Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Hubungan Obesitas dengan Kejadian Diabetes Mellitus di Puskesmas Modopuro Kabupaten Mojokerto pada Bulan Januari-Maret 2024 Mahayutha, I Putu Bagus Yustitio; Al Husnah, Syahdah Iksiroh; Sofyana, Nuril Maulidah; Nur Anggraini, Dian Eka; Sahadewa, Sukma
Journal of Mandalika Literature Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jml.v5i3.3225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti prevalensi obesitas dan diabetes mellitus serta faktor-faktor terkait di Puskesmas Modopuro, Kabupaten Mojokerto, yang memiliki dampak signifikan pada kesejahteraan masyarakat. Diabetes mellitus disebabkan oleh kurangnya sekresi insulin atau resistensi insulin dan ditandai dengan hiperglikemia dan hiperlipidemia. Faktor risiko penyakit ini meliputi asam urat serum tingkat tinggi, pola tidur yang buruk, merokok, depresi, penyakit kardiovaskular, dislipidemia, hipertensi, penuaan, etnis, riwayat keluarga diabetes, ketidakaktifan fisik, dan obesitas. Namun, obesitas meningkatkan risiko terjadinya diabetes mellitus hingga 2,26 kali lebih, sehingga menjadi faktor risiko utama diabetes mellitus. Obesitas, ditandai oleh berat badan yang berlebih, menyebabkan resistensi insulin dengan mengurangi respons sel beta pankreas terhadap glukosa darah, meningkatkan resistensi insulin yang kemudian dapat memicu penyakit diabetes mellitus. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif observasional untuk mengumpulkan data dari bulan Januari hingga Maret 2024. Sampel penelitian terdiri dari 107 pasien di Poli Umum dan Poli Lansia. Analisis dilakukan dengan SPSS menggunakan uji chi-square (????????). Dari hasil uji statistik menunjukkan bahwa responden yang obesitas dan mengidap diabetes mellitus sebanyak 7 responden (35%), dan responden yang obesitas dan tidak mengidap diabetes mellitus sebanyak 13 responden (65%), responden yang tidak obesitas dan diabetes mellitus sebanyak 81 responden (93,1%), serta responden tidak obesitas dan tidak diabetes mellitus sebanyak 87 responden (81,3%). Mayoritas pasien berusia 40-60 tahun, dengan wanita lebih rentan terkena diabetes mellitus akibat perubahan hormon selama menopause. Temuan ini menegaskan pentingnya kesadaran akan masalah obesitas dan diabetes mellitus di tingkat lokal, dan mendukung perlunya intervensi pencegahan dan manajemen efektif terkait penyakit ini.
Hubungan Paritas dan Jarak Kehamilan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Purwosari Kabupaten Pasuruan Efendi, Wiyoga Agung; Sahadewa, Sukma; Tjandra, Lusiani
Journal of Mandalika Literature Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jml.v5i3.3362

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan global yang dapat meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas pada ibu dan bayi. Ibu hamil yang mengalami anemia memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami perdarahan saat melahirkan, yang dapat berujung pada kematian. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari hubungan antara paritas dan jarak kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trismester III di Puskesmas Purwosari Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan rancangan penelitian kuantitatif melalui pendekatan cross sectional study. Sampel adalah ibu hamil trimester III yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Purwosari Kabupaten Pasuruan sebanyak 86 sampel dengan variabel terikat yaitu anemia dan variabel bebas adalah paritas dan jarak kehamilan kemudian data di analisis dengan uji Chi-Square. Dari hasil penelitian didapatkan 40 orang ibu hamil yang mengalami anemia dengan paritas berisiko sebanyak 9 orang dan dengan jarak kehamilan berisiko sebanyak 12 orang, dari hasil uji chi square didapatkan p-value 0,012 atara paritas dengan kejadian anemia , dan p-value 0,013 antara jarak kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Purwosari Kabupaten Pasuruan. Terdapat hubungan antara kadar paritas dan jarak kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Purwosari Kabupaten Pasuruan.
Detection of Pseudomonas aeruginosa pus wound isolate using a polymerase chain reaction targeting 16S rRNA and gyrB genes: A case from Indonesia Jamaluddin, Indra P.; Musa, Susan H.; Ethica, Stalis N.; Ansori, Arif NM.; Yosephi, Valensa; Atmaja, Peter Y.; Murtadlo, Ahmad AA.; Sahadewa, Sukma; Durry, Fara D.; Rebezov, Maksim; Derkho, Marina; Naw, Sin W.; Zainul, Rahadian; Rachmawati, Kadek
Narra J Vol. 4 No. 2 (2024): August 2024
Publisher : Narra Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52225/narra.v4i2.774

