Claim Missing Document
Check
Articles

Eksplorasi Senyawa Bioaktif Tumbuhan Lokal Sebagai Antioksidan Neuroprotektif Untuk Terapi Alzheimer Amin, Saeful; Maharani, Komang Dewi
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.254

Abstract

Alzheimer merupakan penyakit neurodegeneratif yang ditandai dengan terbentuknya plak beta-amiloid, peningkatan stres oksidatif, serta kondisi peradangan kronis yang mengarah pada kematian sel saraf. Beberapa senyawa bioaktif yang terdapat dalam tumbuhan lokal diketahui memiliki potensi sebagai antioksidan yang melindungi saraf, menjadikannya kandidat untuk terapi Alzheimer. Kajian ini meneliti potensi antioksidan dari ekstrak tumbuhan lokal, seperti bawang lanang (Allium sativum), daun dan biji pepaya (Carica papaya L.), serta kayu secang (Caesalpinia sappan L.). Analisis menggunakan spektrofotometri UV-Vis dan metode DPPH menunjukkan bahwa senyawa fenolik, flavonoid, dan sulfur dalam ekstrak tumbuhan ini memiliki kapasitas antioksidan tinggi serta dapat melindungi neuron dari stres oksidatif dan neuroinflamasi. Hasil ini mendukung pengembangan terapi berbasis kimia medisinal dari senyawa bioaktif tumbuhan lokal sebagai pendekatan potensial dalam pengobatan Alzheimer. Studi ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih lanjut mengenai peran tumbuhan lokal dalam mendukung strategi terapeutik untuk Alzheimer. 
Mengungkap Potensi Diuretik dan Antidiabetik dari Tanaman Kumis Kucing (Orthosiphon stamineus Benth.) Melalui Pendekatan Docking Molekuler Amin, Saeful; Harahap, Fithriyah Salsabila
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.255

Abstract

Kumis kucing (Orthosiphon stamineus Benth.) merupakan tanaman herbal yang secara luas digunakan dalam pengobatan tradisional, terutama untuk mengatasi gangguan ginjal, hipertensi, dan diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi diuretik dan antidiabetik dari ekstrak kumis kucing melalui pendekatan literatur review dan analisis docking molekuler. Senyawa aktif dalam kumis kucing seperti flavonoid, asam fenolik, dan terpenoid, telah terbukti memiliki efek farmakologis, termasuk meningkatkan ekskresi urin dan menurunkan kadar glukosa darah. Hasil analisis menunjukkan bahwa beberapa senyawa, seperti asam litospermat I, dikafeoil tartarat, dan ortosifonon C, memiliki potensi sebagai agen diuretik dengan energi ikatan yang lebih rendah dibandingkan dengan obat diuretik konvensional. Selain itu, studi in silico terhadap flavonoid dari kumis kucing menunjukkan interaksi yang kuat dengan protein tirosin fosfatase 1B (PTP1B) dan aldosa reduktase, yang berperan dalam regulasi kadar glukosa darah. Berdasarkan analisis farmakokinetik dan toksikologi, sebagian besar senyawa dalam kumis kucing memiliki profil penyerapan yang baik dan tidak menunjukkan sifat mutagenik maupun karsinogenik. Dengan demikian, penelitian ini mendukung potensi kumis kucing sebagai sumber bahan alami untuk pengembangan obat diuretik dan antidiabetik yang lebih aman dan efektif. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi potensi interaksi senyawa bioaktif dalam kumis kucing dengan protein target yang relevan dalam mekanisme diuretik dan regulasi kadar gula darah.
Literature Review: Potensi Minyak Atsiri Biji Pala (Myristica Fragrans) Untuk Kesehatan Amin, Saeful; Sulaeman, Muhammad Ilham; Megawati, Meti
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.256

