p-Index From 2021 - 2026
7.307
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL Indonesian Journal of Conservation Forum Ilmu Sosial Jurnal Penelitian Pendidikan Nadwa : Jurnal Pendidikan Islam LEGITIMASI: Jurnal Hukum Pidana dan Politik Hukum Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN Unnes Civic Education Journal The Journal of Educational Development INDONESIAN JOURNAL OF CRIMINAL LAW STUDIES Journal of Indonesian Legal Studies Jurnal Ilmiah Hukum LEGALITY Lex Scientia Law Review Jurnal Meta-Yuridis Jurnal Surya Masyarakat Awang Long Law Review JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Indonesian Journal of Advocacy and Legal Services The Indonesian Journal of International Clinical Legal Education Seminar Nasional Hukum Universitas Negeri Semarang Law Research Review Quarterly Jurnal Suara Hukum Journal of Research and Educational Research Evaluation Jurnal Surya Masyarakat Jurnal Ilmiah Kontekstual COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Fox Justi : Jurnal Ilmu Hukum East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum dan Konstitusi Indonesian Journal of Counter Terrorism and National Securit Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology Hukum dan Politik dalam Berbagai Perspektif Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Annual Review of Legal Studies Journal of Law and Legal Reform Pandecta : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum (Research Law Journal) Indonesian Journal of Advocacy and Legal Services "Indonesian Journal of Environmental Law and Sustainable Development " Contemporary Issues on Interfaith Law and Society Law Research Review Quarterly
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan Karakter pada Anak Melalui Kegiatan Assembly Marini Marini; Masrukhi Masrukhi; Agus Hermanto; Agus Wahyudin
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana pendidikan karakter pada anak melalui kegiatan assembly. Artikel ini merupakan hasil kajian dari berbagai referensi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kegiatan assembly merupakan kegiatan rutin bersama antara sekolah dan keluarga. Dalam kegiatan ini anak-anak menunjukkan bakat dan prestasi di hadapan teman, guru, kepala sekolah dan orang tua. Guru dan kepala sekolah memberi motivasi pada orang tua dan anak. Beberapa anak yang secara bergilir menjadi leader, tampil untuk memberikan penghargaan kepada salah satu temannya. Kegiatan ini mendukung terbentuknya karakter berani, percaya diri, saling menghargai, disiplin, sportif, sabar, jujur, dan bertanggungjawab, serta karakter lain yang disisipkan dalam tema. Berdasarkan kajian tersebut disimpulkan bahwa kegiatan assembly merupakan strategi yang tepat dan menyenangkan dalam pendidikan karakter anak. Hal tersebut karena kegiatan assembly memberi contoh nyata, dilakukan melalui praktek langsung secara rutin, serta melibatkan keluarga sebagai lingkungan terdekat anak.
Efektivitas Pembelajaran IPS Berbasis Media Animasi di Era Pandemi Covid-19 Sugiantoro Sugiantoro; Joko Widodo; Masrukhi Masrukhi; Agustinus Sugeng Priyanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 mempengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan, tak terkeccuali aspek pendidikan. Dampak dari pandemi Covid-19 pada aspek pendidikan adalah mengharuskan keegiatan belajar mengajar tetap berjalan meskipun peserta didik berada di rumah. Sehingga pendidik dituntut untuk mendesain media pembelajaran sebagai inovasi dengan memanfaatkan media daring (online). Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mempelajari dan memahami penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran online masa Covid-19. Hasil kajian ilmiah ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi informasi berbasis media animasi dalam pembelajaran online di masa Covid-19 ini menimbulkan berbagai tanggapan dan perubahan yang mempengaruhi proses pembelajaran serta tingkat perkembangan peserta didik dalam merespon materi yang disampaikan. Sehingga dapat ditarik sebuh benang merah bahwa pembelajaran berbasis media animasi dirasa cukup efektif dalam pembelajaran IPS baik disaat pandemic covid-19 bahkan pasca pandemic covid-19.
Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Metode Pembiasaan dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di MAN 1 Jepara Tutik Wijayanti; Suwito Suwito; Masrukhi Masrukhi; Maman Rachaman; Muhammad Andi Kurniawan
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan guna mengkaji implementasi penguatan pendidikan karakter melalui metode pembiasaan sebagai upaya mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di MAN 1 Jepara. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis interaktif model Miles dan Huberman. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode pembiasaan sangat efektif digunakan dalam penguatan pendidikan karakter peserta didik, karena melalui metode pembiasaan peserta didik dapat secara aktif terlibat untuk membiasakan perilaku dan tindakan baik secara konsisten dan terus-menerus sehingga habituasi kebaikan tersebut menjadi sebuah budaya yang dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan tanpa paksaan. Observasi dilakukan di lakukan dengan melihat secara langsung implementasi penguatan pendidikan karakter melalui metode pembiasaan dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila, sedangkan wawancara dilakukan Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan didik MAN 1 Jepara sebagai data primer penelitian. Penelitian ini menemukan fakta bahwa metode pembiasaan berbasis habituasi kebaikan melahirkan obor semangat penguatan karakter peserta didik di MAN 1 Jepara dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila.
