Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PEMBUATAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) BAGI GURU TK PUJA KUSUMA PAUH MENANG JAMBI Hanum, Ardina; Kustati, Martin; Amelia, Rezki; Gusmirawati
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 06 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan motivasi, kreatifitas, dan keterampilan guru dalam membuat Alat Permainan Edukatif (APE) dan menerapkan dalam pembelajaran. Belajar sambil bermain adalah salah satu karakteristik anak usia dini. Kegiatan bermain memiliki unsur edukasi yang disebut dengan permainan edukatif. Pendidikan anak usia dini memerlukan alat bantu yang inovatif dan efektif untuk mendukung perkembangan anak. Alat Permainan Edukatif (APE) merupakan salah satu media penting dalam proses pembelajaran yang dapat merangsang perkembangan kognitif, motorik, dan sosial anak. Pembelajaran menjadi lebih menarik dan anak tidak akan jenuh apabila guru menggunakan media Alat Permainan Edukatif (APE). Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan dalam tahapan kegiatan berupa persiapan, pelaksanaan, observasi, dan evaluasi. Pada pelatihan ini guru diberi gambaran materi tentang Alat Permainan Edukatif (APE), pemilihan alat dan bahan serta demonstrasi cara membuatnya. Hasil pelatihan ini adalah guru menjadi lebih termotivasi dan memiliki kreativitas untuk membuat Alat Permainan Edukatif (APE) dengan menggunakan bahan yang sederhana, serta menerapkannya dalam pembelajaran sehingga dapat meningkatkan interaksi dikelas dan mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.
Pelatihan Kerajinan Tangan Merajut Untuk Ibu Rumah Tangga Di Kampung Muara Tapus, Kabupaten Pasaman Barat Elvan, Nola; Kustati , Martin; Gusmirawati; Amelia , Rezki
TOLIS MENGABDI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/tm.v2i2.720

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk menjadikan ibu rumah tangga yang produktif, kreatif dan berinovatif serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada ibu rumah tangga, setelah membuat produk rajut ibu rumah tangga bisa memasarkan produk dan mendapatkan hasil dari penjualan tersebut, sehingga dapat membantu perekonomian keluarga. Pelatihan masyarakat ini dilakukan setelah melihat bagaimana ibu rumah tangga sering dianggap hanya bertanggung jawab atas pekerjaan rumah tangga saja dan sering sekali ibu rumah tangga memiliki waktu luang tetapi hanya berdiam diri dan sering juga bercengkrama dengan tetangga. Pelatihan ini menggunakan metode Partisipatori Action reseach (PAR) yang diadakan di Rumah tepatnya di Jorong Muara tapus, kecamatan Sungai Aur kabupaten Pasaman Barat, dengan peserta Ibu rumah tangga yang berjumlah 3 orang. Tahap kegiatannya ini meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil yang diperoleh dari pelatihan ini adalah ibu rumah tangga dapat mengetahui pola merajut dan membuat kerajinan tangan rajut beserta menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada Ibu Rumah Tangga. Kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat dikembangkan oleh penduduk setempat dan dapat dijadikan sebagai salah satu kegiatan yang digemari dan kegiatan yang bermanfaat.
PENDAMPINGAN KEGIATAN YASINAN MELALUI PENDEKATAN HALAQOH DI NAGARI SIMPANG SUGIRAN KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Zikri, Mhd Abdullah; Kustati, Martin; Amelia, Rezki; Gusmirawati
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 5 (2024): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i5.1380

