Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBINAAN PENDIDIKAN KEAGAMAAN MELALUI KEGIATAN WIRID YASIN DI KINALI Ummu Fitrah Widia Rahman; Martin Kustati; Gusmirawati
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 04 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pembinaan ini untuk mengetahui pendidikan keagamaan melalui kegiatan wirid yasin di Kinali. Kegiatan wirid yasin biasanya dilakukkan setiap malam jum’at di mesjid atau dari rumah ke rumah, kegiatan ini dilaksanakan bermacam-macam, ada wirid mingguan, wirid bulanan, dan sebagainya. Masyarakat biasanya melaksanakan wirid secara berkelompok yang dilaksanakan dengan cara melantunkan kalam Allah, zikir, doa bersama dan disertai dengan ceramah agama serta makan bersama oleh seluruh anggota perwiridan. Metode yang digunakan dalam pembinaan ini adalah metode PAR (Participatory Action Research) karena pembinaan ini berorientasi pada pengembangan dan mobilisasi ilmu pengetahuan di masyarakat. Pelaksaanaan metode pembinaan adalah metode ceramah dengan langkah-langkah: pertama, ustadz menyampaikan materi pendidikan keagaamaan. Kedua, Para jemaah mendengarkan langsung materi yang disampaikan oleh ustadz. Ketiga, diberikan waktu untuk sesi tanya jawab antara ustadz dan para jemaah. Hasil dari pembinaan ini diharapkan masyarakat di Kinali mengalami perubahan menjadi hamba Allah yang lebih baik dari segi ilmu keagamaan dan akhlak serta mengetahui cara-cara beragama dengan benar.
Dampak Ta’zir (Hukuman) Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Santri di Pondok Pesantren Andalusia Solok Selatan Nabilah Jihana; Martin Kustati; Rezki Amalia; Gusmirawati
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 2 No 2 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v2i2.460

