Articles
Politik Uang dan Preferensi Pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 di Kota Padang Panjang
Fernandes, Reno;
Rizki Herdi Kurniawan;
Rio Putra Winanda
Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora
Publisher : Revolt Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63082/jksh.v1i2.11
Penelitian ini mengkaji ketidaksesuaian antara karakter pemimpin yang diinginkan dan perilaku memilih yang dipengaruhi oleh politik uang dalam pemilihan kepala daerah di Padang Panjang. Meskipun mayoritas responden menginginkan pemimpin yang jujur, anti-korupsi, dan religius, lebih dari separuh responden mengaku bahwa politik uang memengaruhi pilihan mereka. Penelitian ini menggunakan teori pilihan rasional, teori ketidakpercayaan terhadap politik, dan ketidaksetaraan sosial-ekonomi untuk menganalisis fenomena tersebut. Metode yang digunakan adalah survei dengan 1200 responden yang dipilih secara proporsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa politik uang dipandang sebagai keuntungan langsung yang lebih menarik dibandingkan janji politik yang tidak pasti. Temuan ini menunjukkan ketergantungan masyarakat pada politik uang meskipun mereka memiliki preferensi terhadap pemimpin yang ideal. Penelitian ini menyarankan perlunya pendidikan politik yang lebih baik, penegakan hukum yang lebih tegas, serta penguatan institusi pemilu untuk meningkatkan kualitas pemilu dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem demokrasi.
Menguatkan Nilai Kebangsaan Melalui Pendidikan Karakter Budaya Alam Minangkabau di Bukittinggi
Rahman, Sabar Aulia;
Fernandes, Reno;
Habib, Busron
Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora
Publisher : Revolt Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63082/jksh.v1i3.22
Pendidikan karakter berbasis budaya lokal, khususnya Pendidikan Karakter Budaya Alam Minangkabau (PKBAM), di Kota Bukittinggi memiliki potensi besar dalam memperkuat nilai kebangsaan Indonesia di tengah masyarakat multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana PKBAM mengintegrasikan nilai-nilai budaya Minangkabau dalam pendidikan karakter dan memperkuat rasa kebangsaan. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis penerapan PKBAM melalui studi literatur dan observasi kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKBAM efektif memperkenalkan nilai-nilai gotong royong, toleransi, dan cinta tanah air, serta memberikan pemahaman tentang pentingnya keberagaman budaya. Meskipun ada tantangan terkait keberagaman budaya dan pengaruh globalisasi, PKBAM tetap relevan sebagai model pendidikan karakter berbasis budaya lokal yang dapat memperkuat integritas kebangsaan. Kesimpulan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pendidikan karakter berbasis budaya lokal di Indonesia.
Literasi Politik di Era Demokrasi Digital: Analisis Kewaspadaan Pemilih terhadap Hoaks Pemilu di Kota Pariaman
Fernandes, Reno;
Akbar, Amin
Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora
Publisher : Revolt Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63082/jksh.v1i3.23
Dalam era demokrasi digital, hoaks pemilu menjadi ancaman serius bagi kualitas demokrasi, terutama di kalangan pemilih digital native. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kewaspadaan pemilih digital native di Kota Pariaman terhadap hoaks pemilu serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhinya, dengan pendekatan kuantitatif berbasis survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewaspadaan pemilih masih rendah, dengan hanya 15% responden yang secara aktif memverifikasi informasi, sementara mayoritas (60%) jarang atau tidak pernah mengecek kebenaran berita yang mereka terima. Selain itu, sebagian besar pemilih digital native lebih mengandalkan sumber yang kurang kredibel, seperti grup percakapan WhatsApp dan media sosial, dalam mencari informasi politik. Temuan ini menegaskan bahwa literasi politik tidak hanya mencakup pemahaman tentang sistem politik dan hak suara, tetapi juga keterampilan dalam memilah informasi di ekosistem digital yang semakin kompleks. Oleh karena itu, diperlukan strategi literasi digital yang lebih komprehensif melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil guna meningkatkan kesadaran kritis pemilih digital native dalam mengidentifikasi informasi yang valid dan mencegah penyebaran disinformasi politik.
