p-Index From 2021 - 2026
8.139
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Jurnal Inspirasi Pendidikan QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Basicedu Journal of Educational Research and Evaluation WIDYA LAKSANA International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Jendela Pendidikan Rainstek : Jurnal Terapan Sains dan Teknologi Jurnal PRIMED:Primary Education Journal atau Jurnal Ke-SD An Jurnal Basicedu Pancaran Pendidikan Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Sistem-Among : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Mindset : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Pembelajaran Lentera : Jurnal Kajian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Lucerna : Jurnal Riset Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Community Service: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Inovasi Kurikulum
Claim Missing Document
Check
Articles

HOTS-Based e-evaluation Quizwhizzer in science learning in elementary schools Farida Nur Kumala; Intan Safitri; Triwahyudianto Triwahyudianto; Arnelia Dwi Yasa; Moh Salimi
Inovasi Kurikulum Vol. 21 No. 3 (2024): Inovasi Kurikulum, August 2024
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v21i3.71147

Abstract

Teachers have’nt implemented HOTS-based questions for learning evaluation, resulting in students' low thinking abilities. This research aims to develop HOTS-based E-evaluation using the Quizwhizzer application. This research uses the ADDIE model with various stages, namely (1) the analysis stage, curriculum analysis, student character, and learning evaluation are carried out; (2) the design stage, learning materials are determined, HOTS questions and research instruments are prepared; (3) the development stage, validation of the suitability of the material, language and media is carried out; (4) the implementation stage, a validation test of the practicality and effectiveness of the application is carried out; (5) the final, evaluation stage was carried out to find out deficiencies in the application. The research subjects were 28 class IV students at SDN Mulyorejo 3. The instruments used are tests and questionnaire sheets. The research results showed that the E-Evaluation of the feasibility test was 90 percent from material experts, 96 percent from language experts, and 92 percent from media experts. The results of teacher practicality were 95 percent, students were 92 percent and effectiveness showed that there was an increase in students' HOTS abilities." HOTS-based e-evaluation using the quizwhizzer application can increase students' HOTS in science learning.   Abstrak Guru belum menerapkan soal-soal berbasis HOTS untuk evaluasi pembelajaran sehingga berakibat kemampuan berpikir peserta didik yang rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan E-evaluation berbasis HOTS menggunakan aplikasi Quizwhizzer. Penelitian ini menggunakan model ADDIE dengan berbagai tahapan yaitu (1) tahap analyis dilakukan analisis kurikulum, karakter peserta didik, dan evaluasi pembelajaran; (2) tahap design dilakukan penentuan materi pembelajan, menyusun soal HOTS dan instrument penelitian; (3) tahap development dilakukan validasi kelayakan materi, bahasa, dan media; (4) tahap implementation dilakukan uji validasi kepraktisan dan keefektifan aplikasi; (5) terakhir, tahap evaluation dilakukan untuk mengetahui kekurangan pada aplikasi. Subyek penelitian ialah peserta didik kelas IV SDN Mulyorejo 3 sejumlah 28 peserta didik. Instrumen yang digunakan yakni test dan lembar angket. Hasil penelitian menunjukkan E-Evaluation dari uji kelayakan sebesar 90 persen dari ahli materi, 96 persen dari ahli bahasa, dan 92 persen dari ahli media. Hasil kepraktisan guru 95 persen, peserta didik 92 persen dan keefektifan yang menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan HOTS peserta didik. E-evaluation berbasis HOTS menggunakan aplikasi Quizwhizzer dapat meningkatkan HOTS peserta didik pada pembelajaran IPA. Kata Kunci: e-evaluation; kemampuan berpikir tingkat tinggi; Quizwhizzer
Development of human digestive organ media based on Assemblr EDU Arnelia Dwi Yasa; Farida Nur Kumala; Rujian Nur Andi Alfianto; Moh Salimi
Inovasi Kurikulum Vol. 21 No. 3 (2024): Inovasi Kurikulum, August 2024
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v21i3.71204

