Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS MEDIA PUZZLE DAN MEDIA POSTER TERHADAP PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA MURID KELAS II DI SDN 2 LAMCOT KABUPATEN ACEH BESAR Henny Febriani; Nelva Fitria; Wirza Wirza; Reca Reca
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5106

Abstract

AbstrakPengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada murid sekolah perlu mendapatkan perhatian khusus terhadap kesehatan gigi dan mulut sebab pada usia ini murid sedang menjalani proses tumbuh kembang, sehingga perlu dilakukan edukasi kesehatan gigi dan mulut tentang media puzzle dan media poster pada murid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh pemberian edukasi menggunakan Media Puzzle dan Media Poster Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Murid Kelas II di SDN 2 Lamcot Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment dengan Design penelitian Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design, desain ini diukur dengan cara adanya dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh murid SDN 2 Lamcot berjumlah 44 murid dengan pengambilan sampel Teknik Total Sampling, yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kontrol dengan menggunakan uji statistik Paired Sample T-Test. Uji Paired Sample T-Test pada kelompok intervensi p value yaitu 0.001 sedangkan kelompok kontrol p value yaitu 0.008 dimana kedua kelompok sama-sama mengalami peningkatan pre-test dan post-test. Media Puzzle dan Media Poster efektif dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut serta kedua media tersebut memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan murid kelas II di SDN 2 Lamcot Kabupaten Aceh Besar. Disarankan kepada murid SDN 2 Lamcot Kabupaten Aceh Besar terkhusus kelas II mampu memahami tentang kesehatan gigi dan mulut dan disarankan kepada sekolah dan Instansi Kesehatan untuk menggunakan media puzzle dan media poster dalam memberikan edukasi agar meningkatkan pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Murid. 
PERAN ORANG TUA, GURU DAN TENAGA KESEHATAN DALAM KESEHATAN GIGI DAN MULUT ANAK DISABILITAS DI SDLB KOTA BANDA ACEH Eka Sri Rahayu; Linda Suryani; Reca Reca
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5209

Abstract

Permasalahan gigi dan mulut pada anak penyandang disabilitas dari 68 siswa terdapat 87% siswa terpapar karies dan membutuhkan perhatian lebih tentang cara perawatan gigi dan mulut. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana peran orang tua dalam upaya kesehatan gigi dan mulut anak disabilitas di SDLB Kota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam tentang peran orang tua dalam upaya kesehatan gigi dan mulut anak disabilitas. Penelitian ini bersifat analitik menggunakan metode mixed method yakni penelitian kuantitatif dan kualitatif dengan pendekatan concurrent embedded dimana metode kedua memperkuat metode pertama. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa di SLB Banda Aceh dan partisipan ibu, Guru dan Tenaga Kesehatan.
HUBUNGAN KEBIASAAN MENYIKAT GIGI DENGAN STATUS KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA MURID KELAS III DAN IV DI SD NEGERI 1 LAMCOT KABUPATEN ACEH BESAR Rahmawati Rahmawati; Reca Reca
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5225

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan Kebiasaan menyikat gigi yang kurang baik dapat berpengaruh terhadap rendahnya status kebersihan gigi dan mulut pada anak-anak usia sekolah dasar, pada pemeriksaan awal terdapat dari 20  anak 12 diantaranya memiliki status kebersihan gigi dan mulut di dapatkan 60% dengan indeks PHP-M kriteria buruk dengan nilai rata- rata (4,4), Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan menyikat gigi dengan status kebersihan gigi dan mulut pada murid kelas III dan IV di SD Negeri 1 Lamcot Kabupaten Aceh Besar Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional Sampel berjumlah 40 murid yang diambil secara total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan kebersihan gigi dan mulut menggunakan indeks PHP-M. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian  menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kebiasaan menyikat gigi dengan status kebersihan gigi dan mulut (p = 0,008). Dapat di simpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan menyikat gigi dengan status kebersihan gigi dan mulut pada murid kelas III dan IV di SD Negeri 1 Lamcot. Diperlukan pendidikan kesehatan gigi untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut yang baik pada murid  kelas III dan IV di SD Negeri 1 Lamcot Kabupaen Aceh Besar.
HUBUNGAN MALOKLUSI GIGI ANTERIOR DENGAN STATUS PSIKOSOSIAL MAHASISWA JURUSAN KESEHATAN GIGI POLTEKKES KEMENKES ACEH Rahmi Khoiriyah; Reca Reca
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5226

