Claim Missing Document
Check
Articles

INTERNALISASI NILAI KEMINANGKABAUAN BAGI PESERTA DIDIK: UPAYA MENUMBUHKAN CINTA BUDAYA DI TENGAH TREN MEDIA SOSIAL Anis Noprianti; Martin Kustati; Gusmirawati
EBTIDA': Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 5 No 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/ebtida.v5i2.8717

Abstract

Kegiatan keminangkabauan yang dilaksanakan setiap Selasa pagi di sekolah dasar Islam Khairra Ummah Padang merupakan salah satu bentuk pelestarian budaya lokal di lingkungan pendidikan. Kegiatan ini mencakup berbagai praktik budaya seperti tari tradisional, adu pantun, pidato adat, serta pengenalan nilai-nilai kearifan lokal Minangkabau. Di tengah maraknya pengaruh budaya populer modern seperti tren media sosial dan aplikasi hiburan digital (misalnya TikTok), kegiatan ini menjadi media penting dalam menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya daerah sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna kegiatan keminangkabauan bagi siswa sekolah dasar serta menelaah bagaimana kegiatan tersebut berperan dalam menanamkan nilai-nilai cinta budaya di tengah arus globalisasi budaya digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi kegiatan Selasa pagi, wawancara dengan siswa dan guru, serta dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan keminangkabauan tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan dan pembelajaran, tetapi juga menjadi wahana pembentukan identitas budaya siswa. Melalui kegiatan ini, siswa belajar memahami nilai-nilai adat seperti sopan santun, kerja sama, dan rasa bangga terhadap warisan budaya daerahnya. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi strategi efektif sekolah dalam menghadapi tantangan lunturnya budaya lokal akibat dominasi media sosial. Kata kunci: Budaya lokal, keminangkabauan, media sosial, pelestarian budaya.
Pendampingan Guru Tahfizh dalam Mengontrol Kelancaran Hafalan Al-Qur’an Anak di Rumah Tahfizh Darul Musthafa Padang Nur Lubis, Khairan; Kustati, Martin; Gusmirawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 15 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v15i2.3844

Abstract

Based on the phenomenon that children often have difficulty memorizing the Qur'an outside of class hours, the role of tahfizh teachers is very important in maintaining the quality of children's memorization, in terms of fluency, consistency, and encouragement to repeat. The purpose of this mentoring program is to help children at Rumah Tahfizh Darul Musthafa memorize the Qur'an fluently, monitor their progress, build motivation, overcome difficulties in memorization, and improve the quality of their Qur'an memorization. This service method uses Participatory Action Research (PAR), which addresses children's difficulties in memorizing the Qur'an through collaboration between teachers and parents in advancing Qur'an memorization. Children, parents, and tahfizh teachers are actively involved in every phase of the activity. The results of the mentoring program show that tahfizh teachers are able to significantly improve the quality of children's memorization with the help of joint monitoring and evaluation strategies, as well as active communication with parents. Teachers and parents work together to create plans that suit each child's needs. Therefore, the guidance of tahfizh teachers not only helps academically but also builds discipline, incentives, and a supportive atmosphere for children to memorize the Qur'an. Keywords: Guidance for tahfizh teachers, memorization of the Qur'an, Rumah Tahfizh.
Pendampingan Guru Tahfidz Untuk Meningkatkan Minat Menghafal Al-Qur’an Dengan Metode Storytelling Arfandi, sriwahyuni; sriwahyuni; gusmirawati; martinkustati
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i3.18372

Abstract

Dibalik minat dalam menghafal Al-Qur’an, santri juga sering merasa bosan dalam menghafal Al-Quran. Ini menunjukan bahwa walaupun minat menghafal Al-Qur’an ada dalam setiap hati santri namun tidak bisa dipungkiri bahwa rasa bosan dan malas selalu mereka rasakan sehingga berdampak pada target dan jumlah hafalan santri. Keinginan menuntaskan hafalan memang sangat besar terukir difikiran mereka, namun rasa bosan dan rasa malas bisa saja datang kapan pun, ini dikarenakan kemuliaan Al-Qur’an membuat syetan tidak akan tinggal diam, godaan pasti dihembuskan oleh musuh nyata manusia itu, syetan melakukan berbagai cara untuk membuat manusia malas dan jauh dari Al-Qur’an. Pendampingan ini dilakukan kepada guru Tahfidz dengan tujuan dapat meningkatkan minat menghafal Al-Qur’an santri serta menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan menyenangkan. Metode yang digunakan dalam pendampingan ini adalah metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendamping terlibat langsung dan guru tahfidz menjadi mitra aktif. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya minat menghafal Al-Qur’an santri, sehingga berdampak baik terhadap target dan capaian hafalan santri, dan metode bercerita tidak hanya membantu dalam meningkatkan minat menhgafal santri, tetapi juga membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan menarik bagi santri.
ANALISI STRATEGI ICE BREAKING TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK SISWA KELAS X MAS NURUL HAQ SEMURUP Jihan Amaelia Putri; Martin Kustati; Gusmirawati
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/6r7he929

