Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Faktor-faktor yang Memengaruhi Kejadian Infeksi Protozoa Usus pada Siswa SD Negeri Nugraha, Dian Sastra; Mutiara, Hanna; Islami, Suryadi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i3.2578

Abstract

Buang air besar sembarangan (BABS) merupakan kegiatan melakukan buang air besar di tempat pertanian, parit, semak belukar, perairan, dan area terbuka lainnya. Perilaku BABS dapat beresiko terhadap kontaminasi air dan makanan. Hal ini menyebabkan penyakit terutama yang disebabkan oleh pencemaran air (water borne disease). Salah satu agen penyebab yang sering diidentifikasi adalah parasit protozoa. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kejadian infeksi protozoa usus pada siswa SD Negeri di Desa Cipadang Kabupaten Pesawaran. Penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Responden penelitian ini adalah 66 siswa SD dengan teknik simple ramdom sampling. Penelitian ini menggunakan data primer berupa kuesioner dan sampel feses. Analisis bivariat mengggunakan chi-square. Hasil menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pengetahuan (p= 0,545), sikap (p= 0,335), kepemilikan jamban (p= 0,314), ketersediaan air bersih (p= 2,135), sumber air minum (p= 0,834), system pembuangan air limbah (p= 1,879), sarana pembuangan sampah (p= 0,117).
EDUKASI TENTANG RISIKO INFEKSI PARASIT USUS PADA PERILAKU OPEN DEFECATION SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENCAPAIAN OPEN DEFECATION FREE YANG MENUNJANG PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN ANAK INDONESIA Mutiara, Hanna; Lisiswanti, Rika; Ramadhian, Muhammad Ricky; Islami, Suryadi; Apriliana, Ety; Fatriyadi, Jhons
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Februari 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/480vf954

Abstract

Sustainable Development Goals (SDGs) have set 17 development goals that must be achieved by 2030. One of the goals is to ensure a healthy and prosperous life for all communities. This health-related component is related to access to clean water and sanitation to create a healthy environment and will reduce the risk of transmission of various infectious diseases, especially diarrhea. Diarrhea is currently one of the biggest killers of toddlers in Indonesia. This disease is an environmental-based disease that is closely related to the practice of open defecation. Diarrhea can be caused by several etiologies, including intestinal parasitic diseases.  One of the targets set out in the SDGs related to healthy sanitation is access to achieving stop open defecation behavior. Stichting Nederlandse Vrijwilligers (SNV) in April 2022 stated that of the 9 million residents in Lampung, around 1 million people do not have access to a toilet or still practice open defecation. Of the 15 city districts in Lampung Province, only five regions have implemented ODF. The aim of this activity is to make an effort to improve children's health status, in particular increasing knowledge about the risk of intestinal parasite infection in open defecation behavior. This is expected to increase motivation and practice to stop open defecation so that it can increase the achievement of open defecation free in Indonesia, especially Lampung Province. It is hoped that this will improve the level of health, especially for Indonesian children who are the nation's next generation.
HUBUNGAN INFEKSI PARASIT USUS DENGAN STATUS GIZI ANAK SEKOLAH DASAR DI INDONESIA : SEBUAH TINJAUAN SISTEMATIS Hardiansyah, Ridwan; Mutiara, Hanna; Islami, Suryadi; Susianti, Susianti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37832