Pembelajaran Paradigma Baru pada Era Digital di Sekolah Multi Etnik Tri Astuti; Suyahmo Suyahmo; Masrukhi Masrukhi; Ngabiyanto Ngabiyanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran paradigma baru di era digital harus dilaksanakan secara inovatif karena menentukan keberhasilan tujuan. Dalam suatu pembelajaran terdapat tujuan yang harus tercapai, karena hal tersebut merupakan indikator penentu berhasil atau tidaknya pelaksanaan pembelajaran. Pembelajaran paradigma baru merupakan pembelajaran yang berorientasi pada penguatan kompetensi dan pengembangan nilai karakter yang relevan dengan Pancasila. Tujuan penelitian adalah menganalisis penerapan pembelajaran para digma baru di era digital di sekolah multi etnik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa SD THHK kota Tegal. Keabsahan data dilakukan dengan Teknik triangulasi data. Teknik analisis data meliputi menyusun secara sistematis data yang diperoleh, dengan cara mengorganisasikan data kedalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting serta menyusun simpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan pembelajaran di sekolah, khususnya di SD THHK telah berorientasi pada kompetensi siswa. Pendidikan karakter diterapkan dengan mengacu pada dimensi Pancasila. Guru memiliki peran yang sangat penting dalam pembelajaran pada era digital ini. Implikasi penelitian bagi masyarakat, khususnya guru adalah dapat mengoptimalkan perannya sebagai pengajar dan pendidik di era yang modern ini. Guru harus menyadari bahwa mengajar membutuhkan penerapan model pembelajaran yang inovatif dan media pembelajaran yang berbasis teknologi.
Guru IPS yang Ideal di Era Digital Arum Ambarsari; Eko Handoyo; Suwito Eko Pramono; Masrukhi Masrukhi; Suyahmo Suyahmo
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IPS sebagai sosial studies ataupun IPS sebagai civic education memiliki tujuan untuk membentuk generasi muda yang smarth and good citizens. Dengan demikian maka prose pembelajaran harus dapat merealisasikan transfer of knowledge sekaligus transfer of value. Hal ini senada dengan pendapat Ki Hadjar Dewantara bahwa pendidik harus mampu menguasai 3A (Asah, Asih, Asuh) ditambah dengan prisip ing ngarso sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani. Transfer of knowledge dapat diperoleh siswa dari internet akan tetapi, dalam konteks transfer of value dibutuhkan skills khusus. Dengan menggunakan studi literature, menggabuungkan beberapa pendapat tokoh dan juga teori-teori pembelajaran yang ada maka di peroleh hasil bahwa menjadi guru IPS di era digital harus dapat memiliki beberapa kompetensi yang salah satunyanya adalah “olah roso”, harapannya dalam mengajar peserta didiknya pendidik benar-benar dapat menyampaiakannya dengan penuh cinta kasih.
Tantangan Radikal Berdampak pada Kegagalan Integrasi Teknologi dalam Inovasi Pendidikan Widodo Widodo; Agus Wahyudin; Masrukhi Masrukhi; Widiyanto Widiyanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era digital beriringan dengan inovasi teknologi, implikasinya sangat berarti terhadap dunia pendidikan (tujuan pendidikan, proses pembelajaran, evaluasi, dan kurikulum). Konsekuensinya muncul sebagai peluang sekaligus tantangan sebagai contoh proses pembelajaran berbasis internet dengan bahan ajar digital menyebabkan terjadinya pergeseran proses pembelajaran. Tak semuanya berhasil, sebab pengembangan teknologi berikut aplikasinya yang dibutuhkan hanya teknologi tepat guna, mudah, dan aplikatif. Meskipun guru menyadari pentingnya integrasi teknologi ke dalam pembelajaran, mereka cenderung menghadapi sejumlah hambatan dalam integrasi teknologi secara efektif ke dalam kurikulum. Tantangan implementasi ICT dalam proses instruksional dari tiga aspek, yaitu kurangnya dukungan, kurangnya kepercayaan, dan kurangnya perlengkapan. Guru harus mau dan mampu mengadopsi teknologi dalam kepentingan inovasi pendidikan. Solusinya ialah mengembangkan visi bersama tentang peran ICT dalam pendidikan dengan pemangku kepentingan dan menciptakan komunitas praktik bersama. Tanpa peningkatan holistik pada pelatihan guru, ada risiko menciptakan generasi siswa yang kurang siap menghadapi masa depan digital. Penelitian tentang kegagalan masa lalu dapat membantu satuan pendidikan menyiapkan praktik terbaik baru dalam integrasi teknologi yang mungkin akan menghemat waktu, uang, dan sumber daya. Dinamisasi teknologi di setiap ruang belajar tidak selalu berjalan di setiap satuan pendidikan pada semua daerah, maka pemecahan masalah harus dilihat kasus per kasus.
