Claim Missing Document
Check
Articles

Transformational Leadership in Vocational Education: School Principal Strategies for Teacher Performance Improvement Ujang Permana; Hanafiah Hanafiah; R. Supyan Sauri; Emay Mastiani
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i3.7149

Abstract

Teacher performance plays a crucial role in achieving educational success and is significantly influenced by the leadership and management of school principals. This study investigates how principal management practices contribute to improving teacher performance in vocational high schools. This qualitative descriptive study employed a case study approach and was conducted at two vocational high schools in Majalengka. Participants were selected using purposive and snowball sampling methods, involving principals, teachers, and students. Data were collected through interviews, observations, and document analysis. The data analysis process included data reduction, data display, and verification, while data validity was ensured through credibility, transferability, dependability, and confirmability measures. Findings reveal that effective principal planning is evident through the development of school vision, mission, goals, strategic and operational plans, and a positive working climate. Organizational efforts include establishing a clear structure, curriculum planning, co-curricular programs, teaching schedules, and job descriptions. Implementation is carried out via activities such as socialization, in-house training (IHT), curriculum workshops, lesson plan (RPP) training, industrial work practice programs, and discipline enforcement. Evaluation of principal leadership is conducted by monitoring teacher attendance, assessing understanding of school policies, and observing classroom practices. Principals play a pivotal role in enhancing teacher performance through strategic planning, structured organization, effective implementation, and continuous evaluation. These efforts collectively contribute to improved teaching quality and educational outcomes in vocational schools.
Manajemen Penggunaan Media Pembelajaran Simulasi CNC dalam Mata Pelajaran Teknik Mesin untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Siswa SMK Hari Suprayoga; Emay Mastiani
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober-November 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i6.5989

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi media pembelajaran simulasi CNC sebagai bagian dari strategi manajemen pembelajaran berbasis siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act) di SMKN 1 Patrol Indramayu dan SMKN 6 Bandung. Dengan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini melibatkan kepala sekolah, guru produktif teknik mesin, serta dokumentasi pembelajaran yang relevan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media simulasi CNC seperti Mastercam dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam pembelajaran apabila direncanakan secara kolaboratif, dilaksanakan dengan pendekatan teknopedagogik, dievaluasi secara berkelanjutan, dan disertai dengan tindakan reflektif. Perencanaan dilakukan dengan merujuk pada capaian pembelajaran dan visi misi sekolah, sementara pelaksanaan difokuskan pada penguatan keterampilan CAD/CAM siswa melalui praktik virtual. Evaluasi dilaksanakan melalui asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif yang berorientasi pada ketercapaian kompetensi dan pembentukan budaya belajar reflektif. Kendala teknis, seperti keterbatasan perangkat dan variasi kemampuan siswa, diatasi melalui kerja sama eksternal, pelatihan guru, dan kolaborasi lintas mata pelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media simulasi CNC, jika dikelola dengan prinsip PDCA dan pendekatan reflektif, dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran vokasional secara signifikan. Temuan ini menguatkan pentingnya sinergi antara inovasi teknologi, pengembangan guru, dan manajemen pembelajaran dalam konteks pendidikan kejuruan di Indonesia.
Pengelolaan Kelas Industri dalam Meningkatkan Keterserapan Lulusan SMK di Dunia Kerja Saepudin Zuhri; Emay Mastiani
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober-November 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i6.6537

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengelolaan Kelas Industri di SMKN 6 Bandung dan SMKN 2 Cimahi melalui penerapan siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA) sebagai kerangka manajemen mutu pendidikan vokasi. Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap perencanaan dilakukan secara kolaboratif dengan industri mitra untuk menyusun kurikulum berbasis kompetensi, pelaksanaan mengkombinasikan pembelajaran teori, praktik di bengkel sekolah, serta on-the-job training (OJT) di perusahaan, evaluasi dilaksanakan secara berlapis dengan rubrik kompetensi berbasis SKKNI dan standar industri, sedangkan tindak lanjut mencakup revisi kurikulum, peningkatan kapasitas guru, serta penguatan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan PDCA mampu meningkatkan relevansi pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja, meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan fasilitas modern dan ketergantungan pada komitmen industri. Penelitian ini merekomendasikan penerapan siklus PDCA sebagai model pengelolaan kelas industri di SMK lain untuk memperkuat daya saing lulusan di pasar kerja.
MANAJEMEN PROGRAM PEMBIASAAN RELIGIUS DALAM MEMBENTUK KARAKTER INTEGRITAS SISWA Suherman, Maman; Mastiani, Emay; Fitrianingsih; Setiaji, Dini Anggraeni Saputri; Nasruloh, Ujang
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41144