Political Strategies Of Gen Z And Millennial Candidates: A Literature Review On The 2024 Election
Lianda, Febi Dwi;
Fernandes, Reno
LANGGAM: International Journal of Social Science Education, Art and Culture Vol 4 No 3 (2025): LANGGAM: International Journal of Social Science Education, Art and Culture (Sept
Publisher : Master Program of Social Science Education of Universitas Negeri Padang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/langgam.v4i3.278
The 2024 elections marked a surge in political participation from the younger generation, especially Gen Z and Millennials, who began actively running for the legislature. This research aims to examine the political strategies used by legislative candidates from Gen Z and Millennials through a literature review approach. The focus of the study lies on the political characteristics of the younger generation, the use of social media as a campaign tool, and the challenges and opportunities in actualizing digital political strategies. The findings show that young candidates tend to utilize digital platforms such as Instagram, TikTok, and Twitter to build their image, reach young voters, and strengthen two-way communication. This strategy is considered effective in increasing political engagement, although it still faces obstacles such as digital polarization, limited resources, and social media algorithms. This research contributes to the understanding of the dynamics of youth digital politics and can be a strategic reference for political actors and researchers in the field of contemporary politics.
Kesiapan dan Kendala Guru dalam Implementasi P5-PPRA (Studi Kasus MAN 2 Kota Padang)
Mairahman, Yola;
Fernandes, Reno
Charta Educa: Jurnal Kajian Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2024): Charta Educa: Jurnal Kajian Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/crt.v1i2.11
Penelitian ini menarik karena menganalisis implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila dan profil pelajar rahmatan lil alamin di MAN 2 Kota Padang untuk membentuk karakter dan keterampilan siswa. Meski demikian ketika dilakukan observasi partisipan di MAN 2 Kota Padang menunjukan bahwa secara prosedural MAN 2 Kota Padang sudah melaksanakan projek P5 ini dengan maksimal, namun secara subtansial terdapat kendala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan dan kendala guru dalam implementasi P5-PPRA di MAN 2 Kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data penelitian dianalisis menggunakan teori struktural fungsional dari Tallcot Parson dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumen yang dilakukan bulan agustus 2024. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling, artinya informan yang dipilih memiliki informasi data yang dapat menunjang hasil penelitian yang berjumlah 10 orang, diantaranya 1 wakil kurikulum, 1 guru koordinator, 2 fasilitator, 1 guru sosiologi dan 5 siswa MAN 2 Kota Padang. Peneliti melakukan triangulasi sumber dan teknik sebagai keabsahan data. Teknik analisis data yang dirujuk melalui pemikiran Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa secara prosedural MAN 2 Kota Padang telah dilaksanakan maksimal, namun secara subtansial terdapat kendala pada beberapa aspek, karena merupakan tahun pertama MAN 2 Kota Padang melakukan projek ini.
Implementasi Social Emotional Learning (SEL) pada Mata Pelajaran Sosiologi
Nabila, Fahruri;
Fernandes, Reno
Charta Educa: Jurnal Kajian Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2024): Charta Educa: Jurnal Kajian Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/crt.v1i2.12
Pembelajaran Social Emotional Learning dilaksanakan dalam bentuk pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan metode yang menggunakan berbagai metode pengajaran yang memenuhi kebutuhan pembelajaran siswa. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan program yang ada pada kurikulum merdeka. Namun banyak penelitian mengatakan penerapan pembelajaran berdiferensiasi ini belum optimal. Untuk mengurai penelitian ini, penulis menggunakan teori AGIL pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (case study). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi literatur. Langkah-langkah untuk menganalisis data adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam Social Emotional Learning masih menghadapi beberapa tantangan. Beberapa faktor yang mempengaruhi implementasi tersebut adalah kurangnya pemahaman guru terhadap SEL. Selain itu, hambatan lain seperti kurangnya dukungan dari sekolah, dan kurangnya kolaborasi antar guru juga menjadi kendala utama. Meskipun demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa metode SEL memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas siswa apabila dilakukan dengan baik dan didukung oleh berbagai aspek pendukung.
