Claim Missing Document
Check
Articles

Studi in Silico Senyawa Alam sebagai Kandidat Obat Antikanker Amin, Saeful; Meilani, Yeni; Nabila, Tiana Zulfa; Imani, Anneu Deanti
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i3.2488

Abstract

Kanker tetap menjadi tantangan kesehatan global utama dengan opsi terapeutik yang seringkali dibatasi oleh resistensi obat dan efek samping yang merugikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji potensi senyawa alam sebagai kandidat obat antikanker melalui pendekatan in silico komprehensif. Metode yang diimplementasikan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan analisis terhadap literatur ilmiah terkini (2020-2025) dari database bereputasi. Temuan menunjukkan bahwa senyawa bioaktif dari tanaman seperti Babandotan (Ageratum conyzoides L.) dan Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) memiliki afinitas pengikatan yang signifikan terhadap target molekuler kanker. Kaempferol dan stigmasterol teridentifikasi sebagai inhibitor potensial terhadap reseptor estrogen dan progesteron, sementara Squalene dan 19-hydroxycinnzeylanol-19-glucoside menunjukkan interaksi yang menjanjikan dengan reseptor kanker payudara. Simulasi dinamika molekuler mengkonfirmasi stabilitas kompleks ligan-reseptor ini, dengan analisis RMSD dan RMSF yang mengindikasikan konformasi yang konsisten selama simulasi. Integrasi teknik penambatan molekuler dengan evaluasi farmakokinetik memfasilitasi karakterisasi komprehensif kandidat obat dari perspektif interaksi molekuler dan profil ADMET. Residual asam amino spesifik seperti PHE 98 dan VAL 157 teridentifikasi sebagai determinan krusial dalam pengikatan ligan, menyediakan wawasan berharga untuk optimasi struktur lebih lanjut. Meskipun prediksi komputasional ini menjanjikan, validasi eksperimental tetap merupakan imperatif untuk konfirmasi aktivitas biologis dan karakterisasi mekanistik. Pendekatan terintegrasi yang menggabungkan kimia medisinal berbasis komputasi dengan eksplorasi sumber alam menawarkan strategi efisien untuk pengembangan agen antikanker dengan selektivitas yang ditingkatkan dan toksisitas yang diminimalkan, sekaligus mengatasi keterbatasan terapi konvensional.
Analisis Aktivitas Senyawa Flavonoid Rutin yang Dihasilkan oleh Tanaman sebagai Antidiabetes Amin, Saeful; Fitria, Annisya Ahya; Putri, Listya Nurina; Fajrin, Ari Muhammad
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2489

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit dengan kondisi degeneratif ketika salah satu organ, yaitu pankreas mengalami kesulitan dalam membuat insulin dengan jumlah yang memadai atau ketika suatu tubuh tidak dapat memanfaatkan insulin yang dihasilkannya secara efesien sehingga menyebabkan peningkatan kadar glukosa dalam darah. Salah lah satu senyawa alami berasal dari tanaman yang berkhasiat antidiabetes adalah senyawa flavonoid rutin. Artikel ini bertujuan untuk mengenal dan menambah pengetahuan mengenai aktivitas senyawa flavonoid rutin dalam antidiabetes. Metode penelitian yang digunakan, yaitu metode studi literatur dengan mencari dan memilih artikel-artikel yang berkaitan dengan flavonoid rutin. Hasil penelitian menunjukan bahwa tanaman yang menghasilkan senyawa flavonoid rutin antara lain daun sirsak, jamur Coprinus comatus, daun kersen, kulit durian, kembang telang, daun mimba, madu rambutan, dan ciplukan. Tanaman tersebut berkhasiat menghambat enzim α-amilase dan β-glukosidase sehingga berkontribusi terhadap penurunan kadar gula darah.
Aplikasi Cocrystallization dan Molecularly Imprinted Polymer (MIP) dalam Kimia Medisinal: Optimalisasi Bioavailabilitas dan Selektivitas Obat Amin, Saeful; Sudrajat, Nisya Aulia Rahmatillah; Amelya, Risna; Zahra, Hanum Nurannisa
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2499

