Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Sertifikasi Guru dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Indonesia Diva, Anisa Muthia; Al Fitria, Aisyah Ananda; Rachmawati, Raden Ayu Tia; Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol. 20 No. 1 (2025): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pedagogik.v20i1.9671

Abstract

Meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pendidik untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Program ini menekankan pada penguasaan empat kompetensi utama, yaitu pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Melalui sertifikasi, guru diharapkan dapat meningkatkan efektivitas proses pembelajaran, menciptakan inovasi dalam metode pengajaran, dan memberikan kontribusi positif terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi literatur yang menganalisis berbagai sumber terkait efektivitas sertifikasi guru dalam dunia pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, kesejahteraan guru, dan motivasi kerja. Siswa yang diajar oleh guru bersertifikat cenderung memiliki prestasi akademik yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajar oleh guru yang belum bersertifikat. Namun, masih terdapat berbagai tantangan dalam pelaksanaan sertifikasi, seperti kurangnya pelatihan lanjutan, distribusi sertifikasi yang belum merata, dan kesenjangan antara teori yang diajarkan dalam sertifikasi dengan praktik nyata di kelas. Oleh karena itu, evaluasi dan perbaikan sistem sertifikasi guru diperlukan agar dapat berjalan lebih efektif dan merata di seluruh Indonesia. Dengan mengoptimalkan program sertifikasi, diharapkan dapat tercipta lebih banyak pendidik yang profesional dan berkualitas, sehingga dapat membawa kemajuan bagi sistem pendidikan nasional.
Internalization of Religious Moderation Values through Hidden Curriculum at Pondok Pesantren Modern Al-Fahd Jakabaring Palembang Amin, Khoirul; Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah; Fauzi, Muhammad
FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol. 13 No. 1 (2024): FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jf.v13i01.7460

Abstract

This research will describe the indirect process in which the values of religious moderation are not explicitly taught to the Santri through the norms, habits, and culture observed and lived in the pesantren environment. This research uses a qualitative approach. Data collection in this study was carried out through observation, interviews, and documentation. Data analysis in this study uses data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the values of religious moderation internalized in pesantren through the Hidden Curriculum, such as tolerance, peace, interfaith cooperation, and a moderate attitude in addressing differences in religious beliefs, are reflected in daily life in pesantren. The hidden curriculum includes all aspects of teaching and learning that are not explicitly listed in the formal curriculum but still significantly impact the formation of student characters, attitudes, and values. In religious moderation, this refers to internalizing values that create a moderate, tolerant, and open attitude toward religious differences. The Hidden Curriculum is an alternative model for internalizing the Merdeka curriculum, which is more flexible in instilling Curriculum values.
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR SISWA DI ERA KURIKULUM MERDEKA Oktayani, Eka; Andriani, Putri; Ikhsan, M Firman Al; Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i1.4750

Abstract

Student learning motivation is a crucial factor in achieving quality educational outcomes. The implementation of the Independent Curriculum, which emphasizes flexibility, student-centered learning, and holistic competency development, is expected to bring significant changes to learning motivation. Although it aims to increase interest and intrinsic motivation through the freedom to choose materials, methods, and evaluations, this transition also presents challenges that can affect student motivation in various ways. This article, based on a comprehensive literature review, aims to deeply analyze the dynamics of student learning motivation in the Independent Curriculum era. This study covers the basic concepts of learning motivation (definition, function, principles, improvement strategies) and examines the important role of teachers and the implementation approach of the Independent Curriculum—such as personalization, the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5), personal approach, and active learning—in fostering motivation. It is hoped that this article will provide significant understanding and practical implications to support improving the quality of education in Indonesia by strengthening student learning motivation within the framework of this new curriculum. ABSTRAKMotivasi belajar siswa merupakan faktor krusial dalam mencapai hasil pendidikan berkualitas. Implementasi Kurikulum Merdeka, yang menekankan fleksibilitas, pembelajaran berpusat pada siswa, dan pengembangan kompetensi holistik, diharapkan membawa perubahan signifikan terhadap motivasi belajar. Meskipun bertujuan meningkatkan minat dan motivasi intrinsik melalui kebebasan memilih materi, metode, dan evaluasi, transisi ini juga menghadirkan tantangan yang dapat memengaruhi motivasi siswa secara beragam. Artikel ini, berdasarkan kajian literatur komprehensif, bertujuan menganalisis secara mendalam dinamika motivasi belajar siswa di era Kurikulum Merdeka. Kajian ini mencakup konsep-konsep dasar motivasi belajar (definisi, fungsi, prinsip, strategi peningkatan) serta mengkaji peran penting guru dan pendekatan implementasi Kurikulum Merdeka—seperti personalisasi, Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), pendekatan personal, dan active learning—dalam menumbuhkan motivasi. Diharapkan artikel ini memberikan pemahaman signifikan dan implikasi praktis untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia melalui penguatan motivasi belajar siswa dalam kerangka kurikulum baru ini.
Pengaruh Metode Beyond Center and Circle Time (BCCT) terhadap Kemampuan Menghafal Huruf Hijaiyah di MIN 1 Muara Enim Salsabilah, Ghina Inayah; Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah; Prihatin, Nyimas Yunierti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30500

