Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Beerencana Untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Mengikuti Program Keluarga Berencana di Kota Makassar: Strategy of the Office of Population Control and Family Planning to Increase Community Participation in the Family Planning Program in Makassar City Susilawati, Susilawati; Multazam, Andi Muhammad; Haeruddin, Haeruddin; Ahri, Reza Aril; Kurnaesih, Een; Gobel, Fatmah Afrianty
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 4 No. 1 (2023): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v4i1.1521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis strategi Dinas Pengendalian Kependudukan dan Keluarga Berencana terhadap penguatan keterlibatan masyarakat dalam program KB Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif karena penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif murni, yaitu penulis ingin mendeskripsikan dan menganalisis pendekatan pengendalian penduduk dan pelayanan KB untuk penguatan keterlibatan masyarakat dalam program KB di Kota Makassar. Wawancara, observasi, dan telaah dokumen merupakan metode pengumpulan data. Peneliti mewawancarai kepala dinas, kepala bagian pengendalian, dan kepala subbagian kependudukan dan keluarga berencana di Dinas Pengendalian Kependudukan dan Keluarga Berencana Kota Makassar di Provinsi Sulawesi, serta ibu-ibu yang telah mengadopsi KB. Prosedur pengolahan dan analisis data adalah analisis kualitatif yang terdiri dari lima tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perumusan kebijakan menggambarkan bahwa derajat perumusan sudah dilakukan dengan baik setiap tahunnya, (2) Implementasi program, khususnya a. aspek sosialisasi, menurut temuan penelitian yang berkaitan dengan teori strategi, dilihat dari dimensi pelaksanaan sosialisasi, peningkatan keterlibatan masyarakat dalam program KB tampaknya cukup efektif jika diukur dari jumlah peserta yang terlibat dalam KB aktif, b. pengendalian penduduk, dan Sesuai dengan temuan penelitian terdahulu, pemasangan program pengendalian dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program KB. 3. Evaluasi dan Pengawasan Dalam hal evaluasi dan pemantauan keterlibatan masyarakat dalam program KB, statistik menunjukkan relatif tinggi, dengan rata-rata 68% menggunakan KB dan sisanya 32% tidak menggunakan KB.
Pengaruh Brand Equity Terhadap Persepsi Pasien Rawat Jalan di RSUD dr. La Palaloi Kabupaten Maros Tahun 2024: The Influence of Brand Equity on Outpatient Perceptions at RSUD dr. La Palaloi Maros Regency in 2024 Yahya, Githa Nurfaridha; Kurnaesih, Een; Muchlis, Nurmiati
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 2 (2024): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i2.1663

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Brand equity RSUD dr. La Palaloi Kabupaten Maros merupakan rumah sakit yang juga merasakan adanya tingkat persaingan yang semakin ketat dengan rumah sakit lainnya. Persaingan yang terjadi bukan hanya dari teknologi peralatan kesehatan, namun juga persaingan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas demi memenuhi kepuasan konsumen yang dapat meningkatkan jumlah kunjungan pasien. Keberhasilan dari rumah sakit dapat dilihat dari aspek jumlah kunjungan pasien pada masing-masing rumah sakit. Tujuan: Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis Brand Equity terhadap Persepsi Pasien Rawat Jalan di RSUD dr. La Palaloi Kabupaten Maros. Metode: Penelitian dilaksanakan di RSUD dr. La Palaloi Kabupaten Maros pada tanggal 29 Januari s/d 29 Februari 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien rawat jalan yang berkunjung di poli umum sebanyak 1278 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan sebanyak 93 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara Purposive Sampling. Hasil: Menunjukkan terdapat pengaruh brand awareness (kesadaran merek) dengan persepsi pelanggan rawat jalan dengan nilai ρ=0,003<α=0,05. Terdapat pengaruh brand association (asosiasi merek) dengan persepsi pelanggan rawat jalan dengan nilai ρ=0,011<α=0,05. Terdapat