Claim Missing Document
Check
Articles

Integrasi Local Wisdom dalam Pembelajaran Kontekstual Siswa Kelas IV di SDN 02 Sendangsari Khaerini Rahmania; Trifa Fadilah; Ikhsan Bahaudin; Fedrico Amarki; Nugroho Prasetya Adi
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.5599

Abstract

Integrasi kearifan lokal (local wisdom) dalam pembelajaran kontekstual pada siswa kelas IV di SDN 02 Sendangsari. Dengan latar belakang pentingnya pengembangan karakter dan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pendekatan pembelajaran yang relevan dengan lingkungan sekitar, studi ini mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam proses pembelajaran sehari-hari. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, melibatkan observasi, wawancara, serta analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal mampu meningkatkan minat belajar siswa, memperkuat nilai-nilai karakter positif, serta mengembangkan interaksi sosial yang harmonis antar siswa. Selain itu, materi pembelajaran yang disusun dengan mengacu pada budaya lokal memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan relevan. Namun, tantangan seperti keterbatasan pemahaman guru terhadap kearifan lokal dan waktu pembelajaran yang terbatas perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut. Studi ini merekomendasikan penyusunan modul khusus dan pelatihan guru untuk mendukung integrasi kearifan lokal secara optimal dalam kurikulum sekolah dasar. Integrasi local wisdom dalam pembelajaran kontekstual tidak hanya memperkaya konten pendidikan, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan karakter dan identitas budaya siswa secara berkelanjutan.
STUDI DESKRIPTIF IMPLEMENTASI KEARIFAN LOKAL SEBAGAI UPAYA PENGUATAN IDENTITAS DAN KARAKTER PESERTA DIDIK KELAS IV DI MADRASAH IBTIDAIYAH Larasati, Mentari Tiara; ‘Aini, Aulia Nur; Ati, Syaharani Kusumaning; Fatimah, Vivi Nurin; Nurjanah, Mely; Adi, Nugroho Prasetya
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i3.6722

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the implementation of local wisdom in learning at MI Ma’arif Gondang as a strategy to strengthen students’ identity and character, in line with the Independent Curriculum which emphasizes contextual learning based on cultural values. Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews with the principal, fourth-grade teacher, and vice principal for curriculum, supported by direct classroom observations and documentation of teaching and learning activities. The findings indicate that local wisdom has been integrated mainly into thematic subjects, local language instruction, and the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5), covering approximately 30% of the overall learning process. Examples of implementation include processing data related to Wonosobo’s traditional foods, exploring regional vocabulary, and tracing the origins of hamlet names. These activities have been shown to enhance student participation, foster a sense of belonging, and deepen understanding of local cultural identity. Nevertheless, several challenges persist, such as the limited documentation of local culture in the Gondang area, the absence of systematically developed lesson plans incorporating cultural elements, and a scarcity of relevant reference materials. These findings highlight the need for comprehensive institutional support, active collaboration among educators, targeted teacher training, and the development of culturally responsive teaching resources to ensure that the integration of local wisdom becomes more effective, relevant, and sustainable in meeting the needs of students in the era of globalization. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kearifan lokal dalam pembelajaran di MI Ma’arif Gondang sebagai strategi penguatan identitas dan karakter peserta didik, sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran kontekstual berbasis nilai budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam bersama kepala sekolah, guru kelas IV, dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum, disertai observasi langsung dan dokumentasi proses belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal telah dilakukan terutama pada mata pelajaran tematik, Bahasa Daerah, dan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan capaian sekitar 30% dari keseluruhan pembelajaran. Contoh implementasi mencakup pengolahan data terkait makanan khas Wonosobo, eksplorasi kosakata daerah, serta penelusuran asal-usul nama dusun. Aktivitas-aktivitas ini terbukti mampu meningkatkan partisipasi siswa, menumbuhkan rasa memiliki, serta memperdalam pemahaman terhadap identitas budaya lokal. Meski demikian, penerapan kearifan lokal masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain minimnya dokumentasi budaya di wilayah Gondang, ketiadaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang secara sistematis memuat unsur budaya lokal, serta keterbatasan sumber referensi. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan menyeluruh dari pihak sekolah, kolaborasi aktif antarpendidik, pelatihan guru, dan pengembangan perangkat ajar berbasis kearifan lokal agar implementasinya lebih efektif, relevan, dan berkelanjutan sesuai kebutuhan peserta didik di era globalisasi.
Revitalisasi Tradisi Membatik untuk Mempertahankan Identitas Budaya Lokal di Desa Ropoh Nugroho Prasetya Adi; Ika Murtafiah; Athallah Keisa Dziesti Efendi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i1.5829

