Claim Missing Document
Check
Articles

FLORA DAN FAUNA PERSPEKTIF HADIS Saifuddin, Saifuddin; Amin, Muhammadiyah; Ahmad, La Ode Ismail
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 9, No 1 (2024): J-Alif, Volume 9, Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jalif.v9i1.5047

Abstract

Eksistensi makhluk selain manusia memiliki kesetaraan dalam wujud sebagai ciptaan dan berusaha untuk melakukan hal-hal yang terbaik, yang tentu saja dalam kodratnya yang telah digariskan oleh Sang Pencipta. Penelitian ini mengkaji keberadaan Fauna dan Flora yang mengangkat salah satu jenis hewan yaitu kucing dan kedudukan orang yang melakukan penghijauan atau memperhatikan lingkungan dengan bercocok tanam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis atas hadis-hadis yang terkait. Hasil atas penelitian ini adalah (1) Penelitian yang dilakukan melalui hadis Sunan Ad Darimi Nomor 729 dan Hadis Sahih Bukhari nomor 2191 menunjukkan bahwa Nabi sangat menyayangi hewan. Hadis ini berbicara tentang larangan keras nabi menyakiti hewan—dalam hal ini kucing—bahkan nabi menekankan untuk memelihara, melindungi dan merawatnya dengan baik (2) Penelitian yang dilakukan melalui hadis Musnad Imam Ahmad Nomor 15963 dan Hadis Sahih Bukhari nomor 2152, memberikan gambaran bagaimana Nabi sangat menganjurkan seorang muslim untuk melakukan penanaman yang dapat diartikan penghijauan, dan tidak membiarkan lahan itu menjadi kosong, jika sekiranya tanaman dan tumbuhan yang sejatinya diperuntukkan kepada manusia itu pada akhirnya dimakan oleh hewan, maka itu juga bukan merupakan sesuatu yang sia-sia karena bernilai sedekah bagi pemiliknya.
Profesionalisme Pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di Kabupaten Soppeng Rismadani, Rismadani; Mathar, Quraisy; Ahmad, La Ode Ismail
Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 4 No 1 (2024): Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The main problem discussed in this research is the professionalism of librarians regarding services and the professionalism of librarians regarding the development of collections in the Soppeng Regency Library and Archives Service. The aim of this research is to determine the professionalism of librarians' work in services and collection development. The data collection method uses descriptive research using a qualitative approach, namely interview, observation and documentation methods. The results of the research show that the Soppeng Regency Library and Archives Service regarding professional librarians itself is still lacking, seen from human resources which only has 3 librarians with undergraduate library education. If the service is not yet professional, it can be seen from the human resources available as well as the facilities and infrastructure. The professionalism of librarians regarding services in libraries is seen from librarians or human resources as presenters of relevant and quality information who are competent and able to provide comfortable facilities, facilities and infrastructure as well as planned systems in accordance with library management. Meanwhile, collection development has not been maximized, librarians from the Soppeng district library and archives service only take technical guidance, training and self-study on the internet, apart from that librarians must take part in community forums and library networks such as the Indonesian Librarians Association as a forum for exchanging information related to existing developments. in libraries, then by means of formal education which is able to manage information competently and professionally, scientific meetings and technical meetings in these meetings are able to increase the competence of librarians because in scientific meetings there is a learning process
PEMBERANTASAN KORUPSI DALAM PERSPEKTIF HADIS TEMATIK J, Jumarni; Ahmad, La Ode Ismail; Sakka, Abdul Rahman
Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan Vol. 23 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/ekspose.v23i1.6549