Abstract

Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pembiasaan membaca Yasin kepada masyarakat di Nagari Simpang Sugiran, Lima Puluh Kota, dengan menggunakan metode halaqoh. Tradisi yasinan yang telah berkembang di masyarakat Indonesia dilaksanakan secara terus-menerus untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap membaca Al-Qur’an. Kegiatan yasinan dilaksanakan setiap hari Kamis atau malam Jumat, bergantian di rumah anggota yasinan, dan juga di rumah masyarakat yang telah meninggal dunia untuk mendoakan keluarga mereka. Pendampingan dilakukan dengan duduk melingkar, dipimpin oleh seorang ustadz, di mana para jamaah membaca surat Yasin secara serentak, diikuti dengan penjelasan makna setiap ayat oleh ustadz. Metode pendampingan yang digunakan adalah Service Learning (SL), yang terdiri dari tiga tahapan: (1) Tahapan persiapan, di mana anggota yasinan mempersiapkan diri untuk membaca surat Yasin dan menyiapkan sound system; (2) Tahapan pelaksanaan, di mana seluruh anggota membaca surat Yasin yang dipimpin oleh ustadz; (3) Tahapan evaluasi, di mana ustadz memberikan penjelasan tentang surat Yasin dan persiapan diri menuju kematian. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kecintaan masyarakat terhadap surat Yasin dan Al-Qur’an. Kata Kunci: Pendampingan, Yasinan, Membaca Al-Qur’an
PENDAMPINGAN EKSTRAKURIKULER TAHFIZ DENGAN METODE TALAQQI DI SMP NEGERI 5 BUKITTINGGI Damayanti, Nur Yeka; Kustati, Martin; Amelia, Rezki; Gusmirawati
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 5 (2024): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i5.1381

Abstract

Masyarakat Indonesia mayoritas beragama islam, yang berpedoman pada Al-Qur’an dan sunnah. Di Indonesia kegiatan menghafal Al-Qur’an dan penghafal Al-Qur’an sedang berkembang pesat untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur’an. Pendampingan ekstrakurikuler tahfiz dalam bentuk kegiatan menghafal Al-Qur’an bertujuan untuk meningkatkan kemampuan hafalan peserta didik pada juz 30 dengan menggunakan metode talaqqi. Metode pendampingan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan pendampingan meliputi tahap pertama persiapan adalah dengan memberikan pelatihan kepada peserta didik tentang tajwid dan membaca ayat Al-Qur’an dengan benar. Tahap kedua pelaksanaan yaitu peserta didik diberi waktu untuk menghafal sejumlah ayat atau surah sesuai target yang ingin dicapai. Tahap ketiga evaluasi yaitu peserta didik menyetorkan hafalan mereka kepada guru dengan benar. Hasil dari pendampingan menggunakan metode talaqqi adalah peserta didik mampu memahami dan meningkatkan kualitas bacaan ayat Al-Qur’an sesuai kaidah ilmu tajwid dengan benar. Dari aspek hafalan peserta didik mudah menghafal Al-Quran. Kata Kunci : Menghafal Al-Qur’an, Metode Talaqqi, Juz 30
Mengubah Paradigma Pembelajaran Ilmu Tafsir: Penerapan Teknologi Untuk Mengatasi Masalah Siswa Dalam Memahami Ayat Al-Qur'an Husnul Insani Herlado; Kustati, Martin; Amelia, Rezki; Gusmirawati
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v7i4.7052

Abstract

The development of technology opens up new opportunities in reviving ways of learning Qur'anic tafsir that are more interesting and relevant for the digital generation. in response to the challenges of the digital era that demand more interactive and relevant learning methods, the researcher used a qualitative descriptive approach, data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation studies. The results showed that the utilization of digital tafsir applications, multimedia (infographics, videos, animations), and e-learning platforms had a significant impact in improving students' understanding of the Qur'anic verses. This study explores the application of digital technology in tafsir learning at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Padang Pariaman, focusing on its impact on students' understanding, interest, and independence. Through digital tafsir applications, interactive multimedia and e-learning platforms, tafsir learning is transformed from a mere reading and listening process to a more visual, contextualized and immersive learning experience. The results show that technology not only improves students' understanding, but also fosters their interest and desire to learn independently. It encourages students to think critically, explore the meaning of the Qur'an in their lives, and participate more actively in learning. Although there are challenges in its implementation, such as limited infrastructure and teacher adaptation, the integration of technology in tafsir learning offers tremendous potential to enrich religious education. This article provides fresh insights into how technology can be a bridge for the younger generation to understand the Qur'ānic message more meaningfully.
PENDAMPINGAN BACA TULIS AL-QUR’AN MENGGUNAKAN METODE IQRA’ MELALUI PROGRAM RUMAH QUR’AN DI KELURAHAN KALUMBUK, KECAMATAN KURANJI, KOTA PADANG Zaky, Muhammad; Kustati, Martin; Amelia, Rezki; Gusmirawati
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v10i1.9616

