Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH SAYURAN PASAR MENJADI MIKROORGANISME LOKAL (MOL) SEBAGAI UPAYA MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN DI PANCUR BATU DELI SERDANG SUMATERA UTARA Rahmadina, Rahmadina; Hariani, Widia; Rubiyah, Rubiyah; Puspita, Delawanti; Aprilia, Anisa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i5.1698-1703

Abstract

Limbah pasar merupakan hal yang dapat memberikan dampak negatif pada lingkungan jika tidak ditangani dengan baik. Oleh karena itu, untuk mengurangi dampak negatif tersebut maka perlu suatu upaya pengelolaan  untuk menghasilkan produk yang bermanfaat. Kegiatan ini dilakukan di pasar pancur batu, kabupaten deli serdang, sumatera utara. Melalui inovasi ini diharapkan tidak banyak lagi limbah sayuran di pasar yang dibiarkan hingga benar-benar busuk dan menimbulkan bau dan merusak keestetikaan pasar. Pembuatan pupuk cair mikroorganisme lokal (MOL) dari limbah pasar diolah dengan penambahan bioaktivator EM4 (effective microorganisms) dan molase. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengurangi pencemaran lingkungan di pasar pancur batu, deli serdang, sumatera utara dan  mendorong penggunaan pupuk organik yang ramah lingkungan dan berpotensi meningkatkan produktivitas tanaman. Prosedur penelitian ini yaitu melakukan observasi, sosialisasi dan pelatihan. Adapun parameter yang diamati adalah parameter fisik. Hasil dari pengabdian masyarakat ini  diharapkan dapat bisa menjadi solusi dari pengurangan limbah yang ada di pasar pancur batu dan masyarakat jadi memanfaatkan pupuk cair mikroorganisme lokal (MOL) sebagai pupuk pada tanaman mereka.
A Facility Location Model With Partial Demand Satisfaction: Minimizing Total Cost In Logistics Networks Habib, Ibnu; Aprilia, Anisa; Asri, Ryry Rizky
Journal of Social Research Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v5i1.2901

Abstract

Facility location optimization plays a pivotal role across both public and private sectores, with critical application in telecommunication, urban planning, industrial layout, and most notably for logistics and supply chain management. The main objective of a Facility Location Problem (FLP) is to determine the optimal placement of a set of facilities (Regional Distribution Centers) within defined geographical space based on spatial distribution of customer demand points. This strategic decision directly influences operational efficiency, service levels, and overall system cost. In the model presented, key factors such as the proximity of facilities to demand nodes, the volume of products required, transportation expenses, and dissastisfaction cost (i.e., penalties for unmet demand) are explicitly incorporated into the optimization framework. The goal is not only to identify the best facility locations but also to decide which transportation links to activate and how much flow to allocate across them, therefore minimizing total system cost while satisfying demand requirements as effectively as possible. The computational results demonstrate crucial insight. Dissatisfaction costs are increased reflecting higher penalties for failing to meet costumer demand. The model responds by fully satisfying all destinations, even if it entails higher dissatisfaction expenditures and reducing the total cost.
Inkubasi Agroindustri Kecil Menengah melalui Optimalisasi Sistem TIK Berbasis Website Maulidah, Silvana; Yuswita, Effy; Riana, Fitria Dina; Dewi, Heptari Elita; Aprilia, Anisa; Hartono, Rachman; Putri, Della Aprilia Danaparamita; Sa’adah, Siti Lailatus
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 4 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i4.24654