Abstract

Infeksi parasit usus merupakan salah satu masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia, terutama di kalangan anak-anak sekolah dasar yang hidup di lingkungan dengan sanitasi dan kebersihan yang buruk. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara infeksi parasit usus dan status gizi anak sekolah dasar di Indonesia melalui tinjauan sistematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic review dengan panduan PRISMA. Proses penyaringan dilakukan dengan mengidentifikasi dan menganalisis artikel dari basis data elektronik yakni Google Scholar. Kata kunci yang digunakan mencakup kombinasi istilah-istilah berikut: "infeksi parasit usus," "status gizi," "anak sekolah dasar," dan "Indonesia", baik dalam bahasa Inggris maupun Indonesia, dengan penggunaan operator Boolean untuk meningkatkan sensitivitas pencarian Setelah proses penyaringan, artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dilakukan penilaian bias menggunakan NOS adapted for cross-sectional studies. Seluruh artikel terpilih akan dilakukan analisis terhadap masing-masing hasil penelitian. Terdapat hubungan yang bervariasi antara infeksi parasit usus dan status gizi berdasarkan indikator Indeks Massa Tubuh (IMT), Berat Badan per Umur (BB/U), Tinggi Badan per Umur (TB/U), dan Berat Badan per Tinggi Badan (BB/TB). Beberapa studi menemukan hubungan signifikan, khususnya pada indikator TB/U dan IMT, sementara penelitian lain menunjukkan hasil yang tidak signifikan. Hubungan antara infeksi parasit usus dan status gizi anak sekolah dasar di Indonesia bersifat kompleks dan menunjukan hasil yang tidak konsisten pada setiap penelitian. Diperlukan penelitian lebih lanjut, terutama studi longitudinal, yang dapat mengevaluasi dampak jangka panjang infeksi parasit usus terhadap status gizi anak dengan mempertimbangkan faktor sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan pada Petani: Tinjauan Review Bachtiar, Nabylly Aghna; Saftarina, Fitria; Larasati, Ratri Mauluti; Islami, Suryadi
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.18744

Abstract

ABSTRACT Anxiety is an unpleasant feeling of worry or fear accompanied by certain physical symptoms. The prevalence of anxiety has been increasing globally in the last three decades. Farmers are generally faced with a number of working conditions that are considered unfavorable, such as long working hours, monotonous tasks, and dangerous physical work environments. Therefore, farmers are at high risk of experiencing mental health problems that are rarely discussed in scientific publications, especially specifically anxiety. To conclude the factors associated with anxiety in farmers. The literature review method was used in the preparation to conclude the factors that trigger anxiety in farmers, where the literature was obtained from the PubMed, ScienceDirect, DOAJ, Cochrane, and Garuda databases, which are available online. It was found that anxiety in farmers is related to various aspects, both those originating from the work environment such as pesticide use, climate change, land ownership, and isolated work environments as well as those originating from individual factors such as gender, financial condition, and interpersonal relationships. Anxiety in farmers is influenced by individual, occupational, and environmental factors. Factors such as gender, social support, financial condition, pesticide use, land ownership, climate change, and the impact of the COVID-19 pandemic contribute significantly. Understanding and addressing these factors is important to support farmers' mental well-being. Keywords: Farmers, Anxiety, Mental Health  ABSTRAK Kecemasan adalah perasaan khawatir atau takut yang tidak menyenangkan yang disertai dengan gejala-gejala tubuh tertentu. Prevalensi kecemasan secara global terus meningkat dalam tiga dekade terakhir. Petani umumnya dihadapkan pada sejumlah kondisi kerja yang dianggap tidak menguntungkan, seperti jam kerja yang panjang, tugas yang monoton, dan lingkungan kerja fisik yang berbahaya. Oleh karena itu petani berisiko tinggi mengalami masalah kesehatan mental yang jarang sekali dibahas dalam publikasi ilmiah terutama secara spesifik pada kecemasan. Tujuanuntuk menyimpulkan faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan pada petani. Metode tinjauan literatur digunakan dalam penyusunan untuk menyimpulkan faktor yang memicu kecemasan pada petani, dimana literatur diperoleh dari database PubMed, ScienceDirect, DOAJ, Cochrane, dan Garuda yang tersedia secara online. Didapatkan bahwa kecemasan pada petani berhubungan dengan berbagai aspek, baik yang berasal dari lingkungan pekerjaan seperti penggunaan pestisida, perubahan iklim, kepemilikan lahan, dan lingkungan kerja terisolasi maupun yang berasal dari faktor individu seperti jenis kelamin, kondisi finansial dan hubungan interpersonal. Kecemasan pada petani dipengaruhi oleh faktor individu, pekerjaan, dan lingkungan. Faktor seperti jenis kelamin, dukungan sosial, kondisi finansial, penggunaan pestisida, kepemilikan lahan, perubahan iklim, dan dampak pandemi COVID-19 berkontribusi signifikan. Pemahaman dan penanganan faktor-faktor ini penting untuk mendukung kesejahteraan mental petani. Kata Kunci: Petani, Kecemasan, Kesehatan Mental
Edukasi Palang Merah Remaja SMP Negeri 13 Bandar Lampung dalam Pencegahan Penyakit Tular Vektor di Lingkungan Sekolah Islami, Suryadi; Hardiansyah, Ridwan; Hatimi, Fahmi Ilham
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 3 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i3.16720

