p-Index From 2021 - 2026
7.499
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Jurnal Ushuluddin Religio : Jurnal Studi Agama-agama Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam AJIS : Academic Journal of Islamic Studies Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JWP (Jurnal Wacana Politik) Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian al-Afkar, Journal For Islamic Studies Al-Muzara'ah Journal of Islamic Economic Laws Jurnal ICMES: The Journal of Middle East Studies Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Jurnal Masyarakat dan Budaya Al-Qalam Padjadjaran Journal of International Relations jurnal syntax admiration Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (DIJEFA) AL IQTISHOD: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ekonomi Islam Journal La Sociale Journal of Terrorism Studies TASAMUH: Jurnal Studi Islam International Journal of Social Service and Research Jurnal Pemikiran Islam (JPI) Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Social Research COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) Rausyan Fikr: Jurnal Ilmu Studi Ushuluddin dan Filsafat Jurnal Islam Nusantara Intermestic: Journal of International Studies ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Journal of Islamic Management Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies Jurnal Sosial dan Sains Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia International Journal of Integrative Sciences Journal Middle East and Islamic Studies Iklila: Jurnal Studi Islam dan Sosial J-CEKI Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif Journal of Islamic Economic Laws
Claim Missing Document
Check
Articles

Political Diplomacy, Religion and Culture: Analysing Iran's Geopolitical and Ideological Interests in Indonesia Hannase, Mulawarman; Hamzah, Idil
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 20, No. 1, Mei 2025
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/ai.vi.10878

Abstract

This article discusses Iran’s geopolitical and ideological interests in Indonesia within the context of international relations and cultural diplomacy. As a country with Shiite-based ideological power and regional geopolitical ambitions, Iran views Indonesia—the world’s largest Muslim-majority nation—as a strategic partner to expand its influence. This study employs a descriptive qualitative approach through literature review and secondary data analysis to examine Iran's strategies in building relationships via educational, cultural, and economic cooperation institutions. The findings show that Iran’s strategy in Indonesia reflects a blend of soft diplomacy and geopolitical interests aimed at strengthening Iran’s position in Southeast Asia. However, Iran’s ideological penetration faces resistance from Indonesia’s Sunni-majority population and domestic political dynamics that emphasize religious moderation and national stability.
Sistem Politik di Lebanon dan Implikasinya terhadap Politik Dalam dan Luar Negeri Lebanon Amaliya, Laila Rizky; Hannase, Mulawarman; Ulya, Nashiha; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Muhammad, Tobroni
Padjadjaran Journal of International Relations Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/padjir.v7i2.60187

Abstract

Politik sektarianisme di Lebanon telah menjadi faktor penting dalam pembentukan dan perkembangan sistem politik negara ini, yang tercermin dalam pembagian kekuasaan berdasarkan identitas agama dan etnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak sektarianisme terhadap kepentingan nasional Lebanon, dengan menyoroti bagaimana sistem politik Lebanon yang berlandaskan pada prinsip-prinsip sektarian mempengaruhi stabilitas internal dan hubungan luar negeri negara tersebut. Dalam kajian ini, menggunakan teori sektarianisme dan kepentingan nasional untuk memahami bagaimana pembagian kekuasaan yang didasarkan pada denominasi agama (Maronit, Sunni, Syi’ah, dan lainnya) mempengaruhi pembuatan kebijakan dalam negeri serta strategi luar negeri Lebanon. Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun sistem sektarian memberi ruang bagi inklusivitas politik, ia juga menciptakan ketegangan antar kelompok, yang pada gilirannya memperburuk stabilitas politik dan sosial negara. Selain itu, intervensi aktor eksternal, seperti Saudi Arabia dan Iran, memperburuk persaingan politik domestik dan memperburuk dampaknya terhadap kepentingan nasional Lebanon. Dengan demikian, sistem politik sektarian di Lebanon tidak hanya berimplikasi pada kebijakan domestik, tetapi juga membentuk dinamika politik regional dan internasional yang semakin kompleks.Sectarian politics in Lebanon has played a pivotal role in shaping and developing the country’s political system, as reflected in the power-sharing arrangement based on religious and ethnic identities. This study aims to analyze the impact of sectarianism on Lebanon's national interests, highlighting how the sectarian-based political system influences internal stability and the country’s foreign relations. Utilizing theories of sectarianism and national interest, this research examines how the power distribution along religious denominations (Maronite, Sunni, Shia, and others) affects domestic policymaking and Lebanon’s foreign policy strategies. The findings indicate that while the sectarian system allows for political inclusivity, it also generates inter-group tensions, exacerbating the nation’s political and social instability. Furthermore, external interventions by actors such as Saudi Arabia and Iran have intensified domestic political rivalries, compounding their adverse effects on Lebanon’s national interests. Thus, Lebanon's sectarian political system not only impacts domestic policies but also shapes increasingly complex regional and international political dynamics.
Paradigma Integrasi Keilmuan Dalam Tafsir Salman Fikri Luqoni, Ahmad; Saihu, Made; Hannase, Mulawarman
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 12 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i12.1270

