Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU Sutini, Sutini; Yuliejantiningsih, Yovitha; Rasiman, Rasiman
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 13, No 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v13i3.22624

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru di TK Muslimat NU Masyithoh 19 ANNISA Jenggot. Fokus penelitian pada empat peran utama kepala sekolah: sebagai edukator, manajer, supervisor, dan inovator. Menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan pengecekan keabsahan data melalui credibility, transferability, defendability, dan confirmability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah telah menjalankan keempat perannya dengan baik, dengan peran supervisor menjadi yang paling menonjol dan efektif. Sebagai edukator, kepala sekolah menerapkan sistem pembimbingan komprehensif dan memberikan keteladanan langsung. Sebagai manajer, kepala sekolah menunjukkan kemampuan analisis kebutuhan yang baik dan menerapkan manajemen berbasis data. Sebagai supervisor, kepala sekolah menerapkan supervisi terdiferensiasi sesuai kebutuhan guru. Sebagai inovator, kepala sekolah berhasil membangun iklim kondusif untuk inovasi melalui forum diskusi internal dan program komunitas belajar. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem dokumentasi inovasi, peningkatan strategi kemitraan dengan institusi pendidikan tinggi, dan pengembangan sistem transfer pengetahuan antar guru.Kata kunci : peran kepala sekolah, kompetensi profesional guru, supervisi terdiferensiasi, manajemen berbasis data, inovasi pendidikan
PENGELOLAAN PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN BANTUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN (BOP) DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN Utami, Rina Kurnia; Yuliejantiningsih, Yovitha; Rasiman, Rasiman
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 14, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v14i1.22532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan perencanaan dan pelaksanaan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) dalam meningkatkan kualitas pendidikan di TK Negeri Pembina Kecamatan Kajen. Fokus penelitian mencakup bagaimana perencanaan dan pelaksanaan dana BOP dikelola secara efektif untuk mendukung keberlangsungan operasional sekolah dan peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study). Data dikumpulkan melalui wawancara dengan kepala sekolah, bendahara, guru, dan komite sekolah, serta observasi langsung terhadap pelaksanaan dana BOP. Selain itu, dokumentasi terkait perencanaan dan realisasi anggaran juga dianalisis untuk memastikan validitas data. Keabsahan data diuji dengan credibility, transferability, dependability, dan confirmability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan BOP di TK Negeri Pembina Kecamatan Kajen telah menerapkan prinsip-prinsip manajemen yang baik dengan melibatkan berbagai pihak dalam prosesnya. Dalam tahap perencanaan, penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) dilakukan berdasarkan kebutuhan sekolah dengan memanfaatkan aplikasi ARKAS untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan keuangan. Pelaksanaan BOP dijalankan oleh tim belanja yang bertanggung jawab memastikan bahwa penggunaan dana sesuai dengan RKAS yang telah disusun. Pengadaan barang dan jasa dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, serta pencatatan keuangan dilakukan secara sistematis guna menjaga akuntabilitas dalam penggunaan dana. Penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan dalam pengelolaan perencanaan dan pelaksanaan BOP. Salah satu kendala utama adalah keterlambatan pencairan dana yang dapat menghambat pelaksanaan program sekolah, terutama dalam pemenuhan kebutuhan mendesak seperti alat pembelajaran dan biaya operasional lainnya. Selain itu, keterbatasan transparansi kepada wali murid menjadi tantangan yang perlu diperbaiki agar kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana BOP semakin meningkat.Kata Kunci: Pengelolaan BOP, Perencanaan Dana BOP, Pelaksanaan Dana BOP, Manajemen Keuangan Sekolah, Mutu Pendidikan
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri Se Kecamatan Japah Kabupaten Blora Sripurwati, Sripurwati; Yuliejantiningsih, Yovitha; Haryati, Titik
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i3.4422

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana kepemimpinan kepala sekolah berdampak pada pelaksanaan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar di Kecamatan Japah Kabupaten Blora. Kurikulum merdeka menekankan pada penguatan kompetensi peserta didik dan memberikan fleksibilitas dalam pembelajaran. Meskipun demikian, ada beberapa masalah dalam pelaksanaannya. Salah satunya adalah bahwa kepala sekolah kurang terlibat dalam penyusunan kurikulum dan tidak ada supervisi yang cukup terhadap program kerja guru. Dalam penelitian ini, pendekatan kuantitatif digunakan bersama dengan metode ex post facto. Terdiri dari 24 sekolah dasar di Kecamatan Japah, sampel penelitian terdiri dari 129 guru. Data dianalisis menggunakan regresi dan statistik deskriptif setelah dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dengan nilai R Square sebesar 48,7%, kepemimpinan kepala sekolah memiliki pengaruh signifikan terhadap pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Pemahaman visi dan misi sekolah adalah aspek kepemimpinan kepala sekolah yang memberikan kontribusi paling sedikit. Penelitian ini menekankan betapa pentingnya untuk memberikan dukungan kepada guru dalam perencanaan dan pelaksanaan kurikulum serta meningkatkan kemampuan kepala sekolah melalui supervisi dan pelatihan yang lebih intensif. Kepala sekolah harus lebih aktif terlibat dalam supervisi dan memberdayakan guru. Di sisi lain, dinas pendidikan dapat memberikan pelatihan dan bimbingan teknis untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang Kurikulum Merdeka.
Pengaruh Supervisi Akademik Kepala Sekolah Terhadap Kompetensi Pedagogik Guru SD Negeri Dabin II Kecamatan Todanan Kabupaten Blora Sugiyarto; Yuliejantiningsih, Yovitha; Haryati, Titik
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i3.4427

