Claim Missing Document
Check
Articles

PENYULUHAN GIZI ANAK SEBAGAI KUNCI PENCEGAHAN STUNTING PADA MASYARAKAT DESA GUNUNGSARI Amin, Saeful; Amelya, Isti Nisa; Lansini, Sinka; Cahya, Nabilla Amelia; Rachmat, Shinta Widia; Gunawan, Adri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25806

Abstract

Abstrak: Dalam upaya menanggulangi masalah kekurangan gizi yang sering terjadi pada anak dan ibu hamil, khususnya stunting, sebuah program pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan di Desa Gunungsari. Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ibu-ibu terhadap masalah stunting atau gizi buruk. Program ini menggunakan metode sosialisasi yang didukung oleh penggunaan alat visual seperti proyektor untuk presentasi, serta distribusi pamflet yang berisi informasi tentang cara pencegahan stunting.Dalam pelaksanaan program ini, kerja sama terjalin antara Tim KKN yang beranggotakan 5 orang, 5 kader yang bertugas memandu jalannya program, dan seorang bidan setempat di Desa Gunungsari. Selama kegiatan, pamflet tentang stunting dibagikan kepada para peserta saat materi disampaikan. Keberhasilan program diukur dengan memberikan pretest dan posttest untuk menilai pemahaman peserta mengenai penyuluhan stunting. Fokus utama dari kegiatan ini adalah pada ibu-ibu yang memiliki bayi atau balita di desa tersebut. Hasil dari observasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mengenai stunting sebesar 61% di antara para peserta. Peningkatan ini menandakan keberhasilan yang signifikan dalam mengangkat kesadaran dan pengetahuan masyarakat lokal tentang masalah stunting dan gizi buruk. Kegiatan ini membuktikan bahwa dengan pendekatan yang tepat dan kolaboratif, pengetahuan tentang stunting di Desa Gunungsari dapat ditingkatkan secara efektif, memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakatAbstract: In an effort to tackle the issue of malnutrition commonly occurring among children and pregnant women, particularly stunting, a community service program was implemented in Gunungsari Village. The primary goal of this program was to raise awareness and knowledge among mothers about the problem of stunting or poor nutrition. The program utilized socialization methods supported by visual aids like projectors for presentations, along with the distribution of pamphlets containing information on stunting prevention. The implementation involved collaboration between a Community Service Team consisting of five members, five community health workers guiding the program, and a local midwife in Gunungsari Village. During the activities, pamphlets about stunting were distributed to participants as the material was presented. The success of the program was measured by administering pretests and posttests to assess the participants' understanding of the stunting counseling. The main focus of the activity was on mothers with infants or toddlers in the village. Observations showed a 61% increase in knowledge about stunting among the participants. This increase indicates a significant success in raising local community awareness and knowledge about stunting and malnutrition issues. This activity demonstrates that with the right and collaborative approach, knowledge about stunting in Gunungsari Village can be effectively enhanced, providing a positive impact on the health and well-being of the community.
Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat untuk upaya penurunan angka stunting dengan program Gerakan Masyarakat Cegah Stunting (GEMASTING) di Dusun Ciakar, Desa Sukaratu, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Taskmalaya Herawati, Tantri; Maria, Hana Diana; Amin, Saeful; Wibisono, Mohammad Alfin; Apriliani, Cici; Paridah, Dea Nur; Wardiah, Shelya Nurul
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i9.22080

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan utama di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan seperti Dusun Ciakar, Desa Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai pencegahan stunting melalui edukasi berbasis komunitas. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Materi penyuluhan meliputi pengenalan stunting, pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), konsep gizi seimbang berbasis pangan lokal, serta edukasi “Isi Piringku”. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan rata-rata skor pengetahuan peserta dari 79,44 menjadi 94,72. Penyuluhan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu mengenai pencegahan stunting. Keterlibatan kader dan tokoh lokal turut memperkuat keberhasilan kegiatan. Dengan peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat membentuk perilaku positif dalam pengasuhan dan pemenuhan gizi anak, sehingga mendukung upaya penurunan angka stunting secara berkelanjutan. Kata Kunci: Stunting, Edukasi Kesehatan, Gizi Seimbang, Pangan Lokal, Kesehatan Anak   ABSTRACT Stunting is one of the chronic nutritional problems that remains a major challenge in Indonesia, particularly in rural areas such as Ciakar Hamlet, Sukaratu Village, Tasikmalaya Regency. This activity aims to improve mothers' knowledge about stunting prevention through community-based education. The methods used include lectures, discussions, and pre-tests and post-tests to measure knowledge improvement. The educational materials covered an introduction to stunting, the importance of the first 1,000 days of life (HPK), the concept of balanced nutrition based on local foods, and the “Isi Piringku” (My Plate) education program. Evaluation results showed a significant increase in the average knowledge score of participants from 79.44 to 94.72. This educational program proved effective in improving mothers' understanding of stunting prevention. The involvement of community health workers and local leaders further strengthened the success of the activity. With this increased knowledge, it is hoped that positive behaviors in child care and nutrition will be fostered, thereby supporting sustained efforts to reduce stunting rates.  Keywords: Stunting, Health Education, Balanced Nutrition, Local Food, Child Health 
Literature Review: Potensi Senyawa Alkaloid Dalam Inhibisi Enzim Asetilkolinerase Melalui Pendekatan In Silico Untuk Terapi Alzheimer Annisa, Hilma Tri; Amin, Saeful
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 8 (2025): September
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17283347