Abstract

Minyak Atsiri Biji Pala merupakan potensi dalam pengembangan bahan alam sebagai sumber obat. Berbagai aktivitas farmakologis yang telah terbukti secara ilmiah yaitu meliputi biji pala sebagai antioksidan, antimikroba, anti-inflamasi, analgesik dan berbagai aplikasi medis lainnya yang menjadikannya kandidat potensial dalam pengembangan obat modern. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplor manfaat biji pala untuk kesehatan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif (Literatur Review). Hasil penelitian menunjukkan manfaat kesehatan pala antara lain digunakan sebagai obat pencahar, pereda nyeri perut dan kontraksi usus, nyeri kepala, diare, mual, muntah, demam, bau mulut, merangsang nafsu makan dan mengatasi perut kembung. Pala juga berguna sebagai stimulan dan anti inflamasi. Penelitian juga menunjukkan bahwa pala dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meredakan nyeri perut serta menghentikan diare dan (dalam dosis rendah) membantu mendetoksifikasi tubuh, dan merangsang otak. Dapat disimpulkan tanaman pala memiliki banyak kesehatan olehnya itu bisa diolah menjadi salah satu produk herbal yang mudah dijangkau masyarakat. Kata Kunci: Biji Pala, Kesehatan, Minyak Atsiri 
Kemajuan dalam Pengembangan Senyawa Antiretroviral: Perspektif Kimia Medisinal Amin, Saeful; Ansyirohanisa, Ansyirohanisa
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.258

Abstract

Human Immunodeficiency Virus-1/HIV-1 merupakan virus penyebab AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrom) yang masih menjadi tantangan besar dalam dunia medis, terutama karena resistensi terhadap obat antiretroviral yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi senyawa alami sebagai kandidat terapi alternatif menggunakan pendekatan in silico. Metode yang digunakan meliputi molecular docking untuk mengidentifikasi interaksi senyawa dengan target enzim HIV-1, seperti reverse transcriptase, protease, dan integrase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa senyawa alami, seperti polifenolat dari teh hijau (Camellia sinensis) dan turunan kuwanon-H dari murbei (Morus alba), memiliki potensi sebagai inhibitor HIV-1. Namun, keterbatasan farmakokinetik dan toksisitas menjadi kendala utama dalam pengembangannya. Oleh karena itu, validasi eksperimental lebih lanjut diperlukan untuk memastikan keamanan dan efektivitas senyawa ini dalam aplikasi klinis.
Kimia Medisinal dan Perannya Dalam Pengembangan Terapi Personalisasi M, Maesaroh; Amin, Saeful
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 3 (2025): April 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15187886

Abstract

Personalized therapy is a treatment approach that considers genetic, environmental, and lifestyle variations of each individual to optimize the effectiveness and safety of therapy. This study aims to analyze the role of medicinal chemistry in the development of personalized therapy through the perspective of rational design of drug molecules, structural modification, and optimization of pharmacokinetic-pharmacodynamic properties. The method used is a systematic literature review with the PRISMA approach to scientific publications in 2013-2023 that focus on the integration of medicinal chemistry with pharmacogenomics and personalized therapy. The results of the study showed that medicinal chemistry plays an important role in four main areas: (1) drug design based on specific genetic targets with high selectivity (76% of publications); (2) development of prodrugs and drug delivery systems that are responsive to individual biomarkers (63% of publications); (3) optimization of pharmacokinetics based on genetic variations of drug metabolizing enzymes (58% of publications); and (4) development of molecular probes for companion diagnostics (52% of publications). Further analysis identified the development trends of personalized therapy including multi-target drug design based on patient molecular profiles and big data-based medicinal chemistry strategies. The main challenges identified include the complexity of molecular modification to achieve pharmacokinetic profiles that match specific genetic subtypes and the limitations of experimental models that represent individual heterogeneity. In conclusion, medicinal chemistry plays a fundamental role in realizing the concept of personalized therapy through the design and optimization of drug molecules that match individual patient characteristics. Further research is needed for the development of medicinal chemistry methodologies integrated with omics technology and artificial intelligence to accelerate the translation of the concept of personalized therapy into real clinical applications in Indonesia.
Obat-Obatan Laboratorium: Peran Kimia Medisinal Dalam Kesehatan Husen, Desinta Nurohman; Amin, Saeful
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 3 (2025): April 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15186482

Abstract

Medicinal chemistry is a branch of science that combines the principles of chemistry and pharmacology to identify, evaluate, and assess drugs that have the potential to become new therapeutic agents. This article discusses the current state of medicinal chemistry and its applications in contemporary health, such as advances in treatment technology, computerization in medicinal chemistry, and innovations in contemporary medicinal chemistry. The methodology used is a systematic literature review related to scientific publications from 2018 to 2024. The research findings show that advances in computer technology, high- throughput screening, and structure-based drug design have accelerated the process of developing new drugs. In addition, there are other types of identification, such as peptide-based medicine, nanomedicine, and the use of intelligence in medicine. The main factors in the development of modern medicine include antimicrobial resistance, the ability to treat long- term diseases, and its bioavailability. The conclusion shows that medicinal chemistry remains an important foundation in the development of new therapies, with suggestions for improving multidisciplinary approaches, investing in computational technology, and focusing on personalized medicine approaches for more effective and safe drug development. 
Peran Kimia Medisinal Dalam Pengembangan Obat Baru Khaerina, Yunisa; Amin, Saeful
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 3 (2025): April 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15187685

