Claim Missing Document
Check
Articles

Tingkat Pemahaman Remaja Terhadap Pentingnya Vitamin D Sebagai Suplemen Imunitas Kesehatan Rongga Mulut dan Tulang Parmasari, Wahyuni Dyah; Rianti, Emillia Devi Dwi; Sahadewa, Sukma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII (JPMKG FOKGII) Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Forum Komunikasi Kedokteran Gigi Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vitamin D adalah mikronutrien yang dibutuhkan oleh tubuh, bersifat larut dalam lemak. Vitamin D memiliki peran esensial dalam proses mineralisasi tulang dan meningkatkan imunitas tubuh. Defisiensi vitamin D pada remaja remaja dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, termasuk pertumbuhan yang terganggu, tulang yang rapuh, dan peningkatan risiko penyakit kronis. Tujuan rangkaian pengabdian masyarakat ini tidak lain sebagai langkah preventif dan menambahkan ilmu pengetahuan tentan defisiensi vitamin D. Metode yang digunakan melibatkan 70 siswa terdiri dari 35 laki-laki dan 35 perempuan, usia 12-15 tahun diambil secara acak dari 212 peserta kelas 7 SMPN 56 Surabaya. Responden mengisi kuesioner     pre-post dan post-test mengenai pemahaman vitamin D sebagai suplemen imunitas kesehatan rongga mulut dan tulang. Didapatkan peningkatan pemahaman dimana sebelum dan sesudah diadakannya edukasi, kategori pemahaman baik dari 47,14% menjadi 80%, kategori pemahaman sedang mengalami penurunan yaitu dari 30% menjadi 15,71%, dan kategori pemahaman yang buruk juga mengalami penurunan 22,86% menjadi tinggal 4,29%. Hal ini menunjukkan edukasi dinilai berhasil dan efektif. Remaja memahami pentingnya vitamin D sebagai suplemen daya tahan tubuh atau imunitas k     esehatan rongga mulut dan tulang.
Edukasi Konsumsi Makanan Manis pada Usia 9-13 Tahun di Desa Sukorejo, Kabupaten Gresik Dwi Rianti, Emillia Devi; Parmasari, Wahyuni Dyah; Sahadewa, Sukma
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6591