pengaruh perceived quality (persepsi kualitas) dengan persepsi pelanggan rawat jalan dengan nilai ρ=0,004<α=0,05. Terdapat pengaruh brand loyalty (loyalitas merek) dengan persepsi pelanggan rawat jalan dengan nilai ρ=0,019<α=0,05. Terdapat pengaruh other proprietary brand asset (aset merek lain) dengan persepsi pelanggan rawat jalan dengan nilai ρ=0,006<α=0,05. Kesimpulan: Disarankan sebaiknya Rumah Sakit melakukan promosi sehingga RSUD dr. La Palaloi Kabupaten Maros nantinya bukan hanya dikenal oleh masyarakat pernah memanfaatkan pelayanan tetapi juga dikenal pada tingkat top of mind oleh pasien yang akan memanfaatkan pelayanan kesehatan. ABSTRACT Background: Brand equity of RSUD dr. La Palaloi, Maros Regency, is a hospital that also experiences an increasingly fierce level of competition with other hospitals. Competition occurs not only from health equipment technology, but also competition in providing quality health services to meet consumer satisfaction which can increase the number of patient visits. The success of a hospital can be seen from the aspect of the number of patient visits to each hospital. Objective: The aim of this research is to analyze Brand Equity According to the Perceptions of Outpatients at RSUD dr. La Palaloi, Maros Regency. Method: The research was carried out at RSUD dr. La Palaloi, Maros Regency from January 29 to February 29 2024. The population in this study were all 1278 outpatients who visited the general polyclinic. The sample in this study was 93 outpatients using a purposive sampling technique. Results: Shows there is an influence of brand awareness (brand awareness) with the perception of outpatient customers with a value of ρ = 0.003 <α = 0.05. There is an influence of brand association (brand association) with the perception of outpatient customers with a value of ρ = 0.011 <α = 0.05. There is an effect of perceived quality with the perception of outpatient customers with a value of ρ = 0.004 <α = 0.05. There is an influence of brand loyalty (brand loyalty) with the perception of outpatient customers with a value of ρ = 0.019 <α = 0.05. There is an influence of other proprietary brand assets with the perception of outpatient customers with a value of ρ = 0.006 <α = 0.05. Conclusion: It is recommended that hospitals should carry out promotions so that RSUD Dr. La Palaloi, Maros Regency will not only be known by the public who have used the services but will also be known at the top of mind level by patients who will use the health services.
Implementasi Jenis Ketenagaan pada Puskesmas Kawasan Perkotaan dan Kawasan Pedesaan Menurut Permenkes RI Nomor 43 Tahun 2019 di Kabupaten Luwu Utara: Implementation of Manpower Types at Urban and Rural Health Centers According to Permenkes RI Number 43 of 2019 in North Luwu Regency Kurnaesih, Een; Rusydi, Arni Rizqiany; Handayani, Dewi Sry
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 1 (2024): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i1.1694

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Persyaratan ketenagaan di puskesmas berdasarkan permenkes RI nomor 43 tahun 2019 meliputi dokter dan/atauDokter/ dokter gigi. Tenaga Kesehatan (perawat, bidan, tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku, tenaga sanitasi lingkungan, nutrisionis, tenaga apoteker dan/atau tenaga teknis kefarmasian dan ahli teknologi laboratorium medik. Puskesmas dapat menambah jenis tenaga kesehatan lainnya meliputi terapis gigi dan mulut, epidemiolog kesehatan, entomolog kesehatan, perekam medis dan informasi kesehatan. Tenaga Non Kesehatan harus mendukung kegiatan ketatausahaan, administrasi keuangan, sistem informasi, dan kegiatan operasional lain di Puskesmas. