Claim Missing Document
Check
Articles

DETERMINAN IMPLEMENTASI KEBERLANGSUNGAN HIDUP BALITA PROGRAM KESEHATAN ANAK DI KOTA MAKASSAR Een Kurnaesih; Samsualam Suharni
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pertama Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Tekno
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.463 KB)

Abstract

Studi ini mempelajari tentang tingkat kematian bayi Angka kematian bayi di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) masih tergolong tinggi dan belum memenuhi target MDGs. Berdasarkan data SDKI 2012, Angka kematian bayi di Sulawesi Selatan pada tahun 2011 sebesar 25/1000 kelahiran hidup. Angka ini masih belum memenuhi target rencana pembangunan jangka menengah nasional hingga tahun 2014 sebesar 24/1000 kelahiran hidup. Melakukan analisis pengaruh faktor sosia; ekonomi dan implementasi program kesehatan Ibu dan Anak terhadap keberlangsungan hidup Balita di Kota Makassar. Dalam penelitian ini, desain penelitian yang digunakan adalah combined method antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif (Creswell, 1994:177 dan Brannen, 1997:9). Peneliti dapat melakukan pendekatan kuantitatif terhadap sampel dari populasi, diikuti dengan pengamatan dan wawancara dengan informan terbatas .
ANALISIS TRACE ELEMENT ALPHA GLUCOSIDASE PADA PLASMA SPERMA PRIA DENGAN INFERTILITAS Fauziyah Annisa; Een Kurnaesih; Nasruddin Nasruddin
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pertama Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Tekno
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7180.327 KB)

Abstract

Infertilitas merupakan ketidakmampuan pasangan suami istri untuk Memiliki anak, yang telah melakukan hubungan Intim secara teratur selama 1 tahun tanpa menggunakan alat kontrasepsi. AlphaGlucosidase adalah penyusun normal air mani manusia, diproduksi terutama di epididimis penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara Trace Element Alpha Glucosidase pada plasma sperma pria Infertilitas. Penelitian ini menggunakan Metode Komparatif dengan pemberian trace element alpha glucosidase pada 21 plasma sperma, Data dianalisis menggunakan uji fishers exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alpha glucosidase tidak berpengaruh signifikan terhadap Motilitas, Morfologi, dan konsentrasi pada kasus infertil: Morfologi uji fisher Exact ≥ 0,005 yaitu 0,696, Konsentrasi uji fisher Exact ≥ 0,005 yaitu 1,651, Motilitas uji fisher Exact ≥ 0,005 yaitu 1,000. Tetapi kadar Alpha Glucosidase pada plasma sperma dengan Infertilitas lebih kecil dibanding kadar Alpha Glucosidas terhadap Fertilitas. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa faktor usia, keturunan, dan riwayat merokok memicu terjadinya kasus infertilitas. Kesimpulan bahwa Alpha Glucosidase tidak berpengaruh terhadap hasil Analisis sperma, akan tetapi Kadar Alpha glucosidase lebih rendah pada pria Infertilitas dibanding pria tanpa infertilitas ,disamping itu merokok dan riwayat keturunan juga memperngaruhi infertilitas pria
ANALISI FAKTOR YANG BERISIKO TERHADAP KEJADIAN PLASENTA PREVIA DI RSUD POLEWALI MANDAR Sitti Aras Diana; Een Kurnaesih; Arman Arman
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pertama Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Tekno
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.333 KB)

