Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Leadership Education at Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Campus 1, Ponorogo Nurul Salis Alamin; Syarifah; Defi Firmansyah; Riza Ashari; Neri Wijayanti
Attanwir : Jurnal Keislaman dan Pendidikan Vol. 15 No. 01 (2024): Maret
Publisher : Institut Attanwir Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53915/attanwir.v15i01.170

Abstract

Leadership is the process of leading a group towards its goals. Pondok Modern Darussalam Gontor, an Islamic boarding school educational institution, emphasizes social orientation and leadership in its students. Its motto is "high-minded, able-bodied, knowledgeable, and free-thinking." In order to provide discourse, input and new ideas regarding efforts to produce cadres with character so that they can be used in Islamic boarding schools in general, this discussion aims to reveal the advantages and disadvantages of leadership education held in one of the Islamic boarding schools. boarding school. modern. Pondok Modern Darussalam Gontor intends to appoint a strong and militant leader on this basis.
Instilling the Value of Independence in New Students at the Elementary School of the Tahfidzul Qur’an Islamic Boarding School in Ponorogo Riza Ashari
EDUCATIO : Journal of Education Vol. 11 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/educatio.v11i1.2027

Abstract

This research aims to explore the process of instilling independence values among new students at Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Muqaddasah, as well as the obstacles encountered during this process. The need for independence development arises from the transitional nature of children aged 6-7 years entering elementary school, who must adapt to boarding life away from parents while maintaining Qur'anic memorization commitments. Traditional educational approaches in Indonesia often prioritize academic achievement over character development, leaving limited opportunities for systematic independence cultivation among young children. This qualitative research employed a descriptive design, conducted at three sites within the pesantren in Ponorogo, East Java. Data were collected using participant observation, in-depth semi-structured interviews with 15 informants (including teachers, room supervisors, administrators, and students), and documentation analysis. Thematic analysis followed the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The study found that the pesantren employs five interconnected approaches habituation, experiential learning, emotional engagement, functional application, and role modeling operationalized through progressive responsibility systems, structured daily schedules, and supportive physical environments. Approximately 80% of new students achieved significant independence gains within the first academic year, though substantial obstacles emerged including homesickness (affecting 78% of students), emotional immaturity, cognitive developmental limitations, home-environment disparities, and institutional constraints such as limited human resources and curriculum demands. The findings extend Erikson's psychosocial theory, Vygotsky's sociocultural framework, and attachment theory by demonstrating how structured educational environments can effectively facilitate independence development through appropriate scaffolding and emotional support. The study recommends the implementation of progressive responsibility systems, systematic emotional support through mentoring relationships, supportive physical environment design, parent education programs, and adequate resource allocation to ensure the sustainability of independence education across different educational contexts
PENGUATAN NILAI KEISLAMAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BAKTI SOSIAL MAHASISWA DI DESA KEMIRI Riza Ashari; Umi Isnatin; Wahyu Septrianto; Yusuf Al Manaanu; Hendri Setiyo Wibowo; Agung Dwicahyo; Yogi Banar Sasongko
Jurnal Pengabdian Ibnu Sina Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Ibnu Sina
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-pis.v5i2.150900037

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat melalui Program Bakti Sosial Mahasiswa (BSM) Universitas Darussalam Gontor dilaksanakan sebagai upaya memperkuat nilai keislaman, kepedulian sosial, dan pemberdayaan masyarakat di Desa Kemiri, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam aktivitas keagamaan, pendidikan, dan sosial; memperkuat pembinaan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA); membangun kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah desa; serta memberikan pengalaman pengabdian langsung kepada mahasiswa. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan pendataan peserta, survei lapangan, koordinasi dengan mitra, pembekalan, pelaksanaan program, monitoring, evaluasi, dan penyusunan laporan. Program utama mencakup pendampingan pembelajaran Al-Qur'an, kultum dan kegiatan keagamaan, pendampingan belajar anak, permainan edukatif, kerja bakti, pembersihan masjid, serta silaturahmi dengan tokoh masyarakat. Kegiatan utama berlangsung pada 25-27 Mei 2026 dengan melibatkan mahasiswa lintas program studi, panitia, dosen pembimbing lapangan, pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi masyarakat yang sangat baik, meningkatnya aktivitas pembelajaran TPA, terbangunnya hubungan kemitraan yang lebih kuat antara Desa Kemiri dan LPM UNIDA Gontor, serta bertambahnya pengalaman mahasiswa dalam kepemimpinan, komunikasi interpersonal, adaptasi sosial, dan kerja sama. Pelaksanaan program juga menginternalisasikan nilai IKHLAS, yaitu Inovatif, Kolaboratif, Humanis, Loyal, Amanah, dan Sustainable. Program ini berpotensi dikembangkan menjadi pengabdian berkelanjutan melalui pembinaan TPA, pemberdayaan UMKM, pelatihan masyarakat, dan program desa binaan.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI IKAN PADA BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DI UNIT TANJUNG BIDARA KAMPONG GAJAH MALAYSIA Riza Ashari; Umi Isnatin; Niken Trisnaningrum; Laola Badu Wawa; Muhammad Herlangga; Parwi Parwi
Jurnal Terapan Abdimas Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v10i1.19815

