Claim Missing Document
Check
Articles

Usaha Peningkatan Awareness dan Pemahaman Fatigue, MSDs dan Gizi Kerja di Halcyon Agri Group Jambi Kusmawan, David; Perdana, Silvia M.; M. Ridwan, M. Ridwan; Lanita, Usi; Kasyani, Kasyani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.11772

Abstract

Peningkatan awareness dan pemahaman terkait masalah fatigue (kelelahan), MSDs, serta gizi kerja di Halcyon Agri Group sangat penting untuk mendukung kesehatan karyawan, meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Program kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan pada karyawan kantor di industri pengolahan karet yang berlokasi di Jalan Sijenjang, Jambi Timur, Kota Jambi, Provinsi Jambi. Metode yang digunakan dalam Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR).  Melakukan analisa situasi dan masalah dan menganalisa pilihan pilihan solusi yang dimungkinkan berdasarkan kajian riset yang telah dilakukan untuk dilaksanakan sehingga tercipta output luaran yang diharapkan. Kegiatan PkM ini berlangsung dari bulan September-Oktober 2024. Evaluasi kegiatan dengan mengadakan kegiatan survey melalui kuesinoer pre-test dan post-test kepada karyawan bagian kantor. Materi kegiatan ada dua yakni MSDs dan Fatigue serta gizi di tempat kerja. Analisa data yang digunakan dalam mengevaluasi dengan analisa T-test. Hasil analisis Uji T diperoleh data bahwa terhadap hubungan yang signifikan perubahan pengetahuan mengenai hal-hal yang dapat menurunkan rasa lelah di tempat kerja (p-value = 0.007) sehingga meningkatkan kesadaran bagi para pekerja untuk melakukan stretching selama 15 menit  dan melakukan pola hidup sehat dengan makan minum yang bergizi, melakukan stretching di tempat kerja, dan istirahat yang cukup
eval_UASI PROGRAM BKB EMAS DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI KELURAHAN JELUTUNG KOTA JAMBI Mega, Safany Dwi; Lanita, Usi; Sari, Puspa
Jurnal Penelitian Kesmasy Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Kesmasy
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Deli Husada Delitua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpksy.v7i2.2247

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang menjadi prioritas nasional di Indonesia. Program Bina Keluarga Balita (BKB) EMAS merupakan salah satu upaya pencegahan stunting yang berfokus pada peningkatan pengetahuan keluarga tentang gizi, pola asuh, dan kesehatan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program BKB EMAS dalam pencegahan stunting di Kelurahan Jelutung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan total 18 informan, terdiri dari kader BKB, ibu peserta program, penyuluh KB, Dinas PPKB Kota Jambi, dan perwakilan BKKBN Provinsi Jambi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Aspek yang dianalisis meliputi input (SDM dan sarana prasarana), proses (perencanaan, pelaksanaan, pelaporan), dan output (capaian kegiatan). Penelitian ini menunjukkan bahwa legalitas SDM telah terpenuhi, tetapi jumlah kader masih kurang, dan beberapa kader memerlukan peningkatan kapasitas. Sarana dan prasarana tersedia, meskipun sebagian besar masih perlu pembaruan. Proses pelaksanaan belum sepenuhnya sesuai pedoman, terutama dalam pembagian kelompok usia. Capaian program menunjukkan keikutsertaan keluarga yang rendah, dengan tingkat partisipasi bulanan di bawah 30%. Pelaksanaan program BKB EMAS belum berjalan optimal, terutama pada aspek SDM, perencanaan target sasaran, dan pelaksanaan yang terstruktur. Diperlukan peningkatan kapasitas kader, partisipasi masyarakat, dan optimalisasi kegiatan sesuai pedoman pelaksanaan.
HUBUNGAN FAKTOR HOST DAN LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAAL V KOTA JAMBI Sipahutar, Tia Anggita; Hidayati, Fajrina; Lanita, Usi; Lesmana, Oka; Syukri, Muhammad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43990

