Claim Missing Document
Check
Articles

Development of Biology E-Flashcard – Based Instructional Resource for Tenth – Grade Topic: Classification of Living Organism at SMA Negeri 2 Gorontalo – High School Halusa, Devliyanti; Latjompoh, Masra; Aydalina, Regina Valentine; Lamangantjo, Chairunnisah J.; Husain, Ilyas H.; Kumaji, Syam S.
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 11, No 4: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus December 2025
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v11i4.8356

Abstract

Background: Several students experience difficulties in mastering biological classification concepts. To address this issue, a digital E-Flashcard was developed as an instructional medium that supports technology-integrated learning, enhances motivation and comprehension, and offers flexible and practical use. This study evaluates the validity, practicality, and impact on learning outcomes of the E-Flashcard designed for Tenth-grade students at SMA Negeri 2 Gorontalo. Methodology: This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model, with a one-group pretest-posttest design involving 20 students from class X4 at SMA Negeri 2 Gorontalo. The instruments used included interview instruments, media and material validation instruments, and pretest and posttest instruments. Findings: The evaluation results indicated that the developed E-Flashcard met high feasibility standards, with material validation reaching 95.33% and media validation achieving 91%, both categorized as very feasible. Practicality assessment showed highly positive responses, reflected by a 98.5% score from teachers and 86% from students, both within the very practical category. Furthermore, analysis of learning improvement based on pretest and posttest scores yielded an N-gain value of 0.55, which falls into the moderate improvement level. These findings confirm that the E-Flashcard media satisfies the criteria of validity and practicality and demonstrates a meaningful improvement in student learning outcomes during limited-scale implementation. Contributions: This research advances digital biology instruction by introducing and empirically validating an ADDIE-based E-Flashcard model that enhances students’ conceptual understanding of biological classification, offering a scalable alternative to conventional printed flashcards in secondary education
Cemaran Bakteri Escherichia coli dan Salmonella sp. pada Thunnus albacares di Pangkalan Pendaratan Ikan Kota Gorontalo Hadji, Sri Yulianti; Uno, Wirnangsi D; Baderan, Dewi Wahyuni K; Retnowati, Yuliana; Husain, Ilyas; Lamangantjo, Chairunnisah J
Jambura Edu Biosfer Journal Vol 7, No 1 (2025): Jambura Edu Biosfer Journal
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jebj.v7i1.25872

Abstract

Ikan tuna (Thunnus albacares) merupakan salah satu komoditas hasil laut yang banyak ditemukan di Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Kota Gorontalo dan sering dikonsumsi masyarakat. Penanganan pasca tangkap yang kurang baik dapat memicu kontaminasi bakteri sehingga berdampak pada penurunan mutu ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi cemaran bakteri Escherichia coli dan Salmonella sp. pada ikan tuna jenis T. albacares di PPI Kota Gorontalo. Penelitian bersifat deskriptif dengan pengambilan sampel dari tiga titik berbeda, masing-masing satu sampel. Pengujian E. coli dilakukan dengan metode MPN tiga seri tabung, sedangkan Salmonella sp. diuji menggunakan metode kultur pada media selektif Salmonella Shigella Agar (SSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel ikan tuna mengandung E. coli dengan nilai MPN berturut-turut 7,8 × 10³ APM/gr, 6,5 × 10³ APM/gr, dan 14,1 × 10³ APM/gr, sehingga tidak memenuhi syarat mutu SNI 2729:2013 yang mensyaratkan E. coli kurang dari 3 APM/gr untuk ikan segar. Sebaliknya, uji Salmonella sp. menunjukkan hasil negatif pada semua sampel, sehingga memenuhi baku mutu SNI 2729:2013 yaitu negatif per 25 gram (0/25 g).
Analisis Pola Penyebaran Gurita (Octopus sp) di Area Penangkapan Perairan Torosiaje Tahir, Sirvani; Utina, Ramli; lamangantjo, Chairunnisah J.; Baderan, Dewi Wahyuni K.; Zakaria, Zuliyanto
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5257