Abstract

Aplikasi cocrystallization dan Molecularly Imprinted Polymer (MIP) dalam kimia medisinal berfokus pada optimalisasi bioavailabilitas dan selektivitas obat. Cocrystallization merupakan teknik rekayasa kristal yang meningkatkan kelarutan obat dengan membentuk cocrystal, seperti yang ditunjukkan dalam sintesis cocrystal Glibenclamide-Oxalic Acid, yang berhasil meningkatkan kelarutan dan bioavailabilitas. Di sisi lain, MIP adalah polimer yang dirancang untuk mengenali dan mengikat molekul target dengan selektivitas tinggi, seperti yang terlihat dalam sintesis MIP berbasis akrilamida untuk kafein, yang menunjukkan efisiensi penangkapan yang signifikan. Artikel ini mengeksplorasi kedua pendekatan tersebut, membandingkan efektivitasnya dalam mengatasi tantangan kelarutan dan selektivitas obat, serta memberikan gambaran tentang kontribusi teknik ini dalam pengembangan terapi yang lebih efisien dan aman.
Sinergi Kimia Medisinal dan Komputasi Modern dalam Penemuan Obat Antikanker dari Sumber Alam Amin, Saeful; Syamsudin, Atasya; Ziani, Ziani; Yustianti, Fitria
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i3.2500

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia, yang mendorong kebutuhanmendesak akan pengembangan obat yang lebih efektif dan selektif. Artikel ini bertujuan mengulasperan kimia medisinal dan pendekatan komputasi modern dalam penemuan senyawa antikankerdari sumber alam. Metodologi yang digunakan meliputi studi literatur terhadap riset terkini, denganfokus pada eksplorasi fitokimia, teknik in silico seperti molecular docking, serta prediksi ADMET.Temuan menunjukkan bahwa pendekatan integratif antara kimia medisinal dan komputasi mampumempercepat proses identifikasi kandidat obat potensial, meningkatkan efisiensi, serta menurunkanbiaya riset. Senyawa bioaktif dari tanaman Indonesia terbukti memiliki afinitas kuat terhadap targetprotein kanker dan profil farmakokinetik yang menjanjikan. Penelitian ini menegaskan pentingnyasinergi antara teknologi dan sumber daya alam dalam pengembangan terapi kanker masa depan.
Literatur Review: Peran Kimia Medisinal dalam Penanganan Alzheimer dan Penyakit Neurodegeneratif Amin, Saeful; Nurassyifa, Reva Puspa Rizkia; Awalia, Najla Nisa; Kusumadewi, Fitria Balqis
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i3.2501

Abstract

Kimia medisinal merupakan metode yang penting dalam pengembangan obat yang berfokus pada perancangan senyawa yang berhubungan dengan mekanisme kerja suatu obat, dengan mengembankan suatu struktur kimia dan senyawa aktif dengan cara fisiologis untuk menciptakan agen terapeutik. Pada penyakit neurodegeneratif, kimia medisinal memiliki peran penting dalam mengembangkan terapi baru untuk penyakit neurodegeneratif seperti penyakit Alzheimer dan Parkinson yang secara langsung mengganggu motorik pada para lansia. Tinjauan pustaka ini menggunakan pendekatan sistematis dengan mengumpulkan studi relevan yang diterbitkan antara tahun 2015 – 2025, dengan fokus pada senyawa yang aktif dalam mengobati penyakir neurodegeneratif. Penemuan ini menyoroti urgensi memahami hubungan struktur aktivitas (SAR) dalam pengembangan suatu terapi. Contohnya seperti terapi Aducanumab, antibodi monoklonal yang menargetkan plak amiloid-beta (Aβ), yang merupakan inovasi terapeutik yang menjanjikan, akan tetapi memiliki efek samping yang mengkhawatirkan. Tinjauan ini menekankan perlunya pendekatan interdisipliner, termasuk penggunaan kembali obat dan eksplorasi senyawa alami, untuk meningkatkan kemanjuran pengobatan dan meningkatkan kualitas hidup pasien dengan penyakit neurodegeneratif.
Integrasi Sintesis Senyawa, Eksplorasi Alam, dan Desain Komputasi dalam Kimia Medisinal untuk Pengembangan Obat Antikanker Modern Amin, Saeful; Zahra, Naila Maulida; Az Zahra, Siti Zulfa; Rahmawati, Desti
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i3.2502