Abstract

Infectious wounds on the skin surface are easily colonized by bacteria from pyogenic group that manifest as inflammation, such as Pseudomonas aeruginosa. P. aeruginosa is a Gram-negative bacterium and an opportunistic pathogen known for causing invasive state in critically ill and immunocompromised patients. The aim of this study was to detect the 16S rRNA and gyrB genes in P. aeruginosa using polymerase chain reaction (PCR) method. The sample in this study was pus isolate from a 5-year-old boy with leg wounds. The bacteria were isolated on brain heart infusion broth (BHIB) media and identified with molecular identification. Sequencing and BLAST analysis were carried out to determine the similarity of gene identity by comparing sample sequence with other isolate sequences on the Gene Bank. The results of molecular identification showed amplification DNA band of around 934 base pairs (bp) for 16S rRNA and 225 bp for gyrB gene. The BLAST program demonstrated that the sample had 99.89% similarity with P. aeruginosa strain XC4 (accession code ON795960.1) for the 16S rRNA gene. Meanwhile, the gyrB gene exhibited 99.10% similarity with the P. aeruginosa strain PSA-1.2 (accession code KP172300.1).
The Relationship between Leukocyte Counts and BMI Values in Patients with BTA-Positive Pulmonary Tuberculosis Sahadewa, Sukma; Durry, Fara Disa
Journal La Medihealtico Vol. 5 No. 1 (2024): Journal La Medihealtico
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamedihealtico.v5i1.1059

Abstract

Leukocytes are a component of white blood cells which play a role in helping the body fight various infectious diseases. Leukocytes are part of the immune system. While an increased number of leukocytes indicates an inflammatory process, in the case of tuberculosis, the entry of M. Tuberculosis in the body causes the number of leukocytes to increase as a response to the body's immunity. This prompted researchers to be interested in examining the relationship between the number of leukocytes and the BMI value in pulmonary TB sufferers with BTA positive at the Kutorejo Community Health Center, Mojokerto Regency. The population and sample in this study were all patients with pulmonary TB with positive BTA at the Kutorejo Community Health Center, with the number of samples taken from the total population of 25 respondents, this sampling used a total sampling technique. The independent variable used was TB sufferers with positive BTA while the dependent variables were leukocyte count and BMI value. To prove the existence of a relationship between these two variables, a statistical test was carried out using the Spearman correlation test. The results of the research show that there is no relationship between the number of leukocytes and the BMI value in pulmonary TB sufferers with BTA positive at the Kutorejo Community Health Center, Mojok-erto Regency. This is confirmed by the results of the Spearman correlation test analysis which obtained a sig value. = 0.199 (α < 0.05).
Hubungan Faktor Risiko Usia dan Jenis Kelamin Dengan Kejadian Hipertensi Pada Pasien Yang Berobat di Klinik Paradise Surabaya Bulan Oktober Tahun 2023 Salsabila, Elsa; Utami, Sri Lestari; Sahadewa, Sukma
Calvaria Medical Journal Vol 2 No 1 (2024): Edisi Juni 2024 (available online Juli 2024)
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM) of University of Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/cmj.v2i1.39

Abstract

One of the current health problems is hypertension, this involves an increase in blood pressure above normal. Blood pressure above 140/90 mmHg indicates that the systolic pressure when the heart pumps blood throughout the body is 140 mmHg and the diastolic pressure when the heart relaxes is 90 mmHg. This research uses a secondary data collection method for patients with hypertension seeking treatment at the Paradise Clinic in Surabaya in 2023, with a total sampling of 49 hypertensive patients. Data were analyzed using bivariate analysis tests, and then chi-square tests. The results of the research on age and hypertension obtained a P-value of 0.008, there was a relationship between the variables tested and based on gender and hypertension, the P-value of 0.075 was greater than 0.05, so there was no relationship. The research conclusion is that there is an influence of age risk factors on hypertension, and there are more men aged under 45 to 55 years than women and gender risk factors have no effect on the incidence of hypertension.  
The Relationship Between Maternal Education Level and Family Income on The Incidence of Stunting in Toddlers at The Madiun City Health Center Nurwasilah, Nurwasilah; Sahadewa, Sukma; Andiani, Andiani
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.25180