Abstract

Penyebab kematian terbesar ibu di Indonesia adalah karena adanya komplikasi dalam kahamilan, Salah satu komplikasi yang dapat terjadi pada ibu akibat plasenta previa yaitu syok dan pada janin bisa terjadi asfiksia berat. Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk menganalisis besar risiko kejadian plasenta previa di RSUD Polewali Mandar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Observasional Analitik dengan pendekatan Case Control. Hasil penelitian menjelaskan bahwa paritas merupakan 2 kali berisiko terjadinya plasenta previa dengan nilai OR (2,232) CI (95%) lower limit 1,015 upper limit 4,906, p:0,182>0,05), artinya, secara statistik tidak mempunyai pengaruh yang bermakna antara paritas dengan kejadian plasenta previa. Sedangkan riwayat abortus berisiko 6 kali terjadinya plasenta previa dengan nilai OR (6,489) CI (95%) lower limit 2,090 upper limit 20,144, p : 0,000), dimana secara statistik menjelaskan bahwa tidak memiliki pengaruh yang bermakna riwayat abortus terhadap kejadian plasenta previa, dan riwayat mioma 2 kali berisiko terjadinya plasenta previa dengan nilai perolehan nilai OR (2,026) CI (95%) lower limit 0,123 upper limit 33,286, p : 1,000) Sedangkan variabel umur yang nilai OR (0,589), riwayat SC nilai OR (0,634), dan riwayat manual plasenta nilai OR (0,664) tidak menunjukkan adanya risiko terhadap kejadian plasenta previa.
GAMBARAN KARAKTERISTIK PENDERITA KANKER SERVIKS BERDASARKAN FAKTOR RESIKO DI RSU SUMEDANG TAHUN 2014 Een Kurnaesih; Sri Wulan Lindasari; Andi Asrina
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pertama Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Tekno
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.309 KB)

Abstract

Kanker serviks telah menempati urutan terbanyak kedua setelah kanker payudara. Hasil Survey Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2008 menunjukkan proporsi penyebab kematian karena kanker semakin meningkat, jumlah penderita kanker 4,8% pada tahun 1992, kemudian menjadi 6% pada tahun 2001 dan 5,7% pada tahun 2008. Data dari Rumah Sakit Umum Kabupaten Sumedang pada tahun 2012 didapatkan angka kejadian kanker servik sebanyak 79 orang, tahun 2013 didapatkan 119 orang, sedangkan tahun 2014 dari bulan januari sampai dengan bulan maret sebanyak 44 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik penderita kanker serviks berdasarkan faktor resiko di RSU Kabupaten Sumedang tahun 2014. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita penderita kanker serviks dengan jumlah sampel 20 orang. Pengambilan sampel dengan menggunakan accidental sampling. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 10 Oktober – 15 Desember 2014.Dari hasil penelitian didapatkan data bahwa sebanyak 90% kanker serviks terjadi pada usia > 35 tahu, 50% terjadi pada usia < 20 tahun, 95% terjadi pada wanita yang tidak pernah ganti-ganti pasangan, 50% terjadi pada wanita yang tidak pernah menggunakan antiseptic dalam membersihkan vagina, 85% terjadi pada wanita yang tidak punya riwayat merokok, 80% terjadi pada wanita yang tidak mempunyai penyakit kelamin dan 50% terjadi pada wanita yang mempuyai anak lebih dari 2 orang. Dengan adanya hal tersebut maka diharapkan pihak Rumah sakit dapat memberikan pendidikan kesehatan tentang faktor resiko, cara pencegahannya, penanganan juga deteksi dini kanker serviks.
PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN E TERHADAP PERUBAHAN DERAJAT DISMENORHEA DAN KADAR PROSTAGLANDIN PADA REMAJA PUTRI DI KEBIDANAN UMI Andi Masnilawati; Een Kurnaesih
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pertama Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Tekno
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.911 KB)

