Claim Missing Document
Check
Articles

MENGHITUNG KOLONI EKSTRAK ETANOL TEH CELUP DAUN GAMBIR (Uncaria gambir ROXB) PADA AIR HANGAT DAN AIR MENDIDIH TERHADAP MEDIA PDA DAN PCA Harefa, Karnirius; Evawani Martalena Silitonga; Kesaktian Manurung
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 1 No. 1 (2019): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teh celup merupakan teh yang dikemas didalam kantong (kertas saring) untuk sekali hidangan dengan mencelupkannya kedalam air panas, dimana penggunaan teh celup sangat mudah dan praktis sehingga digemari oleh masyarakat. Salah satu tanaman herbal yang dapat dijadikan teh yaitu daun gambir. Teh gambir mampu menurunkan resiko penyakit jantung koroner, mencegah dan mengontrol pertumbuhan kanker, mencegah sakit gigi, peningkat masa tulang, serta efek antidiabetes peneliti tertarik untuk menghitung jumlah koloni ekstrak etanol dari bagian tanaman gambir ( uncaria Gambir Roxb) dengan menggunakan media PCA dan PDA yang diharapkan dapat menjadi sumber informasi pengembangan the herbal celup yang efektif dapat digunakan ekstrak tersebut. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan jumlah koloni pada air mendidih dan air panas teh celup daun gambir dengan metode maserasi,skrining fitokimia terhadap simplisia, penghiungan jumlah koloni pada media PCA dan PDA.Hasil Perhitungan koloni pada ekstrak teh celup air mendidih dan air hangat daun gambir dapat mengalami pertumbuhan koloni dengan Media PDA dan PCA. Yang merupakan hasil uji koloni pada Air Hangat terhadap media PCA dan PDA dapat terbentuk jumlah koloni yang baik yaitu pada Air Hangat yang Menggunakan Media PCA memiliki jumlah koloni 71 dan Air Hangat Yang menggunakan media PDA memiliki jumlah koloni 69,6.
FORMULASI SEDIAAN FACIAL WASH MENGGUNAKAN SARI JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia Swingle) TERHADAP DAYA HAMBAT BAKTERI Propionibacterium acnes Suharyanisa; Harefa, Karnirius; Lina br Tarigan, Frida
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 2 No. 1 (2020): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Facial wash  merupakan sabun pembersih wajah yang ringan dan lembut yang berfungsi untuk menjaga kebersihan kulit. jeruk nipis yang sangat masam mengandung vitamin c yang bertindak sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui formulasi sediaan facial wash anti acnes dari perasan jeruk nipis (citrus aurantifolia swingle) dan Untuk mengetahui aktivitas perasan jeruk nipis dalam menghambat pertumbuhan bakteri propionibacterium acnes. Pembuatan sari jeruk nipis di lakukan secara sederhana yaitu menggunakan juicer. Masing-masing formulasi di lakukan replikasi sebanyak tiga kali. Pada penelitian ini formulasi dilaksanakan dengan perbedaan konsentrasi bahan aktif dengan F0 tanpa kandungan sari jeruk nipis, F1 mengandung 10% sari jeruk nipis, F2 mengandung 12,5% sari jeruk nipis, dan F3 mengandung 15%  sari jeruk nipis. Pengujian terhadap sediaan Facial wash meliputi uji organoleptis, uji pH, uji tinggi busa, uji homogenitas, uji iritasi, uji saponin, uji antibakteri. Hasil penelitian diperoleh bahwa semua sediaan Facial wash homogen, memiliki pH 6,5-7,2 dan stabil selama 4 minngu. Sediaan Facial wash sari jeruk nipis. Semua sediaan Facial wash sari jeruk nipis tidak mengiritasi kulit. Fasial wash sari jeruk nipis ( Citrus aurantifolia swingle ) dapat menghambat bakteri Propionibacterium acnes dengan diameter zona hambat kuat dengan konsentrasi 10%,12,5%,15%.