Abstract

Gurita adalah salah satu hewan laut yang penting karena kandungan gizinya yang tinggi dan harganya yang cukup mahal, serta memainkan peran penting di antara hewan laut lainnya. Penelitian tentang pola penyebaran gurita di lakukan di Desa Torosiaje Kecamatan Popayato Kabupaten Pohuwato pada bulan Februari 2024. Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis pola penyebaran gurita (Octopus sp) di area penangkapan Perairan Torosiaje. Metode yang digunakan adalah metode purposive sampling, dengan memilih 6 area penangkapan yang sudah ditentukan sebagai titik pengamatan yakni area penangkapan I di Pulau Torosiaje Besar, area penangkapan II di Pulau Torosiaje Kecil, area penangkapan III Reef Lana Besar Batuna, area penangkapan IV di Reef Sapa Karanganan, area penangkapan V Reef Sapa Dua Bunginan Darat dan area penangkapan VI Reef Sapa Dua Bunginan Laut. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan alat tangkap khusus gurita, serta prosedur penelitian meliputi observasi, pengambilan sampel di lokasi penelitian, identifikasi melalui literatur ilmiah buku dan jurnal serta wawancara informal bersama nelayan lokal. Analisis data menggunakan perhitungan Indeks dispersi morisita (Id), perhitungan keseragaman (Mu) dan pengelompokan (Mc) dan perhitungan standar derajat morisita (Ip). Hasil penelitian yang diperoleh yakni hanya terdapat satu spesies individu gurita yaitu Octopus cyanea, dengan hasil analisis data memperoleh nilai indeks dispersi morisita pada titik pengamatan I yakni Ip = 0,3922, titik pengamatan II Ip = 0,42, titik pengamatan III Ip=0,4, titik pengamatan IV Ip=0,42, titik pengamatan V Ip = 0,3473, dan titik pengamatan VI Ip = 0,3573. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pola penyebaran gurita (Octopus cyanea) di area penangkapan Perairan Torosiaje adalah acak.
Struktur Komunitas Gastropoda Di Kawasan Mangrove Desa Persatuan Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo Potutu, Nurfadila; Katili, Abubakar Sidik; Lamangantjo, Chairunnisah J.; Hamidun, Marini S; Aydalina, Regina Valentine
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5386

Abstract

Gastropoda merupakan biota perairan yang hidup dalam ekosistem mangrove yang mempunyai peran ekologis dalam rantai makanan pada ekosistem mangrove dan menjadi bioindikator lingkungan karena hidupnya yang relatif tetap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas Gastropoda di kawasan mangrove Desa Persatuan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, metode pengambilan data menggunakan metode survey dan penentuan stasiun pengamatan menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan pada 3 stasiun yakni stasiun 1 tipe substrat pasir berlumpur, stasiun 2 tipe substrat berlumpur dan stasiun 3 kawasan tambak. Berdasarkan data Gastropoda yang di peroleh pada kawasan mangrove Desa Persatuan terdapat 15 spesies Gastropoda yang terdiri dari 9 family dan 12 genus dengan total individu 7.090. Keanekaragaman Gastropoda pada stasiun 1 diperoleh nilai H’ = 2.20 dengan indeks keseragaman E = 0.86, stasiun 2 dengan niali H’= 1.66 dengan indeks keseragaman E = 0.80, dan stasiun 3 dengan nilai H’ = 0.70 dan indeks keseragaman E = 0.64. Dominansi pada stasiun 1 dan stasiun 2 memiliki kategori yang rendah, sedangkan stasiun 3 memiliki kategori tinggi. Tingginya nilai indeks dominansi di stasiun 3 menandakan adanya spesies yang mendominansi, yaitu spesies Telespocium telespocium. Spesies Telespocium telespocium memiliki kemelimpahan tertinggi di setiap stasiun dengan nilai indeks kemelimpahan 0.38%. Kemudian diikuti oleh spesies Telescopium mauritsi dengan nilai 0.19%. Pola penyebaran Gastropoda di setiap stasiun memiliki nilai > 0 yang menandakan penyebaran mengelompok.
Keanekaragaman Dan Kelimpahan Makrozoobentos Di Ekosistem Mangrove Desa Persatuan Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo Kadu, Sintia; Marini S. Hamidun; Chairunnisah J. Lamangantjo; Ramli Utina; Zuliyanto Zakaria; Regina Valintine Aydalina
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5500

