Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Keterampilan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Ditinjau Aktivitas Di Sekolah Yolanda Purnama Puangolo; Nurhayati Tine; Yenti Juniarti
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 8 No 2 (2026): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jecej.v8i2.4501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi keterampilan gerak halus anak usia 4–5 tahun melalui berbagai aktivitas pembelajaran di TK Negeri Melati Permata Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. Penelitian menggunakan desain metode penelitian kualitatif dengan strategi deskriptif, menggunakan teknik observasi lapangan, sesi wawancara, serta peninjauan dokumen untuk mengumpulkan data yang mendalam mengenai perkembangan data penelitian menunjukkan bahwa kapasitas motorik halus pada anak dalam hal sinkronisasi mata dan tangan menjumput benda kecil, menggunting dan menempel, menggambar awal, meronce, serta melakukan aktivitas manipulatif lainnya masih bervariasi dan memerlukan stimulasi yang konsisten. Aktivitas pembelajaran seperti mewarnai, meronce, kolase, finger painting, dan permainan pola terbukti membantu meningkatkan kekuatan jari, ketepatan gerak, serta kreativitas anak. Guru berperan penting sebagai fasilitator yang memberikan arahan, contoh, dan penguatan positif sehingga anak lebih percaya diri dalam menyelesaikan tugas. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan aktivitas motorik halus yang terencana dan berulang mampu memberikan perkembangan yang signifikan terhadap motorik halus anak serta mendukung kesiapan belajar pada tahap selanjutnya
Pengaruh Permainan Sirkuit Dalam Mengembangkan Kemampuan Gerak Dasar Lokomotor Anak Usia 5-6 Tahun Nurmayanti.S Mansur; Rapi Us Djuko; Yenti Juniarti
Student Journal of Early Childhood Education Vol 6 No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Early Childhood Education Department, Faculty of Education, State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjece.v6i1.4273

Abstract

Fokus penelitian ini untuk melihat seberapa besar kontribusi permainan sirkuit dalam mendorong keterampilan gerak dasar lokomotor anak usia 5-6 tahun di TK Kuntum Mekar di Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango. Kajian ini melihat permainan sirkuit mendukung perkembangan kemampuan motorik anak, terutama dalam aspek lokomotor. Subjek penelitian terdiri dari 14 anak yang terlibat secara langsung dalam proses pengambilan data berupa subjek penelitian. Kemudian teknik uji statistik paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan pada skor rata-rata, yang meningkat dari 38,21 pada pretest menjadi 87,14 pada posttest. Dan nilai t hitung sebesar 24,79 ditemukan melebihi nilai t tabel sebesar 1,782. Hasilnya bahwa permainan sirkuit meningkatkan perkembangan kemampuan gerak dasar lokomotor anak usia dini.
Pengaruh Permainan Playmat Terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Puspitasari Ishak; Yenti Juniarti; Nunung Suryana Jamin
Student Journal of Early Childhood Education Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 September 2025
Publisher : Early Childhood Education Department, Faculty of Education, State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjece.v5i2.4332

Abstract

Tujuan kajian ini mengevaluasi pengaruh permainan playmat terhadap keterampilan motorik kasar anak usia 5–6 tahun di TK Negeri Pembina Kwandang, Gorontalo Utara. Metode kuantitatif desain eksperimen One Group Pretest-Posttest. Subjek studi berjumlah 20 anak yang mengikuti intervensi permainan playmat. Hasil analisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Ranks menunjukkan nilai sig 0,000 (p < 0,05), sehingga ada peningkatan signifikan keterampilan motorik kasar setelah intervensi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa permainan playmat efektif, menyenangkan, dan bermanfaat untuk mendukung perkembangan motorik kasar anak usia dini dalam pembelajaran aktif.
Pengaruh Kegiatan Kolase Terhadap Kemampuan Seni Rupa Anak Usia 5-6 Tahun Tiskawati Mahmud; Rapi Us. Djuko; Yenti Juniarti
Student Journal of Early Childhood Education Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 September 2025
Publisher : Early Childhood Education Department, Faculty of Education, State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjece.v5i2.4333