Abstract

Dismenorhea atau nyeri haid yang merupakan gejala paling sering di keluhkan wanita usia reproduktif.Kondisi ini sering dikaitkandengan berbagai gejala lainnya yang terjadi sebelummenstruasi, seperti sakit kepala, mual, muntah,diare, denyutjantung yang abnormal, dan berkeringat. Dismenorhea berkaitan dengan peningkatan kadar prostaglandin menjelang menstruasi. Vitamin E dapat mengurangi nyeri haid, melalui hambatan terhadap biosintesis prostaglandin.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengevaluasi pengaruh pemberian Vitamin E terhadap perubahan derajat dismenorhea dan kadar prostaglandin pada remaja putri di Kebidanan UMI. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest dengan 20 subjek penelitian.Seluruh subjek penelitian dinilai dengan NRS untuk menilai derajat dismenorhea dan pengambilan sampel darah untuk pengukuran PGE2 dengan metode ELISA.Pemberian Vitamin E 400 IU diberikan 3 hari berturut-turut sebelum haid pertama pada siklus keduaHasil penelitian ini menunjukkan bahwa dua puluh mahasiswa yang mengalami dismenorhea, setelah diberikan vitamin E, terdapat 70% responden mengalami penurunan derajat dismenorhea dan 85% responden mengalami penurunan kadar prostaglandin. Terdapat pengaruh yang bermakna pada derajat dismenorhe dan kadar prostaglandin setelah pemberian vitamin E dosis 400 IU pada remaja putri (p=0,000 dan 0,003).Dari hasil penelitian bahwa ada pengaruh pemberian vitamin E terhadap perubahan derajat dismenorhea dan kadar prostaglandin pada remaja putri di kebidanan UMI.Disarankan kepada remaja yang mengalami keluhan dismenorhea untuk mengkomsumsi vitamin E sebelum menstruasi sebagai alternative untuk mencegah atau mengurangi dismenorhea.
PENGARUH PROLANIS TERHADAP PENGENDALIAN GULA DARAH TERKONTROL PADA PENDERITA DM DI PUSKESMAS SUDIANG KOTA MAKASSAR Nurlailah Dahlan; Muhammad Nadjib Bustan; Een Kurnaesih
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pertama Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Tekno
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.597 KB)

