Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

The Role of Debate Learning in Improving Students' Critical and Argumentative Thinking Skills: A Needs Analysis Hendra Kurnia Pulungan; Dadang S Anshori; Sumiyadi Sumiyadi; Yeti Mulyati
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 11 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v11i1.40484

Abstract

This study aims to analyse the role of debate learning in improving students' critical and argumentative thinking skills. Debate learning is an effective method to train analytical thinking skills and craft strong arguments. However, understanding the extent to which debate learning affects this ability in students is still limited. This research uses a qualitative approach with a needs analysis method to explore students' experiences and views related to debate learning. Data was obtained through interviews and documentation studies involving students from various departments. The results show that learning debate significantly improves students' critical thinking skills, allows them to be more open to accepting different opinions, and strengthens their ability to build logical and structured arguments. In addition, this study also found that debate learning positively impacts the development of students' communication and persuasion skills. In conclusion, debate learning has an important role in improving the quality of students' critical and argumentative thinking, so it can be an effective method in higher education to prepare students to face challenges in the professional world.
Pengaruh Olahraga Dan Model Latihan Fisik Terhadap Kebugaran Jasmani Remaja: Literature Review Kaloko, Imam Rahman; Daud Silalahi; Jonatan Purba; Hendra Kurnia Pulungan
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4892

Abstract

Kebugaran jasmani merupakan kemampuan seseorang untuk mencapai tujuan olahraga tertentu dengan optimal. Hasil olahraga ataupun latihan fisik seseorang pasti akan berbeda tergantung pada waktu dan kebiasaan melatih fisik tubuhnya. Semakin sering dan rutin berolahraga maka produktivitas dan kebugaran seseorang akan semakin tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh olahraga dan model latihan fisik terhadap kebugaran jasmani remaja. Jenis penelitian ini yaitu penelitian literature review atau penelitian kepustakaan. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan oleh peneliti terdahulu yang didapatkan dari situs Google Scholar dan Science Direct. Hasil dari literature review ini didapatkan bahwa olahraga dan model latihan fisik dapat mendorong pertumbuhan, perkembangan fisik, meningkatkan kemampuan motorik, dan mengurangi risiko obesitas. Selain itu manfaat olahraga dan model latihan fisik yang dilakukan secara reguler dan terprogram dapat mampu meningkatkan kebugaran jasmani khususnya remaja. Jadi olahraga dan model latihan fisik memberi pengaruh yang baik pada kebugaran jasmani dan kesehatan remaja.
Peran Diskusi Kelompok dalam Meningkatkan Komunikasi Matematis Mahasiswa Dosta Ernauli Siregar; Lasvina Br. Purba; Lilea Calin Br. Tarigan; Nathan Abyansyah; Hendra Kurnia Pulungan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38957

