Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Eco-Spiritual Based Green Spirituality : A Systematic Literature Review of Environmentally Conscious Mental Revolution in Education Ramli, Supian; Rahman, K.A.; Muspawi, Mohamad; Sobri, Muhammad; Mustofa, Ady Muh. Zainul; Hasani, Salman; Sari, Nori Nopita
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 10 No. 4 (2024): December
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i4.13318

Abstract

This study aims to provide an understanding of Green Spirituality based on Eco-Spiritual focused on conscious mental revolution environment on education. This research was conducted using the systematic literature review (SLR) method through a qualitative approach, with collecting data from Scopus, Science Direct and Springer. Techniques data analysis used in study was descriptive. The results showed that Eco-spiritual based Green Spirituality that combined spiritual understanding with respect and attention to nature had a connection. It can be seen that Green Spirituality is actually more moderate in its teachings. While the environmental revolution is conscious of education by building spiritual character. Efforts to love the environment must be built and harmonized through real actions starting from society and formal education such as schools and higher education. Implications on study for this guard conscious mental revolution environment that gives vision, inspiration, motivation for environmentalists to construct ethics in the environment education.
Dehumanisasi Teknologi dan Tantangan Pendidikan Islam: Sebuah Tinjauan Filosofis Amnur, Mursyidatul; Safitri, Arrum Husaini; Sari, Herlini Puspika; Hasani, Salman
Indonesian Journal of Islamic Education and Local Culture Vol. 3 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Islamic Education and Local Culture (IJIELC)
Publisher : MKWK PAI Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ijielc.v3i2.49567

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang sangat cepat membawa dampak besar bagi dunia pendidikan. Di satu sisi, teknologi memudahkan proses belajar, namun di sisi lain dapat menimbulkan dehumanisasi yaitu menurunnya nilai-nilai kemanusiaan, adab, dan spiritualitas peserta didik. Fenomena ini terjadi ketika proses pendidikan hanya terfokus pada aspek teknis dan hasil, tanpa memperhatikan pembentukan karakter dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana filsafat pendidikan Islam dapat menjadi solusi dalam menghadapi dampak dehumanisasi teknologi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian perpustakaan, yaitu menelaah berbagai literatur ilmiah, jurnal, buku, dan penelitian terbaru yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan Islam dengan konsep tauhid, adab, dan insan kamil dapat menjadi dasar untuk membangun pendidikan yang berpusat pada manusia. Nilai-nilai etika digital, peran guru sebagai teladan moral, serta integrasi nilai spiritual dalam pembelajaran sangat penting untuk membentuk generasi beradab di era digital. Dengan demikian, filsafat pendidikan Islam tetap relevan sebagai panduan moral dan arah pembinaan karakter di tengah kemajuan teknologi
Moderation Values in Arabic Classrooms: Perspectives of Secondary School Teachers Sobri, Muhammad; Supian, Supian; Sanusi, Anwar; Mustofa, Ady Muh. Zainul; Hasani, Salman
Jurnal Al Bayan : Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Al Bayan: Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/d88pge75

Abstract

As a core subject in Islamic schools, Arabic language education holds strategic potential to promote moderation values through linguistic and moral engagement. This role becomes increasingly vital amid growing concerns about intolerance and exclusivism among students in Indonesia. This study aims to analyze how Arabic language teachers at Islamic Junior High Schools (MTs) in Muaro Jambi internalize and operationalize the values of religious moderation in their classroom practices—particularly in the initial, core, and closing learning activities. This study employed a qualitative approach, utilizing a case study design that incorporated interviews, classroom observations, and document analysis. The results showed that the values of religious moderation in Arabic language learning in the classroom were reflected in every stage of learning.  In the core activities, teachers instructed students to discuss in small groups while studying al-qirā’ah (reading) and al-kitābah (writing). This discussion instilled the values of shūrā (deliberation) and iṣlāḥ (improvement). When differences of opinion arose, the teacher emphasized politeness and respect, reflecting tasāmuḥ (tolerance), and provided a direct example of behavior (qudwah). The implication is the need for the development of contextual Arabic language teaching materials, along with moderation and teacher training, to make the integration of these values more systematic and sustainable.
Think Tank: Peran dalam dunia pendidikan Islam Sungkowo, Andri; Khotimah, Husnul; Wahib, Ahmad; Habibi, Surya; Hasani, Salman; Achmad, Fatoni; Dinata, Syaiful
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i1.22902