Abstract

Dikotomi keilmuan yang memisahkan antara agama dan sains masih saja terjadi di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan pendidikan. Problematika dikotomi keilmuan tersebut harus diselesaikan dengan mengintegrasikan keilmuan antara agama dan sains. Penting kiranya untuk menggali lebih lanjut lagi tentang paradigma integrasi keilmuan yang terdapat di dalam literatur tafsir Al-Qur`an. Tafsir Salman dapat dianggap sebagai sebuah karya tafsir ilmiah yang berupaya untuk mengintegrasikan antara ilmu agama yang bersumberkan pada Al-Qur`an dengan sains yang bersumberkan pada temuan- temuan ilmiah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan interpretatif (interpretative approach) dan jenis penelitian studi kepustakaan (library research). Hasil penelitian ini melihat bahwa integrasi keilmuan dalam Tafsir Salman dilakukan dengan cara memadukan al-manhaj al-naqli dan al-manhaj al- aqli. Al-manhaj al-naqli yaitu berupa teks ayat dari setiap surah yang ditafsirkan dan disertai dengan penjelasan dari beberapa kitab tafsir klasik. Sementara al-manhaj al-aqli dalam Tafsir Salman menggunakan pendekatan rasional yang dianalisis dari perspektif sains. Penelitian ini menyimpulkan bahwa paradigma integrasi keilmuan dalam Tafsir Salman adalah sebuah integrasi-interkoneksi antara ?adhârah al-nash, ?adhârah al-‘ilm, dan ?adhârah al-falsafah. Dengan adanya integrasi-interkoneksi tiga ?adhârah tersebut, maka agama dan sains dapat saling melengkapi demi kemajuan ilmu pengetahuan serta dapat menjadi solusi atas pelbagai problematika dikotomi keilmuan dalam dunia Islam
Optimizing The Role of Zakat and Wakaf in Promoting National Economic Growth: Analytic Network Process (ANP) Method Approach Islamy, Robithoh Alam; Hannase, Mulawarman
Journal of Islamic Economic Laws Vol 4, No 1: January 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jisel.v4i1.13093

Abstract

This study aims to determine the criteria and aspects of optimizing the role of zakat and infaq. This research’s further objective is to build a model that can be used to determine criteria and priority aspects to become input for related parties to improve the role of zakat and waqf. This study combines descriptive qualitative and quantitative research using the Analytic Network Process (ANP) method. In building models and calculations, experts are involved in producing results following conditions in the field. This study indicates that zakat and waqf have played a role in encouraging national economic growth. Aspects that become alternatives in optimization are aspects of policy/legality/institutional, technical aspects of operations/databases, human resources/management aspects, aspects of auditing/control, socialization/community literacy, and cooperation aspects. The criteria used in selecting alternatives are effective criteria (collection and distribution) and efficient criteria (cheap, fast, and applicable). The ANP model connects alternatives and criteria and calculates that the order of priority from the highest to the lowest is 1. Policy, Legality, and Institutions (47.28%); 2. Human Resources/Management Aspects (13.94%), 3. Socialization Aspects (12.66%); 4. Cooperation Aspects (12.54%); 5. Operational/Database Technical Aspects (8.27%) and; 6. Audit/Control Aspects (5.29%).
Strategi Khalifah Al Ma'mun dalam Mengembangkan House of Wisdom Melalui Toleransi dan Objektivitas dalam Mencari Kebenaran Sahala, Thoriq; Lubis, Amany; wahidin, Nur; hannase, Mulawarman
Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jspk.v1i1.720