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kompetensi pedagogik guru SD di Dabin II Kecamatan Todanan Kabupaten Blora. Salah satu faktor yang memengaruhi kompetensi tersebut adalah supervisi akademik kepala sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh supervisi akademik kepala sekolah terhadap kompetensi pedagogik guru di wilayah tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 201 guru SD dan sampel 134 guru. Instrumen penelitian berupa angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, linearitas, homogenitas, multikolinearitas, serta pengujian hipotesis menggunakan regresi sederhana dan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pedagogik guru dengan kontribusi sebesar 66,5%. Koefisien korelasi sebesar 0,816 menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara variabel supervisi akademik dengan kompetensi pedagogik guru. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar kepala sekolah lebih aktif dalam merencanakan, melaksanakan, dan menindaklanjuti supervisi akademik untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Guru juga diharapkan meningkatkan kemampuan komunikasi dengan siswa sebagai bagian dari penguatan kompetensi pedagogik.
The Role of the School Principal as a Manager in the Implementation of P5 in the Merdeka Curriculum at SD Negeri 2 Sanggrahan, Kranggan District Sofiana, Nur Mei Laidatul; Yuliejantiningsih, Yovitha; Maryanto, Maryanto
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 8 No 3 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v8i3.4220

Abstract

This study aims to analyze the role of the school principal as a manager in the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) within the Merdeka Curriculum at SD Negeri 2 Sanggrahan, Kranggan District, Temanggung Regency. This research uses a descriptive qualitative approach with data collection through interviews, observations, and documentation. The obtained data were analyzed using thematic analysis techniques to gain an in-depth understanding of the implementation of P5 and the role of the principal in managing the curriculum. The results of the study show that SD Negeri 2 Sanggrahan has successfully implemented the Merdeka Curriculum, although it is not a model school, with a focus on the development of student character through the dimensions of the Pancasila Student Profile such as independence, cooperation, critical thinking, and creativity. The role of the school principal as a manager is crucial in ensuring the success of this program, with structured steps in the planning, organizing, and supervising the implementation of P5. The principal also plays a key role as an instructional leader who fosters collaboration among teachers, students, parents, and the community in supporting the implementation of this character-based project. However, challenges related to limited infrastructure and less-than-optimal community involvement still need to be addressed. This study recommends enhancing technology facilities, strengthening critical and creative thinking dimensions among students, and improving teacher competencies through continuous training. Furthermore, the involvement of parents and the community in supporting the implementation of P5 should be increased through more intensive socialization. Thus, it is expected that SD Negeri 2 Sanggrahan will continue to develop as an effective school in implementing the Merdeka Curriculum and serve as a model for other schools in fostering student character and academic competence holistically.
The Implementation of the Merdeka Curriculum in the Penggerak School at SD Negeri Jawisari, Limbangan District, Kendal Regency Sulistyono, Eko; Nurkolis, Nurkolis; Yuliejantiningsih, Yovitha
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 8 No 3 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v8i3.4239

Abstract

This study aims to examine the implementation of the Merdeka Curriculum at SD Negeri Jawisari, Limbangan District, Kendal Regency, which is one of the Penggerak Schools. This research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that the implementation of the Merdeka Curriculum at SD Negeri Jawisari is carried out through four main stages: planning, organizing, mobilizing, and supervising. The thorough planning involves all teachers in the preparation of administration, academic supervision, budget management, and periodic evaluations. The organization of implementation includes the determination of human resources, organizational development, assignment, and delegation of authority adjusted to the teachers' competencies. The mobilization of implementation is carried out through guidance and motivation from the principal to ensure optimal understanding and execution of the curriculum. Supervision is done by setting assessment instruments, periodic evaluations, and follow-ups involving all relevant parties. The main challenges faced include limited resources and a lack of teacher training. In conclusion, the success of the Merdeka Curriculum implementation highly depends on the effective role of the principal, active involvement of teachers, and support from parents and the community.
The Influence of Information Services Using Video Media on the Career Selection of Junior High School Students Fatimah, Rina; Yuliejantiningsih, Yovitha; Ismah, Ismah
Quanta : Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2025): VOLUME 9, NOMOR 1 (2025): JANUARY-APRIL
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/quanta.v9i1.5535