Abstract

Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Jambi terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2024, Puskesmas Paal V melaporkan 66 kasus, menjadikannya sebagai wilayah dengan jumlah kasus tertinggi kedua di kota ini. Dalam tiga tahun terakhir, Puskesmas Paal V secara konsisten berada dalam tiga besar fasilitas kesehatan dengan angka kasus DBD tertinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan, tindakan pencegahan, keberadaan tempat penampungan air, sistem pengelolaan sampah, serta keberadaan jentik nyamuk dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Paal V pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain studi Case Control dengan total 62 responden, yang terdiri dari 31 individu dalam kelompok kasus dan 31 dalam kelompok kontrol. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tindakan pencegahan (p-value = 0,000; OR = 0,022), keberadaan tempat penampungan air (p-value = 0,000; OR = 23,143), sistem pengelolaan sampah (p-value = 0,000; OR = 0,037), serta keberadaan jentik nyamuk (p = 0,000; OR = 48,533) dengan kejadian DBD. Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian DBD (p-value = 0,772; OR = 0,713). Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara tindakan pencegahan DBD, keberadaan tempat penampungan air, sistem pengelolaan sampah, dan keberadaan jentik nyamuk dengan kejadian DBD. Namun, tingkat pengetahuan tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Paal V Kota Jambi pada tahun 2025
ANALISIS UPAYA PENGENDALIAN BAHAYA KERJA KEBISINGAN DI AREA JCS PT.TGI RO 1 JAMBI Marius, Najmi Hasanah; Lanita, Usi; Aswin, Budi; Rini, Willia Novita Eka; Ibnu, Ismi Nurwaqiah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44501

Abstract

Kebisingan di lingkungan kerja merupakan salah satu faktor bahaya fisik yang dapat berdampak negatif pada kesehatan dan keselamatan pekerja. Tingkat kebisingan yang melebihi Nilai Ambang Batas (NAB) dapat menyebabkan gangguan pendengaran, stres, dan penurunan produktivitas. Jabung Compressor Station PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) merupakan salah satu area industri yang memiliki tingkat kebisingan tinggi akibat operasional mesin-mesin berat. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengendalian untuk meminimalkan risiko bahaya akibat kebisingan di tempat kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Data diperoleh melalui pengukuran tingkat kebisingan di area kerja serta wawancara dengan pekerja dan pihak manajemen terkait strategi pengendalian yang telah diterapkan. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa beberapa mesin, seperti Gas Turbine Compressor (92,1 dBA), Fire Engine (96,7 dBA), Gas Engine Generator (85,4 dBA), dan After Cooler (85,2 dBA) memiliki tingkat kebisingan di atas NAB 85 dBA. Upaya pengendalian yang telah diterapkan ialah meliputi rekayasa teknik seperti pemasangan silencer dan enclosure, pengendalian administratif melalui pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan pemasangan safety sign, serta penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti earplug dan earmuff. Untuk upaya eliminasi dan substitusi belom bisa dilakukan oleh Perusahaan. Upaya pengendalian bahaya kerja kebisingan di Jabung Compressor Station PT TGI telah diterapkan dengan pendekatan hierarki pengendalian, tetapi masih perlu evaluasi lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitasnya. Perusahaan disarankan untuk memperkuat penerapan teknologi pengendalian kebisingan serta meningkatkan kepatuhan pekerja dalam penggunaan APD.
Knowledge, Attitude, PPE Use in Production Workers and Work Accidents Anugrah, M Pandu Fatwa; Sari, Rumita Ena; Wardiah, Rizalia; Aswin, Budi; Lanita, Usi
Journal of Health Sciences and Epidemiology Vol. 2 No. 3 (2024): December 2024
Publisher : RRZ Scientific Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62404/jhse.v2i3.5