Abstract

This study aims to analyze the role of Think Tanks in the development of Islamic education, particularly in policy formulation, strengthening governance and management, and transforming the Islamic education system in the era of globalization and technological disruption. This study uses a qualitative approach with library research methods through critical analysis of various scientific sources such as reputable journals, academic books, and relevant policy documents. Data analysis techniques are carried out through data reduction, data presentation, and systematic drawing of conclusions. The results show that Think Tanks have a strategic role as centers for knowledge production, policy analysis, and advocacy based on empirical research that can produce adaptive, contextual, and sustainable Islamic education policies. Think Tanks also contribute significantly to strengthening strategic planning, visionary leadership, human resource management, quality assurance, and the digitalization of Islamic education management. In addition, Think Tanks act as agents of transformation that encourage the integration of Islamic values with 21st-century competencies, digital literacy, and the strengthening of moderate character. This study confirms that strengthening the role of Think Tanks is an urgent need in building a holistic, innovative, and globally competitive Islamic education system without losing its Islamic identity. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Think Tank dalam pengembangan pendidikan Islam, khususnya dalam formulasi kebijakan, penguatan tata kelola dan manajemen, serta transformasi sistem pendidikan Islam di era globalisasi dan disrupsi teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis kritis terhadap berbagai sumber ilmiah berupa jurnal bereputasi, buku akademik, serta dokumen kebijakan yang relevan. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Think Tank memiliki peran strategis sebagai pusat produksi pengetahuan, analisis kebijakan, dan advokasi berbasis riset empiris yang mampu menghasilkan kebijakan pendidikan Islam yang adaptif, kontekstual, dan berkelanjutan. Think Tank juga berkontribusi signifikan dalam penguatan perencanaan strategis, kepemimpinan visioner, pengelolaan sumber daya manusia, penjaminan mutu, serta digitalisasi manajemen pendidikan Islam. Selain itu, Think Tank berperan sebagai agen transformasi yang mendorong integrasi nilai-nilai keislaman dengan kompetensi abad ke-21, literasi digital, dan penguatan karakter moderat. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan peran Think Tank merupakan kebutuhan mendesak dalam membangun sistem pendidikan Islam yang holistik, inovatif, dan berdaya saing global tanpa kehilangan identitas keislamannya..
Nilai Nilai Karakter Pada Tradisi Kenduri Sko Masyarakat Adat Desa Tarutung Kerinci Jambi Priazki Hajri; Salman Hasani; Nurmalia Dewi
FOUNDASIA Vol. 14 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/foundasia.v14i2.64503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai karakter yang terkandung dalam tradisi Kenduri Sko masyarakat adat Desa Tarutung Kerinci. Kenduri Sko merupakan kegiatan Pembersihan benda-benda pusaka dengan ritual-ritual tertentu, dan pada puncaknya adalah kegiatan upacara penobatan ninik mamak atau anggota adat yang baru. Hal ini telah dilaksanakan dan ditransmisikan secara turun temurun bahkan sampai saat ini. Metode dalam penelitian ini adalah Kualitatif dengan pendekatan etnografi, dimana sebuah kebudayaan dianalisis berdasarkan aspek-aspek yang berkaitan dengan budaya tersebut secara spesifik, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi dan wawancara mendalam kepada informan yang dianggap paling mengetahui terkait tradisi kenduri sko, diantaranya yaitu tokoh adat, ninik mamak, dan masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan ada empat  nilai karakter yang terkandung dalam tradisi Kenduri Sko diantaranya pertama yaitu nilai tanggung jawab, dimana pada nilai ini tanggung jawab terhadap pelaksanaan tradisi diembankan kepada para pemangku adat, kedua tanggung jawab terhadap pemeliharaan tradisi, nilai ini diembankan kepada generasi muda. Kedua nilai yang berhasil dieksplorasi adalah nilai toleransi, dimana dalam pelaksanaan tradisi ini memiliki latar belakang ekonomi, status social dan kedudukan ditengah-tengah masyarakat, namun tetap melaksanakan tradisi atas dasar persatuan, ketiga yaitu nilai karakter kecintaan terhadap tradisi dan leluhur, dan keempat adalah nilai peduli sosial, hal ini ditunjukkan dengan masyarakat bahu membahu bergotong royong dalam pelaksaan tradisi agar berjalan dengan lancar.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT RELIGIUS BERBASIS MANAJEMEN PEMBINAAN DAN TRAINING CENTER BAKAT SENI KEAGAMAAN PADA LEMBAGA PENGEMBANGAN TILAWATIL QURAN (LPTQ) DESA LADANG PERIS Salman Hasani; Rofiazka Fahmi Huda; Muhammad Sobri; Helmun Jamil; Sahrizal Vahlepi; Warissuddin Soleh
PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam dan Multikultural