Abstract

Penyakit tular vektor merupakan masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia termasuk Indonesia. Di Indonesia, penyakit tular vektor utama adalah demam berdarah dengue (DBD), chikungunya, filariasis, dan malaria. Salah satu upaya pencegahan dalam mengurangi beban penyakit tular vektor adalah dengan perubahan perilaku yang dicapai dengan memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat. Penyelenggaraan edukasi di sekolah penting untuk dilaksanakan, terutama pemberian edukasi kepada palang merah remaja (PMR) sehingga dapat menjadi pionir peningkatan kesadaran, perubahan perilaku, dan peer educator dalam pencegahan penyakit tular vektor di lingkungan sekolah. Edukasi dilaksanakan di SMP Negeri 13 Bandar Lampung dengan peserta yaitu siswa PMR. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan dengan evaluasi berupa uji awal dan akhir. Materi yang diberikan meliputi definisi, cara penularan, contoh penyakit tular vektor, contoh vektor dan cara pencegahannya di lingkungan sekolah yang dibagi menjadi dua sesi dan diikuti dengan tanya jawab. Hasil menunjukkan bahwa edukasi yang dilakukan mampu meningkatkan pengetahuan siswa PMR SMP Negeri 13 Bandar Lampung terkait penyakit tular vektor.
Eksplorasi In Silico Senyawa Fitokimia untuk Penghambatan Protein STAT3 dalam Mengatasi Resistensi Obat pada Kanker Payudara Triple Negatif Sari, Dewi Hambar; Ningsih, Sri Suciati; Islami, Suryadi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.9174

Abstract

Breast cancer is the most common cancer among women and a major cause of cancer-related death worldwide, including Indonesia. Triple-negative breast cancer (TNBC) is an aggressive subtype of breast cancer, characterized by high mortality and resistance to standard treatments. Cancer stem cells (CSCs) is known to be a key factor of drug resistance in TNBC, mediated by the signal tranducer and activator of transcription factor 3 (STAT3). This study aims to explore the bioactive compounds from Indonesian’s natural product which potentially target CSCs by inhibiting STAT3. We used in silico methods, consist of literature review, followed by selection of promising compounds, ADMET analysis and selection using Lipinski’s rules, and molecular docking simulation. Our results found curcumin, quercetin, α-mangostin, gingerol, and rocalglamide as the bioactive candidates which target CSCs. ADMET testing showed that only curcumin, quercetin, and gingerol meet the Lipinski’s criteria. The molecular docking results showed that quercetin exhibited the strongest binding affinity (-8.3 kcal/mol) compared to curcumin (-6.9 kcal/mol) and gingerol (-5.9 kcal/mol). The results indicate that quercetin binds effectively at the active site of STAT3. The findings suggest that quercetin has potential as a STAT3 inhibitor. Further research is needed to determine the significant efficacy and potential as an anticancer.
Penyuluhan Pencegahan Penularan Penyakit Malaria kepada Masyarakat di Balai Desa Kediri Kecamatan Gadingrejo Pringsewu Marcellia, Selvi; Rosa, Emantis; Septiani, Linda; Islami, Suryadi; Andrifianie, Femmy; Damayanti, Ervina; Afriyani, Afriyani
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i2.3037

Abstract

Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit dari genus Plasmodium. Penyakit ini menyerang sel eritrosit dan ditandai dengan gejala berupa demam, menggigil, anemia, dan splenomegali, dalam kondisi akut ataupun kronis yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Kabupaten Pringsewu menurut sumbe ryang didapat dari data SP2TP UPT Puskesmas Rawat Inap Gadingrejo, terdapat delapan kasus malaria pada tahun 2018 dan dua kasus pada Januari hingga April 2019. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengedukasi pencegahan penularan penyakit malaria serta memberi pemahaman mengenai bubuk abate sebagai upaya pencegahan jentik nyamuk. Metodedari penyuluhan ini adalah metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab seputar materi yang telah disampaikan. Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 7 Desember 2021 bertempat di Balai Desa Desa Kediri Kecamatan Gadingrejo Pringsewu. Hasil dari penyuluhan memberikan peningkatan pengetahuan kepada peserta, yaitu sebesar 19%, karena sebelum pemaparan materi hanya 70% dan sesudah pemaparan materi menjadi 89%.Kata kunci: abate, malaria, nyamuk Anopheles sp., Plasmodium sp.
Pelatihan Pembuatan Produk Kreatif Abon Ikan Nila sebagai Upaya Mendukung UMKM Desa Sinar Luas, Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat Damayanti, Ervina; Islami, Suryadi; Afriyani, Afriyani; Andrifianie, Femmy; Wijaya, Sofyan Musyabiq
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i1.3170

