Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Jenis Diet Makanan Menggunakan Metode Avoid, Limit Dan Encourage Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Pada Lansia Penderita Gout Arthritis Di Desa Selogudig Wetan Kecamatan Pajarakan Probolinggo Elda Yuliana; Achmad Kusyairi; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i11.1993

Abstract

Penyakit asam urat adalah kondisi yang dapat menyebabkan nyeri yang tak tertahankan, pembengkakan, dan rasa panas di persendian. Penyakit asam urat, juga dikenal sebagai gout arthritis, disebabkan oleh penimbunan kristal monosodium urat di dalam tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas diet avoid, limit dan encourage terhadap penurunan kadar asam urat pada penderita gout arthritis. Desain penelitian ini adalah Quasy experimental design dengan two group pre post test design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 40 responden lansia penderita asam urat di Desa Selogudig Wetan. Sampel penelitian sebanyak 36 responden. Normalitas data telah diuji dengan Shapiro wilk .uji statistik menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian didapatkan kadar asam urat kelompok diet avoid, limit dan encourage pre-test sebesar 7.36 mg/dL post-test 5.13 mg/dL. Pada kelompok diet kontrol pre-test sebesar 7.17 mg/dL post-test 7,37 mg/dL. Hasil uji paired t-test didapatkan p-value 0,000 pada kelompok diet avoid, limit dan encourage dan kelompok diet kontrol didapatkan p-value 0,039.Diet avoid, limit, dan encourage terbukti efektif dalam menurunkan kadar asam urat pada lansia penderita gout arthritis. Diharapkan metode diet ini dapat menjadi alternatif intervensi keperawatan yang mudah diterapkan di masyarakat. Saran untuk peneliti selanjutnya diharapkan mengamati kebiasaan responden yang dapat memengaruhi naik turunnya kadar asam urat.
Peningkatan Dukungan Keluarga Berbasis Family Centered Care Sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Seksual Beresiko Pada Remaja Nurul Laili; Ro’isah; Ainul Yaqin Salam
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SISTHANA Vol. 7 No. 2 (2025): Desember : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/pkmsisthana.v7i2.2063

Abstract

Permasalahan yang menimpa remaja dikatakan kompleks yang berkaitan dengan pergaulan, perilaku pacaran, prestasi yang bermasalah di sekolah, dan lain-lain. Berdasarkan hasil survei didapatkan data bahwa seperempat remaja menyatakan mulai berpacaran pada usia 15 tahun dan gaya pacaran yang dilakukan seperti berpegangan tangan, ciuman, dan ada beberapa remaja yang pernah meraba bagian tubuh yang sensitif pada pasangannya. Faktor dominan perilaku seksual di pedesaan adalah teman sebaya sedangkan di perkotaan dipengaruhi oleh pengetahuan. Kurangnya bimbingan dan konseling dari orang tua menyebabkan remaja melakukan perilaku seksual yang berakibat pada kehamilan, akibat yang lain seperti remaja tertular peyakit mematikan, dan tingginya kasus kriminalitas. Berdasarkan analisa tersebut maka dukungan keluarga berbasis family centered care yang melibatkan orang tua dalam mengatasi permasalahan remaja. Tujuan dari PKM ini adalah meningkatkan dukungan kelurga berbasis family centered care dalam mencegah perilaku seksual beresiko pada remaja. Metode yang digunakan adalah ceramah dan konseling tentang dukungan keluarga berupa emosional, informasional, penghargaan dan instrumental. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta baru mengetahui bentuk-bentuk dukungan yang harus diberikan kepada anak remaja, selain itu ada beberapa peserta yang membiarkan anaknya pacaran tanpa dibekali pengetahuan yang cukup, selama pelaksanaan peserta antusias sehingga banyak pertanyaan yang muncul tentang perilaku seksual beresiko pada remaja. Hasil kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu strategi dalam mencegah dan menguarangi perilaku seksual beresiko pada remaja.
IMPLEMENTASI PEER GROUP SUPPORT DENGAN METODE STORYTELLING TERHADAP SELF PROTECTION SKILLS DAN KNOWLEDGE: STRATEGI PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK Laili, Nurul; Ro'isah, Ro'isah; Salam, Ainul Yaqin
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i3.2873