Abstract

Work accidents are unexpected and unwanted events that can harm employees and companies. The production department has the highest risk of work accidents because it deals directly with machines and heavy equipment. This study aimed to determine the relationship between knowledge, attitudes, and use of Personal Protective Equipment (PPE) and work accidents in the production section of PT Cassia Co-Op, Sungai Penuh City. This type of research was analytic and observational, using a cross-sectional research design. The sampling technique was total sampling, with a total sample of workers. The researchers used questionnaires and observation sheets. Data analysis was performed using univariate and bivariate analyses using the chi-square test. There was a significant relationship between knowledge (p-value = 0,001) and attitudes (p-value = 0,029) with work accidents, and there was no significant relationship between the use of PPE and work accidents (p-value 0.156).  Workplace agencies, such as PT Cassia Co-op, will likely employ K3 training to disrupt the causative chain of workplace accidents, which include harmful conditions, human errors, and unsafe acts.   Thus, accidents and damage can be avoided.
Analisis Determinan Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Khusnul Amalia Khamdiyah; Fajrina Hidayati; Usi Lanita; Ismi Nurwaqiah Ibnu; Silvia Mawarti Perdana
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v4i2.5681

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women is a nutritional problem that has serious impacts on the health of both the mother and the fetus, such as increased risk of preterm birth, low birth weight, and labor complications. In Jambi City, CED cases have continued to rise year by year. This study aims to identify the determinants of CED among pregnant women in the working area of Putri Ayu Public Health Center, Jambi City. This study employed a quantitative approach with an analytical observational design using a cross-sectional method. The sample consisted of 82 pregnant women selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires and anthropometric measurements using MUAC. Data were analyzed using the Chi-Square test to examine the relationship between independent variables and the incidence of CED. The study found that the prevalence of Chronic Energy Deficiency (CED) among pregnant women was 28%. Statistical analysis revealed that infectious diseases (p=0.000), personal hygiene (p=0.009), environmental sanitation (p=0.037), education (p=0.004), occupation (p=0.000), and income (p=0.040) were significantly associated with CED in pregnant women. There is a significant relationship between infectious diseases, personal hygiene, environmental sanitation, education, occupation, and income with Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women at Putri Ayu Public Health Center, Jambi City. It is expected that efforts to address chronic energy deficiency (CED) among pregnant women at Putri Ayu Public Health Center can be carried out through an integrated approach, including improvements in personal hygiene, environmental sanitation, prevention of infectious diseases, as well as enhancement of education, employment, and family income.
EDUKASI PENCEGAHAN KARIES GIGI PADA ANAK USIA DINI novita, willia; Sari, Puspita; Lanita, Usi; Ningsih, Vina Rahayu; Azhary, Muhammad Rifqi; Wijayanti, Zilzikridini
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Salam Sehat Masyarakat
Publisher : Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssm.v6i2.37770

Abstract

Karies gigi merupakan penyakit jaringan keras gigi yang di tandai dengan kerusakan pada permukaan gigi meluas sampai kedalam saluran akar gigi. Kesehatan gigi merupakan bagian terpenting dari kesehatan mulut secara umum, terutama selama masa pertumbuhan dan perkembangan anak. Anak yang memiliki karies gigi mengalami kehilangan kemampuan mengunyah dan masalah dengan pencernaan, yang mengakibatkan terganggunya pertumbuhan dan perkembangan anak. Laporan Riskesdas Provinsi Jambi tahun 2018 menyatakan bahwa penduduk provinsi jambi yang mengalami gigi berlubang/sakit/rusak sebanyak 37,71% dan untuk kelompok umur 5-9 tahun yang mengalami mengalami gigi berlubang/sakit/rusak sebanyak 43,01%. Hasil survey awal di sekolah PAUD didapatkan angka karies gigi pada anak sebanyak 85% anak mengalami karies gigi dan hanya 15% yang tidak karies gigi. Metode kegiatan pencegahan karies gigi dilaksanakan dengan metode penyuluhan, praktek sikat gigi bersama dan pemeriksaan gigi. Hasil dari kegiatan ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan anak usia dini setelah diberikan edukasi dan demonstrasi cara sikat gigi yang baik dan benar.
PELATIHAN PEMBUATAN MAKANAN SEHAT BERBAHAN KELOR PADA IBU BALITA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI RT 10 KELURAHAN PINANG MERAH KOTA JAMBI Lanita, Usi; Asparian, Asparian; Siregar, Sri Astuti; Kasyani, Kasyani; Ningsih, Vinna Rahayu
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Salam Sehat Masyarakat
Publisher : Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssm.v6i2.45878