Abstract

Di dunia setiap 7 detik satu orang meninggal akibat diabetes, 4.9 juta meninggal tiap tahun dan 50% meninggal kurang 60 tahun. DM tergolong penyakit kronik, meski tidak dapat disembuhkan, namun dapat di kontrol dengan mengenali gejala secara dini dan penanganan lebih mudah, untuk menghindari komplikasi. Salah satu pencegahan komplikasi yaitu menjaga gula darah terkontrol. Upaya PROLANIS (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) diharapkan dapat menurunkan morbiditas dan mortalitas akibat Diabetes Melitus melalui promotif, preventif, dan kuratif DM di sarana Pelayanan Dasar seperti Puskesmas. Tujuan penelitian, untuk mengetahui pengaruh PROLANIS terhadap pengendalian gula darah terkontrol pada penderita DM di Puskesmas Sudiang Kota Makassar, menggunakan desain Quasy Experimental dengan metode one group pretest-posttest. Pengambilan sampel secara teknik total sampling penderita DM, pada 96 responden sesuai kriteria inklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi kepatuhan Aktifitas Fisik dan kepatuhan Mengecek kadar GDS selama intervensi (6 minggu), kemudian dianalisis secara univariat untuk distribusi frekuensi dari variabel independen dan dependen diawali dengan uji normalitas dan dilanjutkan dengan analisis bivariat dengan uji Wilcoxon dengan taraf signifikan α= 0,05 dan analisis multivariat dengan uji Regresi linier berganda. Terdapat korelasi kuat sebesar 0,913 atau 91,3% pengaruh Prolanis dalam pengendalian gula darah terkontrol di Puskesmas Sudiang. Hasil penelitian terdapat pengaruh pengetahuan dengan nilai β=0,013 merupakan model pada PROLANIS, sedang kepatuhan aktifitas fisik dengan nilai β=0,753 dan mengecek gula darah sebesar β =0,371 signifikan mendukung Prolanis terhadap pengendalian Gula Darah terkontrol di Puskesmas Sudiang. Disarankan untuk memodifikasi penyuluhan melalui spot media dan konsultasi gizi berkala serta pendampingan minum obat sesuai 4 pilar PROLANIS.
PPMD Kelompok Pembinaan Dan Pelatihan Kantin Sehat SD 188 Di Desa Gunung Silanu Bangkala Kabupaten Jeneponto Een Kurnaesih; Nia Karuniawati
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 3 (2020): PProsiding Seminar Nasional Ketiga Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Tekno
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantin Sekolah, sebagai salah satu pusat jajanan bagi anak, merupakan hal penting yang acap luput dari perhatian berbagai pihak. Padahal, sebagian waktu anak selama bertahun-tahun dihabiskan di lingkungan sekolah. Sayangnya, banyak terlihat jajanan yang tidak sehat, apalagi berharap dapat meningkatkan gizi sang anak. Berbagai bahan pewarna, proses pengolahan yang tidak sehat, packaging yang tidak memadai merupakan fenomena umum yang banyak terjadi di tempat jajanan anak sekolah, termasuk sekolah yang dilaksanakan PPMD. Data Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menunjukkan bahwa 99 % anak membeli jajanan di sekolah. Pada tahun 2006-2010, temuan BPOM pada sampel di enam kota besar (Jakarta, Medan, Surabaya, Makassar, Bandung dan Semarang) memperlihatkan bahwa 48% jajanan anak di sekolah tidak memenuhi syarat keamanan pangan karena mengandung bahan kimia berbahaya. Hal ini sangat memprihantinkan dan berbahaya. Anak-anak seharusnya terhindar dari jajanan yang berformalin, boraks, zat pewarna berlebih dan kandungan kimia lainnya yang berbahaya. Situasinya, anak tak punya pilihan lain dalam hal jajanan sekolah, karena itulah yang tersedia di lingkungan sekolah. Begitu juga di Desa Gunung Silanu Kec. Bangkala Kab. Jeneponto, kantin yang ada sangat kurang sehat , bahkan makan yang di sediakan sangat terbatas, hal ini sangat dipengaruhi oleh konsisiEkonomi Setemtpat, oleh karena itu perlu adanya Pembidan dan Pembuatan Kantin sehat di sekolah Khusunya SDI n188 yang murisnya sangat banyak sibanding dengan ke 4 SD yang lainnya. Adapun Metode yang dilakukan yaitu Pelatihan dan Pembinaan kantin sehat dan Kewirausahaan : Pelatihan dan Pembentukan Kantin sehat, peningkatan Pengetahuan Manajemen Kantin dan Pembenahan/ Renovasi kantin sekolah yang bekerjasama dengan kepala sekolah dan Tokoh Masyarakat Sosialisasi Jajanan Sehat dengan menggunakan Potensi yang ada dimansyarakat . Hasil yang diperoleh dalam pengabdian ini adalah; terlassananya pelatihan pembentukan kantin sehat yang di ikuti oleh 22 Orang ( dua Kelompok ) kelompok pertama bertanggung jawab dalam penyiapam makanan sehat yang di suplai oleh masyarak yg sudah mendapat pelatihan sedangkan kelompok ke dua yaitu pengelola kantin atau penanggung jawab kantin yaitu para guru dan karyawan yang di tugaskan oleh kepala Sekolah . Tetbuatnya bangunan kantin hasil renovasi sesuai dengan standar kesehatan.
Pengaruh Insentif, Beban Kerja, dan Lingkungan Terhadap Kinerja Pegawai di UPT Puskesmas Se-Kab Luwu Utara Tahun 2022 Rusniati, Rusniati; Ahri, Reza Aril; Haeruddin, Haeruddin; Een Kurnaesih; Alwi, Muhammad Kidri; Patimah, Sitti
Journal of Muslim Community Health Vol. 4 No. 2 (2023): APRIL-JUNI (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jmch.v4i2.1136