Abstract

Penguasaan huruf hijaiyah merupakan fondasi penting dalam belajar membaca Al-Qur'an di tingkat dasar. Kendala seperti kurangnya motivasi, metode pembelajaran konvensional, dan media menarik yang terbatas menyebabkan rendahnya kemampuan menghafal siswa. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas metode Beyond Center and Circle Time (BCCT) dalam meningkatkan kemampuan menghafal huruf hijaiyah siswa kelas I di MIN 1 Muara Enim. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental One Group Pretest-Posttest. Populasi adalah seluruh siswa kelas I, dengan sampel 32 siswa yang dipilih secara purposif. Instrumen utama berupa tes kemampuan menghafal huruf hijaiyah yang diberikan sebelum dan setelah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan (paired t-test). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dari skor rata-rata sebelum (58,59) menjadi sesudah (84,41) penerapan metode BCCT (p < 0,05). Kesimpulan, metode BCCT efektif meningkatkan kemampuan menghafal huruf hijaiyah siswa. Penelitian ini merekomendasikan penerapan metode ini secara luas dalam pembelajaran dasar Al-Qur'an.
Analisis Kebijakan Pengembangan Kompetensi Pedagogik Guru di Era Digital Mawarni, Della; Amanda, Alya; Agustin, Anisa; Salvana, Virgin; Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 10, No 1 (2025): February 2025, Disaster and Disease in History
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v10i1.33996

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah peran guru sebagai fasilitator pembelajaran, menuntut penguasaan kompetensi pedagogik berbasis teknologi. Model Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) menekankan pentingnya integrasi antara teknologi, pedagogik, dan konten dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Pemerintah Indonesia telah menerapkan berbagai kebijakan, seperti Program Guru Penggerak dan Pendidikan Profesi Guru (PPG), untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam menghadapi tantangan era digital. Namun, masih terdapat hambatan dalam implementasi kebijakan ini, seperti keterbatasan akses terhadap teknologi dan kurangnya pelatihan yang merata bagi guru di daerah terpencil. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan analisis isi terhadap berbagai dokumen kebijakan pendidikan, jurnal ilmiah, dan laporan penelitian yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengembangan kompetensi pedagogik guru berbasis digital telah memberikan dampak positif terhadap keterampilan guru dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Namun, terdapat tantangan dalam penerapannya, termasuk kesenjangan digital, rendahnya kesiapan guru, dan kurangnya dukungan institusional. Untuk meningkatkan efektivitas kebijakan, diperlukan strategi seperti pemerataan akses pelatihan digital, pendampingan teknis bagi guru, pemberian insentif, serta integrasi kebijakan dalam kurikulum sekolah. Selain itu, evaluasi kebijakan secara berkala diperlukan agar dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan. Dengan pendekatan yang lebih komprehensif, kebijakan pengembangan kompetensi pedagogik guru di era digital dapat lebih optimal dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Indonesia.
Diskursus Modernisme dalam Pendidikan Islam Perspektif Filsafat Nilai Mahyudin, Edy; Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah; Sirozi, M.; Hasan, Muflikhul
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 6 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i6.4365

Abstract

This study aims to analyze the Discourse of Modernism in Islamic Education from the Perspective of the Philosophy of Values. The type of research used is library research, which involves analyzing various conceptual information and data, both qualitative and quantitative, derived from previous scholarly articles. The data analysis techniques in this library research include data reduction, categorization, thematic synthesis, interpretation, and theoretical conclusion drawing. Based on the findings and discussion, the discourse of modernism in Islamic education from the perspective of the philosophy of values emphasizes the importance of harmonizing Islamic teachings with the development of modern science and technology in a selective manner. Modernism is not understood as blind acceptance of new ideas, but as a filtering process to ensure alignment with Islamic principles. Islamic education is required to integrate religious and general knowledge in order to produce a generation that is both Islamic in character and globally competitive. Value-related challenges arise from spiritual crises, materialism, and the negative impacts of technology. Therefore, the philosophy of values serves as a reconstructive approach to balance knowledge, faith, morality, and social responsibility in order to form insan kamil with an authentic Islamic identity.
Konsep Ilmu dan Akhlak dalam Pemikiran Ibnu Sina dan Ibnu Khaldun: Kontribusi bagi Pendidikan Islam Hasan, Muflikhul; Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah; Sirozi, M.; Mahyudin, Edy
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 6 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i6.4382

