Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Kandungan Senyawa Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Pepaya (Carica Papaya L.): Narrative Review Umniyah Tsabitah Zahrani; Ihsanti Dwi Rahayu; Atri Sri Ulandari; Ramadhan Triyandi
Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF) Vol. 3 No. 2 (2025): April : Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF)
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/jrikuf.v3i2.599

Abstract

This narrative review article explores the potential of papaya leaves (Carica papaya L.) as an alternative antibacterial treatment due to the increasing problem of antibiotic resistance. Papaya leaves, commonly found in Indonesia, are known to have various pharmacological properties, including antibacterial effects. The article aims to collect and review existing literature on the phytochemical compounds and antibacterial activity of papaya leaf extract. Literature searches were conducted across several databases such as Google Scholar, NCBI, ResearchGate, and ScienceDirect using keywords like "antibacterial," "phytochemical screening," and "Carica papaya leaf." Articles from the last five years that were accessible in full text and relevant to the topic were selected, leading to the inclusion of 18 articles in the review.The findings indicate that papaya leaf extracts exhibit antibacterial properties against both gram-positive and gram-negative bacteria. The degree of antibacterial activity varies, ranging from weak to very strong inhibition. This antibacterial effect is attributed to the secondary metabolite compounds present in papaya leaves, including alkaloids, flavonoids, saponins, tannins, phenolics, terpenoids, and steroids. These compounds contribute to the biological activity of the extract, making it a promising candidate for further development as a natural antibacterial agent. Overall, this review underscores the importance of exploring medicinal plants like papaya leaves as viable alternatives to combat bacterial infections and address the growing issue of antibiotic resistance..
Hubungan Tingkat Stres dan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Farmasi Febya Yuhendra Putri; Oktafany Oktafany; Nurmasuri Nurmasuri; Ihsanti Dwi Rahayu
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1296

Abstract

Latar Belakang: Stres merupakan respons terhadap tuntutan yang melebihi kemampuan individu dan dapat berdampak pada kualitas tidur. Mahasiswa farmasi berisiko mengalami stres akibat beban akademik yang tinggi, sehingga berpotensi mengalami gangguan tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan kualitas tidur mahasiswa aktif Program Studi Farmasi. Metode: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa aktif Program Studi Farmasi Universitas Lampung. Teknik pengambilan sampel dengan proportionate stratified random sampling dengan jumlah sampel 210 responden. Pengukuran tingkat stres menggunakan Perceived Stress Scale (PSS-10) dan kualitas tidur dengan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data bivariat menggunakan uji Spearman rank correlation. Hasil: Mayoritas responden mengalami tingkat stres sedang (81%) dan kualitas tidur yang buruk (79%). Hasil uji bivariat menggunakan uji Spearman rank menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kualitas tidur (p< 0,001; r= 0,273) dengan kekuatan korelasi lemah dan arah hubungan positif. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan kualitas tidur mahasiswa aktif Program Studi Farmasi Universitas Lampung.
Analisis Bibliometrik Aktivitas Antioksidan Ekstrak Pare (Momordica charantia L.) sebagai Pengobatan Tradisional Aldo Setiawan Lukas; Ihsanti Dwi Rahayu; Atri Sri Ulandari; Muhammad Iqbal
Sains Medisina Vol 4 No 2 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i2.894