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang pesat telah memberikan peluang besar bagi agroindustri kecil dan menengah untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing usaha. Melalui promosi pada platform pemasaran digital, pelaku usaha dapat menjual produk secara luas, menembus pasar baru, dan meningkatkan penjualan. Program pengabdian masyarakat bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada usaha Agrowisata Lumbung Stroberi Pandanrejo mengenai pemanfaatan TIK berbasis website dalam strategi pemasaran digital. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Agustus 2024 di Desa Pandanrejo, Kota Batu dan bekerja sama dengan BUMDes Raharjo. Tahapan kegiatan meliputi: a. Pra-kegiatan melalui observasi dan identifikasi kebutuhan, b. Kegiatan (pengembangan, optimalisasi website agrowisata, dan sosialisasi dan pelatihan kepada pengelola), dan c. Evaluasi efektivitas website sebagai media promosi. Hasil menunjukkan bahwa optimalisasi website berhasil meningkatkan akses informasi yang lebih cepat, kemudahan pemesanan dan pengaksesan secara optimal, serta daya tarik promosi agrowisata. Program ini diharapkan menjadi model pengembangan digitalisasi promosi yang dapat diadopsi di wilayah agrowisata lainnya. 
PENDAMPINGAN INOVASI NEW-PACKAGING DAN STRATEGI PEMASARAN PRODUK TEH BUNGA TELANG DALAM MENINGKATKAN KUALITAS DAN DAYA SAING PRODUK LOKAL Dewi, Heptari Elita; Haryati, Novi; Aprilia, Anisa; Yuswita, Effy; Koestiono, Djoko; Pariasa, Imaniar Ilmi; Hardana, Andrean Eka; Hartono, Rachman; Riana, Fitria Dina; Maulidah, Silvana; Noor, Arif Yustian Maulana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23016

Abstract

Abstrak: Komunitas Puri Hijau Royo-royo memproduksi produk teh bunga telang dengan kemasan yang sederhana dan belum ada kelengkapan informasi pada kemasan tersebut. Pemasaran yang dilakukan juga masih terbatas. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan hardskill mitra dalam pengolahan bunga telang, pembuatan desain dan logo kemasan yang lebih menarik, dan pemasaran olahan berupa teh bunga telang.: mengidentifikasikan kebutuh mitra yaitu Komunitas Puri Hijau Royo-royo, melakukan pelatihan pendampingan Pengolahan Bunga Telang, melakukan pelatihan desain pengemasan dan foto produk untuk peningkatan strategi pemasaran teh bunga telang. Metode yang digunakan antara lain mengidentifikasi kebutuhan mitra, persiapan material pengabdian, pelatihan dan pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Mitra kegiatan ini adalah anggota aktif dari komunitas Puri Hijau Royo-royo sebanyak 15 orang. Evaluasi yang digunakan menggunakan kuesioner pre test dan post test untuk mengukur pemahaman peserta. Setelah dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat, terjadi peningkatan pemahaman yang cukup tinggi sebesar 49% setelah pemberian materi tentang pengemasan dan pemasaran produk teh bunga telang. Kemasan dan label yang diajukan oleh tim pengabdian memenuhi harapan peserta, dan rata-rata peserta sangat setuju bahwa pengetahuan mereka bertambah setelah adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Abstract: The Puri Hijau Royo-Royo Community produces telang flower tea products with simple packaging, and there is no complete information on the packaging. The marketing carried out is limited. This community service aims to increase partners' knowledge and hard skills in processing butterfly pea flowers, creating more attractive packaging designs and logos, and marketing processed telang flower tea. The methods used include identifying partner needs, preparing service materials, training-mentoring, and evaluating activities. The partners for this activity are 15 active members of the Puri Hijau Royo-Royo community. The evaluation used pre-test and post-test questionnaires to measure participants' understanding. After carrying out community service activities, there was a fairly high increase in understanding of 49% after providing material on packaging and marketing of butterfly pea flower tea products. The packaging and labels proposed by the service team met the participants' expectations, and on average, the participants strongly agreed that their knowledge had increased after this community service activity.
PEMBERDAYAAN GURU SEKOLAH DALAM PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK MENDUKUNG PROGRAM ADIWIYATA MENUJU SEKOLAH HIJAU BERKELANJUTAN Isaskar, Riyanti; Aprilia, Anisa; Noor, Arif Yustian Maulana; Safitri, Mega; Khairani, Akmaliza; Sakinaturrizqi, Geubrina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28453