Abstract

Stunting is a condition that occurs in toddlers who experience growth failure due to chronic malnutrition based on a z-score (TB/U) value of less than -2 SD (Standard Deviation). Stunting can be caused by a low level of maternal knowledge. Family income is also a risk factor for stunting. The purpose of this study was to analyze the relationship between maternal education level and family income on the incidence of stunting in toddlers at the Madiun City Health Center. This study used an analytical observational method with a case control design. The population in this study was all mothers who had toddlers in Madiun City. Respondents in this study consisted of 34 people, obtained from questionnaires with the total sampling method. The results of Chi-Square analysis showed that there was no relationship between maternal education level (p = 0.290), no relationship between family income level (p = 0.628), maternal education level and family income level (p = 0.545) greater than p value = 0.05; showed that there was no relationship between maternal education level and family income level with the incidence of stunting in toddlers at the Madiun City Health Center. There is no relationship between maternal education level and family income with the incidence of stunting in toddlers at the Madiun City Health Center.
Peningkatan Pengetahuan Sumber Vitamin C Sebagai Imunitas Pada Penyuluhan Kader PKK Desa Prambanan, Kebomas Gresik Sukma Sahadewa; Ayly Soekanto; Emillia Devi Dwi Rianti; Hardiyono Hardiyono; Putut Laksminto Emanuel; Putu Oky Ari Tania; Erny Erny; Agusniar Furkani Setiyawati; Fuad Ama
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistim Imunitas tubuh dapat ditingkatkan dengan salah satu cara memberikan makanan berupa vitamin dan makanan yang mengandung bahan flavonoid dimana menghambat histamin yang dilepaskan dengan menjaga kestabilan pembungkus sel lipid. Vitamin c yang masuk dalam plasma dapat berfungsi membuang radikal bebas kuat dan, melindungi sel dari zat oksidatif ROS(reactive oxygen species) dengan memperbaiki kondisi tubuh..Tujuan pengabdian masyarakat untuk memberikan Pengetahuan sumber Vitamin C sebagai Imunitas pada Kader PKK Desa Prambangan Kebomas Gresik. Sebanyak 26 orang yang ikut dalam pengabdian masyarakat ini, sebelum penyuluhan masih belum mengerti tentang kandungan vitamin c dan sesudah penyuluhan menjadi paham dan bertambah peningkatan pengetahuann kader Ibu PKK tentang vitamin c yang mengalami kenaikan dari 88,78 % menjadi 97,85%. Kenaikan prosentase tersebut diperoleh dari perbandingan hasil pre test dan post test yang diberikan pada kader PKK. Sehingga dapat disimpulkan Kader PKK Desa Prambanan Kebomas Gresik menjadi bertambah peningkatan Pengetahuannya tentang vitamin c yang mudah didapat pada buah buahan seperti kesemek, jeruk keprok, terong belanda yang bermanfaat untuk meningkatkan sistim imunitas.
Hubungan Indeks Massa Tubuh (Imt) Sebagai Faktor Resiko Kejadian Tuberkulosis (Tb) Paru Di Puskesmas Modopuro Tahun 2024 Dikry Sada Amaltullah; I Putu Oktayana; Dilla Dayana Putri; Sukma Sahadewa
