Claim Missing Document
Check
Articles

Perbandingan Fototerapi Intensif 360 Derajat Dan Fototerapi Konvensional Dalam Menurunkan Kadar Bilirubin Total Pada Bayi Hiperbilirubinemia Di RSUD Pasirian Lumajang Ita Febrina Kurnianingrum; Marfuah; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 11 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v3i11.1462

Abstract

Hiperbilirubinemia adalah kondisi umum pada bayi baru lahir yang memerlukan penanganan segera untuk mencegah komplikasi seperti kernikterus. Fototerapi adalah salah satu metode utama yang digunakan untuk menurunkan kadar bilirubin total pada neonatus dengan hiperbilirubinemia. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perbedaan efektivitas antara fototerapi intensif 360 derajat dan fototerapi konvensional dalam menurunkan kadar bilirubin total pada neonatus dengan hiperbilirubinemia di RSUD Pasirian Lumajang. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan dua kelompok pretest-posttest dan membandingkan hasil dari masing-masing perlakuan. Sampel terdiri dari 30 neonatus dengan hiperbilirubinemia yang menjalani fototerapi intensif 360 derajat atau fototerapi konvensional pada Juli-Agustus 2024, dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dengan uji statistik Independent T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar bilirubin total sebelum fototerapi intensif 360 derajat adalah 13,2433 mg/dL dan menurun menjadi 5,8027 mg/dL setelah perlakuan, dengan penurunan rata-rata sebesar 7,4407 mg/dL. Pada kelompok fototerapi konvensional, rata-rata kadar bilirubin total sebelum perlakuan adalah 16,4373 mg/dL dan menurun menjadi 11,1707 mg/dL setelah perlakuan, dengan penurunan rata-rata sebesar 5,2667 mg/dL. Analisis uji-t menunjukkan nilai signifikan α < 0,05 (0,000), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua metode fototerapi dalam menurunkan kadar bilirubin total pada neonatus dengan hiperbilirubinemia. Dengan demikian, fototerapi intensif 360 derajat terbukti lebih efektif daripada fototerapi konvensional dalam menurunkan kadar bilirubin total pada neonatus dengan hiperbilirubinemia.
Hubungan Perceived Stigma Dengan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Jiwa Skizofrenia Di Wilayah Kecamatan Gucialit Linda Ferianti; Nur Hamim; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 11 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v3i11.1463

Abstract

Kompleksitas skizofrenia membutuhkan pendekatan multifaset dalam pengobatannya, termasuk medikasi, psikoterapi, dan dukungan sosial. Namun, satu aspek penting yang sering diabaikan dalam manajemen skizofrenia adalah stigma yang terkait dengan gangguan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki korelasi antara stigma yang dirasakan dan kualitas hidup pasien skizofrenia di Kecamatan Gucialit. Penelitian ini berfokus pada evaluasi bagaimana stigma yang dirasakan memengaruhi kualitas hidup pasien skizofrenia dalam komunitas ini. Penelitian ini adalah jenis penelitian analitik korelasional dengan desain cross-sectional yang menggunakan seluruh populasi pasien skizofrenia di wilayah Kecamatan Gucialit. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 35 responden, dan pengukuran stigma yang dirasakan serta kualitas hidup (Quality of Life Interview) dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner serta analisis statistik SPSS dengan uji Spearman's rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki stigma positif yang dirasakan, yaitu sebanyak 21 responden (60%), dan sebagian besar responden memiliki kualitas hidup yang tinggi, yaitu sebanyak 22 responden (62,9%). Analisis statistik menggunakan uji Spearman's rho menunjukkan nilai signifikansi α < 0,05 (0,000), yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara stigma yang dirasakan dan kualitas hidup pasien skizofrenia di Kecamatan Gucialit. Temuan ini menunjukkan bahwa stigma yang dirasakan memengaruhi kualitas hidup pasien skizofrenia, di mana stigma yang lebih rendah dikaitkan dengan kualitas hidup yang lebih baik. Oleh karena itu, intervensi yang bertujuan mengurangi stigma dan meningkatkan penerimaan sosial dapat berkontribusi positif terhadap kualitas hidup pasien-pasien ini. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk mengembangkan program-program peningkatan kualitas hidup pasien skizofrenia melalui pengurangan stigma yang dirasakan.
Pengaruh Edukasi Diet Hipertensi Terhadap Kepatuhan Diet Pasien Hipertensi Di Desa Papringan Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang M Fendik Nazaruddin; Nur Hamim; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 11 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v3i11.1467