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya yang dilakukan pondok pesantren Andalusia dalam meningkatkan kedisiplinan santri melalui ta’zir dan jenis ta’zir yang berhasil meningkatkan kedisiplinan santri. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ta’zir berdampak dalam meningkatkan kedisiplinan santri. Ini terlihat dari adanya rasa kepatuhan, rasa kesadaran, dan rasa tanggung jawab dari diri santri atas perilaku yang telah diperbuat dalam melakukan pelanggaran. Upaya yang dilakukan pondok pesantren dalam meningkatkan kedisiplinan santri melalui ta’zir, adanya tiga kategori dalam memberikan ta’zir, yaitu ringan, sedang dan berat. Sedangkan jenis ta’zir yang berhasil meningkatkan kedisiplinan santri dalam pelaksanaannya dan membuat santri jera yaitu ta’zir kategori berat. Demikian dapat disimpulkan bahwa Pelaksanaan ta’zir di Pondok Pesantren Andalusia sebagian besar sudah bisa dikatakan berjalan dengan baik dan benar, pelaksanaan ta’zir yang baik dapat berdampak kepada meningkatknya kedisiplinan santri di Pondok pesantren Andalusia Solok Selatan. Sebagian besar kedisiplinan santri sudah ada peningkatan yang cukup baik.
Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Audio Visual Menggunakan Aplikasi Kinemaster Pada Mata Pelajaran SKI di Madrasah Tsanawiyah Sa'adah, Nailus; Kustati, Martin; Amelia, Rezki; Gusmirawati
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 2 No 2 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v2i2.477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media pembelajaran audio visual menggunakan aplikasi Kinemaster dalam meningkatkan motivasi, pemahaman dan keterlibatan siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII.8 di MTsN 02 Kota Padang. Media audio visual, khususnya yang dibuat menggunakan aplikasi Kinemaster, dipilih karena kemampuannya dalam menyajikan materi secara komprehensif serta tampilan yang menarik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dengan teknik analisis kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunakan media audio visual dengan aplikasi Kinemaster dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, mempermudah siswa dalam memahami materi Pelajaran. Selain itu, aplikasi ini juga dapat mengembangkan kreativitas siswa dalam membuat video pembelajaran. Dari segi teknis, penggunaan Kinemaster memungkinkan pembuatan media yang mudah diakses. Namun, terdapat beberapa tantangan dalam hal keterampilan teknis siswa dan ketersediaan perangkat yang mendukung.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF LANGSUNG (PKL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK PESERTA DIDIK KELAS VIII DI MTSS DHUA’FA PADANG): MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF LANGSUNG (PKL) roganda; Martin Kustati; Gusmirawati
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 5 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Langsung (PKL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Akidah Akhlak Pada Peserta Didik Kelas VIII Di MTsS Dhua’fa Padang. Penelitian ini dilatar belakangi hasil belajar pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas VIII di MTsS Dhua’fa Padang rendah dibawah KKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model (PKL). Metode pengumpulan data dengan  observasi, tes soal. Hasil penelitian menyatakan bahwa hasil belajar dikelas eksperiment tinggi dari kelas kontrol. Ini dibuktikan dengan mean skor kelas esperiment adalah 84.44 dengan jumlah peserta didik 18. Pada kategorisasi terdapat 6 peserta didik yang tergolong kategori tinggi dengan persentase 33.33 %, 2 peserta didik tergolong kategori sedang dengan pesentase 11.11%, 1 peserta didik dengan kategori nilai rendah dengan persentase 5.55%. Hasil penelitian menunjukkan mean skor hasil belajar Akidah Akhlak di kelas eksperiment adalah 84.44 lebih besar dari hasil mean skor kelas control 67.83. dimana t-hitung lebih besar dari t-tabel 1.671. hasil belajar kedua kelas berbeda terlihat dari perbandingan mean skor pst-test peserta didik. Secara statistic menunjukkan bahwa penggunaan Model Pembelajaran Koperatif Langsung (PKL) memberikan efek yang significant terhadap hasil belajar aqidah akhlak pada peserta didik.
Implementation of the Art of Al-Quran Reading Learning to Improve Al-Quran Reading Skills in Students of Baitul Mukminin Islamic Boarding School, Pardang City Muhammad Aldian Syah; Martin Kustati; Rezki Amelia; Gusmirawati
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 8 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v8i4.1795

Abstract

This research aims to evaluate the implementation of learning the art of reading the Al-Quran and its impact on the ability to read the Al-Quran among Koran teachers in Padang City. The method used is qualitative research with a case study approach. Data was collected through in-depth interviews, direct observation, and analysis of documents related to the learning program. The findings show that the application of reading arts techniques, such as the use of appropriate tajwid, correct makhraj, and attractive intonation, significantly improves the teachers' Al-Quran reading skills. Apart from that, this learning also increases teacher confidence and motivation in teaching, and strengthens the relationship between teachers and students. This research concludes that the integration of arts in Al-Quran learning is an effective strategy for improving the quality of reading and teaching among Koran teachers.
PENDAMPINGAN GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN SISWA DENGAN METODE TARTIL Junita, Junita; Martin Kustati; Gusmirawati
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4996

Abstract

Pendampingan ini bertujuan untuk membentuk generasi Islam yang memiliki wawasan Al-Qur’an melalui pendidikan sejak usia dini dengan menanamkan kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an serta mendorong siswa untuk mempelajarinya secara baik dan benar. Kegiatan pendampingan ini juga dilakukan guna mengukur kemampuan siswa dalam membaca Al-Qur’an. Oleh karena itu, aspek ketepatan, kelancaran, dan kefasihan dalam membaca Al-Qur’an menjadi hal penting yang harus diperhatikan, sesuai dengan kaidah ilmu tajwid. Tujuan utama dari pendampingan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan minat siswa dalam membaca Al-Qur’an secara tartil. Metode tartil dipilih karena dinilai efektif, sistematis, serta mudah dipahami oleh siswa dalam meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur’an. Pelaksanaan pendampingan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam kegiatan ini digunakan metode Participatory Action Research (PAR). Hasil dari pendampingan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan membaca Al-Qur’an siswa dengan penerapan metode tartil, terlihat dari peningkatan kelancaran membaca, ketepatan pelafalan huruf, serta penerapan tajwid sesuai dengan aturan yang telah ditentukan. Meski demikian, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan sarana dan prasarana serta waktu pelatihan yang kurang memadai. Kesimpulan pendampingan metode tartil terbukti efektif dan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa. Oleh karena itu, metode ini disarankan untuk terus diterapkan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa sesuai dengan kaidah tajwid.
INTERNALISASI NILAI KEMINANGKABAUAN BAGI PESERTA DIDIK: UPAYA MENUMBUHKAN CINTA BUDAYA DI TENGAH TREN MEDIA SOSIAL Anis Noprianti; Martin Kustati; Gusmirawati
EBTIDA': Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 5 No 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/ebtida.v5i2.8717