Abstract

Alzheimer’s disease is a major neurodegenerative disorder characterized by progressive cognitive decline, memory loss, and behavioral impairment. A therapeutic approach widely employed is the inhibition of acetylcholinesterase (AChE) to sustain acetylcholine levels in the synaptic cleft. Alkaloids, abundantly found in medicinal plants, have demonstrated promising activity as AChE inhibitors. With advances in computational techniques, in silico methods including molecular docking, molecular dynamics (MD), density functional theory (DFT), and ADMET prediction are increasingly used to evaluate molecular interactions efficiently prior to in vitro or in vivo validation. This study aims to review the potential of alkaloids in inhibiting AChE through in silico approaches for Alzheimer’s therapy. A systematic literature review was conducted using PubMed, ScienceDirect, ResearchGate, and Google Scholar with structured keywords, covering publications from 2015 to 2025. Out of 15 identified studies, 10 were screened, and 5 met eligibility criteria. The findings indicate that key alkaloids such as berberine, palmatine, huperzine A, and biflavanone exhibited binding affinities comparable to or greater than standard ligands, with stable hydrogen bonding and hydrophobic interactions at the catalytic active site (CAS) and peripheral anionic site (PAS) of AChE. Studies by Qi et al. (2022) and Rawat et al. (2024) confirmed these results through in vitro validation, while Guo et al. (2020) and Negru et al. (2025) reported favorable ADMET profiles supporting their pharmacokinetic feasibility. In conclusion, alkaloids represent strong candidates for Alzheimer’s therapy via AChE inhibition, and in silico strategies play a pivotal role in accelerating active compound screening and drug development efficiency.
Inhibitor Enzim sebagai Terapi Targeted dalam Kanker: Tinjauan Kimia Medisinal Darmawan, Muhammad Rahmat; Amin, Saeful
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i3.257

Abstract

Cancer is a leading cause of global mortality, necessitating more effective and selective therapies. This study aims to evaluate the potential of enzyme inhibitors, particularly kinase inhibitors, as targeted therapy in cancer treatment. The methodology employed is an in vitro experimental design, testing against cancer cell lines MCF-7, A549, and HT-29. The results indicate that kinase inhibitors significantly reduce cancer cell viability with lower IC50 values compared to protease inhibitors. These findings underscore the greater potential of kinase inhibitors as a safer and more effective alternative cancer therapy. In conclusion, this research provides new insights into the use of enzyme inhibitors in cancer therapy and opens avenues for the development of new compounds that could enhance clinical outcomes in the future. It is recommended to explore the combination of enzyme inhibitors with other therapies and conduct clinical studies to evaluate their effectiveness in a broader patient population.
Literature Review: Potensi Senyawa Bahan Alam Sebagai Inhibitor A-Glukosidase Untuk Terapi Diabetes Melitus Melalui Pendekatan Molecular Docking Weguna, Asti Awaliyah; Amin, Saeful
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 8 (2025): September
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17281128

Abstract

Type 2 diabetes mellitus is a chronic metabolic disorder characterized by elevated blood glucose levels due to insulin resistance. One effective therapeutic strategy is the inhibition of the ?-glucosidase enzyme, which plays a crucial role in carbohydrate breakdown into glucose. This study aims to review the potential of natural compounds as ?-glucosidase inhibitors for diabetes therapy through a molecular docking approach. Literature searches were conducted through PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar databases (2020–2025), and eight eligible articles were analyzed. The results revealed that orientin, vitexin, and reserpine from Sonneratia alba, pimaric acid from Michelia champaca, mimopudine from Mimosa pudica, apigenin from Psidium guajava, and spirost-8-en-11-one from Momordica charantia exhibited stronger binding affinities than acarbose. Their interactions with key catalytic residues (Asp215, Glu277, His351, and Asp542) indicate a strong inhibitory potential against ?-glucosidase. These findings suggest that flavonoids, alkaloids, and triterpenoids from medicinal plants possess significant potential as natural ?-glucosidase inhibitors that are safer and more effective. Further in vitro and in vivo studies are recommended to validate their pharmacological activity and safety prior to clinical application.
Peran Kimia Medisinal dalam Pengembangan Obat Modern: Dari Senyawa Alami hingga Rekayasa Molekuler Amin, Saeful; Ramadani, Adinda Laisya
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i3.268

