Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM JAMINAN PERSALINAN (JAMPERSAL) DI UPTD PUSKESMAS KARO KOTA PEMATANGSIANTAR TAHUN 2021 Sianturi, Theodora R.; Dachi, Rahmat A.; Sitorus, Mido Ester J.; Nababan, Donal; Harefa, Karnirius
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1592

Abstract

ABSTRAKAnalasis Impelementasi Program Jaminan Persalinan (Jampersal) di UPTD Puskesmas Karo Kota Pematangsiantar tahun 2021. Yang menjadi rumusan masalah penelitian ini adalah “bagaimana Implementasi Program Jaminan Persalinan (Jampersal) Puskesmas Karo Kota Pematangsiantar”. Berdasarkan survei pendahuluan yang telah dilakukan di kantor Dinas Kota Pematangsiantar dan Puskesmas Karo diperoleh data 4.111 angka kelahiran bayi, dan 28 bayi berat badan rendah (BBLR), dan bayi dengan gizi buruk 7 bayi, Angka kematian Neonatal (AKN ) adalah 7 yang disebabkan oleh kelainan bawaan, disusul oleh penyebab lain-lain. Keadaan ini menunjukkan bahwa masih di atas tingginya angka kematian Ibu dan Angka kematian Bayi di Dinas Kesehatan kota Pematangsiantar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan melakukan analisis terhadap implementasi Program Jaminan Persalinan (Jampersal) di Puskesmas Karo Kota Pematangsiantar. Secara khusus untuk mengetahui dan menganalisis faktor Sumber Daya, Komunikasi, Disposisi dan Struktur Birokrasi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi : Metode Wawancara, Metode Observasi, Metode Dokumentasi. Hasil penelitian Sumber Daya dalam pelaksanaan program jampersal 2 orang, 1 di puskesmas induk, 1 orang di pustu. Dalam pelaksanaan program ini belum ada SK dari Dinas Kesehatan, Alokasi dana dapat diusulkan 10%-20% dari APBD tahun berikutnya, sedangkan fasilitas sarana dan prasarana masih kurang memadai. Disposisi atau sikap para tenaga medis yang menjalankan program jampersal ini memiliki konsistensi dan tanggungjawab tinggi. Struktur Birokrasi atau SOP (standard operasional) dan alur belum ada. Kesimpulan , Komunikasi dalam Implementasi program jampersal sudah baik, Sumber Daya sudah berjalan dengan baik, Disposisi pada umumnya sudah baik dari segi komitmen dan SOP belum ada. Kata Kunci    : Jampersal, Kematian, Persalinan.
ANALISIS PELAKSANAAN RUJUKAN RAWAT JALAN TINGKAT PERTAMA PESERTA BPJS KESEHATAN DI PUSKESMAS KARTINI KOTA PEMATANG SIANTAR TAHUN 2021 Togatorop, Lamtiar Betty; ginting, Daniel; Sitorus, Mido Ester J.; Dachi, Rahmat Alyakin; Harefa, Karnirius
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1600

Abstract

ABSTRAK Pelayanan kesehatan di Indonesia dilaksanakan secara berjenjang. Kasus rujukan ke layanan sekunder untuk kasus yang seharusnya dapat dituntaskan di layanan primer masih cukup tinggi. Jika sistem rujukan di Indonesia tidak berjalan sesuai dengan peraturan yang ada akan memberikan dampak negatif bagi pemerintah, masyarakat dan penyelenggara pelayanan kesehatan.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pelaksanaan sistem rujukan rawat jalan tingkat pertama peserta BPJS Kesehatan di Puskesmas Kartini Kota Pematangsiantar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jumlah informan 6 orang, pengumpulan data dilakukan dengan indepth interview dan studi dokumentasi.           Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk jumlah tenaga kesehatan dan non kesehatan masih kurang, ketersediaan jenis obat di puskesmas kartini sebagai fasilitas kesehatan tingkat I masih kurang, dartin segi fasilitas sudah memenuhi standar puskesmas non rawat inap, namun dari segi kelengkapan alat puskesmas kartini masih kurang memenuhi menurut standar kelengkapan peralatan, SDM di Puskesmas Kartini sudah memahami pelaksanaan rujukan rawat jalan tingkat pertama program BPJS sesuai dengan Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan untuk BPJS dan mengetahui 144 diagnosa dan tingginya kasus rujukan dikarenakan peralatan atau sarana prasarana yang kurang memadai.Disarankan puskesmas memenuhi jumlah tenaga kesehatan dan non kesehatan, obat-obatan dan alat kesehatan sesuai dengan standar agar pelayanan kesehatan terselenggara dengan baik. Kata Kunci :  Pelaksanaan Rujukan Pasien BPJS Di Puskesmas
PENGARUH SUPERVISI KEPALA RUANGAN TERHADAP KINERJA PERAWAT DALAM PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RUMKIT TK II PUTRI HIJAU KESDAM I/BB KESDAM I/BB MEDAN TAHUN 2021 Siahaan, Marlinewati; Nababan, Donal; Harefa, Karnirius; Siagian, Mindo Tua; Silitonga, Evawani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1721