Abstract

Tujuan kajian ini mengevaluasi dampak permainan Formula One terhadap keterampilan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Kwandang, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara. Metode pendekatan kualitatif desain eksperimen One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian terdiri dari 20 anak kelompok B yang mengikuti intervensi permainan Formula One selama delapan sesi. Analisis data dengan uji t sampel berpasangan menggunakan SPSS didapat nilai sig 0,000 (p < 0,05), berarti ada peningkatan signifikan pada keterampilan motorik kasar anak. Temuan membuktikan, permainan Formula One efektif, menyenangkan, serta bermanfaat untuk mendukung perkembangan motorik kasar anak usia dini.
Pengaruh Permainan Balok Terhadap Kemampuan Problem Solving Anak Usia 5-6 Tahun Siti Maharani; Icam Sutisna; Yenti Juniarti
Student Journal of Early Childhood Education Vol 5 No 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Early Childhood Education Department, Faculty of Education, State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjece.v5i1.4399

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana permainan balok mempengaruhi keterampilan memecahkan masalah pada anak-anak berusia 5-6 tahun di TK Negeri Kartini. Permainan balok dipilih karena salah satu jenis permainan edukatif yang dapat mendorong perkembangan kognitif anak, khususnya dalam bidang berfikir kritis dan pemecahan masalah. Pendekatan yang diterapkan adalah eksperimen dengan rancangan pretest-posttest satu kelompok. Sebanyak 16 anak dari kelompok B menjadi subjek dalam penelitian ini. Peningkatan ini terlihat dalam berbagai aspek seperti kemampuan mengamati, mengelompokan, membandingkan, mengukur, mengkomunikasikan, melakukan eksperimen, hingga menyimpulkan. Dengan temuan ini, permainan balok terbukti bisa dianggap sebagai salah satu metode pengajaran yang efisien dalam mendukung pertumbuhan kemampuan berpikir kritis dan kreatif pada anak-anak di usia dini
PENGARUH PENGGUNAAN AUGMENTED REALITY TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK B DI TK NEGERI 2 BANGGAI Nur Baiti Bulasima; Yenti Juniarti; Nunung Suryana Jamin
Jurnal Pelita PAUD Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v10i1.5091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah sejauh mana kemampuan otot-otot kecil anak Kelompok B di TK Negeri 2 Banggai dapat berpengaruh karena bahan pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR). Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen pretest-posttest satu kelompok, dimana satu kelompok anak diberi tes sebelum dan setelah perlakuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar. Sampel penelitian terdiri dari 25 anak berusia 5-6 tahun dari Kelompok B. Instrumen yang digunakan berupa tes kinerja dan dokumentasi dalam bentuk gambar, pada tes kinerja ini dikembangkan berdasarkan indikator keterampilan motorik halus yang termasuk dalam kegiatan seperti menggambar, menebalkan garis, melipat, menyusun dan menempelkan bentuk, menulis, dan mewarnai. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata anak meningkat dari 19,5 pada pre-test menjadi 24,3 pada post-test, mencerminkan peningkatan sebesar 24,62% atau 4,8 poin. Pada tingkat signifikansi 5%, uji t menghasilkan thitung = -18,59 yang lebih besar daripada ttabel = 2,064. Oleh karena itu, ditarik kesimpulan bahwa penggunaan media AR memiliki efek nyata dalam pengembangan keterampilan motorik halus anak, sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran inovatif di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Peran Orang Tua dalam Mengenalkan Konsep Literasi Pada Anak Usia 5-6 Dina Salilama; Yenti Juniarti; Icam Sutisna
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 8 No 1 (2026): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jecej.v8i1.4050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi orang tua dalam memperkenalkan konsep literasi kepada anak usia prasekolah (5-6 tahun). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, studi ini berfokus pada berbagai strategi yang diterapkan orang tua untuk menumbuhkan minat baca-tulis sejak dini. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa orang tua memegang peran sentral melalui beberapa pendekatan utama. Pertama, orang tua membiasakan kegiatan membaca buku secara rutin kepada anak, baik melalui cerita pengantar tidur maupun aktivitas membaca interaktif. Kedua, mereka menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti buku bergambar, alat tulis, dan media pembelajaran menarik lainnya. Ketiga, orang tua menerapkan manajemen waktu yang seimbang dengan menyusun jadwal teratur untuk belajar dan bermain, sehingga anak tidak merasa terbebani. Keempat, upaya menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan menjadi faktor penting dalam menstimulasi minat literasi anak. Orang tua menyiasati dengan mendesain ruang belajar yang nyaman dan penuh warna, serta mengintegrasikan permainan edukatif dalam proses pembelajaran. Kelima, peran sebagai teladan ditunjukkan melalui kebiasaan orang tua yang gemar membaca dan menulis di depan anak, sehingga menjadi contoh konkret yang dapat ditiru. Temuan ini menegaskan bahwa pengenalan literasi sejak dini memerlukan keterlibatan aktif orang tua melalui metode yang variatif dan sesuai dengan dunia anak. Pendekatan yang menyenangkan dan tidak memaksa terbukti efektif dalam menanamkan fondasi literasi yang kuat sebelum anak memasuki jenjang pendidikan formal. Dengan demikian, kolaborasi antara stimulasi di rumah dan pembelajaran di sekolah menjadi kunci keberhasilan pengembangan kemampuan literasi anak usia dini.
Deskripsi Metode Fonik Pada Pembelajaran Literasi Membaca Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun Lulan Lalu; Yakob Napu; Yenti Juniarti
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 8 No 1 (2026): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jecej.v8i1.4054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode fonik dalam pembelajaran literasi membaca permulaan pada anak kelompok B di TK Nusa Indah, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode fonik telah diterapkan secara aktif dan konsisten oleh guru dalam proses pembelajaran, serta dinilai efektif oleh pihak sekolah karena mampu mempercepat proses pengenalan huruf dan kemampuan membaca awal pada anak. Meskipun demikian, guru menghadapi tantangan berupa perbedaan tingkat pemahaman dan kemampuan setiap anak, sehingga dibutuhkan pendekatan pembelajaran yang lebih individual dan adaptif. Keberhasilan penerapan metode fonik juga didukung oleh ketersediaan media pembelajaran yang relevan dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH) dan dirancang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Selain itu, dukungan sekolah dalam penyediaan sarana dan strategi pembelajaran turut memperkuat efektivitas metode fonik. Secara keseluruhan, penerapan metode fonik terbukti memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan kemampuan literasi membaca permulaan anak, meskipun diperlukan fleksibilitas dalam pelaksanaannya untuk mengakomodasi keberagaman kemampuan peserta didik.
Pengaruh Game Edukasi Avatar World terhadap Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun Adinda Suryani; Pupung Puspa Ardini; Yenti Juniarti
Efektor Vol 12 No 2 (2025): Efektor Vol.12 No.2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/e.v12i2.27249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kreativitas anak usia 5-6 tahun dengan manggunakan Game Edukasi Avatar World di TK Kamboja, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen pre-test dan post-test yang dilakukan setelah diberikan perlakuan dan sebelum diberikan perlakuan. Jumlah sampel 20 anak usia 5-6 tahun kelompok B di TK Kamboja,  Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo. Hasil penelitian menunjukan nilai rata-rata yang diperoleh pada pretest ini yaitu 22.55 dari total skor 451 Sedangkan setelah perlakuan menggunakan Game Avatar World diberikan pada siswa TK Kamboja dengan menggunakan sampel 20 siswa, dengan nilai rata-rata yang diperoleh 35.25 dari total skor 705. Data tersebut terlihat bahwa ada perbedaan atau kemajuan pada tingkat memahami anak di TK Kamboja, dan terdapat perbedaan pengaruh yang diberikan pada pemberian Game Avatar World berdasarkan uji-t dengan menunjukan nilai probabilitas 0,000 oleh karena itu berarti 0,000 < 0,05 serta Nilai t-hitung 48.367 yang berarti bahwa terdapat pengaruh tingkat memahami anak mengunakan game avatar world.    
Makna Regulasi Emosi pada Anak Usia Dini Studi Fenomenologis Dilihat dari Pengalaman Ibu di PAUD Terpadu Kristen Baitel Kota Gorontalo Sri Amanda Onde; Yenti Juniarti; Sulastya Ningsih
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini dan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini dan Kewarganegaraan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/paud.v3i3.1235