Abstract

This study aims to explore the effectiveness of video media in providing information that can influence learners' career decisions, which in turn can improve their understanding of the world of work and guide them toward more appropriate and realistic career choices. The study was conducted at SMP Negeri 34 Semarang in 2023. This research used a quasi-experimental design with a nonequivalent control group design model. The data collection technique used was a questionnaire of students' career choices, and data analysis was done using descriptive statistics. The analysis showed that the F-count value was 5.333 with a significance level of 0.036 <0.05, so information services with video media affected the career selection of third-grade students at SMP Negeri 34 Semarang. The study's conclusion reveals that information services with video media affect the career selection of third-grade students at SMP Negeri 34 Semarang. The research contributes to the field of guidance and counseling, especially regarding the use of video media as an effective information tool in helping students understand career choices.
PENGARUH KETERAMPILAN MANAJER, MOTIVASI KERJA GURU,DAN IKLIM ORGANISASI SEKOLAH TERHADAP KOMPETENSI PROFESIONAL GURU KEJURUAN SMK BIDANG KEAHLIAN BISNIS DAN MANAJEMEN DI KABUPATEN JEPARA Hikmah, Nailil; Yuliejantiningsih, Yovitha; Miyono, Noor
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i3.17119

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh keterampilan manajer, motivasi kerja guru, dan iklim organisasi sekolah terhadap kompetensi profesional guru kejuruan SMK Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen di Kabupaten Jepara. Kompetensi profesional guru kejuruan SMK dibuktikan dengan sertifikat pendidik dan sertifikat kompetensi yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Tantangan yang dihadapi guru kejuruan SMK Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen saat ini adalah terbatasnya kesempatan uji sertifikasi kompetensi dari BNSP dan fasilitasi pengembangan SMK Bisnis dan Manajemen oleh pemerintah, untuk memenuhi tuntutan masyarakat terhadap kualitas lulusan SMK. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan angket, yang disebarkan kepada 103 guru kejuruan SMK Bisnis dan Manajemen dari 12 sekolah. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru dipengaruhi oleh keterampilan manajer sebesar 24,6%, juga dipengaruhi oleh motivasi kerja guru sebesar 31,1%, dan dipengaruhi oleh iklim organisasi sekolah sebesar 34,8%. Secara bersama-sama keterampilan manajer, motivasi kerja guru dan iklim organisasi sekolah berpengaruh terhadap kompetensi profesional guru kejuruan SMK Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen di Kabupaten Jepara sebesar 71,7%.Kata Kunci: keterampilan manajer, motivasi kerja guru, iklim organisasi sekolah, kompetensi profesional guru kejuruan
PENGARUH MOTIVASI KERJA, KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH, DAN IKLIM ORGANISASI SEKOLAH TERHADAP PROFESIONALISME GURU SMK SWASTA DI WILAYAH TENGAH KABUPATEN JEPARA Izzah, Nur Lailatul; Yuliejantiningsih, Yovitha; Miyono, Noor
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i3.17120

Abstract

AbstrakProfesosionalisme guru dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu motivasi kerja, kepemimpinan tarnsformasional kepala sekolah, dan iklim organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja, kepemimpinan transformasional kepala sekolah, dan iklim organisasi terhadap profesionalisme guru sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta di wilayah tengah Kabupaten Jepara. Penelitian ini termasuk dalam penelitian ex-post facto dan bersifat kuantitatif. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 110 guru dari 8 sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Data yang terkumpul dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan kompetensi motivasi kerja, kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan iklim organisasi berpengaruh terhadap profesosionalisme guru baik secara terpisah atau bersama-sama.Kata Kunci: motivasi kerja, kepemimpinan transformasional kepala sekolah, iklim organisasi, profesosionalisme guru
PENGARUH IKLIM ORGANISASI SEKOLAH DAN BUDAYA KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI Roviana, Siti; Haryati, Titik; Yuliejantiningsih, Yovitha
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i3.15433