Abstract

Medicinal chemistry plays a crucial role in the discovery and development of new, effective and safe drugs. This study aims to analyze the contribution of medicinal chemistry in the stages of drug development, from identification of target compounds to optimization of pharmacokinetic characteristics. The method used is a systematic literature review of the latest research and developments in the field of medicinal chemistry over the past ten years. The results of the study indicate that structure-based and computer-aided (in silico) approaches have significantly increased the efficiency of drug discovery, while molecular modification techniques contribute to the development of drugs with higher efficacy and minimal side effects. The analysis also identifies trends in nanotechnology-based drug development, the use of artificial intelligence, and green chemistry approaches in the synthesis of medicinal compounds. In conclusion, medicinal chemistry continues to develop as a vital discipline in facing the complex challenges of developing new drugs to overcome diseases that do not yet have adequate treatment. Further research is recommended to optimize the integration of various medicinal chemistry approaches with other interdisciplinary fields to accelerate the discovery of innovative new drugs.
Peran Pendidikan Tinggi dalam Kesehatan Masyarakat: Studi Kasus tentang Kesadaran dan Pencegahan COVID-19 Amin, Saeful; Nurhadiska, Muchamad Nizam
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i1.247

Abstract

Pandemi COVID-19 telah menyoroti peran penting institusi pendidikan tinggi dalam kesadaran dan strategi pencegahan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi universitas dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang COVID-19 dan mempromosikan langkah-langkah pencegahan. Menggunakan pendekatan metode campuran, data dikumpulkan melalui survei dan wawancara dengan mahasiswa, fakultas, dan anggota komunitas. Temuan menunjukkan bahwa inisiatif pendidikan secara signifikan meningkatkan kesadaran tentang penularan dan metode pencegahan COVID-19, yang mengarah pada kepatuhan yang lebih tinggi terhadap protokol kesehatan di kalangan masyarakat. Selain itu, penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan organisasi kesehatan masyarakat dalam menghadapi krisis kesehatan. Sebagai kesimpulan, pendidikan tinggi memainkan peran vital dalam membentuk respons kesehatan masyarakat dan membangun masyarakat yang terinformasi dengan baik.
STUDI LITERATUR : TINJAUAN KIMIA MEDISINAL TERHADAP PERAN SENYAWA BIOAKTIF DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum) SEBAGAI AGEN ANTIDIABETES MELITUS Amin, Saeful; Rangga Pratama, Andi
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3, Nomor 2, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i2.44385

Abstract

Daun sirih merah merupakan tanaman liar yang menyebar ke seluruh Indonesia, daun sirih merah merupakan jenis tanaman herbal tradisional. Biasanya dimanfaatkan sebagai obat herbal, ramuan, tanaman upacara adat dan konsumsi sehari hari. Telah banyak didapatkan berbagai macam obat tradisional yang terbukti mampu mengobati berbagai penyakit. Secara tradisional daun sirih merah memiliki senyawa antidiabetes yaitu mengandung senyawa flavonoid, saponi, tannin dan alkaloid. Sehingga tujuan dalam kajian Pustaka untuk mengetahui kandungan daun sirih merah terhadap penurunan kadar gula darah. Metodologi penelitian ini yakni menulis artikel berdasarkan tinjauan studi literature. Kriterianya adalah jurnal yang diterbitkan 5 tahun terakhir dan terindeks di Google Scholar. Berdasarkan studi literature dari berbagai jurnal diperoleh bahwa daun sirih merah memiliki senyawa bioaktif antidiabetagonik.
Peran Senyawa Polifenol dalam Mekanisme Antioksidan: Tinjauan dari Aspek Kimia Medisinal Amin, Saeful; Assafa, Zifa
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3, Nomor 2, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i2.44456