Abstract

Abstract. The natural resources owned by rural communities are the potency that need to be developed in order to increase the economy. The freshwater fish farming group in the Tanjung Bidara Unit, Kampong Gajah, Malaysia, is the regional economy activator. The potential for developing freshwater fish is quite extensive, by taking advantage of river flows. The aim of this community service activity was to improve the economy of the Gajah village area through empowering fish farming groups. The methods that have been implemented are freshwater fish cultivation and marketing education. As the results, the education given increase in fish farmers' knowledge by 75%, including the knowledge of cultivating good freshwater fish and marketing of the products. The conclusion from this activity was that the community's economy can be improved through empowering freshwater fish farmers.   Abstrak. Sumber Daya alam yang dimiliki masyarakat pedesaan merupakan potensi yang ada untuk dikembangkan guna meningkatkan perekonomian masyarakat desa Kelompok tani ikan air tawar di Unit Tanjung Bidara Kampong Gajah Malaysia merupakan penggerak perekonomian daerah tersebut. Potensi pengembangan ikan air tawar cukup luas, dengan memanfatakan aliran sungai. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan perekonomian daerah kampong Gajah melaui pemberdayaan kelompok tani ikan. Metode yang telah dilaksanakan adalah penyuluhan budidaya ikan air tawar dan pemasaran.  Hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa peningkatan pengetahuan petani ikan sebesar 75% mengenai budidaya ikan tawar yang baik dan pemasaran hasil ikan. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah perekonomian masyarakat dapat ditingkatkan melalui pemberdayaan petani ikan air tawar.
Co-Authors . Ishomuddin Abbas, Muhammad Hasyim Abdillah , Akbar Abdul Hafidz Bin Zaid Abdul Halim Wicaksono Agung Dwicahyo Agung Nurcholis Agus Budiman Ahmad Bimo Wiranata Yahya Ahmad Hasyim Ahmad Saifulloh Al-Afath, Muhammad Diffa Maula Alafianta, Novan Fatchu Ali Ridho, Arsyad Muhammad Andi Nur Fadhila Mahdiyah Angelica Silfana Anshori, Hudan Ngisa Ansshori, Hamdan Fauzan Arif Dian Santoso Arsyad, Hifni Bik Nasif Azmi Zarkasyi Azzaky, Rais Cecep Sobar Rochmat Chandra Sukrisna Chandra Sukrisna Churaez, Wildan Maududy Defi Firmansyah Dinia, Nazia Fahrezi, Fillah Flora Nikaso Hafizh Raafi Hafizh, Hilmi Abdil Harisman Harisman Hartomi Maulana Hendri Setiyo Wibowo Hidayatullah, Muhammad Iqbal Hilmi, Zaim Hudan Ngisa Anshori  Huril A'ini Idam Mustofa Ihsan, Nur Hadi Ihwan Mahmudi Iman Nur Hidayat Jaudat Iqbal Harris Jaziela Huwaida Khozin, Khozin Kurdi, Sadam Laola Badu Wawa linda Dinil Fadhilah Marlina, Yuli Meitria Cahyani Moh Ali Fauzi Mohammad Muslih Muh Barid Nizarudin Wajdi Muhammad Herlangga Muhammad Zaki Nasution, Ahmad Affandy Neri Wijayanti Nia Hasanah Nidzomun Niam Nouval Salman Nurikha Aliefina Tsabitah Nurul Salis Alamin Parwi Parwi Rihan Nurul Aini Rinawati, Tiara Eki Wahyu Rismawan, Mohammad Arief Riza Faishol Safitri Anggia Murni Saiful Anwar SALMAN ALFARIZI Sasongko, Yogi Banar Septrianto, Wahyu Sukrisna, Chandra Syam, Aldo Redho Syamsuddin Arif Syamsuddin Arif Syarifah Syarifah Teguh Prasetyo Thoriqunnajih, Thoriqunnajih Tiara Eki Wahyu Rinawati Tobroni Tobroni Tri Diana Kusuma Baskari Trisnaningrum, Niken Umi Isnatin Wajdi, Muh Barid Nizarudin Wardana, Aditya Dyo Wibowo, Hendri Setiyo Wibowo, Hendri Setyo Wibowo, Teguh Laksono Yahya, Habibillah yogi banar sasongko Yusril Aziz Yusuf Al Manaanu Zulzalal, Andi Muhammad