Abstract

Maloklusi anterior ditemukan pada 100% dari 10 mahasiswa JKG Poltekkes Kemenkes Aceh, dengan 90% mengalami crowding, dari mereka yang crowding, 33,3% juga protrusif dan 10% diastema. Sebanyak 80% subjek mengaku kurang percaya diri dengan gigi mereka. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara maloklusi gigi anterior dan status psikososial mahasiswa. Metode penelitian menggunakan survei analitik cross-sectional dengan uji chi-square dan odds ratio. Hasil chi-square (p=0,005) menunjukkan hubungan signifikan antara maloklusi gigi anterior dan status psikososial.  Hasil uji Odds ratio 6,61 mengindikasikan mahasiswa dengan maloklusi anterior 6,61 kali lebih berisiko mengalami status psikososial buruk dibandingkan dengan mahasiswa dengan gigi anterior normal.
HUBUNGAN PERAN IBU DALAM PEMELIHARAAN GIGI DAN MULUT DENGAN STATUS KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA MURID KELAS 1 SDN PERTIWI LAMGAROT KABUPATEN ACEH BESAR Nurul Suci; Reca Reca
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5574

Abstract

Ibu memiliki peran penting dalam membentuk perilaku anak, memberikan didikan, bimbingan, pemahaman, pengingat dan fasilitasi bagi anak untuk menjaga kebersihan mulut. Berdasarkan Hasil Pemeriksaan awal yang dilakukan peneliti pada 10 Orang murid Kelas 1 di SDN Pertiwi Lamgarot diperoleh bahwa Murid Mengalami kriteria kebersihan gigi yang buruk, dengan rata-rata skor PHP-M 46,8%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan peran ibu dalam pemeliharaan Kesehatan gigi dengan status kebersihan gigi dan mulut pada murid kelas 1 SDN Pertiwi Lamgarot. Metode penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional, sampel penelitian ini memggunakan Teknik total sampling yaitu seluruh murid kelas 1 SDN Pertiwi Lamgarot yang berjumlah 33 anak dan ibunya sebagai responden. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan alat diagnose set,indeks PHP-M, disclosing agent dan kartu status pasien (KSP). Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 3 s/d 6 Mei, dengan uji statistic memggunakan program SPSS dengan uji chi-square (a=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan peran ibu sebagai educator p=0,03, motivator p=0,00, fasilitator p=0,01 dalam pemeliharaan Kesehatan gigi dengan status kebersihan gigi dan mulut pada murid kelas 1 SDN Pertiwi Lamgarot. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan peran ibu sebagai educator, motivator, dan fasilitator dalam pemeliharaan Kesehatan gigi dengan status kebersihan gigi dan mulut pada murid kelas 1 SDN Pertiwi Lamgarot. Disarankan kepada ibu untuk lebih memainkan lagi peran dengan cara memberikan dorongan dan dukungan kepada anak, menjelaskan dan mendidik anak tentang cara menjaga kebersihan gigi dan mulut.
PENGARUH HOME VISIT ASUHAN KEPERAWATAN GIGI KELUARGA TERHADAP PERILAKU DAN STATU KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT DI DESA SEUMET KECAMATAN MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR Putrisa Narahmah; Reca Reca
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5646