Abstract

Senyawa polifenol merupakan kelompok senyawa bioaktif yang tersebar luas dalam tanaman dan dikenal memiliki potensi sebagai antioksidan alami. Peranannya dalam menetralisir radikal bebas serta mencegah kerusakan oksidatif pada biomolekul menjadikannya subjek penting dalam penelitian farmasi dan kimia medisinal. Aktivitas antioksidan polifenol berkaitan erat dengan struktur kimianya, terutama keberadaan gugus hidroksil dan sistem konjugasi yang memungkinkan donasi elektron atau atom hidrogen. Selain itu, kemampuan polifenol untuk mengkhelasi ion logam transisi serta memodulasi jalur pensinyalan seluler menambah kompleksitas mekanisme kerjanya. Namun, keterbatasan dalam bioavailabilitas dan stabilitas biologis menjadi tantangan utama dalam aplikasinya secara klinis. Tinjauan ini membahas secara komprehensif struktur, mekanisme aksi, serta pendekatan kimia medisinal untuk mengoptimalkan aktivitas antioksidan polifenol. Pendekatan ini meliputi modifikasi struktur, penggunaan sistem penghantaran cerdas, dan analisis hubungan struktur-aktivitas guna meningkatkan efektivitas serta ketersediaan biologis senyawa polifenol sebagai agen terapeutik.
Co-Authors Abdurrahman, Muhammad Iqmal Adelita, Keysha Putri Aeni, Sini Qurota Afifah, Fitri Nur Agustin, Mutiara Agustin, Salsabila Cahyadiana Agustina, Tasya Agustriana, Widya Ainunisa, Alma Amalia Aisyah, Rohmah Ala Anistia Widya Alfarizi, Andris Allita, Nur Alya, Elsa Amanda NR, Nadila Amelia, Nabila Amelya, Isti Nisa Amelya, Risna Andika Pratama Andini, Mawar Andriani, Della Anggi Setiawan, Rio Anggraeni, Yuniar Dwi Anisa, Anis Anjani, Puteri Tita Anna Yuliana, Anna Annisa, Hilma Tri Ansyirohanisa Ansyirohanisa, Ansyirohanisa Apriliani, Cici Aprillia, Ade Yeni Ardian, Mohamad Idwar Arifin, Nizar Nurul Arman, Siti Alisa Assafa, Zifa Athaya, Rahil Athollah, Rifqi Nabil Aulia, Mila Auliya, Shafa Awalia, Najla Nisa Ayu Wulandari Az Zahra, Siti Zulfa Azhara, Rifa Salma Azhari, Resi Aulia Azijah, Rachma Nur Azzahra, Shafa Meyliana Beni Maulana Habib Cahya, Nabilla Amelia CINDY CINDY Claudya, Stefanie Daniswara, Fawwaz Darmawan, Muhammad Rahmat Darusman, Rafly Fadillah De Hiban Fauzan Mabruro Destian, Lufi Dewi, Sabrina Putriansyah Dian Eka Pratama, Dian Eka Dienia, Wida Salsabila Diva, Amadita Jacinda Dwi, Syamsiati Eka Saraswati Esti Mumpuni, Esti Euis, Euis Fadli Fadli Fadlillah, Raisya Ismah Fajarini, Syifa Rizkia Fajrin, Ari Muhammad Farhatunnisa, Elsa Fatihatul Makia, Fina Fauzi, Rifqi Ahmad Febriana Nur Anggraeni Febriyanti, Nadia Rahma Fernanda, Refa Firdaus, Muhammad Riffa Fitri, Nabila Ainul Fitria, Annisya Ahya Friana, Derina Agus Fuadah, Iga Syamratul Ghassani, Shefila GUNAWAN, ADRI Gunawan, Febrianti Rizki Guntara, Giri Guspiana, Rudi Hamzah, Dzaky Harahap, Fithriyah Salsabila Hasanah, Muna Shintya Hawari, Khoirul Heppi Syofya, Heppi Herawati, Tantri Herdianti, Nita Heryanto, Popih Hoerunisa, Pina Huda, Dian Fitri Kulyatul Huda, Muhammad Ismail Sabilul Hurry, Zulfan Alfairuz Zabbady Husen, Desinta Nurohman