Abstract

This study aims to describe and analyze the management of a religious habituation program in shaping the character integrity of students at SDN Sukamanah, Bandung Regency. This study uses a qualitative approach with a case study method. Data collection was conducted through interviews, observations, and documentation studies. Data analysis was conducted descriptively through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the management of the religious habituation program is carried out through the stages of planning, organizing, implementing, monitoring, and evaluating. In the planning stage, the school sets character building goals, analyzes students' needs and characteristics, and designs religious habituation activities integrated into school activities. Organization is carried out through a clear division of roles and responsibilities between the principal and teachers in a collaborative manner. This program is implemented routinely and continuously through various religious activities supported by teacher role models and active student participation. Monitoring and evaluation are carried out continuously through observation of student behavior with an emphasis on guidance and continuous improvement. Challenges faced include limited time, differences in student backgrounds, and a lack of continuity in the religious education program between the school and families. Efforts made by the school include strengthening teacher commitment, implementing a personal approach to students, and increasing collaboration with parents. Overall, the management of the religious habituation program provides a positive contribution in consistently forming the character and integrity of students, which is integrated into the school culture.
MANAJEMEN PEMBELAJARAN OUTDOOR MELAUI PERMAINAN EDUKATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI (STUDI KASUS DI TK IT BINTANG RAYA) Emay Mastiani; Maman Suherman; Susi Susanti; Asep Fauzi Amanu; Neneng Purwanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42442

Abstract

The development of gross motor skills in early childhood needs to be stimulated through enjoyable and well-directed learning activities. However, preliminary observations at TK IT Bintang Raya Cicalengka indicated that some children still experience difficulties in basic motor movements such as jumping, maintaining balance, and coordinating body movements. This study aims to describe the management of learning based on educational games in improving early childhood gross motor skills through the PDCA (Plan–Do–Check–Act) cycle approach. The research employed a descriptive qualitative method, with data collected through observation, interviews, and documentation. This study is grounded in theories of early childhood motor development and the concept of continuous improvement through the PDCA cycle in learning management. The results show that the implementation of educational games such as line jumping, ball throwing and catching, walking on balance boards, and simple obstacle games can enhance muscle strength, balance, coordination, and agility in children. Based on these findings, it can be concluded that educational game-based learning management using the PDCA approach is effective in improving gross motor skills of early childhood students at TK IT Bintang Raya Cicalengka.
Pendampingan calon wisudawan FKIP UNINUS melalui program BISLIM (Bina Sarjana Muslim) dalam membentuk generasi unggul dan berdaya saing Revita Yanuarsari; Rohmah Fajarwati, Saktika; Ahmatika, Deti; Maulani, Susan; Suwandari, Lilis; Mastiani, Emay
Abdimas Siliwangi Vol. 9 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v9i1.30943

Abstract

Tantangan global menuntut lulusan perguruan tinggi tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, spiritualitas, dan kepedulian sosial. Namun, banyak calon wisudawan masih kurang siap secara mental dan karakter untuk memasuki dunia kerja dan masyarakat. Oleh karena itu, FKIP Universitas Islam Nusantara menyelenggarakan Program BISLIM (Bina Sarjana Muslim) sebagai pendampingan untuk menguatkan iman, ilmu, dan amal dalam membentuk generasi unggul dan berdaya saing. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman keislaman, kesiapan profesional, dan komitmen pengabdian sosial calon wisudawan. Metode yang digunakan berupa pendampingan partisipatif melalui pembinaan spiritual, penguatan wawasan, dan refleksi nilai. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman nilai keislaman, kesiapan menghadapi dunia kerja, dan kesadaran untuk berkontribusi bagi masyarakat. Simpulan menunjukkan bahwa Program BISLIM efektif dalam membentuk sarjana muslim yang berkarakter dan berdaya saing.  
Management of Islamic Boarding School Learning Through The Sorogan Method to Improve The Graduate Quality of Santri Maman Suherman; Emay Mastiani; Ana Suryana; Mulyati; Rina Nuraeni
Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v14i1.19238