Abstract

Background: The incidence of violence against children has been increasing, with the majority of cases involving sexual abuse. Most victims are girls, and the perpetrators are predominantly individuals close to the child. This phenomenon is closely linked to children’s low levels of self-protection skills and knowledge. Survey data indicate that 98% of elementary school students have inadequate self-protection skills and limited understanding of sexual abuse. Based on these findings, it is essential to provide appropriate interventions to enhance children’s self-protection skills and knowledge. This study aims to examine the implementation of Peer Group Support through the storytelling method on children’s Self-Protection Skills and Knowledge. Methods: This study employed a quasi-experimental design with a non-equivalent group pre-test and post-test approach. A total of 160 respondents participated, consisting of 80 in the control group and 80 in the experimental group. Data were collected using the Self-Protection Model Questionnaire and The Children’s Knowledge of Abuse Questionnaire. Data analysis was conducted using the Wilcoxon test. Results: The results showed a p-value < 0.05 (0.000 < 0.05), indicating a significant effect of the Peer Group Support intervention with the storytelling method on improving children’s self-protection skills and knowledge in the experimental group. Conclusion: The combination of Peer Group Support and the storytelling method can serve as an effective strategy in child sexual abuse prevention programs, as it is easy to implement, participatory, child-friendly, and promotes children’s confidence in taking protective actions. The implementation of Peer Group Support through storytelling has been proven to enhance children’s self-protection skills and knowledge as a preventive measure against sexual violence.
Pengaruh Mind Mapping Berlari Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Pada Anak Di TK Babul Ilmi Desa Sumber Gading Kecamatan Sumber Wringin Bondowoso Heradatul Hasanah; Ainul Yaqin Salam; Rizki Mega Safitri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i1.2063

Abstract

Mind Mapping merupakan suatu cara alternatif yang ditujukan kepada seluruh bagian otak untuk berpikir linier sehingga dapat memberikan kebebasan kepada anak untuk menggorganisir dan menghubungkan ide, konsep, dan informasi dalam bentuk peta konsep yang menyerupai jaringan saraf otak. Motorik kasar yang berkembang memberi kemampuan fisik yang lebih mumpuni seperti tidak mudah lelah dalam melakukan aktifitas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh mind mapping berlari terhadap perkembangan motorik kasar pada anak Di TK Babul Ilmi Di Desa Sumber Gading Kecamatan Sumber Wringin Kabupaten Bondowoso Tahun 2025. Perkembangan motorik kasar sebelum diajarkan mind mapping berlari yaitu: perkembangan sangat baik 11 responden (36,6%) perkembangan sesuai harapan sebanyak 15 responden (50%) dan perkembangan yang mulai berkembang sebanyak 4 responden (13,4%) kemudian setelah diajarkan mind mapping berlari yaitu: perkembangan sangat baik 23 responden (76.6%) perkembangan sesuai harapan sebanyak 7 responden (23,4 %) dan perkembangan yang mulai berkembangan sebanyak 0 responden (0 %). Metode Penelitian one-group pra-posttest design dengan jumlah 30 Responden yang di criteria dengan Tehnik Purposive Sampling. Pengumpulan Data dilakukan menggunakan kuesioner kemudian data tahap coding dan scoring, lalu di Uji menggunakan Uji Wiloxcon. Hasil Ui Wiloxcon diperoleh taraf signifikan ρ < 0,05 dengan signifikan ρ < 0,001 mengukur Perkembangan Motorik Kasar sebelum dan sesudah dilakukan intervensi Metode Mind Mapping Pada anak TK Bila ρ < 0,05 menunjukkan bahwa adanya perbedaan pengaruh Metode Mind Mapping Berlari Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Pada Anak TK. Kesimpulan lakukan stimulasi sesering mungkin kepada anak agar dapat meningkatkan perkembangan dan pertumbuhan pada anak terutama perkembangan motorik kasar.
Pengaruh Health Education Perawatan Luka Terhadap Perilaku Pencegahan Infeksi Luka Operasi Post Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Mitra Medika Bondowoso Hilman Hidayat; Dodik Hartono; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i1.2065