Abstract

Hipertensi memerlukan pengelolaan diet yang efektif untuk mencegah komplikasi kesehatan. Pendidikan yang tepat dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan kepatuhan diet di antara pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak pendidikan diet terhadap kepatuhan diet di antara pasien hipertensi di Desa Papringan, Klakah, Lumajang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh pendidikan diet terhadap kepatuhan diet di antara pasien hipertensi di daerah ini. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan kelompok perlakuan dan kontrol. Sebanyak 27 responden di kelompok perlakuan menerima pendidikan diet, sementara 27 responden di kelompok kontrol tidak menerima. Kepatuhan diet diukur sebelum dan setelah intervensi menggunakan kuesioner dan observasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon untuk menilai signifikansi perubahan dalam kepatuhan diet. Sebelum pendidikan, mayoritas responden di kelompok perlakuan memiliki tingkat kepatuhan yang cukup (77,8%), dibandingkan dengan 66,7% di kelompok kontrol. Setelah pendidikan, 77,8% responden di kelompok perlakuan menunjukkan kepatuhan yang baik. Sebaliknya, 81,5% responden di kelompok kontrol tetap pada tingkat kepatuhan yang cukup. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya pengaruh signifikan pendidikan terhadap kepatuhan diet di kelompok perlakuan (α<0,05, 0,004), sementara tidak ada pengaruh signifikan yang diamati di kelompok kontrol (α>0,05, 0,102). Temuan ini menyoroti bahwa pendidikan memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kepatuhan diet di kelompok perlakuan, tetapi tidak di kelompok kontrol. Hasil penelitian ini menyarankan agar puskesmas dapat mengintegrasikan program pendidikan diet hipertensi dengan program puskesmas untuk promosi kesehatan.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dan Tekanan Teman Sebaya Dengan Kedisiplinan Anak Di SMAN 1 Gending Probolinggo Risky Eko Wardana; Iin Aini isnawati; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 11 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v3i11.1477

Abstract

Kedisiplinan anak merupakan hal yang dapat dilakukan dengan cara perilaku moral, seperti perilaku seseorang berhubungan dengan orang lain yang mengacu pada peraturan, dan kebiasaan. Salah satu hal yang dapat membantu para anak dalam melakukan kegiatan belajar di sekolah tidak lepas dari dari beberapa peraturan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pola Asuh Orang Tua dan Tekanan Teman Sebaya dengan Kedisiplinan Anak di SMAN 1 Gending probolinggo. Penelitian ini menggunakan Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan (Cross sectional). Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Gending Pada tanggal 17 Agustus 2023 dengan jumlah populasi 142 siswa, Sampel yang digunakan yaitu 104 siswa dengan syarat inklusi dan diambil dengan cara tekhnik Purposive Sampling. Instrument penelitian menggunakan Kuesioner. Analisa data menggunakan Uji Spearmank Rank untuk analisis bivariat dan Analisis Regresi Logistik Biner untuk mencari faktor yang paling dominan. Hasil penelitian disimpulkan bahwa dari 104 responden sebanyak 42 responden (40,4%) menyatakan bahwa Pola Asuh Orang Tua mengarah ke kategori sedang, sebanyak 70 responden (67,3%) menyatakan bahwa Tekanan Teman Sebaya mengarah ke kategori Tinggi, sebanyak 56 responden (53,8%) bahwa Kedisiplinan Anak mengarah ke kategori Rendah pada siswa di SMAN 1 Gending probolinggo. Hasil Uji statistik menyimpulkan bahwa yang paling berpengaruh dalam variabel Kedisiplinan Anak adalah variabel Tekanan Teman Sebaya dengan nilai p value 0.013< 0.05. Dari hasil penelitian diharapkan siswa di SMAN 1 Gending dapat mengubah pola fikir mereka dengan memperhatikan sikap atau perilaku yang tidak baik menjadi lebih baik, agar siswa dapat menampilkan dirinya sendiri tanpa ada pengaruh dari teman sebayanya untuk mengatasi kedisiplinan nya
Pengaruh Health Education Dengan Metode Role Play Terhadap Keterampilan Oral Hygiene Anak Kelas 1 Di SDN Brabe 1 Maron Probolinggo Dwi Rifanika; Alwin Widhiyanto; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 11 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v3i11.1482