Abstract

This mentoring aims to determine children's ability to read and write the Qur'an in Kalumbuk Village, Kuranji District, Padang City. Assistance is carried out by face-to-face learning to children, this assistance uses the iqra' method. The iqro' method is one of the methods in reading and writing the Qur'an that is effectively used for early childhood, the iqro' method is equipped with a practical tajweed book and relatively in a short time. This method emphasizes reading with fashih and correct according to the makhraj. The method used in conducting this research is by using the Participatory Active Research (PAR) method where researchers participate in every activity carried out during the research. The stages of this research begin with analyzing the needs of children in learning the Qur'an, then designing activities, implementing activities and evaluating the transformation results of the activities that have been carried out. The results of the study that with the assistance can improve the ability of the children of the qur'an house in reading and writing al qu'an. It can be seen the motivation of the children of the Qur'an house in reading the Qur'an properly and correctly. The results given are considered good, making the participants' ability to write and read increase and the knowledge they have about religion increases. Given the magnitude of the benefits provided in this service program.
PEMBIMBINGAN NILAI-NILAI AGAMA MELALUI METODE PEMBIASAAN DAN LATIHAN DENGAN PROGRAM SHALAT ZUHUR BERJAMA’AH DI SDN 10 CUBADAK AIR KOTA PARIAMAN Irfansyah; Kustati, Martin; Gusmirawati; Amelia, Rezki
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v10i3.9768

Abstract

Education is an important actor to ensure the survival of the nation and can even make each learner's personality have a good character as expected in the educational goals. This mentoring aims to form students' Islamic character values through the method of habituation and training with the zuhur prayer program in congregation. This mentoring method uses the PAR (Participary Action Research) method, an approach whose process aims at learning to solve problems and fulfill the practical needs of the community, as well as the production of science. The stages of this mentoring start from investigating the habits of students in praying together after school. The habituation of zhuhur prayer in congregation begins with guidance on how to do wudhu' properly and correctly, then the sound of the call to prayer and iqamah for students who have been appointed, reading the intention of prayer simultaneously, performing zhuhur prayer in congregation properly and correctly and ending with remembrance and prayer together. The results of mentoring that with the assistance of zuhur prayer in congregation can improve the religious values of students and foster an attitude of responsibility, care and understand the meaning of Islamic religious science in depth to carry out the obligation of zuhur prayer at school to God Almighty. In addition, in this mentoring, the results obtained that the participants were able to carry out the zuhur prayer.
Bimbingan Belajar bagi Peserta Didik Berkesulitan Membaca Menggunakan Metode Bacagaha di Bimbel Family Andalas Padang Sriwahyuni, Ilvi; Martin Kustati; Rezki Amelia; Gusmirawati
Jurnal ETAM Vol. 5 No. 1 (2025): FEBRUARY
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/etam.v5i1.1205

