Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR RISIKO YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN KEHAMILAN EKTOPIK BERULANG : STUDI KASUS Kurniawati, Anastasya Peni; Widiasih, Restuning; Koeryaman, Mira Trisyani
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 1 No. 3 (2024): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Maret 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/pd8tn796

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan ektopik merupakan salah satu masalah kehamilan yang mengancam kehidupan baik janin maupun ibu, namun terbatas eksplorasi dan analisis terkait factor resiko terjadinya kehamilan ektopik. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor resiko yang mempengaruhi kehamilan ektopik. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dekriptif dengan pendekatan studi kasus terstruktur berdasarkan hasil laporan asuhan keperawatan yang dimulai dari pengkajian yang dilakukan dengan anamnesa pada klien dan keluarganya, terlebih terkait factor resiko. Sebelum melakukan pengkajian dan tindakan, peneliti menjelaskan terlebih dahulu tujuan dan melakukan informed consent. Analisis data dilakukan dengan membaca data, membandingkan antar data, dan meringkasnya sebagai presentasi kasus Hasil: Ny. A, usia 24 tahun, G3P0A1 dirawat di rumah sakit karena mengalami perdarahan. Riwayat kehamilan pertama, klien mengalami abortus pada minggu ke-14. Pada riwayat kehamilan keduanya, di usia 22 tahun, klien didiagnosa kehamilan ektopik terganggu di minggu ke-9, klien merasakan nyeri pada perutnya dan terjadi perdarahan selama 2 hari. Selama masa kehamilan ini klien merokok kurang lebih 6-8 batang perhari. Setelah 2 tahun, klien hamil yang ketiga dan klien didiagnosa mengalami kehamilan ektopik yang kedua kali pada minggu ke-8. Pada kehamilannya ini klien masih merokok kurang lebih 3 batang rokok perhari Pembahasan: Faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya risiko kehamilan ektopik disebabkan oleh usia, paritas, riwayat merokok, riwayat kehamilan ektopik sebelumnya dan riwayat abortus. Faktor tersebut dapat menyebabkan penurunan fungsi organ-organ reproduksi seperti penurunan fungsi tuba fallopi, gangguan silia dan abnormalitas dari gerakan otot di tuba fallopi dan konstriksi atau penyempitan pada tuba fallopi. Disarankan kepada intitusi pelayanan kesehatan untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada ibu terkait faktor resiko agar kedapannya dapat mengurangi resiko kejadian kehamilan ektopik dan perlunya melakukan konsultasi pada ibu dengan resiko tinggi seperti yang memiliki riwayat kehamilan ektopik sebelumnya terkait program kehamilan selanjutnya.  
Intervensi Self-Book Art Therapy Pada Pasien Paliatif Kanker Hati Dengan Masalah Kecemasan Muniri, Ayu; Agustina, Hana Rizmadewi; Widiasih, Restuning
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v8i1.2766

Abstract

Kanker hati merupakan jenis kanker yang menempati urutan ketiga yang menyebabkan kematian terbanyak di dunia dan sulit disembuhkan. Tidak sedikit tindakan berkelanjutan yang harus dijalani oleh penderita kanker hati untuk bertahan hidup. Sehingga bukan hanya fisik yang terkena dampak namun secara psikologis dan spiritual juga trauma. Oleh karena itu klien dengan kanker hati membutuhkan perawatan paliatif untuk mengurangi penderitaan dan meningkatkan kualitas hidupnya. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi self-book art therapy pada pasien paliatif kanker hati dengan masalah kecemasan. Penelitian ini berlangsung 7 hari menggunakan metode studi kasus yang terdiri dari kajian kebutuhan dan intervensi diberikan buku self-book art therapy untuk diisi dan kemudian nantinya buku yang telah diisi dievaluasi secara verbal (tanya pada pasien) dan juga visual (hasil tulisan atau gambar dalam buku). Hasil pengisian dan konfirmasi buku jurnal yang telah diisi ditemukan beberapa data yang sebelumnya tidak dapat tergali dalam pengkajian, selain itu juga hasil akhir menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan yang dialami oleh pasien yang diungkapkan secara verbal dan tulisan dalam self-book art therapy setelah dilakukan intervensi. Kesimpulannya, self-book art therapy berpengaruh positif pada pasien untuk menurunkan tingkat kecemasan dan juga dapat menjadi media untuk menggali lebih dalam terkait isi pikiran, perasaan, dan emosi pasien.
Program “Nestara”: Upaya Meningkatkan Pengetahuan Pencegahan Stunting Sejak Masa Hamil dengan Pendekatan Teknologi dan Pemberdayaan Perempuan Widiasih, Restuning; Sukmawati, Sukmawati; Mamuroh, Lilis; Hermayanti, Yanti; Ermiati, Ermiati; Khoirunnisa, Khoirunnisa
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i6.18651