Abstract

Abstract: The learning process of the Akidah Akhlak subject at MAS Nurul Haq Semurup shows a clear effort by teachers to create a more interesting and enjoyable learning atmosphere. One of the efforts made is the application of ice breaking strategies as part of the learning method. This study aims to analyze in depth how the ice-breaking strategy is implemented and to examine its impact on student learning activity, especially in grade X. The approach used in this study is descriptive qualitative, which focuses on a detailed understanding of the process of implementing ice-breaking by teachers in the teaching of Aqidah Akhlak. Data was collected through observation techniques to directly observe learning activities, interviews with teachers and students to obtain their perspectives, and documentation to support the data. Data analysis was carried out by reducing the data, presenting the data, and drawing conclusions systematically. The results of the study revealed that ice breaking strategies were applied systematically and structurally by teachers, thereby creating a more interactive and enjoyable classroom atmosphere. The application of these strategies succeeded in increasing student participation, maintaining their concentration during lessons, and stimulating enthusiasm for learning. Thus, ice breaking proved to be an effective strategy in fostering student activity. Abstrak: Proses pembelajaran mata pelajaran Akidah Akhlak di MAS Nurul Haq Semurup menunjukkan adanya upaya yang nyata dari guru untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan menyenangkan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penerapan strategi ice breaking sebagai bagian dari metode pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana penerapan strategi ice breaking tersebut dilakukan serta mengkaji dampaknya terhadap keaktifan belajar siswa khususnya di kelas X. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, yang berfokus pada pemahaman mendetail terhadap proses penerapan ice breaking yang telah dilakukan oleh guru dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Data dikumpulkan melalui teknik observasi untuk melihat secara langsung kegiatan pembelajaran, wawancara dengan guru dan siswa untuk mendapatkan perspektif mereka, serta dokumentasi sebagai pendukung data. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa strategi ice breaking diterapkan secara sistematis dan terstruktur oleh guru sehingga mampu menciptakan suasana kelas yang lebih interaktif dan menyenangkan. Penerapan strategi ini berhasil meningkatkan partisipasi aktif siswa, menjaga konsentrasi mereka selama pelajaran, serta membangkitkan antusiasme belajar. Dengan demikian, ice breaking terbukti menjadi salah satu strategi yang efektif dalam menumbuhkan keaktifan belajar dan sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran Akidah Akhlak di MAS Nurul Haq Semurup.
Pengaruh Keterlibatan Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) terhadap Prestasi Belajar Siswa Nur Aisyah Agustin Bakhri; Kustati, Martin; Gusmirawati
Jurnal Ilmiah Edukatif Vol. 11 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v11i2.4615

Abstract

The background to this study is that several activities carried out by the Student Council (OSIS) at SMA Negeri 16 Padang take up some of the students' learning time in class, which could have an impact on the academic performance of students who are members of the Student Council (OSIS). This study aims to determine the extent to which involvement as an administrator of the Intra-School Student Organization (OSIS) affects the academic achievement of students at SMA Negeri 16 Padang. This research method is an Ex Post Facto quantitative study designed with a cross-sectional design, with a population of 48 students who are members of OSIS (the Intra-School Student Organization) at SMA Negeri 16 Padang. The data collection techniques used in this study were observation, questionnaires, and documentation. The results of the study found that involvement as a member of the Intra-School Student Organization (OSIS) had an effect on the academic achievement of students at SMA Negeri 16 Padang, with a percentage of 46.8%. Considering the results of the hypothesis test, we found that H0 was rejected and Ha was accepted, and that there was an influence of involvement as a member of the Intra-School Student Organization (OSIS) on the academic achievement of students at SMA Negeri 16 Padang.
DAMPAK PEMBERIAN REWARD TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA KELAS 4 DI SD PEMBANGUNAN LABORATORIUM UNP Tiara Salsabila; Martin Kustati; Gusmirawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39815

Abstract

This research is motivated by the low learning motivation of fourth-grade students who often appear unfocused and hesitant to participate in classroom activities, therefore the study aims to examine how the use of rewards can influence their learning drive, and it employs a descriptive qualitative approach through observations and interviews so that students’ learning behaviors can be explored in an authentic manner, and the findings reveal that rewards help foster feelings of joy, increase students’ confidence in expressing their ideas, encourage healthy academic competition, and enhance active participation during learning, thus noticeable improvements in learning behavior emerge when rewards are applied consistently, and the study concludes that rewards have a positive impact on learning motivation when given appropriately, proportionally, and according to students’ needs, and the study further suggests that educators should be more creative in selecting reward forms that not only stimulate temporary motivation but also strengthen intrinsic motivation, while combining them with varied teaching methods to maintain an engaging classroom atmosphere and to support the optimal achievement of learning objectives.