Abstract

ABSTRAKPendokumentasian keperawatan merupakan aset penting untuk penunjang pelaksanaan asuhan keperawatan. Dalam keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (RI) Nomor HK.02.02/ MENKES/ 148/ I/ 2010 pasal 12 ayat 1 telah digambarkan tentang penyelenggaraan praktik yang menyebutkan bahwa  perawat wajib untuk melaksanakan pencatatan  asuhan keperawatan secara sistematis. Tujuan penelitan ini adalah pengaruh supervisi kepala ruangan terhadap kinerja perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan di ruang rawat inap Rumkit Tk II Putri Hijau Kesdam I/BB  Kesdam I/BB Medan tahun 2021. Jenis  penelitian adalah survey korelasi analitik (penelitian analitik) dengan rancangan penelitian cross sectionaly. Populasi adalah seluruh perawat pelaksana di ruang rawat inap berjumlah 96 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive random sampling sehingga jumlah sampel yaitu 49 orang. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Analisa data menggunakan pendekatan bivariat dan multivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh pencatatan kepala ruangan pengorganisasian, bimbingan dan pengarahan, pengawasan dan evaluasi, pencatatan dan pelaporan kepala ruangan terhadap kinerja perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan di ruang rawat inap Rumkit Tk II Putri Hijau Kesdam I/BB  Kesdam I/BB Medan tahun 2021. Berdasarkan hasil analisis uji statistic chi-square diperoleh nilai p = 0,000< 0,05. Faktor yang paling dominan adalah pengawasan dan evaluasi serta bimbingan dan pengarahan. Diharapkan kepala ruangan meningkat fungsi supervisi  sehingga dapat meningkatkan kinerja perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan.Kata Kunci:Perencanaan, Pengorganisasian, Bimbingan Dan Pengarahan, Pengawasan Dan Evaluasi, Pencatatan Dan Pelaporan, Kinerja Perawat, Pendokumentasian Asuhan Keperawatan
The Influence of Nano Bentonite Filler Material and Cyclic Natural Rubber Grafted Oleic Acid as a Compatibilizer on the Blend of Cyclic Natural Rubber/Polyamide Aritonang, Barita; Ritonga, Ahmad Hafizullah; Harefa, Karnirius
Formosa Journal of Sustainable Research Vol. 3 No. 2 (2024): February, 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjsr.v3i2.8134