Abstract

yang prima. Selama ini terdapat banyak keluhan masyarakat yang sering berurusan dengan tenaga medis dan Kesehatan di puskesmas seperti lambatnya pelayanan dan ketidak ramahan petugas dalam pelayanan. Metode: Jenis penelitian ini adalah survey dengan rancangan cross sectional study. Populasi penelitian ini sebanyak 663 pasien dan sampel sebanyak 249 pasien yang dipilih dengan cara probability sampling. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji regresi linear berganda. Hasil: Sebagian besar pekerjaan responden bidan (32%). Hasil analisis uji chi square menunjukkan bahwa ada hubungan insentif, beban kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan ada beberapa variabel yang ada pengaruhnya terhadap kinerja pegawai. Secara parsial menunjukkan tidak ada pengaruh lingkungan kerja (p=0,210) terhadap kinerja pegawai. Variabel insentif (p=0,037), beban kerja (p=0,000) menunjukkan ada pengaruh, secara simultan berpengaruh terhadap kunjungan ulang pasien rawat jalan (F=0,000). Koefisian determininasi yang dihasilkan sebasar 16.464. Variabel yang paling berpengaruh adalah beban kerja. Kesimpulan: Faktor paling dominan mempengaruhi kinerga pegawai adalah beban kerja. Direkomendasikan kepada puskesmas untuk lebih meningkatkan konsultasi dan koordinasi dengan dinas Kesehatan terkait peningkatan kinerja puskesmas.
Efektivitas Program Intervensi Fisik dan Mental Dalam Pengendalian Stres Kerja Bidan Di Rumah Sakit Bersalin Paradise Novia Paramita Paradise; Een Kurnaesih; Yusriani
Journal of Muslim Community Health Vol. 4 No. 1 (2023): JANUARI-MARET (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jmch.v4i1.1195

Abstract

Latar Belakang: Stres kerja menjadi hal yang berisiko bagi kesehatan dan keselamatan pekerja kerika pekerjaan yang dilakukan melebihi kapasitas, sumber daya dan kemampuan pekerja secara berkepanjangan, tingkat stres bidan dalam bekerja dalam kategori sedang dengan nilai 19-25 yang diukur menggunakan kuesioner DASS. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian ekperimen semu / quasi eksperiment design dengan menggunakan rancangan non equivalent control group pre-test dan post-test populasi dalam penelitian ini yaitu bidan di RSUB Paradise sebanyak 48 orang dan sampel dalam penelitian ini ditarik dengan teknik total sampling dengan jumlah sebanyak 48 orang. Hasil: Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi ada penurunan sebesar 6,65 tingkat stres kerja dari intervensi relaksasi otot, ada penurunan sebesar 2,45 tingkat stres kerja dari intervensi relaksasi mental, ada penuruan sebesar 2,6 tingkat stres kerja setelah diberikan intervensi pemberian istirahat dan ada penurunan sebesar 3,07 tingkat stres kerja setelah diberikan intervensi penambahan gizi. Pada kelompok kontrol terdapat peningkatan tingkat stres kerja dari nilai rata-rata 28,00 atau kategori stress kerja parah menjadi 29,06 atau kategori stress kerja parah, terjadi peningkatan stres kerja sebesar 1,06 tingkat stres sehingga bisa mengindikasikan bahwa ada efektivitas antara intervensi terhadap penurunan tingkat stres kerja bidan. Kesimpulan: relaksasi otot merupakan intervensi yang paling efektif menurunkan tingkat stres kerja bidan dengan penurunan stres kerja sebesar 6,65 tingkat stres kerja, peneliti menyarankan untuk selalu memperhatikan intervensi yang diberikan agar bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Faktor yang mempengaruhi kejadian dekompresi pada nelayan penyelam tradisional di Pulau Barrang Lompo Mansur Sididi; Een Kurnaesih; Andi Nurlinda
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 11 No 3 (2022): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/mik.v11i3.828