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan dalam ditentukan dengan teknik purposive sampling yaitu pemilihan informan dengan beberapa pertimbangan yaitu pengambil kebijakan dalam satu instansi dan staf yang mengetahui tentang kepegawaian dengan pengumpulan data wawancara, telaah dokumen dan observasi. Hasil: Input dari implementasi jenis ketenagaan berupa kualitas sumber daya manusia, Anggaran, Fasilitas dan Metode yang digunakan. Proses dari implementasi jenis ketenagaan berupa perencanaan dan strategi dalam memenuhi jenis ketenagaan. Output dari implementasi jenis ketenagaan adalah ketersedian tenaga berdasarkan permenkes nomor 43 tahun 2019. Kesimpulan: Implementasi jenis ketenagaan di puskesmas kawasan perkotaan dan kawasan pedesaan menurut permenkes nomor 43 tahun 2019 sudah berjalan sesuai dengan sistem yang ada walaupun masih ada jenis ketenagaan yang belum terpenuhi yaitu tenaga non kesehatan karena belum menjadi prioritas dalam pengusulan tenaga.   ABSTRACT Background: Staffing requirements at puskesmas based on Permenkes RI number 43 of 2019 include doctors and / or doctors / dentists. Health workers (nurses, midwives, health promotion and behavioral science workers, environmental sanitation workers, nutritionists, pharmacists and/or pharmaceutical technical personnel and medical laboratory technologists. Puskesmas can add other types of health workers including dental and oral therapists, health epidemiologists, health entomologists, medical recorders and health information. Non-health workers must support administrative activities, financial administration, information systems, and other operational activities at the health center. Method: The method used in this research is qualitative with a phenomenological approach. Informants were determined using purposive sampling technique, namely the selection of informants with several considerations, namely policy makers in one agency and staff who know about staffing with data collection interviews, document review and observation. Results: Inputs from the implementation of the type of staffing in the form of the quality of human resources, budget, facilities and methods used. The process of implementing types of staffing is in the form of planning and strategies in fulfilling types of staffing. The output of the implementation of the type of staffing is the availability of personnel based on Permenkes number 43 of 2019. Conclusion: The implementation of types of staffing in urban and rural health centers according to Permenkes number 43 of 2019 has been running in accordance with the existing system, although there are still types of staffing that have not been fulfilled, namely non-health workers because they have not been a priority in proposing personnel.
Pengaruh Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Terhadap Produktivitas Perawat RSUP DR. Tadjuddin Chalid Makassar Wafiq Azizah; Mansur Sididi; Nurul Ulfah Mutthalib; Een Kurnaesih
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i1.1558

Abstract

Keselamatan Produktivitas ialah penanda utama untuk kemajuan industri, sebab kenaikan produktivitas bisa tingkatkan laju perkembangan perekonomian industri. Industri wajib sanggup mempertahankan serta tingkatkan produktivitas pekerjanya secara optimal demi terwujudnya tujuan yang akan dicapai oleh industri. Rendahnya produktivitas kerja ialah permasalahan yang butuh dicermati oleh industri sebab dapat pengaruhi mutu serta kuantitas industri tersebut. Tidak hanya produktivitas kerja pekerja, terdapat salah satu perihal yang wajib jadi atensi ialah keselamatan serta kesehatan kerja( K3). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional . Dengan demikian sampel diperoleh dengan menggunakan purpose sampling sebanyak 97 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan survei. Penjabaran data melalui uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (alpha= 0.05). Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada pengaruh antara produktifitas kerja dengan keselamatan  kerja sehingga diperoleh nilai p = 0,000 < 0,005, ada pengaruh antara produktifitas kerja dengan kesehatan kerja sehingga diperoleh bahwa nilai p value = 0.000 < 0.05 di RSUP Dr. Tadjuddin Khalid Kota Makassar Tahun 2022. Penelitian ini menyarankan agar pimpinan rumah sakit meningkatkan tingkat kesehatan dan ksealamatan kerja pegawai dengan memastikan lokasi kerja steril dan bebas dari potensi bahaya.