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/pendalas.v5i3.614

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat religius melalui penguatan manajemen pembinaan bakat seni keagamaan pada Lembaga Tilawatil Qur’an (LPTQ) Desa Ladang Peris, Kabupaten Batanghari, Jambi. LPTQ sebagai lembaga pembinaan seni keislaman masih menghadapi tantangan berupa lemahnya manajemen kelembagaan, keterbatasan sarana, minimnya kompetensi pelatih, serta rendahnya keterlibatan generasi muda. Untuk menjawab persoalan tersebut, metode pelaksanaan dilakukan melalui empat tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan mencakup pelatihan manajemen organisasi keagamaan, penyusunan panduan operasional standar, peningkatan kapasitas pelatih melalui workshop metodologi dan media kreatif, fasilitasi sarana pelatihan, pengembangan sistem dokumentasi digital, serta promosi melalui media sosial dan website resmi LPTQ. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada sistem kelembagaan LPTQ yang lebih terstruktur, tersedianya sarana pelatihan sederhana, peningkatan kompetensi pelatih lokal, serta keterlibatan generasi muda melalui program berbasis minat dan bakat seperti tilawah, nasyid, dan kaligrafi digital. Selain itu, sistem dokumentasi digital dan media promosi online memperkuat transparansi, jejaring, dan citra kelembagaan. Program ini berkontribusi pada terbentuknya Training Center seni keagamaan sebagai pusat kaderisasi dan pembinaan berkelanjutan, serta mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dalam bidang pendidikan, budaya religius, dan kemitraan.
Development of an Islamic Religious Mentoring System (SIMA'I) based on a Mobile Application System Using the ADDIE Model Mohammad Muspawi; Muhammad Sobri; Ady Muh. Zainul Mustofa; Salman Hasani; Abdulloh Alusamah
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 19 No 1 (2024)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v19i1.12403

Abstract

This research aims to develop a mobile application to make tutors and students in Jambi University easier to fulfill Islamic religious tutorial assignments. Research and Development with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) development model is used as the basis for the method with the main focus of this applied research on Application Design and the Effectiveness of its Implementation in the Islamic Education tutorial program. The result of this research is the development of a mobile application called SIMA'I (Islamic Religious Mentoring Information System) that is a new idea for Islamic Religious Learning innovation based on the Mobile Application System which is designed for tutors and students to fulfill Islamic religious tutoring tasks which up to now are still manual. The results of the questionnaire showed that on a scale of 1 to 5, SIMA'I obtained an average performance of 4.17 on the effectiveness of tutorial implementation and an average of 4.88 on the efficiency of the tutorial program, thus showing a positive effect on the Islamic tutorial program at Jambi University. SIMA'I scored high on the components of "interface and satisfaction", "ease of use" and "usability".
Ecopedagogical Capacity Building to Strengthen the Environmentally Caring Character of Youth in Mendalo Indah Village Through Environment Literacy Classes Hendra; Salman Jufri; Salman Hasani
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v6i2.10835