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi tantangan di Indonesia, termasuk di Desa Seumet, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar. Salah satu pendekatan promotif yang dapat diterapkan adalah home visit asuhan keperawatan gigi keluarga yang bertujuan meningkatkan perilaku dan status kebersihan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh home visit asuhan keperawatan gigi keluarga terhadap perilaku dan status kebersihan gigi dan mulut keluarga. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain pre-test and post-test control group. Sampel terdiri dari 32 keluarga yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol, masing-masing 16 keluarga. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan pemeriksaan status kebersihan gigi dan mulut menggunakan indeks OHI-S dan PHP-M. Data dianalisis menggunakan uji Paired t-test dan Independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan pada perilaku dalam kelompok intervensi (p < 0,05). Status kebersihan gigi dan mulut juga menunjukkan perbaikan dengan penurunan skor OHI-S dari 3,069 menjadi 2,063 dan PHP-M dari 29,125 menjadi 20,144 (p < 0,05 ). Sementara itu, kelompok kontrol menunjukkan perubahan yang tidak signifikan. Dapat disimpulkan bahwa home visit asuhan keperawatan gigi keluarga berpengaruh terhadap peningkatan perilaku dan status kebersihan gigi dan mulut. Metode ini disarankan sebagai strategi promotif-preventif berbasis keluarga untuk meningkatkan derajat kesehatan gigi masyarakat.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN SIKAT GIGI YANG BENAR BAGI SISWA SDN 12 KECAMATAN BAITURRAHMAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KARIES Henny Febriani; Wirza Wirza; Reca Reca; Cut Aja Nuraskin; Eka Sri Rahayu; Teuku Salfiyadi; Ainun Mardiah; Finaul Asyura
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling umum dijumpai pada anak-anak usia sekolah, terutama akibat rendahnya kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan gigi serta kurangnya pengetahuan mengenai teknik menyikat gigi yang benar. Berdasarkan observasi awal di SDN 12 Kecamatan Baiturrahman, ditemukan bahwa lebih dari 60% siswa belum memahami cara menyikat gigi yang baik dan benar, serta belum mengetahui waktu yang tepat untuk menyikat gigi. Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya karies gigi sejak dini, yang apabila tidak ditangani dapat berdampak pada kesehatan umum dan prestasi belajar anak.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa dalam menjaga kebersihan gigi melalui penyuluhan dan pelatihan menyikat gigi yang benar. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahap, yaitu: (1) penyuluhan interaktif yang mengedukasi siswa tentang pentingnya kesehatan gigi dan mulut serta dampak karies, menggunakan media audiovisual yang menarik; (2) pelatihan praktik menyikat gigi secara langsung menggunakan model gigi dan sikat gigi dengan teknik Fones yang telah disesuaikan untuk anak usia sekolah dasar; dan (3) evaluasi hasil kegiatan melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan, serta observasi keterampilan menyikat gigi.Kegiatan ini melibatkan 80 siswa kelas I hingga III dan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan rata-rata sebesar 35% setelah penyuluhan, serta 90% siswa mampu mempraktikkan teknik menyikat gigi dengan benar. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi edukatif berbasis praktik langsung sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kebiasaan sehat sejak dini. Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi model kegiatan serupa di sekolah dasar lainnya dalam rangka pencegahan karies secara berkelanjutan.
EDUKASI DAN PENINGKATAN KESADARAN TENTANG PERAWATAN KESEHATAN GIGI PADA SISWA SDN 2 LAMCOT KABUPATEN ACEH BESAR Eka Sri Rahayu; Henny Febriani; Reca Reca; Cut Aja Nuraskin; Wirza Wirza; Teuku Salfiyadi; Ainun Mardiah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan aspek penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, khususnya pada usia sekolah dasar. Namun, masih banyak anak-anak yang kurang memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan gigi, yang berdampak pada tingginya angka karies gigi dan penyakit gusi di kalangan anak usia dini. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan siswa dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan dan interaktif. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas I hingga kelas VI di SDN 2 Lamcot, Kabupaten Aceh Besar.Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup ceramah interaktif, pemutaran video edukatif, demonstrasi teknik menyikat gigi yang benar menggunakan alat peraga, serta praktik langsung oleh siswa yang didampingi oleh tenaga kesehatan. Selain itu, dilakukan pula pre-test dan post-test guna mengukur peningkatan pemahaman siswa sebelum dan sesudah edukasi diberikan. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya menyikat gigi dua kali sehari, mengenal jenis makanan yang dapat merusak gigi, serta mengenali tanda-tanda awal gangguan kesehatan gigi dan mulut.Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, yang ditunjukkan oleh perbandingan hasil pre-test dan post-test. Siswa juga menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung dan mampu mempraktikkan teknik menyikat gigi yang benar. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah serta menumbuhkan kebiasaan menjaga kesehatan gigi sejak usia dini.
ASSOCIATION BETWEEN TOOT HBRUSHING HABITS AND GINGIVITIS STATUS AMONG HIGH SCHOOL STUDENTS Cici Maulida; Reca Reca
Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Mutiara Ners
Publisher : Program Studi Ners UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmn.v9i2.6477

