Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Intrinsik, Lingkungan Keluarga dan Pengetahuan Kewirausahaan terhadap Minat Berwirausaha Gen Z di Kabupaten Tasikmalaya Ace Abdul Kholik; Alfin Nur Arifah; Ardhiansyah Ardhiansyah; Herdiyanti Herdiyanti
Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 2 (2026): Juli : Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan (JIMEK)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimek.v6i2.12162

Abstract

This study aims to analyze the influence of intrinsic motivation, family environment, and entrepreneurial knowledge on the entrepreneurial interest of Generation Z in Tasikmalaya Regency. The research employed a quantitative approach using an explanatory survey method. The population consisted of Generation Z individuals aged 12–27 years residing in Tasikmalaya Regency. The sampling technique used was purposive sampling, with a total sample of 68 respondents determined using the Cochran formula. Data were collected through a Likert scale questionnaire ranging from 1–5, which had been tested for validity and reliability. The data were then analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS through classical assumption tests, including normality, multicollinearity, heteroscedasticity, and linearity tests. The results showed that intrinsic motivation, family environment, and entrepreneurial knowledge had a positive effect on the entrepreneurial interest of Generation Z in Tasikmalaya Regency. Intrinsic motivation was the most dominant variable with a regression coefficient of 0.312, followed by family environment with 0.254, and entrepreneurial knowledge with 0.198. These three variables were able to explain 72.1% of the variation in entrepreneurial interest. The findings indicate that internal drive, family support, and entrepreneurial understanding play an important role in shaping the entrepreneurial interest of young people.
The SOSIALISASI E-COMMERCE UNTUK UMKM DI DESA CIKALONG KABUPATEN TASIKMALAYA Isyana Rahayu; Herdiyanti; Rina Madyasari; Dewi Ratnasari Astuti; Retno Dyah Pekerti; Ramdani Alfalah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 1 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v1i4.1769