Abstract

ABSTRAK Pencegahan stunting perlu dilakukan sejak konsepsi, hamil, dan setelah melahirkan sebagai bagian upaya pencegahan yang efektif dan komprehensif. Namun, hal tersebut merupakan proses yang kompleks, membutuhkan waktu, dan komitmen tinggi berbagai pihak, khususnya petugas kesehatan. Perawat memainkan peran penting dalam meningkatkan kesehatan perempuan sepanjang siklus kehidupannya, termasuk dalam pencegahan stunting. Melaksanakan rangkaian kegiatan intervensi terintegrasi sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan pencegahan stunting sejak masa hamil dengan pendekatan teknologi melalui Program “Nestara”. Pendampingan dan pelatihan pada 30 ibu hamil tanpa komplikasi yang rutin memeriksakan diri ke Posyandu dan di bawah pengawasan bidan desa di Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Program “Nestara” menerapkan lima kegiatan yaitu KKN Integratif, Festival Kesehatan, Homevisit, Pemantauan Lanjutan dengan Kunjungan Posyandu, Pemanfaatan Media Sosial, dan Aplikasi Skrining Stunting. Analisis data secara deskriptif dilakukan untuk mendapatkan karakteristik partisipan dan mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan stunting di masa kehamilan. Kegiatan Program “Nestara” dilaksanakan dengan lima rangkaian kegiatan dan melibatkan mahasiswa KKN Integratif dan mahasiswa Program Magister Keperawatan. Terdapat peningkatan pengetahuan pada 30 ibu hamil yang mengikuti rangkaian dari awal hingga akhir program selama hamil sampai dengan melahirkan. Intervensi Program “Nestara” dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan stunting sejak asa kehamilan. Selanjutnya dibutuhkanimplementasi berlanjut terkait upaya pendampingan ibu setelah melahirkan sebagai upaya pencegahan stunting yang lebih komprehensif. Kata Kunci: Masa Kehamilan, Pencegahan Stunting, Pemberdayaan Perempuan  ABSTRACT Stunting prevention needs to be carried out starting from conception, pregnancy, and after childbirth to create effective and comprehensive efforts. However, it is a complex and challenging process including for health professionals. Nurses play an important role in improving women’s health throughout their life cycle, including stunting prevention. Objective: To implement a series of integrated intervention activities as an effort to improve pregnant women’s understanding of stunting prevention actions during pregnancy using a technological approach through the “Nestara” Program. Assistance and training for 30 pregnant women with no complications and regularly check themselves at the local integrated health posts (Posyandu) and are under the supervision of the village midwives in Parigi Sub-district, Pangandaran Regency. The “Nestara” program implemented five key activities, including Integrative KKN, Health Festival, Homevisit, Follow-up Monitoring with Posyandu Visit, and Utilization of social media and Stunting Screening Application. Descriptives of data were done to obtain participant characteristics and determine the level of knowledge of pregnant women about stunting prevention during pregnancy. The “Nestara” program was implemented with five series of activities and involved KKN Integrative students as well as Nursing Master’s students. There was an increase in knowledge in 30 pregnant women who followed the series from the beginning to the end of the program during pregnancy to childbirth. The “Nestara” program intervention increased the knowledge of pregnant women about stunting prevention since pregnancy. Further implementations are needed regarding efforts to assist mothers after childbirth for more comprehensive stunting prevention efforts. Keywords: Pregnancy, Stunting Prevention, Women’s Empowerment
Literature Review: Intervensi Prone Positioning Dalam Pengelolaan Pasien dengan Acute Respiratory Distress Syndrome Emaliyawati, Etika; Sutini, Titin; Ermiati, Ermiati; Solehudin, Asep; Sugiharto, Firman; Widiasih, Restuning
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i7.15090