Proses Internalisasi Nilai-nilai Kemuhammadiyahan dalam Pendidikan (Studi Kasus SMA Muhammadiyah 1 Padang)
Anila, Anila;
Fernandes, Reno
Charta Educa: Jurnal Kajian Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2024): Charta Educa: Jurnal Kajian Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/crt.v1i2.13
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakberhasilan SMA Muhammadiyah 1 Padang dalam menginternalisasikan Nilai-nilai Kemuhammadiyahan dalam Pendidikan. Nilai nilai Kemuhammadiyahan dalam hal ini merupakan pembelajaran yang masuk kedalam mata pelajaran khusus di SMA Muhammadiyah 1 Padang yaitu mata pelajaran kemuhammadiyahan. Pendidikan Kemuhammadiyahan bertujuan untuk mencetak generasi yang memiliki kecerdasan intelektual, emosional, spiritual dan keterampilan sosial yang baik. Nilai-nilai Kemuhammadiyahan dalam pendidikan merupakan suatu kearifan lokal yang seharusnya dapat dicapai setiap penyelenggara pendidikan di lingkungan Muhammadiyah demi terbentuknya peserta didik terpelajar yang bertaqwa. Dalam kajian penelitian ini tentunya akan ditarik kesimpulan dengan tujuan penelitian yaitu guna untuk melihat bagaimana penerepan proses internalisasi nilai-nilai kemuhammadiyahan di SMA Muhammadiyah 1 Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. teknik pemilihan informan data digunakan yaitu purposive sampling. informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru mata pelajaran kemuhammadiyahan, peserta didik dan orang tua. data penelitian dianalisis menggunakan teori struktural fungsional oleh Talcott Parsons melalui skema AGIL (adaptation, goal, integrated, and latency). Hasil temuan utama dalam penelitian ini menunjukkan bahwa SMA Muhammadiyah 1 Padang belum sepenuhnya dapat mengimplementasikan pembelajaran nilai-nilai kemuhammadiyahan di sekolah tersebut. Pembelajaran yang diterapkan oleh guru mata pelajaran Kemuhammadiyahan dalam hal ini belum sepenuhnya terimplikasikan dengan baik, kemudian fasilitas yang diberikan oleh sekolah juga belum sepenuhnya maksimal didapatkan oleh siswa yang belajar di SMA Muhammadiyah 1 Padang ini. Dalam hasil penelitian ini dijelaskan apa saja nilai-nilai kemuhammadiyahan yang seharusnya di internalisasikan di sekolah Muhammadiyah. Dan juga apa saja faktor yang menghambat penerapan proses internalisasi nilai-nilai kemuhammadiyahan di SMA Muhammadiyah 1 Padang tersebut.
Efektivitas Penggunaan E-LKPD berbasis Liveworksheet terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Sosiologi
Miftahul Jannah;
Reno Fernandes
Charta Educa: Jurnal Kajian Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2024): Charta Educa: Jurnal Kajian Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/crt.v1i2.15
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik kelas F4 di SMA Negeri 12 Padang. Adapun tujuan dari penelitiaan ini yaitu guna mengukur dan mengatahui keefektifan atau keberhasilan dari penggunaan perangkat pembelajaran E-LKPD berbasis liveworksheet terhadap hasil belajar siswa fase F SMA N 12 Padang. Penelitian ini dilakukan pada satu kelompok kelas pre-test dan post-test yaitu kelas F4 dengan melibatkan 36 orang peserta didik. Pada penellitian ini menggunakan teori belajar bermakana dari David Ausubel. Adapun hasil efektivitas dari E-LKPD berbasis liveworksheet yaitu didapati nilai rata-rata pre-test sebesar 57,91 sedangkan hasil post-test setelah diterapkannya E-LKPD berbasis liveworksheet diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 78,88, yang artinya terdapat peningkatan hasil belajar siswa mata pelajaran sosiologi khususnya pada materi permasalahan sosial akibat pengelompokan sosial di fase F4 SMA Negeri 12 Padang setelah diterapkannya E-LKPD berbasis liveworksheet.