Abstract

Pada periode Zaman Kegelapan di Eropa (abad ke-5 hingga ke-15 M), terjadi kemunduran signifikan dalam berbagai aspek, termasuk ilmu pengetahuan. Sementara itu, dunia Islam mengalami Zaman Keemasan, dengan perkembangan pesat dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Kontras ini memunculkan pertanyaan mengenai faktor-faktor yang menyebabkan perbedaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Khalifah Al-Ma'mun dalam mengembangkan Bayt al-Hikmah melalui kebijakan toleransi dan semangat mencari kebenaran, serta bagaimana kebijakan ini berkontribusi pada keberhasilan dan kemajuan ilmu pengetahuan di Bayt al-Hikmah. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis-kualitatif dengan menelusuri literatur dan sumber-sumber sejarah yang mendokumentasikan kebijakan Al-Ma'mun, kontribusi para ilmuwan non-Muslim, serta dampak kebijakan tersebut terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di Bayt al-Hikmah. Strategi Al-Ma'mun melibatkan penerapan kebijakan toleransi yang tidak membedakan ras, suku, bahasa, atau agama, serta semangat mencari kebenaran dari berbagai sumber. Kebijakan ini menarik ilmuwan dari berbagai latar belakang untuk berkumpul di Bayt al-Hikmah, menciptakan lingkungan intelektual yang inklusif dan dinamis. Kontribusi signifikan dari ilmuwan non-Muslim seperti Hunain ibn Ishaq dan Thabit ibn Qurra menunjukkan keberhasilan kebijakan ini. Kebijakan toleransi dan semangat mencari kebenaran yang diterapkan oleh Al-Ma'mun memainkan peran kunci dalam menjadikan Bayt al-Hikmah sebagai pusat intelektual terkemuka. Hal ini menunjukkan bahwa inklusivitas dan kebebasan intelektual dapat mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan peradaban.
Dynamics of the Development of the Middle Eastern Education System and Its Implementation in Indonesia Facing the Era of Society 5.0 Muslim, Afifi Marzuki; Nurwahidin; Mulawarman Hannase; Amany Burhanuddin Umar Lubis
Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jspk.v1i1.727

Abstract

Middle Eastern and Islamic civilizations are very complex civilizations, from the classical to the modern period. The dynamics of education in the portrait of Middle Eastern and Islamic civilizations are also very diverse. Its influence has had a tremendous impact on regional and even global civilizations. In the midst of the rapid and massive development of the world. Even though society has not finished adjusting to the Industrial Revolution 4.0, Japan introduced the idea of ​​society 5.0. This is in accordance with the objectives of the SDGs which are being achieved in a global context including the field of education. However, Indonesia still has a lot of work to be done in the education system in Indonesia. So it is hoped that through this article researchers can see the relevance of the development of the world of education with the idea of ​​society 5.0 in Indonesia along with its implementation.
Analisis Penerapan Manajemen Risiko Pembiayaan Pada BMT Al-Furqan Alfian, Annisa Maulidia; Nurwahidin; Hannase, Mulawarman; Alfian
Journal of Islamic Management Vol. 4 No. 2 (2024): July
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jim.v4i2.1653