Abstract

Macrozoobenthos is an animal species that lives on the bottom of the waters and has various roles in the ecosystem, such as its role as a biological indicator that reacts to the condition of water quality so that its existence can be used as an indicator of water quality. This study aims to determine the diversity and abundance of macrozoobenthos in the mangrove ecosystem of Persatuan Village, Pohuwato Regency. This type of research is quantitative descriptive, the data collection method uses a survey method and the determination of observation stations uses a purposive sampling technique. Sampling was carried out at 2 stations, namely station 1 muddy substrate type and station 2 sandy mud. Based on the Macrozoobenthos data obtained in the mangrove ecosystem of Persatuan Village, there are 22 species consisting of 15 families and 22 genera with a total of 5,363 individuals. The diversity of Macrozoobenthos at station 1 obtained a value of H '= 2.42 and station 2 with a value of H '= 1.51. The abundance at stations 1 and 2 has a high category. The high value of the Abundance index at station 1 and station 2 indicates the presence of a dominant species, namely the Telescopium mauritsi species. The Telescopium mauritsi species has the highest abundance at each station with an index value of Di = 0.311.
Co-Authors Abdul, Aryati Abubakar Sidik Katili Abubakar Sidik Katili Adam, Fahria Ningsi Akbar, Muh Nur Al Ilham Bin Salim Amelia Sari, Amelia Amir, Fadila Amir Aryati Abdul Buhungo, Trisnawaty Junus Bulilingo, Mohamad Rivaldi Citron S Payu Demanto, Fingki Aritsya Devi Bunga Pagalla Devi Bunga Pagalla Dewi Diana Paramata Dewi Wahyuni K. Baderan Dina Sulistiani Makalunsenge Elya Nusantari Febriyanti Frida Maryati Yusuf Hadji, Sri Yulianti Halimu, Nining Halusa, Devliyanti Hayati Ningsih Gubali Hayatiningsih Gubali Herinda Mardin Hikmawati Hikmawati Husain, Ilyas Husain, Ilyas H. I Made Hermanto Ibrahim, Darwin Ilyas Husain Irsan, Mohamad Irwan Irwan Jusna Ahmad Jusran Jusran Kadu, Sintia Liberty Lodjo Lilan Dama Margaretha Solang Marini Susanti Hamidun Maruni, Mulyadi Masaguni, Alpinawati N. Masra Latjompoh Masrid Pikoli Mohamad Ikbal Riski Danial Muh. Nur Akbar Muhammad isman Jusuf Muhammad Yusuf Muhlis Muhlis Mursali, Intan Zulfatadila Mursalin . Musa, Sri Novita Mustamin Ibrahim Mustapa, Vinarti Mustaqimah, Nur Najmah, Najmah Nancy Katili Noer Fahnessa Dako Nur Mustaqimah Nur’Ain Lahaya Nurfadhlia Djafar Nurfadila Potutu Nurhayati Nurhayati Pakaya, Lifna Agustianingsih Pingki Pitria R. Makmur Podungge, Sandra Polapa, Noval Y. DJ. Potutu, Nurfadila Putra, Andika Wijaya Rahim, Srinurningsi K. Rahmin, Nur Alifya R. Ramli Utina Regina Eka Cahyani Mooduto Regina Valentine Aydalina Restiyani Widia Putri Rulan U. Mustapa Salam, Nurfadila Sidik Katili , Abubakar Sidiki, Sri Amelia A. Sija, Patta Sintia Kadu Sintia S. Ahmad Sirvani Tahir Sri Delviyanti Lihawa Sukma, Suryawijaya Suma, Fani Sunarto Kadir Supartin, Supartin Syam S. Kumaji Syapril, Syapril Tahir, Sirvani Tirtawaty Abdjul Tomu, Putri Ayu Vivien Novarina Kasim Wirnangsi D Uno Wirnangsi D. Uno Yasin, Citra Ningrum Yuliana Retnowati Zuliyanto Zakaria Zulyanto Zakaria