Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat Toraja strata tana’ karurung dan tana’ kua-kua dalam prosesi Adat Rambu Solo’ di Lembang Rantedada Kab. Tana Toraja. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. adapun metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini ialah melalui metode wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan penulis dalam penulisan karya ilmiah ini ialah dengan menggunakan analisi model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat Toraja secara khusus masyarakat pada Strata Tana’ karurung dan Tana’ Kua-kua tidak begitu merasakan kenyamanan atas perkembangan pesta adat yang semakin hari mereka melihat pesta tersebut semakin meriah dan mengahabiskan cukup banyak biaya dalam pelaksanaannya. Ditambah lagi yang sangat mereka rasakan ialah mereka akan dililit oleh banyak nya hutang oleh karena transaksi hewan kurban yang terjadi sebelumnya. Juga ditemukan dari lokasi penelitian masyarakat mengatakan biaya yang mereka gunakan untuk sebuah pesta lebih besar dari biaya untuk menyekolahkan anak-anak mereka.