Abstract

Kimia medis memainkan peran penting dalam pengembangan obat-obatan modern, dengan fokus pada penemuan, desain, dan pengoptimalan senyawa kimia untuk penggunaan terapeutik. Bidang ini telah berkembang secara signifikan, memanfaatkan kemajuan dalam kimia komputasional dan rekayasa molekuler untuk meningkatkan kemanjuran kandidat obat. Senyawa alami, seperti Antimycin A3 dan asam galat, telah dimodifikasi untuk meningkatkan potensi terapeutiknya terhadap penyakit seperti kanker payudara dan malaria. Lebih jauh lagi, integrasi teknologi nanopartikel telah merevolusi sistem penghantaran obat, memungkinkan terapi terarah yang meminimalkan efek samping sekaligus memaksimalkan kemanjuran pengobatan. Artikel ini mengeksplorasi kontribusi kimia medis terhadap pengembangan obat, menyoroti pentingnya hubungan struktur-aktivitas, modifikasi molekuler, dan metode penghantaran inovatif dalam mengatasi tantangan kesehatan kontemporer. Hasi: Kimia medisinal memainkan peran yang sangat penting dalam perkembangan ilmu farmasi modern. Melalui pendekatan multidisipliner yang menggabungkan kimia organik, biokimia, farmakologi, dan teknologi nano, bidang ini mampu menciptakan senyawasenyawa obat yang lebih efektif, aman, dan spesifik terhadap target biologis. Senyawa alami masih menjadi titik awal yang penting dalam pencarian obat baru, tetapi tantangan seperti rendahnya bioavailabilitas dan toksisitas sering kali memerlukan modifikasi struktur molekul untuk mengoptimalkan efektivitasnya.
Pembangunan Sumber Daya Manusia Indonesia Di Era Digital: Pembahasan Pada Seminar Oleh Dosen Lintas Perguruan Tinggi Wahyoedi, Soegeng; Apramilda, Riesna; Rais, Rinovian; Kushariyadi; Judijanto, Loso; Amin, Saeful; Syofya, Heppi; Anshori, M. Isa
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1709

Abstract

Seminar yang diadakan oleh kolaborasi lintas perguruan tinggi dengan mengangkat tema besar pembangunan sumber daya manusia Indonesia di era digital bertujuan untuk memberikan edukasi dan wawasan pada para peserta tentang bagaimana upaya dan strategi yang perli disiapkan oleh organisasi hari ini dan juga dosen sebagai tenaga pendidikan di perguruan tinggi dalam membangun kapasitas serta kesiapan mental dari peserta didik, agar mereka mampu bersaing dengan sumber daya manusia lainnya di era digital. Topik dari seminar adalah tentang membangun kesiapan manusia Indonesia agar memiliki kualitas dan kompetensi di era digital. Peserta yang mayoritas dosen diharapkan mampu mengambil bagian dan menjadi agen perubahan di institusi nya masing-masing. Dosen memiliki peran dan andil penting dalam mempersiapkan setiap lulusan yang mumpuni dan mampu berkontribusi dalam menghadapi tantangan Indonesia emas. Tidak hanya dosen, namun perguruan tinggi sebagai pilar terakhir dalam proses pendidikan juga diharapkan mampu mengakomodir dan memfasilitasi proses pembentukan kapasitas dari setiap lulusan. Seminar diadakan pada hari Sabtu, 14 September 2024 secara daring melalui aplikasi zoom. Seminar terselenggara atas kerjasama lintas perguruan tinggi di Indonesia. Simpulan dari kegiatan seminar adalah bahwa organisasi hari ini membutuhkan tenaga kerja yang terampil dan mahir dalam menggunakan dan mengoperasikan peralatan digital baik itu untuk tujuan operasional ataupun strategis, sehingga kapasitas dari lulusan harus disiapkan dengan sangat matang oleh setiap tenaga pendidik agar tercipta manusia Indonesia yang punya kualifikasi handal di era digital.
Eksplorasi Senyawa Alami sebagai Agen Terapeutik: : Studi Aktivitas Antioksidan dan Potensi Antivirus Berdasarkan Data Spektroskopi dan Docking Molekuler Amin, Saeful; Maharani, Komang Dewi; Putra, Rizky Pratama; Huda, Dian Fitri Kulyatul
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2471