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut pada anak dapat merefleksikan kesehatan tubuh secara keseluruhan termasuk jika terjadi kekurangan nutrisi dan gejala penyakit lain di tubuh. Sehingga pada kasus ini diperlukan Health Education dengan Role Play. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh Health Education dengan metode role play terhadapa keterampilan oral hygiene anak. Jenis penelitian ini Pree experiment dengan pendekatan pretest-postest. Populasi sebanyak 40 siswa, penentuan sampel menggunakan tekhnik total sampling pada semua siswa sesuai kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 40 siswa. Instrumen yang digunakan lembar observasi keterampilan oral hygiene melalui proses editing, coding, scoring, dan tabulating. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil dari penelitian ini didapatkan keterampilan oral hygiene pada saat pree-post . Menunjukkan hasil keterampilan oral hygiene pada saat sebelum dinberikan intervensi mayoritas kategori kurang sebanyak 22 siswa (55%). Sedangkan keterampilan oral hygiene setelah diberikan intervensi mayoritas kategori baik sebanyak 26 siswa (65%). Hasil Uji Wilcoxon di dapatkan niali p value : 0.000. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh Health Education Dengan Metode Role Play Terhadap Keterampilan Oral Hygiene Anak Kelas 1 di SDN Brabe 1 Maron Probolinggo. Health Education dengan metode Role Play dapat mengembangkan inovasi dan kreativitas siswi sehingga pemberian Health Education keterampilan oral hygiene dapat berlangsung dengan efektif dan menyenangkan bagi responden, dan responden tidak terbebani dengan pembelajaran yang berlangsung.
Pengaruh Rendam Kaki Air Hangat Dengan Garam Terhadap Nyeri Dan Kualitas Tidur Pada Penderita Gout Artritis Di Dusun Danurojo Desa Gondoruso Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang Dimas Anjar Kuncoro; Ainul Yaqin Salam; Ro’isah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i4.1666

Abstract

Tinggi nya beban kerja di dusun danurojo juga menjadi factor terjadi nya asam urat dan juga penuaan karena pertambahan usia seringkali disertai dengan timbulnya berbagai penyakit degeneratif, hal ini dibuktikaan dengan kejadian Gout artritis di indonesia asam urat diperoleh 11,9%, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh Rendam kaki air hangat garam terhadap skala nyeri dan kualitas tidur pada pasien asam urat, responden dalam penelitian ini berjumlah 30 responden. Penelitian ini mengunakan metode eksperimen. Pada penelitian ini metode eksperimen akan menggunakan desain One-Group Pretest-Posttest, mengunakan uji Wilxocon dengan Total Sampling pengambilan sampel di mana jumlah sampel sama dengan jumlah populasi yang ada yaitu 30 responden , Hasil Penelitian Didapatkan skala nyeri menurun 0-3 yaitu nyeri ringan sebanyak 30 orang (100%). Mengalami tidur yang sangat baik sebanyak 10 orang (33%) dan yang mengalami kualitas tidur baik 20 orang (67%). uji Wilcoxon di dapatkan hasil Test dengan nilai p= 0,000 dengan tingkat signifikan < 0,005 sehingga dapat dinyatakan H1 diterima yang artinya efektiv terapi Rendam Kaki Air Hangat Dengan Garam Terhadap Nyeri Dan Kualitas Tidur Pada Penderita Gout Artritis Di Dusun Danurojo Desa Gondoruso Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, Diharapkan responden dapat melakukan terapi rendam kaki air hangat dengan garam dengan mandiri Sebagai alterative pereda nyeri sehingga responden bisa kontrol nyeri dan kualitas tidur nya.
Hubungan Peer Pressure Dengan Psychological Weel-Being Pada Remaja Di SMK Zainul Hasan Genggong Probolinggo Dimas Eka Saputra; Alwin Widhiyanto; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i4.1669

Abstract

Tekanan teman sebaya bersifat negative dan berdampak buruk terhadap ksejahteraan psikologis yang mampu menumbuh kembangkan karakter tidak baik bagi remaja serta mendorong perkembangan yang kurang optimal dari setiap aspek perkembangan yang ada pada remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan korelasi antara Tekanan teman sebaya dengan kesejahteraan psikologis pada remaja. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan analitik korelasi Cross Sectional desain kuisioner, Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling pada semua siswa kelas X di SMK Zainul Hasan Genggong Probolinggo sesuai inklusi dan eksklusi dengan jumlah sampel sebanyak 38 responden. Hasil dari penelitian ini didapatkan Tekanan teman Sebaya sebagian besar dalam kategori sedang sebanyak 15 responden (39,5%) sedangkan Kesejahteraan psikologis sebagian besar ber kategori tinggi sebanyak 12 responden (31,6%). Hasil uji Spearmen Rank didapatkan nilai pvalue: 0.013 dapat disimpulkan bahwa ada hubungan tekanan teman sebaya dengan kesejahteraan psikologis pada remaja di SMK Zainul Hasan Genggong Probolinggo. Diharapkan remaja dapat memberikan dukungan antar teman khususnya dukungan emosional, mengingat satu aspek ini memiliki korelasi dengan kesejahteraan psikologis remaja. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperhatikan factor lain yang kemungkinan mempengaruhi variable kesejahteraan psikologis.
Pengaruh ROP Terhadap Ansietas Pada Pasien Pre Operasi HIL Di RSUD Besuki Kabupaten Situbondo Elok Purnamawati; Rizka Yunita; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 5 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i5.1691

