Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Ecological Ethics Education Based on Outdoor Physical Activities for Students and Communities Around Campus Rindawan, Rindawan; Mujriah, Mujriah; Sanrijaya, Niqsanding; Zainuddin, Fadli; Muhsan, Muhsan; Irmansyah, Johan
Abdi Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v7i1.9040

Abstract

This community service project aims to raise ecological awareness among students of physical education and surrounding campus communities through educational initiatives rooted in outdoor physical activities and ecological ethics. The main problem faced by the target group is the lack of environmental awareness and sustainable behavior in daily life. The method employed combines training sessions, ecological physical activity simulations, and reflective group discussions based on real-world environmental cases. Data were collected through questionnaires, behavioral observations, and in-depth interviews. Indicators of success include improved understanding of ecological ethics, active participation, and behavioral changes in waste management and environmental preservation practices. The results demonstrate that activities such as nature trekking, eco-literacy exercises, and tree-planting projects significantly improved participants’ awareness and behavior towards environmental care. Data analysis revealed a strong positive correlation between experiential-based learning and the internalization of ecological values. These findings support previous studies highlighting the importance of hands-on learning in environmental education. The program contributes directly to the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 13 (Climate Action) and Goal 15 (Life on Land). Furthermore, this initiative has succeeded in building a replicable model of community-based ecological education for higher education institutions. 
Pengaruh Latihan Menggunakan Alat Modified Duo Tir terhadap Peningkatan Kemampuan Shooting Petanque Atlet Pelatda NTB Beny Suprayogi; Mujriah; Sri Erny Muliyani
Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) e-ISSN 2722-3116 Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jontak.vi.5123

Abstract

This study aimed to analyze the effect of training using the Modified Duo Tir tool on improving shooting skills among PELATDA NTB petanque athletes in 2024. A quasiexperimental method with a one-group pretest posttest design was used, involving 9 athletes as research participants. Data were collected using shooting skill tests administered before and after the intervention. The normality test results showed that the data were normally distributed, allowing for the use of a paired sample t-test. The statistical analysis revealed a significant improvement in shooting scores (p = 0.000). These findings indicate that training with the Modified Duo Tir is effective in enhancing shooting accuracy, coordination, and athletes’ concentration. Additionally, the toolsupports more efficient training sessions and technical repetitions. Therefore, it is recommended as an alternative training method in the development of petanque athletic performance.
Persepsi Guru PJOK terhadap Pendidikan Karakter melalui Aktivitas Olahraga Di Sekolah Dasar M. Khairan Katsiran; Mujriah, Mujriah; Aminullah, Aminullah
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 3 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v3i2.560

Abstract

Di dalam pelaksanaan penelitian Persepsi Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Sekolah Dasar se-Kecamatan Unter Iwes tentang Pendidikan Karakter, peneliti menyadari akan adanya keterbatasan dan kekurangan penelitian ini yaitu tanpa di dukung dengan prosedur berupa wawancara. Peneliti hanya menggunakan satu jenis instrumen penelitian untuk mengumpulkan data yaitu berupa kuesioner berbentuk angket yang mempunyai kelemahan akan hasil data yang diperoleh tidak sepenuhnya menggambarkan keadaan yang sebenarnya dari para subjek atau responden, sebab mereka cenderung menjawab apa yang sebaiknya dan bukan yang sebenarnya ada dalam persepsi yang dimiliki.
Pemanfaatan Ruang Terbuka untuk Anak dalam Pelestarian Olahraga Tradisional Lalu Hulfian; Mujriah, Mujriah; Jamaludin, Jamaludin; Niqsanding Sanrijaya
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Vol. 3 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jpkm.v3i2.630

Abstract

Seiring dengan kemajuan zaman, semua kegiatan kini telah tergantikan dengan adanya teknologi digital, tak terkecuali dengan kegiatan permainan. Banyak anak-anak di desa tersebut yang asing dengan permainan tradisional di Indonesia khususnya di Desa Bangket Parak, karena mereka lebih tertarik dengan game online yang sudah tersedia di gadget. Fenomena tersebut berdampak pada keberadaan permainan tradisional yang semakin terlupakan oleh generasi muda. Oleh karena itu, tim KKN-T kelompok 39 memulihkan kembali kebudayaan dan meningkatkan kreativitas anak-anak di desa tersebut. Tim KKN-T kelompok 39 mengajak mereka untuk belajar dan bermain permainan tradisional. Program ini berlangsung pukul 03.00-04.00. Adapun permainan yang bisa dipilih yaitu cepra kali dan lompat karet. Namun sebelum pelaksanaan permainan tradisional, tim KKN-T kelompok 39 mengarahkan anak-anak untuk mengikuti kegiatan olahraga tradisional bersama. Sebanyak 10 peserta hadir dalam kegiatan ini berumur 7–15 tahun. Permainan ini terdiri dari anak anak yang dilakukan secara bergantian dengan waktu yang belum tentu di setiap pemainan yang melakukan kesalahan akan di ganti dengan pemain yang lain. Mahasiswa KKN-T kelompok 39 berharap agar anak-anak Desa Desa Bangket Parak dapat mengenal permainan tradisional yang tidak kalah menarik dari game online. Dengan begitu, permainan tradisional dapat dimainkan lagi oleh mereka.
Evaluation of Affective Aspects in the Implementation of Integrated Islamic Values Learning Model in Senior High Schools Rindawan, Rindawan; Mujriah, Mujriah; Muhsan, Muhsan
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 9, No 4 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v9i4.9588