Abstract

Kanker masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia dan terus menantang dunia medis untuk menghadirkan terapi yang lebih efektif dan aman. Kimia medisinal menjadi bidang yang sangat penting dalam pengembangan obat antikanker, terutama melalui pendekatan sintesis senyawa baru, pemanfaatan senyawa bioaktif dari alam, dan pemodelan molekul berbasis komputasi. Kajian ini bertujuan untuk mengulas kontribusi dari pendekatan ketiga tersebut secara terintegrasi dalam proses penemuan obat antikanker modern. Penelitian dilakukan dengan metode studi pustaka terhadap enam artikel ilmiah primer yang terbit dalam lima tahun terakhir. Data yang dianalisis mencakup hasil sintesis kimia, eksplorasi senyawa alam, serta simulasi in silico seperti molekuler docking dan analisis QSAR. Hasil kajian menunjukkan bahwa beberapa senyawa seperti turunan tiourea, kompleks logam α-mangostin, dan medioresinol dari kayu manis memiliki potensi antikanker melalui mekanisme penghambatan pertumbuhan sel, interaksi dengan DNA, dan afinitas tinggi terhadap target reseptor kanker. Sinergi antara sintesis kimia, pendekatan komputasi, dan eksplorasi alam terukur mampu mempercepat proses identifikasi senyawa kandidat yang lebih produktif dan meminimalkan toksisitas. Kajian ini memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk pengembangan lebih lanjut, serta mendorong dilakukan uji laboratorium dan praklinis guna memvalidasi terapi potensi dari senyawa-senyawa tersebut.
Sildenafil sebagai Molekul Prototipe: Kajian Literatur Struktur-Kimia dan Relevansinya dalam Desain Inhibitor Fosfodiesterase 5 (PDE5) Amin, Saeful; Setiawati, Tia; Jannah, Isma Aenul; Ibadurrahman, Rifki
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2503

Abstract

Sildenafil telah menjadi molekul prototipe yang penting dalam desain inhibitor fosfodiesterase 5 (PDE5), yang digunakan dalam pengobatan disfungsi ereksi dan hipertensi pulmonal. Artikel ini menyajikan kajian literatur yang membahas struktur-kimia sildenafil dan relevansinya dalam desain inhibitor PDE5 generasi baru, dengan merujuk pada lima artikel ilmiah terbaru. Temuan menunjukkan bahwa modifikasi struktural sildenafil, seperti perubahan pada cincin fenil dan gugus piperazin, dapat meningkatkan potensi dan selektivitasnya terhadap PDE5. Penggunaan pendekatan QSAR (Quantitative Structure-Activity Relationship) dan molecular docking dalam desain obat semakin mempercepat identifikasi senyawa dengan potensi lebih baik. Selain itu, sildenafil dan turunannya juga menunjukkan potensi aplikasi lebih luas dalam pengobatan kanker. Secara keseluruhan, sildenafil tetap menjadi molekul prototipe yang relevan dalam pengembangan PDE5 inhibitor yang lebih selektif dan efektif.
Bioinformatics Study: Molecular Docking of Cat Whiskers Flavonoid Compounds for the Development of Antidiabetic Candidates Amin, Saeful; Rusdaita, Febia Citraeni; Prasetiawati, Riska
Journal of Information System, Technology and Engineering Vol. 2 No. 4 (2024): JISTE
Publisher : Yayasan Gema Bina Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61487/jiste.v2i4.112