Abstract

Abstrak: Kota Malang membutuhkan bantuan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menanggulangi permasalahan sampah serta pemanfaatan sumber daya alam yang tidak berkelanjutan. Kegiatan pemberdayaan sekolah ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian lingkungan dan pengetahuan guru sekolah dalam pengolahan sampah berkelanjutan menggunakan eco-enzyme, serta menjaring kolaborasi pemangku kepentingan dalam mewujudkan sekolah adiwiyata yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Pemberdayaan sekolah ini menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA). Mitra dalam kegiatan ini terdiri dari 14 sekolah binaan yang mencakup jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK di Kota Malang, dengan total 21 guru yang terlibat sebagai pendamping. Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan sebesar 4,05% dalam sikap kesadaran lingkungan, 7% dalam pengetahuan tentang eco-enzyme, serta 24% dalam persepsi guru terkait Adiwiyata. Hal ini membuktikan bahwa program Adiwiyata berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman tentang pengolahan sampah di sekolah.Abstract: The city of Malang requires support in preserving the environment, addressing waste management issues, and tackling the unsustainable use of natural resources. This school empowerment initiative aims to enhance environmental awareness and increase teachers' knowledge of sustainable waste management using eco-enzyme, while fostering stakeholder collaboration to create clean, healthy, and sustainable Adiwiyata schools. The program employs the Participatory Rural Appraisal (PRA) method. The partners involved include 14 target schools, encompassing elementary, middle, high, and vocational schools in Malang, with a total of 21 teachers serving as mentors. Evaluation results from pre-test and post-test assessments indicate a 4.05% improvement in environmental awareness, a 7% increase in knowledge about eco-enzyme, and a 24% enhancement in teachers' perceptions of Adiwiyata. These findings demonstrate that the Adiwiyata program contributes to improving understanding of waste management in schools.
PENINGKATAN KESADARAN DAN PARTISIPASI SISWA SEKOLAH DASAR TERHADAP LINGKUNGAN SEHAT DENGAN PELATIHAN PEMBIBITAN BERBASIS MEDIA ROCKWOOL Haryati, Novi; Laili, Fitrotul; Mutisari, Rini; Aprilia, Anisa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20585

Abstract

Abstrak: Membangun kesadaran masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan dimulai dengan implementasi pendidikan lingkungan sejak dini di sekolah. Inisiatif pengabdian masyarakat ini, yang dipimpin oleh Tim Dosen Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, bertujuan mengembangkan minat dan kapabilitas pertanian bawaan pada siswa kelas lima melalui penanaman berbasis hidroponik dengan menggunakan rockwool. Dilaksanakan dari bulan Juli hingga Agustus 2023, program ini menargetkan 27 siswa dan menggunakan berbagai teknik penyuluhan, termasuk kegiatan pembelajaran yang berpusat pada siswa seperti permainan yang menyenangkan. Pendekatan ini melibatkan pelatihan siswa mengenai media Rockwool dan pengalaman praktis dalam pembibitan tanaman. Program ini telah berhasil meningkatkan kesadaran lingkungan siswa terkait pemahaman tentang praktik pertanian berkelanjutan sebesar 97,14% dengan kuisioner tertutup, dan mengajarkan keterampilan praktis dalam pembibitan dengan media Rockwool. Hasilnya menunjukkan pemahaman siswa yang lebih baik tentang pentingnya menciptakan ruang hijau di sekolah dengan menggunakan Rockwool sebagai sumber oksigen. Pemantauan berkelanjutan oleh guru kelas memastikan kelancaran program ini, dengan menekankan pada praktikalitas pendekatan tersebut dalam menjaga lingkungan sekolah yang bersih dan menarik.Abstract: Developing community awareness and environmental concern begins with early implementation of environmental education in schools. This community service initiative, led by the team of Faculty of Agriculture at Brawijaya University’s lecturer, aims to cultivate interest and innate agricultural capabilities among fifth-grade students through hydroponic-based planting using rockwool. Executed from July to August 2023, the program targets 27 students and employs outreach techniques, including student-centered learning activities such as fun games. The approach involves training students on Rockwool media and practical seed germination experiences. The project successfully enhances students' environmental consciousness, instills knowledge of sustainable farming practices, and imparts practical skills in Rockwool-based seed germination. The results demonstrate improved student understanding of the significance of creating green spaces in schools using Rockwool as an oxygen source. Ongoing monitoring by class teachers ensures the project's smooth progression, emphasizing the practicality of the approach in maintaining a clean and aesthetically pleasing school environment. 
The Influence of Entrepreneurship Motivation and Self Efficacy on Agribusiness Students’ Entrepreneurial Intention Sihombing, Ranjiv A.A; Baladina, Nur; Jamroni, Mofit; Aprilia, Anisa; Haryati, Novi
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 10, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v10i1.26972

