Articles
PENERAPAN TEORI JOHN HOLLAND DENGAN METODE STUDI KEPUSTAKAAN
Rafiola, Ryan Hidayat;
Safitri, Adinda Hariana;
Wibowo, Annisa;
Edith, Innayya Rahmadhini;
Asmidah, Aulia;
Madelta, Cindri
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penentuan karir adalah suatu kegiatan pemilihan keputusan penting mengenai kehidupan seseorang. Keputusan yang diambil dapat berpengaruh dalam kehidupan yang dijalani seseorang. Penentuan karir termasuk suatu bagian kehidupan sosial individu dan tidak mampu dihindari sebab perihal tersebut ialah suatu tahapan penentuan keputusan sesudah seseorang melalui tahapan perkembangan di dalam hidupnya. Tipe kepribadian individu sangat berpengaruh dalam menentukan karir yang akan ditetapkannya. Teori John Holland mengemukakan bahwa menentukan karir adalah bagian dari kepribadian, sehingga gambaran pekerjaan pribadi dapat berhubungan dengan gambaran kepribadian pribadi individu. Seperti yang diketahui bahwa masa sekarang ini masih banyak orang yang sulit dalam menentukan dan menetapkan karirnya. Oleh sebab itu, seseorang haruslah menetapkan dan menentukan karirnya sedini mungkin. Agar orang tersebut mengetahui tujuan karir nya di masa depan dan hal apa yang harus ia lakukan untuk mencapai karir tersebut. Penelitian yang digunakan peneliti untuk menulis jurnal ini ialah metode tinjauan pustaka atau tampilan kepustakaan yang di mana tulisan ini memberikan penjelasan dengan menganalisis jurnal dan karya ilmiah lainnya mengenai judul tulisan yang telah ditetapkan. Untuk itu, teori Holland tersebut banyak memberikan penjelasan mengenai penentuan karir seorang individu. Oleh sebab itu, pentingnya peran guru BK atau konselor serta bimbingan dan konseling karir untuk membantu peserta didik dan orang-orang yang masih kesulitan dalam menentukan karirnya di masa depan
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penguasaan Keterampilan Dasar Konseling Mahasiswa Bimbingan dan Konseling
Karim, Sri Wahyuni;
Siregar, Ilham Khairi;
Rafiola, Ryan Hidayat;
Sari, Permata;
Lakadjo, Mohamad Awal
Student Journal of Guidance and Counseling Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (Oktober 2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37411/sjgc.v4i1.3233
Permasalahan dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi penguasaan keterampilan dasar konseling mahasiswa bimbingan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penguasaan keterampilan dasar konseling mahasiswa bimbingan dan konseling. Penelitian ini adalah penelitian deskripsi kuantitatif, populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester VI dengan anggota populasi sejumlah 75 mahasiswa, dimana keseluruhan anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data ini menggunakan angket dan observasi. Analisis data menggunakan analisis persentase. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan, faktor internal yang mempengaruhi penguasaan keterampilan dasar konseling memiliki tiga sub indikator yakni jasmaniah, psikologis dan kelelahan dengan nilai rata-rata (57,9%) dinyatakan dalam kategori sedang dan faktor eksternal yang mempengaruhi penguasaan keterampilan dasar konseling memiliki tiga sub indikator yakni keluarga, kampus dan masyarakat dengan nilai rata-rata (65,0%) dinyatakan dalam kategori sedang. Maka diperoleh kesimpulan bahwa faktor eksternal adalah faktor yang mempengaruhi penguasaan keterampilan dasar konseling mahasiswa bimbingan dan konseling semester VI angkatan 2018.
Hubungan Efikasi Diri dengan Kematangan Karier pada Siswa Kelas XI SMA Mekar Arum Kabupaten Bandung
Aprilia, Jeni;
Alfaiz, Alfaiz;
Julius, Andre;
Rafiola, Ryan Hidayat
Indonesian Journal of Counseling and Development Vol. 6 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32939/ijcd.v6i2.4449
This research aims to look at the relationship between self efficacy and career maturity in students at Mekar Arum Hight School. This research uses a quantitative approach using the correlational method, and sampling using the Proportionate Statified technique. The subjects in this research were Mekar Arum Hight School students in class XI with a total of 97 students as respondents. In this study, the research instrument used a self efficacy scale, with a reliability result of 0.874 and a Career Maturity Scale with a reliability result of 0.713. These results show that there is a positive and very significant relationship between self efficacy, and career maturity in students at Mekar Arum Hight School with a Pearshon correlation coefficient = 0.507, p = 0.000. It can be concluded that there is a significant relationship between self efficacy and maturity in class XI students at Mekar Arum High School. This means that the higher the self-efficacy, the better the student’s career maturity, and cvice versa. The lower the self efficacy, the lower the student’s career maturity. According to the result self-efficacy has a significance correlation, and this is explain that self-efficacy can make great result of career maturity.