Abstract

Infeksi luka pasca operasi sectio caesaria merupakan salah satu komplikasi yang dapat memperpanjang masa rawat dan meningkatkan risiko komplikasi serius. Rendahnya pengetahuan dan perilaku pencegahan infeksi luka menjadi faktor utama yang mempengaruhi kejadian infeksi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian health education perawatan luka terhadap perilaku pencegahan infeksi luka pada pasien post operasi sectio caesaria. Penelitian ini menggunakan metode quasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test pada pasien post operasi sectio caesaria. Populasi pada penlitian ini 50 responden post section caesaria, Sampel diambil secara accidental sampling sebanyak 44 responden. Data perilaku pencegahan infeksi luka dikumpulkan 2 kali menggunakan kuesioner setelah pasien post operasi dan sehari setelahnya sebelum pasien pulang, di ukur menggunakan skala frequensi dan dianalisis menggunakan uji T-paired untuk mengukur pengaruh health education. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor perilaku pencegahan infeksi luka dari 32,84 pada pre-test menjadi 41,25 pada post-test. Korelasi antara sebelum dan sesudah pemberian health education sangat kuat dan positif dengan nilai 0,955. Uji T-paired menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), dapat diartikan ada pengaruh Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa health education merupakan intervensi efektif dalam meningkatkan perilaku pencegahan infeksi luka pasca sectio caesaria. Oleh karena itu, penerapan program edukasi kesehatan yang terstruktur dan berkelanjutan di fasilitas kesehatan sangat dianjurkan sebagai bagian dari protokol perawatan pasien post-operasi untuk meningkatkan hasil klinis dan mengoptimalkan keselamatan pasien.
Mindfull Eating To Increase Self Compassion Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Ana Fitria Nusantara; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2023): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v3i3.2776

Abstract

Type 2 diabetes mellitus is a chronic disease that is currently growing rapidly in society. The main target of diabetes management is to prevent complications and maintain a good quality of life. To achieve this target, sufferers need sufficient knowledge about DM management so that they are motivated and do it in the right way. Diet management plays an important role in stabilizing blood glucose. Mindful eating is a diet method that involves enjoying food without coercion so that sufferers can appreciate themselves more and the impact can improve the quality of life. This community service are carried out to increase the knowledge and ability of diabetes sufferers in carrying out diet management at home. The activities ini community services are providing education and skills training on how to carry out diet management using the mainstream eating method. The results of community service activities, show that participants have good understanding and abilities, high enthusiasm, interest in participating with great focus, and a strong commitment to implementing them in everyday life.
PENGARUH MANAJEMEN LAKTASI TERHADAP KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA BUSUI YANG BEKERJA Fajar Nugraha Indra Wardhana; Achmad Kusyairi; Ainul Yaqin Salam
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Maret 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i2.8825

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi. ASI terbukti aman, bersih, dan mengandung antibodi yang berguna untuk melindungi bayi dari berbagai macam penyakit. Pada awal kehidupannya, semua energi dan nutrisi yang dibutuhkan bayi tercukupi oleh ASI. Berbagai penelitian di dunia membuktikan beberapa manfaat ASI bagi masa depan anak, salah satunya adalah anak - anak yang disusui ASI cenderung akan menunjukkan tingkat kecerdasan lebih tinggi dari pada anak yang tidak diberi ASI.Metode penelitian one grup pre-post design, instrument penelitian ini menggunakan lembar observasi dan teknik sampling yang digunakan adalah total sampling pada semua busui yang bekerja sesuai inklusi dan eksklusi jumlah sampel sebanyak 35 responden. Hasil dari penelitian ini didapatkan keberhasilan pemberian ASI ekslusif pada saat pre-post. Menunjukkan hasil keberhasilan pemberian ASI ekslusif pada pretest mayoritas kategori buruk sebanyak 24 responden (86.8%) sedangkan Pada data post test mayoritas kategori baik sebanyak 26 responden (74,3%). Hasil uji wilcoxon didapatkan nilai pvalue : 0.001 dapat disimpulkan bahwa ada Pengaruh Manajemen Laktasi Terhadap Keberhasilan Pemberian ASI Ekslusif Pada Busui Yang Bekerja di Poyandu Kanigaran Kota Probolinggo.Penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen laktasi dapat membantu busui yang bekerja mencapai keberhasilan dalam menyusui bayinya dan keberhasilan dalam menyusui meliputi tehnik menyusui, posisi menyusui, durasi dan frekuensi menyusui, penyimpanan ASI dan pemberian ASI perah.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Berbasis Teknologi dengan Pendekatan Sunrise Model terhadap Kepatuhan Minum Obat Pasien Lansia Hipertensi Peserta Prolanis Puskesmas Kunir: The Effect of Technology-Based Health Education Using the Sunrise Model Approach on Medication Adherence Among Elderly Hypertensive Patients Participating in the Prolanis Program at the Kunir Community Health Center Masruris Sulton; Hartono, Dodik; Marfuah; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.226