FORMULASI CREAM ANTI AGING DARI EKSTRAK BUAH BIT (Beta vulgaris L) Harefa, Karnirius; Sitorus, Binsar; Christiani N Daely, Ruth; Fikrih Utama, Rezza
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 3 No. 1 (2021): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anti-aging is a process to prevent or slow down the effects of aging so that a person becomes fresher, more beautiful, and more youthful. Beet fruit a function as an antioxidant to protect against the effects of sunlight, compounds that have anti-oxidant activity in beets include betacyanin and vitamin C, and betacyanin is a substance that can neutralize free radicals. often used is in the form of face cream where its functions include cleaning, and refreshing, and the presence of beetroot extract also adds to its function as a protector and adds nutrition, especially to regenerate facial skin. This research uses experimental methods which include making cream preparations and testing cream preparations against anti-aging activity on the skin. The sample in this study used beetroot ethanol extract obtained from Medan City and 12 respondents who were used as panels in the anti-aging activity test. The results of this study showed that the physical quality test of the cream preparation was homogeneous, remained stable in storage for 4 weeks, was an oil-in-water (m/a) emulsion type, had a pH of 6.1–6.6 and did not irritate the skin. In the anti-aging test at week four the blank cream showed increased results with a percent recovery of 30.83%, the comparison cream showed increased results with a percent recovery of 60%, cream 5% showed increased results with a percent recovery of 41.49% lower than cream In comparison, 10% cream showed an increase in the percentage of recovery 59.61 lower than the comparison cream and 15% cream showed an increase in the percentage of recovery 61.55% higher than the comparison cream. The conclusion of this study is that the ethanol extract of beetroot can be formulated into a cream preparation with an oil-in-water emulsion type, the ethanol extract of beetroot has the best anti-aging activity at 15% cream and the lowest is 5% cream.
Co-Authors Agnes Silvina Marbun Ahmad Hafizullah Ritonga Andriani Harianja, Bulan Aritonang, Barita Bahdin Nur Tanjung Bancin, Dewi R. Bintang, Siti Sarah Br Siagian, Khairunnisa Brahmana, Netti Etalia Br. Cahayani Zebua, Kristian Chatarina Umbul Wahyuni CHRESNANDO GINTING, JOE Christiani N Daely, Ruth Cut Nurjulianti Dachi, Rahmat A. Daniel Ginting Debi Meilani Desideria Yosepha Ginting Dian Christy Rahayu Dicky Yuswardi Wiratma Elisabeth Purba, Ivan Emi Juniarita Br. Barus Evawani Martalena Silitonga Evi Martina, Siska Fikrih Utama, Rezza Gandaria Purba, Anita Sri Ginting, Raynald Ignasius Ginting, Rosita Gultom, Rumondang Handayani, Diah Tri Harahap, Fitri Ramadani Harahap, Hasni Yaturramadhan Hariyati Wahyuni Hasibuan, Eva Kartika Herlina Herlina . Herlina H Herlina Herlina Hestina Hutajulu, Johansen Ihsan Ihsan Ika Nursaputri Irmayani Irmayani Jehaman, Isidorus Junita Kesaktian Manurung Ketaren, Otniel Khairil Akbar Lina br Tarigan, Frida Lukman Hakim Manik, Tumpak Rudi Aman Manurung, Tetty Grace Manurung Marbun, Agnes Silvina Marlindawani, Jenny Mestika Lumbantoruan Monika Helen Sinaga Myrnawati N.C Sitanggang, Margaretha Nababan, Donal Novita Br. Ginting Munthe Purba, Novandi Rahmad Gurusinga Rahmat Alyakin Dakhi Ramadani Sitepu Riri Safitri Ritonga, Tintin Insani Hartuti Rohana, Taruli Romi Syahputra Tarigan Roslianizar, Syarifah Rotua Sumihar Sitorus Rumapea, Fina Sagala, Erlina Bernadet Sari, Yuli Permata Siagian, Mindo Tua Siahaan, Marlinewati Sianturi, Theodora R. Silitonga, Evani Martalena SILITONGA, EVAWANI Simamora, Artha Sinabutar, Theresia Yuni Florensia Sinaga, Arman Bemby Siregar, Hesti Despita Siregar, Rinco Sitorus, Binsar Sitorus, Mido Ester Sri Wulan, Sri Suharyanisa Syara, Arfah May Tati Murni Karo Karo Teja Kesuma Theresia Yuni Florensia Sinabutar Togatorop, Lamtiar Betty Ulina Purba, Sri Vierto Yosepha Ginting, Desideria Yulia Mehatte