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis mahasiswa, baik lisan maupun tertulis, masih tergolong rendah akibat minimnya interaksi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran diskusi kelompok dalam meningkatkan komunikasi matematis mahasiswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan mixed methods. Data kuantitatif diperoleh melalui angket skala Likert lima poin yang disebarkan kepada 14 mahasiswa, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur terhadap 3 mahasiswa yang dipilih secara purposif. Data kuantitatif dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif yang meliputi distribusi frekuensi, persentase, dan nilai respons positif, sedangkan data kualitatif dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskusi kelompok berperan positif pada seluruh indikator yang diteliti: 71,5% responden merasakan peningkatan partisipasi diskusi; 50,0% merasakan peningkatan komunikasi matematis lisan; 71,4% merasakan peningkatan komunikasi matematis tertulis; 78,6% merasakan pendalaman pemahaman konsep matematis; dan 78,5% menilai diskusi kelompok efektif secara keseluruhan. Data wawancara memperkuat temuan tersebut dengan mengungkap perubahan perilaku konkret pada seluruh narasumber. Disimpulkan bahwa diskusi kelompok terbukti berperan dalam meningkatkan komunikasi matematis mahasiswa, meskipun efektivitasnya bergantung pada keaktifan anggota dan keterarahan pengelolaan diskusi.
ANALISIS MITOS KECANTIKAN NAOMI WOLF DALAM CERPEN “TATKALA CANTIK DIOTAK-ATIK (OBSESI DAN MANIAK SEORANG PEREMPUAN)” KARYA MILKA ADRIANI Ayu Eka Prasetyawati; Nasywa Alysa Putri; Chindy Chindy; Elvira Eninta Br Ginting; Korintus Simanjuntak; Hendra Kurnia Pulungan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 2 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i2.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana mitos kecantikan dibangun dan direpresentasikan dalam cerpen Tatkala Cantik Diotak-Atik (Obsesi dan Mania Seorang Wanita) karya Milka Adriani. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan teori Mitos Kecantikan karya Naomi Wolf, artikel ini menganalisis pengalaman tokoh perempuan bernama Alika yang mengalami tekanan sosial untuk memenuhi standar kecantikan. Melalui narasi cerpen tersebut, ditemukan bahwa obsesi terhadap penampilan fisik tidak hanya merusak kesehatan fisik tokoh utama, tetapi juga kestabilan mental dan hubungan sosialnya. Lingkungan sosial seperti teman dan masyarakat memperkuat tekanan ini, menciptakan budaya yang menilai perempuan hanya berdasarkan aspek fisiknya. Cerpen ini tidak hanya merepresentasikan mitos kecantikan sebagai alat penindasan eksternal, tetapi juga menunjukkan bagaimana perempuan menginternalisasi nilai-nilai tersebut dan menjadi pelaku dalam proses penindasan itu sendiri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mitos kecantikan merupakan bentuk penindasan yang kompleks dan berlapis dalam kehidupan perempuan Indonesia kontemporer.
Analisis Literasi Data Mahasiswa Non-Statistik dalam Memahami Informasi Statistik di Era Artificial Intelligence dan Digitalisasi Informasi Sarah Amalia; Finny Aprilia Yulanda; Nadia Rikza Ananda; Femi Ezrani Sianturi; Nur Maulydia Rizky; Sri Yuni Utari Sihombing; Hendra Kurnia Pulungan
Jurnal Lintas Karsa Vol. 2 No. 2 (2026): Vol 2 No 2 (2026): Jurnal Lintas Karsa (Mei 2026)
Publisher : S1 Teknik Mesin Fakultas Teknik. Universitas Negeri Surabaya Gedung A6 Kampus UNESA Ketintang Surabaya 60231

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/lintaskarsa.v2i2.78402

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan digitalisasi informasi meningkatkan kebutuhan siswa untuk memiliki kemampuan literasi data dalam memahami informasi statistik yang beredar di berbagai media. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi data siswa non-statistik dalam memahami informasi statistik di era AI dan digitalisasi informasi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 37 mahasiswa non-statistik sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara berani menggunakan skala Likert. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitas menggunakan RStudio, dengan hasil dua item tidak valid (P3 dan P9) sehingga dieliminasi, serta nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,831 yang menunjukkan reliabel instrumen. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi data mahasiswa non-statistik berada pada kategori cukup baik dengan rata-rata keseluruhan sebesar 3,32. Indikator literasi akademik memperoleh nilai rata-rata tertinggi (3,4324), sedangkan pemahaman statistik memperoleh nilai rata-rata terendah (3,1689). Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa telah mampu memanfaatkan teknologi digital dan AI untuk mendukung aktivitas akademik, namun masih memerlukan penguatan kemampuan dalam memahami dan menginterpretasikan informasi statistik. Oleh karena itu, pengembangan literasi data perlu difokuskan pada peningkatan kemampuan statistik dan pemikiran kritis di perguruan tinggi.
Dependence on the Use of ChatGPT and Its Impact on Statistics Students' Linguistic Literacy in Compiling Data Analysis Reports Menggie Orlanda Br Simarmata; Nazla Dia Maharani; Riris Apriani Simarmata; Wilda Rahmadani; Widi Aulia; Muhammad Fazra; Hendra Kurnia Pulungan
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jsalaka.v8i1.60