Abstract

This study aims to analyze the implementation of learning management using the sorogan method at Pondok Pesantren Nurul Iman, Bandung City, in its effort to improve graduate quality to possess intellectual depth and spiritual maturity. This research employs a qualitative approach with a descriptive case study design. Data collection was conducted through in-depth interviews, participatory observation, and documentation study, which were then analyzed using George R. Terry's management theoretical framework (POAC). The results indicate that the learning management of the sorogan method is implemented systematically through: (1) Planning based on an adaptive hierarchical curriculum; (2) Organizing based on teacher specialization (takhassus) and functional grouping; (3) Actuating emphasizing dialogical interaction and motivation through a reward system; and (4) Inherent hierarchical supervision with the Munaqasyah examination as the primary quality assurance instrument. In conclusion, the success of improving graduate quality in urban Islamic boarding schools lies in the rigorous integration of Salaf tradition standards with modern managerial flexibility. Keywords: Learning Management, Sorogan Method, Graduate Quality. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen pembelajaran metode sorogan di Pondok Pesantren Nurul Iman, Kota Bandung, dalam upayanya meningkatkan mutu lulusan agar memiliki kedalaman intelektual dan kematangan spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan kerangka teori manajemen George R. Terry (POAC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran metode sorogan diterapkan secara sistematis melalui: (1) Perencanaan berbasis hierarki kurikulum yang adaptif; (2) Pengorganisasian berbasis spesialisasi keahlian ustadz (takhassus) dan pengelompokan fungsional; (3) Pelaksanaan yang menekankan interaksi dialogis dan motivasi melalui sistem reward; serta (4) Pengawasan melekat berjenjang dengan ujian Munaqasyah sebagai instrumen penjamin mutu utama. Kesimpulannya, keberhasilan peningkatan mutu lulusan di pesantren urban terletak pada integrasi ketatnya standar tradisi salaf dengan fleksibilitas manajerial modern. Kata Kunci: Manajemen Pembelajaran, Metode Sorogan, Mutu Lulusan.
MANAJEMEN PROGRAM PELATIHAN DI LPK SEOULINA DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI DAN KESIAPAN KERJA PESERTA PELATIHAN Jamilah, Evie; Suherman, Maman; Mastiani, Emay; Purnamasasri, Aas; Ramadan, Iman
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2026): April Issue
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v8i1.95270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengelolaan program pelatihan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Seoulina untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan kerja peserta. Fokus penelitian adalah pada proses manajemen pelatihan yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi, serta tantangan dan solusi yang muncul selama proses pelaksanaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumen dengan manajer, instruktur, dan peserta pelatihan. Temuan pada penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan program pelatihan di LPK Seoulina telah dilaksanakan dengan baik melalui perencanaan yang berorientasi pada kebutuhan industri di Korea Selatan dan Jepang, implementasi pelatihan berbasis kompetensi, dan evaluasi berkelanjutan menggunakan simulasi ujian EPS-TOPIK dan studi penelusuran alumni. Beberapa tantangan yang diidentifikasi meliputi kurangnya fasilitas dan infrastruktur, perbedaan kemampuan peserta, dan kebutuhan penyesuaian kurikulum untuk mengikuti perkembangan standar industri yang berubah. Untuk mengatasi masalah ini, peningkatan kapasitas instruktur, penggunaan media digital dalam proses pembelajaran, dan penguatan kemitraan dengan industri sedang diimplementasikan. Secara keseluruhan, manajemen pelatihan di LPK Seoulina telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan keterampilan teknis, keterampilan lunak, dan kesiapan kerja lulusan, sehingga memungkinkan mereka untuk bersaing di pasar tenaga kerja global.
Pelaksanaan Pembelajaran Orientasi dan Mobilitas melalui Teknik Pendamping Awas pada Anak Tunanetra Kelas II di SLBN Taruna Mandiri Kuningan dan di SLB-A Beringin Bhakti Kabupaten Cirebon Safitri, Nopi; Mastiani, Emay
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.2636

Abstract

Pembelajaran orientasi dan mobilitas (OM) bagi anak tunanetra memegang peranan penting dalam mendukung kemandirian gerak dan navigasi mereka di lingkungan sekitar. Salah satu teknik yang digunakan dalam pembelajaran OM adalah teknik pendamping awas, yang mencakup delapan aspek dasar seperti pegangan, posisi berjalan, serta navigasi melalui ruang sempit, tangga, dan pintu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan pembelajaran OM melalui teknik pendamping awas pada siswa tunanetra kelas 2 SDLB. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pende katan antara dua sekolah, di mana satu sekolah menggunakan tongkat sebagai alat bantu sedangkan sekolah lainnya tidak. Tantangan utama dalam pelaksanaan pembelajaran ini mencakup perbedaan tingkat kemampuan siswa dalam hal pemahaman, motorik, dan keberanian, serta kondisi lingkungan fisik yang kurang mendukung seperti jalan tidak rata dan suasana yang bising. Untuk mengatasi hal tersebut, guru melakukan adaptasi seperti menyediakan jalur mobilitas yang aman, penambahan penanda pendukung, serta pengaturan waktu latihan. Rekomendasi pentingnya adaptasi strategi OM sesuai karakteristik siswa dan lingkungan, serta peran krusial dukungan eksternal dalam mencapai kemandirian tunanetra.
TIDY UP BED SKILLS ASSESSMENT Emay Mastiani; Lilis Suwandari; Eka Yuli Astuti
Journal of Disability Vol 2, No 2 (2022): December
Publisher : Pusat Studi Difabilitas (PSD) LPPM Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jod.v2i2.62262