Abstract

Momordica charantia L. (pare) merupakan tanaman obat yang banyak dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional dan terbukti mengandung senyawa bioaktif dengan aktivitas antioksidan. Meskipun penelitian mengenai pare terus berkembang, pemetaan sistematis terkait tren penelitian, produktivitas ilmiah, dan arah pengembangan riset masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan penelitian aktivitas antioksidan ekstrak pare melalui pendekatan bibliometrik menggunakan basis data Scopus. Pencarian data dilakukan melalui fitur Advanced Search dengan kombinasi kata kunci “Momordica charantia” atau “bitter melon” serta “extract” dan “antioxidant”. Kriteria inklusi ditetapkan untuk publikasi berbahasa Inggris berupa artikel, review, dan dokumen konferensi dalam rentang tahun 2000–2025. Dari total 911 artikel yang ditemukan, proses penyaringan menghasilkan 404 dokumen yang memenuhi kriteria dan dianalisis lebih lanjut. Analisis bibliometrik dilakukan menggunakan Biblioshiny (R Studio) dan VOSviewer untuk menilai tren publikasi, kontribusi institusi, penulis, jurnal, serta keterhubungan kata kunci. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan publikasi yang signifikan terutama setelah tahun 2018, dengan Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine dan BMC Complementary and Alternative Medicine sebagai jurnal paling produktif. Analisis kata kunci mengungkap fokus riset pada aktivitas antidiabetes, antioksidan, inflamasi, serta pengelolaan stress oksidatif terkait metabolisme. Klaster jaringan kata kunci menegaskan bahwa Momordica charantia dipandang sebagai kandidat fitoterapi potensial dalam terapi penyakit degeneratif, terutama diabetes mellitus tipe 2. Secara keseluruhan, analisis bibliometrik ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai lanskap riset ekstrak pare dan membuka peluang penelitian lanjutan menuju uji klinis dan pengembangan produk fitofarmaka berbasis bahan alam.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Tanaman Averrhoa spp. (Belimbing): Literature Review Nafisa Arifa Firdaus; Ramadhan Triyandhi; Ihsanti Dwi Rahayu; Muhammad Iqbal
Sains Medisina Vol 4 No 3 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i3.932

Abstract

Tanaman dari genus Averrhoa (belimbing) dikenal dalam pengobatan tradisional karena kandungan fitokimianya. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengonsolidasikan temuan ilmiah terkait aktivitas antibakteri ekstrak berbagai bagian tanaman Averrhoa spp. terhadap bakteri patogen. Metode yang digunakan adalah penelaahan sistematis terhadap tujuh artikel penelitian eksperimental. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa aktivitas antibakteri sangat bervariasi, bergantung pada spesies, bagian tanaman, dan bakteri target. Ekstrak daun Averrhoa bilimbi (belimbing wuluh) menunjukkan aktivitas tertinggi, dengan diameter zona hambat mencapai 17,07 mm terhadap Propionibacterium acnes dan bersifat dose-dependent. Kombinasi ekstrak daun A. bilimbi dan A. carambola (belimbing manis) menunjukkan efek sinergis terhadap Staphylococcus aureus. Namun, ekstrak buah A. carambola tidak menunjukkan aktivitas terhadap Streptococcus pneumoniae. Secara umum, ekstrak Averrhoa spp. lebih aktif terhadap bakteri Gram-positif. Disimpulkan bahwa daun A. bilimbi memiliki potensi antibakteri yang paling menjanjikan, sementara efektivitasnya dipengaruhi oleh konsentrasi dan metode formulasi. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk isolasi senyawa aktif murni, uji toksisitas, dan pengembangan formulasi yang stabil.
Edukasi penggunaan antibiotik yang bijak untuk pencegahan resistensi di Kelurahan Bumi Waras Kota Bandar Lampung Ihsanti Dwi Rahayu; Dwi Aulia Ramdini; Citra Yuliyanda Pardilawati; Okta Puspita; Made Laksmi Meiliana; Denny Ardhianto; Syaripah Ulandari; Athaya Aulia Rannisa; Azzahra Hasrianti; Putri Berliana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 4 (2026): August (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i4.40232

