Penelitian ini berangkat dari rendahnya keterlibatan serta pemahaman siswa terhadap konsep IPAS yang menuntut adanya strategi dalam pembelajaran yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan pemahaman hasil belajar siswa terhadap pembelajaran IPAS kelas VI Sekolah Dasar. Metode yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain spiral Kemmis & McTaggart yang mencakup pada tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi dalam dua siklus. Subjek pada penelitian ini terdiri atas 20 siswa kelas pada VI SDN Ciawi dengan KKTP yang ditetapkan sebesar 73. Pada setiap siklus, kegiatan pembelajaran memadukan proyek yang berangkat dari permasalahan nyata sehingga siswa dapat membangun pemahaman konsep secara lebih mendalam melalui aktivitas investigasi, eksplorasi, dan pemecahan masalah. Data penelitian dikumpulkan dengan tes hasil belajar (pretest dan posttest), lembar observasi aktivitas siswa, serta dokumentasi proyek. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman hasil belajar siswa. Peningkatan tersebut dapat dilihat berdasarkan kenaikan nilai rata-rata dari 54 pada pra-siklus menjadi 71,5 pada Siklus I dan 84 pada Siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 15% menjadi 45%, lalu mencapai 90% pada akhir tindakan. Di samping itu, kemampuan siswa dalam bekerja sama, berkomunikasi, serta menyelesaikan tugas proyek berbasis IPAS turut mengalami perubahan yang tampak secara jelas. Dengan demikian, penerapan model Project Based Learning (PjBL) dapat menjadi salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan pemahaman hasil belajar siswa dan mengoptimalkan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran berlangsung.