Claim Missing Document
Check
Articles

Modifikasi Molekul Kimia Senyawa Aktif Dari Tanaman Obat Sebagai Antimalaria Amin, Saeful; Lestari, Nabila; Nurfatimah, Ghefira Shofa; Azhara, Rifa Salma; Ramadhani, Tria Novita Siti; Santika, Mawar
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44457

Abstract

Malaria merupakan penyakit menular yang masih menjadi permasalahan kesehatan global, terutama di wilayah tropis dan subtropis. Ketahanan parasit Plasmodium terhadap obat antimalaria konvensional seperti klorokuin dan artemisinin menjadi tantangan utama dalam pengendalian penyakit ini. Tanaman obat telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional dan diketahui mengandung senyawa aktif dengan potensi antimalaria. Namun, senyawa alami tersebut sering kali memiliki keterbatasan dalam hal bioavailabilitas, stabilitas, serta efektivitas farmakologis. Oleh karena itu, modifikasi struktur kimia senyawa aktif dari tanaman obat menjadi strategi yang menjanjikan untuk meningkatkan aktivitas biologis dan mengurangi efek samping. Tujuan penelitian untuk memperbaiki kelarutan, bioavailabilitas, stabilitas metabolik, serta meningkatkan afinitas terhadap target enzim atau reseptor biologis tertentu (Patwardhan & Mashelkar, 2019). Kajian ini membahas berbagai pendekatan dalam modifikasi molekul, seperti derivatisasi, isosterik, dan hibridisasi, yang telah diterapkan pada senyawa bioaktif seperti kuinon, alkaloid, dan terpenoid. Hasil modifikasi menunjukkan peningkatan efektivitas antimalaria dan memperluas spektrum aktivitasnya terhadap berbagai strain Plasmodium. Dengan demikian, modifikasi kimia terhadap senyawa aktif tanaman obat memberikan potensi besar dalam pengembangan obat antimalaria generasi baru yang lebih efektif dan tahan terhadap resistensi.
Literature Review: Studi In Silico Senyawa Bioaktif Pada Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) Sebagai Antikanker Amin, Saeful; Farhatunnisa, Elsa; Hawari, Khoirul; Fitriani, Lisa; Fadlillah, Raisya Ismah; Khoerunisa, Widia Salsabila
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44460

Abstract

Kanker merupakan penyebab kematian utama di dunia dengan proyeksi peningkatan mencapai 16,4 juta kematian pada tahun 2040. Keterbatasan modalitas pengobatan konvensional mendorong eksplorasi bahan alam seperti kayu secang (Caesalpinia sappan L.) sebagai sumber antikanker potensial. Tujuan : menganalisis dan mengintegrasikan studi in silico terkini mengenai senyawa bioaktif kayu secang sebagai agen antikanker, termasuk identifikasi target molekuler potensial, mekanisme aksi, dan hubungan struktur-aktivitas. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan systematic literature review dengan protokol PRISMA pada lima database elektronik (PubMed, Scopus, Science Direct, Google Scholar, Indonesia One Search) dengan kata kunci relevan dalam rentang 2020-2025. Kriteria inklusi meliputi studi original menggunakan pendekatan in silico yang menganalisis senyawa bioaktif kayu secang dengan fokus pada aktivitas antikanker. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan kayu secang mengandung berbagai senyawa bioaktif terutama fenolik, flavonoid, brasilein, resorsinin, saponin, terpenoid, dan tanin yang berperan dalam menghambat proliferasi sel kanker, menginduksi apoptosis, dan menghambat angiogenesis. Analisis molecular docking menunjukkan interaksi signifikan antara senyawa bioaktif dengan reseptor kunci dalam karsinogenesis, dengan afinitas pengikatan yang tinggi. Simulasi dinamika molekuler mengkonfirmasi stabilitas kompleks ligan-reseptor. Studi farmakokinetik in silico mengindikasikan bioavailabilitas oral yang baik, didukung sistem penghantaran fitosom dengan efisiensi penjerapan 95,44%. Kesimpulan: Pendekatan in silico berhasil mengidentifikasi mekanisme molekuler senyawa kayu secang sebagai antikanker potensial dengan aktivitas multi-target. Direkomendasikan integrasi data in silico dengan data eksperimental untuk pengembangan obat antikanker berbasis kayu secang yang efektif dan aman, termasuk studi toksisitas in silico sebagai langkah awal sebelum uji in vitro dan in vivo.
Literatur Riview: Studi In Silico Senyawa Yang Terkandung Dalam Kulit Buah Manggis (Garnicia Mangostana L. ) Sebagai Anti Kanker Payudara Amin, Saeful; Nurhanifah, Neng Sarah; Putri, Isfahani Maulidah; Murdina, Rd Dina Siti; Irfandi, Fikri Efad; Sahrisyawal, Fajar
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44490