Abstract

Cyclic natural rubber (CNR) and polyamide (PA) cannot blend homogeneously due to their differing polarities. CNR is nonpolar with low surface tension, while PA is polar with high surface tension. To achieve a homogeneous and compatible CNR/PA blend, a CNR-g-OA compatibilizer is required. This study aims to investigate the influence of CNR-g-OA and nano bentonite on the physical and chemical properties of the PA/CNR mixture. The research findings indicate successful grafting of OA onto CNR, resulting in CNR-g-OA formation. Based on electron microscope structural analysis, the CNR/PA mixture yields a homogeneous and compatible blend. In conclusion, CNR-g-OA and nano bentonite can enhance the quality of the PA/CNR blend by producing a homogeneous and compatible mixture
Hubungan Pembelajaran Online Terhadap Kualitas Belajar Mahasiswa Keperawatan Universitas Sari Mutiara Indonesia Selama Pandemi Covid-19 Gultom, Rumondang; Evi Martina, Siska; Harefa, Karnirius; Sari, Yuli Permata
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 3 No. 1 (2021): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Pandemi Covid-19 membuat metode pembalajaran berpidah ke sistem online, terutama menggunakan google class room. Tujuan: penelitian ini mengidentifikasi hubungan pembelajaran online terhadap kualitas belajar mahasiswa/I keperawatan Universitas Sari Mutiara Indonesia selama pandemic Covid-19. Metode: Penelitian ini menggunakan Analitik Observasional dengan design cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah dari mahasiswa/I keperawatan angkatan 16 Universitas Sari Mutiara Indonesia.Sampel penelitia ini di tentukan dengan menggunakan teknik Probability Sampling yaitu sebagian dari mahasiswa/I keperawatan angkatan 16 Universitas Sari Mutiara Indonesia.Teknik pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner. Sampel penelitian berjumlah 72 orang. Analisa data menggunakan uji statistik Chi-square. Hasil: penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran online google classroom nilai p = 0,000, < sigma a = 0,05 dan kualitas belajar dengan nilai (p= 0,000) < sigma a = 0,05. Hasil analisis ini memenuhi kriteria persyaratan hipotesis ada hubungan, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan belajar online google classroom terhadap kualitas belajar mahasiswa/i keperawatan Universitas Sari Mutiara selama pandemi Covid-19 . Simpulan: Maka dari itu penggunaan google calss room sebagai platform pembelajaran online selama pandemi harus dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas belajar mahasiswa keperawatan.
MENGHITUNG KOLONI EKSTRAK ETANOL TEH CELUP DAUN GAMBIR (Uncaria gambir ROXB) PADA AIR HANGAT DAN AIR MENDIDIH TERHADAP MEDIA PDA DAN PCA Harefa, Karnirius; Evawani Martalena Silitonga; Kesaktian Manurung
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 1 No. 1 (2019): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teh celup merupakan teh yang dikemas didalam kantong (kertas saring) untuk sekali hidangan dengan mencelupkannya kedalam air panas, dimana penggunaan teh celup sangat mudah dan praktis sehingga digemari oleh masyarakat. Salah satu tanaman herbal yang dapat dijadikan teh yaitu daun gambir. Teh gambir mampu menurunkan resiko penyakit jantung koroner, mencegah dan mengontrol pertumbuhan kanker, mencegah sakit gigi, peningkat masa tulang, serta efek antidiabetes peneliti tertarik untuk menghitung jumlah koloni ekstrak etanol dari bagian tanaman gambir ( uncaria Gambir Roxb) dengan menggunakan media PCA dan PDA yang diharapkan dapat menjadi sumber informasi pengembangan the herbal celup yang efektif dapat digunakan ekstrak tersebut. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan jumlah koloni pada air mendidih dan air panas teh celup daun gambir dengan metode maserasi,skrining fitokimia terhadap simplisia, penghiungan jumlah koloni pada media PCA dan PDA.Hasil Perhitungan koloni pada ekstrak teh celup air mendidih dan air hangat daun gambir dapat mengalami pertumbuhan koloni dengan Media PDA dan PCA. Yang merupakan hasil uji koloni pada Air Hangat terhadap media PCA dan PDA dapat terbentuk jumlah koloni yang baik yaitu pada Air Hangat yang Menggunakan Media PCA memiliki jumlah koloni 71 dan Air Hangat Yang menggunakan media PDA memiliki jumlah koloni 69,6.
FORMULASI SEDIAAN FACIAL WASH MENGGUNAKAN SARI JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia Swingle) TERHADAP DAYA HAMBAT BAKTERI Propionibacterium acnes Suharyanisa; Harefa, Karnirius; Lina br Tarigan, Frida
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 2 No. 1 (2020): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Facial wash  merupakan sabun pembersih wajah yang ringan dan lembut yang berfungsi untuk menjaga kebersihan kulit. jeruk nipis yang sangat masam mengandung vitamin c yang bertindak sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui formulasi sediaan facial wash anti acnes dari perasan jeruk nipis (citrus aurantifolia swingle) dan Untuk mengetahui aktivitas perasan jeruk nipis dalam menghambat pertumbuhan bakteri propionibacterium acnes. Pembuatan sari jeruk nipis di lakukan secara sederhana yaitu menggunakan juicer. Masing-masing formulasi di lakukan replikasi sebanyak tiga kali. Pada penelitian ini formulasi dilaksanakan dengan perbedaan konsentrasi bahan aktif dengan F0 tanpa kandungan sari jeruk nipis, F1 mengandung 10% sari jeruk nipis, F2 mengandung 12,5% sari jeruk nipis, dan F3 mengandung 15%  sari jeruk nipis. Pengujian terhadap sediaan Facial wash meliputi uji organoleptis, uji pH, uji tinggi busa, uji homogenitas, uji iritasi, uji saponin, uji antibakteri. Hasil penelitian diperoleh bahwa semua sediaan Facial wash homogen, memiliki pH 6,5-7,2 dan stabil selama 4 minngu. Sediaan Facial wash sari jeruk nipis. Semua sediaan Facial wash sari jeruk nipis tidak mengiritasi kulit. Fasial wash sari jeruk nipis ( Citrus aurantifolia swingle ) dapat menghambat bakteri Propionibacterium acnes dengan diameter zona hambat kuat dengan konsentrasi 10%,12,5%,15%.
FORMULASI CREAM ANTI AGING DARI EKSTRAK BUAH BIT (Beta vulgaris L) Harefa, Karnirius; Sitorus, Binsar; Christiani N Daely, Ruth; Fikrih Utama, Rezza
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 3 No. 1 (2021): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anti-aging is a process to prevent or slow down the effects of aging so that a person becomes fresher, more beautiful, and more youthful. Beet fruit a function as an antioxidant to protect against the effects of sunlight, compounds that have anti-oxidant activity in beets include betacyanin and vitamin C, and betacyanin is a substance that can neutralize free radicals. often used is in the form of face cream where its functions include cleaning, and refreshing, and the presence of beetroot extract also adds to its function as a protector and adds nutrition, especially to regenerate facial skin. This research uses experimental methods which include making cream preparations and testing cream preparations against anti-aging activity on the skin. The sample in this study used beetroot ethanol extract obtained from Medan City and 12 respondents who were used as panels in the anti-aging activity test. The results of this study showed that the physical quality test of the cream preparation was homogeneous, remained stable in storage for 4 weeks, was an oil-in-water (m/a) emulsion type, had a pH of 6.1–6.6 and did not irritate the skin. In the anti-aging test at week four the blank cream showed increased results with a percent recovery of 30.83%, the comparison cream showed increased results with a percent recovery of 60%, cream 5% showed increased results with a percent recovery of 41.49% lower than cream In comparison, 10% cream showed an increase in the percentage of recovery 59.61 lower than the comparison cream and 15% cream showed an increase in the percentage of recovery 61.55% higher than the comparison cream. The conclusion of this study is that the ethanol extract of beetroot can be formulated into a cream preparation with an oil-in-water emulsion type, the ethanol extract of beetroot has the best anti-aging activity at 15% cream and the lowest is 5% cream.
The Role of Management Functions in Enhancing Community Empowerment for Stunting Prevention in Batu Bara District Herlina Sianturi; Reni Aprinawaty Sirait; Raisha Octavariny; Karnirius Harefa
JURNAL KESMAS DAN GIZI (JKG) Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/zssjx722