Preliminary Study: IQF Curriculum Evaluation Towards MBKM in Terms of Conceptual Model and Experts Judgments Muhammad Jhoni; Fakhruddin Fakhruddin; Masrukhi Masrukhi; Sri Ratna Rahayu
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The three profiles of the graduates of the Physics Education Study Program at UIN Raden Fatah Palembang are expected to be Physics Educators for Secondary Education, Physics Researchers, and Entrepreneurs. However, the facts on the ground are not so, so it is necessary to evaluate the curriculum. The purpose of this study is as an initial research for curriculum evaluation with a focus on the study of conceptual models and assessment of the implementation of the IQF curriculum. The approach used is Mix Methods with Qualitative and Quantitative design. The sample of this study was 100 alumni who graduated in 2018, 2019, 2020, 2021 and 2022. Data collection used a questionnaire via google forms for tracer studies, direct interviews with alumni and FGDs that presented expertudment to assess the weaknesses of the IQF curriculum. Data analysis used descriptive qualitative and quantitative. The results of the study resulted in several recommendations for Expert Judgment including; 1) The new curriculum is able to accommodate MBKM policies with various schemes offered, 2) Redesign the curriculum according to its content and the needs of the current world of work, 3) It is necessary to study several courses in order to follow the hierarchy and prerequisites of previous courses, 4) Review back The CPL of SKS courses that are too large such as Mechanics and Electricity and Magnetism, 5) Elective courses should be submitted to lecturers who support the profession/entrepreneur, 6) Adding courses that can introduce students to technology-based learning, 7) Adding an elective MK that provide special skills and in accordance with current developments, especially in the field of entrepreneurship
Instilling Local Wisdom’s Value in the Learning of Social Studies as an Effort to Increase Social Awareness of Junior High School Students Sugiantoro Sugiantoro; Joko Widodo; Masrukhi Masrukhi; Agustinus Sugeng Priyanto
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social studies learning contributes to social and human values. This study relates to the value of local wisdom in social studies learning in Sidoarjo Regency in order to increase the social awareness of junior high school students. This study aims to determine the inculcation of local wisdom values ​​through planning, implementation, and student responses to the value of local wisdom in social studies learning. This study uses qualitative methods and research data sourced from primary and secondary data. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. Validity test using triangulation technique. Data analysis uses interactive analysis, namely through data reduction, data presentation, and data verification. The results showed that 1) the learning design prepared by the teacher was appropriate and categorized as good, 2) the implementation of the value of local wisdom in social studies learning was able to improve students' conceptual understanding, 3) student responses to social studies learning carried out by teachers combined with local wisdom were able to foster enthusiasm. because students can understand the material based on their experience. In conclusion, the inculcation of local wisdom values ​​in social studies learning is able to increase learning motivation and develop students' social care attitudes.
Students’ Social Interaction in Multi-Ethnic Schools Tri Astuti; Masrukhi Masrukhi; Ngabiyanto Ngabiyanto
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In Tegal city, there is a multi-ethnic school. Its students have different cultural and ethnic backgrounds. This school should manage these differences properly so that there is no conflict. The research objectives are (1) to examine and analyze social interactions among students in multi-ethnic schools and (2) to analyze the obstacles students face in conducting social interactions in multi-ethnic schools. The research location is Tunas Hidup Harapan Kita Elementary School, a multi-ethnic school in Tegal. Its method was qualitative with a case study type. The research method used is qualitative with a case study type. Data collection techniques include observation, interviews, and observations. The data validity testing uses the method and source triangulation technique. Data analysis uses compiling data systematically, organizing data into categories, describing data, choosing valid data, and making conclusions. The study result shows that students' social interactions occur in cooperation, competition, and competition. The obstacles faced in social interaction at school are characteristics of immature students, habituation in the family environment, and the density of student activities. This article concludes that the social environment influences students' social interaction in multi-ethnic schools. Social interaction goes well based on the value of tolerance. To minimize conflict between students, the school develops its value.