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker dengan prevalensi tertinggi di dunia dan menjadi penyebab utama kematian pada wanita. Oleh karena itu, pencarian agen antikanker dari bahan alam menjadi alternatif yang menjanjikan. Salah satu tanaman yang memiliki potensi sebagai agen antikanker adalah kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.). Kulit buah manggis diketahui mengandung senyawa aktif golongan xanton yang memiliki aktivitas antioksidan, antitumor, dan antikanker yang sangat kuat. Tujuan penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai efektivitas senyawa xanton dalam menghambat perkembangan sel kanker payudara, sekaligus mendorong penelitian lanjutan yang dapat mengarah pada pengembangan obat berbasis bahan alam yang lebih aman dan efisien. Metode dengan studi literatur yang bertujuan untuk mengkaji potensi senyawa xanton dalam kulit buah manggis sebagai agen antikanker payudara melalui pendekatan in silico. Metode in silico merupakan pendekatan komputasi yang digunakan untuk memprediksi interaksi antara senyawa dengan target protein kanker, sehingga dapat digunakan sebagai skrining awal dalam penemuan obat. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa beberapa senyawa xanton seperti α-mangostin, γ-mangostin, dan garcinone E memiliki afinitas kuat terhadap protein yang berperan dalam pertumbuhan sel kanker payudara. Senyawa-senyawa tersebut menunjukkan potensi untuk menghambat proliferasi sel kanker melalui berbagai mekanisme seperti induksi apoptosis dan penghambatan enzim tertentu.
Peran Kimia Medisinal dalam Pengembangan Obat Antikanker: Kajian Literatur tentang Senyawa Bioaktif dari Sumber Alam Amin, Saeful; Azhari, Resi Aulia; Nurmaliya, Fauzia Rifany; Pujawati4, Lexsa; Hamidah, Siti; Sopiyurrohman, M Luthfi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44578

Abstract

Kanker merupakan penyebab kematian utama di seluruh dunia dan menjadi tantangan besar dalam dunia kesehatan global. Terapi konvensional seperti kemoterapi dan radioterapi memiliki banyak keterbatasan, terutama dalam hal selektivitas dan efek samping (Putranto, 2022). Amin et al. (2025) menyatakan bahwa pengembangan terapi kanker yang lebih spesifik dan efektif sangat diperlukan. Tujuan untuk mengkaji kontribusi kimia medisinal dalam desain dan pengembangan senyawa alami sebagai kandidat obat antikanker. Kimia medisinal berperan penting dalam optimalisasi senyawa bioaktif melalui pendekatan struktur-aktivitas dan teknik komputasi seperti QSAR dan molecular docking. Tanaman lokal Indonesia diketahui memiliki kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, dan fenolik yang menunjukkan potensi sebagai agen antikanker. Hasil beberapa senyawa seperti strychnine N-oxide, squalene, dan xanton telah terbukti secara in silico dan in vitro memiliki afinitas tinggi terhadap target kanker. Studi ini menekankan pentingnya pendekatan multidisiplin dalam pengembangan terapi kanker yang lebih efektif dan aman berbasis sumber alam.
Tinjauan Kimia Medisinal Dalam Pengembangan Obat Berbasis Bahan Alam: Studi Literatur Amin, Saeful; Yunarsih, Yuni; Ririhani, Intan; Miraz, Yunisa; Amelia, Nabila; Rizki, Muhamad
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44620