Abstract

HIL adalah keadaan menonjolnya isi Intra abdominal melalui dinding abdomen di regio inguinalis, kasus hernia hanya bisa ditangani dengan cara tindakan operatif.Pembedahan dapat menjadi tindakan yang berpotensi berpengaruh seseorang yang dapat menyebabkan reaksi psikologis salah satunya ansietas.Tujuan penelitian ini melihat pengaruh teknik ROP pada pasien pre operasi HIL. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental dengan rancangan desain penelitian pre experimental dan pendekatan one group pre test – post test. Populasi dalam penelitian ini pasien HIL. Jumlah sampel penelitian 30 responden incidental sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi selama bulan Juli 2024 di RSUD Besuki. Dianalisis dengan Paired T test menggunakan SPSS ver 20.0. Pada penelitian ini, tehnik ROP dilakukan sebanyak 2x dalam sehari sebelum responden di operasi.Mayoritas responden mengalami ansietas sebelum diberikan terapi ROP nilai rata-rata 18,17. Setelah diberikan terapi ROP nilai rata-rata sebesar 12,57. Selisih nilai rata-rata sebelum dan setelah diberikan Tehnik ROP sebesar 5,6. Hal ini menunjukkan ada pengaruh pemberian tehnik ROP terhadap ansietas pada pasien Pre Operasi Hernia di RSUD Besuki di buktikan dengan nilai p 0,000 yang artinya p-value<α.
Efektivitas Senam Otak (Brain Gym) Dan Terapi Reminiscence Terhadap Penurunan Resiko Komplikasi Fungsi Kognitif Pada Penderita Hipertensi Di Desa Selogudig Wetan Kab. Probolinggo Eriska Melinda; Achmad Kusyairi; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang juga dapat menyebabkan faktor resiko terhadap kejadian iskemik pada otak yang terkait dengan gangguan fungsi kognitif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektivitas senam otak (brain gym) dan terapi reminiscence terhadap penurunan resiko komplikasi fungsi kognitif pada penderita hipertensi di Desa Selogudig Wetan Kabupaten Probolinggo.Metode penelitian Quasi experimental dengan pendekatan two group pre- post test design dilakukan di desa selogudig wetan. Populasi pada penelitian ini sebanyak 70 responden dengan besar sampel 60 responden menggunakan purposive sampling yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok 1 mendapatkan terapi senam otak yang dilakukan 2-3 kali sehari selama 10-15 menit dilakukan selama 1-2 minggu. Sedangkan pada kelompok 2 mendapatkan terapi reminiscence dilaksanakan dalam 5 sesi dalam 5 kali pertemuan selama 4 minggu dengan durasi 30-60 menit setiap pertemuan. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner MMSE dan lembar observasi. Selanjutnya dilakukan pengukuran gangguan fungsi kognitif sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed rank test.Hasil penelitian ini menunjukkan gangguan fungsi kognitif pada penderita hipertensi sebanyak 60 responden yang dibagi menjadi dua kelompok. Pada kelompok 1 mendapatkan terapi senam otak sebanyak 30 responden, dan pada kelompok 2 mendapatkan terapi reminiscence sebanyak 30 responden. Pada kelompok 1 sebelum dan sesudah diberikan terapi senam otak didapatkan nilai (p=0,000; dan nilai Z=-4.835). Sedangkan pada kelompok 2 sebelum dan sesudah diberikan terapi reminiscence didapatkan nilai (p=0,000; dan nilai Z=-4.755). Hasil uji Wilcoxon signed rank test dari kedua intervensi menghasilkan nilai p-value 0,000 ≤ α=0,005. Hal ini menunjukkan bahwa efektif senam otak dan terapi reminiscence dalam menurunkan gangguan fungsi kognitif pada penderita hipertensi.Senam otak lebih efektif dari pada terapi reminiscence dalam menurunkan gangguan fungsi kognitif disebabkan karena senam otak melibatkan koordinasi gerakan motorik, aktivitas fisik, dan stimulasi otak secara simultan, sehingga meningkatktan koneksi antar sel saraf dan memperkuat daya ingat dan konsentrasi.
HUBUNGAN WAKTU TUNGGU PEMERIKSAAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN LANSIA DENGAN NYERI SENDI Raharjo, Slamet; Salam, Ainul Yaqin; Abidin, Zainal
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37638

