Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

The Effect Of Rewards On Employee Job Satisfaction With Commitment As A Moderating Variable Taryana, Taryana; Nugroho, Budi Sulistiyo; Hardianty, Sri; Tawil, Muhammad Risal; Fitriadi, Heri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.7692

Abstract

Apresiasi baik yang diberikan perusahaan kepada karyawan merupakan langkah yang tepat untuk menciptakan kepuasan dalam diri karyawan sehingga kinerja karyawan meningkat dan kinerja perusahaan pun meningkat. Apresiasi yang baik ini akan lebih baik jika dibarengi dengan komitmen yang tinggi dalam diri pegawai. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan menggunakan teknik penyebaran kuesioner. Data dianalisis dengan Smart PLS 4.0.
The Influence Of Work Life Ballance On Employee Engagement With Work Motivation As A Moderating Variable Ryke Kalalo, Rieneke; Novilia, Fitri; Sarah Ginanjar, Noornissa; Taryana, Taryana; Suprihartini, Yayuk
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.7975

Abstract

Keseimbangan hidup yang dapat memisahkan urusan pribadi dan mengutamakan urusan kantor merupakan salah satu bentuk kedewasaan pribadi yang dapat menjadikan pegawai berkinerja baik dan terlibat dalam berbagai macam agenda kantor. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance terhadap Employee Engagement. Berbeda dengan penelitian sebelumnya, penelitian ini menambahkan variabel Motivasi sebagai variabel Moderasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan eksplanatori. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan menggunakan metode kuesioner. Data dianalisis dengan perangkat lunak smart PLS 4.0.
AI-Powered Performance Appraisal: Balancing Automation with Human Judgment in Performance Management Systems Taryana, Taryana
YUME : Journal of Management Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v8i2.9164

Abstract

The integration of artificial intelligence (AI) into performance appraisal systems is transforming how organizations assess and manage employee performance. This study presents a literature-based review exploring the dynamic interplay between AI-driven automation and human judgment in performance management. Five key themes emerge from the review: efficiency and standardization, bias and fairness, human oversight and trust, ethical and psychological impacts, and the need for human-AI collaboration. Through real-world cases, including examples from Indonesian companies such as Gojek and Tokopedia, the study illustrates both the benefits and limitations of AI applications in appraisal systems. The findings highlight the importance of maintaining human involvement in decision-making to ensure fairness, contextual understanding, and ethical accountability. The paper concludes with recommendations for hybrid models that combine algorithmic insights with managerial discretion, advocating for transparent, fair, and adaptive systems of performance evaluation. Keywords: Artificial Intelligence (AI); Performance Appraisal; Evaluation; HR Technology
THE INFLUENCE OF ROLE CONFLICT AND LOCUS OF CONTROL ON EMPLOYEE TURNOVER Taryana, Taryana; Granit Agustina; Mochammad Isa Anshori; Rieneke Ryke Kalalo; Joni Kutu’ Kampilong
INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMIC LITERATURE Vol. 2 No. 1 (2024): January
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Researchers believe that by involving an employee in a conflict within a company, more employees will turn over or leave the company (Sugiyono, 2019). Apart from that, employee self-control is also key so that employees choose to stay or leave/turn over from a company. Therefore, this research aims to analyze the influence of Role Conflict and Locus of Control on Employee Turnover (Jonathan Sarwono, 2016). This research is quantitative research with an explanatory approach. The data used in this research is primary data that researchers distributed online to PT employees. KAI is spread throughout Indonesia, totaling 300 respondents with a minimum criteria of working for one year (Abdurahman, 2016). This data can also be called primary data. The data that was collected was analyzed using the smart PLS 4.0. The research results show that the Role Conflict variable has a positive relationship and a significant influence on the Employee Turnover variable. This is indicated by the statistical results in table 3. The Path Coefficient shows that the T-Statistics results have a positive direction and are above the standard deviation of 1,960, namely 3,019. Apart from that, the P-Values value which indicates whether it is significant or not is below the 0.05 significance level, namely 0.002. This is because the more employees are involved in a conflict in the company, it makes employees uncomfortable and in the end they can choose another company that can make them more comfortable at work.. This means that the more employees involved in conflict in a company, the more employees will leave a company. Apart from that, the Locus of Control variable also has a significant influence but has a negative relationship on Employee Turnover. This is because the T-Statistics value has a negative relationship that is above the standard deviation of 1,960, namely -2,890. The P-Valus value in this study is also below the significance level of 0.05, namely 0.009. This means that the more employees can control themselves within (Locus/Company), the more employees can do their work well and feel comfortable even though there are many conflicts and problems within a company. So the better the locus of control, the fewer employees will turnover from the company.
WORKSHOP PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA OFFGRID DI KELURAHAN SERDANG WETAN KECAMATAN LEGOK KABUPATEN TANGERANG BANTEN Soebiantoro, Rubby; Widiarto, Hendro Widiarto; Taryana, Taryana; Suprihartini, Yayuk; Koswara, Iwan; Desryanto, Nurhedhi; Kosasih, Achmad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31154

