Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Konvensi Hak Anak (KHA) untuk Mencegah Tindak Kekerasan Kepada Anak di Desa Talang Ipuh, Kabupaten Banyuasin Yulasteriyani; Diana Dewi Sartika; Gita Isyanawulan
Nawadeepa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2, No 1 (2023): March
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/nawadeepa.v2i1.153

Abstract

This service activity aims to 1) provide participants with an understanding of the Convention on the Rights of the Child, 2) reduce acts of violence committed by parents to children, both physical violence and non-physical violence so that children can grow better, and 3) develop positive character without must be subjected to violence. This community service activity is carried out in three stages, namely pre-test, socialization, and post-test. The success of this community service activity can be measured from two achievements, namely 1) all series of community service activities ran smoothly without hindrance, and 2) the concept material for the Convention on the Rights of the Child can be understood and internalized properly by the purpose of community service. The pre-test and post-test results showed an increase in the participants' knowledge and experience regarding the Convention on the Rights of the Child in preventing violence against children.
Optimizing the function of karang taruna in preventing child marriage in Bakung Village, Ogan Ilir Sartika, Diana Dewi; Purnama, Dadang Hikmah; Soraida, Safira; Istiqoma, Istiqoma; Syafe'i, Akhmad
Community Empowerment Vol 10 No 10 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.13058

Abstract

Child marriage remains a social problem in Indonesia, especially in rural areas where the prevalence is high. Minimal socialization and low involvement of local institutions are factors that reinforce the occurrence of this practice. This community service aims to optimize the role of Karang Taruna as an agent of social change in efforts to prevent child marriage in Bakung Village, Ogan Ilir Regency. The implementation method included interactive socialization, participatory training, and evaluation. The results showed a significant increase in participants' understanding of the child marriage issue, with an average score increase of 65% between the pre-test and post-test. This activity successfully fostered collective awareness regarding the social, economic, and health impacts of child marriage, and strengthened the capacity of Karang Taruna as an education and advocacy facilitator at the community level. The active involvement of youth, support from the village government, and a collaborative approach proved effective in building a shared commitment to preventing the practice of child marriage at the grassroots level.
Praktik Sosial Etnis Tionghoa dalam Bidang Perdagangan di Kota Lubuklinggau Dwi Pusparini; Diana Dewi Sartika; Gita Isyanawulan; Adetia Wulindari; Istiqomah Istiqomah
SOCIUS Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri P
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v12i1.542

Abstract

Etnis Tionghoa merupakan salah satu etnis pendatang di Kota Lubuklinggau yang hanya berjumlah tiga persen dari etnis lain yang ada di kota Lubuklinggau namun hampir menguasai seluruh sektor perdagangan yang ada di kota Lubuklinggau walaupun jumlahnya hanya 3% dari etnis lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis praktik dominasi perdagangan oleh etnis Tionghoa di kota Lubuklinggau, dengan menggunakan perspektif Bourdieu melalui konsep habitus, modal dan arena sebagai satu kesatuan dari praktik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatifemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling yang merupakan teknik pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu. Kriteria penentuan informan yang dipilih oleh peneliti yaitu pedagang etnis Tionghoa khususnya yang memiliki usaha toko di Jalan Yosudarso, Kota Lubuklinggau. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti menggunakan metode observasi non-participant dan juga menggunakan metode wawancara mendalam untuk mengetahui bagaimana dominasi etnis Tionghoa dalam bidang perdagangan khususnya di daerah pertokoan jalan Yosudarso, kota Lubuklinggau. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data reduction, data display, dan conclution drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etnis Tionghoa memiliki habitus yang terbentuk sejak kecil seperti jujur, ramah, rajin disiplin dan hemat mereka juga memiliki modal seperti modal ekonomi, modal sosial, modal budaya dan modal simbolik yang menjadi prestise bagi etnis Tionghoa. Arena juga memiliki peran penting dalam praktik etnis Tionghoa yang berupa relasi kuasa dan memberikan privilege lebih besar bagi etnis Tionghoa dibanding pedagang lokal.
Co-Authors - Suharko Adetia Wulindari AGUS AGUS AGUS Aidillah, Elita Alfairusy, Muhajir Alfitri Alfitri Ambarwati Anang Dwi Santoso Andy Alfatih Arianti, Yosi Asri Maharani Aziz, Muhammad Fakhri Azzahri, Rizka Christine, Anastasya Dadang Hikmah Purnama, Dadang Hikmah Dwi Pusparini Dyah Hapsari Eko Nueraheni Dyah Hapsari Eko Nugraheni Erlisa Saraswati Eva Lidya Eva Lidya Eva Rahmawati Fibiolaa, Khofifah Irya Ghina Reftantia Gita Isyanawulan Gita Isyanawulan Gita Isyanawulan Gunawan Gunawan Hapsari, Yuanita Dwi Hendarso, Yoyok Istiqoma, Istiqoma Istiqomah Istiqomah Isyanawulan, Gita Kenithasia Tyas Tiffany Lecia, Khessi Novika Legiran Legiran Lidya, Eva M Fajar Ganta M Supriyadi Madrah, Muna Yastuti Maulana Maulana, Maulana Mery Yanti Misnaniarti Misnaniarti Muhammad Iqbal Muhammad Luthfi Muhammad Yusuf Abror Muna Yastuti Madrah Muslimah, Hayana Ningrum, Titis Setia Nueraheni, Dyah Hapsari Eko Nugraheni, Dyah Hapsari Eko Oktanedi, Aldri Patresia, Retta Puteri, Ayu Afifah Putra, Decka Pratama Putri, Cynthia Azhara Randi Randi Randi, Randi Rico Januar Sitorus Rizma Adlia Syakurah Salsabila, Miranda Dyah Saputri, Mimi Wita Saraswati, Erlisa Sari, Kurnia Asni Sari, Rama Dian Soraida, Safira Soraida, Safira Supraja, Muhammad Syafe'i, Akhmad Syafe’i, Akhmad Tahira, Nabila Tiffany, Kenithasia Tyas Tri Agus Susanto Vieronica Varbi Sununianti Vieronica Varbi Sununianti Vieronica Varbi Sununianti, Vieronica Varbi Waspodo, Waspodo Wulandari Wulandari Yosi Arianti Yosi Arianti yulasteriyani Yulasteriyani, Yulasteriyani Yurismasari, Heidi Yusda, Ihsanul Fuadi