Abstract

Revitalisasi tradisi membatik di Desa Ropoh berperan penting dalam mempertahankan identitas budaya lokal di tengah tantangan modernisasi dan globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi untuk mengkaji proses revitalisasi membatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan membatik yang melibatkan generasi muda mampu meningkatkan keterampilan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap budaya lokal. Inovasi desain motif yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar juga berhasil memperluas daya tarik batik Ropoh tanpa menghilangkan ciri khasnya. Dukungan komunitas dan lembaga adat menjadi faktor penting dalam memperkuat pelestarian tradisi serta menjaga kohesi sosial masyarakat. Kendati terdapat kendala berupa keterbatasan akses pasar dan sarana pendukung, revitalisasi membatik tetap memberi dampak positif, baik secara sosial, ekonomi, maupun budaya. Dengan demikian, revitalisasi batik Desa Ropoh tidak hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga menjadi sumber penguatan identitas lokal dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Limbah tekstil berakibat pencemaran sungai di Desa Simbang Wetan Kecamatan Pekalongan Selatan Kota Pekalongan Baihaqi, Muhammad Ahsanul; Fatah, Anisa Nur; Adi, Nugroho Prasetya
Hexatech: Jurnal Ilmiah Teknik Vol. 3 No. 1 (2024): Hexatech: Jurnal Ilmiah Teknik
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/hexatech.v3i1.1266

Abstract

Kota Pekalongan, yang terletak di pantai utara Pulau Jawa, Indonesia, dikenal sebagai pusat industri batik tradisional dengan kekayaan budaya yang khas. Sungai-sungai di kota ini, yang berfungsi sebagai sumber air bagi kehidupan sehari-hari dan kegiatan ekonomi, juga menghadapi masalah pencemaran yang serius. Pencemaran ini sebagian besar disebabkan oleh pembuangan limbah industri tekstil, termasuk limbah batik, yang dilakukan tanpa pengolahan yang memadai. Akibatnya, kualitas air sungai menurun drastis, menjadi keruh, berbau tidak sedap, dan mengandung zat berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab utama pencemaran sungai di Pekalongan, menganalisis dampaknya, dan merumuskan langkah-langkah mitigasi yang efektif. Metode yang digunakan adalah survei, wawancara mendalam, dan observasi lapangan dengan melibatkan pemilik usaha batik dan warga setempat. Strategi mitigasi yang diusulkan meliputi peningkatan pengelolaan limbah oleh pabrik dengan teknologi yang lebih ramah lingkungan, pengawasan dan penegakan hukum yang lebih ketat oleh pemerintah, serta peningkatan kesadaran masyarakat melalui program pendidikan dan kampanye lingkungan. Dengan langkah-langkah mitigasi yang tepat, diharapkan dampak pencemaran dapat dikurangi, dan kualitas air sungai serta kesehatan masyarakat dapat diperbaiki.
PENGELOLAAN OBJEK WISATA PEMANDIAN AIR PANAS TEGALGUNUNG DESA TEGALSARI SERTA DAMPAK EKONOMI BAGI MASYARAKAT SEKITAR Khoiriyah, Siti; Hidayatullah, Alva; Adi, Nugroho Prasetya
Jurnal Abdimas: Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jppm.v7i1.1135