Abstract

ABSTRAKPermasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) Adakah pengaruh iklim organisasi sekolah terhadap motivasi kerja guru SMP Negeri di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang?, (2) Adakah pengaruh budaya kerja terhadap motivasi kerja guru SMP Negeri di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang?, (3) Adakah pengaruh iklim organisasi sekolah dan budaya kerja secara bersama terhadap motivasi kerja guru SMP Negeri di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang?. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh iklim organisasi sekolah terhadap motivasi kerja guru SMP Negeri di Kecamatan Reban Kabupaten Batang, (2) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh budaya kerja  terhadap motivasi kerja guru SMP Negeri di Kecamatan Reban Kabupaten Batang, (3) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh iklim organisasi sekolah dan budaya kerja terhadap motivasi kerja guru SMP Negeri di Kecamatan Reban Kabupaten Batang.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh  guru SMP Negeri  baik ASN maupun Non ASN di Kecamatan Reban Kabupaten Batang yang  berjumlah 138 orang, diperoleh sampel sebanyak 103 orang dengan menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuisioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji prasyarat dan  uji regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh iklim organisasi sekolah dan budaya kerja secara bersama-sama terhadap motivasi kerja guru. Untuk menganalisis data menggunakan fasilitas program SPSS 24.0.Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa rata-rata perolehan skor iklim organisasi sekolah 117,65 termasuk kategori cukup baik, rata-rata perolehan skor budaya kerja adalah 124,80 termasuk kategori cukup baik dan rata-rata perolehan skor motivasi kerja guru 126,13 termasuk kategori tinggi. Hasil uji prasyarat dari data penelitian diperoleh data berdistribusi normal, linier, dan tidak terjadi multikolinier. Dari uji hipotesis ditemukan terdapat pengaruh positif iklim organisasi sekolah terhadap motivasi kerja guru yang dinyatakan dengan persamaan Y = 53,363 + 0,618X1, kekuatan korelasi sebesar 0,870 dengan kontribusi sebesar 0,757 atau 75,7%. Terdapat pengaruh positif budaya kerja terhadap motivasi kerja guru yang dinyatakan dengan persamaan Y = 38,836 + 0,699X2, kekuatan korelasi sebesar 0,907 dengan kontribusi sebesar 0,823 atau 82,3%. Terdapat pengaruh positif iklim organisasi sekolah dan budaya kerja secara bersama-sama terhadap motivasi kerja guru yang dinyatakan dengan persamaan Y = 38,579 + 0,244X1 + 0,471X2, kekuatan korelasi sebesar 0,924 dengan kontribusi sebesar 0,854 atau 85,4%. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka disarankan kepada kepala sekolah untuk mendorong terciptanya iklim organisasi yang sehat dan budaya kerja yang baik agar  iklim organisasi sekolah dan budaya kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap motivasi kerja guru. Kata Kunci : iklim organisasi sekolah, budaya kerja, motivasi kerja guru
Co-Authors Abdul Khalik Arbain Arbain, Arbain Ayusta Sri Nurhayati Bunyamin Bunyamin Bunyamin Cahya Wulandari Cahyani, Shanti Chandrasari, Wahyu Chr Argo Widiharto Damayanti, Anggun Prastika Desi Maulia Dewi Astuti Dewi, Endah Kurnia Sinta Dewi, Wahyu Candra Dianingsih, Dianingsih Dini Lestari, Dini Dini Rakhmawati Eko Sulistyono Ellya Rakhmawati Farikha Wahyu Lestari, Farikha Wahyu FarlinKinase, Arsya Fatimah, Rina Ghani, Argiansyah Amin Hadiyanto, Nur Hanifah, Lilik Hidayati, Ani Dwi Nazilah Hikmah, Nailil I Made Sudana Ismah, Ismah Izzah, Nur Lailatul Jayanti, Rowi Jumali Jumali Kusmiati Kusmiati Kusumawati, Arum Maryanto - Mufidah, Nur Aini Muhammad Prayito Muhdi Muhdi Muhdi Nadzifah, Anita Negoro, Sriwari Ngasbun Egar Noor Miyono Nurawinata, Harry Nurkolis Nurkolis Nurkolis, Nurkolis Nurkolis Siri Kastawi, Nurkolis Siri Prameswari, Revita Ayodya Prayitno, Muhammad Rahayu, Endah Sri Rasiman Rasiman Ristiani, Hajar Ristianni, Hajar Rosyidah Rosyidah, Rosyidah Rosyidha, Fania Roisana Roviana, Siti Rustamto, Rustamto Saputri, Adellia Sari, Wahyu Titi Setyaningsih, Wuri Nurkhayati Setyoningsih, Yunitha Dwi Shofa, Sholichuddin Shokhi, Muhammad Soedjono Soedjono Sofiana, Nur Mei Laidatul Soriyawati, Endah Sripurwati, Sripurwati Sugiharti Sugiharti Sugiyarto Sumastini, Sumastini Sunandar Sunandar SUPRIYONO Supriyono PS, Supriyono Supriyono Purwosaputro Supriyono Supriyono Susanto, Tri Yuliawan Sutini Sutini, Sutini Titik Haryati Trianasari, Dian Trihartatik, Yustina Umar, Slamet Utami, Rina Kurnia Wahyu , Farikha Waraningtyas, Dyah Tuti