Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pengumpulan Data Menggunakan Platform KoboToolbox Pada Mahasiswa Administrasi Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Dan Kesehatan Fitri, A. Ulfiana; Handayani, Meliana; Kas, Sri Rezkiani; Samsiana, Samsiana; Haeril, Haeril
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 6, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i1.22813

Abstract

Digital data collection skills have become essential for students in the field of health administration. KoboToolbox is an open-source platform that offers ease in creating survey forms as well as collecting and managing data, both online and offline. This community service activity aimed to introduce and train students from the Health Administration program of the Faculty of Sports and Health Sciences in the use of KoboToolbox. The methods used included theoretical socialization, direct platform demonstration, independent practice by participants, and evaluation of understanding through pre-test and post-test assessments. This activity was enthusiastically attended by 254 students. Evaluation results showed an increase in the average score from 45.0 in the pre-test to 83.6 in the post-test, reflecting a 38.6-point improvement. This improvement indicates the effectiveness of the socialization and hands-on practice approach in enhancing participants' digital literacy, particularly in the context of health data collection. Challenges encountered included internet connectivity issues and initial adaptation to the platform interface, which were overcome through intensive guidance. It is expected that the skills gained from this activity can be applied in academic work, research, and field practices in the future, and serve as a crucial asset to support technology-based health information systems.
PERSPEKTIF PRILAKU POLA HIDUP SEHAT DAN AKTIVITAS FISIK LANJUT USIA DILIHAT DARI KONTEKS SOSIOKULTURAL Haeril, Haeril
Journal of Sport Science And Physical Education (JOSEPHA) Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi STKIP Pamane Talino

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38114/josepha.v6i1.453

Abstract

The growing number of elderly population in Indonesia demands attention to their quality of life, especially in terms of healthy lifestyle and physical activity. This study aims to explore the elderly's perspective on healthy lifestyle and physical activity behaviors from a socio-cultural context. Using a qualitative approach with a phenomenological study method, data were collected through in-depth interviews and observations of 12 elderly people from two different cultural communities (coastal village and mountain village). The results showed that the elderly's perception of health tends to be passive and influenced by cultural values and past life experiences. Physical activities carried out are more socially and spiritually meaningful, such as mutual cooperation and attending religious studies, compared to formal sports such as elderly gymnastics which are considered culturally foreign. In addition, the role of family and social environment has a significant influence on the behavior of the elderly in maintaining diet and health. These findings emphasize the importance of a health promotion approach that is sensitive to local cultural and social contexts, as well as the need to involve families and communities in elderly health interventions.
Analysis Of Students' Orthodox Style Shot Putting Ability In Makassar National Junior High School Ikadarny; Akbar Yusuf; Haeril; Aprial M, Benny
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 5 No 2 (2025): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v5i2.3955

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah kemampuan melakukan tolak peluru gaya ortodoks pada siswa SMP Nasinal Makassar belum dapat teridentifikasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui kemampuan tolak peluru gaya ortodoks siswa SMP Nasional Makassar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Metode penelitian survei dengan teknik tes keterampilan dan pengukuran. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Nasional Makassar sejumlah 30 siswa. Analisis data statistik deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan tolak peluru gaya ortodoks siswa SMP Nasional Makassar dengan kategori tinggi sebanyak 12 orang (37%), kategori sedang sebanyak 12 siswa (40%), kategori rendah sebanyak 2 siswa (7%) dan kategori sangat rendah sebanyak 4 siswa (13%)
The impact of physical activity on obesity prevention in children aged 13-15 years based on narrative literature review Haeril
Citius : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2025): CITIUS : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
Publisher : Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/citius.v5i1.4423

Abstract

Obesity is an increasing public health problem, including in children aged 13-15 years. The increasing prevalence of obesity is influenced by lifestyle changes, fast food consumption, and low physical activity due to the use of gadgets or smartphones and sedentary lifestyles. Childhood obesity can continue into adulthood and increase the risk of degenerative diseases in later life. The purpose of this study is specifically to determine the impact of physical activity on preventing obesity in children, while specifically aiming to provide an overview of the factors that cause obesity in children. The method used in this study uses the NLR (Narrative Literature Review) approach. Literature searches were conducted through several databases such as PubMed, Google Scholar, and ScienceDirect. The number of articles used as secondary data was 10 scientific articles in both national and international reputable scientific journals with a time limit of publishing articles in the last 10 years to keep looking for novelty. Keyword limitations used in the search include physical activity, obesity prevention, children aged 13-15 years, and adolescents. Based on the results of the study, it was found that physical activity has an impact on preventing childhood obesity and there are several factors that can reduce physical activity in children, namely individuals, families, the environment, facilities and infrastructure, and the influence of technology. Increasing physical activity should be a priority in childhood obesity prevention strategies. The conclusion of this study is that efforts to prevent childhood obesity need to involve a multidimensional approach. Not only maintaining the child's diet but including physical activity in the school environment, family, and community. Physical activity plays an important role in preventing obesity in children aged 13-15 years.
Peran Mahasiswa FIKK UNM Dalam Pemberdayaan Komunitas Melalui Media Promosi Kesehatan Reproduksi Amin, Andi Nurzakiah; Azniah, Azniah; Haeril, Haeril; Rahman, Abdul; Mappanyukki, Andi Atssam
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v5i1.19148

