Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS MELALUI MODEL PROJECT-BASED LEARNING (PJBL) DENGAN MEDIA INTERAKTIF DI KELAS IV SDN CIJELER III Risnawati, Silvy Fuji; Fazrin, Serlly Teriska; Marthalia, Sherly; Fatihaturohmah, Farisha; Aunillah, Shofiyah Mulya; Nugraha, Rana Gustian
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Vol. 9 No. 1 (2026): Volume 9 No. 1 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i1.53590

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki masalah hasil belajar yang tidak memadai yang dialami siswa kelas IV di SDN Cijeler III dalam topik kurikulum IPAS “Tumbuhan, Sumber Kehidupan di Bumi”. Data awal menunjukkan bahwa hanya 18,75% dari siswa (3 dari 16) yang mencapai nilai kelulusan minimal (KKM), dengan rata-rata kelas 62,5. Metodologi yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang terdiri dari dua siklus dan dilaksanakan menggunakan paradigma Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL). PTK juga dilengkapi dengan sumber belajar interaktif seperti film, animasi, dan aplikasi Canva. Temuan penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan. Penguasaan materi pembelajaran meningkat menjadi 68,75% pada siklus pertama, dengan nilai rata-rata 84,4, dan menjadi 87,5% pada siklus kedua, dengan nilai rata-rata 90. Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL), yang terdiri dari enam komponen (pertanyaan esensial, desain proyek, penjadwalan, implementasi, pemantauan, dan evaluasi), telah membantu meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep dan meningkatkan aspek profil siswa Pancasila, seperti penting,,, dan bermanfaat.
Pengembangan Website Beta “Bentang Alam” Berbasis S.Id Untuk Pembelajaran IPAS Kelas IV Sekolah Dasar Santika, Yulia; Fathonah, Vidi Aisyah; Ginting, Trisni Karo Ulina br; Dewi, Noviasari; Manalu, Dani Anggara Mulatua; Nugraha, Rana Gustian
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v5i1.1988

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar menuntut penyajian materi yang konkret, visual, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa agar konsep yang dipelajari dapat dipahami secara optimal. Namun, dalam praktiknya pembelajaran IPAS masih sering disampaikan secara konvensional sehingga kurang memberikan pengalaman belajar yang menarik dan interaktif bagi siswa. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang mampu mendukung penyajian materi secara lebih menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa website BETA (Bentang Alam) berbasis platform S.id yang digunakan pada pembelajaran IPAS kelas IV sekolah dasar. Website ini dirancang untuk menyajikan materi Bentang Alam dan Kaitannya dengan Profesi di Masyarakat secara terstruktur melalui berbagai fitur pembelajaran seperti materi visual, permainan edukatif, lagu tematik, serta evaluasi pembelajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Pengembangan media dilakukan menggunakan pendekatan penelitian pengembangan dengan tahapan yang sistematis. Penelitian dilaksanakan pada 26 November 2025 di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Sumedang dengan melibatkan siswa kelas IV sebagai pengguna media. Kelayakan website dinilai melalui proses validasi oleh ahli media dan dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website BETA memperoleh kategori sangat baik dan mampu membantu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi IPAS. Dengan demikian, website BETA dinilai layak dan efektif digunakan sebagai media pendukung pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN MENGGUNAKAN MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTU MEDIA PETA BUTA PADA SISWA KELAS 6 Nabila, Tsania Qisma; Gesela, Genny Gita; Rahmawati, Nadira; Nasywa, Rihadatul; Sunarya, Rita Alfiana; Nugraha, Rana Gustian
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI pada materi enam benua di dunia melalui penerapan model discovery learning berbantu media peta buta. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SD Negeri Kawungluwuk dengan subjek penelitian sebanyak 14 siswa dan dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap Rencana Pelaksanaan/Modul Pembelajaran (RPM) dan praktik mengajar guru, serta tes evaluasi hasil belajar siswa, dengan analisis data menggunakan teknik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa, ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar dari 93% pada Siklus I menjadi 100% pada Siklus II dengan rata-rata nilai meningkat dari 90,0 menjadi 97,1, serta peningkatan kualitas RPM dari 88% menjadi 96% dan praktik mengajar guru dari 86% menjadi 96%. Hasil ini membuktikan bahwa penerapan model discovery learning berbantu media peta buta efektif dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa pada materi enam benua di dunia di sekolah dasar.
Efektivitas Media Visual Flipbook Peta dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa pada Materi IPS Kelas VI Mariska, Nova; Nurazizah, Salma Tasya; Rahmadani, Mabda; Fitri, Alfia Nur; Nugraha, Rana Gustian
YASIN Vol 5 No 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v5i6.8267