Abstract

Saat ini kebutuhan listrik sudah menjadi kebutuhan vital bagi masyarakat. Tanpa listrik tentu kehidupan manusia akan mengalami kendala.Listrik untuk kebutuhan masyarakat disuplai dari PLN.Sedangkan PLN mendapatkan pasokan listrik dari pembangkit liistrik.Salah satu pembangakit listrik yang bisa kita gunakan salah satunya pembangkit Listrik Tenaga Surya atau biasa disebut PLTS. PLTS di Indonesia tentu sangat sesuai karena Indonesia merupakan negara tropis. Selain itu PLTS sangat tidak menghailkan polusi. Salah satu jenis PLTS ialah PLTS Offgrid. Alasan dipilihnya topic tersebut adalah Penggunaan PLTS di masyarakat Indonesia masih sedikit jumlahnya kususnya di Desa Serdang Wetan Kecamatan Legok Tangerang. Karena itu perlu dilakukan pengenalan kepada masyarakat. Metode yang dipakai dalam kegiatan ini ialah menyampaikan materi tori tentang PLTS offgrid dilanjutkan dengan praktikum tentang perakitan dan pengujian PLTS offgrid kemudian dilanjutkan dengan evalusi praktikum. Berdasarkan hasil dari pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema Workshop Pembangkit Listrik tenaga Surya Offgrid di Kelurahan Serdang Wetan Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang Banten, dirasa sangat berguna bagi peserta . Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut, peserta dapat memahami tentang energy listrik alternative dan merupakan enegi baru terbarukan. Selain itu, peserta mengetahui keuntungan penggunaan PLTS Offgrid serta bisa melakukan perawatan dan perbaikan PLTS Offgrid. Kegiatan ini terlaksana dengan lancar dan sesuai dengan yang diharapakan. Hal tersebut ditunjukan pada saat pelaksanaan kegiatan workshop, peserta sangat antusias memperhatikan  materi yang diberikan, berdiskusi, dan melakukan tanya jawab ketika penyampaian materi oleh narasumber maupun saat praktikum.
COACHING CLINIC METODOLOGI PENELITIAN BAGI DOSEN DI PERGURUAN TINGGI Sahban, Muhammad Amsal; Yusri, Yunisa Friscia; Taryana, Taryana; Merakati, Indah; Wartono, Tono; Siregar, Muhammad Sapril
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34998

Abstract

Kegiatan Coaching Clinic Metodologi Penelitian Bagi Dosen di Perguruan Tinggi dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan dosen dalam metodologi penelitian serta penggunaan software statistik, khususnya Structural Equation Modeling (SEM). Pemilihan topik ini didasarkan pada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas penelitian di perguruan tinggi, mengingat keterbatasan pemahaman dosen dalam menerapkan metode analisis yang kompleks. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup pemaparan materi oleh narasumber yang berpengalaman, diikuti dengan sesi praktik langsung menggunakan software SEM, serta diskusi interaktif antar peserta. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa lebih dari 80% peserta mengalami peningkatan pemahaman dan kepercayaan diri dalam merancang serta menganalisis penelitian. Selain itu, kegiatan ini berhasil membangun jejaring kolaborasi di antara dosen dari berbagai institusi. Kesimpulan dari kegiatan ini menekankan pentingnya pelatihan berkelanjutan untuk mendukung pengembangan penelitian yang berkualitas di kalangan dosen, serta kontribusi positif terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan pelayanan masyarakat.
SOSIALISASI ASPEK KESELAMATAN PADA INSTALASI LISTRIK Desryanto, Nurhedhi; Widiarto, Hendro; Koswara, Iwan; Putra, Adli Adia; Isdy, Muhammad Zaky; Soebiantoro, Rubby; Taryana, Taryana; Kosasih, Ahmad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.36836