Abstract

A Stunting remains a major public health problem in Indonesia, including in Batu Bara District. The success of stunting reduction is not only determined by technical interventions but is also influenced by the effectiveness of management functions and the level of community empowerment. This study aims to analyze the effect of basic management functions on community empowerment in stunting prevention efforts in the working area of the Batu Bara District Health Office. This study employed an analytical quantitative design with a cross-sectional approach. The population consisted of 250 stunting program implementers and posyandu cadres, with a sample of 167 respondents selected using proportional random sampling. Data were collected through a structured questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis was conducted using univariate, bivariate (Chi-square test), and multivariate (logistic regression) analyses. The results showed that all aspects of management functions planning, organizing, actuating, and controlling, had a significant effect on community empowerment (p < 0.001). The most dominant variable was controlling (PR = 5.84), followed by actuating (PR = 5.70), planning (PR = 4.32), and organizing (PR = 3.23). In conclusion, management functions play an important role in enhancing community empowerment in stunting prevention. Therefore, strengthening management functions, particularly in controlling and actuating, is necessary to improve the effectiveness of stunting prevention programs.
Different Effect Of Neck Stabilization Exercise With Stretching On Improving Neck Functional Ability In Non-Specific Neck Pain Karnirius Harefa; Siti Sarah Bintang; Sumarjon
JURNAL KEPERAWATAN DAN FISIOTERAPI (JKF) Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF)
Publisher : Fakultas Keperawatan dan Fisioterapi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/rax4kq57