Abstract

Although visual learning media have been widely examined in social studies education, research that specifically investigates the integration of a digital flipbook format with spatial map visualization to address the spatial literacy crisis among elementary school students remains limited. This study aims to empirically test and analyze the effectiveness of the Media Visual Flipbook Peta in improving sixth-grade students’ understanding of IPS content, particularly related to spatial and geographical concepts. A quantitative approach with a one-group pretest–posttest experimental design was employed, involving 22 sixth-grade students at SDN Citengah selected through saturated sampling. Data were collected using pretest and posttest instruments and analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test, paired t-test, and Normalized Gain (N-Gain). The results show a statistically significant increase in understanding, as evidenced by the Wilcoxon test (p = 0.000) and paired t-test (p = 0.000), with the mean score increasing from 95.45 to 99.09 and the standard deviation decreasing from 8.18 to 4.33, indicating a more homogeneous distribution of understanding. The N-Gain value of 0.381 (38.1%) falls within the medium effectiveness category and is influenced by a ceiling effect, as 77.27% of students had already achieved the maximum score on the pretest. These findings contribute to the development of the Cognitive Theory of Multimedia Learning (CTML) in the context of primary education and deepen understanding of the integration of interactive digital media to enhance spatial literacy. The study concludes that the Media Visual Flipbook Peta is important for improving conceptual understanding and equalizing students’ levels of understanding in spatial social studies content and recommends that educators and curriculum developers adopt multimodal and interactive digital media for teaching abstract concepts. The implications include theoretical contributions to the educational technology and multimedia instructional design literature, as well as practical implications for elementary schools, teachers, and policymakers to invest in the development of digital learning media and teacher capacity building in technology integration, while opening avenues for further exploration of long-term retention, affective and psychomotor dimensions, and replication in student populations with more diverse initial ability levels.
Model Pembelajaran Creative Learning terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Tabroni, Rizqi Akhmad; Syahid, Aah Ahmad; Nugraha, Rana Gustian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran creative learning terhadap kemampuan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV SD. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan desain one group pretest posttest design design bentuk tes. Berdasarkan hasil penelitian pada rumusan masalah diperoleh hasil bahwa model pembelajaran creative learning berpengaruh terhadap kemampuan hasil belajar siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan pengujian hipotesis uji beda rata-rata nilai pre-test dan nilai post-test siswa, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,004 yang berarti terdapat pengaruh model pembelajaran creative learning terhadap kemampuan hasil belajar siswa. Hal tersebut diperkuat dengan perolehan rata-rata gain siswa yaitu sebesar 0,47 yang termasuk pada kategori sedang.
Efektivitas Google Earth dalam Meningkatkan Kecerdasan Visual-Spasial Siswa SD Kelas IV Materi Ragam Bentang Alam Fariza, Aghisni Nur; Julia, Julia; Nugraha, Rana Gustian
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 3 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.119271