Abstract

This study aims to describe the affective domain of students in the implementation of an integrated Islamic value-based learning model at Rahmatullah Al Ma'arif Darek High School. The background of this study is based on the importance of education in shaping students' character through internalizing the values of honesty, responsibility, empathy, and discipline, which often receive less attention than the cognitive domain. The research method uses a quantitative descriptive approach with an evaluative design. Data were collected through a Likert scale questionnaire, teacher observations, and interviews with educators. The results showed that most affective indicators were in the Good to Very Good category, with the highest scores in the aspects of trustworthiness, politeness, and respect for teachers. Teacher observations reinforce these findings by demonstrating consistent positive student behavior within the learning context. However, empathy still needs to be strengthened through a collaborative and contextual approach. This conclusion suggests that Islamic values-based learning can significantly improve students' affective domains. This research has important implications for the development of a more systematic values-based curriculum and emphasizes the need for valid and standardized affective evaluation instruments. Recommendations for further research include the development of longitudinal evaluation instruments and more effective learning exploration strategies to foster students' social empathy.
Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Teaching Games for Understanding dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Lompat Jauh Mujriah, Mujriah; Susilawati, Indri
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v14i4.1700

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh model pembelajaran Teaching Games For Understanding (TGfU) terhadap motivasi belajar lompat jauh siswa SDN Petak Praya Barat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest pada satu kelompok. Sebanyak 41 siswa dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui tes motivasi belajar yang dilakukan sebelum (pretest) dan setelah (posttest) pemberian perlakuan TGfU. Hasil analisis deskriptif menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 103.0256 pada pretest menjadi ke posttest 1129.4871 pada posttest. Uji normalitas dengan Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Uji homogenitas variansi menunjukkan bahwa data tidak homogen. Uji-T paired sample t test menghasilkan nilai signifikan (sig.) sebesar 0.000, yang lebih kecil dari 0.05, menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan model pembelajaran TGfU terhadap motivasi belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan TGfU efektif dalam meningkatkan motivasi belajar lompat jauh siswa. Disarankan agar model pembelajaran TGfU diterapkan secara luas dalam kurikulum pendidikan jasmani, dengan dukungan pelatihan guru dan variasi metode pembelajaran untuk memaksimalkan keterlibatan dan motivasi siswa. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi lebih dalam dampak jangka panjang dan adaptasi model TGfU untuk berbagai jenis olahraga.
Analysis of the Relationship between Interest and Motivation and Sepak Takraw Achievement of Students at SMAN 1 Montong Gading Lukman, Lukman; Syarifoedin, Elya Wibawa; Mujriah, Mujriah
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 10, No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mandala Education ( Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v10i3.7271

Abstract

This research aims to investigate the relationship between students' interest and motivation towards performance in sepak takraw at SMAN 1 Montong Gading, NTB. Sepak takraw is a popular sport in the region, often described as a combination of soccer and volleyball. Psychological factors such as interest and motivation are identified as variables that potentially influence performance in this sport. The research method employed a quantitative descriptive approach with survey and cluster sampling techniques. Data were collected through questionnaires measuring students' levels of interest and motivation towards sepak takraw, as well as their performance in the sport. The results of the analysis indicate a significant correlation between interest (r = 0.416, p < 0.001) and motivation (r = 0.589, p < 0.001) with students' performance. These correlations suggest that higher levels of interest and motivation towards sepak takraw correspond to higher levels of achievement. In conclusion, this study emphasizes the importance of fostering and enhancing students' interest and motivation towards sepak takraw to improve their performance. These findings provide practical implications for developing sports programs in schools aimed at motivating students to achieve better performance through strengthening their interest and motivation
Peningkatan vo2max atlet sprint 400 meter dengan metode latihan circuit 6 minggu Maulidin, Maulidin; Mujriah, Mujriah; Rachman, Irna Ningsih Amalia
Jurnal Porkes Vol 6 No 2 (2023): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v6i2.20959