Abstract

Abstrak Penggunaan antibiotik yang semakin luas di masyarakat perlu diimbangi dengan pemahaman yang baik mengenai fungsi dan aturan pakai yang bijak dalam penggunaannya. Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai penggunaan antibiotik yang bijak dapat meningkatkan risiko terjadinya resistensi antibiotik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung bekerja sama dengan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak Universitas Lampung Tahun 2026 bertujuan untuk memberikan edukasi secara langsung kepada ibu-ibu kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) terkait penggunaan antibiotik yang bijak serta bahaya resistensi antibiotik. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan metode edukasi secara langsung melalui media seperti slide presentasi, flyer, dan poster. Evaluasi keberhasilan edukasi dilakukan melalui pengisian kuesioner dengan pendekatan one-group pretest–posttest. Analisis statistik dilakukan pada hasil pengisian kuesioner untuk melihat ada tidaknya perubahan pemahaman peserta sebelum dan sesudah edukasi. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 25 orang ibu-ibu kader PKK dengan hasil pretest menunjukkan rata-rata nilai peserta 82,80±11,37 sedangkan rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 95,60±7,11. Hasil uji statistik Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta yang signifikan (p < 0,05) dari pemberian edukasi. Kegiatan pengabdian ini dapat menjadi salah satu strategi upaya promotif terkait penggunaan antibiotik yang bijak guna mendukung upaya pencegahan resistensi antibiotik di masyarakat. Kata kunci: antibiotik; edukasi; bijak konsumsi; resistensi antibiotik; pencegahan Abstract The increasingly widespread use of antibiotics in the community needs to be balanced with a good understanding of their function and wise usage rules. Low public understanding of the wise use of antibiotics can increase the risk of antibiotic resistance. Community service activities in Bumi Waras Village, Bandar Lampung City in collaboration with the University of Lampung's 2026 Impactful Community Service Program (KKN) aimed to provide direct education to women cadres of the Family Empowerment and Welfare (PKK) regarding the wise use of antibiotics and the dangers of antibiotic resistance. This service activity was carried out using direct educational methods through media such as presentation slides, flyers, and posters. Evaluation of the success of the education was carried out by filling out a questionnaire with a one-group pretest–posttest approach. Statistical analysis was conducted on the results of the questionnaire to see whether there were changes in participants' understanding before and after the education. This service activity was attended by 25 women cadres of the PKK with pretest results showing an average score of 82.80±11.37 while the average posttest score increased to 95.60±7.11. The Wilcoxon Signed-Rank test results showed a significant increase (p < 0.05) in participants' knowledge and understanding as a result of the education provided. This community service activity can be a promotional strategy for the wise use of antibiotics to support efforts to prevent antibiotic resistance in the community. Keywords: antibiotics; education; prudent use; antibiotic resistance; prevention
Co-Authors Abda Abda Ad-Dhuha, Rahmah Maziyah Afriyani Afriyani Afriyani Afriyani Afriyani, Afriyani Al Hanif, Jazaul Fariha Aldo Setiawan Lukas Ali, Nur Fitriana Muhammad Aliya, Fariha Ais Ambarwati, Endah Andi Nafisah Andrifianie, Femmy Anjar Hermadi Saputro Ari Sri Ulandari Asep Sukohar Athaya Aulia Rannisa Atri Sri Ulandari Atri Sri Ulandari Auli, Wini Nur Azzahra Hasrianti Citra Yuliyanda Pardilawati Daffa, Meysha Nur Damayanti, Ervina Denny Ardhianto Dika Pramita Destiani, Dika Pramita Dwi Aulia Ramdini Dwi, Farah Elisabeth Elva Monika Endah Ambarwati Fadhilah, Fuad Fadila, Riska Intan Farhana, Lubna Fariha Ais Aliya Febriana, Triana Febrianti, Arlin Febya Yuhendra Putri Firdayanti, Ratri Mawas Firsandini, Firsandini Fitria Saftarina Ghifari, Ghaza Ahmad Al Helmi Ismunandar Jazaul Fariha Al Hanif Junita, Aulia Made Laksmi Meiliana Mayasari, Diana Melisa Yasmin Michelle Jovelyna My Angel Pasaribu Muhammad Fitra Wardhana Sayoeti Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Nafisa Arifa Firdaus Novita Carolia NUR AFRIYANI Nurmasuri Nurmasuri Okta Puspita Oktafany Oktafany Oktoba, Zulpakor Pardilawati, Citra Yuliyanda Pasaribu, Risma Kristina Uli Putik Titian Citra Hening Putri Berliana Ramadhan Triyandhi Ramadhan Triyandi Ramdini, Dwi Aulia Rani Himayani Rannisa, Athaya Aulia Sarmoko Sarmoko Simanullang, Gayatri Sri Waluyo Supatman, Mr. Suri, Nurma Suryadi Islami Susanti, Andani Dewanti Syahrizal Nasution Syaripah Ulandari Taufik Ismail Tiara Aninditha Tri Umiana Soleha Triyandi, Ramadhan Umniyah Tsabitah Zahrani Utama, WInda Trijayanti Wardhani, Oktiva Risma Winni Nur Auli