Abstract

Pengolahan ikan merupakan proses bahan mentah menjadi sebuah produk. Pengolahan ikan menjadi abon ialah salah satu cara pengawetan yang melalui proses pengukusan, penyangraian, dann pengompresan dari minyak yang dihasilkan, serta memiliki tekstur yang lembut. Abon ikan nila bisa menjadi produk untuk menghasilkan produk lainnya, seperti roti isi abon ikan nila, lemper, bakpau, dan jajanan tradisional lainnya sehingga mampu meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengolah ikan menjadi berbagai olahan lainnya. Dengan demikian, dari program ini masyarakat mampu menghasilkan inovasi terkait pengolahan dari ikan nila dan mampu menghasilkan produk untuk UMKM Pekon Sinar Luas serta mengetahui kandungan gizi pada ikan nila dan mendorong masyarakat untuk mendukung mengkonsumsi ikan.Kata kunci: abon, ikan nila, kandungan gizi, produk
PENGUATAN PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG PADA SISWA SMA NEGERI 1 MERBAU MATARAM, LAMPUNG SELATAN SEBAGAI UPAYA PENDUKUNG KAMPANYE SEKOLAH SEHAT Hardiansyah, Ridwan; Islami, Suryadi; Hatimi, Fahmi Ilham; Putri, Reny Arienta; Wijaya, Ardia Syifa; Rossa, Putri Emylia; Magistra, Muhammad Akbar; Marcellia, Selvi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3286

Abstract

Pemenuhan gizi seimbang berperan penting dalam kesehatan seseorang remaja. Program kampanye sekolah sehat mendukung pemenuhan gizi seimbang pada peserta didik melalui salah satu tujuannya yakni sehat bergizi. Penguatan pengetahuan gizi seimbang berperan membentuk peserta didik yang memiliki pengetahuan gizi yang baik sehingga lebih dapat memilih makanan yang sehat yang memiliki gizi seimbang dan sesuai dengan kebutuhannya. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja, khususnya siswa di SMAN 1 Merbau Mataram mengenai gizi seimbang sebagai upaya mendukung kampanye sekolah sehat. Pengabdian dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap pertama koordinasi dan survei ke lokasi sasaran serta tahap kedua yaitu pelaksanaan pengabdian. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini mencakup penguatan pengetahuan dengan cara penyuluhan dengan diskusi terbuka dan dilanjutkan dengan pengukuran antropometri. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan langsung bertanya pada peserta terkait materi yang telah diberikan (umpan balik/feedback) sehingga dapat diketahui kondisi peserta setelah dilaksanakan pegabdian. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan ini dapat meningkatkan pengetahuan peserta didik SMAN 1 Merbau Mataram mengenai gizi seimbang. Oleh karena itu, penyuluhan yang berkesinambungan diperlukan untuk peningkatan pengetahuan secara berkelanjutan. Diharapkan pula dengan meningkatnya pengetahuan pada peserta didik tersebut dapat mendukung kampanye sekolah sehat dan terbentuklah peserta didik yang bertumbuh dan berkembang dengan baik sehingga terhindar dari masalah gizi dan penyakit akibat kondisi tersebut.
PENYULUHAN PENGGUNAAN JAMU DAN HERBAL PADA PASIEN HIPERTENSI DAN DIABETES DI DESA HANURA KABUPATEN PESAWARAN Ramdini, Dwi Aulia; Pardilawati, Citra Yuliyanda; Damayanti, Ervina; Suri, Nurma; Afriyani, Afriyani; Islami, Suryadi; Rahayu, Ihsanti Dwi; Ambarwati, Endah; Sayoeti, Muhammad Fitra Wardhana; Febriana, Triana; Dwi, Farah; Farhana, Lubna
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3289