Abstract

This study aims to analyze the concepts of knowledge (‘ilm) and morality (akhlaq) in the thoughts of Ibn Sina and Ibn Khaldun, viewed from the aspect of their contribution to Islamic education. This research is a literature review, analyzing various conceptual information and both qualitative and quantitative data obtained from previous scholarly articles. The databases used to collect articles for this literature study include Google Scholar, DOAJ, ResearchGate, and ScienceDirect, which provide reliable and up-to-date academic sources. The data were analyzed using content analysis, by examining themes, concepts, and theoretical relevance to produce a comprehensive synthesis in accordance with the research focus. The findings and discussion reveal that the concepts of knowledge, ethics, and methods of contemporary Islamic education are greatly influenced by the works of Ibn Khaldun and Ibn Sina. Both rejected the notion of knowledge as merely technical, emphasizing instead its role in guiding humans toward truth, happiness, and morality. Ibn Khaldun highlighted knowledge as a cultural product and a tool for building civilization, with ethics rooted in social interaction. Conversely, Ibn Sina stressed the integration of reason and faith, gradual education, and the teacher as a moral role model. Their ideas are significant as they contribute to shaping the insan kamil a complete human being capable of competing globally while addressing the challenges of globalization through the integration of knowledge, faith, and ethics
Implementasi Kurikulum Merdeka untuk Meningkatkan Profil Pelajar Pancasila di SDN 176 Palembang Salsabila, Intan Devira; Julianti, Evi; Sholehah, Siti; Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan Kurikulum Merdeka dalam pembentukan Profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas V SDN 176 Palembang tahun ajaran 2024/2025. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek 31 siswa, guru kelas, kepala sekolah, serta wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka telah diterapkan dengan cukup baik, ditandai dengan berkembangnya nilai gotong royong, kemampuan bernalar kritis, keimanan, dan akhlak mulia. Mayoritas siswa merasa lebih termotivasi, lebih mandiri, serta menilai pembelajaran lebih menyenangkan dan mendorong kerja sama. Kegiatan berbasis proyek melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila juga terbukti meningkatkan keterlibatan, kolaborasi, dan kreativitas siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka berpengaruh positif terhadap penguatan Profil Pelajar Pancasila di sekolah dasar, meskipun masih terdapat kendala teknis yang memerlukan solusi lebih lanjut.
The Problem of Implementing HOTS Based Learning in Islamic Education at SDN 156 Palembang Firjilia, Natasya Putri; Andrian, Septi; Fadillah, Zakiyatul; Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah
The Future of Education Journal Vol 4 No 8 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i8.1014

Abstract

The findings indicate that the application of HOTS in Islamic Religious Education at SDN 156 Palembang is influenced by the level of preparedness of the school, teachers, students, and parents, as well as various challenges encountered during the learning process HOTS in PAI still encounters several obstacles. Teachers find it difficult to develop lesson plans and evaluation instruments that integrate HOTS principles, students require more time to adapt from memorization-based learning to analytical and evaluative tasks, and parents express varying levels of support, with some struggling to assist their children due to limited understanding of HOTS. Although the school provides adequate facilities, their use has not been maximized in supporting interactive and critical learning activities. The findings highlight that successful HOTS implementation requires comprehensive strategies, including continuous teacher training, optimization of available learning media, and stronger collaboration between schools and parents. This study concludes that HOTS implementation in PAI at SDN 156 Palembang is at an early stage, showing both challenges and opportunities. The study is limited to one school, thus broader generalizations should be approached cautiously. Further research across different school contexts is recommended to enrich understanding and strategies for effective HOTS integration in Islamic education.
Problematika Kompetensi Guru dalam Menghadapi Tuntutan Pendidikan Abad-21 Era Disrupsi Pibina, Rahma; Qumairah, Agna; Aulia, Amel; Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 1 Februari 2025
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i1.725