Abstract

Penyakit infeksi akibat virus, menimbulkan dampak besar terhadap kesehatan global dan sistem pelayanan kesehatan. Virus ini memiliki tingkat penularan yang tinggi dan menyebabkan berbagai manifestasi klinis, mulai dari gejala ringan hingga gangguan sistemik berat. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi potensi senyawa alami sebagai agen terapeutik melalui pendekatan uji aktivitas antioksidan dan pemodelan molekuler terhadap protein target virus SARS-CoV-2. Ekstrak etanolik bawang putih (Allium sativum) dan minyak atsiri cengkeh (Syzygium aromaticum) digunakan sebagai sampel utama. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH, sementara identifikasi senyawa dilakukan melalui GC-MS. Simulasi molecular docking dilakukan menggunakan AutoDock terhadap protein target 3CLpro (PDB ID 6LU7). Hasil menunjukkan bahwa eugenol dan allicin memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi serta afinitas pengikatan yang kuat terhadap protein target. Studi ini menunjukkan bahwa pendekatan multidisiplin dapat digunakan dalam skrining awal kandidat terapeutik berbasis bahan alam untuk terapi penyakit infeksi, termasuk COVID-19.
Efektivitas Tanaman Obat Antidiabetik Dalam Tinjauan Bioinformatik Amin, Saeful; Friana, Derina Agus; Satria, Deagi Taufik; Hasanah, Muna Shintya
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2479

Abstract

Kadar glukosa darah tinggi akibat sintesis insulin yang tidak memadai oleh pankreas adalah ciri diabetes melitus, kondisi metabolik kronis. Obat herbal tradisional menawarkan alternatif untuk mengendalikan diabetes, dengan ramuan tertentu yang dapat menurunkan kadar gula darah tanpa efek samping. Riset ini bertujuan mengevaluasi kemanjuran obat tradisional sebagai terapi antidiabetik. Metode yang digunakan melibatkan tahapan membaca, memahami, membandingkan, merangkum, dan menyimpulkan dari literatur jurnal yang diperoleh sebanyak 5 artikel dari sumber PubMed, Google Scholar, dan Elsevier. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa dari berbagai jurnal yang dipelajari, jenis tanaman seperti Gymnema sylvestre, kunyit, dan bawang putih. Selain itu buah paria daun kumis kucing, biji kemrunggi, jamu Saintifik yang terdiri dari daun salam, sambiloto, kayu manis dan temulawak cukup efektif dalam mencegah penyakit DM dan menurunkan kadar gula.
Potensi Senyawa Kurkumin (Curcuma longa L.) dalam Pengembangan Obat Malaria Amin, Saeful; Claudya, Stefanie; Mulhimah, Ai; Allita, Nur
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2485