Abstract

Abstrak Masalah gizi balita masih menjadi fokus pemerintah untuk diatasi adalah stunting. Pada anak-anak, stunting dapat berdampak pada perkembangan fisik, mental dan emosi, serta perkembangan otak. Anak yang menderita stunting, setelah dewasa akan lebih mudah terserang penyakit, baik penyakit menular maupun tidak menular.Prevalensi stunting Provinsi Jambi 13,5% pada 2023 belum mencapai target penurunan. Berdasarkan SSGI tahun 2021, angka prevalensi stunting di Kota Jambi sebesar 14,0%. Salah satu wilayah di Kota Jambi yaitu Kelurahan Pinang Merah khususnya di RT 10 banyak ditemukan tanaman kelor yang ditanam di perkarangan rumah warga (Masyarakat) yang belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat sebagai bahan makanan sehat. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman kelor menjadi makanan sehat sebagai upaya pencegahan stunting pada balita. Pelatihan dilakukan Pada Ibu Balita di RT 10 Kelurahan Pinang Merah Kota Jambi Tahun 2024. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan ibu balita setelah diberikan penyuluhan/sosialisasi tentang makanan sehat berbahan kelor bagi balita, dan menambah keterampilan ibu-ibu dalam membuat makanan tambahan balita berbahan kelor yaitu nugget kelor dan pudding kelor sebagai makanan sehat untuk dikonsumsi sehar-hari dalam rumah tangga. Adanya kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu upaya pencegahan stunting pada balita di Kota Jambi. Kata Kunci: Pengetahuan; Kelor; Balita; Stunting
PENCEGAHAN RISIKO STUNTING MELALUI KELAS CATIN DI KECAMATAN JELUTUNG Siregar, Sri Astuti; Asparian, Asparian; Lanita, Usi; Syukri, Muhammad; Ibnu, Ismi Nurwaqiah; Rahmat, Andree Aulia
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Salam Sehat Masyarakat
Publisher : Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssm.v6i2.45886

Abstract

Salah satu pilar dalam strategi nasional percepatan penurunan stunting yaitu peningkatan komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat dimana salah satu kelompok sasarannya adalah calon pengantin (Catin). Calon pengantin merupakan kelompok sasaran yang perlu mendapatkan intervensi dalam pelayanan kesehatan reproduksi. Salah satu upaya untuk mendukung pemenuhan hak reproduksi bagi calon pengantin adalah program Kelas Catin. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dengan memberikan edukasi melalui Kelas Catin serta mengidentifikasi Catin yang menderita Anemia. Metode pengabdian dilakukan dengan melakukan pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi serta pengukuran kadar Hb dalam darah kepada 22 Catin. Hasil kegiatan didapatkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dimana sebelum dilakukan edukasi sebesar 18,2 % dan meningkat sebesar 100% setelah diberikan edukasi. Sebanyak 6 orang Catin diketahui Anemia. Oleh sebab itu, Catin diharapkan berpartisipasi aktif untuk mengikuti edukasi kesehatan dan melakukan pemeriksaan pra nikah di fasilitas kesehatan setempat agar menghindari Catin beresiko melahirkan bayi stunting.
Biscuit Formulation Substitutes Wheat Flour with Tempeh Flour and Nile Tilapia Fish Flour as Complementary Food to Prevent Stunting kasyani, Kasyani; Mursyid, Mursyid; Perdana, Silvia Mawarti; Ibnu, Ismi Nurwaqiah; Kusmawan, David; Lanita, Usi; Alfridsyah, Alfridsyah; Wazzan, Huda
Indonesian Food Science and Technology Journal Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8. Number 2, July 2025 |IFSTJ|
Publisher : Department of Technology of Agricultural product (THP) Jambi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ifstj.v8i2.39090