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan aspek kesehatan yang penting dalam mempengaruhi kesejahteraan fisik, mental dan sosial seseorang. Media promosi kesehatan yang dikembangkan berfokus pada penyebaran informasi yang akurat dan mudah dipahami mengenai kesehatan reproduksi, dengan pendekatan yang interaktif dan berbasis teknologi. Video yang dikembangkan oleh masing-masing mahasiswa memiliki topik dan tema yang saat ini menjadi isu terkait kesehatan reproduksi dengan tagline yang disesuaikan agar informasi tersebut menjadi menarik. Media promosi yang dibuat dalam bentuk video kemudian disebr melalui media sosial dan media massa sehingga mudah diakses oleh khalayak khususnya komunitas yang resisten. Kesimpulannya adalah pengembangan media promosi kesehatan reproduksi ini berhasil secara efektif dalam meningkatkan pastisipasi mahasiswa dalam pemberdayaan komunitas, serta memberikan konstribusi positif terhadap peningkatan kesehatan reproduksi dikalangan masyarakat.
PkM Sosialisasi Sinyal Wasit Berbasis Adobe Flash dalam Mengedukasi Tim Futsal SMPN 1 Polewali Sutriawan, Agus; Irvan, Irvan; Akkase, Afandi; Haeril, Haeril; Syarifudin, Muhammad Akbar
Laksana Olahraga Vol. 1 No. 02 (2023): Volume 1 Nomor 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/laksanaolahraga.v1i02.51342

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu untuk memberikan pemahaman kepada tim futsal SMPN 1 Polewali mengenai sinyal wasit berbasis adobe flash. Metode yang digunakan yaitu dengan cara pelatihan dan sosialisasi dengan mengadakan sosialisasi sinyal wasit berbasis adobe flash, Peserta dapat menerima materi dengan bersemangat dan kemauan yang besar sehingga materi dapat diserap oleh seluruh peserta dengan baik sehingga Hal ini juga memberikan dampak pada peningkatan kapasistas siswa SMPN 1 Polewali dalam pertandingan futsal.
Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Bonto Kio Sebagai Kader Penggerak Desa Berbasis Kebudayaan Lokal Dalam Upaya Penurunan Stunting Haeril, Haeril; Handayani, Meliana; Rachman, Irwandi; Fitri, A. Ulfiana; Rifqi, Ainun Nida
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 6, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i3.24960

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Bonto Kio sebagai aktivis desa dalam upaya mengurangi angka stunting melalui pendekatan berbasis budaya lokal. Masalah yang dihadapi oleh mitra adalah peningkatan kasus stunting dari 13 menjadi 18 dalam setahun terakhir, yang dipicu oleh pola asuh yang tidak tepat, gizi buruk, sanitasi yang buruk, serta kurangnya pengetahuan dan akses terhadap layanan kesehatan. Metode implementasi menggunakan pendekatan partisipatif dengan penyusunan buku panduan berjudul “Generasi Sehat Tanpa Stunting”, pelatihan bagi kader desa, konseling gizi, bantuan bagi ibu hamil dan balita, serta pendirian pos pemantauan gizi dan kebun gizi keluarga. Hasil layanan masyarakat menunjukkan peningkatan kapasitas 20 kader desa, distribusi buku panduan kepada lebih dari 100 keluarga, pendirian pos pemantauan gizi dan kebun gizi, serta pengembangan modul pendidikan berdasarkan budaya lokal. Terdapat indikasi penurunan angka stunting dari 18 menjadi 12 kasus dalam kurang dari setahun. Kegiatan pelayanan masyarakat ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi gizi, memperkuat peran keluarga, dan mendorong kesadaran kolektif dalam pencegahan stunting berdasarkan kebijaksanaan lokal
Olahraga Bodyweight Training Bersama Kader Wahdah: Pengabdian Sulaeman; Hasyim; Haeril; Muhammad Rhesa; Andi Febi Irawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.605