Abstract

This study aims to determine the increase in Vo2Max of seprint athletes with the sirciut training method for 6 weeks. The type of research is pre-experiment with the design of the one group pretest-postest design. The population was 20 people and the sample used was 10 people consisting of 6 men and 4 puris, which were determined purvosip. Each sample received circuit training 18 times, with a frequency of 3 times a week. The instrument used to measure V02Max athletes before and after training using the multistage fitness test. Data analysis using anova system. The results of the analysis showed a significant difference where (ρ < 0.05) the average value before treatment was 37.1 ± 5.2 (ml / kg / min) and the average value after treatment averaged 39.4 ± 4.7 (ml / kg / min). The conclusion of this study is that there is a difference that occurs between before and after being treated with circuit training for 6 weeks, and a coach must carefully choose training methods to avoid boredom in athletes, the exercises given are in accordance with muscle contractions in the sport and improve cardiovascular.
TINGKAT KEMAMPUAN MOTORIK KASAR SISWA SDN 1 SEMBUNG KECAMATAN NARMADA TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Saleh, Miftahus; Mujriah, Mujriah; Dewi, Putu Citra Permana
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i1.11754

Abstract

Pencapaian motorik kasar sangat diperlukan anak agar mampu berlari, menendang, melempar, melompat dan sebagainya dengan baik dan benar. Gempuran smartphone membuat anak-anak zaman sekarang jarang melakukan kegiatan untuk meningkatkan motorik kasanya. Berdasarkan pengamatan peneliti di Sekolah Dasar Negeri 1 Sembung Kecamatan Narmada, sepulang sekolahnya anak-anak lebih cenderung menghabiskan waktu berjam-jam duduk didepan televisi dan bermain gadget dibandingkan melakukan aktivitas permainan seperti bermain sepakbola, lompat tali, atau aktivitas jasmani lainnya. Akibat dari itu semua mereka menjadi malas bergerak dan secara tidak sadar aktivitas yang dilakukan oleh para siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Sembung Kecamatan Narmada tersebut akan berpengaruh terhadap kemampuan motorik kasarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan motorik kasar siswa kelas V SD Negeri 1 Sembung Kecamatan Narmada Tahun Pelajaran 2022/2023. Instrumen penelitian dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tes Shuttle-run 4 x 10 meter, tes lempar tangkap bola jarak 1 meter dengan tembok, tes Stork Stand Positional Balance, tes lari cepat 30 meter. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif presentase. Jadi dari hasil penelitian Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik kasar peserta didik kelas V di SD Negeri 1 Sembung, Kecamatan Narmada, Tahun Pelajaran 2022/2023 diperoleh hasil yang bervariasi. Dari 24 siswa, sebanyak 1 orang (4,17%) mempunyai kemampuan motorik baik sekali, 9 orang (37,50%) mempunyai kemampuan motorik baik, 6 orang (25,00%) mempunyai kemampuan motorik sedang, 7 orang (29,17%) mempunyai kemampuan motorik kurang, 1 orang (4,17%) mempunyai kemampuan motorik kasar kurang sekali
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL BENTENG DAN PERMAINAN KASTI TERHADAP PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI SISWA Rijal, Samsu; Mujriah, Mujriah; Susilawati, Indri
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 12 No. 1 (2025): MARET
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v12i1.15349

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh permainan tradisional fort dan rounders terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa kelas V SDN 7 Batuyang, Lombok Timur. Kebugaran jasmani meliputi lima komponen utama berdasarkan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI), yaitu kecepatan, kekuatan, dan daya tahan otot perut, daya tahan kardiorespirasi, kekuatan otot lengan dan bahu, serta daya ledak otot tungkai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan eksperimen one-group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 19 orang. Perlakuan berupa aktivitas permainan fort dan rounders diberikan selama empat minggu, sebanyak tiga kali seminggu. Data dianalisis menggunakan uji-t berpasangan dan uji sampel independen dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada seluruh komponen kebugaran jasmani setelah dilakukan perlakuan. Kedua permainan tradisional tersebut memberikan kontribusi yang positif, namun permainan fort terbukti lebih efektif dibandingkan rounders. Kelompok permainan fort menunjukkan peningkatan kebugaran jasmani rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan kelompok permainan rounders. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik dalam permainan fort lebih intens dan melibatkan lebih banyak gerakan tubuh secara keseluruhan. Dengan demikian, hipotesis dalam penelitian ini terbukti: permainan tradisional benteng dan rounders meningkatkan kebugaran fisik siswa, dengan permainan benteng memiliki efek yang lebih signifikan. Temuan ini memperkuat pentingnya mengintegrasikan permainan konvensional dalam pembelajaran pendidikan jasmani untuk mendukung perkembangan fisik, psikomotorik, dan karakter siswa secara holistik.