Abstract

Pemandian air panas Tegalgunung di Desa Tegalsari merupakan salah satu objek wisata di kabupaten wonosobo yang dikelola oleh BUMDes Tirta Anugrah Desa Tegalsari. Objek wisata ini sudah menjadi tujuan wisata yang populer bagi masyarakat wonosobo dan sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengelolaan objek wisata tersebut dan mengevaluasi dampaknya terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi kepada pengelola, petugas, dan pengunjung objek wisata, serta studi dokumen dengan mengumpulkan bahan-bahan tertulis seperti buku, jurnal, majalah, laporan penelitian, dan artikel yang relevan dengan penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan objek wisata pemandian air panas Tegalgunung di Desa Tegalsari sudah berjalan dengan baik dalam hal perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan, sehingga objek wisata pemandian air panas tegalgunung dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Tegalsari. Dampak positif yang dirasakan berupa meningkatnya kesejahteraan masayarakat melalui meningkatnya pendapatan masyarakat meningkat melalui berbagai sektor, termasuk barang, jasa, dan akomodasi.
Dampak Pencemaran Air Akibat Limbah Industri Batik Printing di Kecamatan Pekalongan Utara Terhadap Kualitas Air Sungai Ishaq Abdul Hannan; Shabrina Eka Witrie; Nugroho Prasetya Adi
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 8 (2024): GJMI - AGUSTUS
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i8.774

Abstract

Industri batik di Kecamatan Pekalongan Utara berkontribusi besar terhadap ekonomi lokal, namun juga menimbulkan masalah pencemaran lingkungan yang serius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pencemaran air dari limbah batik, mengevaluasi efektivitas pengelolaannya oleh industri, dan menyusun strategi perbaikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, meliputi observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah cair dari industri batik mengandung bahan kimia berbahaya seperti pewarna sintetis dan logam berat, yang menyebabkan kualitas air sungai di sekitar pabrik memburuk, ditandai dengan air yang keruh, berbau tidak sedap, dan mengancam ekosistem air serta kesehatan masyarakat. Pengelolaan limbah oleh industri batik masih menghadapi banyak kendala, meskipun pemerintah daerah telah mengeluarkan kebijakan berupa pengawasan, penegakan hukum, dan pemberian insentif untuk penggunaan teknologi ramah lingkungan. Implementasi kebijakan tersebut memerlukan peningkatan efektivitas dan dukungan teknologi yang lebih baik. Penelitian ini menyarankan adanya upaya yang lebih terkoordinasi dan berkelanjutan dalam pengelolaan limbah, serta peningkatan edukasi dan kesadaran lingkungan di kalangan industri dan masyarakat untuk mengurangi dampak pencemaran dan memastikan keberlanjutan lingkungan di masa depan.
RELASI IDENTIK ANTARA SEPAKBOLA DENGAN PENDIDIKAN ISLAM Adi, Nugroho Prasetya; Hasani, Zhul Fahmy; El Syam, Robingun Suyud
PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 7 No 2 (2024): PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UNSIQ Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/paramurobi.v7i1.6819

Abstract

Football has become one of the most popular spectator sports on the planet. It not only offers match attractions on the field, but also offers a series of rituals and euphoria of togetherness for the audience. Therefore, a review is needed to understand how football is linked to the Islamic religion. This research aims to review the identical relationship between football and Islamic education. A systematic and transparent framework was used to search, select and report relevant articles. This research synthesizes a collection of identified articles using library analysis, where each article is identified to see its relevance. This study concludes that football is identical to the teachings of the Islamic religion, where the spirit of sportsmanship is the rule of the game that must be obeyed in football, and piety is a symbol of religious obedience. Obedience to religious rules or values ​​is the result to be achieved in Islamic education. This report highlights future research avenues and identifies gaps in the field of Islamic education in football. Research implications, Islamic education researchers in football and senior practitioners can use this literature review to review the current football and religion literature. This can also be useful for non-Islamic education researchers who intend to conduct multidisciplinary research. This research looks at the literature on Islamic education in football by considering the latest literature and a fresh perspective.
PENGEMBANGAN TEKO SENJA (SENSOR JARAK) SEBAGAI ALAT BANTU TUNANETRA adi, nugroho prasetya; Latifah, Lutfatul; Harti, Harti
AL-QALAM: JURNAL KEPENDIDIKAN Vol 23 No 1 (2022): AL-QALAM : JURNAL ILMU KEPENDIDIKAN
Publisher : FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS SAINS AL-QUR'AN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/al-qalam.v23i1.3338