Abstract

Penggunaan obat herbal masih menjadi pilihan alternatif bagi masyarakat diantaranya pada penderita hipertensi dan diabetes melitus. Beberapa tanaman diketahui memiliki efek sebagai antihipertensi dan antidiabetik. Penggunaan dua obat atau lebih dapat menghasilkan efek sinergisme atau antagonis yang dikenal sebagai interaksi obat. Berdasarkan hasil studi dinyatakan bahwa penggunaan jamu/obat herbal dengan obat konvensional secara bersamaan atau simultan dapat menimbulkan beberapa menimbulkan reaksi obat yang tidak diinginkan (adverse drug reaction). Kegiatan ini bertujuan memberikan penyuluhan kepada masyarakat Desa Hanura tentang cara penggunaan jamu dan obat herbal pada penderita hipertensi dan diabetes mellitus yang mendapatkan pengobatan dari dokter. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode penyuluhan secara langsung yang diawali dengan penyampaian materi terkait teknik penggunaan obat jamu dan obat herbal yang aman seraya mengonsumsi obat konvensional kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab. Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan penyuluhan yang terdiri atas kader PKK dan masyarakat Desa Hanura. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebesar 11% dengan nilai rata-rata pre-test 74 dan post-test 85. Dengan terlaksananya kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan kewaspadaan masyarakat terkait penggunaan jamu dan obat herbal khususnya pada individu yang sedang menjalani terapi obat. Selain itu masyarakat menjadi lebih paham tentang cara pemilihan produk herbal yang aman. Kata kunci: Diabetes Melitus, Hipertensi, Jamu, Interaksi Obat, Obat Herbal
Co-Authors Adelia Farisa Adisti, Fransiska Afriyani Afriyani Afriyani, Afriyani Afriyani, Afriyani ani Ambarwati, Endah Andika S.D.R. Andrifianie, Femmy Arafah, Aisyah Putri arby tamaila Arianto, Nayla Nadhifa Arif, Ahmad Fauzan Arif, Muhammad Farhan Asep Sukohar Atmaja, Ghozi Purna Bachtiar, Nabylly Aghna Callista, Eugenia Centya Cheirini Damayanti, Ervina Daudea Kirana Sari Dita Noviyanda Saerulloh Djamilu, Berneta Rendiana Dwi, Farah Ergidona Nurizqi Ervina Damayanti Ervina Damayanti Ervina Damayanti Ety Apriliana Ety Apriliana Evy Afriyani Farhana, Lubna Fauzi Ahmad Muda Febriana, Triana Femmy Andrifianie Fitria Saftarina Habib, Farid Alif Hafizh, Ahmad Fauzan Hanna Mutiara, Hanna Haq, Rais Amaral Hardiansyah, Ridwan Hatimi, Fahmi Ilham Ihsanti Dwi Rahayu Ikhsan, Muhammad Ali Indri Windarti Irma Nur Humaida Januaristy, Gracia Rescuefa Jausal, Anisa Nuraisa Jhons Fatriyadi Suwandi Khairun Nisa Kirana, Shela Sandra Laksana, Bayu Larasati, Ratri Mauluti Linda Septiani Luhut Uji Arto Naenggolan M. Rifqi Efendi Magistra, Muhammad Akbar Marcellia, Selvi Mesa Sukmadani Rusdi Mighuel A.S.N. Muhammad Fitra Wardhana Sayoeti Muhammad Maulana Muhammad Ricky Ramadhian Nadly, Alan Arindo Natasya Karren Zeta Nisa Karima Nugraha, Dian Sastra Oktafany, Oktafany Panjaitan, Annisa Tamara Pardilawati, Citra Yuliyanda Putri Handayani Putri, Eka Meilinda Putri, Reny Arienta Qonita, Adzrok Ramadhina, Farrasyifa Ramdini, Dwi Aulia Rika Lisiswanti Rizki Hanriko Rizki Nisfi Ramdhini Rosa, Emantis Rossa, Putri Emylia Rudiyanto, Waluyo Sabina, Diana Larisa Sari, Dewi Hambar Selvi Marcellia Septiani, Linda Sitanggang, Grety Thessalonica Sofyan Musyabiq Wijaya Sri Suciati Ningsih Suci Nurhaliza Suri, Nurma Susianti Susianti, Susianti Syiffatulhaya Syiffatulhaya Temun, Jedo Muchamad Tias Triavina Khairunisa Vanadis, Zifa Aisha Vestinaliyou, Nanda Vidini Caya, Tazkia Wijaya, Ardia Syifa Winda Winda Yustina Yustina