Abstract

Kecenderungan masyarakat mengkonsumsi makanan manis yang dapat menimbulkan penyakit degeneratif, salah satunya diabetes melitus.  Pemeriksaan kadar gula darah menjadi penanda seseorang menderita diabetes. Tujuan memberi edukasi tentang makanan manis yang dapat meningkatkan kadar gula darah. Metode,  menggunakan pendekatan kuantitatif  dengan metode survei deskriptif untuk mengumpulkan data  mengenai   konsumsi makanan manis. Dalam mengedukasi siswa dengan memberikan paparan pengertian kadar gula darah, diabetes, makanan manis, serta jenis-jenis makanan manis, serta penyebab makanan manis, dan pengganti makanan manis. Semua paparan dikemas dalam fitur PowerPoint , dan selesai paparan siswa diberi kuesioner untuk mengetahui pemahaman siswa dalam penerimaan dari edukasi. Hasil, responden paham mengkonsumsi  makanan manis manis dapat menyebabkan penyakit  sebesar 87,8 %, dan sebesar 90,3 %  responden paham makan tinggi serat lebih sehat. Kesimpulan, hasil edukasi kepada siswa  yang menunjukkan  siswa dapat memahamin akibat dari   konsumsi makanan manis yang dapat menimbulkan penyakit, dan makanan serat tinggi sebagai pengganti makanan manis dapat menyehatkan. Kesimpulan, pemahaman  siswa MI desa Sukorejo akan  dampak konsumsi  makanan manis dapat meninkatkan kadar gula darah hingga menimbulkan penyakit diabetes, pemilihan makanan manis  lebih diutamakan dengan cara mengurangi makanan seperti coklat, permen dan cake, peningkatan pengetahuan siswa MI tentang  makan yang bergizi, dan kaya akan serat tinggi dapat mengurangi kadar gula darah tinggi.
HUBUNGAN ANTARA KECUKUPAN YODIUM DALAM URIN DENGAN TINGGI BADAN PADA ANAK DI SEKOLAH DASAR OMBEN 2 Diana, Diana; Sahadewa, Sukma; Khamidah, Nur; Utami, Sri Lestari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui dan menganalisis apakah terdapat hubungan antara kecukupan yodium dalam urin dengan tinggi badan pada anak di Sekolah Dasar Omben 2. Kecukupan terhadap mineral yodium didalam tubuh merupakan faktor penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Yodium diperlukan sebagai fungsi tiroid yang optimal yang berperan dalam regulasi metabolisme serta pertumbuhan. Anak-anak merupakan kelompok rentan terhadap kekurangan yodium, karena kebutuhan yodium mereka yang lebih tinggi selama masa pertumbuhan. Penelitian ini menggunakan metode analisis observasional dengan pendekatan cross sectional pada 41 anak kelas 5 Sekolah Dasar Omben 2. Kadar Ekskresi Yodium Urin (EYU) diperoleh dari analisis di Labkesmas Magelang dengan metode spektrofotometer. Data antropometri tinggi badan  diperoleh dari pengukuran tinggi badan anak menggunakan microtoise dengan ketelitian 0,1 cm. Analisa data menggunakan Uji Spearman. Dari hasil uji Spearman pada penelitian ini didapatkan nilai p 0,510 > 0,05 Hasil tersebut menunjukkan bahwa Ho diterima dan Ho ditolak yang artinya tidak terdapat hubungan antara kecukupan yodium dalam urin dengan tinggi badan pada anak di Sekolah Dasar Omben 2. Dapat dilihat pada nilai r -0,107 hubungan sangat lemah dan arah hubungan menunjukkan negatif maka hubungan kedua variabel tersebut tidak searah. Artinya jika EYU meningkat, maka Tinggi Badan akan menurun. Temuan pada penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan antara kecukupan yodium dalam urin dengan tinggi badan pada anak di Sekolah Dasar Omben.
Hubungan Usia Ibu, Paritas, Dan Kepatuhan Antenatal Care Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Ngoro Periode Bulan Januari - April Tahun 2024 Yudistira, I Kadek Alam; Gandhi I., I Gusti Agung Bagus; Dwiari, Ni Made Mawar; Masnuna W., Diti Nabilah; Sahadewa, Sukma
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i3.3442

Abstract

Anemia pada ibu hamil adalah masalah kesehatan serius yang meningkatkan risiko kematian dan kesakitan pada ibu dan janin. Anemia selama kehamilan umumnya disebabkan oleh kekurangan zat besi, serta kurangnya asupan tablet Fe, asam folat, dan vitamin B12 selama kunjungan Antenatal Care (ANC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia ibu, paritas, dan kepatuhan ANC dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Ngoro pada periode Januari – April 2024. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional (potong lintang). Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berada di wilayah kerja Puskesmas Ngoro Mojokerto, berjumlah 159 ibu hamil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia rata-rata ibu hamil adalah 27,1 tahun, dengan sebagian besar berada dalam kategori usia tidak berisiko (84,9%). Riwayat paritas sebagian besar tidak berisiko (89,3%). Kepatuhan ANC sebagian besar berada dalam kategori patuh (56,6%), dan kondisi hemoglobin ibu didominasi oleh kategori tidak anemia (71,7%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan signifikan (p<0,05) antara usia ibu hamil, paritas, dan kepatuhan ANC dengan kejadian anemia di wilayah kerja Puskesmas Ngoro pada periode Januari-April 2024.
Hubungan Antara Usia, Tingkat Pendidikan Dan Kepatuhan Kontrol Ke Puskesmas Terhadap Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Ngoro Bulan Januari - April 2024 Putri Listia, Cory Artania; Yaqin, Nurul; Rachmawati, Anisa Nur; Kumara Danta, I Made; Sahadewa, Sukma
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3756