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan judul "Sosialisasi Aspek Keselamatan pada Instalasi Listrik" dilaksanakan di Desa Serdang Wetan, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat, khususnya anggota Karang Taruna, mengenai pentingnya keselamatan dalam instalasi listrik. Instalasi listrik yang tidak aman dapat menimbulkan risiko serius seperti kebakaran, sengatan listrik, dan kecelakaan fatal lainnya. Berdasarkan analisis situasi, terdapat berbagai permasalahan seperti kecelakaan kerja, ketidakpatuhan terhadap regulasi, kurangnya pengetahuan dan keterampilan, kondisi instalasi yang tidak aman, perubahan teknologi, kurangnya kesiapan dalam menanggapi darurat, serta kompleksitas instalasi listrik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, PKM ini menawarkan solusi berupa sosialisasi yang mencakup penyampaian materi teori, praktik langsung, serta evaluasi kegiatan. Metode pelaksanaan meliputi analisis materi, penyampaian materi secara tatap muka, kegiatan praktik instalasi listrik yang aman, dan evaluasi melalui tes serta kuisioner. Pelaksanaan kegiatan melibatkan tim pengurus yang terdiri dari dosen dan mahasiswa, serta partisipasi aktif dari mitra seperti pemerintah desa dan narasumber ahli instalasi listrik. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran peserta mengenai aspek keselamatan instalasi listrik, serta kemampuan praktis dalam menghadapi situasi darurat. Kesimpulan menunjukkan bahwa PKM ini berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya keselamatan listrik, serta peran aktif Karang Taruna dalam menyebarkan pengetahuan ini kepada masyarakat luas. Saran yang diberikan antara lain perlunya sosialisasi lanjutan dan pelatihan praktis yang lebih mendalam untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program keselamatan listrik di masa depan. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dalam penggunaan instalasi listrik.
INSTALASI ULANG JARINGAN LISTRIK DI PONDOK PESANTREN NURUL HIDAYAH DESA MEKARJAYA PANONGAN KABUPATEN TANGERANG Widiarto, Hendro; Taryana, Taryana; Desryanto, Nurhedi; Koswara, Iwan; Kosasih, Ahmad; Kurniawan, Edi; Soebiantoro, Rubby
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37612

Abstract

Dalam mengoperasikan beban listrik kita membutuhkan penghantar. Gangguan listrik dapat terjadi dan mengakibatkan timbulnya hal-hal yang tidak kita kehendaki. Gangguan listrik bisa mengakibatkan beban tidak teraliri listrik atau tidak bias beroperasi atau bahkan timbul kebakaran. Bahaya kebakaran bias terjadi apabila ada kebocoran listrik atau adanya hubung singkat. Untuk menghindari gangguan tersebut maka kita harus pastikan instalasi listik kita harus terpasang sesuai standart yang ditetapkan. Latar belakanng pemilihan pengabdian masyarakat tersebut adalah terjadinya kebakaran di Pondok Pesantren Nurul Hidayah yang diakibatkan listrik. Metode dalam pengabdian Masyarakat tersebut adalah melakukan instalasi ulang seluruh kamar santri dan ruang majelis. Untuk menghasilkan kualitas instalasi listrik yang baik, aman dan andal maka kita menggunakan acuan yang ada. Acuan tersebut adalah Persyaratan Umum Instalasi Listrik.Saat memasang instalasi listrik tentunya membutuhkan beberapa perhatian. Perhatian yang dibutuhkan adaah perhatian dalam penggunaan dan menentukan pengaman dan penghantar. Komponen yang dipakai harus mempunyai standar keamanan. Perhatian yang lain adalah terkait kuat penerangan. Karena apabila penerangan kurang bias menimbulkan gangguan penglihatan. Nilai kuat penerangan juga diatur dalam ketentuan SNI 03-6575-2001. Nilai kuat penerangan dalam satuan lux. Pembahasan dalam pengabdian Masyarakat tersebut adalah Besarnya pengaman MCB dan sekering untuk kamar santri sebesar 2 ampere. Besarnya lampu tiap kamar 15 watt . Besar penghantar 1,5mm. Kesimpulan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bahwa instalasi ulang dapat dilaksanakan dan berhasil dengan baik.
WORKSHOP NASIONAL METODOLOGI PENELITIAN: MENYELAMI KONSEP DASAR PENDEKATAN KUALITATIF DAN KUANTITATIF Syafii, Muhamad; Muhammadiah, Mas'ud; Rahayu, Diah Afrianti; Taryana, Taryana; Nugroho, Bambang; Imburi, Christian Soleman
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.43759