Abstract

Kimia medisinal merupakan bidang ilmu yang sangat penting dalam penemuan dan pengembangan obat modern, terutama yang berbasis bahan alam. Pendekatan ini memungkinkan eksplorasi senyawa bioaktif dari sumber seperti tanaman, mikroorganisme, dan organisme laut. Studi ini bertujuan untuk meninjau secara komprehensif peran kimia medisinal dalam mengembangkan obat yang lebih efektif dan aman, berdasarkan bahan alam. Beberapa metode seperti isolasi senyawa, skrining in silico, serta uji in vitro dan in vivo dikaji dalam konteks efektivitas, efisiensi, dan keberlanjutan. Selain itu, tantangan dalam variabilitas sumber bahan alam, aspek etika, serta regulasi juga dianalisis. Studi literatur ini menekankan pentingnya sinergi antara pendekatan kimia medisinal dan konservasi sumber daya alam untuk inovasi farmasi berkelanjutan. Hasil kimia medisinal memainkan peran penting dalam pengembangan obat berbasis bahan alam dengan memadukan teknologi modern dan pengetahuan tradisional
Pendekatan In Silico Senyawa Bioaktif Tanaman Obat Tradisional Terhadap Target Sars-Cov-2 Amin, Saeful; Nabilah, Luthfiyah; Salsabila, Dinda Aulia; Maulana, Riza; Arifin, Nizar Nurul; Rojabi, Mochamad Fahad
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44624

Abstract

Pandemi COVID-19 mendorong kebutuhan akan terapi baru yang efektif dan aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi senyawa bioaktif dari tanaman obat tradisional Indonesia terhadap protein utama SARS-CoV-2 menggunakan pendekatan kimia medisinal in silico. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi potensi senyawa bioaktif dari tanaman obat tradisional Indonesia terhadap protein SARS-CoV-2 melalui pendekatan kimia medisinal in silico, untuk mengidentifikasi kandidat senyawa antivirus yang menjanjikan dan memberikan dasar ilmiah untuk pengembangan terapi berbasis bahan alam. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kontrastif terhadap hasil molecular docking dari berbagai publikasi ilmiah terkini. Hasil menunjukkan bahwa senyawa seperti kurkumin, kuersetin, myricetin, dan neoandrographolide memiliki afinitas tinggi terhadap enzim target virus, seperti 3CLpro dan PLpro, bahkan melebihi kontrol positif remdesivir. Temuan ini menunjukkan potensi besar tanaman lokal sebagai sumber kandidat antivirus alami. Pendekatan komprehensif yang digunakan juga memperkuat keandalan hasil dan mendukung pentingnya eksplorasi lebih lanjut melalui studi in vitro dan in vivo. Penelitian ini memberikan landasan ilmiah untuk pengembangan terapi COVID-19 berbasis bahan alam.
Mekanisme Kerja Obat Anti Diabetes Golongan Biguanid dan Sulfonilurea Tinjauan Kimia Medisinal Amin, Saeful; Saraswati, Eka; Ilhami, Dinda Ayu Dara; Muliadi, Prayoga; Anggraeni, Yuniar Dwi; Pratama, Andika
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44627

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan salah satu penyakit metabolik yang paling umum, ditandai oleh resistensi insulin dan gangguan sekresi insulin yang menyebabkan hiperglikemia kronis. Penanganan farmakologis umumnya dilakukan melalui pemberian obat hipoglikemik oral, di antaranya yang paling sering digunakan adalah golongan biguanid dan sulfonilurea. Dalam perspektif kimia medisinal, biguanid seperti metformin bekerja terutama dengan menjghambat glukoneogenesis di hati dan meningkatkan ambilan glukosa oleh jaringan perifer tanpa menstimulasi sekresi insulin. Mekanisme ini melibatkan aktivasi jalur AMP-activated protein kinase (AMPK). Tinjauan ini juga membahas struktur molekul kedua kelas obat, keterkaitan antara struktur kimia dan aktivitas biologisnya (SAR), serta profil farmakokinetik dan potensi efek samping. Tujuan literatur memberikan pemahaman mendalam terhadap aspek kimia dan mekanisme kerja obat ini penting untuk pengembangan terapi yang lebih selektif dan minim efek samping bagi pasien diabetes. Hasil kedua golongan obat ini sama-sama efektif dalam penanganan DMT2, tetapi pemilihan terapi harus dilakukan dengan mempertimbangkan mekanisme, potensi efek samping, serta kondisi pasien secara individu untuk memberikan penanganan terbaik dan meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes.
Peranan Kimia Medisinal Terhadap Pengembangan Obat Baru Dalam Terapi Anti Kanker Amin, Saeful; Liugiarto, Carolin Denisti; Rachma, Risma Nuraulia; Rahayu, Resna Gita; Jibril, Shaira; Melayu, Nasywa Nada
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44872