Abstract

Abstract— Stunting is one of the nutritional problems in Indonesia. One of the specific interventions for stunting is nutritional support in the form of protein-rich complementary foods, both animal and plant-based protein. This research is expected to provide an alternative to high-protein complementary foods for toddlers, thereby contributing to efforts to reduce stunting problems in Indonesia. The biscuit formulation consists of four treatments of the ratio of wheat flour: tempeh flour: Nile Tilapia fish flour, namely (F1) 100:0:0, (F2) 50:15:35, (F3) 50:25:25, and (F4) 50:35:15. The test parameters in this study were organoleptic tests, chemical tests in the form of proximate analysis, calcium, zinc, dietary fiber, amino acid, and fatty acid content, as well as physical tests in the form of texture and color. The results of the study showed that the best treatment based on the organoleptic test was a ratio of 50:25:25. Chemical tests showed that proximate analysis, calcium, dietary fiber, essential and non-essential amino acid composition, and fatty acid composition of selected biscuits were higher than those of control biscuits. The zinc content of selected biscuits was the same as that of control biscuits. The results of physical tests showed that selected biscuits had the same color description as the control, but had a softer texture than the control. The conclusion obtained was that, based on the composition of nutritional and non-nutritional content, selected biscuits with a 50:25:25 formulation have the potential as complementary food ingredients for breast milk that can help prevent stunting in toddlers. 
Co-Authors . Asparian, . Adelia Fitri Adelina Fitri Adilla Desta Alfridsyah Alfridsyah Andree Aulia Rahmat Andy Amir Anugrah, M Pandu Fatwa Arnild Augina Mekarisce Ashar Nuzulul Putra Aysah Aysah Aysah Aysah Budi Aswin Cardea Al Nabila, Pamella David Kusmawan David Kusmawan Emy Huriyati Evy Wisudariani Faisal Faisal Fajrina Hidayati Fatmalina Febry Febby Oktariani Febby Oktariani Guspianto Guspianto Hafiz Nuzil Akbar Halim, Raden Herwansyah . Hubaybah, Hubaybah Ismi Nurwaqiah Ibnu Jonathan Disyon Manurung Kasyani Kasyani Kasyani Kasyani Kasyani, Kasyani Khusnul Amalia Khamdiyah La Ode Reskiaddin Lativa Fauzani Leony Lorenza M. Dody Izhar M. Ridwan M. Ridwan M. Ridwan, M. Ridwan Marius, Najmi Hasanah Marta Butar Butar Marta Butar Butar Mega, Safany Dwi Muhammad Rifqi Azhary Muhammad Syukri Mursyid Djawas Naomi Elda Gracia Simamora Nasution, Helmi Suryani Ningsih, Vina Rahayu Novita Eka Rini, Willia novita, willia Nur Annisa Nurul Qalbi, Nurul Oka Lesmana Oka Lesmana, Oka Perdana, Silvia M. Perdana, Yulistia Ghita Puspa Sari, Puspa Puspita Sari Puspita Sari Puspita Sari Putri, Fitria Eka Rd. Halim Rini Mutahar Rini, Willia Novita Eka Risa Oktavia Rizaliah Wardiah Rizki Nur Amelia, Rizki Nur Rosmala Asty Novita Putri Rosmala Asty Novita Putri Sadila, Andi Sahdatul Hasanah Sarah Soldia Oktavia Sarah Soldia Oktavia Silvia Mawarti Perdana Sipahutar, Tia Anggita Siregar, Sri Asturi Siti Nurizati N A Sri Astuti Siregar Tikayani Manik, Manuella Toto Sudargo Toto Sudargo Vinna Rahayu Ningsih Vinna Rahayu Ningsih Vinna Rahayu Ningsih, Vinna Rahayu Wazzan, Huda Wijayanti, Zilzikridini Willia Novita Eka Rini Yufi Afrilia Nadillah