Abstract

Vocational assessment for students with intellectual disabilities  is designed to provide  information, readiness and diffulties in occupational functioning to performance a skill. The process of vocational assessment needed to be placed before the teacher compiling learning programs and the result of assessment will be used to determine curriculum modification need to be made to optimize students chances for success in the vocational programs. This study aims to determine the implementation of tidy up bed skills assessment that will be used in the preparation of vocational learning program for students with intellectual disabilities at high grade in Special School. The research method used in this research is a descriptive method with a qualitative approach. A variety of tehcniques are used to gathered information. Interviews, observations and documentation study are used to assess specific abilities related to a performance of skills. The steps taken in conducting the assessment are; preparation, implementation, analysis of assessment results, and communicating assessment results to whom it may concern. The instrumens of assessment are consists of aspects (1) tools knowledge, (2) the sequence steps of tidy up bed, (3) clear up tools, (4) maintenance process. The obstacle has been faced  is the teachers difficuties in analyzing and interpreting the results of the assessment. The results showed that some  students had basic abilities in simulating the work of tidy up bed , such as; prepare tools, tidy up bed, and maintaining clean bed and some others students didn’t shown the abilities to do  these steps. The results of the assessment explain the basic abilities of students and later  can be used as a reference to develop a learning program for tidy up bed skills
Co-Authors Abdurahimi, Sani Ramdan Adhimah, Sadiyatu Nuh Adzania, Nesa Halimah Agfinita, Yuniar Agus Ruswandi Agustina, Anneu Ahadiat Ahadiat Ahadiat, Ahadiat Ahmad Mugni Almarogi Ahmatika, Deti Alam, Rudi Almarogi, Ahmad Mugni Ana Suryana Anisyah Dewi Syahfitri Annisa Kurnia Fitri, Annisa Kurnia Fitri Ardiana, Lufi Argiasri Mustika Asep Fauzi Amanu Cece Hidayat Dadan Budiman Dadang Solikhin Dedi Mulyasana Defauzi, Prisna Delvina, Delvina Destiani Fima, Destiani Fima Disastra, Tesa Adipuri Dwi Endah Pertiwi Dzahwan Rizki Rusmiadi, Dzahwan Rizki Rusmiadi Eka Yuli Astuti Erawan, Raden Dewangga Tresna Fadhil Arifina Bisyri, Fadhil Arifina Bisyri Fajar Indra Septiana Farhan Ilham Wira Rohmat Farhan, Cecep Muhammad Firdaus, Ahmad Hilmi Fitrianingsih Fitrianingsih Fitriyah Yuliasari Habibi, Muhammad Faiz Hanafiah Hari Suprayoga Hendri Abdul Qohar Hermansyah, Deden Iim Wasliman Indiah Wisjnu Sulistyorini Istigfarin, Agnia Jajang Rusmana Jamilah, Evie Jia Siti Fauziah, Jia Siti Fauziah Khairil Fikri Khairil Fikri Lavision, Zavira Aina Maman Suherman Maman Suherman Maulani, Susan Mega Mentari Rahayu Meti Meilawati, Meti Meilawati Moch Irwan Hermanto Mugni Almarogi, Ahmad Muhammad Faiz Habibi Muhammad Rafif Permana, Muhammad Rafif Permana Mulyati Mustafa Reza Raihan Sind Nasruloh, Ujang Neneng Purwanti Nia Kurniawati Ningsih, Reni Priatna NUR, siti Nuron Rhamdani Panji Romadhona Prinanda Gustarina Ridwan Prisna Defauzi Purnamasasri, Aas Ramadan, Iman Ramadhan, Lutfhi Hilal Ramalana, Abdul Aziz Revita Yanuarsari Reza Febri Abadi Reza Febri Abadi Rhamdani, Nuron Ria Restu Ramadhanty Ridwan, Prinanda Gustarina Rina Nuraeni Rizmawan, Rizal Rohmah Fajarwati, Saktika Rostini, Deti Rudi Alam Rusmana, Jajang Saepudin Zuhri Safitri, Nopi Sauri, R Supyan Setiaji, Dini Anggraeni Saputri Sistriadini Alamsyah Sidik Siti Fauziyah Siti Nur Siti Rachmah Sudiarsa, Andri Suganda, Shalsa Nabila Sukmana, Nishrina Gyna Hafiza Suprayoga, Hari Susi Susanti Sutaryat Trisnamansya Suwandari, Lilis Syamsiar, Syamsiar Syarip Hidayat Sutisna Tasha Amalia Utami Teti Ratnawulan Trianugrahwati, Desemberi Trisnamansya, Sutaryat Ujang Permana Wardana, Lalu Teguh Widi Pratiwi Wildan A K, Muhammad Yeni Suhaeni Yoga Budi Santoso Zhafir, Hasna Aulia Zulfa Rahmah Effendi