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kebugaran dan keterampilan latihan kekuatan mandiri bagi seluruh kader Wahdah Islamiyah melalui program olahraga bodyweight training secara daring. Latar belakang kegiatan ini adalah masih rendahnya tingkat aktivitas fisik kader akibat keterbatasan fasilitas, waktu, dan pengetahuan tentang latihan kekuatan berbasis berat tubuh sendiri. Metode kegiatan melibatkan Tim Pengabdian Program Studi Ilmu Keolahragaan FIKK UNM sebagai instruktur yang memandu sesi pelatihan menggunakan aplikasi Zoom. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, meliputi sesi pemanasan, inti latihan bodyweight, pendinginan, serta edukasi teknis gerakan. Hasil pelaksanaan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi, pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya latihan kekuatan, serta motivasi untuk menerapkan latihan secara mandiri. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan meliputi peran aktif instruktur, penggunaan teknologi daring, dan materi yang aplikatif, meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan jaringan internet dan variasi ruang gerak peserta. Kesimpulannya, program ini efektif dalam membangun budaya hidup sehat berbasis komunitas dan menjadi model kegiatan olahraga yang adaptif di era digital.
Edukasi Prilaku Pola Hidup Bersih dan Sehat Berbasis Video dan Media Sosial; Studi Kasus Penanganan Stunting H, Haeril; Aksir, Muh. Ilham; Anwar, Nur Indah Atifah; Mappanyukki, Andi Atssam; Akkase, Arfandi
Jurnal KOMET Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Komet: Kolaborasi Masyarakat Berbasis Teknologi : Volume 1 Nomor 2, Oktobe
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70103/komet.v1i2.25

Abstract

PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) mencakup berbagai tindakan pencegahan untuk menjaga kesehatan individu dan lingkungan, seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengonsumsi makanan sehat dan bergizi. Tantangan utama dalam menyebarkan informasi mengenai PHBS dan pencegahan stunting adalah terbatasnya akses informasi di daerah terpencil atau dengan literasi rendah. Untuk mengatasi hal ini, pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui edukasi PHBS dan pencegahan stunting menggunakan media sosial, yang diharapkan dapat menjangkau masyarakat lebih luas dan meningkatkan partisipasi aktif dalam pencegahan masalah kesehatan tersebut. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatoris dengan melibatkan 30 orang masyarakat Kabupaten Polman. Kegiatan terdiri dari observasi, diskusi kelompok, identifikasi masalah, dan pemberian solusi. Hasil pre-test menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat mengenai PHBS dan stunting masih rendah, dengan skor rata-rata di bawah 50%. Setelah mengikuti edukasi melalui media sosial, hasil post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan skor rata-rata mencapai 80%. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas media sosial dalam menyampaikan informasi yang mudah dipahami dan relevan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penggunaan media sosial terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat, namun edukasi harus dilaksanakan secara berkelanjutan dan diimbangi dengan pendekatan lain untuk mencapai perubahan perilaku yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari
PkM Pemberdayaan Masyarakat dan Edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat: Menuju Gaya Hidup Berkelanjutan yang Sehat dan Bermakna Aksir, Muh. Ilham; Juhanis, Juhanis; Sudirman, Akbar; Haeril, Haeril; Hasmyati, Hasmyati
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v4i2.17342

Abstract

Changes in people's lifestyles are challenges and opportunities in efforts to improve quality of life and sustainability. People tend to shift to simpler, more sustainable and healthier lifestyles. Modern lifestyle changes, including unhealthy diets, lack of physical activity, and exposure to unhealthy environments, have led to an increase in non-communicable diseases such as obesity, diabetes, cardiovascular disease, and respiratory diseases. This condition indicates the need to change lifestyle to become healthier and more sustainable. Some problems occur due to lack of public awareness and understanding, limited infrastructure and access, social and economic disparities, program sustainability, and unstable behavior changes. In an effort to overcome the problems that have been raised, the solutions that will be implemented are continuous outreach and education, strengthening infrastructure and access, community empowerment, cultural and local context-based approaches, capacity development of partners and workforce, sustainability plans, and monitoring and evaluation. routine. Furthermore, community service activities are carried out using workshop and socialization methods with the results of increasing community awareness, changing lifestyles, increasing the level of community health, community empowerment, reducing environmental impacts, increasing social welfare, increasing community involvement, disseminating knowledge and experience, and quality of life.