Abstract

This study focuses on developing and evaluating a new learning media called Assemblr EDU-based human digestive organs media for elementary science learning. The motivation behind this research is the limitation of current learning materials, such as books and worksheets, which hinder students' understanding of the subject. The ADDIE development research model is employed, with 5th-grade students as the subjects. The study utilizes descriptive data analysis techniques and collects data through questionnaires using a Likert scale. The media is evaluated by material experts, media experts, linguists, teachers, and students. The results reveal that the media is considered feasible, with 88.5 percent of media experts rating it as "Very Feasible," 90 percent of material experts evaluating it as "Very Feasible," and 62.5 percent of linguists considering it as "Feasible." Furthermore, a practicality test conducted with teachers and students shows a 90 percent positive response. The effectiveness test, assessed through a t-test, demonstrates significant improvement in learning outcomes. Overall, the Assemblr EDU-based human digestive organ media proves feasible, practical, and effective in enhancing learning in elementary science.   Abstrak Keterbatasan media pembelajaran khususnya pada pembelajaran IPA yang hanya menggunakan buku dan LKS saja tentang organ pencernaan manusia menyebabkan siswa kurang memahami materi yang disampaikan, sehingga pengembangan media pembelajaran perlu dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengembangan media alat pencernaan manusia berbasis Assemblr EDU pada pembelajaran IPA SD serta mengetahui kelayakan, kepraktisan dan keefektifan media tersebut. Penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan ADDIE dengan subjek penelitian kelas 5 Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif, dengan angket menggunakan skala likert oleh ahli materi, ahli media, ahli bahasa, serta respon guru dan siswa untuk pengumpulan data. Berdasarkan analisis data, hasil penelitian menunjukkan validasi ahli media menilai penggunaan media ini layak digunakan dengan hasil akhir 88,5 persen dinilai “Sangat Layak”, validasi ahli materi 90 persen dinilai “Sangat Layak”, dan validasi ahli bahasa 62,5 persen dinilai “Layak”. Sedangkan, uji praktikalitas diperoleh dari angket respon guru dan siswa mencapai 90 persen. Uji efektivitas yang dinilai melalui uji-t menunjukkan peningkatan hasil belajar yang signifikan. Media organ pencernaan manusia berbasis Assemblr EDU pada pembelajaran IPA SD layak, praktis dan efektif dalam meningkatkan pembelajaran. Kata Kunci: Assemblr EDU; organ pencernaan manusia; IPA
Improving Mathematics Learning Outcomes On The Materials Of Lcm And Gcf In Students Of SDN 3 Sidorahayu, Wagir District, Malang Regency Through The Realistic Mathematic Education (RME) Model Kholisatun Chumaidah; Farida Nur Kumala; Arnelia Dwi Yasa
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 10, No 3 (2025): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (September)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v10i3.9402

Abstract

Mathematics learning in elementary school emphasizes providing direct learning experiences through the use and development of contextual process skills, meaning involving students directly in solving learning problems and connecting subject matter with everyday life. Based on the results of observations conducted in class V of SDN 3 Sidorahayu, Wagir District, Malang Regency during Mathematics learning, it was found that student learning outcomes were less than satisfactory, namely from 25 students only 10 students whose scores could reach KKM or ≥ 75, while 15 other students were still unable to reach KKM or ≤ 74.The purpose of this Classroom Action Research is to determine the impact of the use of the Realistic Mathematic Education (RME) learning model on the quality of the learning process and outcomes. This study uses a type of classroom action research (action research). The subjects of the study were fifth grade students. In this study, the researcher as a teacher (teacher), the fifth grade teacher (research partner) as an observer of the learning process of KPK and FPB. The results of the study indicate that the application of Realistic Mathematic Education (RME) can improve the quality of the process and learning outcomes of students on the KPK and FPB material in fifth grade students Semester 1 of Sidorahayu Elementary School, Wagir District, Malang Regency has good success criteria. This is evidenced by an increase in student learning outcomes, namely the percentage in cycle I 68.75% and in cycle II 78.84%. The increase in learning outcomes is also balanced by the creative development of students in cycle I 70.83% to 87.49% in cycle II. <w:LsdException Locked="false" Priority
COVID-19 is a Conspiracy Disease? Diagnostic Mental Models and Students' Cognitive Abilities Septaria, Kiki; Fatharani, Atika; Yasa, Arnelia Dwi
Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika Vol. 6 No. 1 (2022): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/esaintika.v6i1.561