Abstract

Diabetes mellitus is a chronic disease characterized by hyperglycemia. In silico studies have been done on flavonoid derivative compounds from the cat's whiskers plant (Orthosiphon stamineus Benth.) on protein tyrosine phosphatase 1B (2F70) and aldose reductase enzymes (4YVP and 4YVX) to see if they can be used as diabetes medicines. The molecular docking of the test compounds found three that were more active than the comparison ligands. One of these was the luteolin compound, which can stop the Protein Tyrosine Phosphatase 1B receptor from working with an ∆G value of -8.05 kcal/mol and a Ki value of 1.25 µM by forming amino acid residues. SER A: 216, ARG A: 221, ALA A: 217, VAL A: 490, TYR A: 46, and ASP A: 181 show that the sinensetin compound can stop the aldose reductase enzyme from working, working with a ∆G value of -7.72 kcal/mol and a Ki value of 2.19 µM to form amino acid residues. ALA B: 25, GLU B: 224, LEU B: 54, HIS B: 222, TRP B: 227, and the 6-hydroxy-5,7,4'-trimethoxyflavone compound can stop the aldose reductase enzyme from working (∆G value of -7.02 kcal/mol, Ki 7.14 µM), which creates amino acid residues. HIS B:117, TYR B:55, SER B:217, PHE B:306. Based on the analysis of these compounds, they exhibit good physicochemical and pharmacokinetic profiles. Additionally, the toxicity analysis confirms that none of these compounds are mutagenic, carcinogenic, or harmful to humans.
Antioxidant Activity of Bawang Lanang (Allium sativum) as a Natural Product-Based Drug Candidate: A Potential Pharmacological Review Auliya, Shafa; Amin, Saeful
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v5i1.1599

Abstract

Developing natural product-based drugs with antioxidant activity represents a promising field in medicinal chemistry. This research aims to examine the potential of bawang lanang (Allium sativum) as a source of natural antioxidants that can be developed into drug candidates. The review method employs a systematic analysis approach to research related to the antioxidant activity of bawang lanang, biochemical mechanisms, and development prospects in medicinal chemistry. The results showed that the ethanol extract of bawang lanang bulbs has strong antioxidant activity with an IC₅₀ value of 13.85 ppm. In comparison, the ethyl acetate fraction exhibits higher activity with an IC₅₀ of 7.27 ppm. Phytochemical analysis identified the presence of flavonoids, saponins, and tannins that contribute to antioxidant activity. The antioxidant potential of bawang lanang is estimated to derive from organosulfur components, especially allicin and its derivatives, which can scavenge DPPH free radicals. Structural modification of bawang lanang bioactive compounds through medicinal chemistry approaches can potentially improve bioavailability and reduce side effects. In conclusion, bawang lanang has great prospects for development as an antioxidant drug through medicinal chemistry approaches with optimization of active compound structures, pharmacokinetic studies, and toxicity evaluation.
From Laboratory to Algorithm: The Role of Computational Methods in New Drug Design Discovery in the Digital Era Fajarini, Syifa Rizkia; Amin, Saeful; Ansyirohanisa; Beni Maulana Habib; Muhammad Rahmat Darmawan
Jurnal FARMASIMED (JFM) Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Farmasimed (JFM)
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/8f4xh746