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Laporan World Health Organization (WHO), sebanyak 10,4 juta orang menderita Tuberkulosis, dengan 1,8 juta kematian. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa IMT kurang dikaitkan dengan kejadian dan intensitas TB. Penderita tuberkulosis paru dengan IMT kurang tanpa DM menderita TB 2,21 kali lipat, penderita IMT kurus dengan DM menunjukkan peningkatan risiko TB 3,24 kali lipat, dan penderita IMT yang lebih kurus dikaitkan dengan risiko yang lebih besar untuk MDR-TB (isoniazid).  Tujuan: Untuk mengetahui apakah indeks massa tubuh (IMT) merupakan faktor risiko kejadian Tuberkulosis (TB) paru pada tahun 2024 di wilayah kerja Puskesmas Modopuro. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan penelitian case-control. Sampel penelitian adalah pasien Puskesmas Modopuro dengan usia > 18 tahun pada masa kunjungan Maret-April 2024. Kelompok kontrol yaitu pasien yang tidak terdiagnosis TB Paru sejumlah 15 orang, dan kelompok kasus adalah pasien dengan diagnosis TB Paru sebanyak 15 orang.. Hasil: Dari hasil analisis yang dilakukan oleh peneliti, diketahui bahwa dengan uji Chi Square diperoleh nilai p sebesar < 0,001 (nilai p < α 0,05) dengan nilai OR 38,5. Maka didapatkan kesimpulan IMT berpengaruh secara signifikan terhadap kejadian TB paru, dimana pasien dengan IMT kurang 38,5 kali lebih tinggi mengalami risiko terdiagnosis TB paru dibandingkan yang gizi cukup. Kesimpulan: Indeks Massa Tubuh merupakan faktor risiko kejadian TB paru. Status gizi kurang (IMT <18,5 kg/m2) memiliki risiko 38,5 kali lebih tinggi mengalami TB paru dibandingkan status gizi cukup (IMT ≥ 18,5 kg/m2).
Gambaran Status Gizi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya 2024 Sukma Sahadewa; Achmad Luqmanul Hakim; Rayhanah Nadzifiah; Adjen Falah Muhammad; Keysha Amira Hanny; Ni Made Shinta Putri Kesumantara; Hannah Izzati; M. Rizky Cahyo; Ni Luh Komang Ayu Hertina Sintara; Zulfi Zaskia Ramadhini; Mohammad Irgi Hamdani
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan dan status gizi mahasiswa merupakan hal yang penting untuk diperhatikan, terutama bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran yang memiliki beban akademik yang berat. Pemeriksaan status gizi pada mahasiswa juga menjadi penting mengingat adanya tren kesehatan global terkait masalah gizi seperti gizi tidak seimbang, kelebihan berat badan, dan obesitas. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran status gizi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya tahun 2024. Metode: Studi cross-sectional dilakukan pada 89 mahasiswa dengan pengumpulan data melalui pengukuran antropometri dan wawancara. Hasil penelitian: Sebagian besar mahasiswa sebesar 55% memiliki status gizi normal. Sebanyak  30,3% memiliki status gizi overweight, dan 14,6% memiliki status gizi kurang/ underweight. Faktor yang memengaruhi status gizi mahasiswa antara lain pola makan, jenis makanan, aktivitas fisik, dan stres akademik. Kesimpulan: Diperlukan upaya promotif dan preventif untuk mempertahankan status gizi mahasiswa yang optimal demi mendukung prestasi akademik.
Aktivitas Fisik pada Balita Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Anyar Surabaya Emilia Devi Dwi Rianti; Wahyuni Dyah Parmasari; Sukma Sahadewa