Abstract

Curcuma longa atau yang lebih akrab disebut dengan kurkumin, merupakan salah satu senyawa yang berasal dari tumbuhan kunyit. Di dalam kunyit, kurkumin dapat ditandai dengan warna kuning yang cukup terang. Sedangkan pada tumbuhan temulawak, senyawa kurkumin terdapat pada bagian rimpang yang memiliki warna kuning terang.  Selain sebagai pengembangan obat antikanker, kurkumin memiliki khasiat lain seperti bisa menjadi potensi mengobati malaria di dalam tubuh dan juga menangkal ancaman bakteri maupun radikal bebas yang dinilai berbahaya dalam tubuh. Dalam dunia medis yang sudah modern ini, pengembangan obat malaria dari senyawa kurkumin masih dipercayai. Hal ini dikarenakan, kurkumin cendrung lebih aman bila dibandingkan dengan obat obat yang telah menggunakan sistem sintetik kimia atau tidak lagi alami. Pada obat-obatan yang telah mengalami sintesis kimia, ada kemungkinan risiko dan efek samping yang lebih besar dibandingkan dengan bahan-bahan alami. Dalam potensi pengembangan obat malaria ini, sangat diperlukan agribisnis yang besar dan juga penyediaan bahan bakunya harus dipastikan tetap ditanam dan dikembangkan. Hal ini diharapkan, agar produksi tanaman obat di Indonesia tidak punah dan bisa mendunia hingga mancanegara. Pengembangan kurkumin sebagai obat malaria didukung oleh beberapa penelitian dan juga jurnal mengenai obat malaria dari dalam komponen kunyit.
Co-Authors Abdurrahman, Muhammad Iqmal Afifah, Fitri Nur Aisyah, Rohmah Ala Anistia Widya Alfarizi, Andris Allita, Nur Alya, Elsa Amelya, Isti Nisa Amelya, Risna Anggi Setiawan, Rio Anisa, Anis Anna Yuliana, Anna Annisa, Hilma Tri Ansyirohanisa Ansyirohanisa, Ansyirohanisa Apriliani, Cici Aprillia, Ade Yeni Ardian, Mohamad Idwar Arman, Siti Alisa Assafa, Zifa Athaya, Rahil Auliya, Shafa Awalia, Najla Nisa Az Zahra, Siti Zulfa Azijah, Rachma Nur Azzahra, Shafa Meyliana Beni Maulana Habib Cahya, Nabilla Amelia Cahyani, Regita Putri Claudya, Stefanie Darmawan, Muhammad Rahmat De Hiban Fauzan Mabruro Destian, Lufi Dian Eka Pratama, Dian Eka Fadli Fadli Fajarini, Syifa Rizkia Fajrin, Ari Muhammad Fatihatul Makia, Fina Fauzi, Rifqi Ahmad Febriana Nur Anggraeni Fernanda, Refa Fitri, Nabila Ainul Fitria, Annisya Ahya Friana, Derina Agus Fuadah, Iga Syamratul GUNAWAN, ADRI Gunawan, Febrianti Rizki Guspiana, Rudi Harahap, Fithriyah Salsabila Hasanah, Muna Shintya Heppi Syofya, Heppi Herawati, Tantri Herdianti, Nita Heryanto, Popih Huda, Dian Fitri Kulyatul Huda, Muhammad Ismail Sabilul Hurry, Zulfan Alfairuz Zabbady Husen, Desinta Nurohman Ibadurrahman, Rifki Ilham Alifiar, Ilham Imani, Anneu Deanti Ira Rahmiyani Jannah, Isma Aenul Judijanto, Loso Justicia, Adhisty Kharisma Jutti Levita Khaerina, Yunisa Kurniawan, Yoga Sugama Kushariyadi Kusumadewi, Fitria Balqis Lansini, Sinka M, Maesaroh Maharani, Cici Maharani, Komang Dewi Maria, Hana Diana Meilani, Yeni Meithasari, Fauziah METI MEGAWATI, METI Muhammad Rahmat Darmawan Muhtar, Nenden Laila Nurafifah Mulhimah, Ai Mustafidah, Syifa Nabila, Liza Salsa Nabila, Nazelia Saila Nabila, Tiana Zulfa Nabila, Yesita Yumna Nadhira Alika Putri Neng Widy Widiyawati Nurahman, Rima Putri Nurassyifa, Reva Puspa Rizkia Nurcahya, Eulis Nurhadiska, Muchamad Nizam Nurliawati, Fadhillathul Paridah, Dea Nur Pebiansyah, Anisa Pitara, Devi Pujiyani, Delya Putri, Listya Nurina Putri, Puspa Virgiantika Adzkia Rachmat, Shinta Widia Rahmawati, Desti Rais, Rinovian Ramadani, Adinda Laisya Ramdhiani, Nova Dwi Rangga Pratama, Andi Riedho Prima Cahya Riesna Apramilda Riska Prasetiawati, Riska Riyanti, Anis Rizky Pratama Putra Rusdaita, Febia Citraeni Rusiyana, Nisrina Putri Salimah, Suci Intan Salsabila Adlina Saputra, Erwin Yuliana Satria, Deagi Taufik Shaleha, Resha Resmawati Sheryl, Vanessa Angelica Slamet Ibrahim - Soegeng Wahyoedi Sophi Damayanti Sri Adi Sumiwi Sudrajat, Nisya Aulia Rahmatillah Sulaeman, Muhammad Ilham Sumantri, Tri Adi Sumardiawan, Dhiyaa Kaamilah Supriatna, Galuh Taruna Syamsudin, Atasya Taufik Hidayat Tia Setiawati Wardiah, Shelya Nurul Weguna, Asti Awaliyah Wibisono, Mohammad Alfin Wihdatunnisa, Imelda Yuliani, Renny Yulianingsih, Tipani Sri Yulianingsih Yustianti, Fitria Zahra, Hanum Nurannisa Zahra, Naila Maulida Zain, Dichy Nuryadin Ziani, Ziani