Abstract

The growing number of university graduates in Malang, Indonesia, is not matched by the availability of formal job opportunities, encouraging many individuals to pursue entrepreneurship as a feasible career choice. Within the agribusiness sector, this opportunity remains largely untapped despite the abundance of local resources and market opportunities. The objective of this research is to examine how entrepreneurship motivation and self-efficacy affect the intention to become entrepreneurs among Agribusiness students at Brawijaya University. The research was conducted between October and December 2024 using a quantitative approach. Data were obtained from 80 active students with entrepreneurial experience using a structured questionnaire based on a Likert scale. The data were analyzed using Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). The results reveal that both entrepreneurship motivation and self-efficacy have a significant and positive influence on entrepreneurial intention, with an R-squared value of 0.637. This implies that 63.7% of the variance in entrepreneurial intention is explained by the two independent variables. The most influential factor within entrepreneurship motivation is the influence of social conditions, while the strongest indicator of self efficacy is the belief in achieving business goals. These results suggest that a combination of strong internal drive and self-confidence is essential in fostering entrepreneurial behavior among students. The implication of this study is the need for universities to strengthen entrepreneurship programs by integrating real-world experiences, mentoring, and exposure to successful role models in agribusiness. Enhancing these elements may better prepare students to become innovative entrepreneurs who contribute to sustainable economic development. 
Co-Authors Adella Rania Salsabilah Agustina Shinta Hartati Wahyuningtyas Aisha Rima Andi Eko Wiyono, Andi Eko Andrean Eka Hardana Andrean Eka Hardana Anindya Prasasti Arie Srihardyastutie Arif Yustian Maulana Noor Asri, Ryry Rizky Asriani Asriani, Asriani Batu Bara, Aprillia Nurul Azmi Destyana Ellingga Pratiwi Destyana Ellingga Pratiwi Djoko Koestiono Djoko Koestiono Dwi Gatot Sabarno Dwi Laila Maulida Dwi Laila Maulida Edlyn Khurotul Aini Edlyn Khurotul Aini EFFY YUSWITA EFFY YUSWITA Fadhillah, Syifa Fadillah, Mutiara Alif Fahriyah Fahriyah Fahriyah Fahriyah Farian Waringga Fitria Dina Riana Fitrotul Laili Fitrotul Laili Grace Tsai Habib, Ibnu Hananiyah, Annisa Hardana, Andrean Eka Hariani, Widia Heptari Elita Dewi Ilyaza Agung Himawan Imaniar Ilmi Pariasa Irsyad Fauzi Ivonia Indah Armasari Jamroni, Mofit Kadek Hariana Kartika Putri Kumalasari Kartika Putri Kumalasari Khairani, Akmaliza Khoirunnisa Bai khusnul khotimah KIKI FIBRIANTO Kristoforus Farian Waringga Li-Hsien Hank Chien Ma'ruf Akib Manurung, Jihan Salwaa Aqiilah Mawaddah, Lely Muchdar Muchdar N., Tri Wahyu Nadia Anggraini Noor, Arif Yustian Maulana Novi Haryati Novi Haryati Nur Baladina Nur Rahmah Pangaribuan, Dinda Aulia Sari Puspita, Delawanti Putri Budi Setyowati Putri Budi Setyowati Putri, Anggi Eka Ananda Putri, Della Aprilia Danaparamita Rachman Hartono Rachman Hartono Raharjo, Sonya H. Rahmadina, Rahmadina Rambe, Riris Nurkholidah Ratnawati, Dyah Ratya Anindita Rini Dwiastuti Rini Mutisari Riska Ayu Febriana Riska Ayu Febriana Riyanti Isaskar Rosmawati Sipayung Rubiyah, Rubiyah Rusdianto, Andrew Setiawan S., Putri Budi Safitri, Mega Sakinaturrizqi, Geubrina Sa’adah, Siti Lailatus Shofwan Shofwan Sihombing, Ranjiv A.A Silvana Maulidah Sugondo, Ebeng Syafrial Syafrial Tissa Permata Prasanti Tri Ardyati Usda Kristina Tassariya Vicky Vendy Vi’in Ayu Pertiwi Vi’in Ayu Pertiwi Wahdah, Shoffey Wahyudi Umar Wahyuningtyas, Agustina Shinta Hartati Wheny Anggi Anggraini Yerho David Hasudungan Harahap Yerho David Hasudungan Harahap Yusri Fajar Yuswita, Effy Zamratul Akbar