Abstract

The rapid development of generative artificial intelligence, particularly ChatGPT, has significantly influenced higher education, especially in student academic writing activities. However, research specifically examining the relationship between ChatGPT dependency and student language literacy in preparing data analysis reports remains limited. This study aimed to analyze the relationship between dependency on ChatGPT usage and the language literacy of Statistics students in preparing data analysis reports. A quantitative approach with a survey strategy was employed. The population consisted of 265 active Statistics students at Universitas Negeri Medan from the 2023, 2024, and 2025 cohorts, with 66 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using a digital questionnaire via Google Forms, measuring ChatGPT dependency (7 items) and language literacy (6 items) on a 4-point Likert scale. Descriptive statistical analysis and Pearson correlation tests were conducted using RStudio. The results showed that ChatGPT dependency was in the Agree category (mean = 2.70), with students demonstrating selective use by disagreeing with directly copying AI output (1.91). Language literacy was also in the Agree category (mean = 2.98), although confidence in independent writing remained low (2.62). The Pearson correlation test revealed no significant relationship between ChatGPT dependency and language literacy (r = -0.002; p = 0.9903 > 0.05). The study concludes that AI dependency does not inherently weaken language literacy, and educational efforts should focus on critical AI usage rather than prohibition. Keywords: ChatGPT dependency, language literacy, generative artificial intelligence, academic writing, Statistics students.
Co-Authors Agustin Pratama Sihotang Alamsyah, Rahmad Darmawan Ambarwati, Atifa Andhika, Muhammad Rakha Aprina Siregar Arianto, Tomi Ayu Eka Prasetyawati Bangun, Yogi Arifandi Banjarnahor, Yurike N Barus, Zakirah Anjani Br.Sitepu, Berliana Putri Ananty Brahmana, Daniel Pederico Chairunnisa, Hera Chery, Muhammad Rifaldi Chindy Chindy Dadang S Anshori Damanik, Bea Anantha Damar, Rafif Abdullah Dathin Azzura Daud Silalahi Deo Agung Haganta Barus Dewi, Artika Sardiana Dimas Prasetyo Dita Hasibuan Dora Perawati Sihotang Dosta Ernauli Siregar Dyna MT Pasaribu Eirene Dahlia Sidabutar Elprida Yanti Laoli Elvira Eninta Br Ginting Fahmy Dalimunthe, Syairal Fauzi Lubis, Muhammad Helmi Febbita Putri Amanda Alwi Geovany Febry Nurhayati Br Sagala Femi Ezrani Sianturi Finny Aprilia Yulanda Fitri Santika, Mutiara Ginting, Wahyu Prayoga Gulo, Joel Alfian S Harefa, Rili Angelica Hutasoit, Sartika Br Imam Wahyudi Indrawan, Imam Wahyudi Jonatan Purba Kaloko, Imam Rahman Kezia Nova Siagian Korintus Simanjuntak Kusyasi, Ahmad Najmal Lahagu, Rosmaida Lasvina Br. Purba Lilea Calin Br. Tarigan Lumban Tobing, Benito Martua Lumbantobing, Merry E. M. Oky Fardian Gafari M. Surip Manalu, Gresia Br Manurung, Elisabet Magdalena Marbun, Gerrard G.S Marpaung, Veymas Februardandi Marsyah, Aralia Putri Martha Traci Simanjuntak Matondang, Aidil Fauzan Maylista Damanik Melina Marbun Menggie Orlanda Br Simarmata Miftahul Jannah Muhammad Fazra Muhammad Iraqi Fauzi muhammad rizky, muhammad Muhammad Saleh Nadia Kezia Situmeang Nadia Rikza Ananda Nainggolan, Jojor Febriana Nainggolan, Winda Jessica Nasution, Abidah Ramadhani Nasywa Alysa Putri Nasywa Yasmin Purba Nathan Abyansyah Nazla Dia Maharani Ndruru, Tobias Shanmorla Nur Hidayah Hasibuan Nur Maulydia Rizky Pangaribuan, Devy J.R Prakoso, Ahmad Latief Devid Pulungan, Garda Ali Purba, George Felix Purba, Roulina Putri Gresia Sihombing Putri, Tyara Alini Rabbani, Rachmat Daffa Reviani Manullang, Ester Riris Apriani Simarmata Rosa Evalinda Gultom Rumapea, Angela Mericia Romaulina Safitri, Ilda Salsabila, Nalya Salsabila, Nazwa Sandro Tamba Santa Emelia Sitorus Sarah Amalia Sardame Hotmauli Sitompul Sari, Defi Mawar Septiani Sihaloho, Jelita Shinta Situngkir Shinta Situngkir Sihombing, Dian Daniel Castro Sihombing, Hadriana Sihotang, Eka Kristian Silalahi, Tiar Arini Adelia Simanjuntak, Timothy Boy Dani Simanungkalit, Jhon Fawel Simarmata, Kristiando Simatupang, Ihsan Mubarok Simbolon, Agustiani Sinaga, Husna Khoiri Sinambela, Ahmad Arif Siregar, Amirul Fadillah Situmorang, Adventina Sri Wenni Sri Yuni Utari Sihombing Sumarsono Sumiyadi Sumiyadi Surip, M Syabilah, Firza Syaiful Rohim Syairal Fahmy Dalimunthe Tamba, Rodimas Tanjung, Danar Ilyasa Zafin Tri Bayu Armanda Waruwu, Yesika Widi Aulia Wilda Rahmadani Wulandari, Dinda Yesika Danastasya Yosi Aunike Sinuraya