Nur; Hayati, Anisa Nur; Jamil, Levina Kholiyatul; Athia, Najwa; Nugraha, Rana Gustian
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4383

Abstract

Penelitian ini berangkat dari rendahnya keterlibatan serta pemahaman siswa terhadap konsep IPAS yang menuntut adanya strategi dalam pembelajaran yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan pemahaman hasil belajar siswa terhadap pembelajaran IPAS kelas VI Sekolah Dasar. Metode yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain spiral Kemmis & McTaggart yang mencakup pada tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi dalam dua siklus. Subjek pada penelitian ini terdiri atas 20 siswa kelas pada VI SDN Ciawi dengan KKTP yang ditetapkan sebesar 73. Pada setiap siklus, kegiatan pembelajaran memadukan proyek yang berangkat dari permasalahan nyata sehingga siswa dapat membangun pemahaman konsep secara lebih mendalam melalui aktivitas investigasi, eksplorasi, dan pemecahan masalah. Data penelitian dikumpulkan dengan tes hasil belajar (pretest dan posttest), lembar observasi aktivitas siswa, serta dokumentasi proyek. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman hasil belajar siswa. Peningkatan tersebut dapat dilihat berdasarkan kenaikan nilai rata-rata dari 54 pada pra-siklus menjadi 71,5 pada Siklus I dan 84 pada Siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 15% menjadi 45%, lalu mencapai 90% pada akhir tindakan. Di samping itu, kemampuan siswa dalam bekerja sama, berkomunikasi, serta menyelesaikan tugas proyek berbasis IPAS turut mengalami perubahan yang tampak secara jelas. Dengan demikian, penerapan model Project Based Learning (PjBL) dapat menjadi salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan pemahaman hasil belajar siswa dan mengoptimalkan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran berlangsung.  
IMPLEMENTASI MODEL COOPERATIVE LEARNING BERBASIS FLIPBOOK DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN ISTILAH MATERI NILAI MATA UANG MATA PELAJARAN IPS Rahmatunisa, Anggun Mutiara; Salmawati, Anisa; Fathurrohmah, Deliyana; Senja, Nuuran Raudha; Fauziah, Syifa; Nugraha, Rana Gustian
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jiipsi.v6i1.5572

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman istilah nilai mata uang pada siswa kelas IV serta tuntutan transformasi digital dalam pendidikan dasar. Penelitian bertujuan meningkatkan pemahaman materi nilai mata uang melalui penerapan model Cooperative Learning berbantu media Flipbook Digital. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus dengan subjek Kelas IV Sekolah Dasar. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan bertahap, dari ketuntasan belajar 26% dengan nilai rata-rata 65 pada pra-siklus, menjadi 63% dengan rata-rata 78 pada siklus I, dan meningkat signifikan pada siklus II dengan ketuntasan 100% serta nilai rata-rata 92,63. Temuan ini menunjukkan bahwa sinergi model Cooperative Learning dan Flipbook Digital efektif meningkatkan pemahaman konsep nilai mata uang serta menciptakan pembelajaran yang kolaboratif dan bermakna.
Co-Authors Aah Ahmad Syahid, Aah Ahmad Abibah, Sania Noer Adireza, Rifal Agustin, Lisna Agustina, Rizka Ahmad, Dhona Nurpratiwi Rafik Ali Ismail Ali, Enjang Yusup Amanina, Syahidah Asma Amelia, Dety Amelia, Rina Riana Anggraeni, Indry Ani Nur Aeni, Ani Nur Apriyanti, Kartini Siti Atep Sujana Athia, Najwa Aulia, Nisa Aunillah, Shofiyah Mulya Ayi Suherman Az Zahra, Tarisa Cucun Sunaengsih, Cucun Dewi, Noviasari Dewi, Rima Kusuma Diah Gusrayani, Diah Eliza, Risma Fathonah, Vidi Aisyah Fathurrohmah, Deliyana Fatihaturohmah, Farisha Fatimah, Via Siti Fauzan, Mochamad Fadhillah Yusup Fauzan, Muhamad Riva Fazrin, Serlly Teriska Febriani, Sri Dhini Febrianty, Hana Febriyanti, Vina Feronika, Ranti Fitri, Alfia Nur Fuaody , Chindi Nur Ginting, Trisni Karo Ulina br Hasanah, Fauzia Hayati, Anisa Nur Hesti Agustini Hidayat, Dechika Nuhasetia Hovipah, Sri Ida Handayani, Ida Imanillah, Anisa Lutfiah Jamil, Levina Kholiyatul Julia Julia Julia, J. Kamila, Shafa Tasya Karlina, Dety Amelia Karochmah, Dina Nur Lengkana, Anggi Setia Lestari, Desi Ayu Manalu, Dani Anggara Mulatua Mariska, Nova Marthalia, Sherly Maulianni, Eka Maulidia, Lira Mukhoerrunnissa, Thania Kayla Mulyaningsih, Iis Nuraida Muna, Siti Maemunah Nurul Mustika, Neneng Lia Mutammimah, Friska Siti Mutiara, Anisha Mu’adah, Nurroh Muna Nabila, Intan Sania Nayla, Naya Nita Nita Nurazizah, Salma Tasya Nurazizah, Salwa Tasya Nurdinah Hanifah Nurfaiziah, Haura Nurhasanah, Syifa Siti Nurizki, Nita Nurlela, Dian Pradanasty, Eksa Putri Prana Dwija Iswara, Prana Dwija Pratiwi, Aulia Dila Pratomo, Acef Jupiter Desrizqki Nur Rabbani, Raihan Bisyri Rahma, Alvina Alya Rahmadani, Mabda Rahmadina, Risma Nurul Rahmatunisa, Anggun Mutiara Rahmawati, Seli Regina Lichteria Panjaitan, Regina Lichteria Riadi, Aliyya Putri Risnawati, Silvy Fuji Rukmana, Kusman Safitriyanah, Nur Salmawati, Anisa Sanjaya, Siti Novelinda Santika, Yulia Santoso, Aam Amalia Saptani, Entan Saputra, Yudha Munajat Senja, Nuuran Raudha Shafarina, Raisha Gysella Sita Desviana So’adah, Hadissah Jamiatus Sudrajat, Dina Marlina Sugiharti, Nisa Sunda, Ainina Mayang Syifa Fauziah Tarida, Pratiwi Tifani, Sava Rhama Dina Ullum, Moh Hafidhull Wahyuni, Dini Novia Wahyuni, Ghina Aulia Rohmah Widiyanti, Isti Zahra, Syifa Auliya Zurhaida, Zurhaida