Abstract

Kanker adalah penyakit kronis yang menjadi tantangan besar dalam kesehatan global, dengan angka kematian yang terus meningkat. Disiplin ini memungkinkan untuk mengidentifikasi senyawa dengan aktivitas antikanker yang kuat dan efek samping minimal dengan menggunakan pendekatan dan mekanisme kerja berbasis struktur. Untuk meningkatkan kemanjuran dan selektivitas obat-obatan, berbagai metode kontemporer digunakan, termasuk desain berbantuan komputer, penelitian farmakokinetik, dan perubahan struktural kimia. Selain itu, kemajuan dalam kimia medis telah menciptakan peluang untuk menciptakan perawatan kanker yang lebih akurat. Tujuan penelitian ini untuk merancang dan memnsiitetis senyawa baru dengan aktivitas yang lebih baik dibandingkan dengan obat yang sudah ada, menguji aktivitas sitotoksik senyawa secara in vitro pada sel kanker dan menganalisi hubungan struktur-aktivitas untuk menemukan senyawa dengan efek samping minimal. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode memodifikasi struktur senyawa, uji aktivitas biologis (in vitro & in vivo) dan analisis qsar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa senyawa 1-(4-tert-butilbenzoiloksi) urea memiliki aktivitas sitotoksik yang lebih tinggi dibandingkan 1-(benzoiloksi)urea dan hidroksiurea. Nila dari senyawa ini adalah 59,15 μg/mL, lebih rendah dibandingkan senyawa pembanding lainnya (hidroksiurea: 430,21 μg/mL), yang berarti senyawa ini lebih efektif dalam membunuh sel kanker, beberapa turunan N-benzoyl-N'-(4-fluorophenyl) thiourea menunjukkan kemungkinan efek mutagenik, sehingga aspek toksisitas perlu diperhatikan.
Review Artikel: Pendekatan Molecular Docking dalam Penemuan Senyawa Alami sebagai Penghambat Enzim Diabetes Tipe 2 Amin, Saeful; Huda, Muhammad Ismail Sabilul
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i1.264

Abstract

Pendekatan molecular docking merupakan salah satu metode in silico yang banyak digunakan dalam penemuan obat baru, termasuk senyawa alami yang berpotensi sebagai antidiabetes. Peneltian ini bertujuan untuk mengulas penggunaan molecular docking dalam mengidentifikasi senyawa-senyawa alami sebagai penghambat enzim yang terlibat dalam diabetes melitus tipe 2, khususnya α-glukosidase dan PPAR-γ. Studi dilakukan melalui telaah pustaka dari berbagai artikel ilmiah yang diperoleh dari Google Scholar. Hasil review menunjukkan bahwa beberapa senyawa seperti palmatine, berberine, astaxanthin, canthaxanthin, medicagol, euphol, isorhoifolin, kaempferol, dan skopoletin memiliki afinitas pengikatan yang cukup tinggi terhadap target enzim tersebut. Kaempferol dan skopoletin menunjukkan energi ikatan bebas paling rendah terhadap PPAR-γ, yaitu −10.70 dan −9.81 kcal/mol. Hasil ini menunjukkan bahwa senyawa alami berpotensi menjadi kandidat multitarget untuk pengembangan terapi antidiabetes berbasis fitokimia.
Optimalisasi Penyuluhan Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan Keluarga Pasien Tentang Penyakit Asma : Studi Pretest-Posttest di RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya Amin, Saeful; Anisa, Anis; Afifah, Fitri Nur; Nurahman, Rima Putri; Destian, Lufi; Fuadah, Iga Syamratul; Saputra, Erwin Yuliana
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i3.1654