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan penyakit kronis yang umum dialami oleh lansia dan memerlukan kepatuhan pengobatan jangka panjang untuk mencegah komplikasi. Namun, tingkat kepatuhan lansia dalam menjalani perawatan hipertensi masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan berbasis teknologi dengan pendekatan Sunrise Model terhadap kepatuhan minum obat lansia hipertensi peserta Prolanis di Puskesmas Kunir. Metode yang digunakan adalah pre-experimental design dengan jenis pretest and post-test one group design. Sampel dalam penelitian ini adalah 31 lansia hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan menggunakan alat ukur kuisioner (MMAS-8). Analisis data menggunakan Wilcoxon test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi, sebagianbesar lansia (74,2%) memiliki tingkat kepatuhan rendah. Setelah diberikan edukasi kesehatan berbasis teknologi dengan pendekatan Sunrise Model, terjadi peningkatan kepatuhan menjadi kategori sedang pada 74,2% responden. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik antara sebelum dan sesudah intervensi denagn nilai p= 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Temuan ini sejalan dengan teori Leininger yang menyatakan bahwa edukasi yang mempertimbangkan aspek budaya, nilai, dan keyakinan individu akan lebih efektif dalam mengubah perilaku kesehatan. Pemanfaatan teknologi dalam penyampaian edukasi juga terbukti membantu meningkatkan akses dan pemahaman lansia terhadap informasi kesehatan. Oleh karena itu, pendekatan edukatif ini direkomendasikan untuk diterapkan secara luas dalam program manajemen penyakit kronis di komunitas
Efektivitas Kompres Hangat Kayu Manis dan Jahe Merah terhadap Nyeri pada Gout Arthritis : The Effectiveness of Warm Cinnamon and Red Ginger Compresses on Pain in Gout Arthritis Fitria, Arini; Marfuah; Handayani, Erna; Salam, Ainul Yaqin
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.232

Abstract

Pendahuluan: Tinggi nya konsumsi makanan mengandung asam urat menjadi faktor terjadi nya gout arthritis populasi dewasa di desa Rogotrunan Kabupaten Lumajang.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Kompres Hangat Kayu Manis dan Jahe Merah terhadap Nyeri pada Penderita gout arthritis di Posyandu Melati, yang dilaksanakan pada tanggal 16-24 Juli 2025.  Metode penelitian secara kuasi eksperimen, desain two group pretest-posttest, sampel diperoleh secara purposive sampling sebanyak 30 sampel. Hasil: Penelitian intervensi kedua terapi sama-sama efektif menurunkan nyeri, kompres kayu manis bekerja efektif dalam jangka waktu 5–7 hari, sedangkan kompres jahe merah lebih cepat, yaitu dalam 3–5 hari. Menurut Uji T Test dengan nilai kompres hangat kayu manis dengan hasil 0.028 dan jahe merah dengan hasil 0,017 < 0,05, sehingga dapat dinyatakan H1 diterima yang artinya terdapat perbedaan yang singnifikan kompres hangat kayu manis dan jahe merah. Kesimpulan: Kompres kompres hangat kayu manis dan kompres hangat jahe merah, keduanya efektif menurunkan nyeri pasien gout arthritis, terdapat perbedaan 0.11 sehingga menjadikan kompres hangat jahe merah lebih unggul sebagai pilihan terapi komplementer nonfarmakologis untuk percepatan penurunan nyeri.
Pengaruh Premature Infant Oral Motor Intervention (PIOMI) Terhadap Peningkatan Intake Oral Pada Bayi Prematur Di Ruang Neonatus RSUD Dr. Haryoto Lumajang: The Effect of Premature Infant Oral Motor Intervention (PIOMI) on Increasing Oral Intake of Premature Infants in the Neonatal Care of Dr. Haryoto Lumajang Public Hospital Almeliayanti, Ervina; Yunita, Rizka; Suhari; Salam, Ainul Yaqin
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.236