Abstract

Countless research has been published on the impact of covid-19 on improvements in teaching techniques, activities, and motivational beliefs. Most research refers to a human's response before learning without testing students' comprehension and literacy linked to covid-19. This study adopted a qualitative approach, with a questionnaire serving as the primary research tool. Alternatively, the current study looks into students' cognitive and portrays their mental model of COVID-19. At the Islamic University of Lamongan, 30 students from the science education department and 30 students from the environmental health department took part. Students are chosen as transformational leaders and liaisons between society's academic and social environments. The researchers gather data based on an open-ended assessment that evaluates the concepts, causation, methods, and strategies that must be implemented to prevent the transmission of COVID-19. Participants completed questionnaires prepared for educational purposes before and after learning. Inductive and iterative investigation of the descriptions of students' answers revealed cognitive outcomes and mental models. Each questionnaire form is then checked for validity using the SPSS v24 program. The authenticity of the questionnaire responses for each questionnaire > rcount (N = 60), indicating that each question is valid, whereas the reliability test using Cronbach's Alpha provides a score of 0.78 > 0.60, indicating that the questionnaire employed is trustworthy. Regarding educational, cognitive processes, the analysis shows that some colleagues believe that COVID-19 is a conspiracy, while others need to add sufficient scientific literacy to validate that COVID-19 is a disease. Even after learning, they can only make general ways to mitigate the propagation of COVID-19. The findings for student mental models revealed considerable changes in clarity and coherence, such as models at levels 1 through 5 with the highest student mental models. This study culminates with the implication that students require scientific literacy to effectively communicate about COVID-19 and check out false information in public.
Co-Authors Achmad Noerkhaerin Putra Adam Bin Haji Jait Ahmad Suhaizan bin Pandak Ahmad Zaini Aiman, Wan Muhammad Aji Prasetya Wibawa Alami, Nur Siti Zulaikah Dwi Alif Mudiono Alvinarista, Anida Aminah Norudin ANDIKA GUTAMA, ANDIKA Anisa Nurdiana Ardi Septya Raharja Berlinda Amalia Diami Cicilia Ika Rahayu Nita Cindy Rahmawati Dana Marsetya Utama Dedy Kuswandi Denna Delawanti Denna Delawanti Chisyarani Denna Delawanti Chrisyaran Denna Delawanti Chrisyarani Denna Delawanti Chrisyarani, Denna Delawanti Desi Triwahyuni Ramadhani Dewi, Paulia Kurnia Diana Wulandari Didik Iswahyudi Dista Olivia Efranji Dwi Agus Setiawan Dwi agus setiawan Dyah Triwahyuningtyas Elya Riza Pahlevi Ema, Emelia Enik Setiyawati Fadiatul Humairoh Faizi, Muhammad Maulana Nur Farida Nur Kumala Farida Nur Kumala FATHARANI, ATIKA Gamal Titus Ade Putra Heri Santoso Heri Santoso Heri Santoso Hidayah, Laily I Ketut Suastika Intan Safitri Ira Wulandari Isa Anshori Isbandrianingtyas, Nafi Kartika, Annisa Cholilaya Kholisatun Chumaidah KIKI SEPTARIA Kiky Deka Ages Novita Kuswandi, Dedy Lestari, Chandra Agung Lestari, Fitri Dewi Lia Patra Nurkamalin Ludovikus Boman Wadu M. Luthfi Oktarianto M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Malika Novanda Alfitria Maria Sirvent Gomez Milenia Nanda Kartika Moh Salimi Muhammad Nur Hudha Muzakir, Fathol Nafi Isbandrianingtyas Nur Vita Wahyu Ningtyas Nur Zubaidah, Rr. Siti Alisa Nurjanah, Amelia Nury Yuniasih, Nury Persada, Yuris Indria Pramanda, Vilsa Putri Dwi Pratama, Yogi Prihatin Sulistyowati, Prihatin Puspitasari, Cindy Putri, Amelia Nurdevianti Rahawarin, Welhelmina Randle, Oluwarotimi Rio Dandy Samudra Risa Arum Rahmawati Rohma, Siti Nur Rohmatul Hasanah Rr. Siti Alisa Nur Zubaidah Rujian Nur Andi Alfianto Sa'dun Akbar Sesanti, Nyamik Rahayu Sholikhan Sholikhan Silvia Indras Wati Siti Halimatus Sakdiyah Sri Rahayu SRI RAHAYU Suastika, Ketut Ketut Sudi Dul Aji Supriyono Koes Handayanto T. Triwahyudianto Tasya Hanifah Teguh Baroto Tiara Adinda Triwahyudianto Triwahyudianto Triwahyudianto, Triwahyudianto Uswatun Hasanah Wadu, Ludovikus Boman Wahyu Meganingrum Wahyu Ningtyas, Nur Vita Widyaningsih Purnama Yulianti & Ninik Indawati Hartatik Yulianti Yulianti