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM Desa Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, dalam memanfaatkan e-commerce untuk mengembangkan usaha. Melalui metode pertukaran dan seminar interaktif, peserta diperkenalkan pada konsep dasar e-commerce, manfaatnya, serta langkah awal untuk memulai penggunaannya. Kegiatan meliputi presentasi, simulasi pembuatan akun di platform e-commerce, pengelolaan toko online, dan strategi pemasaran digital. Hasil dari seminar ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait pentingnya e-commerce sebagai alat untuk memperluas pasar dan meningkatkan efisiensi bisnis. UMKM mendapatkan wawasan praktis tentang pemilihan platform yang tepat, pembuatan toko online, dan penerapan strategi pemasaran digital yang efektif. Selain itu, kegiatan ini membangun motivasi peserta untuk memanfaatkan teknologi dalam mengembangkan usaha mereka. Simpulan, dari kegiatan ini adalah bahwa seminar e-commerce memberikan dampak positif terhadap kesiapan UMKM dalam menghadapi persaingan di pasar digital. Namun, perlu dilakukan langkah lanjutan seperti pelatihan mendalam, pendampingan, dan perluasan cakupan peserta untuk memperkuat hasil yang dicapai. Dengan demikian, UMKM Desa Cikalong diharapkan dapat lebih kompetitif di era digital yang semakin berkembang. Kata Kunci: Desa Cikalong Tasikmalaya, E-Commerce UMKM, Seminar
Pengaruh Strategi Influencer Marketing dan Promosi Penjualan Terhadap Minat Beli Konsumen Kuliner di Tasikmalaya Santi Nurlaila; Herdiyanti Herdiyanti
Jurnal Ekonomi Bisnis Antartika Vol. 4 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Antartika Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70052/jeba.v4i1.1372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi influencer marketing dan promosi penjualan terhadap minat beli konsumen kuliner yang berada di Tasikmalaya. Sektor kuliner menjadi salah satu kontributor terbesar terhadap ekonomi nasional yang pengaruhnya terlihat signifikan. Namun di era digitalisasi saat ini, adopsi pemasaran secara digital oleh UMKM kuliner di Tasikmalaya masih rendah, bertolak belakang dengan perilaku konsumen yang semakin konsumtif dan bertransformasi pada pengandalan media sosial sebagai sarana informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif melalui penyebaran kuesioner kepada 150 responden dengan kriteria usia 18-35 tahun serta merupakan konsumen kuliner di daerah Tasikmalaya yang ditentukan melalui purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui uji intrumen, uji asumsi klasik, dan regresi linear berganda dengan alat bantu Statistical Package for the Social Science (SPSS) 26. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa strategi influencer marketing bernilai t hitung 2,288; sig. = 0,024 dan strategi promosi penjualan berrnilai t hitung 4,810; sig. 0,000 berpengaruh positif dan signifikan. Nilai koefisien determinasi (R²) mencapai 0,336 mengindikasi bahwa 33,6% variasi minat beli konsumen dipicu oleh kedua variabel tersebut, sedangkan 66,4% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian.   This study aims to determine the influencer marketing strategies and sales promotions on the purchasing interest of culinary consumers in Tasikmalaya. The culinary sector has become one of the largest contributors to the national economy, with its influence being significantly noticeable. However, in the current era of digitalization, the adoption of digital marketing by culinary SMEs in Tasikmalaya is still low, contrary to the increasingly consumptive behavior of consumers who are transforming into relying on social media as a source of information. This research uses a quantitative approach with an associative method thru the distribution of questionnaires to 150 respondents aged 18-35 years who are culinary consumers in the Tasikmalaya area, determined thru purposive sampling. Data analysis was conducted thru instrument tests, classical assumption tests, and multiple linear regression using the Statistical Package for the Social Science (SPSS) 26. The partial research results show that the influencer marketing strategy has a t-value of 2.288; sig. = 0.024 and the sales promotion strategy has a t-value of 4.810; sig. 0.000, both having a positive and significant effect. The coefficient of determination (R²) value reached 0.336, indicating that 33.6% of the variation in consumer purchase interest is triggered by these two variables, while the remaining 66.4% is influenced by other variables outside the research model.
Pengaruh Emotional Marketing dan Kualitas Produk terhadap Loyalitas Pelanggan pada Merek Fashion Lokal 3second di Kota Tasikmalaya Hasna Annisa Alfiyyah Hasan; Herdiyanti Herdiyanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Emotional Marketing dan Kualitas Produk terhadap Loyalitas Pelanggan pada merek fashion lokal 3Second di Kota Tasikmalaya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan penentuan jumlah sampel berdasarkan rumus Lemeshow. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan aplikasi SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Emotional Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan dengan nilai t-hitung sebesar 6,439 dan signifikansi 0,000. Kualitas Produk juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan dengan nilai t-hitung sebesar 3,140 dan signifikansi 0,002. Secara simultan Emotional Marketing dan Kualitas Produk berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan dengan nilai F-hitung sebesar 142,455 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,746 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan Loyalitas Pelanggan sebesar 74,6%, sedangkan sisanya 25,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas produk dan penerapan strategi emotional marketing yang efektif dapat meningkatkan loyalitas pelanggan pada merek fashion lokal 3Second di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis bagi pengembangan kajian pemasaran serta rekomendasi praktis bagi manajemen perusahaan dalam menyusun strategi pemasaran berbasis emosi dan kualitas produk.  
Pengaruh Emotional Marketing dan Brand Love terhadap Kepercayaan Konsumen pada Merek Hp Samsung (Studi Kasus di Kabupaten Tasikmalaya) Muhamad Alpin Darusilmi; Herdiyanti Herdiyanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11079