Abstract

Corruption has emerged as a serious issue in a number of countries around the world, particularly those with a Muslim majority. Corruption is not only a violation of law and morality in an Islamic community, but it is also incompatible with Islamic teachings that promote justice, transparency, and trustworthiness. This study intends to: 1) comprehend the theoretical concept of eradicating corruption; and 2) comprehend eradicating corruption from a thematic hadith standpoint.  The results of this research revealed that in order to eradicate corruption, efforts should be made to educate and build an anti-corruption attitude, elect rulers and employees who are devout, just, and ascetic, meet the basic needs of officials/employees, and provide firm leaders in enforcing the law by providing a deterrent effect for those who do so. corruption.Korupsi telah menjadi masalah serius yang melanda berbagai negara di seluruh dunia, termasuk di negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim. Dalam konteks masyarakat Islam, korupsi tidak hanya merupakan pelanggaran terhadap hukum dan moralitas, tetapi juga bertentangan dengan prinsip-prinsip ajaran Islam yang menekankan keadilan, transparansi, dan amanah. Penelitian ini bertujuan : 1) Untuk Memahami konsep teoritis tentang pemberantasan korupsi, 2) Untuk Memahami pemberantasan korupsi perspektif hadis tematik. Hasil penelitian ditemukan yaitu untuk memberantas korupsi maka seharusnya dilakukan upaya edukasi dan membangun sikap anti korupsi, memilih penguasa dan para pegawai yang bertakwa, adil dan zuhud, memenuhi kebutuhan pokok para pejabat/pegawai serta ketegasan pemimpin dalam penegakan hukum dengan memberikan efek jera bagi yang melakukan korupsi.
Social Education in Hadith: Building Social Sensitivity and Solidarity among Students Mutmainnah, Inayatul; Amin, Muhammadiyah; Ahmad, La Ode Ismail
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 15, No 2 (2024): Edisi Oktober 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v15i2.89556

Abstract

This study examines the importance of social education derived from Hadith in developing students' character as socially responsible individuals rooted in Islamic moral ideals. The research seeks to incorporate the ideals of empathy, solidarity, justice, and compassion, as drawn from Hadith, into educational methodologies. A qualitative methodology was utilized, concentrating on a literature survey and the textual-conceptual analysis of pertinent Hadith. Research indicates that incorporating Hadith-based social ideals into curricula and extracurricular activities, including group debates, simulations, and community service, improves both students' intellectual growth and social consciousness. This study enhances the domain of Islamic education by offering a theoretical and practical framework for the application of Hadith-based social education to tackle modern world issues. This method integrates Islamic ethical ideas with contemporary educational frameworks, promoting comprehensive character development. Future research is advised to assess the long-term effects of these programs across various educational tiers.
Sistem Isnad Dan Kriteria Kesahihan Hadis Ahmad, La Ode Ismail; Tonang, Muhammad; Rasdiyanah, Andi
Ihyaussunnah : Journal of Ulumul Hadith and Living Sunnah Vol 1 No 1 (2021): LIVING SUNNAH (June)
Publisher : Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.929 KB) | DOI: 10.24252/ihyaussunnah.v1i1.28573

Abstract

Tulisan ini membahas tentang sistem isnad dan kriteria kesahihan hadis. Sistem isnad merupakan identitas sebuah pernyataan untuk dinilai sebagai pernyataan kenabian. Keberadaan sanad menjadi unsur keberlangsungan dari agama ini yang terformulasikan dalam hadis-hadis Nabi sebagai sumber syariat agama selain al-Qur'an. Kesahihan sebuah hadis ditentukan oleh kualitas sanad dan matan yang berangkat dari kriteria hadis sahih yang mencakup sanad bersambung, periwayat dhobit, adil, tidak terdapat syuzuz, dan illah.
Pergeseran Pemikiran Hadis: Ijtihad Al-Hakim Dalam Menentukan Status Hadis Karya M. Abdurrahman Ahmad, La Ode Ismail; Tonang, Muhammad; Ilyas, Abustani
Ihyaussunnah : Journal of Ulumul Hadith and Living Sunnah Vol 2 No 1 (2022): LIVING SUNNAH (June)
Publisher : Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.87 KB) | DOI: 10.24252/ihyaussunnah.v2i1.29374

Abstract

Pemikiran tentang hadis mengalami perkembangan dari masa ke masa dengan munculnya para ulama hadis dengan kontribusi masing-masing. Salah satu ulama yang berjasa dalam pemikiran hadis adalah Imam al-Hakim yang menjadi fokus kajian Dr. Abdurrahman dalam disertasinya untuk meraih gelar doktor di IAIN (kini UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Menurut M. Abdurrahman, al-Hakim memiliki posisi khusus dalam bidang ilmu hadis dengan karya yang memberikan kontribusi yang tidak sedikit kepada karya ulama sesudahnya, baik langsung maupun tidak langsung. Olehnya itu, tidak mengejutkan jika al-Bayhaqi, al-Baghdadi, Ibn Atsir, Qadhi Iyadh, Ibn Jawzi, Ibn Shalah, al-Dzahabi, al-Iraqi, al-Asqalani dan ulama generasi selanjutnya tidak lepas dari karya-karya generasi sebelumnya termasuk al-Hakim, baik sebagai penguat maupun sebagai skala perbandingan atau bahkan kritikan.
Study Of Paradigma "Baru Memahami Hadis Nabi" By Arifuddin Ahmad Ahmad, La Ode Ismail; Ansharullah, Ansharullah; Ilyas, Abustani
Ihyaussunnah : Journal of Ulumul Hadith and Living Sunnah Vol 2 No 2 (2022): ULUMUL HADITH (December)
Publisher : Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1161.739 KB) | DOI: 10.24252/ihyaussunnah.v2i2.29448