Abstract

Background: Gingivitis is a common inflammatory condition affecting the gingival tissues, primarily resulting from the accumulation of dental plaque due to inadequate toothbrushing practices. Adolescents are particularly susceptible to this condition because hormonal fluctuations during puberty can intensify the inflammatory response of the gingiva. Findings from a preliminary survey involving 10 tenth-grade students at SMA Negeri 1 Krueng Barona Jaya showed that 50% of the participants experienced mild gingivitis, while 10% had moderate gingivitis. In terms of oral hygiene, 70% demonstrated a moderate level of oral and dental cleanliness, whereas the remaining 30% were categorized as having poor oral hygiene. Furthermore, interview results indicated that bleeding gums during toothbrushing was the most frequently reported complaint among the students. Purpose: This study aimed to determine the relationship between toothbrushing habits and gingivitis among grade X students at SMA Negeri 1 Krueng Barona Jaya. Methods: This quantitative study used a cross-sectional design and was conducted on 7–8 May 2026, involving 46 respondents drawn from a population of 85 students selected using a proportional sampling technique. Data on toothbrushing habits were collected through interviews using a questionnaire, while gingivitis status was assessed using the Gingival Index (GI) through clinical examination. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis with the Chi-Square test. Results: The majority of respondents had a poor toothbrushing habit (47.8%) and moderate gingivitis (41.3%). The Chi-Square test showed a p-value of 0.001 (p<0.05). Conclusion: Toothbrushing habits were significantly associated with gingivitis status among grade X students. School-based oral health education and periodic gingival examinations are recommended to improve preventive oral health practices among adolescents.
Co-Authors Agus Hendra Al Rahmad Aida Silfia Ainun Mardhiah Ainun Mardhiah, Ainun Ainun Mardiah Ainun Mardiah Aja Nurasikin, Cut Aja Nuraski, Cut Amiruddin Amiruddin Andriani Andriani Aripin Ahmad, Aripin Cici Maulida Citra F Putri Citra Feriana PUTRI Cut Aja Nuraskin Cut Aja Nurskin Cut Fazlil Hanum Darmila Darmila Dzaki, Muhammad Haikal Eka Sri Rahayu Eka Sri Rahayu Elfi Zahara Erwandi Erwandi Fadli Fadli Farah Nafissa Fatteriawati Fatteriawati Febriani, Henny Feriana Putri, Citra Finaul Asyura Fitriani Fitriani Halimatussakdiah Halimatussakdiah Hardi, Hilda Henny febriani Henny Febriani Henny Febriani Febriani Hilda Hardisa, Hilda Ibrahim Ibrahim Intan Liana Jauhari, Julianti Junaidi Junaidi Kartini Kartini Keumala, Cut Ratna Liana, Intan Lina Farsia Linda Suryani Lisa Hanum Mardelita, Sisca Mauliana Mauliana Mauliana Mauliana, Mauliana Mufizarni Mufizarni, Mufizarni Muhammad Haikal Dzaki Muliadi Muliati, Cut Sirri Munira Munira, Munira Mutia, Hera Nadhiratun Ramadhani Nelva Fitria Ni Ketut Nuratni Nora Usrina Noviyanti Noviyanti Nufus, Fakhrul Nurasikin, Cut Aja Nurdin Nurdin Nurhaida Nurhaida Nurhaida, . Nurul Suci Poppy Andriany Putri, Citra Feriana Putrisa Narahmah Rahayu, Eka Sri Rahmawati Rahmawati Rahmi Khoiriyah Rasidah Rasidah, Rasidah Ratna Dewi ratna willis Rina Andriana Rosmawati Rosmawati Rosmini Rosmini Sekar Restuning Sofia Sofia Srirahayu, Eka Sukarsih Sukarsih, Sukarsih surayah, surayah Suryani, Linda Teuku Salfiyadi Ummul Khaira Wahyu Maisarah Willis, Ratna wirza wirza Wirza Wirza Wirza Wirza, Wirza Yeni Rimadeni Zahara, Elfi