Articles
Analisis Ketercapaian Literasi Sains Peserta Didik Kelas Xi Mipa SMAN 6 Makassar pada Materi Larutan Penyangga Ditinjau dari Dimensi Pengetahuan dan Sikap
Muharram, Muharram;
Jusniar, Jusniar;
Febrianti, Angriani
ChemEdu Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/chemedu.v6i1.61379
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi sains peserta didik SMAN 6 Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Populasi penelitian ini merupakan seluruh peserta didik kelas XI MIPA SMAN 6 Makassar. Instrument pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah soal literasi sains dan angket. Teknik pengumpulan data berupa soal tes pilihan ganda untuk kemampuan literasi sains dengan jumlah soal 20 nomor dan angket 20 nomor untuk dimensi sikap. Berdasarkan hasil analisis data bahwa capaian literasi sains ditinjau dari dimensi pengetahuan peserta didik kelas XI MIPA SMAN 6 Makassar berada pada kategori sangat tinggi 86,82. Capaian literasi sains peserta didik dimensi pengetahuan konten sebesar 89,44 pada indikator pengetahuan prosedural sebesar 87,03 dan pada indikator pengetahuan epistemik sebesar 84. Capaian literasi sains peserta didik ditinjau dari dimensi sikap berada pada kategori cukup dengan nilai rata-rata sebesar 68,06 pada indikator ketertarikan pada sains dan teknologi sebesar 70,3 pada indikator menilai pendekatan ilmiah untuk penyelidikan 70 dan pada indikator presepsi dan kesadaran akan isu lingkungan 63,9. ABSTRACT This research aims to describe the scientific literacy abilities of students at SMAN 6 Makassar. The research method used is a descriptive qualitative research method.. The data collection instruments used in this research were scientific literacy questions and questionnaires. Based on the results of data analysis, scientific literacy achievements in terms of the knowledge dimensions of class XI MIPA students at SMAN 6 Makassar are in the very high category, 86.82. The scientific literacy achievement of students in the content knowledge dimension is 89.44, the procedural knowledge indicator is 87.03 and the epistemic knowledge indicator is 84. The scientific literacy achievement of students in terms of the attitude dimension is in the sufficient category with an average value of 68.06 the indicator of interest in science and technology was 70.3, the indicator assessing the scientific approach to investigation was 70 and the indicator of perception and awareness of environmental issues was 63.9.
Penguatan Kompetensi Guru-Guru Smak Makassar Dengan Pelatihan Penyusunan Penelitian Tindakan Kelas dan Artikel Ilmiah
Jusniar, Jusniar;
Alimin, Alimin;
Auliah, Army;
Munawwarah, Munawwarah;
Zubair, Sakinah
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/smart.v3i1.45829
Komptensi guru-guru dalam menulis artikel ilmiah berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) masih perlu perhatian. Hal ini diisyaratkan dari besarnya persentase guru yang mandek karier kepangkatannya dengan persyaratan PTK. Jurusan Kimia sebagai Mitra Sekolah Menengah Analis Kimia (SMAK) merasa perlu mengambil bagian dalam mengatasi permasalahan mitra salah satunya dengan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Pelatihan penyusunan PTK dan artikel ilmiah. Metode PKM yang diterapkan berupa pelatihan dan pendampingan dalam penyusunan PTK dan artikel ilmiah dengan waktu delapan pekan. Kegiatan Pelatihan diawali dengan pemaparan secara teoritik dan praktek; kemudian masing-masing guru mengidentifikasi permasalahan spesifik di kelasnya untuk kemudian menyusun rancangan PTKnya sebagai produk. Proses selanjutnya adalah pendampingan penyusunan proposal dan artikel ilmiah. Hasil PKM secara umum direspon “sangat baik” oleh 30 peserta dari hasil jajak persepsi melalui angket. Mereka berharap kegiatan-kegiatan sejenis ini berkelanjutan untuk lebih meningkatkan profesionalisme guru-guru. Kegiatan pelatihan ini menghasilkan guru-guru yang mengerti dan memahami cara menyusun PTK dan artikel ilmiah. Kegiatan ini sangat dibutuhkan
Analisis Korelasi Kemampuan Berpikir Kritis dengan Tingkat Kepekaan Lingkungan Mahasiswa Melalui Pembelajaran Kimia Hijau pada Materi Asam Basa