Abstract

Emotion regulation is an individual's ability to recognize, manage, and express emotions appropriately in response to the situation at hand. This ability needs to be developed from an early age because it plays a crucial role in a child's social, emotional, and behavioral development. This study aims to uncover the meaning of emotion regulation in early childhood based on mothers' experiences in guiding and raising their children in daily life. The study employs a qualitative approach using a phenomenological method. The informants consisted of five mothers. Data collection techniques included interviews, observation, and documentation. Data analysis involved stages of data reduction and drawing conclusions.The research results indicate that mothers perceive emotion regulation as a child's ability to control anger, calm down after experiencing negative emotions, express feelings appropriately, and interact positively with others. Mothers' experiences also reveal that the development of a child's emotion regulation is influenced by warm and responsive parenting, open communication, parental modeling in managing emotions, and a family environment that provides a sense of security.
Co-Authors A. Sukadi, Defi Sartika Adinda Suryani Amara, Salsabila Astini, Baik Nilawati Balgis Nur Fadhillah Mokodongan Della Safira Ointu Delsi D. Gobel Denok Dwi Anggraini, Denok Dwi Dina Salilama Dwi Puji Lestari, Dwi Puji Elva M Sumirat Elva M. Sumirad Endah Setyowati Eti Hardianti, Waode Eva Gustiana Febriyanti Harun Fitriana Fitriana Fitriana fitriyani lie Galih, Ni Wayan Dina Gani, Amelia Gia Damayanti Putri Djumaati H. Abu, Sri Pati Hasdiati, Hilda Hastina Ajam, Vika Herwina Herwina Herwina Icam Sutisna Ikah Barkatilah Abduh Ilham Khairi Siregar Ima, Ilansri Febrianti A Irtia Asmahan Marada, Siti Irvin Novita Arifin Karim, Ismawati K Katili, Sitti Nurul Afiah Koemaji Ketut Mindi Khairina Mangge Khairina Mangge Khurul Ain S.Kaedah Lanter, Nurwan Lia Ricka Pratama Loumani, Lois Lowisa Yeblo Lulan Lalu Luluk Elyana Mahgfirawati R Lihawa Marmin Adam Maruwa, Nurhalimawati Maulidya Ulfah Melinda Karim Mianti Abdullah MM Shodiq, Nurul Aini Mohammad Fauziddin Mohu, Alisyah Mokodongan, Balgis Nur Fadhillah Monoarfa, Fidyawati Muh. Fiqry Afriyansyah Panigoro Mutala, Mutiara P. Navila Ngabito Ni Nyoman Mulya Purwati Ningsih, Sulastya Ningsih, Sulasya Noho, Pindi Nunung Suryana Jamin Nur Baiti Bulasima Nur'ain Rahman Nurdiyah Permata Sari Nurdiyah Sari Nurlaeni, Nurlaeni Nurmayanti.S Mansur Nurul Amalia Minatin Nurzia S Ismail, Nutri Puji Lestari, Dwi Pulukadang, Wiwy T. Pupung Ardini PUPUNG PUSPA ARDINI Puspitasari Ishak Putri Regina Cahyani R, Rosneli Rahmah Rahmah Rahmah Rahmatia B. Salum Rahmilta Moha Ramadan, Gilang Rapi Us. Djuko Rawanti, Sri Rifda Mardian Arif Rusmin Husain S Bonggu, Asrianti Sahara Idham Hamzah Salsabila R. Solang SETIYO UTOYO Siti Maharani Sodik, Nurul Aini MM Sri Amanda Onde Sri Indirawati Zakaria Sri Mahyuni A. Sabina Sri Rawanti Sri Rawanti Sri Wahyuningsi Sri Wahyuningsi Laiya Sri Yulan Umar Sulkifly, Sulkifly Sumirat, Elva M Suryani, Ni Putu Lilis Tine, Nurhayati Tiskawati Mahmud Umrah Vicka Muniati Arifin Vicka Mutiati Arifin Vika Hastina Ajam Waode Eti Hardianti Waode Eti Hardiyanti Widi Candika Pakaya Yakob Napu Yakob Napu Yolanda Purnama Puangolo Yuwita Dabis Zakaria, Sri Indrawati