Ibadurrahman, Rifki Ilham Alifiar, Ilham Ilhami, Dinda Ayu Dara Illavana, Nazara Imani, Anneu Deanti Ira Rahmiyani Irfandi, Fikri Efad Ismail, Alya Auliya Jannah, Isma Aenul Jibril, Shaira Judijanto, Loso Juliyana, Anjar Justicia, Adhisty Kharisma Jutti Levita Khaerina, Yunisa Khoerunisa, Widia Salsabila Khoirunnisa, Aliifah Kurniawan, Yoga Sugama Kushariyadi Kusumadewi, Fitria Balqis Lansini, Sinka Leandra, Dhea Nova Lestari, Nabila Lestari, Siti Laesa Lisa Fitriani Liugiarto, Carolin Denisti M, Maesaroh Maharani, Cici Maharani, Komang Dewi Malika, Ardina Malika, Dea Maria, Hana Diana MAULANA, RIZA Maulida, Nazwa Lutfia Meilani, Yeni Meithasari, Fauziah Melayu, Nasywa Nada METI MEGAWATI, METI Meyanti, Reti Miraz, Yunisa Muhamad Rizki Muhammad Rahmat Darmawan Muhtar, Nenden Laila Nurafifah Mulhimah, Ai Muliadi, Prayoga Murdina, Rd Dina Siti Mustafidah, Syifa Muttaqin, Muhammad Zainal Nabila, Liza Salsa Nabila, Nazelia Saila Nabila, Tiana Zulfa Nabila, Yesita Yumna Nabilah, Luthfiyah Nadhira Alika Putri Neng Widy Widiyawati Niktar, Indika Nisa, Fika Fahrun Nugraha, Rangga Nuraeni, Tania Nuraeni, Tiwi Nurafifah, Shifa Nurahman, Rima Putri Nurassyifa, Reva Puspa Rizkia Nurcahya, Eulis Nurfatimah, Ghefira Shofa Nurhadiska, Muchamad Nizam Nurhanifah, Hana Nurhanifah, Neng Sarah Nurliawati, Fadhillathul Nurmaliya, Fauzia Rifany Oktaviani, Sindi Olivian, Nauval Sebastian Padan, Rizki Nina Paridah, Dea Nur Paujiah, Lusi Pebiansyah, Anisa Pitara, Devi Prasetyo, Andri Prasetyo Pratomo, Dimas Wahyu Pujawati4, Lexsa Pujiyani, Delya Puspita, Dea Putri, Alifia Chlorena Putri, Ika Indriani Putri, Isfahani Maulidah Putri, Listya Nurina Putri, Puspa Virgiantika Adzkia Rachma, Risma Nuraulia Rachmat, Shinta Widia Rahayu, Nikeu Rahayu, Resna Gita Rahmadhani, Sekar Harsti Rahmawati, Desti Rais, Rinovian Ramadani, Adinda Laisya Ramadhani, Tria Novita Siti Ramdhiani, Nova Dwi Ramdlani, Fahmi Rangga Pratama, Andi Riedho Prima Cahya Riesna Apramilda Ririhani, Intan Riska Prasetiawati, Riska Rizky Pratama Putra Rojabi, Mochamad Fahad Rusdaita, Febia Citraeni Rusiyana, Nisrina Putri Sabila, Sipa Sahrisyawal, Fajar Salimah, Suci Intan Salma, Rifa Fakhriah Salsabila Adlina Salsabila, Dinda Aulia Santika, Mawar Saputra, Erwin Yuliana Satria, Deagi Taufik Seryarini, Ririn Shaleha, Hafizha Nur Shaleha, Resha Resmawati Sheryl, Vanessa Angelica Siti Hamidah Slamet Ibrahim - Soegeng Wahyoedi Sophi Damayanti Sopiyurrohman, M Luthfi Sri Adi Sumiwi Sudrajat, Nisya Aulia Rahmatillah Sulaeman, Muhammad Ilham Sumantri, Tri Adi Sumardiawan, Dhiyaa Kaamilah Supriatna, Galuh Taruna Sutisna, Muhamad Hilmi Syamsudin, Atasya Syarifah, Siti Nurlaelatu Taufik Hidayat Tia Setiawati Ulpah, Mariah Wardiah, Shelya Nurul Wati, Erez Widya Weguna, Asti Awaliyah Wibisono, Mohammad Alfin Widiyanti, Risma Wihdatunnisa, Imelda Wijayanti, Nimas Ayu Kencana Yuliani, Renny Yulianingsih, Tipani Sri Yulianingsih Yunarsih, Yuni Yustianti, Fitria Zahra, Hanum Nurannisa Zahra, Naila Maulida Zain, Dichy Nuryadin Ziani, Ziani Zulvana, Anggi