Abstract

Kegiatan keminangkabauan yang dilaksanakan setiap Selasa pagi di sekolah dasar Islam Khairra Ummah Padang merupakan salah satu bentuk pelestarian budaya lokal di lingkungan pendidikan. Kegiatan ini mencakup berbagai praktik budaya seperti tari tradisional, adu pantun, pidato adat, serta pengenalan nilai-nilai kearifan lokal Minangkabau. Di tengah maraknya pengaruh budaya populer modern seperti tren media sosial dan aplikasi hiburan digital (misalnya TikTok), kegiatan ini menjadi media penting dalam menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya daerah sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna kegiatan keminangkabauan bagi siswa sekolah dasar serta menelaah bagaimana kegiatan tersebut berperan dalam menanamkan nilai-nilai cinta budaya di tengah arus globalisasi budaya digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi kegiatan Selasa pagi, wawancara dengan siswa dan guru, serta dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan keminangkabauan tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan dan pembelajaran, tetapi juga menjadi wahana pembentukan identitas budaya siswa. Melalui kegiatan ini, siswa belajar memahami nilai-nilai adat seperti sopan santun, kerja sama, dan rasa bangga terhadap warisan budaya daerahnya. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi strategi efektif sekolah dalam menghadapi tantangan lunturnya budaya lokal akibat dominasi media sosial. Kata kunci: Budaya lokal, keminangkabauan, media sosial, pelestarian budaya.
Pendampingan Guru Tahfizh dalam Mengontrol Kelancaran Hafalan Al-Qur’an Anak di Rumah Tahfizh Darul Musthafa Padang Nur Lubis, Khairan; Kustati, Martin; Gusmirawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 15 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v15i2.3844

Abstract

Based on the phenomenon that children often have difficulty memorizing the Qur'an outside of class hours, the role of tahfizh teachers is very important in maintaining the quality of children's memorization, in terms of fluency, consistency, and encouragement to repeat. The purpose of this mentoring program is to help children at Rumah Tahfizh Darul Musthafa memorize the Qur'an fluently, monitor their progress, build motivation, overcome difficulties in memorization, and improve the quality of their Qur'an memorization. This service method uses Participatory Action Research (PAR), which addresses children's difficulties in memorizing the Qur'an through collaboration between teachers and parents in advancing Qur'an memorization. Children, parents, and tahfizh teachers are actively involved in every phase of the activity. The results of the mentoring program show that tahfizh teachers are able to significantly improve the quality of children's memorization with the help of joint monitoring and evaluation strategies, as well as active communication with parents. Teachers and parents work together to create plans that suit each child's needs. Therefore, the guidance of tahfizh teachers not only helps academically but also builds discipline, incentives, and a supportive atmosphere for children to memorize the Qur'an. Keywords: Guidance for tahfizh teachers, memorization of the Qur'an, Rumah Tahfizh.
Pendampingan Guru Tahfidz Untuk Meningkatkan Minat Menghafal Al-Qur’an Dengan Metode Storytelling Sri Wahyuni; Martin Kustati; Gusmirawati
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i3.18372