Abstract

Penyakit diabetes mellitus (DM) atau kencing manis merupakan penyakit menahun yang diderita seumur hidup. Kondisi DM ditandai adanya peningkatan kadar gula darah atau hiperglikemia karena adanya gangguan metabolisme organ pankreas. Secara umum, penyakit DM dibagi menjadi tipe 1 dan tipe 2, dimana pada DM tipe 2 menjadi penyakit kronis yang sering dialami oleh masyarakat. Hal tersebut mempengaruhi penderitanya dalam mengontrol kadar gula darah akibat sulitnya melakukan perubahan gaya hidup. Berdasarkan World Health Organization (WHO) sebanyak 415 juta mengalami diabetes mellitus dan diprediksi meningkat pada tahun 2040 menjadi 642 juta penderita. Kejadian DM tipe 2 di Indonesia tercatat sebanyak 12.688 kasus di tahun 2017, sedangkan di Jawa Timur sebanyak 2,6% dari total penduduk pada tahun 2018 mengalami DM tipe 2. Faktor yang berpengaruh pada kejadian DM tipe 2, diantaranya usia, tingkat pendidikan, dan tingkat kepatuhan kontrol penderitanya. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara usia, tingkat pendidikan, dan kepatuhan kontrol ke PKM terhadap pasien DM tipe 2 di wilayah kerja PKM Ngoro bulan Januari - April 2024. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain “cross sectional”. Adapun populasi penelitian ini merupakan seluruh penderita DM tipe 2 yang berada di Puskesmas Ngoro Mojokerto periode Januari – April 2024, besar sampel yang diambil sebanyak 131 subjek penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple randome sampling. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple randome sampling. Hasil penelitian berdasarkan uji Fisher Exact nilai p value < 0.05 yang masing-masingnya (p = 0.037, p = < 0.001, dan p = 0.000) yang diartikan terdapat adanya hubungan signifikan antara usia, tingkat pendidikan dan kepatuhan kontrol ke puskesmas terhadap pasien DM tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Ngoro bulan Januari - April 2024.
Kesehatan Mental dan Stres Kerja di Tempat Kerja: Tinjauan Pustaka Sahadewa, Sukma; Durry , Fara Disa
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.21221

Abstract

Stres kerja adalah situasi di mana faktor-faktor terkait pekerjaan berinteraksi dengan seorang karyawan, mengubah kondisi psikologis dan fisiologisnya sedemikian rupa sehingga orang tersebut terpaksa menyimpang dari fungsi normalnya. Stres yang berhubungan dengan pekerjaan dapat merusak kesehatan fisik dan mental seseorang, sementara tingkat stres yang tinggi berhubungan dengan pembolosan staf yang tinggi dan tingkat produktivitas yang rendah. Peningkatan tekanan psikologis pada petugas layanan kesehatan dikaitkan dengan beban kerja yang berlebihan, kurangnya kontrol tugas, ambiguitas peran, tingkat kepegawaian yang tidak memadai, konflik antara pekerjaan dan peran keluarga, kepuasan kerja yang rendah, keterlibatan yang rendah dalam pengambilan keputusan, tekanan waktu, kurangnya dukungan sosial di tempat kerja dan kesulitan berhubungan dengan pasien. Penting untuk mengidentifikasi faktor risiko utama organisasi dan pekerja untuk meningkatkan keterikatan kerja dan untuk melindungi pekerja layanan kesehatan dari risiko berkembangnya stres kerja dan kelelahan.
Indeks DMF-T sebagai Faktor Risiko Terjadinya Maloklusi pada Anak Usia 9–12 Tahun di Kota Gresik Parmasari, Wahyuni Dyah; Devi Dwi Rianti, Emillia; Sahadewa, Sukma; Pranaya, Randy Hadyan; Salsabila, Puteri; Latifunisa, Shabira Hasna
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Tingkat kerusakan gigi biasanya ditentukan dengan indeks DMF-T (Decayed, Missing, Filled Teeth), yang menunjukkan jumlah gigi permanen yang rusak, hilang, atau ditambal. Nilai DMF-T yang lebih tinggi menandakan kondisi kesehatan gigi anak yang semakin buruk. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai peran indeks DMF-T sebagai faktor risiko terjadinya maloklusi pada anak usia 9–12 tahun di Kota Gresik. Metode: metode observasi analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan subjek anak usia 9-12 tahun sebanyak 51 anak dan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil: dari responden memiliki kategori DMF-T ringan (47,1%), diikuti sedang (41,2%), dan berat (11,8%), dan hasil uji korelasi Spearman, diperoleh nilai p = 0,002 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi r = 0,428, yang menunjukkan adanya hubungan positif dengan kekuatan sedang. Kesimpulan: anak dengan indeks DMF-T sedang dan berat memiliki kemungkinan lebih tinggi mengalami maloklusi dibandingkan anak dengan DMF-T ringan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG ASI DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA USIA 1 SAMPAI 2 TAHUN DI DESA PLAMPANGREJO BANYUWANGI Viona Rindu Pristia; Sukma Sahadewa; Maria Juliati Kusumaningtyas; Masfufatun
Calvaria Medical Journal Vol 3 No 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM) of University of Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/cb6e5f25