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Brand love dan Emotional marketing terhadap kepercayaan konsumen Kabupaten Tasikmalaya pada merek HP Samsung. Persaingan industri smartphone yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk menyediakan produk berkualitas tinggi dan menjalin hubungan emosional yang kuat dengan pelanggan mereka. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini sebagai pendekatan asosiatif kausal. Orang-orang yang menggunakan smartphone Samsung di Kabupaten Tasikmalaya yang telah menggunakannya selama minimal enam bulan adalah subjek penelitian. Dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin kesalahan 10%, rumus Lemeshow digunakan untuk menghitung sampel. Purposive sampling adalah metode pengambilan sampel. Penelitian menggunakan kuesioner dengan skala Likert 1-5. Uji instrumen untuk validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik untuk normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas, dan analisis regresi linear berganda dilakukan menggunakan SPSS. Berdasarkan studi literatur dan studi sebelumnya, hipotesis berikut diusulkan: (H1) Emotional marketing berdampak positif dan signifikan terhadap kepercayaan konsumen pada merek HP Samsung di Kabupaten Tasikmalaya; dan (H2) Brand love berdampak positif dan signifikan terhadap kepercayaan konsumen pada merek HP Samsung di Kabupaten Tasikmalaya. Diharapkan bahwa penelitian ini memberikan dasar teoritis untuk kemajuan ilmu manajemen pemasaran, khususnya dalam hal strategi Emotional marketing dan pembentukan Brand love. Ini juga akan memberikan manfaat praktis bagi perusahaan Samsung dalam mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efisien.
Pengaruh Pengalaman Kerja dan Kecerdasan Emosional terhadap Kemampuan Mengatasi Konflik Kerja pada Karyawan Perusahaan Khanza Mukena Ayu Azhari; Herdiyanti Herdiyanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman kerja dan kecerdasan emosional terhadap kemampuan mengatasi konflik kerja pada karyawan Perusahaan Khanza Mukena. Kemampuan mengatasi konflik merupakan salah satu kompetensi penting dalam menciptakan hubungan kerja yang harmonis serta mendukung efektivitas organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian berjumlah 49 karyawan dan seluruh populasi dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh (sensus). Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan mengatasi konflik kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,043 (<0,05). Kecerdasan emosional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan mengatasi konflik kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,036 (<0,05). Secara simultan, pengalaman kerja dan kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap kemampuan mengatasi konflik kerja dengan nilai F sebesar 7,724 dan signifikansi 0,008. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,606 menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan 60,6% variasi kemampuan mengatasi konflik kerja, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pengalaman kerja dan kecerdasan emosional dapat meningkatkan kemampuan karyawan dalam mengelola serta menyelesaikan konflik secara konstruktif di lingkungan kerja.
Pengaruh Disiplin Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Produktivitas Karyawan GEGE Snack Ita Puspita; Herdiyanti Herdiyanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan GEGE Snack Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian terdiri atas seluruh 30 karyawan GEGE Snack yang sekaligus dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data primer diperoleh menggunakan kuesioner berskala Likert, sedangkan analisis dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan IBM SPSS versi 25. Tahapan analisis meliputi uji validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, koefisien determinasi, uji F, dan uji t. Seluruh instrumen dinyatakan valid dan reliabel, serta model memenuhi asumsi klasik. Hasil regresi menunjukkan bahwa disiplin kerja memiliki koefisien sebesar 0,466 dan berpengaruh positif serta signifikan terhadap produktivitas kerja dengan nilai t hitung 3,699 dan signifikansi 0,001. Lingkungan kerja memiliki koefisien positif sebesar 0,240, tetapi tidak berpengaruh signifikan dengan nilai t hitung 1,243 dan signifikansi 0,225. Model regresi dinyatakan layak berdasarkan nilai F hitung 37,863 dengan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,718 menunjukkan bahwa disiplin kerja dan lingkungan kerja mampu menjelaskan 71,8% variasi produktivitas kerja, sedangkan 28,2% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa disiplin kerja merupakan faktor yang lebih dominan dalam meningkatkan produktivitas karyawan. Oleh karena itu, GEGE Snack perlu memprioritaskan konsistensi aturan, pengawasan, ketepatan waktu, dan tanggung jawab kerja, sekaligus tetap mempertahankan lingkungan kerja yang nyaman dan mendukung.
Pengaruh Orientasi Wirausaha Berkelanjutan terhadap Kinerja Bisnis UMKM dengan Moderasi Dukungan Institusional Islamia Risalsya Syawali; Alfin Nur Arifah; Dheri Febiyani Lestari; Herdiyanti Herdiyanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh orientasi wirausaha berkelanjutan terhadap kinerja bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta menguji peran dukungan institusional sebagai variabel moderasi pada UMKM mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian mencakup seluruh UMKM yang menjadi mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dalam Program MBG, sedangkan sampel berjumlah 100 responden yang ditentukan melalui teknik proportionate stratified random sampling berdasarkan perhitungan rumus Slovin. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert lima poin. Analisis data dilakukan dengan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan SmartPLS melalui evaluasi outer model, inner model, dan pengujian hipotesis dengan prosedur bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh konstruk telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Nilai R-Square sebesar 0,689 menunjukkan bahwa orientasi wirausaha berkelanjutan dan dukungan institusional mampu menjelaskan 68,9% variasi kinerja bisnis UMKM. Orientasi wirausaha berkelanjutan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja bisnis UMKM dengan koefisien jalur 0,710, t-statistic 10,842, dan p-value 0,000. Namun, dukungan institusional tidak terbukti memoderasi hubungan tersebut secara signifikan, dengan koefisien -0,067, t-statistic 1,214, dan p-value 0,225. Temuan ini menegaskan bahwa inovasi, proaktivitas, keberanian mengambil risiko, dan komitmen keberlanjutan merupakan kemampuan internal utama yang mendorong peningkatan kinerja UMKM mitra Program MBG.
The Impact of Service Quality and Employee Performance on Community Satisfaction: A Case Study in Serang Village Fathya Azzahra; Herdiyanti
Jurnal Manajemen dan Profesional Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Jpro
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jpro.v7i2.3004