Abstract

Asthma is a chronic disorder of the respiratory tract characterized by the appearance of symptoms such as shortness of breath, coughing, wheezing, chest tightness that appear repeatedly and vary. This study aims to evaluate the effectiveness of health education in improving the knowledge of patient families about asthma. The pretest-posttest study was conducted at Dr. Soekardjo Tasikmalaya Hospital on 12 participants with interventions in the form of lectures and leaflet presentations. The results of the paired t-test showed a significant increase p = 0.002 (p 0.05) in the knowledge score after education. This indicates that the increase in score after the provision of material has statistical significance. These findings support the importance of education programs as an effort to control asthma in the community.ABSTRAKAsma adalah gangguan kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan munculnya gejala seperti sesak napas, batuk, mengi, sesak dada yang muncul secara berulang dan bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan keluarga pasien tentang penyakit asma. Studi pretest-posttest dilakukan di RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya pada 12 peserta dengan intervensi berupa ceramah dan penyajian leaflet. Hasil uji paired t-test menunjukan peningkatan signifikan p=0,002 (p0,05) pada skor pengetahuan pasca penyuluhan. Hal tersebut menandakan bahwa peningkatan skor setelah pemberian materi memiliki signifikansi secara statistik. Temuan ini mendukung pentingnya program edukasi sebagai upaya pengendalian penyakit asma dikomunitas.
Co-Authors Abdurrahman, Muhammad Iqmal Adelita, Keysha Putri Aeni, Sini Qurota Afifah, Fitri Nur Agustin, Mutiara Agustin, Salsabila Cahyadiana Agustina, Tasya Agustriana, Widya Ainunisa, Alma Amalia Aisyah, Rohmah Ala Anistia Widya Alfarizi, Andris Allita, Nur Alya, Elsa Amanda NR, Nadila Amelia, Nabila Amelya, Isti Nisa Amelya, Risna Andika Pratama Andini, Mawar Andriani, Della Anggi Setiawan, Rio Anggraeni, Yuniar Dwi Anisa, Anis Anjani, Puteri Tita Anna Yuliana, Anna Annisa, Hilma Tri Ansyirohanisa Ansyirohanisa, Ansyirohanisa Apriliani, Cici Aprillia, Ade Yeni Ardian, Mohamad Idwar Arifin, Nizar Nurul Arman, Siti Alisa Assafa, Zifa Athaya, Rahil Athollah, Rifqi Nabil Aulia, Mila Auliya, Shafa Awalia, Najla Nisa Ayu Wulandari Az Zahra, Siti Zulfa Azhara, Rifa Salma Azhari, Resi Aulia Azijah, Rachma Nur Azzahra, Shafa Meyliana Beni Maulana Habib Cahya, Nabilla Amelia CINDY CINDY Claudya, Stefanie Daniswara, Fawwaz Darmawan, Muhammad Rahmat Darusman, Rafly Fadillah De Hiban Fauzan Mabruro Destian, Lufi Dewi, Sabrina Putriansyah Dian Eka Pratama, Dian Eka Dienia, Wida Salsabila Diva, Amadita Jacinda Dwi, Syamsiati Eka Saraswati Esti Mumpuni, Esti Euis, Euis Fadli Fadli Fadlillah, Raisya Ismah Fajarini, Syifa Rizkia Fajrin, Ari Muhammad Farhatunnisa, Elsa Fatihatul Makia, Fina Fauzi, Rifqi Ahmad Febriana Nur Anggraeni Febriyanti, Nadia Rahma Fernanda, Refa Firdaus, Muhammad Riffa Fitri, Nabila Ainul Fitria, Annisya Ahya Friana, Derina Agus Fuadah, Iga Syamratul Ghassani, Shefila GUNAWAN, ADRI Gunawan, Febrianti Rizki Guntara, Giri Guspiana, Rudi Hamzah, Dzaky Harahap, Fithriyah Salsabila Hasanah, Muna Shintya