Abstract

The purpose of this research is to create SENJA (Proximity Sensor) teapot to make it easier for the blind. The type of research used in this research is the experimental method. Experimental research method is a quantitative research method used to determine the effect of the independent variable (treatment) on the dependent variable (outcome) under controlled conditions. This study uses several components such as proximity sensors, water pumps, and water level alarms which are arranged in such a way as to form the circuit. This tool applies the concept of physics, namely Toricelli's Theorem. The results of this study are to determine the effect of the sensor response time with the distance of the hole to the water surface based on the concept of toricelli theory, and it is stated that the deeper the hole to the water surface, the faster the sensor response to remove water from the teapot. The percentage of error in this study is less than 5%. This proves that the error or error of the tool is very minimal. So that this tool can be declared valid.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK MELALUI PENGEMBANGAN SCIENCE WORKED EXAMPLE DALAM KONTEKS KEARIFAN LOKAL WONOSOBO (KAJIAN TEORI) Adi, Nugroho Prasetya; Hasani, Zhul Fahmy
AL-QALAM: JURNAL KEPENDIDIKAN Vol 23 No 2 (2022): AL-QALAM : JURNAL ILMU KEPENDIDIKAN
Publisher : FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS SAINS AL-QUR'AN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/al-qalam.v23i2.4214

Abstract

Globalisasi dan pasar bebas dunia yang semakin berkembang menuntut suatu kemampuan yang harus dikuasai oleh generasi muda. Salah satu keterampilan yang harus dimiliki adalah keterampilan literasi, dimana kemampuan ini akan membentuk pengetahuan generasi muda Indonesia dalam menghadapi era globalisasi. Dampak positif penguasaan keterampilan literasi di era milenial atau yang disebut dengan era 4.0 akan memudahkan seseorang untuk bertahan dalam menghadapi perkembangan yang semakin pesat. Namun, kemampuan literasi masyarakat Indonesia masih dalam kategori rendah. Indonesia berada di peringkat 60 dari 61 negara peserta berdasarkan Studi Most Littered Nation In The World 2016. Bagian dari kemampuan literasi adalah literasi sains yang dikenal dengan literasi pengetahuan. Sama halnya dengan kemampuan literasi masyarakat Indonesia yang masih rendah, kemampuan literasi sains siswa Indonesia juga termasuk dalam kategori memprihatinkan. Kemampuan literasi sains siswa Indonesia masih dalam kategori rendah, dimana Indonesia menempati posisi ke-62 dari 70 negara peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia saat ini sedang mengalami krisis budaya, dimana generasi muda lebih mencintai budaya asing daripada budaya asli sendiri. Untuk itu peneliti ingin mengembangkan Science Worked Example (SWE) dalam konteks kearifan lokal Wonosobo.
STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DALAM PENANGANAN KESULITAN MEMBACA DAN MENULIS AL-QUR’AN SISWA KELAS 4 SD N 2 SIKUNANG WONOSOBO nurul_maftuchah, nurul maftuchah; Adi, Nugroho Prasetya; Hidayat, Muhtar Sofwan
AL-QALAM: JURNAL KEPENDIDIKAN Vol 24 No 1 (2023): AL QALAM: JURNAL ILMU KEPENDIDIKAN
Publisher : FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS SAINS AL-QUR'AN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/al-qalam.v24i1.4873