Abstract

In the context of village governance, human resource management plays a crucial role in ensuring that officials provide optimal public services to achieve organizational goals effectively so that this research analyzes the influence of service quality and employee performance on community satisfaction in Serang Village, Salawu District, Tasikmalaya Regency. By implementing a quantitative method, data were obtained from 103 respondents via a purposive sampling technique with structured questionnaires and processed using the SPSS program. The findings indicate that service quality and employee performance partially exert a positive and significant influence on community satisfaction.
Pengaruh Kepuasan Pelanggan dan Kualitas Produk terhadap Loyalitas Pelanggan Produk Oleh-Oleh Handicraft Salawu di Kabupaten Tasikmalaya Fadilla Zanuba Arifah; Alfin Nur Arifah; Herdiyanti Herdiyanti; Rina Madyasari
Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 2 (2026): Juli : Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan (JIMEK)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimek.v6i2.11473

Abstract

This study aims to analyze the effect of customer satisfacation and product quality on customer loyalty toward handicraft salawu souvenir product from salawu, Tasikmalaya Regency. The research method used is a quantitative approach with descriptive and verificative types of research. The population consists of consumers who have purchased handicraft souvenir product, with the sampling technique using purposive sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using validity tests, reliability tests,multiple linear regression analysis, t-tests, and F-tests. The results show that partially, costumer satisfication has a posisitive and significant effect on customer loyalty. Similarly, product quality also has a positive and significant effect on customer loyalty. Customer satification and product quality significantly influence costumer loyalty. These findings indicate that higher levels of costumer satification and better product quality will lead to stronger costumer loyalty toward handicraft souvenir product. The implications of this study are expected to provide insights for small and medium enterprises (SMEs) in improving product quality and customer satisfacation to achieve sustainable customer loyalty.