Abstract

Perkembangan pembelajaran abad ke-21 menuntut penggunaan media yang mampu mengembangkan kemampuan kognitif kompleks, termasuk kecerdasan visual-spasial siswa, namun pembelajaran di sekolah dasar masih didominasi media konvensional yang kurang merepresentasikan konsep spasial secara utuh; Oleh karena itu, tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh, perbedaan peningkatan, dan efektivitas penggunaan Google Earth pada berbagai materi di bentang alam. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen menggunakan desain nonequivalent control group , yang melibatkan kelompok kontrol dengan media konvensional serta kelompok eksperimen yang menggunakan Google Earth , dengan teknik pengumpulan data menggunakan pretest dan posttest yang dianalisis menggunakan uji Independent Sample t-Test , Mann-Whitney U , N-Gain , dan effect size . Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Google Earth memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kecerdasan visual-spasial siswa (Sig. 0,000 < 0,05). Selain itu, ditemukan adanya perbedaan peningkatan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (Sig. 0,001 < 0,05) dengan nilai effect size sebesar 0,82 menunjukkan kategori tinggi, sedangkan tingkat efektivitas pembelajaran pada kelas eksperimen lebih besar dengan nilai N-Gain 0,5920 dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh nilai N-Gain 0,2366.Temuan ini berarti bahwa penggunaan Google Earth lebih efektif dalam meningkatkan  kecerdasan visual-spasial siswa dibandingkan media konvensional, sehingga integrasi media geospasial interaktif dapat dijadikan sebagai pilihan alternatif strategi guna mendukung kegiatan belajar yang bersifat konkret dan bermakna di SD.
Co-Authors Aah Ahmad Syahid, Aah Ahmad Abibah, Sania Noer Adireza, Rifal Agustina, Rizka Ahmad, Dhona Nurpratiwi Rafik Ali Ismail Ali, Enjang Yusup Amanina, Syahidah Asma Amelia, Dety Amelia, Rina Riana Anggraeni, Indry Ani Nur Aeni, Ani Nur Apriyanti, Kartini Siti Atep Sujana Athia, Najwa Aulia, Nisa Aunillah, Shofiyah Mulya Ayi Suherman Az Zahra, Tarisa Cucun Sunaengsih, Cucun Dewi, Noviasari Dewi, Rima Kusuma Diah Gusrayani, Diah Eliza, Risma Fariza, Aghisni Nur Fathonah, Vidi Aisyah Fathurrohmah, Deliyana Fatihaturohmah, Farisha Fauzan, Mochamad Fadhillah Yusup Fauzan, Muhamad Riva Fazrin, Serlly Teriska Febriani, Sri Dhini Febrianty, Hana Febriyanti, Vina Feronika, Ranti Fitri, Alfia Nur Fuaody , Chindi Nur Gesela, Genny Gita Ginting, Trisni Karo Ulina br Hasanah, Fauzia Hayati, Anisa Nur Hesti Agustini Hidayat, Dechika Nuhasetia Hovipah, Sri Ida Handayani, Ida Imanillah, Anisa Lutfiah Jamil, Levina Kholiyatul Julia Julia Julia, J. Kamila, Shafa Tasya Karlina, Dety Amelia Karochmah, Dina Nur Lengkana, Anggi Setia Lestari, Desi Ayu Manalu, Dani Anggara Mulatua Mariska, Nova Marthalia, Sherly Maulianni, Eka Maulidia, Lira Mukhoerrunnissa, Thania Kayla Mulyaningsih, Iis Nuraida Muna, Siti Maemunah Nurul Mustika, Neneng Lia Mutammimah, Friska Siti Mutiara, Anisha Nabila, Intan Sania Nabila, Tsania Qisma Nasywa, Rihadatul Nayla, Naya Nita Nita Nurazizah, Salma Tasya Nurazizah, Salwa Tasya Nurdinah Hanifah Nurfaiziah, Haura Nurhasanah, Syifa Siti Nurizki, Nita Pradanasty, Eksa Putri Prana Dwija Iswara, Prana Dwija Pratomo, Acef Jupiter Desrizqki Nur Rabbani, Raihan Bisyri Rahma, Alvina Alya Rahmadani, Mabda Rahmadina, Risma Nurul Rahmatunisa, Anggun Mutiara Rahmawati, Nadira Rahmawati, Seli Regina Lichteria Panjaitan, Regina Lichteria Riadi, Aliyya Putri Risnawati, Silvy Fuji Rukmana, Kusman Safitriyanah, Nur Salmawati, Anisa Sanjaya, Siti Novelinda Santika, Yulia Santoso, Aam Amalia Saptani, Entan Saputra, Yudha Munajat Senja, Nuuran Raudha Shafarina, Raisha Gysella Sita Desviana So’adah, Hadissah Jamiatus Sudrajat, Dina Marlina Sugiharti, Nisa Sunarya, Rita Alfiana Sunda, Ainina Mayang Syifa Fauziah Tabroni, Rizqi Akhmad Tarida, Pratiwi Tifani, Sava Rhama Dina Ullum, Moh Hafidhull Wahyuni, Dini Novia Wahyuni, Ghina Aulia Rohmah Widiyanti, Isti Zahra, Syifa Auliya Zurhaida, Zurhaida