Konseling Pranikah Untuk Meminimalisir Masalah-Masalah Pranikah Bagi Calon Pengantin
Alfaiz, Alfaiz;
Sari, Azmatul Khairiyah;
Zahri, Triave Nuzila;
Erezka, Roshinta;
Yudhy, Yudhy;
Wiryawan, M. Ryzki;
Rafiola, Ryan Hidayat
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7, No 2 (2023): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.722141
Marriage is the Sunnah of the Prophet to be followed for couples who already have feelings of love in their hearts. Marriage is a means to channel love in a lawful manner. The marriage that every couple wants is a perfect marriage without any flaws. Prospective brides will try to prepare for married life as well as possible. On the day of the wedding, they will invite relatives, family and friends to enliven their party. Everything was prepared as perfectly as possible. Live a marriage with a happy and comfortable feeling because the desired thing will be achieved. And after the event is over, the prospective bride must also be ready with some changes in her. But this desire to be perfect sometimes stresses the couple and produces some pre-marital problems that sometimes neither partner realizes. Some of the conflicts that arose in this pre-marital affair, which even led to the failure of their wedding planning. The failure of the marriage of the bride and groom will certainly make the problem even bigger. There are also couples who can go through the pre-marital period but when they are married they will bring up the pre-marital problems they have experienced. Of course it will have a negative effect on the harmony of the household they foster. One way that can be done to minimize problems in pre-wedding prospective brides is with pre-marital counseling. Premarital counseling is given to minimize these negative impacts.
Increasing Career Decision-Making Self-efficacy Through Solution-Focused Career Counseling
Ryan Hidayat Rafiola;
Wenny Hulukati;
Idriani Idris;
Aisyah Ummu Hamidah
Bisma The Journal of Counseling Vol. 7 No. 2 (2023): Bisma The Journal of Counseling
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/bisma.v7i2.68067
The emergence of various new jobs means individuals must be confident in their career decisions. The problem for high school students is that students tend to need more confidence in deciding on the right career direction. This study aims to determine the effectiveness of solution-focused career self-counseling in improving high school students' career decision-making efficacy. This research method uses a quantitative approach with an experimental research type. The sampling technique in this research used a purposive sampling technique, and five subjects were obtained for the research. Researchers adapted an instrument from Taylor & Betz known as the CDMSE scale. They developed a counseling guide by adapting Burwell & Chen's concept, with the study's results showing increased research from low interpretation to high interpretation. Based on the results of this research, solution-focused career counseling can be used to increase students' career decision-making self-efficacy. This research implies that confidence in students' career decisions can be improved and maintained through solution-focused career counseling, creating valuable experiences with teachers and parents.
Pengaruh Bimbingan Kelompok Teknik Modeling Simbolis Terhadap Motivasi Berprestasi Siswa
Ratna, Andi;
Siregar, Ilham Khairi;
Rafiola, Ryan Hidayat;
Lakadjo, Mohamad Awal
Student Journal of Guidance and Counseling Vol 4 No 2 (2025): Volume 4 Nomor 2 (April 2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37411/sjgc.v4i2.2145
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh bimbingan kelompok teknik modeling simbolis terhadap motivasi berprestasi siswa SMK Negeri 1 Suwawa Kabupaten Bone Bolango. Jenis penelitian ini adalah Pre-Experimental Design dengan rancangan One-Group Pretest-Posttest Design. Variabel bebas yaitu bimbingan kelompok teknik modeling simbolis dan variabel terikat yaitu motivasi berprestasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI Jurusan TAV (teknik audio video) di SMK Negeri 1 Suwawa Kabupaten Bone Bolango yang berjumlah 12 siswa.