Abstract

Penyebab utama keterlambatan pemulangan bayi prematur dari rumah sakit adalah kurangnya pemberian makanan secara mandiri. Penyebab bayi prematur mengalami hambatan ini meliputi tonus postural yang tidak memadai, tidak adanya refleks menelan, ketidakmampuan melakukan self-regulation, serta kondisi fisiologis yang tidak stabil. Masalah yang timbul dari keterampilan minum per oral pada bayi prematur menyebabkan pencapaian pemenuhan nutrisi yang tidak optimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh Premature Infant Oral Motor Intervention (PIOMI) Terhadap Peningkatan Intake Oral Bayi Prematur di Ruang Neonatus RSUD Dr. Haryoto Lumajang.  Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Pra-Experiment pendekatan One Group Pretest Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah bayi prematur usia gestasi 32-34 minggu di Ruang Neonatus RSUD Dr. Haryoto Lumajang sebanyak 30 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Pegambilan data menggunakan Lembar observasi. Analisa data menggunakan uji T-Test. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh PIOMI terhadap peningkatan intake oral bayi prematur. Rata-rata intake oral pretest 5.067 dan postest 32,17. Terdapat perbedaan yang signifikan terhadap peningkatan intake oral bayi prematur dengan nilai P= 0.000<0.05. Metode dengan 8 langkah gerakan PIOMI mampu meningkatkan jumlah intake oral bayi prematur secara signifikan. Selain pada kemampuan mengisap, tapi juga pada kenaikan berat badan serta memperpendek masa perawatan.
Co-Authors Achmad Kusyairi Achmad Kusyairi Achmad Almeliayanti, Ervina Alwin Widhiyanto Ana Fitria Nusantara Ana Fitria Nusantara Ana Fitria Nusantara Anggorowati Anggorowati Ceria Bintang Wiraputri Damara, Doni Defi Sela Gunawan Devi Laylatul Masruroh Devi Maghfiroh Dhika Siti Mona Dia Rahmatillah Dian Faqih Diana Susilowati Dimas Anjar Kuncoro Dimas Eka Saputra dini ayu lestari Dodik Hartono Dodik Hartono Dodik Hartono Dodik Hartono Dr. Ro’isah Dwi Rifanika EDI DHARMANA Eka Wati Elda Yuliana Elok Purnamawati Era Sasmita Eriska Melinda Eva Sulistiana Fajar Nugraha Indra Wardhana Fitria Mulyani Fitria, Arini Ghozalba, Iqbal Maulana Grido Handoko Sriyono Handayani, Erna Hendri Triprabowo Heni Purnama Sari Heradatul Hasanah Hilman Hidayat Hosmiati Hosni Surdiansyah Hidayat Indriwati Indriwati Intan Dewi Irfanda Ishaq Ishaq Isnawati, Iin Aini Ita Febrina Kurnianingrum Ita Rifa’atul Mahmuda Iwan Efendi Iwan Efendi Izatul Laila Kamiliatul Umma Karomia Audina KHOIRUN NISAK Kholifatur Rizqiyah Kurniawati Kusyairi, Achmad Linda Ferianti Luluk Munawaroh Lutfi Jayadi Kurniawan M Fendik Nazaruddin Maimunah Marfuah Marfuah Marfuah Masruris Sulton Megah Andriany Musanto Nadliroh Fikri Ayu Ningtyas Nafolion Nur Rahmat Nafolion Nur Rahmat, Nafolion Nur Nanik Nuraini Navi Mayyoulanda Niken Safitri Dyan Kusumaningrum Ningsih, Atik Fitri Nur Hamim Nur Hamim Nurul Laili Nurul Laili Nurul Laili Nusantara, Ana Fitria Prasetyanto, Deny - Putri Meilinda Pristiwati Nenobesi Putri, Putri Sekar Arum L T Riske Yunis Cloudia Risky Eko Wardana Rizka Yunita Rizki Mega Safitri Ro'isah, Ro'isah Roisah, Roisah Ro’isah Ro’isah Ro’isah, Ro’isah Sandhi, Kurnia Agung Yoga Santoso, Teguh Dwi Shinta Wahyu Sari Siti Aisyah Siti Nurhasanah Slamet Raharjo Sofiatun munawaroh Sriyono, Grido Handoko Suhari SULASTRI Sunanto Suparto, Muhammad Hadi Titik Indarwati Tonny, Harry Irfan Ummi Latifah Venda Yuni Fitriani Wahyusari, Shinta Widya Addiarto Wirayudah Yulia Putri Fatmilarini Zainal Abidin