Hawari, Khoirul Heppi Syofya, Heppi Herawati, Tantri Herdianti, Nita Heryanto, Popih Hoerunisa, Pina Huda, Dian Fitri Kulyatul Huda, Muhammad Ismail Sabilul Hurry, Zulfan Alfairuz Zabbady Husen, Desinta Nurohman Ibadurrahman, Rifki Ilham Alifiar, Ilham Ilhami, Dinda Ayu Dara Illavana, Nazara Imani, Anneu Deanti Ira Rahmiyani Irfandi, Fikri Efad Ismail, Alya Auliya Jannah, Isma Aenul Jibril, Shaira Judijanto, Loso Juliyana, Anjar Justicia, Adhisty Kharisma Jutti Levita Khaerina, Yunisa Khoerunisa, Widia Salsabila Khoirunnisa, Aliifah Kurniawan, Yoga Sugama Kushariyadi Kusumadewi, Fitria Balqis Lansini, Sinka Leandra, Dhea Nova Lestari, Nabila Lestari, Siti Laesa Lisa Fitriani Liugiarto, Carolin Denisti M, Maesaroh Maharani, Cici Maharani, Komang Dewi Malika, Ardina Malika, Dea Maria, Hana Diana MAULANA, RIZA Maulida, Nazwa Lutfia Meilani, Yeni Meithasari, Fauziah Melayu, Nasywa Nada METI MEGAWATI, METI Meyanti, Reti Miraz, Yunisa Muhamad Rizki Muhammad Rahmat Darmawan Muhtar, Nenden Laila Nurafifah Mulhimah, Ai Muliadi, Prayoga Murdina, Rd Dina Siti Mustafidah, Syifa Muttaqin, Muhammad Zainal Nabila, Liza Salsa Nabila, Nazelia Saila Nabila, Tiana Zulfa Nabila, Yesita Yumna Nabilah, Luthfiyah Nadhira Alika Putri Neng Widy Widiyawati Niktar, Indika Nisa, Fika Fahrun Nugraha, Rangga Nuraeni, Tania Nuraeni, Tiwi Nurafifah, Shifa Nurahman, Rima Putri Nurassyifa, Reva Puspa Rizkia Nurcahya, Eulis Nurfatimah, Ghefira Shofa Nurhadiska, Muchamad Nizam Nurhanifah, Hana Nurhanifah, Neng Sarah Nurliawati, Fadhillathul Nurmaliya, Fauzia Rifany Oktaviani, Sindi Olivian, Nauval Sebastian Padan, Rizki Nina Paridah, Dea Nur Paujiah, Lusi Pebiansyah, Anisa Pitara, Devi Prasetyo, Andri Prasetyo Pratomo, Dimas Wahyu Pujawati4, Lexsa Pujiyani, Delya Puspita, Dea Putri, Alifia Chlorena Putri, Ika Indriani Putri, Isfahani Maulidah Putri, Listya Nurina Putri, Puspa Virgiantika Adzkia Rachma, Risma Nuraulia Rachmat, Shinta Widia Rahayu, Nikeu Rahayu, Resna Gita Rahmadhani, Sekar Harsti Rahmawati, Desti Rais, Rinovian Ramadani, Adinda Laisya Ramadhani, Tria Novita Siti Ramdhiani, Nova Dwi Ramdlani, Fahmi Rangga Pratama, Andi Riedho Prima Cahya Riesna Apramilda Ririhani, Intan Riska Prasetiawati, Riska Rizky Pratama Putra Rojabi, Mochamad Fahad Rusdaita, Febia Citraeni Rusiyana, Nisrina Putri Sabila, Sipa Sahrisyawal, Fajar Salimah, Suci Intan Salma, Rifa Fakhriah Salsabila Adlina Salsabila, Dinda Aulia Santika, Mawar Saputra, Erwin Yuliana Satria, Deagi Taufik Seryarini, Ririn Shaleha, Hafizha Nur Shaleha, Resha Resmawati Sheryl, Vanessa Angelica Siti Hamidah Slamet Ibrahim - Soegeng Wahyoedi Sophi Damayanti Sopiyurrohman, M Luthfi Sri Adi Sumiwi Sudrajat, Nisya Aulia Rahmatillah Sulaeman, Muhammad Ilham Sumantri, Tri Adi Sumardiawan, Dhiyaa Kaamilah Supriatna, Galuh Taruna Sutisna, Muhamad Hilmi Syamsudin, Atasya Syarifah, Siti Nurlaelatu Taufik Hidayat Tia Setiawati Ulpah, Mariah Wardiah, Shelya Nurul Wati, Erez Widya Weguna, Asti Awaliyah Wibisono, Mohammad Alfin Widiyanti, Risma Wihdatunnisa, Imelda Wijayanti, Nimas Ayu Kencana Yuliani, Renny Yulianingsih, Tipani Sri Yulianingsih Yunarsih, Yuni Yustianti, Fitria Zahra, Hanum Nurannisa Zahra, Naila Maulida Zain, Dichy Nuryadin Ziani, Ziani Zulvana, Anggi