Jusniar, Jusniar;
Ruslan, Zuhrah Adminira;
Cahyani, Vika Puji;
Agussalim, Hastuti
ChemEdu Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/chemedu.v6i2.76280
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kemampuan berpikir kritis dengan tingkat kepekaan lingkungan mahasiswa melalui penerapan pembelajaran kimia hijau pada materi asam basa. Pendekatan kimia hijau dipilih karena relevansinya dalam mengintegrasikan aspek kognitif dan afektif, khususnya dalam menumbuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi serta karakter peduli lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Subjek penelitian terdiri atas 28 mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Negeri Makassar yang dipilih secara purposive, dan telah mengikuti pembelajaran kimia hijau pada topik asam basa. Instrumen pengumpulan data meliputi tes kemampuan berpikir kritis serta angket kepekaan lingkungan. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis mahasiswa adalah 83, sedangkan kepekaan lingkungan mencapai nilai rata-rata 74. Uji korelasi Pearson menghasilkan koefisien sebesar 0,117 yang termasuk dalam kategori hubungan sangat lemah dan tidak signifikan secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kritis tidak secara langsung berkorelasi dengan peningkatan kepekaan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang tidak hanya menekankan penguatan aspek kognitif, tetapi juga secara eksplisit mengembangkan dimensi afektif melalui pengalaman kontekstual dan reflektif dalam isu-isu lingkungan.
Green Chemistry Integrated Teaching Module Design To Optimize High School Students Critical Thinking Skills (Study On The Main Topic Of Acid and based)
Halisah, Nur;
Jusniar, Jusniar;
Auliah, Army
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 14, No 2 (2025): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/sainsmat142717772025
This development research aims to produce a valid and practical integrated green chemistry teaching module using the ADDIE model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation. The instrument used to measure validity is the validation sheet. The instrument for practicality is the observation sheet of lesson implementation and the teacher and student perception questionnaires. The research was conducted at SMAN 8 Makassar in August 2024. The results of the module's validity obtained a very valid average score of 3.70 with a consistency between rates of 1.00. The practicality of the module based on lesson implementation was 99.21%. The positive perceptions of teachers and students were 93.18% and 93.83%, respectively, both in the very practical category. The conclusion drawn is that the developed integrated green chemistry teaching module meets the validity and practicality criteria for use in teaching.
Green Chemistry Integrated Teaching Module Design To Optimize High School Students Critical Thinking Skills (Study On The Main Topic Of Acid and based)
Halisah, Nur;
Jusniar, Jusniar;
Auliah, Army
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 14, No 2 (2025): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/sainsmat142717772025
This development research aims to produce a valid and practical integrated green chemistry teaching module using the ADDIE model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation. The instrument used to measure validity is the validation sheet. The instrument for practicality is the observation sheet of lesson implementation and the teacher and student perception questionnaires. The research was conducted at SMAN 8 Makassar in August 2024. The results of the module's validity obtained a very valid average score of 3.70 with a consistency between rates of 1.00. The practicality of the module based on lesson implementation was 99.21%. The positive perceptions of teachers and students were 93.18% and 93.83%, respectively, both in the very practical category. The conclusion drawn is that the developed integrated green chemistry teaching module meets the validity and practicality criteria for use in teaching.