Abstract

The rapid advancement of technology and information in the 21st century has caused major changes in many aspects of life, including the world of education. During this period of disability, transformative innovation requires agile and effective adaptation from all elements of the education system, especially teachers. As the foreground of education, teachers play a vital role in preparing young people to face the challenges and use the possibilities of the disability era. He not only learns teaching materials, he also has the ability to meet the requirements of the 21st century. These 21st century abilities include the ability to critically, creatively, collaboratively, communicatively and critically consider digital capabilities. These abilities are essential for students to adapt to rapid changes, innovate and contribute productively to the global society.  This study seeks to analyze teacher disability in the development of skills related to the requirements of the 21st century in the age of disability. The knowledge from this study is expected to contribute significantly to the development of teacher professionalism, improving the quality of education, and preparing young people who are competitive and competitive on the global stage. It is also expected that this study will include comprehensive and applicable recommendations for stakeholders in the field of education, including the government, educational institutions, and professional organizations, to develop effective and relevant guidelines and programs for professional development for teachers with 21st century needs. To achieve this goal, this study uses a qualitative approach in the literature research method. Literature research is an effort to find research data or information by reading scientific journals, reference works, and published materials available in the library. Data collected from various sources are analyzed using the distance model and Hooverman, including data reduction, data presentation, and drawing conclusions. This study focuses on the analysis of articles, papers, and journals that specifically discuss the challenges of shaping the 21st century in the era of disability, where the subject of teacher competence is experiencing disability. The findings of this study say that educators have a deeper understanding of the challenges of adapting to the dynamics of change in the world of education when adapting. It is also expected that this study will be able to achieve teacher professional development and improve the quality of education in Indonesia.
Co-Authors Abdullah Idi Ade Akhmad Saputra Adi Fernando, Derri Adinata, Dwiraja Afriansyah, Syafran Agustin, Anisa Ahaddiah, Riyani Aisyah, Siti Ayu Al Fitria, Aisyah Ananda Al-Qadar, Laila Alfarizi, M. Nauval Alghifari, Ahmad Zaki Alimron, Alimron Alya Salsabila binti Ismail, Nur Amanda, Alya Amelina, Naila Amin, Khoirul Andrian, Septi Anggara, Esva Anggraini, Wulan Ansori, Muhammad Rizal Apriliana, Fauziah Rahma Ardiwansyah, Bayu Arnensi, Arnensi Astuti, Vivia Athirah, Fannia Aulia, Amel Aulia, Gita Nur Awaliyah, Nururrahmah Azizul Hakim Cahyani Lintang, Hatimi DADANG DADANG Dewi Nurjanah Dhafin, Muhammad Diva, Anisa Muthia Elhefni Elhefni Ermis Suryana Fadillah, Zakiyatul Fatrin, Juan Muliawan Fauzi , Muhammad Firjilia, Natasya Putri Firmansyah Firmansyah Firnawinda, Firnawinda Furmaisuri, Ria Giyandita, Fatimah Siti Hadi Holib, Habibie Haidar, Musthafa Hamidah . Hasan, Muflikhul Herlica Agustina Ihsan, Muhammad Aqil Ikhsan, M Firman Al Ikra Negara, Amanda Indah Wigati Indradewa, Rhian Istihsan, Muhammad Fadhil Julianti, Evi Kasinyo Harto Khadavi Alzafani, Rahmad Khairunnisa, Kania Ulli Khotima, Husnul Lestarika, Lestarika Lewis, Azizul Mahdha M. Yogi Riyantama Isjoni Maharani, Tyara Mahyudin, Edy Maria Maria Marliat, Marliat Maryamah Maryamah Mawarni, Della Meriyanti, Meriyanti Mirzuandi, Ahmad Mochammad Imron Awalludin Muchtar, Aflatun Muh. Mawangir, Muh. Muhaemin Muhaemin Muhamad Faizul Amirudin Muhamad Fauzi Muhammad Fauzi Muhammad Isnaini Muhammad Luthfi Mulyadi Eko Purnomo, Mulyadi Eko Munir , Munir Mustopa Mustopa Muzakkir, Evan Sahibul N. Nazaruddin Nashihin, Indat Novalia, Jelita Nur Amalia Oktayani, Eka Pibina, Rahma Prastika, Imel Pratama, M Arifin Prihatin, Nyimas Yunierti Puspita Sari, Khovifah Putri Andriani Putry, Ani Muliya Qumairah, Agna Rachmawati, Raden Ayu Tia Saka, Agum Salsabila, Ainun Al a‘la SALSABILA, ANNISA Salsabila, Intan Devira Salsabilah, Ghina Inayah Salvana, Virgin sari, Mutia Sari, Syipa Nopita Sartika Sartika Satria Abadi Shania, Shania Sirozi, M. Siswahyudianto SITI SHOLEHAH, SITI Sustiana, Merlia Sya'adah, Fatihatus Syarif Zain, Zaki Faddad Tanjung, Akbar Tegar, Muhamat Triani, Nofi Tutut Handayani Ulhaq, Daffa Utami, Fahra Valentina, Nabila Vicky Chandra Wigati , Indah Wulandari, Khisstia Yolanda, Kenta Yulianda, Masnun