School Well Being dalam Penerapan Moving Class di SMAN 9 Padang
Sherly Yunimar;
Reno Fernandes
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 4 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/nara.v4i4.302
Kesejahteraan sekolah (school well being) merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan dalam setiap inovasi pembelajaran, termasuk pada penerapan moving class. Penelitian terkait moving class di Indonesia hingga saat ini umumnya berfokus pada efektivitas pembelajaran, kendala serta dampak pada capaian akademik peserta didik, sedangkan kajian yang secara khusus mengaitkannya dengan kerangka school well being masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan moving class pada pembelajaran sosiologi di SMA N 9 Padang dengan menggunakan teori School Well Being. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan dara berupa observasi wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling dengan kriteria informan pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan moving class yaitu 4 orang guru dan 6 orang siswa. Teknik analisis data menggunakan Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moving class di SMA N 9 Padang secara umum berjalan efektif. Pada aspek having, terpenuhi melalui fasilitas yang memadai, mesikupun kurangnya sarana penyejuk ruangan memengaruhi kenyamanan. Aspek loving tercapai melalui interaksi positif dan aspek being didukung oleh pembelajaran berdiferensiasi yang mendorong kreativitas. Moving class meningkatkan kesehatan mental siswa (health) dengan pembelajaran menyenangkan, bervariasi dan mengurangi beban tugas rumah siswa karena siswa cukup menyiapkan dua mata pelajaran sebelum pembelajaran.
Pembelajaran Ekstrakurikuler dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 8 Padang
Ayuni Wicky Al Afani;
Reno Fernandes
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 3 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/nara.v4i3.309
Penelitian ini dilatarbelakangi karna adanya perubahan kurikulum yang dilakukan oleh pemerintah. Permasalahan utama yang muncul adalah bagaimana kegiatan ekstrakurikuler dapat benar-benar dioptimalkan agar tidak hanya menjadi kegiatan tambahan, tetapi juga mampu mendukung pengembangan kompetensi abad 21. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan ekstrakurikuler dalam implementasi kurikulum merdeka. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus.teknik pengumpulan data menggunakan purposive sampling, kriteria dalam penelitian ini sudah diketahui oleh peneliti dengan pertimbangan informan yaitu warga SMA Negeri 8 Padang yang terlibat serta tau mengenai permasalahan yang akan diteliti oleh peneliti dengan jumlah informan 11 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data yang dilakukan dengan triangulasi data. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data dari Miles dan Huberman. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian adalah teori struktural fungsional dengan desain skema AGIL oleh Talcott Parsons. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 8 Padang telah terintegrasi dengan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dan Kebudayaan lokal sehingga mendukung tercapainya tujuan kurikulum merdeka, hal ini dapat dilihat dari bentuk kegiatan yang ada pada masing-masing ekstrakurikuler serta mendorong terbentuknya kegiatan ekstrakurikuler yang baru sesuai dengan nilai-nilai yang ada pada profil pelajar pancasila. Dengan terintegrasi nilai profil pelajar pancasila dalam kegiatan ekstrakurikuler membuat peserta didik menjadi lebih kreatif dan menghargai budaya lokal sehingga secara tidak langsug tujuan kurikulum merdeka dapat tercapai melalui kolaborasi kokurikuler dan ekstrakurikuler.