Abstract

Dalam hal memahami hadis Nabi, ada beberapa buku yang membahasnya salah satunya adalah buku Paradigma Baru Memahami Hadis Nabi karya Arifuddin Ahmad. Buku yang lahir dari disertasi Arifuddin Ahmad ini adalah penelitian yang menyoroti pembaruan pemikiran Muhammad Syuhudi Ismail dalam membicarakan persoalan hadis. Arifuddin Ahmad dalam menulis buku ini, bahwa ia memfokuskan diri untuk mengangkat corak pemikiran Muhammad Syuhudi Ismail tentang hadis Nabi saw. dalam menyikapi perkembangan zaman, khususnya di Indonesia. Untuk mengetahui corak pemikiran Muhammad Syuhudi Ismail, maka kajian diarahkan kepada pemikirannya yang berkaitan dengan kaidah kesahihan sanad dan matan hadis, serta kecenderungan pendekatan yang digunakannya dalam memahami hadis Nabi saw.
Kritik Atas Kritik Kamaruddin Amin: (Menguji Kembali Keakuratan) Metode Kritik Hadis Ahmad, La Ode Ismail; Nasir, St. Magfirah; Ilyas, Abustani
Ihyaussunnah : Journal of Ulumul Hadith and Living Sunnah Vol 1 No 2 (2021): ULUMUL HADITH (December)
Publisher : Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.303 KB) | DOI: 10.24252/ihyaussunnah.v1i2.29453

Abstract

Dalam hal memahami hadis Nabi, ada beberapa buku yang membahasnya salah satunya adalah buku Paradigma Baru Memahami Hadis Nabi karya Arifuddin Ahmad. Buku yang lahir dari disertasi Arifuddin Ahmad ini adalah penelitian yang menyoroti pembaruan pemikiran Muhammad Syuhudi Ismail dalam membicarakan persoalan hadis. Arifuddin Ahmad dalam menulis buku ini, bahwa ia memfokuskan diri untuk mengangkat corak pemikiran Muhammad Syuhudi Ismail tentang hadis Nabi saw. dalam menyikapi perkembangan zaman, khususnya di Indonesia. Untuk mengetahui corak pemikiran Muhammad Syuhudi Ismail, maka kajian diarahkan kepada pemikirannya yang berkaitan dengan kaidah kesahihan sanad dan matan hadis, serta kecenderungan pendekatan yang digunakannya dalam memahami hadis Nabi saw.
Hadis Menuntut Ilmu Bagi Wanita sebagai Refleksi Kesetaraan Gender dalam Kajian Hukum Islam Wakia, Nurul; Ahmad, La Ode Ismail; Sakka, Abdul Rahman
Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam Vol 11 No 2 (2024): December
Publisher : Jurusan Hukum Acara Peradilan dan Kekeluargaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-qadau.v11i2.52516

Abstract

The pursuit of knowledge provides women with opportunities to share insights and understanding of religion and social wisdom. This endeavor can enhance faith, support social progress, contribute to various fields that benefit the community, and position women as essential role models for future generations. Specifically, this article discusses the status and obligation of seeking knowledge for women based on the hadiths of Prophet Muhammad (peace be upon him), reflections on women’s pursuit of knowledge, and their role in social life from the perspective of the Prophet. This article employs a qualitative research method based on library studies, using primary sources from literature relevant to the research focus. A thematic approach is applied to interpret the hadiths concerning the obligation to seek knowledge. The findings reveal that education for women in Islam is an obligation equal to that for men, rooted in religious teachings that place knowledge as the foundation of faith and piety. Prophet Muhammad (peace be upon him) emphasized the importance of knowledge for every Muslim, regardless of gender, making it a vital means for understanding religion and enhancing social roles.
The Position of LGBT in the Hadith Perspective: Between Normative Rigidity and Human Rights Challenges in Indonesia Mosiba, Risna; Ahmad, La Ode Ismail; Sakka, Abdul Rahman; Djafri, Muh. Taufan; Fatmal, Abd. Bashir
Diroyah : Jurnal Studi Ilmu Hadis Vol 9, No 1 (2024): Diroyah: Jurnal Studi Ilmu Hadis (In Progress)
Publisher : Prodi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/diroyah.v9i1.43966