Abstract

This research aims to analyze the application of risk management in customer business financing provided by BMT al-Furqan. The problem in this research is that risk management has not been implemented well because there is no special team or division to manage the possible risks. This research uses risk management theory. The data collection method was conducted through interviews and a report document, and the data analysis used a qualitative risk assessment. The thing that distinguishes this research from previous research is the risk indicator. This research adds a risk indicator for customer error in carrying out the contract agreement. The study results show five risk indicators in the acceptable category, eight in the undesirable category, and one in the unacceptable category. The suggestion for BMT Al-Furqan, it is necessary to create standardization and special methods for analyzing customers, also use the 5C analysis method. BMT Al-Furqan needs to provide sheets for monitoring and evaluation so that customers can be controlled. BMT also needs to provide a special team to manage risk management. If a problem occurs, it can be detected early.
Sufis And Women: The Study of Women’s Sufis In The Western World Baried, Ariani Barroroh; Hannase, Mulawarman
Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Vol. 21 No. 1 (2022): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v21i1.23313

Abstract

The lack of records about the involvement and contribution of women in Sufism texts cannot be used as an excuse that women have a small role and position in the development and dissemination of Sufism teachings, doctrines, and practices. Of the two female Sufi names, namely Rabi’ah and Aishah al-Ba’uniyyah, two big names prove that women have equal opportunities in achieving spiritual knowledge. Therefore, the writer is interested in female Sufis, especially in Western countries, where so far, many writers have focused on female Sufis in the eastern world, therefore it is very interesting to study female Sufis in the Western world and to answer questions. about; Aren’t their women in the world of Sufism? Is it true that the world of Sufism belongs entirely to men only? This paper is a paper using a qualitative descriptive approach. The author uses a literature review with the data sources used in this paper are secondary data originating from the literature such as books, journals, articles, and various sources relevant to the theme of the discussion in this paper. The results of the study describe female Sufis, namely Hajjah Amina Adil and Hajjah Naziha Adil with their organization called HNCO (Hajjah Naziha Charitable Organization) engaged in philanthropy. Then another female Sufi is Nahid Angha who is known as one of the founders of the International Sufi Woman Organization, a world Sufi women’s organization. This organization is concerned with peace programs and women’s empowerment.
Strategi Uni Emirat Arab dalam Mendukung Harmonisasi Umat Beragama: Studi Kasus Pembangunan Kuil Hindu Pertama di Timur Tengah Muhammad, Tobroni; Hannase, Mulawarman
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i10.2855

Abstract

Pembangunan BAPS Hindu Mandir di Uni Emirat Arab (UEA) sebagai kuil Hindu Tradisional pertama di Timur Tengah menjadi simbol diplomasi agama yang mencerminkan kebijakan toleransi UEA dan penguatan hubungan bilateral dengan India. Penelitian ini menganalisis bagaimana UEA memanfaatkan soft power melalui diplomasi agama untuk menegaskan citra sebagai negara yang inklusif dan toleran. Hubungan sejarah antara UEA dan India telah berlangsung sejak era peradaban Lembah Indus dan semakin diperkuat dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya, terutama dengan meningkatnya jumlah ekspatriat India di UEA. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, penelitian ini menemukan bahwa pembangunan Mandir tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas ibadah komunitas Hindu di UEA, tetapi juga sebagai bagian dari strategi UEA dalam menghadapi radikalisme dan ekstremisme global. Meskipun demikian, proyek ini juga membawa dinamika politik domestik India, terutama terkait kebijakan Hindutva yang kontroversial. Dengan demikian, pembangunan Mandir tidak hanya memperkuat hubungan bilateral, tetapi secara tidak langsung juga menjadi inspirasi terkait  harmonisasi antar umat bergama, khususnya umat Hindu-Islam di India.
Contextualization of Ushul Fiqh in Muamalah and Modern Banking: Sharia Solutions in the Global Economic System Putro, Dimas Handoyo; Nurwahidin; Hannase, Mulawarman; Nafis, Muhammad Cholil; Nur Fatwa; Muttaqin, Mohammad Izdiyan
International Journal of Integrative Sciences Vol. 3 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijis.v3i11.12424