Abstract

Bimbingan ini bertujuan untuk mengatasi masalah belajar membaca dan meningkatkan kemampuan membaca pada peserta didik tingkat dasar. Perubahan kurikulum membuat berbagai aspek di dunia pendidikan mengalami kesulitan dalam pengembangan kemampuan membaca peserta didik di Tingkat Sekolah Dasar. Kurikulum merdeka sebagai kurikulum terbaru lebih menuntut peserta didik untuk aktif dalam proses pembelajaran. Banyaknya bahan terbuka seperti LKS dan buku cetak tidak cukup untuk membuat kemampuan membaca peserta didik meningkat secara spontan. Bahan ajar itu juga sebagai usaha mem aksi malkan peran peserta didik dalam memahami materi , tetapi akibat belum bisa m embaca , pemahaman mereka terhambat dan juga mengalami ketertinggalan materi pelajaran. Kegiatan membaca ditingkat Sekolah Dasar adalah salah satu permasalahan yang sering ditemukan. Dimana pada tingkatannya inilah dasar pengembangan kemampuan membaca untuk memahami berbagai mata pelajaran lainnya. bantuan yang terjadi pada peserta didik dalam membaca juga disebabkan oleh tidak adanya bimbingan belajar yang bersifat lebih individual tentang pengenalan abjad di sekolah. Untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam belajar membaca dibentuklah sebuah metode bacagaha di bimbel keluarga pada tingkatan Sekolah Dasar. Metode bacagaha digunakan sebagai metode peningkatan kemampuan membaca. Adapun metode yang digunakan dalam bimbingan ini yaitu Service Learning (SL). Hasil dari bimbingan ini cukup memuaskan dibuktikan dengan kemajuan tingkat kemampuan membaca peserta didik.
Al-Qur'an Tahfidz Assistance Using the Muraja'ah Method Jailani, Abdul Kodir; Kustati, Martin; Amelia, Rezki; Gusmirawati; Elysa, Ratianarimamy Niriko
Jurnal Al Maesarah Vol 4 No 1 (2025): Education, Social, and Community
Publisher : LPPM STAI Darul Falah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58988/jam.v4i1.401

Abstract

This community service aims to evaluate students' ability to enhance the quality of their Qur'an memorization through the implementation of the muraja'ah method at Pondok Tahfidz Ustadz Mahyuddin (PTUM), Padang City. PTUM is an Islamic educational institution that actively contributes to the development of Qur'anic literacy within the community. The muraja'ah method, which involves repeated review of previously memorized verses, is employed to ensure retention and prevent forgetting. The study utilizes the Participatory Action Research (PAR) approach, conducted in three stages. First, during the preparation stage, students are divided into groups based on their reading and memorization proficiency, and the necessary resources for muraja'ah activities are prepared. Second, in the implementation stage, activities begin with a joint prayer, followed by tahsin (improving reading quality), muraja'ah (reviewing memorized verses), and ziyadah (adding new memorization). Third, the evaluation stage involves regular assessments recorded on individual memorization papers to monitor progress. The results demonstrate that the muraja'ah method effectively improves students' memorization quality. This is reflected in the increased accuracy, fluency, and retention of their memorization. Based on the mentoring activities conducted, it can be concluded that the muraja'ah method serves as an effective approach to enhance and sustain the quality of Qur'an memorization.
Pengaruh Pembiasaan Shalat Dhuha Terhadap Kedisiplinan Peserta Didik Jailani, Abdul Kodir; Kustati, Martin; Amelia, Rezki; Gusmirawati; Rosen, Christopher
Jurnal Al Burhan Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Falah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58988/jab.v5i1.407

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of habituation of Dhuha prayer on student discipline at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Mandailing Natal. The type of research conducted is ex-post facto using a quantitative approach. In this study, the population was a total of 766 students. Sampling using Random Sampling technique using the Slovin formula, there were 88 students as samples. The data collection technique uses a questionnaire in the form of a Likert scale, while observation and documentation are as supporting techniques. Based on the results of data processing by testing the research hypothesis using simple linear regression test, obtained sig value. < 0.05 (0.005 < 0.05). Because sig. <0.05 then Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that there is a significant influence between habituation of dhuha prayer on student discipline at MAN 3 Mandailing Natal. The R value is 0.300 and the RSquare value is 0.090, meaning that the influence of the independent variable (Dhuha prayer habituation) on the dependent variable (student discipline) is 9%. This research is expected to be able to contribute understanding to the readers that Dhuha prayer is very influential on student discipline. Future research researchers suggest exploring the implementation of Dhuha prayer in the boarding school environment.