Abstract

The research was conducted on the basis that SD N 2 Sikunang Wonosobo has a uniqueness, namely the culture of reading the Koran before starting learning and reading asmaul husna after carrying out morning exercises, as an effort to increase student awareness of the importance of reading the Koran as a guide for Muslim life and also as an effort to increase the quality of reading Al-Quran students. This study aims to determine the difficulty of reading and writing the Qur'an for 4th grade students of SD N 2 Sikunang and to find out the strategies of Islamic religious education (PAI) teachers in overcoming difficulties in reading and writing the Qur'an for students of SD N 2 Sikunang, type the research used is field research with qualitative methods through a descriptive approach. The results of this mentoring activity are in accordance with the stages carried out by the researchers which have had an impact on SD N 2 Sikunang Wonosobo. They understand the importance of strategies to overcome learning difficulties based on the potential of each student.
Co-Authors Ade Purnomo, Firman Aditya Yoga Syahputra AHMAD JAZULI Ahmad Khoiri Aini, Aulia Nur Alifah, Icah Amburika, Nudia Anandita, Aulia Silvina Anisa Triyani Annita, Anissa Valenia Athallah Keisa Dziesti Efendi Ati, Syaharani Kusumaning AYU LESTARI Ayu Marati Barokatun Nimah Azzahra, Kamila Baihaqi, Habibah Khusna Baihaqi, Muhammad Ahsanul Barokatun, Ayu Mar'ati Desyandri Desyandri Dinna Muthia Atsa Dwi Cahyo Setyono Ekawati, Rizka El Syam, Robingun Suyud Eli Trisnowati Erawati, Dhini Fahmi Hidayat Faisal, Vava Imam Agus Fajriyyah, Uyun Nafidzatul Fani Al Anam Farid Khoirul Huda Fatah, Anisa Nur Fatiatun, Fatiatun Fatimah , Vivi Nurin Fatimah, Vivi Nurin Fatkhuliya Rizkiana Fedrico Amarki Firdaus Firdaus Fitriyani, Novi Hania Kholifatul Lukmana Harti Hasani, Zhul Fahmy Hidayat, Muhtar Sofwan Hidayatullah, Alfa Hidayatullah, Alva Ika Murtafiah Ikhsan Bahaudin Ila Lutfi Maziyah Indah Mustafidah Ishaq Abdul Hannan Khaerini Rahmania Khoiru Alfatul Huda Kholifatul Azizah Khusna Wahda, Salma Kurniawan, Yohanes kusuma, syaharani Lailatul Soimah Lalu Usman Ali Larasati, Mentari Tiara Lupita Atika Rachma Lusiana Dewi Lutfatul Latifah Makrifatul Khasanah Mila Ariyani Muhammad Najib Al Adib Muhammad Zaini Muhammad Zaini Muntako, Ahmad Nailis Saniyyah, Farah Neli Maghfiroh Ngarifin Shidiq Nimah, Ayu Marati Barokatun Noor Aziz Noor Aziz, Noor Nurjanah, Mely nurul_maftuchah, nurul maftuchah Paramita, Dhea Ponang Yoga Subasa Putra Exanni Qonik Atul Mardiyah Rahayu Agustin Rattiwizal Alpin Yulianto Rochyani Lestiyanawati Rochyani Lestiyanawati, Rochyani Salamah Churiyatul Jannah Shabrina Eka Witrie Shidiq, Ngarifin Silfanus Jelatu Silvana, Anita Sinta Maharani Siriatun Nazah Siti Khoiriyah Siti Mutmainah Sofi Asiyah Sri Jumini Sri Jumini Sri Jumini Suprihatin Swastika, Intan Masruroh Tri Adita Vianni Trifa Fadilah Valeria Suryani Kurnila Vava Imam Agus Faisal Vava Imam Agus Faisal ‘Aini, Aulia Nur