Abstract

This study examines the application of ushul fiqh, the foundational discipline of Islamic jurisprudence, in modern Islamic banking and its implications for the global economic system. Using a Systematic Literature Review (SLR) methodology, this research analyzes academic contributions from 2018 to 2024, focusing on the integration of Islamic principles into banking practices. The findings reveal that ushul fiqh significantly reduces financial instability through principles like the prohibition of riba (interest), reduction of gharar (uncertainty), and emphasis on maslahat (public welfare). These principles align economic transactions with ethical values, fostering inclusivity and sustainability. However, challenges such as regulatory standardization and integration into global markets persist. Despite these, the study identifies substantial growth opportunities for Islamic banking, especially with the rise of sharia-compliant Fintech solutions. This research highlights the potential of ushul fiqh as a transformative tool for promoting justice and resilience in global financial systems while meeting the ethical demands of modern economies
Co-Authors Ahmad Budiman, Ahmad Ahmad Fahrur Rozi Ahmadi, Lusiana Putri Akbar Akbar Alfarisi, Mochammad Salman Alfian Alfian, Annisa Maulidia Amaliya, Laila Rizky Amany Burhanuddin Umar Lubis Andrean Mohammad Irham Rasyid Anggara, Jefry Ariani Barroroh Baried Arwani, Salsabila Aviciena Zanjabil Ayu Andini Ayu Citra, Ken BAHTIAR, YUSUF Baried, Ariani Barroroh Basyar, Muhammad Hamdan Cucu Nurhayati, Cucu Elfando, Mario Excel Farah Farouk Alwyni Fathiyah Muslimah Qayyimah Fatwa Arifah Fauzyyah, Adhitia Wardani Febrina, Lis Fikri Luqoni, Ahmad Ghafur, Hanief Saha Gutomo Bayu Aji Haekal, Mohammad Rifki Hamdi, Zainal Hamka Hasan, Hamka Hamzah, Idil Haris, Muhamad Imam Munandar, Adis Irwan CH Islamy, Robithoh Alam Jihaddin, Muhammad Hazikri Khoirunnisa Khoirunnisa Krisna Rendi Awalludin Lubis, Amany Lubis, Amany Burhanuddin Umar Lydia Freyani Hawadi Makarim, Dina Fornia Mohamad Indra Israqi Mohammad Izdiyan Muttaqin Mufti, Ridho Muhammad Aras Prabowo MUHAMMAD FAHMI Muhammad Irwin Muslimin Muhammad Naufan Rizqullah Muhammad, Tobroni Muid N, Abd. Muslim, Afifi Marzuki Nafis, M. Cholil Nafis, Muhammad Cholil Naif, Naif Nasaruddin Umar, Nasaruddin Nasir Tajul Aripin Nur Fatwa Nur Fatwa Nur Fatwa, Nur Nurhidaya Nurhidaya Nurul Huda Nurwahidin Nurwahidin Nurwahidin Nurwahidin Nurwahidin Oktavia, Nursyam Oktoviana Banda Saputri Oktoviana Saputri Purba, Safna Putri Putro, Dimas Handoyo Rahmat Fitriansyah Rahmat Hidayat Raya, Ahmad Thib Rifki Haekal, Mohammad Rosfiyanti, Nina Rozi, Ahmad Fahrur Rozi Saenong, Farid F. Sahala, Thoriq Sakti, Cahaya Mulyani setiawandari, setiawandari Syahrullah Iskandar, Syahrullah Syaiful Rohman, Syaiful Syifa Mutiara Putri Heriandita Tahreem, Saadiya Ulfianti Ulya, Nashiha Umar Lubis, Amany Burhanuddin Umer Dar, Mulawarman Veithzal Rivai Zainal Wahidin, Nur Warto’i, Warto’i Yus, Agung Qosym Zahran, Mostafa