Analisis Faktor Penyebab Bullying Verbal Serta Dampaknya Kepada Mahasiswa
Yutapratama, Nicki;
Tuasikal, Jumadi Mori Salam;
Korompot, Salim;
Rafiola, Ryan Hidayat;
Pautina, Mohamad Rizal;
Hamidah, Aisyah Ummu;
Alwi, Nurul Maulida
Student Journal of Guidance and Counseling Vol 4 No 2 (2025): Volume 4 Nomor 2 (April 2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37411/sjgc.v4i2.3886
Identifikasi perilaku bullying verbal di kalangan siswa perlu menjadi perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab dan dampak dari perilaku bullying verbal pada mahasiswa fakultas tersebut. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan metode pengumpulan data melalui angket terstruktur yang disebarkan kepada sampel mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo sebanyak 100 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab utama bullying verbal meliputi dinamika kekuasaan, pengaruh teman sebaya, serta lingkungan keluarga. Pengaruh teman sebaya (70%) ditemukan sebagai faktor penyebab paling signifikan, diikuti oleh lingkungan keluarga (60%) dan harga diri individu (65%). Dampak bullying verbal terhadap siswa tercermin dalam gangguan kesehatan mental, seperti stres (45%), kecemasan (40%), dan depresi (35%). Selain itu, bullying verbal juga berdampak pada penurunan motivasi akademik (50%) dan prestasi akademik (55%). Dampak sosial juga sangat signifikan, 60% siswa melaporkan kesulitan dalam membangun hubungan sosial dan 52% mengalami kesulitan dalam membangun kepercayaan. Berdasarkan temuan ini, bullying verbal mempunyai dampak negatif yang signifikan terhadap kesejahteraan psikologis dan kinerja akademik siswa. Penelitian ini menyarankan perlunya intervensi berbasis teman sebaya, serta kebijakan kampus yang lebih tegas untuk mencegah dan menangani bullying verbal di lingkungan kampus.
Transformasi Layanan Bimbingan Klasikal untuk Penguatan Kesiapan Menikah Remaja di Sekolah Kejuruan
Husain, Ade Firman Cahya;
Rahim, Maryam;
Lakadjo, Mohamad Awal;
Rafiola, Ryan Hidayat;
Pautina, Mohamad Rizal
Indonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and Development Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/ijosc.v5i2.75372
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan bimbingan klasikal dalam meningkatkan pemahaman kesiapan menikah siswa sekolah menengah kejuruan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen tipe pretest–posttest satu kelompok. Data dikumpulkan melalui angket pemahaman kesiapan menikah yang mencakup empat dimensi utama—moral spiritual, fisik, psikis, dan finansial. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji perbedaan skor sebelum dan sesudah intervensi, analisis proporsional N-Gain berdasarkan tingkat peningkatan dan efektivitas intervensi, serta evaluasi hasil layanan bimbingan klasikal. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa setelah mengikuti layanan, meskipun efektivitas secara proporsional menunjukkan variasi antar individu dan tingkat keberhasilan intervensi “tidak efektif”. Evaluasi pelaksanaan layanan menunjukkan keberhasilan pada seluruh dimensi, meskipun fluktuasi antar sesi menunjukkan ketidakkonsistenan capaian. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan layanan bimbingan berbasis tugas perkembangan dalam konteks pendidikan pranikah di sekolah kejuruan. Keterbatasan penelitian ini meliputi tidak adanya kelompok kontrol, durasi intervensi yang singkat, dan potensi bias pada data mandiri siswa. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain kuasi-eksperimen, memperpanjang durasi intervensi, dan mengintegrasikan pendekatan digital serta reflektif untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan dampak layanan.
Implications Of Counseling Guidance On Teenager’s Hanging Out Lifestyles
Hamidah, Aisyah Ummu;
Rafiola, Ryan Hidayat;
Ayu, Siska Putri
Guidance : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 21 No 02 (2024): Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | Universitas Islam As-Syafi'iyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34005/guidance.v21i02.4311
The aim of this mini research is to find out interaction patterns and interactional dynamics, adolescent lifestyles and the implications of guidance services for high school students. This research method uses symbolic interactionism, sampling informants using purposive sampling and collaborating with snowball. The research results showed that the group of high school teenagers that the researchers observed had a habit of hanging out in this group not as a place to show off on social media, indeed some uploaded it to social media but not to show their orders or the appearance of the clothes they were wearing. Groups also make their activities meaningful by exchanging ideas and the latest information. The final result is that this group has great potential in supporting guidance and counseling services, group guidance which is very similar to problem solving techniques and group counseling.
Validitas dan Reliabilitas Instrumen Prokrastinasi Akademik dan Motivasi Berprestasi Mahasiswa : Penelitian
Putri Ayu, Siska;
Fadhilah Syafwar;
Irman;
Ryan Hidayat Rafiola
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.666
This study aims to examine the validity and reliability of two psychological scales developed to measure academic procrastination and achievement motivation among university students. The validity of the instruments was assessed using Pearson Product-Moment correlation, while internal consistency reliability was tested using Cronbach’s Alpha coefficient. A pilot study was conducted with a sample of 20 students outside the main study program to ensure the instruments' objectivity. The results showed that out of 28 items on the academic procrastination achievement motivation scale, 21 items were valid, with a reliability score of α =0.872. Meanwhile, the acheivement motivation academic procrastination scale consisted of 40 items, of which 32 items were valid, and the reliability coefficient was α = 0.883. These findings indicate that both instruments have strong psychometric properties and are suitable for use in psychological and educational research. The study highlights the importance of instrument development procedures, including item analysis and pre-testing, to ensure accurate and consistent measurement.