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan kondisi dari malnutrisi yang berhubungan dengan kepadatan tulang, aktivitas fisik pada anak. Salah satu faktor untuk menjadikan  perhatian pada anak yaitu aktivitas. Karena dengan aktivitas dengan  melakukan gerakan tubuh serta kerja otot – otot tubuh merupakan kerja motoric kasar. Motorik kasar merupakan salah satu dari perkembangan anak. Tujuan: pengabdian masyarakat yaitu, mengetahui aktivitas fisik pada balita stanting di wilayah kerja puskesmas Gunung Anyar Surabaya. Metode: menggunakan yang digunakan adalah memberikan edukasi tentang stunting dan pemberian kuesioner tentang aktivitas. Hasil: aktivitas balita dengan melakukan lompat tali diperoleh data tertinggi 42 % dengan tidak melakukan aktivitas lompat tali, dan melakukan aktivitas 1-2 kali sebesar 18 %. Aktivitas melakukan berlari dalam 7 kali atau lebih sebesar 47 % dan aktivitas bersepeda yang tidak bersepeda 23 %, melakukan bersepeda 7 kali atau lebih 23 %. Kesimpulan: Aktivitas balita di wilayah kerja puskesmas Gunung Anyar lebih banyak berlari dengan 47 %  (8 balita) dan berlari dapat membantu memperbaiki kualitas otot untuk bergerak.  
Co-Authors Achmad Luqmanul Hakim Adjen Falah Muhammad Agusniar Furkani Listyani Agusniar Furkani Setiyawati Al Husnah, Syahdah Iksiroh Andiani Andiani Andiani, Andiani Andra Agnez Al Aska Angelica, Gusti Ayu Gresia Angga Putra Surya Rahmadhani Anggaresta, Dewa Putu Kresna Ansori, Arif NM. Aqliyah, Fithratil Artha Putri, Awanda Dias Rizkia Atik Sri Wulandari Atmaja, Peter Y. Aulia Putri, Desmatika Ayly Soekanto Bayu Prakoso, Bayu Choiro, Anis Nurun Derkho, Marina Devi Dwi Rianti, Emilia Dharmayani, Ni Made Gita Gayatri Diana Diana Dikry Sada Amaltullah Dilla Dayana Putri Dorta Simamora Durry , Fara Disa Durry, Fara D. Dwi Rianti, Emillia Devi Dwiari, Ni Made Mawar Edwin Edwin Efendi, Wiyoga Agung Eka Wulandari Emanuel, Endrayana Putut Laksminto Emilia Devi Dwi Rianti Emillia Devi Dwi Rianti, Emillia Devi Dwi Erny Erny Erny Erny Ethica, Stalis N. Eufemia, Eufemia Fara Disa Durry Fuad Ama Gandhi I., I Gusti Agung Bagus GEDE ABI YOGA Gede Abi Yoga Giri, Made Widiantara Hannah Izzati Hardiyono Hardiyono Hardiyono Hardiyono Hendrawan, Yucky Herawaty, Wike I Putu Agus Aris Wijaya Kusuma I Putu Oktayana Ima Arum Lestarini Jamaluddin, Indra P. KADEK DWIPA Kadek Dwipa Kadek Rachmawati Kadriyan, Hamsu Kartika Ishartadiati Keysha Amira Hanny Kumara Danta, I Made Latifunisa, Shabira Hasna Lilis Sulistyorini Listyawati, Agusniar Furkani Lusiani Tjandra M. Rizky Cahyo Mahayutha, I Putu Bagus Yustitio MANDASARI DWI PERTIWI Mandasari Dwi Pertiwi Masnuna W., Diti Nabilah Mohammad Irgi Hamdani Murtadlo, Ahmad AA. Musa, Susan H. Naw, Sin W. Ni Luh Komang Ayu Hertina Sintara Ni Made Shinta Putri Kesumantara Nike Salindri Niluh, Niluh Nofa, Ilham NOVA NOVITA Noveriera, Adinda Ayu Novia Restu Windayani, Novia Restu Noviana, Cahyani Nur Anggraini, Dian Eka Nur Khamidah Nur Khamidah Nurachmawati Meindah Sari Nurul Yaqin Nurwasilah, Nurwasilah Palupi, Hana Indi Tisyria Cipto Permatasari, Kiswati Rozi Pinatih, Januartha Putra Pranaya, Randy Hadyan Prasetya, Johan Danu Putri Listia, Cory Artania Putu Oky Ari Tania Putut Laksminto Emanuel R. Azizah Rachmawati, Anisa Nur Rahadian Zainul Rahma, Salsabila Rayhanah Nadzifiah Rebezov, Maksim Rismawaty, Ika Ruby Riana Asparini Safitri, Warini Ayu Salsabila, Elsa Salsabila, Puteri Sandra Miladyna Sanusi, Obed Nelson Shita, Shita Siti Hadijah Sofyana, Nuril Maulidah Sri Lestari Utami Sri Masyeni, Dewa Ayu Putri Utami, Sri Lestari Wahyuni Dyah Parmasari, Wahyuni Dyah Wike Herawaty Winata, Lionesya Sukma Windyantini, Hanna Yosephi, Valensa Yudistira, I Kadek Alam Yuniekawati, Yuyun Zahida, Farah Zulfan Febriawan Zulfi Zaskia Ramadhini