Professional Development of Mobilizer Teachers Through a Coaching Lesson Study Approach (Design Principles and Its Applications Merdeka Learn/Merdeka Teaches Edition) Widodo Widodo; Agus Wahyudin; Masrukhi Masrukhi; Widiyanto Widiyanto
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The idea of teacher professional development is the most phenomenal topic because it demands innovative practices to improve didactical-pedagogical skills. In line with the Implementation of the Merdeka Curriculum (IKM) and Teacher Mobilization Education Program, although this author's idea is a modification, it emphasizes proposals that focus on strengthening teachers, that encourage reflection and collaboration among teachers, and that promote an academic approach to learning. Coaching Lesson Study (CLS) is a solution to answer these demands and what is known as the Collaboration of Teaching and Learning. CLS is a cyclical process in which a group of teachers collaborated in designing, teaching, observing, and discussing lessons that are, in parallel, being investigated to improve them. In doing so, CLS links teacher professional development to student learning, integrates coaching and teaching practice, and facilitates self-inspection through observation and reflection among peers. This article presents seven principles for practicing CLS as an innovative idea for teacher professional development that is based on what the literature suggests and on best practice in education and learning. In many studies CLS contributes to the development of teacher's didactic knowledge but if it is collaborated with Coaching techniques, the results should be more optimal.
Co-Authors -, Sukestiyarno Abd. Rasyid Syamsuri Adiputra, Muhammad Raafi Agus Hermanto Agus Wahyudin Agustinus Sugeng Priyanto Agustinus Sugeng Priyanto Ahmad Rifai Rc Alamsyah Alamsyah Ali Masyhar Alias , Nizamuddin Alias, Nizamuddin Amandha, Asyaffa Ridzqi Anis Widyawati Aprila Niravita, Aprila Arum Ambarsari Arum Ambarsari Astuti, Findhi Barendriyas, Anindhita Sekaring Barendriyas, Anindhita Sekaring Cahya Wulandari Citra, Devindya Dewi Sulistianingsih Diandra Preludio Ramada, Diandra Preludio Djoko Widodo DYP Sugiharto Dzalaqah, Farida Eko Handoyo Endah Sri Lestari Eny Winaryati Ezzerouali, Souad Fakhruddin Fakhruddin Harry Nugroho, Harry Henri Pelupessi, Ignatius Herry Subondo Iis Ernawati, Iis Intani, Lutfi Irawaty Irawaty JOKO SUSANTO Joko Widodo Joko Widodo Lovina Manalu, Sherlin Lutfiana, Sofia Ayut Lutfianti, Alya Maman Rachaman Maman Rachman Mardiana - Marini Marini Martitah Martitah Melandri, Marco Muhammad Andi Kurniawan Muhammad Azil Maskur Muhammad Jhoni Muliadi Munandar, Tri Imam N, Edwindha Prafitra Ngabiyanto - Nte, Ngboawaji Daniel Nugroho, Mulyono Adi Nunna, Bhanu Prakash Obe, Redentor G A Pritaningtias, Dina Wahyu Pritaningtias, Dina Wahyu Rasdi Ekosiswoyo Ratih Damayanti Ridwan Arifin Rini Fidiyani Rodiyah - Sabela, Amira Rahma Sabela, Amira Rahma Sabri, Ahmad Zaharuddin Sani Ahmad Salomo , Juan Caesar Sanni, Tajudeen Satrio Sakti Nugroho, Satrio Sakti Septi Purfitasari Setya Putra, Royce Wijaya siti Nurindah Sari Smith, Robert Brian Sofiatun Sofiatun Sri Hartanto Sri Ratna Rahayu Sugiantoro Sugiantoro Sugiantoro Sugiantoro Sunarto Sunarto Sungkowo Edy Mulyono Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Suwito Eko Pramono Suwito Suwito Suyahmo Suyahmo Suyahmo Suyahmo Syafiq, Muhammad Azmi Tarto -, Tarto Tijan -, Tijan Titi Prihatin Tommi Yuniawan Tri Astuti Tri Astuti Tri Joko Raharjo Tri Marhaeni Puji Astuti Tutik Wijayanti Tutik Wijayanti, Tutik Ubaidillah Kamal Usman Usman Wahono, Margi wahyudi wahyudi Waryatun, Waryatun Waspiah - Widiyanto Widiyanto Widiyanto Widiyanto Widodo Widodo Widodo Widodo Yuni Suprapto, Yuni Zahra Putri Pertiwi Zjubaidi, Falikha Ardiyani