Pengembangan E-Book Multimodal sebagai Bahan Ajar Interaktif dalam Pembelajaran Kimia
Munawwarah, Munawwarah;
Jusniar, Jusniar;
Side, Sumiati;
Nurhayati, Nurhayati
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 4, No 2 (2022): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34312/jjec.v4i2.15315
Pengembangan berbagai bahan ajar dilakukan untuk mendukung proses pembelajaran agar berlangsung secara afektif. Bahan ajar yang tepat dibutuhkan agar aspek makroskopik, sub-mikroskopik, dan simbolik dapat disampaikan secara terpadu pada materi kimia. Pengembangan bahan ajar berupa e-book Interaktif ini dilakukan menggunakan metode 4STMD (Four Step Teaching Material Develoment). Bahan ajar yang telah dikembangkan menggunakan pendekatan SETS (Science, Environment, Technology, and Society) pada materi materi Elektrokimia. E-Book ini mengandung unsur multimodal yang menyampaikan aspek multipel representasi secara terpadu. Hasil validasi dan uji kepraktisan menunjukkan bahwa bahan ajar valid dan praktis digunakan baik pada guru maupun peserta didik.
Bahasa Indonesi
Jusniar, Jusniar;
Syamsidah;
Auliah, Army
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.4756
Green Chemistry (GC) is an issue that is very relevant to chemistry subjects in senior high schools. Chemistry subject is closely related to the environment as one of the pillars of sustainable development. This certainly contributes to the possibility integration of green chemistry principles into chemistry learning. This exploratory research aims to describe the principles of GC that allow it to be integrated into chemistry learning in grades X and XI; describes the high school teacher's and students' perceptions and understanding of GC and its principles in chemistry learning. The subjects in this study were 230 students who were selected purposively from five Senior high schools. Totally 40 chemistry teachers were purposively used as research subjects from a number of high schools throughout South Sulawesi. The instrument used was ten items of teacher's perception questionnaires, while the students' perception questionnaire consisted of twelve items. Guidelines for interviewing teachers and students were used to describe more deeply about their understanding of GC. All instruments have been validated by two experts. The results of the exploration of material elements for phases E and F show that five GC principles can be integrated into learning chemistry. In general, the teacher's perception of GC is good, which assumes that GC is an environmentally friendly concept. Understanding of the five principles of GC for students and teachers is in the moderate and poor categories. This shows the importance of integrating GC principles in the form of positive habits in chemistry learning.
Pelatihan Penyusunan Modul Ajar bagi Guru - Guru Sekolah Alam Le-Cendekia Boarding School Gowa-Sulawesi Selatan
Jusniar, Jusniar;
Salempa, Pince;
Auliah, Army;
Husain, Halimah
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/smart.v4i1.61093
Modul ajar merupakan seperangkat kelengkapan pembelajaran sesuai kurikulum merdeka. Perangkat modul ajar ini harus dikembangnkan oleh guru-guru pada implementasi Kurikulum Merdeka. Dosen UNM sebagai mira kerjasama dengan guru-guru merasa perlu untuk berkontribusi dalam perubahan ini. Wujud tersebut dilakukan dengan melaksanakan Pengabdian kepada masyarakat (PKM) sebagai darma ketiga bagi dosen, melalui pelatihan penyusunan modul ajar berbasis kurikulum merdeka bagi guru-guru Sekolah Alam Le-Cendekia Boarding School Gowa. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan profesionalisme guru – guru. Kegiatan ini dilaksanakan di Pakkatto Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan dengan peserta pelatihan yaitu guru – guru Sekolah Alam Le Cendekia sebanyak 15 orang. Kegiatan ini dilakukan oleh dosen pengabdi dari jurusan Kimia FMIPA UNM melalui LP2M. Beberapa hal menjadi pembahasan dalam kegiatan ini diantaranya yaitu gambaran umum Kurikulum merdeka dan modul ajar serta model-model pembelajaran., kedua, Penguatan karakter pancasila dan jenis-jenis model pembelajaran, ketiga, pembelajaran berdiferensiasi; keempat, keragaman dan karakteristik peserta didik. Hasil PKM secara umum direspon “sangat baik” oleh 15 peserta dari hasil jajak persepsi melalui angket yang diberikan oleh tim pengabdi. Mereka berharap kegiatan-kegiatan sejenis ini berkelanjutan untuk lebih meningkatkan profesionalisme guru-guru. Selama pelatihan berlangsung peserta mengikutiya secara antusias terlihat dari keterlibatan peserta secara aktif dalam tahapan diskusi dan berlatih menyusun modul ajar dan lampirannya sesuai dengan materi pelajaran masing-masing. Kata Kunci: Modul ajar, Pelatihan, Kurikulum Merdeka
Peningkatan Profesionalisme Guru - Guru SMAN 1 Pamboang Melalui Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah
Jusniar, Jusniar;
Alimin, Alimin;
Munawwarah, Munawwarah;
Ramdani, Ramdani
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/smart.v3i2.50872
Penulisan karya ilmiah merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting bagi guru. Melalui penulisan karya ilmiah guru dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalismenya terutama dalam aspek keterampilan membaca, pengorganisasian data secara sistematis, hingga kemampuan dalam melakukan presetasi pada forum ilmiah, serta melakukan publikasi ilmiah. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan profesionalisme guru – guru. Kegiatan ini dilaksanakan di Majene, Sulawesi Barat dengan peserta pelatihan yaitu guru – guru SMAN 1 Pamboang sebanyak 15 orang. Kegiatan ini dilakukan oleh dosen pengabdi dari jurusan Kimia FMIPA UNM melalui LP2M. Beberapa hal menjadi pembahasan dalam kegiatan ini diantaranya yaitu urutan dan sistematisasi dalam elemen – elemen karya ilmiah, penggunaan bahasa yang akademis, jelas, dan objektif, serta struktur dan aturan penulisan yang bervariasi tergantung pada bidang ilmu dan format yang diikuti. Hasil PKM secara umum direspon “sangat baik” oleh 15 peserta dari hasil jajak persepsi melalui angket yang diberikan oleh tim pengabdi. Mereka berharap kegiatan-kegiatan sejenis ini berkelanjutan untuk lebih meningkatkan profesionalisme guru-guru. Selama pelatihan berlangsung peserta mengikutiya secara antusias terlihat dari keterlibatan peserta secara aktif dalam tahapan diskusi dan berlatih menyusun sebuah karya ilmiah sesuai dengan materi yang disampaikan.
Pelatihan Desain Pembelajaran Green Chemistry Berbasis Studi Kasus bagi MGMP Kimia SMA di Kabupaten Takalar
Jusniar, Jusniar;
Ruslan, Zuhrah Adminira;
Almur, Faathir;
Satriani, Satriani;
Karimah, Cahaya
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/smart.v5i2.76384
Kegiatan pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru MGMP Kimia SMA Kabupaten Takalar dalam merancang pembelajaran green chemistry berbasis studi kasus dengan capaian perangkat pembelajaran. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode ceramah dalam pengenalan konsep dan prinsip dasar green chemistry kemudian melakukan analisis studi kasus lokal dan workshop pengembangan desain pembelajaran green chemistry dari hasil analisis studi kasus lokal di Kabupaten Takalar. Kegiatan melibatkan 13 guru yang dibagi menjadi 6 kelompok. Hasil analisis menunjukkan penguasaan sintaks studi kasus menjadi kompetensi tertinggi (4.69) yang menunjukkan efektivitas pendekatan kontekstual, kesiapan implementasi yang kuat tercermin dari kemampuan integrasi green chemistry ke RPP (4.62) dan keterampilan merancang pembelajaran (4.54), serta komitmen keberlanjutan tinggi, ditandai minat pelatihan lanjutan (4.54) dan peningkatan kompetensi pedagogi (4.46). Desain pembelajaran green chemistry berbasis studi kasus lokal secara signifikan memperkuat kemampuan praktik guru meskipun pemahaman konseptual perlu pendalaman lebih lanjut. Manfaat yang dapat dirasakan dari desain pembelajaran green chemistry adalah dapat menumbuhkan kesadaran bahwa limbah dapat diubah menjadi bahan ajar yang murah. Selain itu, memudahkan dalam kegiatan pembelajaran juga membantu memelihara lingkungan dan yang lebih utama adalah membangun kesadaran peduli lingkungan bagi guru dan peserta didiknya di sekolah.