Abstract

Nyeri sendi merupakan masalah kesehatan umum pada lansia yang sering disertai kecemasan akibat kondisi tersebut. Salah satu faktor yang memengaruhi tingkat kecemasan pada pasien lansia dengan nyeri sendi adalah waktu tunggu pemeriksaan, terutama di pelayanan kesehatan mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara waktu tunggu pemeriksaan dengan tingkat kecemasan pada lansia yang mengalami nyeri sendi di Praktek Perawat Mandiri. Penelitian ini menggunakan desain deksriptif korelatif dengan rancangan cross-sectional dan pengumpulan data melalui kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling, melibatkan 35 pasien lansia dengan nyeri sendi yang berkunjung pada periode 15 Juni sampai 12 Juli Juni 2024. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan bantuan SPSS versi 11. Hasil Penelitian menunjukkan mayoritas responden (71,4%) memiliki waktu tunggu lebih dari 60 menit, dan sebagian besar (62,9%) mengalami kecemasan tingkat sedang. Analisis statistik menemukan hubungan signifikan antara waktu tunggu pemeriksaan dan tingkat kecemasan, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin lama waktu tunggu pemeriksaan, semakin tinggi tingkat kecemasan yang dirasakan pasien lansia. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengelolaan waktu tunggu untuk mengurangi kecemasan pada lansia dengan nyeri sendi, guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan misalkan dengan manajemen stres distraksi seperti penambahan musik dan teknik lainnya untuk mengurangi stres ketika menunggu pelayanan.
Co-Authors Achmad Kusyairi Achmad Kusyairi Achmad Almeliayanti, Ervina Alwin Widhiyanto Ana Fitria Nusantara Ana Fitria Nusantara Ana Fitria Nusantara Anggorowati Anggorowati Ceria Bintang Wiraputri Damara, Doni Defi Sela Gunawan Devi Laylatul Masruroh Devi Maghfiroh Dhika Siti Mona Dia Rahmatillah Dian Faqih Diana Susilowati Dimas Anjar Kuncoro Dimas Eka Saputra dini ayu lestari Dodik Hartono Dodik Hartono Dodik Hartono Dodik Hartono Dr. Ro’isah Dwi Rifanika EDI DHARMANA Eka Wati Elda Yuliana Elok Purnamawati Era Sasmita Eriska Melinda Eva Sulistiana Fajar Nugraha Indra Wardhana Fitria Mulyani Fitria, Arini Ghozalba, Iqbal Maulana Grido Handoko Sriyono Handayani, Erna Hendri Triprabowo Heni Purnama Sari Heradatul Hasanah Hilman Hidayat Hosmiati Hosni Surdiansyah Hidayat Indriwati Indriwati Intan Dewi Irfanda Ishaq Ishaq Isnawati, Iin Aini Ita Febrina Kurnianingrum Ita Rifa’atul Mahmuda Iwan Efendi Iwan Efendi Izatul Laila Kamiliatul Umma Karomia Audina KHOIRUN NISAK Kholifatur Rizqiyah Kurniawati Kusyairi, Achmad Linda Ferianti Luluk Munawaroh Lutfi Jayadi Kurniawan M Fendik Nazaruddin Maimunah Marfuah Marfuah Marfuah Masruris Sulton Megah Andriany Musanto Nadliroh Fikri Ayu Ningtyas Nafolion Nur Rahmat Nafolion Nur Rahmat, Nafolion Nur Nanik Nuraini Navi Mayyoulanda Niken Safitri Dyan Kusumaningrum Ningsih, Atik Fitri Nur Hamim Nur Hamim Nurul Laili Nurul Laili Nurul Laili Nusantara, Ana Fitria Prasetyanto, Deny - Putri Meilinda Pristiwati Nenobesi Putri, Putri Sekar Arum L T Riske Yunis Cloudia Risky Eko Wardana Rizka Yunita Rizki Mega Safitri Ro'isah, Ro'isah Roisah, Roisah Ro’isah Ro’isah Ro’isah, Ro’isah Sandhi, Kurnia Agung Yoga Santoso, Teguh Dwi Shinta Wahyu Sari Siti Aisyah Siti Nurhasanah Slamet Raharjo Sofiatun munawaroh Sriyono, Grido Handoko Suhari SULASTRI Sunanto Suparto, Muhammad Hadi Titik Indarwati Tonny, Harry Irfan Ummi Latifah Venda Yuni Fitriani Wahyusari, Shinta Widya Addiarto Wirayudah Yulia Putri Fatmilarini Zainal Abidin