Abstract

Environmental problems, including waste, are a continuing issue facing the community. The community service activity was motivated by the fact that many residents still litter, visible trash on the streets, and the lack of trash disposal sites on village streets. The community service activity aims to increase the understanding and skills of youth from the Karang Taruna of Mendalo Indah Village in preserving the environment by providing capacity-building training through environmental literacy classes and encouraging concrete actions to protect the environment. The activity was carried out through planning, implementation, and evaluation stages. The results of the community service were the implementation of ecopedagogical capacity-building activities through environmental literacy classes and concrete actions to clean the environment. The training results from the pre-test and post-test showed that 80% of participants understood the religious, socio-cultural, and social environments. In addition, the concrete action activity was attended by youth from Mendalo Indah Village with a cleaning point at the Valencia Housing Complex. The objectives of this activity are to develop and strengthen the environmental care character of youth from Mendalo Indah Village, so that in the future, there will be many programs to maintain the village environment free from waste.
Development of an Islamic Religious Mentoring System (SIMA'I) based on a Mobile Application System Using the ADDIE Model Mohammad Muspawi; Muhammad Sobri; Ady Muh. Zainul Mustofa; Salman Hasani; Abdulloh Alusamah
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 19 No 1 (2024)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v19i1.12403

Abstract

This research aims to develop a mobile application to make tutors and students in Jambi University easier to fulfill Islamic religious tutorial assignments. Research and Development with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) development model is used as the basis for the method with the main focus of this applied research on Application Design and the Effectiveness of its Implementation in the Islamic Education tutorial program. The result of this research is the development of a mobile application called SIMA'I (Islamic Religious Mentoring Information System) that is a new idea for Islamic Religious Learning innovation based on the Mobile Application System which is designed for tutors and students to fulfill Islamic religious tutoring tasks which up to now are still manual. The results of the questionnaire showed that on a scale of 1 to 5, SIMA'I obtained an average performance of 4.17 on the effectiveness of tutorial implementation and an average of 4.88 on the efficiency of the tutorial program, thus showing a positive effect on the Islamic tutorial program at Jambi University. SIMA'I scored high on the components of "interface and satisfaction", "ease of use" and "usability".
Model Pendidikan Moral Berbasis Kearifan Lokal dalam Perspektif Pendidikan Islam Kontemporer Salman Hasani; Anatun Nisa Mun’amah; Devi Fatwanti; Surya Habibi; Aidil Fitri; Ardian Al Hidaya
Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Juli 2026: Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/amorti.v5i3.1269

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengonstruksi model pendidikan moral berbasis kearifan lokal dalam perspektif pendidikan Islam kontemporer sebagai upaya memperkuat pembentukan karakter peserta didik di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap buku ilmiah, artikel jurnal, hasil penelitian, dan berbagai literatur yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis untuk menghasilkan model konseptual yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pendidikan moral berbasis kearifan lokal dibangun atas tiga landasan utama, yaitu nilai-nilai Islam sebagai dasar normatif, kearifan lokal sebagai sumber nilai sosiokultural, dan pendidikan Islam kontemporer sebagai pendekatan pedagogis. Model ini terdiri atas komponen utama berupa landasan nilai, pendidik, peserta didik, lingkungan pendidikan, strategi pembelajaran, dan evaluasi karakter yang saling terintegrasi. Implementasi model dilakukan melalui internalisasi nilai, pembiasaan, keteladanan, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta evaluasi karakter secara berkelanjutan. Model konseptual yang dihasilkan menawarkan pendekatan pendidikan moral yang integratif, kontekstual, dan adaptif sehingga mampu memperkuat pembentukan akhlak mulia, melestarikan kearifan lokal, serta meningkatkan relevansi pendidikan Islam dalam menjawab tantangan masyarakat kontemporer.