Abstract

Background: Malnutrition in children is a serious issue that can be prevented through optimal nutritional fulfillment. Breastfeeding practices and maternal knowledge are key determinant factors during the golden period of growth. Objective: This study aims to analyze the relationship between maternal knowledge regarding breastfeeding and the nutritional status of toddlers aged 1 to 2 years in Plampangrejo Village, Banyuwangi. Method: This research employed a quantitative approach with an analytical observational design using a cross-sectional study. The study population consisted of mothers with children aged 1 to 2 years residing in Plampangrejo Village. Data were analyzed using the Chi-square statistical test. Results: The findings indicate a significant and strong correlation between maternal knowledge of breastfeeding and the nutritional health of infants aged 1 to 2 years in Plampangrejo Village, Banyuwangi. This is evidenced by a p-value of 0.000, which is less than the significance level (α = 0.05).Conclusion: There is a significant relationship between maternal knowledge about breastfeeding and the nutritional status of toddlers. Higher maternal understanding of breastfeeding correlates with better nutritional outcomes for children aged 1 to 2 years.
PENYULUHAN PENTINGNYA PEMENUHAN GIZI PADA PENDERITA TB PARU DI PUSKESMAS KUPANG KABUPATEN MOJOKERTO Nugroho, Satriyo; Sudharma, I Putu Bagus Arya; Mukarimatussa’ada, Alva; Salsabila, Elsa; Sahadewa, Sukma
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 4 (2026): Edisi 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi kronis yang berhubungan erat dengan status gizi dan daya tahan tubuh. Pasien TB sering mengalami penurunan nafsu makan serta gangguan gastrointestinal yang berujung pada malnutrisi, sehingga memperburuk sistem imun dan menghambat proses penyembuhan. Oleh karena itu, pemenuhan gizi seimbang menjadi faktor penting dalam keberhasilan terapi TB. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan terkait prinsip gizi seimbang dan pentingnya pemenuhan zat gizi dalam proses penyembuhan di Puskesmas Kupang, Kabupaten Mojokerto. Metode: Penyuluhan dilakukan menggunakan media flipchart berisi materi tentang prinsip gizi seimbang dan pentingnya pemenuhan zat gizi dalam proses penyembuhan, disertai sesi diskusi dan tanya jawab. Penilaian pengetahuan dilakukan dengan kuesioner berisi 10 pertanyaan yang diberikan kepada 20 peserta sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil: Hasil Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata kuesioner dari 83,0 sebelum penyuluhan menjadi 91,5 setelah penyuluhan, dengan peningkatan pengetahuan sebesar 10,2% terkait materi gizi pada penderita TB. Kesimpulan: Dari hasil penyuluhan penyuluhan gizi pada penderita TB efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi untuk menunjang kesembuhan, serta diharapkan dapat mendorong penerapan pola makan seimbang dan penyebaran informasi gizi kepada lingkungan sekitar.