Abstract

Dibalik minat dalam menghafal Al-Qur’an, santri juga sering merasa bosan dalam menghafal Al-Quran. Ini menunjukan bahwa walaupun minat menghafal Al-Qur’an ada dalam setiap hati santri namun tidak bisa dipungkiri bahwa rasa bosan dan malas selalu mereka rasakan sehingga berdampak pada target dan jumlah hafalan santri. Keinginan menuntaskan hafalan memang sangat besar terukir difikiran mereka, namun rasa bosan dan rasa malas bisa saja datang kapan pun, ini dikarenakan kemuliaan Al-Qur’an membuat syetan tidak akan tinggal diam, godaan pasti dihembuskan oleh musuh nyata manusia itu, syetan melakukan berbagai cara untuk membuat manusia malas dan jauh dari Al-Qur’an. Pendampingan ini dilakukan kepada guru Tahfidz dengan tujuan dapat meningkatkan minat menghafal Al-Qur’an santri serta menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan menyenangkan. Metode yang digunakan dalam pendampingan ini adalah metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendamping terlibat langsung dan guru tahfidz menjadi mitra aktif. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya minat menghafal Al-Qur’an santri, sehingga berdampak baik terhadap target dan capaian hafalan santri, dan metode bercerita tidak hanya membantu dalam meningkatkan minat menhgafal santri, tetapi juga membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan menarik bagi santri.
ANALISI STRATEGI ICE BREAKING TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK SISWA KELAS X MAS NURUL HAQ SEMURUP Jihan Amaelia Putri; Martin Kustati; Gusmirawati
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/6r7he929

Abstract

Abstract: The learning process of the Akidah Akhlak subject at MAS Nurul Haq Semurup shows a clear effort by teachers to create a more interesting and enjoyable learning atmosphere. One of the efforts made is the application of ice breaking strategies as part of the learning method. This study aims to analyze in depth how the ice-breaking strategy is implemented and to examine its impact on student learning activity, especially in grade X. The approach used in this study is descriptive qualitative, which focuses on a detailed understanding of the process of implementing ice-breaking by teachers in the teaching of Aqidah Akhlak. Data was collected through observation techniques to directly observe learning activities, interviews with teachers and students to obtain their perspectives, and documentation to support the data. Data analysis was carried out by reducing the data, presenting the data, and drawing conclusions systematically. The results of the study revealed that ice breaking strategies were applied systematically and structurally by teachers, thereby creating a more interactive and enjoyable classroom atmosphere. The application of these strategies succeeded in increasing student participation, maintaining their concentration during lessons, and stimulating enthusiasm for learning. Thus, ice breaking proved to be an effective strategy in fostering student activity. Abstrak: Proses pembelajaran mata pelajaran Akidah Akhlak di MAS Nurul Haq Semurup menunjukkan adanya upaya yang nyata dari guru untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan menyenangkan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penerapan strategi ice breaking sebagai bagian dari metode pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana penerapan strategi ice breaking tersebut dilakukan serta mengkaji dampaknya terhadap keaktifan belajar siswa khususnya di kelas X. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, yang berfokus pada pemahaman mendetail terhadap proses penerapan ice breaking yang telah dilakukan oleh guru dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Data dikumpulkan melalui teknik observasi untuk melihat secara langsung kegiatan pembelajaran, wawancara dengan guru dan siswa untuk mendapatkan perspektif mereka, serta dokumentasi sebagai pendukung data. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa strategi ice breaking diterapkan secara sistematis dan terstruktur oleh guru sehingga mampu menciptakan suasana kelas yang lebih interaktif dan menyenangkan. Penerapan strategi ini berhasil meningkatkan partisipasi aktif siswa, menjaga konsentrasi mereka selama pelajaran, serta membangkitkan antusiasme belajar. Dengan demikian, ice breaking terbukti menjadi salah satu strategi yang efektif dalam menumbuhkan keaktifan belajar dan sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran Akidah Akhlak di MAS Nurul Haq Semurup.