Abstract

From an Islamic perspective, the phenomenon of Lesbian, Gay, Bisexual, and Transgender (LGBT) has become a controversial issue in social and religious studies. In Islamic history, LGBT behaviour is often associated with the story of the Prophet Luth people who were punished for their actions. On the other hand, modern human rights emphasise the im-portance of non-discrimination against LGBT people. This study examines hadiths related to LGBT and their relevance in the social and legal context in Indonesia. This study used a qualitative approach with a library research method, collecting data from primary sources such as prophetic traditions, and secondary sources such as books of interpretation, aca-demic journals, and scientific articles. The results show that the traditions related to LGBT have variations in Sanad and Matan, which shows differences in opinion regarding its validity among hadith scholars, causing differences in the interpretation of Islamic law. Many scholars classify LGBT behaviour as prohibited, although there are differences in the punishments given. The novelty of this research lies in the in-depth analysis of LGBT-related traditions by considering aspects of Islamic law and human rights in the Indonesian context. The academic implication of this study is that it provides new insights into the-matic hadith studies, particularly in response to contemporary social issues, particularly LGBT with Islamic law.
Co-Authors Aisyah, St. Nur Al Munawarah, Zakiah Alim, Nur Amin, Muhammaddiyah Amrullah Andi Ibrahim Andi Muhammad Ali Amiruddin Andi Susilawaty Ansharullah Ansharullah Arifuddin Ahmad Asniati, Asniati Assagaf, M. Yusuf Ayub, Satry Aziz, Indrawan Bachtiar, Muhammad Harsya Bahar, Nur Qalbi Fitratunnisa Bakar, Achmad Abu Baso Pallawagau Bilu, Nurahdillah Morra Chabir, Andi Ahmad Darsul S Puyu Dian Handayani Djafri, Muh. Taufan Erwin Hafid Fatmal, Abd. Bashir Febrianti, Febi Gunawan Gunawan Hadi, Nurmadia Hamzah Hasan Haqq, Shirny Fathanal Haqq, Zidny Irfanal Hasmirawati, Hasmirawati Hi. Abdul Qayum, Abdul Rahman Ikram, Syamsul Ilyas, Abustani Indo Santalia Iqbal, Nabiha Amaliah Iskandar Iskandar Ivan Rahmat Santoso J, Jumarni Jabbar, Fitriani Jasad, Usman Julkaranain, Muhammad Kamaruddin, Ratna Kurniati Kurniati Kurniati Zainuddin, Kurniati M. Fais Satrianegara M. Ilham M. Makbul M. Yogi Riyantama Isjoni Magfirah, Adinda Cahya Malik, Masriwaty Mathar, Quraisy Miftahuddin Miftahuddin Mirwan, Mirwan Misbahuddin Misbahuddin Mosibah, Risna MUHAMMAD ALI Muhammad Amri Muhammad Ashari Muhammad Furkan Muhammad Hasan Muhammad Rais Muhammad Yaumi Muhammadiyah Amin Mulyadi, Irvan Mustafa, Zulhas'ari Mutmainnah, Inayatul Nasir, St. Magfirah Natsir, M. Iqbal Ngampo, Muhammad Ali Nur Arifin, Nur Nuryamin Nuryamin, Nuryamin Parhani, Aan Purwasetiawatik, Titin Florentina Rafli, Rahmat Rahim, Zakiyuddin Rasdiyanah, Andi Rasna, Rasna Rian Hidayat Rismadani, Rismadani Risman, Gufrah Risna Mosiba Ruddin, Nurul Istianah Saharuddin Saifuddin Saifuddin Sakka, Abdul Rahman Sakka, Abdurahman Salmawati Salmawati, Salmawati Samiang Katu, Samiang Sitti Asiqah Usman Ali Sitti Raodhah SRI RAHAYU Subehan Khalik Sukmawati, Andi Sunarsi, Sunarsi Syam, Alda Syam, Muh. Taufik Tajibu, Kamaluddin Tasbih Tasbih Tasmin Tangngareng Taufik Tenri Padang, Andi Thulfitrah B., Nurlathifah Tike, Arifuddin Tonang, Muhammad Ulfazah, Yernati Wakia, Nurul Yusdar, Windi Pratiwi Zulfahmi Alwi