PENYULUHAN KEPATUHAN MINUM OBAT DAN PENGETAHUAN PENYAKIT TB PARU DI PUSKESMAS KUPANG KABUPATEN MOJOKERTO Wijaya, Putu Listya Ayu; Hendriansyah, Muhammad Hafizh; Arisdinata, Frederica Amelia Putri Ayu; Reisner; Sahadewa, Sukma
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 4 (2026): Edisi 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Indonesia termasuk salah satu negara dengan beban TBC tertinggi di dunia dan menjadi fokus dalam program nasional penanggulangan TBC (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2023). Dampak TBC bersifat multifaset, meliputi morbiditas, mortalitas, penurunan produktivitas, serta beban sosial ekonomi pada keluarga dan masyarakat. Selain itu, munculnya kasus resistensi obat menambah kompleksitas terapi dan memperlambat upaya eliminasi TBC. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan terkait kepatuhan minum obat dan pengetahuan penyakit TB di Puskesmas Kupang, Kabupaten Mojokerto. Metode: Penyuluhan dilakukan menggunakan media flipchart berisi materi tentang penyakit TBC, cara penularan, gejala, serta pentingnya kepatuhan minum obat, disertai sesi diskusi dan tanya jawab. Penilaian pengetahuan dilakukan dengan kuesioner berisi 10 pertanyaan yang diberikan kepada 20 peserta sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 83,5 menjadi 93, dengan peningkatan pengetahuan sebesar 11,38%. Peserta juga menunjukkan keterlibatan yang baik selama kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai TBC dan dapat mendukung keberhasilan pengendalian TBC di tingkat pelayanan primer. Kesimpulan: Dari hasil penyuluhan yang dievaluasi melalui kuesioner menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata sebanyak 11,38% yang menyimpulkan adanya peningkatan pemahaman peserta melalui penyuluhan tersebut.
Co-Authors Aan Andriyansyir Saputra Aaqilah Hanaan Arianti Achmad Luqmanul Hakim Adinda Ayu Noveriera Adjen Falah Muhammad Aflacha Alivia Risalatul I Agusniar Furkani Listyawati Al Husnah, Syahdah Iksiroh Alya Rahmaningrum Alya Rosyidah Putri Ramadhani Ananda Rigi Aditya Andiani Andiani Andiani, Andiani Andra Agnez Al Aska Angga Putra Surya Rahmadhani Anis Nurun Choiro Ansori, Arif NM. Ardhi Wanda Arisdinata, Frederica Amelia Putri Ayu Atik Sri Wulandari Atmaja, Peter Y. Aulia Putri, Desmatika Awanda Dias Rizkia Artha Putri Ayly Soekanto Ayu Cahyani Noviana Bayu Prakoso, Bayu Cesarea, Haning Christin Merlina Wattimury Claudia Key Deby Rahmayanti Denik Putri Nabilasari Derkho, Marina Devi Dwi Rianti, Emilia Dewa Putu Kresna Anggaresta Diana Diana Dikry Sada Amaltullah Dilla Dayana Putri Dordya Paquita Wijaya Dorta Simamora Durry, Fara D. Dwiari, Ni Made Mawar Edwin Edwin Efendi, Wiyoga