Abstract

In the digital era, the integration of computational methods in drug discovery has revolutionized laboratory practices, enhancing efficiency and accuracy in drug development. This article provides a comprehensive review of the crucial role of computational technology in accelerating the discovery of new drug compounds, highlighting its impact on the effectiveness and success of pharmaceutical development. Traditional drug discovery methods often require extensive time and high costs, with relatively low success rates in clinical trials. To address these challenges, various computational approaches, such as Molecular Docking, Quantitative Structure-Activity Relationship (QSAR), and machine learning, have been widely adopted in the pharmaceutical industry. This study employs a systematic approach to explore different computational techniques and their applications in identifying potential drug candidates. Findings indicate that computational tools significantly expedite the drug development process, reduce costs, and improve the success rates of clinical trials. The conclusion emphasizes the importance of leveraging computational technology as an innovative strategy in pharmaceutical research and development, ultimately accelerating the discovery of safer and more effective therapies. Keywords: Computation, Drug Discovery, Digital Era, QSAR, Molecular Docking.
Co-Authors Abdurrahman, Muhammad Iqmal Afifah, Fitri Nur Aisyah, Rohmah Ala Anistia Widya Alfarizi, Andris Allita, Nur Alya, Elsa Amelya, Isti Nisa Amelya, Risna Anggi Setiawan, Rio Anisa, Anis Anna Yuliana, Anna Annisa, Hilma Tri Ansyirohanisa Ansyirohanisa, Ansyirohanisa Apriliani, Cici Aprillia, Ade Yeni Ardian, Mohamad Idwar Arman, Siti Alisa Assafa, Zifa Athaya, Rahil Auliya, Shafa Awalia, Najla Nisa Az Zahra, Siti Zulfa Azijah, Rachma Nur Azzahra, Shafa Meyliana Beni Maulana Habib Cahya, Nabilla Amelia Cahyani, Regita Putri Claudya, Stefanie Darmawan, Muhammad Rahmat De Hiban Fauzan Mabruro Destian, Lufi Dian Eka Pratama, Dian Eka Fadli Fadli Fajarini, Syifa Rizkia Fajrin, Ari Muhammad Fatihatul Makia, Fina Fauzi, Rifqi Ahmad Febriana Nur Anggraeni Fernanda, Refa Fitri, Nabila Ainul Fitria, Annisya Ahya Friana, Derina Agus Fuadah, Iga Syamratul GUNAWAN, ADRI Gunawan, Febrianti Rizki Guspiana, Rudi Harahap, Fithriyah Salsabila Hasanah, Muna Shintya Heppi Syofya, Heppi Herawati, Tantri Herdianti, Nita Heryanto, Popih Huda, Dian Fitri Kulyatul Huda, Muhammad Ismail Sabilul Hurry, Zulfan Alfairuz Zabbady Husen, Desinta Nurohman Ibadurrahman, Rifki Ilham Alifiar, Ilham Imani, Anneu Deanti Ira Rahmiyani Jannah, Isma Aenul Judijanto, Loso Justicia, Adhisty Kharisma Jutti Levita Khaerina, Yunisa Kurniawan, Yoga Sugama Kushariyadi Kusumadewi, Fitria Balqis Lansini, Sinka M, Maesaroh Maharani, Cici Maharani, Komang Dewi Maria, Hana Diana Meilani, Yeni Meithasari, Fauziah METI MEGAWATI, METI Muhammad Rahmat Darmawan Muhtar, Nenden Laila Nurafifah Mulhimah, Ai Mustafidah, Syifa Nabila, Liza Salsa Nabila, Nazelia Saila Nabila, Tiana Zulfa Nabila, Yesita Yumna Nadhira Alika Putri Neng Widy Widiyawati Nurahman, Rima Putri Nurassyifa, Reva Puspa Rizkia Nurcahya, Eulis Nurhadiska, Muchamad Nizam Nurliawati, Fadhillathul Paridah, Dea Nur Pebiansyah, Anisa Pitara, Devi Pujiyani, Delya Putri, Listya Nurina Putri, Puspa Virgiantika Adzkia Rachmat, Shinta Widia Rahmawati, Desti Rais, Rinovian Ramadani, Adinda Laisya Ramdhiani, Nova Dwi Rangga Pratama, Andi Riedho Prima Cahya Riesna Apramilda Riska Prasetiawati, Riska Riyanti, Anis Rizky Pratama Putra Rusdaita, Febia Citraeni Rusiyana, Nisrina Putri Salimah, Suci Intan Salsabila Adlina Saputra, Erwin Yuliana Satria, Deagi Taufik Shaleha, Resha Resmawati Sheryl, Vanessa Angelica Slamet Ibrahim - Soegeng Wahyoedi Sophi Damayanti Sri Adi Sumiwi Sudrajat, Nisya Aulia Rahmatillah Sulaeman, Muhammad Ilham Sumantri, Tri Adi Sumardiawan, Dhiyaa Kaamilah Supriatna, Galuh Taruna Syamsudin, Atasya Taufik Hidayat Tia Setiawati Wardiah, Shelya Nurul Weguna, Asti Awaliyah Wibisono, Mohammad Alfin Wihdatunnisa, Imelda Yuliani, Renny Yulianingsih, Tipani Sri Yulianingsih Yustianti, Fitria Zahra, Hanum Nurannisa Zahra, Naila Maulida Zain, Dichy Nuryadin Ziani, Ziani