PEMBERDAYAAN REMAJA DISABILITAS DALAM PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL MELALUI PEMENUHAN HAK KESEHATAN REPRODUKSI DAN SESUALITAS Chahya Kharin Herbawani; Utami Wahyuningsih; Ulya Qoulan Karima; Een Kurnaesih; Dona Presilia Putri; Tiara Kusumastuti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26233

Abstract

Abstrak: Kurangnya edukasi terkait kesehatan seksual dan reproduksi pada remaja disabilitas dapat menjadi ancaman, karena remaja disabilitas merupakan bagian dari kelompok yang rentan terhadap kasus kekerasan seksual. Hal ini terjadi karena topik terkait kesehatan seksual dan reproduksi masih dianggap tabu. Selain itu, keberagaman para remaja dengan disabilitas juga menjadi hambatan dalam pemberian edukasi yang optimal. Karenanya, diperlukan kegiatan pengabdian masyarakat pada SLB BC Manunggal Bhakti Depok dengan tujuan agar remaja dengan disabilitas mendapatkan haknya atas informasi terkait kesehatan seksual dan reproduksi. Sehingga, terjadi peningkatan pengetahuan remaja dengan disabilitas dalam mencegah kekerasan seksual. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini ialah penyuluhan dengan ceramah tentang kesehatan reproduksi dan demonstrasi tentang pencegahan kekerasan seksual. Pada kegiatan ini juga dilakukan pretest dan posttest dengan jumlah soal sebanyak 20 soal. Remaja yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 49 orang, dan hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan ditinjau dari peningkatan skor yang semula 83,08 menjadi 90. Abstract: Lack of education related to sexual and reproductive health in adolescents with disabilities can be a threat, because adolescents with disabilities are part of a group that is vulnerable to sexual violence. This happens because topics related to sexual and reproductive health are still considered taboo. In addition, the diversity of adolescents with disabilities is also an obstacle in providing optimal education. Therefore, community service activities are needed in SLB BC Manunggal Bhakti Depok with the aim that adolescents with disabilities get their rights to information related to sexual and reproductive health as a preventive measure of sexual violence. The method used in this activity consists of planning, implementation of activities, and evaluation based on the results of pretest and posttest. Teenagers who participated in this activity amounted to 49 people, and the results of the evaluation showed an increase in knowledge in terms of the increase in the original score of 83.08 to 90.
PALANG MERAH REMAJA SEBAGAI AGEN PERUBAHAN STRATEGI PENYULUHAN KESEHATAN PERILAKU HIDUP SEHAT DI KALANGAN REMAJA DI JAKARTA Kurnaesih, Een; Firmansyah, Muhammad Ramadhani; Husssein, Muhammad; Ulhaq, Dhya; P, Salsabila Putri; Wibisono, Ranya Nashita; Raharjo, Agung
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29718

Abstract

Abstrak: Kesehatan remaja merupakan aspek krusial dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Namun, masih banyak remaja yang memiliki pemahaman rendah terhadap perilaku hidup sehat dan pertolongan pertama dalam keadaan darurat. Palang Merah Remaja (PMR) sebagai organisasi kepemudaan memiliki potensi besar dalam menjadi agen perubahan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan remaja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan peran PMR dalam strategi penyuluhan kesehatan bagi remaja melalui pendekatan edukatif, interaktif, dan berbasis pengalaman. Kegiatan penyuluhan mencakup materi tentang gangguan makan, diabetes, kesehatan mental, dan anemia, yang sering dialami oleh remaja. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini meliputi pre-test, post-test, diskusi, dan permainan edukatif untuk meningkatkan pemahaman siswa. Peserta kegiatan ini adalah siswa MA Citra Cendekia sejumlah 53 orang. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa, dengan nilai rata-rata post-test meningkat dari 67,88 menjadi 81,61, yang menunjukkan keberhasilan metode interaktif yang diterapkan.Abstract: Adolescent health is a crucial aspect in developing quality human resources. However, many adolescents still have a low understanding of healthy living behavior and first aid in emergencies. The Youth Red Cross (PMR), as a youth organization, has great potential to become an agent of change to increase health awareness among adolescents. This community service activity aims to strengthen the role of PMR in health education strategies for adolescents through an educational, interactive, and community-based approach. This study aimed to raise students' awareness about adolescent health and the significance of the Youth Red Cross (PMR) in promoting health within the school environment. The counseling session covered topics such as eating disorders, diabetes, mental health, and anemia, which are prevalent among adolescents. The methods used in the session included pre-tests, post-tests, discussions, and educational games to enhance students' understanding. The participants of this activity were 53 students from MA Citra Cendekia. Evaluation results indicated a significant improvement in students' knowledge, with average post-test scores increasing from 67.88 to 81.61, demonstrating the effectiveness of the interactive methods employed.