Agung Eka Wulandari Emanuel, Endrayana Putut Laksminto Emilia Devi Dwi Rianti Erny Erny Erny Erny Ethica, Stalis N. Eufemia, Eufemia Fairus Firdani Azzaky Fara Disa Durry Fithratil Aqliyah Fuad Ama Gandhi I., I Gusti Agung Bagus GEDE ABI YOGA Gede Abi Yoga Gede Vito Chanda P Gegel Purnomo Wicaksono Gere Yusuf Kelly Giri, Made Widiantara Gusti Ayu Gresia Angelica Hana Indi Tisyria Cipto Palupi Hanna Windyantini Hannah Izzati Hardiyono Hardiyono Hardiyono Hardiyono Hendrawan, Yucky Hendriansyah, Muhammad Hafizh Hesty Mustika Rachmah I Komang Adhi Arya Yudanta I Made Krisna Naradha I Putu Agus Aris Wijaya Kusuma I Putu Oktayana Idwar, Herizal Ima Arum Lestarini Jamaluddin, Indra P. Johan Danu Prasetya Jordhy Akbar KADEK DWIPA Kadek Dwipa Kadek Gede Dhiyo Bhargo Yasa Kadek Rachmawati Kadek Rio Risnanda Kadriyan, Hamsu Kartika Ishartadiati Keysha Amira Hanny Kumara Danta, I Made Kusuma, I Gusti Bagus Dharma lailatul jannah Latifunisa, Shabira Hasna Lilis Sulistyorini Lionesya Sukma Winata Lionesya Sukma Winata Lusiani Tjandra M. Raffli Naresca Pradana M. Rizky Cahyo M.Raffli Naresca Pradana Mahayutha, I Putu Bagus Yustitio MANDASARI DWI PERTIWI Mandasari Dwi Pertiwi Maria Juliati Kusumaningtyas Masfufatun Masnuna W., Diti Nabilah Mochammad Mirza Arif Pranata Mohammad Irgi Hamdani Mukarimatussa’ada, Alva Murtadlo, Ahmad AA. Musa, Susan H. Nadilah Amanda Naw, Sin W. Ni Kadek Niken Ayu Lestari Ni Luh Komang Ayu Hertina Sintara Ni Made Gita Gayatri Dharmayani Ni Made Shinta Putri Kesumantara Ni Putu Santhi Cahya Dewi Nike Salindri Niken Triyulianita S Niluh, Niluh Nofa, Ilham NOVA NOVITA Noveriera, Adinda Ayu Novia Restu Windayani Novia Restu Windayani, Novia Restu Noviana, Cahyani Nur Anggraini, Dian Eka Nur Khamidah Nur Khamidah Nurachmawati Meindah Sari Nurul Yaqin Nurwasilah Nurwasilah, Nurwasilah Nutdfah Nurmiftsa Obed Nelson Sanusi Permatasari, Kiswati Rozi Pinatih, Januartha Putra Prada Marwah Al Kamilah Pranaya, Randy Hadyan Prasetyaning Estu Pratiwi Putri Listia, Cory Artania Putu Ayu Aryanda Parawidnyaningsih Putu Oky Ari Tania Putut Laksminto Emanuel R. Azizah Rachmawati, Anisa Nur Rahadian Zainul Rahma, Salsabila Rani Nur Rafli Amalia Rayhanah Nadzifiah Rebezov, Maksim Reisner Reza Hesty Viona Rismawaty, Ika Ruby Riana Asparini Salsabila, Elsa Salsabila, Puteri Sandra Miladyna Satriyo Nugroho, Satriyo Sella Dela Hanna Putri Aziz Shita, Shita Siti Hadijah Sofyana, Nuril Maulidah Sri Lestari Utami Sri Masyeni, Dewa Ayu Putri Sucipto Sudharma, I Putu Bagus Arya Triesta Mystah Istyadzah Utami, Sri Lestari Viona Rindu Pristia Wahyuni Dyah Parmasari, Wahyuni Dyah Warini Ayu Safitri Wijaya, Putu Listya Ayu Wike Herawaty Yanuar Rizka Nuraida Yosephi, Valensa Yudistira, I Kadek Alam Yuniekawati, Yuyun Yusuf Badrus Zahida, Farah Zahrah Aswa Ananta Zulfan Febriawan Zulfan Febriawan Zulfi Zaskia Ramadhini