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk Workshop Nasional Metodologi Penelitian dengan tema “Menyelami Konsep Dasar Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif” yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap dasar-dasar metodologi penelitian. Permasalahan yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah masih banyaknya mahasiswa, dosen, dan praktisi yang mengalami kesulitan dalam menentukan pendekatan penelitian yang tepat sesuai dengan permasalahan yang dikaji, sehingga berpengaruh pada kualitas penelitian yang dihasilkan. Pemahaman yang komprehensif mengenai metodologi penelitian menjadi hal yang sangat penting sebagai fondasi dalam proses penelitian ilmiah. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 1 Februari 2025 secara daring melalui aplikasi Zoom dan diikuti oleh 28 peserta dari berbagai kalangan. Metode pelaksanaan terdiri dari pemaparan materi oleh narasumber, sesi tanya jawab, dan diskusi interaktif yang membahas secara mendalam karakteristik, kelebihan, dan kekurangan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai perbedaan mendasar kedua pendekatan, serta mampu menentukan metode yang sesuai untuk penelitian mereka. Tingkat partisipasi yang tinggi selama diskusi juga menunjukkan adanya peningkatan ketertarikan dan kepercayaan diri peserta dalam merancang penelitian. Kegiatan ini penting untuk terus dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas penelitian di berbagai bidang keilmuan.
ANALISIS PENGARUH KOMPETENSI DIGITAL DOSEN TERHADAP KUALITAS PEMBELAJARAN DARING DI PERGURUAN TINGGI Sappaile, Baso Intang; Husnita, Liza; Putra, Hendra Nusa; Marliani, Gusti; Taryana, Taryana
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.41145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi digital dosen terhadap kualitas pembelajaran daring di perguruan tinggi. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, pembelajaran daring menjadi alternatif utama dalam sistem pendidikan tinggi. Oleh karena itu, kompetensi digital dosen, yang mencakup keterampilan teknis dan pedagogis dalam menggunakan teknologi untuk pembelajaran, menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas pembelajaran daring. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai artikel, jurnal, dan sumber-sumber akademik relevan yang dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi digital dosen yang baik, baik dari segi teknis (kemampuan menggunakan platform dan alat pembelajaran digital) maupun pedagogis (kemampuan mengintegrasikan teknologi dalam strategi pengajaran), memiliki dampak positif terhadap kualitas pembelajaran daring. Dosen yang memiliki kompetensi digital yang lebih tinggi mampu menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih interaktif dan mendalam, yang pada gilirannya meningkatkan keterlibatan mahasiswa dan hasil pembelajaran. Sebaliknya, kurangnya kompetensi digital dapat menghambat kualitas pembelajaran daring dan menurunkan keterlibatan mahasiswa. Penelitian ini juga menemukan bahwa pelatihan yang lebih terfokus, pengembangan infrastruktur yang memadai, dan dukungan berkelanjutan bagi dosen sangat diperlukan untuk meningkatkan kompetensi digital dalam pembelajaran daring.