Co-Authors A. Fachrin, Suharni Agisna Rafa Krismawanti Agung Raharjo Ahri, Reza Aril akhiri saleh, muji rahayu Alfina Baharuddin Alfina Baharuddin Alwi, Muhammad Khidri Alwi, Muhammad Kidri Amin, Hadriyani Andi Asrina Andi Asrina Andi Muhammad Multazam Andi Multaazam Andi Multazam Andi Nilna Raudatul Fariha Andi Nur Azizah Andi Nurlinda Aris, Arni AR Arman Arman Arman Arman Arman Arni Rizqiani Rusydi Caca Sudarsa Chahya Kharin Herbawani Citra Dewi Sara Daen, Atika Dewi Dian Mardiana Lestari Dona Presilia Putri Egidian Safitri Elbetan, Sarti Nofriyanti Fatimah Azzahra Fatmah Afrianty Gobel Fatmah Afriyanti Gobel Fauziyah Annisa Febriani, Nelly Fila, Ikda Firmansyah, Muhammad Ramadhani Fitriani Fitri Gobel, Fatmah Aprianti Hadriyani Amin Hadriyanti M Haeruddin Haeruddin Hamzah, Wardiah Handayani, Dewi Sry Hariani Hasnaini Rahmah Hastati Hastati Herbawani, Chahya Kharin Husssein, Muhammad Idris, Arman Idris, Fairus Prihatin Ilham, Rahmatunissa Isnaini, Mufidah Jasmin Abbas Kamilina, Luthfia Zalfa Kelompok 1, Sabrina Kurniah Hasbi Abdullah Difinubun Laiya, Mufidah Novianti Lisa, Lisa Handayani Lusianti Lahmadi Lusyta Puri Ardhiyanti M, Azrida M, Hadriyanti Mansur Sididi Mappamadeng, Andi Anggreany Masnilawati, Andi Muhammad Nadjib Bustan Multaazam, Andi Multazam, Andi Nahda Azhari Nanlohy, Wildia Nasruddin Nasruddin Nazwa Prisca Alya Nia Karuniawati Nia Karuniawati Novia Paramita Paradise Nurhidayati Nurlailah Dahlan Nurmiati Muchlis Nurmitasari Nurmitasari, Nurmitasari Nurul Auliya Nurul Husnah Nurul Ulfah Mutthalib Oktavia Ramadhaningrum Olvin Olvin P, Salsabila Putri Palar, Andi Nur Tenri Ratu Praniska R, Rahmaniyah Rahayu, Bakti Rahma Nasywa Sabilla Rahman, Fath Irtaniyah Rahman, Fath Irtaniyah RATNA SARI Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Rizqiani Rusydi, Arni Rusniati Rusniati Rusydi, Arni Rizqiany S, Suryanti Samsualam, Samsualam Selvi Marcellia Sitti Aras Diana Sitti Aras Diana Sitti Patimah Sri Nurindasari Sri Sudarwaty Suharni A. Fachrin Sumiati Sumiati Sundari Suparni Suparni Susilawati, Susilawati Syahrani, Vadiah Syamsiar S Russeng Syifa Fitriana Qurrotaayun Tahir Abdullah Tiara Kusumastuti Ulhaq, Dhya Ulya Qoulan Karima Usman, Munadira Utami Wahyuningsih Virgine Weby Anastasia Wafiq Azizah Wahab, Zettil Akmi Wibisono, Ranya Nashita Wulan Lindasari, Sri Wulandari Darmawan Yahya, Githa Nurfaridha Yanti Mustarin Yulis, Dian Meiliani Yusriani, Yusriani Zahra, Bella Aprilia zahwa azalia