Abstract

ABSTRACT Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) is one of the causes of most patients being admitted to the Intensive Care Unit (ICU) and has the potential to cause death due to inadequate gas exchange due to fluid in the alveoli. One of the interventions given is prone positioning to increase lung expansion. This study examines the benefits and impact of prone positioning intervention in ARDS patients. This literature review uses the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews (PRISMA) guidelines with the keywords "ARDS, effectiveness, and prone positioning" using the Science Direct, PubMed, and Google Scholar databases. The inclusion criteria were full text in English or Indonesian with no restriction a publication year. 4,164 articles were collected according to keywords, and five articles that had gone through elimination and met the inclusion criteria were selected. Prone positioning in ARDS patients can reduce mortality and increase PaO2/FiO2. However, there are drawbacks, such as causing pressure ulcers in certain areas and does not reduce the potential complications of VAP. Prone positioning benefits patients by reducing mortality and increasing PaO2/FIO2. In practice, prone positioning must be supported by the presence of trained medical personnel, and possible complications must be reduced. Keywords: ARDS, Effectiveness, Prone Positioning  ABSTRAK ARDS atau Acute Respiratory Disstress Syndrom merupakan salah satu penyebab kebanyakan pasien masuk Intensive Care Unit (ICU) dan berpotensi menyebabkan kematian sebab pertukaran gas inadekuat akibat cairan di alveolus, salah satu intervensi yang diberikan adalah prone positioning untuk meningkatkan ekspansi paru. Penelitian ini bertujuan untuk melihat manfaat dan dampak dari intervensi prone positioning pada pasien ARDS. Literature review ini menggunakan panduaan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews (PRISMA) dengan kata kunci “ARDS, efektivitas, dan prone positioning”dengan menggunakan database Science Direct, PubMed, dan GoogleSchollar. Kriteria inkluasi yaitu fulltext berbahasa Inggris atau Indonesia dan tidak ada retrisksi tahun publikasi. Terkumpul 4.164 artikel sesuai dengan kata kunci dan terpilih 5 artikel yang telah melalui eliminasi dan sesuai dengan kriteria inklusi. Prone posisitioning pada pasien ARDS dapat mengurangi angka kematian dan meningkatkan PaO2/FiO2, meskipun terdapat kekurangan seperti mengakibatkan pressure ulcer di bagian tertentu dan tidak mengurangi potensikomplikasi VAP. Prone positioning bermanfaat untukpasien sebab mengurangi angka kematian dan meningkatkan PaO2/FIO2. Dalam praktiknya, prone positioning harus ditunjang dengan kehadiran tenaga medis terlatih, dan mengurangi komplikasi yang mungkin terjadi. Kata Kunci: ARDS, Efektivitas, Prone Positioning
Co-Authors Adawiyah, Nabilah Al Adistie, Fanny Aini, Farah Huwaida Qurrota Akbar, Ruli Nur Amalia Rizqi Sholihah Amalia Rizqi Sholihah An'nisaa Heriyanti Anita Setyawati Ardianti, Aprilia Aulia Ardiyanti, Anis Ashamar Puri Apsari Aulia, Rahma Elfa Azzahra, Mutiara Camelia Binahayati Rusyidi Binahayati Rusyidi Chatarina Umbul Wahyuni Citra Windani Mambang S Citra Windani Mambang Sari Darmawan, Cahya Widyarahayu Dedi Kurnia Deni Kurniadi Sunjaya Desy Indrayani Devita Madiuw Dewi Andriani Dewi Puspasari E, Ermiati Ermiati Ermiati - Ermiati E Ermiati E Ermiati Ermiati Ermiati Ermiati Ermiati Ermiati Ermiati, Ermiati, Etika Emaliyawati Farah Huwaida Qurrota Aini Filaili, Noer Fithriyah, Noor Geuis A Mulyasari Geuis Anggi Gita Mujahidah Hana Rizmadewi Agustina Handayani, Leni Riksa Handayani, Nurhalimah Tri Hariyawinata, Nanda Riksa Haryani, Euis Tuti Hendrawati Hendrawati Hendrawati Hendrawati Hendrawati Hendrawati Hendrawati, Hendrawati Hesti Platini Ida Maryati Ida Nurhidayah INDRIANI, NOVI Iqbal Pramukti Istiani Yoviana Jamlaay, Ruth Jayanti, Tri Nur Kim Hee Kyung Kurniawati, Anastasya Peni Kusman Ibrahim Laili Rahayuwati Lestari, Silvani S Lia Ramadanti Lilis Mamuroh Lupita Sari Maharani, Nur Mardani Marlina, Yani Marshanda Syaharani Putri Maruf, Irma Rachmawati Meita Dhamayanti Mira Trisyani Mira Trisyani Mira Trisyani Mira Trisyani Koeryaman Mumtazah, Dina Zahrotunnisa Muniri, Ayu Murtiningsih Murtiningsih Murtiningsih Nafisah, Nadila Zahra Napisah, Pipih Natasha, Windy Nelson, Katherine Nenden Nur Asriyani Maryam Neneng R Puspitasari Ningrum, Vica Cahya Nita Arisanti Noer Filaili Nugroho, Carissa Muthia Putri Nur Oktavia Hidayati Nuraeni, Imel Nurbayanti, Siti Nurdani, Gema Riksa Nurhakim, Furkon Nurhakim, Furkon Nurina Sari Supriatna Nurrizkiani, Rizka Riksa Pitriani, Rita Riksa Popoola, Tosin Putri, Dania Adzilla Putri, Yayu Handayani Syaidar Raini Diah Susanti Ramadanti, Lia Ramdani, Sucia S Ratna Pratiwi Ristina Mirwanti Rita Magdalena br. Tarigan Rusdi Ruth Jamlaay Safitri Ati, Nimas Safitri, Dania Iva Saleha, Nurmukaromatis Saputri, Melisa Fitria Sari, Citra Windani Mambang Sari, Rinda Intan Siska, Geuis Anggi Slamet Riyanto Solehudin, Asep Solihin, Yasmin Salsabila Sri Hendrawati Srimurni, Nita Ayu Sugiharto, Firman sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sutendi, Ludyta Yuniar Tabah, Hikmah Mesti Tata Sudrajat Tetti Solehati Tetti Solehati Titin Sutini Titin Sutini, Titin Tsuraya Salsabila, Salma Tung, Serene En Hui Tuti Anggriani Utama Urip Rahayu Urip Rahayu Urip Rahayu, Urip Utari, Ardhini Dwi Vici Triyunita Sabiyanto Yanti Hermayanti Yayat Suryati Yoviana, Istiani Yuliani, Lala