Abstract

Latar belakang: Pekerja kantoran dengan posisi menunduk dan statis dalam waktu yang lama, otot akan berkontraksi berlebih sehingga terjadi spasme dan nyeri menyebabkan nyeri leher non spesifik lalu akan mengganggu kemampuan fungsional leher. Neck stabilization exercise dan stretching dapat menjadi latihan untuk meningkatkan kemampuan fungsional leher pada nyeri leher non spesifik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh Neck Stabilization Exercise dengan Stretching terhadap peningkatan kemampuan fungsional leher pada nyeri leher non spesifik. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian randomized controlled trial menggunakan rancangan two group pre test and post test dengan subjek sebanyak 24 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok 1 diberikan perlakuan Neck Stabilization Exercise dan kelompok 2 diberikan stretching. Alat ukur yang digunakan yaitu neck disability index untuk mengukur kemampuan fungsional leher. Hasil: Hasil uji beda pre dan posttest kelompok 1 dan uji beda pre dan posttest kelompok 2 didapatkan p=0.000 (p<0,05), latihan neck stabilization dan stretching menunjukan perbedaan yang signifikan p=0.012 dengan selisih mean kelompok 1 di sapat 9.08 dan selisih mean kelompok 2 didapat 4.00. Kesimpulan: Ada beda pengaruh yang signifikan antara neck stabilization exercise dan stretching terhadap peningkatan kemampuan fungsional leher pada nyeri leher non spesifik. 
Co-Authors A.Dachi, Rahmat Abdi Lestari Sitepu Agnes Silvina Marbun Ahmad Hafizullah Ritonga Andriani Harianja, Bulan Annisa Nabila Ardianto Saputra Aritonang, Barita Artha Simamora Bahdin Nur Tanjung Bancin, Dewi R. Berampu, Sabirin Bintang, Siti Sarah Br Siagian, Khairunnisa Brahmana, Netti Etalia Br. Cahayani Zebua, Kristian Chatarina Umbul Wahyuni CHRESNANDO GINTING, JOE Christiani N Daely, Ruth Cut Nurjulianti Dani Hafiz Utomo Daniel Ginting Debi Meilani Dian Christy Rahayu Dicky Yuswardi Wiratma Dicky Yuswardi Wiratma Donal Nababan Dwi Handayani Eka Yustina Elisabeth Purba, Ivan Elvi Era Liesmayani Elvida Rahmi Elvida Rahmi Zein Emi Juniarita Br. Barus Evawani Martalena Silitonga Evi Martina, Siska FAHRI YANTI Fatma Amelia Ferani Nasution Fikrih Utama, Rezza Frida Lina Tarigan Gandaria Purba, Anita Sri Ginting, Desideria Yosepha Ginting, Raynald Ignasius Ginting, Rosita Gultom, Rumondang Handayani, Diah Tri Harahap, Fitri Ramadani Harahap, Hasni Yaturramadhan Hariyati Wahyuni Harris Rambey Hasibuan, Eva Kartika Helminawati Berutu Helvi Herlina Herlina . Herlina H Herlina Herlina Herlina Sianturi Hermira Sandirka Hestina Hutajulu, Johansen Ihsan Ihsan Ihsanul Hafiz Ika Nursaputri Irmayani Irmayani Jehaman, Isidorus Junita Karokaro, Tati Murni Kesaktian Manurung Ketaren, Otniel Khairil Akbar Lukman Hakim Manik, Tumpak Rudi Aman Manurung, Tetty Grace Manurung Marbun, Agnes Silvina Marlindawani, Jenny Mestika Lumbantoruan MHD Yoppy Monika Helen Sinaga Myrnawati N.C Sitanggang, Margaretha Novita Br. Ginting Munthe Pratiwi Simarmata Purba, Novandi Rahmad Gurusinga Rahmat Alyakin Dakhi Raisha Octavariny Ramadani Sitepu Rinco Siregar Riri Safitri Ritonga, Tintin Insani Hartuti Rizka Mutiara Rohana, Taruli Romi Syahputra Tarigan Romi Syaputra Tarigan Roslianizar, Syarifah Rotua Sumihar Sitorus Rumapea, Fina Sagala, Erlina Bernadet Sari, Yuli Permata Siagian, Mindo Tua Siahaan, Marlinewati Sianturi, Theodora R. Silitonga, Evani Martalena SILITONGA, EVAWANI Sinabutar, Theresia Yuni Florensia Sinaga, Arman Bemby Sinuhaji, Simson Sirait, Reni Aprinawaty Siregar, Hesti Despita Siti Sarah Bintang Siti Sarah Bintang Sarah Bintang Sitorus, Binsar Sitorus, Mido Ester Sri Melda Bangun Sri Wulan, Sri Suharyanisa Sumarjon Syamsudin Syara, Arfah May Syuryanty Sidabutar Tati Murni Karo Karo Teja Kesuma Theresia Yuni Florensia Sinabutar Titin Novayanti Dey Togatorop, Lamtiar Betty Ulina Purba, Sri Vierto Winda Alfiana Yulia Mehatte