Abstract

Background: Diving work has a very high level of risk of danger, such as the ease with which divers experience decompression events which can result in paralysis and even death.Objective: This study aims to analyze the factors that influence the incidence of decompression in traditional diver fishermen on Barrang Lompo Island.Methods: This study used a cross sectional study design with a population of 311 people and a total sample of 76 people based on the slovin formula. Sampling using purposive sampling technique. Analyze data using chi square test Results: The results showed that there was no effect smoking behavior (p value = 0.335) and way of rising to the surface (p value = 0.363) and there was an effect of a history of comorbid hypertension (p value = 0.029) on the incidence of decompression in traditional diver fishermen in Barrang Lompo Island. Conclusion : there is no effect of smoking behavior and way of rising to the surface and there is an effect of a history of comorbid hypertension on the incidence of decompression in traditional diver fishermen in Barrang Lompo Island.
Co-Authors A. Fachrin, Suharni Agisna Rafa Krismawanti Agung Raharjo Ahri, Reza Aril akhiri saleh, muji rahayu Alfina Baharuddin Alfina Baharuddin Alwi, Muhammad Khidri Alwi, Muhammad Kidri Amin, Hadriyani Andi Asrina Andi Asrina Andi Muhammad Multazam Andi Multaazam Andi Multazam Andi Nilna Raudatul Fariha Andi Nur Azizah Andi Nurlinda Aris, Arni AR Arman Arman Arman Arman Arman Arni Rizqiani Rusydi Caca Sudarsa Chahya Kharin Herbawani Citra Dewi Sara Daen, Atika Dewi Dian Mardiana Lestari Dona Presilia Putri Egidian Safitri Elbetan, Sarti Nofriyanti Fatimah Azzahra Fatmah Afrianty Gobel Fatmah Afriyanti Gobel Fauziyah Annisa Febriani, Nelly Fila, Ikda Firmansyah, Muhammad Ramadhani Fitriani Fitri Gobel, Fatmah Aprianti Hadriyani Amin Hadriyanti M Haeruddin Haeruddin Hamzah, Wardiah Handayani, Dewi Sry Hariani Hasnaini Rahmah Hastati Hastati Herbawani, Chahya Kharin Husssein, Muhammad Idris, Arman Idris, Fairus Prihatin Ilham, Rahmatunissa Isnaini, Mufidah Jasmin Abbas Kamilina, Luthfia Zalfa Kelompok 1, Sabrina Kurniah Hasbi Abdullah Difinubun Laiya, Mufidah Novianti Lisa, Lisa Handayani Lusianti Lahmadi Lusyta Puri Ardhiyanti M, Azrida M, Hadriyanti Mansur Sididi Mappamadeng, Andi Anggreany Masnilawati, Andi Muhammad Nadjib Bustan Multaazam, Andi Multazam, Andi Nahda Azhari Nanlohy, Wildia Nasruddin Nasruddin Nazwa Prisca Alya Nia Karuniawati Nia Karuniawati Novia Paramita Paradise Nurhidayati Nurlailah Dahlan Nurmiati Muchlis Nurmitasari Nurmitasari, Nurmitasari Nurul Auliya Nurul Husnah Nurul Ulfah Mutthalib Oktavia Ramadhaningrum Olvin Olvin P, Salsabila Putri Palar, Andi Nur Tenri Ratu Praniska R, Rahmaniyah Rahayu, Bakti Rahma Nasywa Sabilla Rahman, Fath Irtaniyah Rahman, Fath Irtaniyah RATNA SARI Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Rizqiani Rusydi, Arni Rusniati Rusniati Rusydi, Arni Rizqiany S, Suryanti Samsualam, Samsualam Selvi Marcellia Sitti Aras Diana Sitti Aras Diana Sitti Patimah Sri Nurindasari Sri Sudarwaty Suharni A. Fachrin Sumiati Sumiati Sundari Suparni Suparni Susilawati, Susilawati Syahrani, Vadiah Syamsiar S Russeng Syifa Fitriana Qurrotaayun Tahir Abdullah Tiara Kusumastuti Ulhaq, Dhya Ulya Qoulan Karima Usman, Munadira Utami Wahyuningsih Virgine Weby Anastasia Wafiq Azizah Wahab, Zettil Akmi Wibisono, Ranya Nashita Wulan Lindasari, Sri Wulandari Darmawan Yahya, Githa Nurfaridha Yanti Mustarin Yulis, Dian Meiliani Yusriani, Yusriani Zahra, Bella Aprilia zahwa azalia